cover
Contact Name
Gunawan Wiradharma
Contact Email
gunawan.wiradharma@ecampus.ut.ac.id
Phone
+6221-7490941
Journal Mail Official
ikomik@ecampus.ut.ac.id
Editorial Address
FHISIP, Gedung Fakultas 3 , Jl. Cabe Raya, Pondok Cabe, Pamulang, Tangerang Selatan, Provinsi Banten, 15418
Location
Kota tangerang selatan,
Banten
INDONESIA
Ikomik: Jurnal Ilmu Komunikasi dan Informasi
Published by Universitas Terbuka
ISSN : 28071131     EISSN : 27989607     DOI : https://10.33830/ikomik
IKOMIK: Jurnal Ilmu Komunikasi dan Informasi merupakan jurnal yang diterbitkan dan dikelola oleh Jurusan Ilmu Komunikasi dan Informasi, Fakultas Hukum, Ilmu Sosial, dan Ilmu Politik (FHISIP) Universitas Terbuka sejak Tahun 2021. Jurnal ini diterbitkan dua kali setahun, yaitu bulan Juli dan Januari. Jurnal ini berisi hasil penelitian, pemikiran kontemporer, kajian teoretis, maupun kajian kritis yang meliputi ranah kajian ilmu komunikasi, perpustakaan, dan kearsipan.
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol. 2 No. 2 (2022): December" : 7 Documents clear
Analisis Framing Pemberitaan Vaksin Covid-19 Oxford-Astrazeneca di Indonesia Dian Rahmawati Subakti; Lukman Saleh Waluyo
IKOMIK: Jurnal Ilmu Komunikasi dan Informasi Vol. 2 No. 2 (2022): December
Publisher : Universitas Terbuka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33830/ikomik.v2i2.2820

Abstract

There are several online news sites in Indonesia, such as Kompas.com and Tempo.com. In reporting on COVID-19, especially information on vaccine developments, both media such as Kompas.com and Tempo.com each frame the information obtained and then publish it to shape the public perception expected from these media, especially in shaping the perception of readers. Against the COVID-19 vaccine. This research method uses a qualitative approach with data collection techniques documented and analyzed using the framing model developed by Pan & Kosicki. The results showed that syntactically the framing of Kompas.com news from headlines, leads, quotes, and closings contained many AstraZeneca vaccine plans and its research updates that contained pros and cons for consumption. Moreover, the closing contains much research on the AstraZeneca vaccine, which is suitable for consumption and should be carried out by the community. Terdapat beberapa situs laman berita daring di Indonesia, sebut saja Kompas.com dan Tempo.co. Pada pemberitaan tentang COVID-19, terutama informasi perkembangan vaksin, kedua media, seperti Kompas.com dan Tempo.co, masing-masing membingkai informasi yang didapat untuk kemudian dipublikasikan agar dapat membentuk persepsi publik yang diharapkan dari media-media tersebut, terutama dalam membentuk persepsi pembaca terhadap vaksin COVID-19. Metode penelitian ini menggunakam pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data secara dokumentasi dan dianalisis menggunkan model framing yang dikembangkan oleh Pan & Kosicki. Hasil penelitian menunjukan bahwa secara sintaksis framing pemberitaan Kompas.co dari headline, lead, kutipan, serta penutup, banyak memuat tentang rencana vaksin AstraZeneca berikut pembaruan penelitiannya yang memuat pro dan kontra untuk di konsumsi, sedangkan pemberitaan Tempo.co dari headline, lead, kutipan, serta penutup, banyak memuat tentang penelitian vaksin AstraZeneca yang sebenarnya layak untuk dikonsumsi dan sebaiknya dilaksanakan oleh masyarakat.
Narasi Perdamaian dan Anti Kekerasan di Perguruan Tinggi Ahsani Taqwim Aminuddin; Wininda Qusnul Khotimah
IKOMIK: Jurnal Ilmu Komunikasi dan Informasi Vol. 2 No. 2 (2022): December
Publisher : Universitas Terbuka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33830/ikomik.v2i2.2909

