cover
Contact Name
Bambang Eka Purnama
Contact Email
masbambangnet@gmail.com
Phone
+6287736223737
Journal Mail Official
masbambangnet@gmail.com
Editorial Address
Kompleks APMMI - Jl. Bangak Simo KM 7, Sambi, Boyolali, Jawa Tengah 57376
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
SPEED - Sentra Penelitian Engineering dan Edukasi
ISSN : 19799330     EISSN : 20880154     DOI : -
Jurnal SPEED adalah majalah ilmiah untuk menampung publikasi riset yang dilakukan oleh dosen, guru dan praktisi agar bisa di kritisi banyak masyarakat sehingga menadpat kemanfaatan dalam kehidupan. Scope jurnal diantaranya adalah ilmu komputer, pemrograman, pendidikan, ebussines dan lingkup disekitarnya
Articles 11 Documents
Search results for , issue "Vol 8, No 4 (2016): Speed 2016" : 11 Documents clear
Global Extreme Programming Pada Sistem Informasi Pinjaman Dana Tunai Rahdian Kusuma Atmaja - AMIK BSI Bekasi
SPEED - Sentra Penelitian Engineering dan Edukasi Vol 8, No 4 (2016): Speed 2016
Publisher : APMMI - Asosiasi Profesi Multimedia Indonwsia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (631.232 KB) | DOI: 10.55181/speed.v8i4.526

Abstract

Abstract - Improving public services in the field of finance then, need to improve the service adequate. One example of a public service facility is a cash service system. Progress of a company both small and large scale must be accompanied by rapid technological advancement, therefore developing an organization such as cash loans need a web-based information system. Of the few existing models, researchers defraud to use the Global Extreme Progamming Model. Where according to the research that has been done Global Extreme Programming model is appropriate because it takes a lot of time in making the information system design. Implementation of global model extreme progaming on Web-Based Loan Service Web-Based Cash Fund can provide useful information. With the information about Loan Simulation, transaction, subject of loan application and other expected user can make as an option in lending.Keywords: Loan, Global Extreme Progamming, Information System. Abstrak – Meningkatkan pelayanan masyarakat dibidang keuangan maka, perlu peningkatan pelayanan yang memadai. Salah satu contoh fasilitas pelayanan masyarakat adalah sistem pelayanan Pinjaman dana tunai. Kemajuan suatu perusahaan baik skala kecil maupun skala besar harus diiringi dengan pesatnya kemajuan teknologi yang berkembang, oleh karena itu mengembangkan suatu organisasi seperti pinjaman dana tunai membutuhkan adanya sistem informasi berbasis web. Dari beberapa model yang ada , peniliti memutusakan untuk menggunakan Model Global Extreme Progamming. Dimana menurut penlitian yang sudah dilakukan Model Global Extreme Programming sesuai digunakan karena membutuhkan waktu yang cepat dalam pembuatan rancangan sistem informasi. Penerapan model global extreme progaming pada Layanan website Pinjaman Dana tunai Berbasis Web ini bisa memberikan informasi yang bermanfaat.Dengan adanya informasi tentang Simulasi Pinjaman, transaksi, perihal Pengajuan pinjaman serta lainnya diharapkan pengguna dapat menjadikan sebagai pilihan dalam peminjaman.Kata kunci : Pinjaman , Global Extreme Progamming, Sistem Informasi.
Implementasi Algoritma Naïve Bayes Classifier Berbasis Particle Swarm Optimization (PSO) Untuk Klasifikasi Konten Berita Digital Bahasa Indonesia - BSI Pontianak, Acmad Nurhadi
SPEED - Sentra Penelitian Engineering dan Edukasi Vol 8, No 4 (2016): Speed 2016
Publisher : APMMI - Asosiasi Profesi Multimedia Indonwsia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (142.017 KB)

