Claim Missing Document
Check
Articles

Found 10 Documents
Search

Respon Guru Terhadap Penggunaan Media Tiga Dimensi Bentuk Muka Bumi Pada Mata Pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial sukma perdana prasetya; Ali Imron; Riyadi Riyadi
SOSEARCH : Social Science Educational Research Vol 2 No 2 (2022)
Publisher : Program Studi Pendidikan IPS Unesa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Media tiga dimensi (3D) bentuk muka bumi sangat berpotensi untuk mengenalkan fenomena yang dapat dikaji dalam pembelajaran IPS. Akan tetapi, guru masih belum melakukan pemanfaatan media 3D dalam pembelajaran IPS. Tujuan penelitian yang dilakukan adalah untuk mengungkap bagaimana perspektif guru IPS terhadap penggunaan media 3D, dan kesulitan apa yang mereka rasakan jika pembelajaran media 3D itu diterapkan. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah wawancara dan angket melalui kegiatan Focus Group Discussion (FGD) yang dihadairi 20 guru MGMP IPS. Kegiatan FGD dilaksanakan untuk memperoleh tanggapan secara langsung dengan mendemonstrasikan media pembelajaran 3D pada materi keragaman bentuk muka bumi kelas VII jenjang pendidikan SMP. Hasil penelitian menunjukkan respon dari guru IPS mengungkapkan hampir tidak pernah menggunakan media 3D dalam pembelajaran IPS. Faktor yang menjadi kendala utama jika menggunakan media 3D pada aspek pengadaanya yang sulit didapatkan. Namun dengan dikembangkannya media 3D dinilai sangat baik untuk digunakan dalam pembelajaran IPS pada materi keragaman bentuk muka bumi. Mereka juga menganggap media 3D sangat membantu belajar siswa secara umum dan khususnya bagi siswa tuna netra karena dapat belajar dengan cara indera merasakan, menyentuh, meraba secara langsung media 3D.
PERKEMBANGAN POLA PERILAKU MAHASISWA PENDIDIKAN SEJARAH DALAM PEMBELAJARAN MASA COVID-19 Wisnu Wisnu; Sumarno Sumarno; Agus Trilaksana; RIyadi Riyadi
KRONIK : Journal of History Education and Historiography Vol 4 No 2 (2020): Desember
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (804.297 KB)

Abstract

Abstract            This paper reveals the behavior of historical education students in dealing with the impact of the Covid-19 outbreak. Responding to this situation, the State University of Surabaya followed the directives of the Directorate of Higher Education to change conventional learning to online lectures. The policies issued by  State University of Surabaya affect aspects of student activities, and relate to individual student activities in dealing with learning systems that are enforced online or non-conventional.            The purpose of this study seeks to reveal how the behavior of History Education students in adapting and at the same time understanding the process of forming new behavior patterns from students during online learning after facing the Covid-19 situation. Student behavior patterns towards aspects of online learning and aspects of family life affect the emergence of new forms of behavior both in the form of attitudes and cultures that come into contact with IT devices.            This research uses a qualitative approach with descriptive methods. In the early stages of collecting data from various sources, especially students through online media in the form of narrative text, expressions, words, opinions, and ideas. Furthermore, by using the descriptive-qualitative method, it is attempted to describe events, circumstances, objects, and things related to variables that can be explained by the problem under study. This study describes the phenomenon of student behavior patterns in using online media.            The results of this study can open and broaden people's insights about understanding the lecture situation that is no longer carried out conventionally but with new patterns by utilizing technology or online media. This research can also foster situational awareness among the community, that the process of adaptability of history education students has taken place in maintaining the continuity of the learning process. An understanding of the results of research can also be used as material for consideration in issuing policies in Unesa and the government in general. In addition, this research will also produce articles that will be sent to accredited scientific journals. Key Word: Behavior, student, learning history education
The Key Success of Implementation of SIDILAN App in Improving the Quality of Public Services Deby Febriyan Eprilianto; Dita Perwita Sari; Riyadi Riyadi; Dinar Ryzky Listyaputri; Refti Handini Listyani; Yuyun Eka Kartika Sari; Yeni Puspitasari; Nur Fadillah Sebti Sulistiana
Journal La Bisecoman Vol. 4 No. 1 (2023): Journal La Bisecoman
Publisher : Newinera Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37899/journallabisecoman.v4i1.875