Abstract

Universities are often stigmatized as a place for the growth of the notion of terrorism and violence, while the university’s internal parties do not agree with these stigmas. Narrative studies are used to determine the use of a group’s narrative in fighting violence and terrorism (Archetti, 2012). This research is a qualitative descriptive study that aims to explore the use of narratives of peace and non-violence used in universities with discourse analysis on 8 YouTube content belonging to Brawijaya University. The results showed that the dominant narrative was used as a narrative with the themes of peace, societies, doing good, creativities, and others. In addition, the narrative is also supported by activities that make the narrative not only a lecture text but also in the form of real activities.  Perguruan tinggi kerap distigma sebagai tempat tumbuhnya paham terorisme dan kekerasan, sedangkan pihak internal perguruan tinggi tidak sepakat dengan berbagai stigma tersebut. Pada studi komunikasi dikenal studi narasi untuk mengetahui penggunaan narasi suatu kelompok dalam melawan kekerasan dan terorisme (Archetti, 2014). Penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif yang memiliki tujuan untuk mengeksplorasi penggunaan narasi perdamaian dan anti kekerasan yang digunakan di perguruan tinggi dengan analisis wacana pada 8 konten YouTube milik Universitas Brawijaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa narasi dominan yang digunakan adalah narasi dengan tema perdamaian, kemasyarakatan, berbuat baik, kreativitas dan lainnya. Selain itu narasi juga didukung dengan kegiatan-kegiatan yang menjadikan narasi tidak hanya teks ceramah semata, namun juga berbentuk aktivitas riil.
Perilaku Informasi Tradisi “Mangaji Ka Surau” Masyarakat Minangkabau Lailatur Rahmi; M. Fadli; Velly Afria Madi
IKOMIK: Jurnal Ilmu Komunikasi dan Informasi Vol. 2 No. 2 (2022): December
Publisher : Universitas Terbuka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33830/ikomik.v2i2.3150

Abstract

This study investigates how contextual factors such as culture, geographical location and religious status can encourage, determine or prevent information seeking behavior in the tradition of mangaji ka surau at Balai Panjang Jorong Tigo Kampuang, Kenagarian Gaduik, Kec. Kamang tilapia. This research uses descriptive qualitative data collection method with interview method as a data collection tool. The findings show that geographic location, culture, and religious status can influence information seeking behavior. This article contributes to research on information retrieval in context. The findings can help in understanding the effects of several contextual factors, especially religious status, on information seeking behavior so as to support the implementation of a sustainable local knowledge preservation process.   Penelitian ini bertujuan menjelskan bagaimana perilaku pencarian informasi berdasarkan aspek kontekstual seperti budaya, lokasi geografis dan status agama dapat mendorong, menentukan atau mencegah perilaku pencarian informasi dalam tradisi mangaji ka surau di Balai Panjang Jorong Tigo Kampuang, Kenagarian Gaduik, Kec. Tilatang Kamang. Penelitian ini menggunakan metode pengumpulan data kualitatif deskriptif dengan metode wawancara dan observasi sebagai alat pengumpul data, teknik analisis data yang digunakan terdiri dari data collection, data reduction, data display dan conclusion.  Temuan menunjukkan bahwa lokasi geografis, budaya, dan status agama menjadi bagian dari perilaku pencarian informasi. Hasil temuan dapat membantu dalam memahami efek dari beberapa faktor kontekstual, terutama status agama, pada perilaku pencarian informasi sehingga dapat mendukung terlaksananya proses preservasi pengetahuan lokal  berkelanjutan. Artikel ini memberikan kontribusi untuk penelitian tentang pencarian informasi dalam konteks.
Analysis of Instagram User Reception Against the Use of Korean Actors as Local Skincare Brand Ambassadors @somethincofficial Anna Nurjanah; Tiara Indah
IKOMIK: Jurnal Ilmu Komunikasi dan Informasi Vol. 2 No. 2 (2022): December
Publisher : Universitas Terbuka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33830/ikomik.v2i2.3779

Abstract

The Korean wave phenomenon in Indonesia is marked by the increasing number of people adapting Korean cultures such as food, fashion, and language. Until more and more local Indonesian products use BA K-pop, one of which is skincare brand Somethinc. When examined further, there is a contradiction between the skin color characteristics of Korean actors and the skin color of the majority of Indonesians. This study aims to find out how Instagram users interpret advertisements featuring Han So Hee promoting brightening series products. By using qualitative methods and interpretive paradigms through a reception analysis method approach. This study use interview as data collection techniques. The results of interviews with informants were then grouped into 3 (three) categories, namely Dominant Hegemonic, Negotiated, or Oppositional Position. This study shows the results from 6 sources that there are 2 people included in the Dominant Hegemonic category, then 1 person in the Negotiated category, and 3 people in the Oppositional Position category.
Parenting Communication: Penerapan Komunikasi Empatik dalam Pola Pengasuhan Anak Faisal Muzzammil
IKOMIK: Jurnal Ilmu Komunikasi dan Informasi Vol. 2 No. 2 (2022): December
Publisher : Universitas Terbuka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33830/ikomik.v2i2.3881