Abstract

Abstract - A lot of important information is stored in the document word, and have each topic, then text classification is one solution to manage the information that is growing rapidly and the abundant, and already many agencies engaged in the distribution of information or news already started using web-based systems to deliver up to date news. However, the news divide into these categories for now still dilakukkan manually, so it is very troublesome and can also take a long time. In this study will be used merging feature selection methods, namely Particle Swarm Optimization based Naïve Bayes classifier to look at the accuracy of the method. This research has resulted in the form of text classification category of gossip, culinary, and travel from digital news content. Measurement is based on Naïve Bayes classifier accuracy before and after the addition of feature selection methods. The evaluation was done using a 10 fold cross validation. While the measurement accuracy is measured by confusion matrix. The results of this study obtained accuracy by using Naïve Bayes classifier algorithm method amounted to 94.17%.Keywords: Particle Swarm Optimization, Naïve Bayes classifier, classification News Content, Text Mining Abstrak - Banyak informasi penting yang tersimpan didalam dokumen berita, dan mempunyai topik masing-masing, kemudian klasifikasi teks merupakan salah satu solusi untuk mengelola informasi yang berkembang pesat dan melimpah tersebut, serta sudah banyak juga instansi yang bergerak dalam penyaluran informasi atau berita sudah mulai menggunakan sistem berbasis web untuk menyampaikan berita secara up to date. Namun, dalam membagi berita ke dalam kategori-kategori tersebut untuk saat ini masih dilakukkan secara manual, sehingga sangat merepotkan dan juga dapat memakan waktu yang lama. Dalam penelitian ini akan digunakan penggabungan metode pemilihan fitur, yaitu Particle Swarm Optimization berbasis Naïve Bayes Classifier untuk melihat akurasi pada metode tersebut. Penelitian ini menghasilkan klasifikasi teks dalam bentuk kategori gosip, kuliner, dan travel dari konten berita digital. Pengukuran berdasarkan akurasi Naïve Bayes Classifier sebelum dan sesudah penambahan metode pemilihan fitur. Evaluasi dilakukan menggunakan 10 fold cross validation. Sedangkan pengukuran akurasi diukur dengan confusion matrix. Hasil penelitian ini didapat akurasi dengan menggunakan metode algoritma Naïve Bayes Classifier sebesar 94.17%.Kata kunci : Particle Swarm Optimization, Naïve Bayes Classifier, Klasifikasi Konten Berita, Text Mining
Meminimalisasi Risiko Kerugian Keuangan dengan Fraud Investigation pada Supply Chain Management - STMIK Lombok, Novi Nurul Ain
SPEED - Sentra Penelitian Engineering dan Edukasi Vol 8, No 4 (2016): Speed 2016
Publisher : APMMI - Asosiasi Profesi Multimedia Indonwsia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (269.186 KB)