Abstract

The development of the Integrity Zone is based on Permenpan RB Number 10 of 2019 as an amendment to Permenpan RB Number 52 of 2014 concerning Guidelines for the Development of Integrity Zones Towards Corruption-Free Areas and Clean and Serving Bureaucratic Areas. The enactment of this regulation made Surabaya State University try to obtain the title of integrity zone by appointing the Faculty of Social Sciences and Law as a model faculty. In practice, the Social Sciences and Law faculty innovate digital-based public services through the Sidilan Application. This research aims to analyze the development and application of SIDILAN in improving the quality of public services. The research method used is descriptive with a qualitative approach. This research focuses on theories about the elements of successful e-Government development which include support, capacity and value. The research results show that these three indicators have supported the successful implementation and development of SIDILAN in improving the quality of public services in the Social Sciences and Law faculty. However, there are still no legal products from universities that use a legal basis. Apart from that, it is hoped that SIDILAN socialization can be carried out directly to increase understanding and minimize miscommunication regarding the services needed.
Eksplorasi Pengembangan Media Berbasis Web dalam Pembelajaran Sejarah Kerajaan Islam Menggunakan Genially untuk Meningkatkan Pemahaman Belajar Siswa kelas X Alam Abdul Fatah; Riyadi Riyadi; Irsalina Izazi Nabila Putri Atmaja
Maharsi: Jurnal Pendidikan Sejarah dan Sosiologi Vol. 7 No. 3 (2025): Maharsi : Jurnal Pendidikan Sejarah dan Sosiologi
Publisher : UNIVERSITAS INSAN BUDI UTOMO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33503/maharsi.v7i3.2515

