cover
Contact Name
Nuansa Bayu Segara
Contact Email
nuansasegara@unesa.ac.id
Phone
+6285624008584
Journal Mail Official
sosearch@unesa.ac.id
Editorial Address
Kampus UNESA Ketintang, Surabaya Gedung I1 Pendidikan IPS
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
SOSEARCH : Social Science Educational Research
ISSN : 00000000     EISSN : 27742776     DOI : -
Core Subject : Social,
SOSEARCH : Social Science Educational Research merupakan jurnal ilmiah elektronik yang diterbitkan oleh Program Studi Pendidikan IPS FISH Unesa, Surabaya yang bekerja sama dengan Forum Komunikasi Guru IPS (FKG-IPS) Nasional dengan ISSN 2774-2776 (Media Online). Adapun fokus dan ruang lingkup jurnal ini meliputi: Hasil penelitian praksis Pendidikan IPS (integrasi): Inovasi pembelajaran IPS, Penelitian Tindakan Kelas, Riset Penilaian dan Evaluasi dalam Pendidikan IPS, Pendidikan Nilai dan Karakter dalam IPS, Pembelajaran Mitigasi dan Lingkungan Hidup dalam IPS. Hasil penelitian Ilmu-ilmu Sosial yang berkontribusi terhadap Pendidikan IPS: Seluruh hasil riset ilmu-ilmu sosial yang memiliki keterkaitan dengan konten pada Pendidikan IPS, dan diharuskan terdapat penjelasan di dalam naskah, apa manfaat temuan penelitian tersebut bagi pendidikan IPS.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 2 No 2 (2022)" : 5 Documents clear
Respon Guru Terhadap Penggunaan Media Tiga Dimensi Bentuk Muka Bumi Pada Mata Pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial sukma perdana prasetya; Ali Imron; Riyadi Riyadi
SOSEARCH : Social Science Educational Research Vol 2 No 2 (2022)
Publisher : Program Studi Pendidikan IPS Unesa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Media tiga dimensi (3D) bentuk muka bumi sangat berpotensi untuk mengenalkan fenomena yang dapat dikaji dalam pembelajaran IPS. Akan tetapi, guru masih belum melakukan pemanfaatan media 3D dalam pembelajaran IPS. Tujuan penelitian yang dilakukan adalah untuk mengungkap bagaimana perspektif guru IPS terhadap penggunaan media 3D, dan kesulitan apa yang mereka rasakan jika pembelajaran media 3D itu diterapkan. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah wawancara dan angket melalui kegiatan Focus Group Discussion (FGD) yang dihadairi 20 guru MGMP IPS. Kegiatan FGD dilaksanakan untuk memperoleh tanggapan secara langsung dengan mendemonstrasikan media pembelajaran 3D pada materi keragaman bentuk muka bumi kelas VII jenjang pendidikan SMP. Hasil penelitian menunjukkan respon dari guru IPS mengungkapkan hampir tidak pernah menggunakan media 3D dalam pembelajaran IPS. Faktor yang menjadi kendala utama jika menggunakan media 3D pada aspek pengadaanya yang sulit didapatkan. Namun dengan dikembangkannya media 3D dinilai sangat baik untuk digunakan dalam pembelajaran IPS pada materi keragaman bentuk muka bumi. Mereka juga menganggap media 3D sangat membantu belajar siswa secara umum dan khususnya bagi siswa tuna netra karena dapat belajar dengan cara indera merasakan, menyentuh, meraba secara langsung media 3D.