Abstract

Abstact - This research describes how to identify corruption (fraud), corruption or fraud is a very serious problem that must be treated quickly, because corruption or fraud may inhibit STMIK Lombok in achieving its objectives. Corruption or fraud is usually committed by people or groups in financial sector who have experienced in their field that occur because of conflict of interest and opportunity. STMIK Lombok as one of the institutions of education must be able to reduce the risk of fraud occurring. This research aims to identify ways to investigate fraud in the financial report in STMIK Lombok, as well as identify the impact of fraud committed on the sustainability of the activities in STMIK Lombok. With the management of the risk of losses on STMIK Lombok is expected to reduce the percentage of the risk of losses in the financial report caused by fraud investigation with supply chain management in STMIK Lombok. so that STMIK Lombok financial could be managed properly. Results of the investigation showed that Fraud is a deliberate deceit, which lead to the loss of others and benefit the perpetrators of fraud and or group. Corruption (fraud) departs from the pressure experienced by a person, opportunity comes from environmental support, and rationality (rasionalization) where fraud perpetrators have calculated the profit and loss as a result of his actions. Which impact could be seen that revenue declined so that educational activities are less comfortable and influence on employee performance in STMIK Lombok. Keywords: fraud, investigation, supply chain management Abstrak – penelitian ini memaparkan bagaimana mengidentifikasi kecurangan (fraud),Kecurangan atau fraud merupakan masalah yang sangat serius yang harus segera diatasi, karena kecurangan atau fraud dapat menghambat STMIK Lombok dalam mencapai tujuannya. Kecurangan atau fraud biasanya dilakukan oleh orang atau kelompokdalam bidang keuangan yang mengalami pengalaman dibidangnya yang terjadi karena adanya benturan kepentingan dan adanya kesempatan. STMIK Lombok sebagai salah satu lembaga penyelenggara pendidikan harus dapat mengurangi resiko dari kecurangan yang terjadi. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dengan cara menginvestigasi adanya kecurangan pada laporan keuangan di STMIK Lombok, serta mengidentifikasi dampak dari kecurangan yang dilakukan terhadap keberlangsungan kegiatan di STMIK Lombok. Dengan adanya manajemen resiko kerugian pada STMIK Lombok diharapkan dapat mengurangi persentase resiko kerugian pada laporan keuangan yang ditimbulkan dengan fraud investigation dengan supply chain management pada STMIK Lombok. Sehingga keuangan STMIK Lombok dapat dikelola dengan baik. Hasil dari investigasi menunjukan bahwa Fraud merupakan penipuan yang disengaja dilakukan, yang menimbulkan kerugian pihak lain dan memberikan keuntungan bagi pelaku kecurangan dan atau kelompoknya. Kecurangan (fraud) berangkat dari adanya tekanan (pressure) yang dialami seseorang, peluang (opportunity) yang dimiliki karena lingkungan mendukung, dan rasionalitas (rasionalization) dimana pelaku fraud sudah memperhitungkan untung rugi akibat tindakannya. Yang mana dampaknya dapat dilihat yaitu pemasukan menurun sehingga kegiatan pendidikan yang kurang nyaman dan berpengaruh terhadap kinerja karyawan STMIK Lombok. kata kunci: fraud, investigasi, supply chain management
Sistem Informasi Pengelolaan Data Retribusi Perijinan Pasar Gemolong Eka Purnama, Bambang; ., Sri Haryanti; ., Berliana Kusuma Riasti
SPEED - Sentra Penelitian Engineering dan Edukasi Vol 8, No 4 (2016): Speed 2016
Publisher : APMMI - Asosiasi Profesi Multimedia Indonwsia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (422.836 KB)

Abstract

Abstract: Gemolong market is one of the taxes and retribution contribution generating objects in SragenRegency. Therefore, the market management is to be able to manage taxes and retribution contribution in orderly manner, fast and appropriately to meet the target specified by the local Governmentwhich will affect the original income of Sragen Regency for its development. The number of market managing staffs is few, but they must be able to provide services orderly, fast and appropriate. The managementofretributionof thetrading permit in Gemolong market has been conducted conventionaly which causes difficulties in data collection and controlling the deadline of trading permit in Gemolong market. The objective of this research is to produce an information system of trading permit data management at Gemolong market. The methods used in this study are literature study, observation, interviews, analysis, system design, programming, testing, and implementation.The result of this research is an information system of trading permit data management at Gemolong marketwhich can accelerate the data collection process and data searching and reduce delays on the process of trading permit extention at Gemolong market.Keyword :Retribution at Gemolong Market, Trading Permit Abstrak: Pasar Gemolong merupakan salah satu objek penghasil pajak dan retribusi daerah di Kabupaten Sragen, untuk itu manejemen pasar Gemolong harus mampu mengelola hasil pajak dan retribusi daerah dengan tertib, cepat dan benar agar mampu memenuhi target yang telah ditentukan dari Pemerintah Daerah setempat yang dapat mempengaruhi Pendapatan Asli Daerah Kabupaten Sragen untuk kemajuan Kabupaten Sragen. Jumlah  personil pengelola Pasar Gemolong sedikit, tetapi harus mampu memberikan pelayanan yang tertib, cepat dan benar. Pengelolaan retribusi daerah di Pasar Gemolong khususnya mengenai proses perijinan masih berjalan secara konvensional sehingga  menyebabkan kesulitan untuk pencarian data dan penertiban waktu jatuh tempo ijin pedagang di Pasar Gemolong. Tujuan penelitian adalah menghasilkan sistem informasi pengelolaan data retribusi perijinan Pasar Gemolong. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kepustakaan, observasi,wawancara, analisis, perancangan sistem, pemograman, ujicoba dan implementasi.  Hasil dari penelitian adalah sistem informasi pengelolaan data retribusi perijinan pasar Gemolong yang dapat memudahkan,mempercepat proses pendataan dan pencarian data serta mengurangi keterlambatan pedagang untuk memperpanjang proses perijinan di Pasar Gemolong.Kata kunci : Retribusi Pasar Gemolong, Perijinan Pasar Gemolong
Implementasi Algoritma Naïve Bayes Classifier Berbasis Particle Swarm Optimization (PSO) Untuk Klasifikasi Konten Berita Digital Bahasa Indonesia Acmad Nurhadi - BSI Pontianak
SPEED - Sentra Penelitian Engineering dan Edukasi Vol 8, No 4 (2016): Speed 2016
Publisher : APMMI - Asosiasi Profesi Multimedia Indonwsia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (142.017 KB) | DOI: 10.55181/speed.v8i4.528