Abstract

Pola pengasuhan anak atau parenting dalam suatu kelurga sangat dipengaruhi oleh proses dan alur komunikasi yang dibangun orang tua kepada anaknya. Agar proses pengasuhan anak dapat terlaksana secara efektif, aplikatif dan komunikatif, maka dapat menerapkan prinsip komunikasi empatik. Berdasarkan latar belakang tersebut, maka studi ini bertujuan untuk mengungkap lebih dalam tentang: (1) Parenting Style: Ragam Gaya dan Pola Pengasuhan Anak; (2) Parenting Communication: Komunikasi Empatik dalam Pola Pengasuhan Anak. Didasarkan atas hasil analisis dan pembahasan, maka ada dua temuan utama dalam studi ini, yaitu: (1) Pola asuh intelektual-otoritatif-atentif merupakan parenting style yang relevan, aktual dan kontekstual diterapkan dalam proses pengasuhan anak di masa sekarang ini; (2) Ada empat prinsip komunikasi empatik yang dapat diterapkan dalam pola pengasuhan anak, yakni memperhatikan anak, mendengarkan anak, memahami anak dan menghargai anak.
Transfigurasi Komunikasi Visual pada Corak Motif Batik Pamekasan Madura Lulus Triandika; Danar Kristiana Dewi; Mochamad Priono
IKOMIK: Jurnal Ilmu Komunikasi dan Informasi Vol. 2 No. 2 (2022): December
Publisher : Universitas Terbuka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33830/ikomik.v2i2.4109

Abstract

Sebagai warisan budaya, Batik Madura memiliki nilai sejarah dan filosofi yang mendalam. Kabupaten Pamekasan sebagai daerah penghasil batik di Madura senantiasa mempertahankan corak motifnya secara turun-temurun selama ratusan tahun. Namun pengaruh perkembangan kondisi sosial dan budaya ternyata memberikan pengaruh pada batik Pamekasan. Terutama pada corak motifnya, secara umum Batik Pamekasan menggunakan figur tumbuhan dan binatang dalam corak motifnya. Namun, secara detail pengaruh perkembangan sosial dan budaya terlihat dalam corak motif batik Pamekasan. Termasuk pengaruh figur selain tumbuhan dan binatang yang menjadi inspirasi pembuatan corak motif batik. Corak motif batik menarik untuk dikaji sebagai sebuah produk budaya yang seharusnya mempertahankan tata aturan leluhur. Meskipun telah banyak kajian tentang batik, namun masih sedikit tentang corak motif dalam batik. Terlebih kajian tentang corak motif batik Pamekasan Madura dari perspektif komunikasi visual. Sehingga menarik untuk dikaji lebih dalam guna mengetahui perkembangan dalam corak motif batik Pamekasan. Penelitian ini menggunakan metode diskriptif kualitatif, dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, studi literatur, dan hasil wawancara dengan narasumber. Analisis Semiotika visual Charles Sanders Peirce dipakai guna mengkaji objek penelitian yakni corak motif batik. Kemudian diambil kesimpulan berdasar analisis data.
Analisis Makna Pesan Motivasi dalam Lirik Lagu 21st Century Girls Liris Febrianty; Windra Irawan
IKOMIK: Jurnal Ilmu Komunikasi dan Informasi Vol. 2 No. 2 (2022): December
Publisher : Universitas Terbuka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33830/ikomik.v2i2.4123

Abstract

BTS (Bangtan Sonyeondan) adalah sebuah boy band yang asalnya dari Korea Selatan dan namanya sudah tidak asing lagi terdengar bagi semua orang di dunia. Prestasi dan personal branding yang kuat, membuat BTS sangat dikenal semua orang. Dalam membuat karya musiknya, para penggemar selalu dikejutkan dengan skill mereka dalam penulisan lirik yang selalu memberikan banyak makna, entah itu tentang perjalanan karir mereka atau tentang isu-isu sosial. Karya ilmiah ini dibuat dengan judul “Analisis Makna Pesan Motivasi yang Tersirat Bagi Perempuan Di Dunia dari Lirik Lagu 21st Century Girls karya Boy Band Korea Selatan : BTS (Bangtan Sonyeondan)”. Penelitian menggunakan penelitian kualitatif interpretatif dan dianalisa melalui teori semiotika Ferdinand De Saussure dengan tujuan untuk menjelaskan pesan motivasi dari lirik lagu tersebut yang dijabarkan perbait. Peneliti memilih lagu ini karena lagu 21st Century Girls karya BTS adalah sebuah lagu yang sangat inspiratif dengan mengangkat isu-isu sosial pada perempuan tentang kepercayaan diri seorang perempuan. Dapat diketahui, kepercayaan diri perempuan cenderung menurun karena standar kecantikan masyarakat yang tinggi. Dalam penelitian inilah ditemukan makna pesan motivasi bagi perempuan yang terlibat dalam masalah kepercayaan diri.

Page 1 of 1 | Total Record : 7