Pemahaman Guru IPS Terhadap Konsep Keruangan Pada Kompetensi Dasar Mata Pelajaran IPS Muhammad Ilyas Marzuqi
SOSEARCH : Social Science Educational Research Vol 2 No 2 (2022)
Publisher : Program Studi Pendidikan IPS Unesa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Konsep keruangan merupakan bingkai dari pembelajaran IPS yang didesain melalui kompetensi dasar yang telah disusun dalam kurikulum pembelajaran IPS pada jenjang SMP. Melalui konsep keruangan ini diharapkan pembelajaran IPS di SMP dapat terintegrasi antara tema atau topik materi ilmu sosial yang ada dalam pembelajaran IPS melalui pendekatan interdisipliner. Penelitian ini bertujuan mengetahui pemahaman guru IPS dalam mengintegrasikan konsep keruangan melalui strategi pembelajaran baik melalui model maupun media pembelajaran dalam pembelajaran IPS di kelas. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pengumpulan data melalui pengisian angket terbuka kepada guru-guru IPS SMP. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas guru-guru IPS sudah memahami pengetian konsep keruangan, walaupun pengetian tersebut belum benar-benar utuh. Hanya pada materi bertema geografi saja mereka dapat menerapkan pembelajaran melalui pendekatan keruangan tersebut dengan baik, kemudian untuk materi tema sosiologi terbilang cukup, sedangkan untuk topik sejarah, dan ekonomi mereka belum mampu memahami bagaimana menjadikan konsep keruangan sebagai pendekatan dalam kegiatan pembelajaran. Penggunaan model pembelajaran berbasis masalah banyak digunakan untuk menjelasakan konsep keruangan, sedangkan media peta menjadi media andalan utama untuk menerjemahkan konsep tersebut.
Penerapan Perilaku Bijak Berplastik Sebagai Representasi Pendidikan Lingkungan Berbasis Ecopedagogy Muhammad Diwanul Mujahidin
SOSEARCH : Social Science Educational Research Vol 2 No 2 (2022)
Publisher : Program Studi Pendidikan IPS Unesa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian kali ini memiliki fokus terhadap penerapan perilaku bijak berplastik yang merupakan sebuah representasi dalam pendidikan lingkungan dan penerapan kaakter cinta lingkungan, isu-isu mengenai ligkungan akhir-akhir ini menjadi marak diperbincangkan oleh civitas akademika, terutama dalam menerapkan perilaku bijak berplastik. Penelitian ini akan menggunakan pendekatan kuantitatif survei dengan melibatkan 49 mahasiswa yang berasal dari Universitas Negeri Surabaya dan luar Universitas Negeri Surabaya dengan dukungan analisis beberapa literatur review yang relevan dengan topik yang akan dibahas. Teknik pengumpulan data yaitu berupa penyebaran survei melalui google form yang meliputi pertanyaaan terkait aspek pengetahuan tentang sampah dan plastik, sikap mahasiswa terhadap lingkungan dan keterampilan dalam mengelola lingkungan agar bebas plastik, mengenai pendekatan ecopedadogy dalam sebuah pembelajaran tentu menjadi pendekatan yang wajib untuk diterapkan oleh tenaga pendidik dalam membentuk sebuah keterampilan ekoliterasi. Hasil dari penelitian ini menunjukkan 1) dari segi pengetahuan menunjukkan presentase pemahaman dan proses sosialisasi menunjukkan angka 91,8% atau 45 orang mahasiswa memiliki pengetahuan terkait jenis sampah serta karakteristiknya dan 71 mahasiswa atau 71,4% mahasiswa pernah mendapatkan sosialisasi terkait perilaku bijak berplastik, 2) dari segi perilaku dan sikap 77,6 % atau 38 mahasiswa dari total seluruh responden yang memilih jawaban tidak membawa kantong belanja sendiri, dan hanya 11 mahasiswa dari totalkeseluruhan atau 22,4% saja yang menunjukkan perilaku bijak berlastik dengan membawa kantong belanja sendiri, 3) dari segi keterampilan keterampilan mahasiswa dalam mengelola dan mendaur ulang di sekitar lingkungan mereka memiliki presentase 69,4% atau 34 orang mahasiswa melakukan daur ulag terhadap sampah plastik, dan 30,6% atau 15 orang mahasiswa tidak melakukan daur ulang sampah plastik.