Abstract

Abstract - A lot of important information is stored in the document word, and have each topic, then text classification is one solution to manage the information that is growing rapidly and the abundant, and already many agencies engaged in the distribution of information or news already started using web-based systems to deliver up to date news. However, the news divide into these categories for now still dilakukkan manually, so it is very troublesome and can also take a long time. In this study will be used merging feature selection methods, namely Particle Swarm Optimization based Naïve Bayes classifier to look at the accuracy of the method. This research has resulted in the form of text classification category of gossip, culinary, and travel from digital news content. Measurement is based on Naïve Bayes classifier accuracy before and after the addition of feature selection methods. The evaluation was done using a 10 fold cross validation. While the measurement accuracy is measured by confusion matrix. The results of this study obtained accuracy by using Naïve Bayes classifier algorithm method amounted to 94.17%.Keywords: Particle Swarm Optimization, Naïve Bayes classifier, classification News Content, Text Mining Abstrak - Banyak informasi penting yang tersimpan didalam dokumen berita, dan mempunyai topik masing-masing, kemudian klasifikasi teks merupakan salah satu solusi untuk mengelola informasi yang berkembang pesat dan melimpah tersebut, serta sudah banyak juga instansi yang bergerak dalam penyaluran informasi atau berita sudah mulai menggunakan sistem berbasis web untuk menyampaikan berita secara up to date. Namun, dalam membagi berita ke dalam kategori-kategori tersebut untuk saat ini masih dilakukkan secara manual, sehingga sangat merepotkan dan juga dapat memakan waktu yang lama. Dalam penelitian ini akan digunakan penggabungan metode pemilihan fitur, yaitu Particle Swarm Optimization berbasis Naïve Bayes Classifier untuk melihat akurasi pada metode tersebut. Penelitian ini menghasilkan klasifikasi teks dalam bentuk kategori gosip, kuliner, dan travel dari konten berita digital. Pengukuran berdasarkan akurasi Naïve Bayes Classifier sebelum dan sesudah penambahan metode pemilihan fitur. Evaluasi dilakukan menggunakan 10 fold cross validation. Sedangkan pengukuran akurasi diukur dengan confusion matrix. Hasil penelitian ini didapat akurasi dengan menggunakan metode algoritma Naïve Bayes Classifier sebesar 94.17%.Kata kunci : Particle Swarm Optimization, Naïve Bayes Classifier, Klasifikasi Konten Berita, Text Mining
Analisis Return On Investment Penerapan Sistem Informasi Core Banking Keuangan Syari’ah Taufik Nizami - STMIK Banjarbaru
SPEED - Sentra Penelitian Engineering dan Edukasi Vol 8, No 4 (2016): Speed 2016
Publisher : APMMI - Asosiasi Profesi Multimedia Indonwsia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (33.211 KB) | DOI: 10.55181/speed.v8i4.586

Abstract

Abstract - Return On Investment Analysis Information System Core Banking Implementation of Shariah Finance, the research objectives are as educational requirements to complete AMIKOM STMIK S2 in Yogyakarta. The variables studied were large investment made, bulananan fees and monthly benefits derived from the implementation of Core Banking Information System obtained.The analysis process using Return On Investment, from process analysis reveals a profit of Rp 3.4 million per month, -, with ROI methods showed 87% per year. So that the application of information systems BMT costs incurred will be back in 2 to 3 months.Keywords: Information Systems, Core Banking, Return On Investment. Abstrak - Analisis Return On Investment Penerapan Sistem Informasi  Core Banking Keuangan Syari’ah, tujuan penelitian adalah sebagai persyaratan untuk menyelesaikan pendidikan S2 di STMIK AMIKOM Yogyakarta. Variabel yang diteliti yaitu besar investasi yang dikeluarkan, biaya bulananan dan manfaat bulanan yang diperoleh dari penerapan Sistem Informasi Core Banking yang diperoleh.            Proses analisis menggunakan metode Return On Investment, dari proses analisis didapatkan keuntungan perbulan sebesar Rp 3.400.000,- ,dengan  metode ROI didapatkan hasil  87% pertahun. Sehingga penerapan sistem informasi BMT  biaya yang dikeluarkan akan  kembali  pada tahun ke 2 bulan ke 3.Kata kunci : Sistem Informasi, Core Banking , Return On Investment.
Audit Tata Kelola Sistem Teknologi Informasi Dan Komunikasi Perguruan Tinggi (Studi Kasus: STMIK PALANGKARAYA) - STMIK Palangkaraya, Arliyana
SPEED - Sentra Penelitian Engineering dan Edukasi Vol 8, No 4 (2016): Speed 2016
Publisher : APMMI - Asosiasi Profesi Multimedia Indonwsia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (124.418 KB)

Abstract

Abstract - The role of information and communication technology indispensable in many fields of work this is in line with the increasing demands to solve problems more effectively and efficiently. Application of information technology systems in higher education institutions is needed to access the information quickly and accurately. The quality of information and communication technology systems is an important factor to support the various needs of teaching and administrative services for the community college. But the emergence of a variety of factors can cause the quality of information and communication technology systems to become unstable and not as expected, it is necessary to identify the various factors and how the solutions to overcome them. To produce a system of information and communication technologies are becoming an addition to the value of a college, it is necessary for the governance of information technology systems and communications colleges so that all factors related to the use of information technology can support each other and can have a positive impact community college. Results from this study is the description of the implementation of audit governance of information technology systems and communications colleges by using the COBIT Framework 4.1. Where COBIT 4.1 framework governing objective that must be achieved by the college in providing information and communication technology services. Keywords: Governance, Information and Communication Technology Abstrak - Peranan teknologi informasi dan komunikasi sangat diperlukan dalam berbagai bidang pekerjaan hal ini sejalan dengan semakin tingginya tuntutan untuk menyelesaikan masalah secara lebih efektif dan efesien. Penerapan sistem teknologi informasi dalam lembaga pendidikan tinggi sangat diperlukan untuk mengakses informasi secara cepat, tepat dan akurat. Kualitas sistem teknologi informasi dan komunikasi merupakan faktor penting untuk menunjang berbagai kebutuhan pengajaran dan pelayanan administrasi bagi civitas perguruan tinggi. Namun munculnya berbagai faktor dapat menyebabkan kualitas sistem teknologi informasi dan komunikasi menjadi tidak stabil dan tidak sesuai harapan, maka diperlukan identifikasi berbagai faktor penyebab dan bagaimana solusi untuk mengatasinya. Untuk menghasilkan sistem teknologi informasi dan komunikasi yang menjadi penambah nilai dalam sebuah perguruan tinggi, maka diperlukan adanya tata kelola sistem teknologi informasi dan komunikasi perguruan tinggi sehingga semua faktor yang berhubungan dengan penggunaan teknologi informasi dapat saling mendukung satu dengan yang lainnya dan bisa memberikan dampak positif bagi civitas perguruan tinggi. Hasil dari penelitian ini adalah gambaran implementasi audit tata kelola sistem teknologi informasi dan komunikasi perguruan tinggi dengan menggunakan COBIT Framework 4.1. Dimana COBIT Framework 4.1 mengatur masalah objektif yang harus dicapai oleh perguruan tinggi dalam memberikan layanan teknologi informasi dan komunikasi. Kata Kunci : Tata kelola, Teknologi Informasi Dan Komunikasi
Koreksi Ejaan Istilah Komputer Berbasis Kombinasi Algoritma Damerau-Levenshtein dan Algoritma Soundex Akhmad Pahdi - STMIK Banjarbaru
SPEED - Sentra Penelitian Engineering dan Edukasi Vol 8, No 4 (2016): Speed 2016
Publisher : APMMI - Asosiasi Profesi Multimedia Indonwsia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (183.398 KB) | DOI: 10.55181/speed.v8i4.538