Analisis Perubahan Garis Pantai Akibat Tsunami di Kecamatan Krueng Sabee Kabupaten Aceh Jaya Tahun 2003-2020 Menggunakan Sistem Informasi Geografis safinatun najah
SOSEARCH : Social Science Educational Research Vol 2 No 2 (2022)
Publisher : Program Studi Pendidikan IPS Unesa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perubahan garis pantai akibat tsunami di Kecamatan Krueng Sabee, Kabupaten Aceh Jaya tahun 2003-2020 menggunakan sistem informasi geografis. Metode Penelitian memanfaatkan teknologi sistem informasi geografis, dengan mengambil data citra dari Google Earth tahun 2003, 2013, dan 2020 yang diproses menggunakan ArcGIS 10.4.1, perubahan garis pantai akibat tsunami di Kecamatan Krueng Sabee Kabupaten Aceh Jaya dapat diperoleh dengan cara meng-overlay (tumpang susun) hasil digitasi objek garis pantai akibat tsunami pada setiap citra multitemporal. Hasil penelitian menunjukkan luas pantai pada tahun 2003-2013 mengalami penambahan sebanyak 18,62 hektar, sedangkan dari tahun 2013-2020 terjadi pengurangan luas pantai sebanyak 6,67 hektar. Panjang garis pantai pada tahun 2003 sebanyak 17,57 kilometer, panjang garis pantai pada tahun 2013 sebanyak 17,77 kilometer, dan panjang garis pantai pada tahun 2020 sebanyak 17,81 kilometer. Pada rentang tahun 2003-2013 abrasi berjumlah 29,38 hektar dan akresi 48,08 hektar. Sedangkan pada rentang tahun 2013-2020 abrasi berjumlah 9,18 hektar dan akresi berjumlah 29,67 hektar. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa garis pantai yang terdapat pada wilayah Kecamatan Krueng Sabee mengalami perubahan yang signifikan untuk perubahan abrasi maupun akresi dalam periode tahun 2003-2020. Kata Kunci: Perubahan Garis Pantai, Tsunami, Sistem Informasi Geografi Abstract The purpose of this study was to determine the change in coastline due to the tsunami in Krueng Sabee District, Aceh Jaya Regency in 2003-2020 using a geographic information system. The research method utilizes geographic information system technology, by taking image data from Google Earth in 2003, 2013, and 2020 which is processed using ArcGIS 10.4.1, changes in coastline due to the tsunami in Krueng Sabee District, Aceh Jaya Regency can be obtained by overlaying (overlapping) digitized results of coastline objects due to tsunami in each multitemporal image. The results showed that the beach area in 2003-2013 increased by 18.62 hectares, while from 2013-2020 there was a decrease in the coastal area of ​​6.67 hectares. The length of the coastline in 2003 was 17.57 kilometers, the length of the coastline in 2013 was 17.77 kilometers, and the length of the coastline in 2020 was 17.81 kilometers. In the 2003-2013 period, the abrasion amounted to 29.38 hectares and the accretion 48.08 hectares. Meanwhile, in the 2013-2020 period, abrasion amounted to 9.18 hectares and accretion to 29.67 hectares. Based on the results of this study, it can be concluded that the coastline in the Krueng Sabee District experienced significant changes for changes in abrasion and accretion in the period 2003-2020. Keywords: Coastline Change, Tsunami, Geographic Information System
Strategi Wirausahawan Muda menghadapi Era Society 5,0 di Kota Surabaya (Studi Kasus pada Kalihkitha Wedding Organizer) Veny Purwanti; Nuansa Bayu Segara; Kusnul Khotimah; Dian Ayu Larasati
SOSEARCH : Social Science Educational Research Vol 2 No 2 (2022)
Publisher : Program Studi Pendidikan IPS Unesa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/sosearch.v2n2.p104-117

Abstract

The main focus of this research is to find out the strategies used by young entrepreneurs in facing the era of society 5.0 in the city of Surabaya by using a case study on the Kalihkitha Wedding Organizer, as well as to find out the relevance of the strategies used by young entrepreneurs in facing the era of society 5.0. This research is a type of qualitative research that collects data using observation, interviews, and document analysis. The method used for data analysis uses the Miles and Huberman analysis model by means of data reduction, data presentation, and conclusion drawing or verification. In addition, this study also uses triangulation, namely by using data sources, theories, and methods. In this research, researchers found that there are three strategies used by entrepreneurs, namely concept planning, strategy implementation, and strategy evaluation. In addition, it was found that the relevance of the activities carried out by Kalihkitha entrepreneurs related to the social studies learning objectives, namely the independent learning curriculum. The points associated are the community's efforts to meet the necessities of life and analyze the development of the digital economy.

Page 1 of 1 | Total Record : 5