Abstract

Abstrak – Kesalahan penulisan ejaan istilah komputer dapat disebabkan beberapa hal, karakter yang mempunyai bunyi yang sama, tidak terbiasa menggunakan bahasa inggris, dan ketidaktahuan dengan teks asal menjadi beberapa hal yang menyebabkan kesalahan dalam penulisan istilah komputer.Penelitian ini bertujuan untuk mengukur tingkat efektivtas algoritma Damerau-Levenstein yang dikombinasikan dengan algoritma Soundex  untuk koreksi ejaan dan pencocokan kata, dari penelitian ini diketahui bahwa kombinasi algoritma Damerau-Levenstein yang dikombinasikan dengan Algoritma Soundex lebih efektif untuk proses koreksi ejaan.Algoritma Damerau-Levenshtein dan algoritma Soundex merupakan dua algoritma pengkoreksi ejaan, Damerau-Levenshtein mencari jarak terpendak dalam mentransformasi kata menjadi kata yang lain, Soundex memembagi dan mengkelompokkan huruf sesuai dengan kesamaan bunyi.Berdasarkan hasil pengujian, Algoritma Damerau-Levenshtein tidak bisa dikatakan lebih baik dari algoritma Soundex begitu pula sebaliknya, sistem yang didalamnya terdapat algoritma Damerau-Levenshtein yang dikombinasikan dengan algoritma Soundex dapat meningkatkan kemampuan dalam pengkoreksian ejaan istilah komputer dengan persentasi keberhasilan sebesar 92% dengan menggunakan kata kunci yang mempunyai bunyi yang sama dengan kata sumber. Abstract - spelling errors, the term computer can be caused by several things, characters that have the same sound, not accustomed to using the English language, and ignorance with the original text into a few things that cause errors in the writing of computer terms.This study aims to measure the level efektivtas Damerau-Levenstein algorithm combined with Soundex algorithm for spelling correction and matching words, from this research note that the combination of Damerau-Levenstein algorithm combined with Soundex algorithm is more effective for the spelling correction.Damerau-Levenshtein algorithm and Soundex algorithm is an algorithm corrects spelling two, Damerau-Levenshtein distance terpendak seek in transforming words into other words, Soundex memembagi and mengkelompokkan letter corresponding to the sound similarity.Based on the test results, the algorithm Damerau-Levenshtein can not be said to be better than the algorithm Soundex vice versa, a system in which there are algorithms Damerau-Levenshtein combined with algorithms Soundex can improve their skills in correcting the spelling of the term computer with a percentage of success of 92% by using the word keys that have the same sound as the word source.Kata kunci:  Istilah Komputer, Spelling Check, Damerau-Levenshtein, Soundex.
Analisis Sistem Pemilihan Rektor Dengan Metode AHP (Analitycal Hierarchy Process) Farid Wajdy - Sekolah Tinggi Agama Islam Pamekasan
SPEED - Sentra Penelitian Engineering dan Edukasi Vol 8, No 4 (2016): Speed 2016
Publisher : APMMI - Asosiasi Profesi Multimedia Indonwsia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (456.946 KB) | DOI: 10.55181/speed.v8i4.587

Abstract

Abstract - Selection of Rector of Islamic University Pamekasan routinely done in 4 years once the process through the Senate by way of consensus. If the proceedings did not reach consensus then it will be voting. With the objectivity of the electoral system against the consensus figure of prospective low. While the voting system will bring friction due to a conflict of interest. To overcome this problem should be a system that is Rector of the electoral system. Rector Election Systems with AHP method. AHP method is a method that calculates the value of the ratio in determining the priority ranking candidates produce Rector.Keywords: Priority, AHP, Analitycal, Hierarchy, Election, Chancellor Abstrak - Pemilihan Rektor Sekolah Tinggi Agama Islam Pamekasan rutin dilakukan dalam 4 tahun sekali yang prosesnya melalui senat dengan cara musyawarah mufakat. Jika pada proses sidang tidak mencapai mufakat maka akan dilakukan voting. Dengan sistem pemilihan musyawarah mufakat objektifitas terhadap sosok calon rendah. Sedangkan dengan sistem voting akan memunculkan gesekan-gesekan akibat konflik kepentingan. Untuk mengatasi masalah tersebut harus adanya sistem yaitu sistem pemilihan Rektor. Sistem Pemilihan Rektor dengan Metode AHP. Metode AHP merupakan metode yang menghitung nilai rasio dalam menentukan prioritas yang menghasilkan rangking kandidat Rektor.Keywords: Prioritas, AHP, Analitycal,Hierarchy, Pemilihan, Rektor
Evaluasi Tata Kelola IT Dengan Model Maturity Level Menggunakan Framework COBIT 4.1 (Studi Kasus: PT. Suracojaya Abadi Motor) Suryadi Syamsu - STMIK AMIKOM YOGYAKARTA
SPEED - Sentra Penelitian Engineering dan Edukasi Vol 8, No 4 (2016): Speed 2016
Publisher : APMMI - Asosiasi Profesi Multimedia Indonwsia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (370.261 KB) | DOI: 10.55181/speed.v8i4.557

Abstract

Abstract : The evaluation of IT Governance with maturity level model using framework COBIT 4.1 (a case study at PT. Suracojaya Abadi Motor). The objective of this research is to produce obtain maturity level modelof IT Process in Company in order to develop good product service and relevant with the purpose of the company refers to Framework COBIT.This Research will use Framework COBIT 4.1 which focuses on customer perspective of the bussiness goal especially for offer competitive products and the service of 6 core IT process such as PO2, PO4, PO5, PO7, AI3, and DS6.The research methodology used in this research is qualitatif Descriptive where the researcher collect information about the condition begin with observation, interview, bibliography and collecting data using questioner of maturity level model.The Result obtained after measuring the maturity level of the domain group of PO, AI and DS is still at mean level 2.60 (repeatable). To get the Expected maturity level at level 3 (defined process),so all process required in every process must be fulfilled, especially PO4 Process wich has low maturity level.Based on the measurement, the company needs to make document plan of SOP which contains cases such as developing organisation structure of IT involves all sides according with the purpose of the company also designing a framework process of IT, Then apply the role and the responsibility of IT including supervision and duty separation refers to RACI Charts of Framework COBIT 4.1.Keywords : IT Governance, Frameworkd COBIT 4.1, Maturity Level, Business Goal, IT ProcessAbstraksi : Evaluasi tata kelola IT dengan model Maturity Level menggunakan Framework COBIT 4.1 (Studi Kasus:PT. Suracojaya Abadi Motor). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menghasilkan tingkat maturity model proses IT  di perusahaan sehingga mampu mengembangkan layanan produk yang baik dan sejalan dengan tujuan perusahaan yang mengacu pada Framework COBIT.Dalam penelitian ini akan menggunakan Framework COBIT 4.1 dengan fokus pada customer perspective dari business goal khususnya Offer competitive products and service yang memuat  6 Core IT Process yaitu PO2, PO4, PO5, PO7, AI3 dan DS6. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dimana peneliti mengumpulkan informasi tentang kondisi yang ada dan sedang berlangsung mulai dari observasi, wawancara, studi pustaka dan pengumpulan data menggunakan kuesioner maturity levelHasil yang didapatkan setelah mengukur Tingkat kematangan pada kelompok Domain PO, AI dan DS  masih berada pada level rata-rata 2.60 (repeatable).  Untuk dapat mencapai tingkat kematangan yang diinginkan (expected maturity level) di level 3 (defined process) maka semua prosedur yang disyaratkan di tiap proses harus dipenuhi khususnya proses PO4 yang memiliki tingkat kematangan terendah. Berdasarkan hasil pengukuran tersebut maka pihak perusahaan perlu membuat rancangan dokumen SOP yang didalamnya memuat hal-hal seperti membangun struktur  organisasi IT yang meliputi semua pihak yang terlibat sesuai dengan tujuan perusahaan serta merancang sebuah kerangka proses IT kemudian mengimplementasikan peran dan tanggung jawab IT meliputi pengawasan dan pemisahan tugas dengan mengacu pada RACI Charts Framework COBIT 4.1.Kata kunci: Tata Kelola IT, Framework COBIT 4.1, Maturity Level, Business Goal, IT Process

Page 1 of 2 | Total Record : 11


Filter by Year

2016 2018


Filter By Issues
All Issue Vol 15, No 2 (2023): Speed April 2023 Vol 14, No 4 (2022): Speed Oktober 2022 Vol 14, No 3 (2022): Speed Juli 2022 Vol 14, No 2 (2022): Speed April 2022 Vol 14, No 1 (2022): Speed Januari 2022 Vol 13, No 4 (2021): Speed Oktober 2021 Vol 13, No 3 (2021): Speed Juli 2021 Vol 13, No 2 (2021): Speed April 2021 Vol 13, No 1 (2021): Speed Januari 2021 Vol 12, No 4 (2020): Speed Oktober 2020 Vol 12, No 3 (2020): Speed Juli 2020 Vol 12, No 2 (2020): Speed Mei 2020 Vol 12, No 1 (2020): Speed Januari 2020 Vol 11, No 4 (2019): Speed 2019 Vol 11, No 3 (2019): Speed 2019 Vol 11, No 2 (2019): Speed 2019 Vol 11, No 1 (2019): Speed 2019 Vol 10, No 4 (2018): Speed 2018 Vol 10, No 3 (2018): Speed 2018 Vol 10, No 2 (2018): Speed 2018 Vol 9, No 4 (2017): Speed 2017 Vol 8, No 4 (2016): Speed 2016 Vol 7, No 2 (2015): Speed 2015 Vol 5, No 3 (2013): Speed 20013 Vol 10, No 1 (2018): Speed 2018 Vol 9, No 3 (2017): Speed 2017 Vol 9, No 2 (2017): Speed 2017 Vol 9, No 1 (2017): Speed 2017 Vol 8, No 3 (2016): Speed 2016 Vol 8, No 2 (2016): Speed 2016 Vol 8, No 1 (2016): Speed 2016 Vol 7, No 4 (2015): Speed 2015 Vol 7, No 3 (2015): Speed 2015 Vol 6, No 4 (2014): Speed 2014 Vol 6, No 2 (2014): Seed 2014 Vol 6, No 1 (2014): Speed 2014 Vol 5, No 4 (2013): Speed 2013 Vol 5, No 1 (2013): Speed 2013 Vol 4, No 4 (2012): Speed 2012 Vol 4, No 3 (2012): Speed 2012 Vol 4, No 2 (2012): Speed April 2012 Vol 4, No 1 (2012): Speed Januari 2012 Vol 3, No 4 (2011): Speed Oktober 2011 Vol 3, No 3 (2011): Speed Juli 2011 Vol 2, No 4 (2010): Speed Oktober 2010 Vol 2, No 3 (2010): Speed Juli 2010 Vol 1, No 4 (2009): Speed Oktober 2009 Vol 1, No 2 (2009): Speed April 2009 Vol 7, No 1 (2015): Speed 2015 Vol 6, No 3 (2014): Seed 2014 Vol 5, No 2 (2013): Speed 2013 Vol 3, No 2 (2011): Speed April 2011 Vol 3, No 1 (2011): Speed Januari 2009 Vol 2, No 2 (2010): Speed April 2010 Vol 2, No 1 (2010): Speed Januari 2010 Vol 1, No 3 (2009): Speed Juli 2009 Vol 1, No 1 (2009): Speed Januari 2009 More Issue