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pengembangan media pembelajaran berbasis web menggunakan platform Genially dalam pembelajaran sejarah, khususnya materi Kerajaan Islam di Indonesia bagi siswa kelas X. Kajian ini dilakukan melalui studi pustaka yang berfokus pada teori-teori pembelajaran digital, pengembangan media interaktif, serta efektivitas penggunaan teknologi dalam meningkatkan pemahaman belajar. Media berbasis web dipandang mampu menjawab tantangan pembelajaran abad ke-21 yang menuntut interaktivitas, kemandirian belajar, serta keterlibatan aktif siswa. Genially dipilih karena kemampuannya mengintegrasikan elemen multimedia seperti teks, gambar, animasi, dan kuis interaktif dalam satu wadah yang menarik. Berdasarkan analisis literatur, pengembangan media ini dilakukan melalui tahapan perencanaan, perancangan konten, pembuatan tampilan interaktif, dan evaluasi berbasis pengguna. Pembelajaran sejarah yang dikemas secara digital dengan Genially berpotensi menumbuhkan minat belajar dan memperkuat pemahaman konseptual siswa terhadap materi Kerajaan Islam. Selain itu, pendekatan berbasis web ini memberikan fleksibilitas bagi guru dan siswa untuk mengakses materi secara daring kapan saja dan di mana saja. Hasil eksplorasi menunjukkan bahwa integrasi teknologi melalui Genially dapat menjadi alternatif inovatif dalam meningkatkan kualitas pembelajaran sejarah di sekolah menengah.
Pengaruh Media Hive Quest terhadap Keaktifan Siswa pada Pembelajaran IPS di SMPN 6 Kabupaten Ponorogo Mohammad Hanif Ihsan; Agus Suprijono; Dian Ayu Larasati; Riyadi,S.Pd
Jurnal Dialektika Pendidikan IPS Vol. 6 No. 2 (2026): issue
Publisher : Program Studi S1 Pendidikan IPS, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kepasifan siswa dalam pembelajaran IPS, yang disebabkan oleh keterbatasan teknologi dan ketergantungan berlebihan pada media digital, menjadi latar belakang penelitian ini. Penelitian bertujuan untuk menganalisis pengaruh media board game Hive Quest terhadap peningkatan keaktifan belajar, khususnya pada aspek psikomotorik siswa kelas VIII SMPN 6 Ponorogo. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif eksperimen dengan desain Non Equivalent Control Group Design. Subjek terdiri dari satu kelas eksperimen yang menggunakan Hive Quest dan satu kelas kontrol dengan pembelajaran konvensional. Data keaktifan dikumpulkan melalui observasi terstruktur menggunakan lembar penilaian diri berbasis skala Likert, yang telah diuji validitas, reliabilitas, serta memenuhi asumsi normalitas dan homogenitas. Analisis data dilakukan menggunakan Uji t independen dan perhitungan N-Gain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan Hive Quest berpengaruh signifikan terhadap peningkatan keaktifan siswa. Rerata N-Gain berada dalam kategori sedang hingga tinggi. Disimpulkan bahwa Hive Quest efektif sebagai media alternatif untuk mendorong keterlibatan aktif, kolaboratif, dan bermakna sesuai Kurikulum Merdeka. Disarankan agar guru mengembangkan media serupa, dan penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi aspek afektif serta kognitif secara lebih mendalam.
Pengaruh Model Case Based Learning berbantuan Mind Map terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah pada Pembelajaran IPS di SMPN 34 Surabaya Feema Rahma Nadlifah; Riyadi; Nuansa Bayu Segara; Durrotun Nafisah
Jurnal Dialektika Pendidikan IPS Vol. 6 No. 2 (2026): issue
Publisher : Program Studi S1 Pendidikan IPS, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan siswa dalam memecahkan permasalahan berbasis kasus secara terstruktur serta kurangnya keterlibatan aktif siswa dalam pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan model pembelajaran Case-Based Learning berbantuan mind map serta pengaruhnya terhadap kemampuan pemecahan masalah siswa di SMPN 34 Surabaya. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain quasi-experimental berbentuk nonequivalent control group design. Subjek penelitian adalah siswa kelas VIII SMPN 34 Surabaya. Teknik pengumpulan data meliputi pretest, posttest, angket, dan observasi, dengan instrumen berupa tes kemampuan pemecahan masalah dan lembar observasi. Teknik analisis data menggunakan uji statistik independent sample t-test dan analisis N-Gain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model Case-Based Learning berbantuan mind map dilaksanakan melalui tahapan penyajian kasus, analisis kelompok, brainstorming, pencarian informasi, penyusunan solusi dalam bentuk mind map, serta presentasi. Hasil analisis data menunjukkan adanya perbedaan signifikan kemampuan pemecahan masalah antara kelas eksperimen dengan rata-rata posttest 75,7 dan kelas kontrol 69,0. Hasil uji t-test memperoleh nilai signifikansi sebesar 0,027 < 0,05, yang menunjukkan adanya pengaruh signifikan penggunaan model tersebut terhadap kemampuan pemecahan masalah siswa. Analisis N-Gain menunjukkan bahwa kelas eksperimen mencapai kategori cukup efektif sebesar 0,56, sedangkan kelas kontrol berada pada kategori kurang efektif sebesar 0,41. Temuan penelitian ini adalah model Case-Based Learning berbantuan mind map efektif dalam meningkatkan kemampuan pemecahan masalah siswa.
PENINGKATAN KOMPETENSI GURU DALAM PENGEMBANGAN LKS LITERASI SEJARAH TINGKAT SMA/MA DI SURABAYA Sri Mastuti; Agus Suprijono; Corry Liana; Riyadi Riyadi; Dinar Rizky L
ABISATYA : Journal of Community Engagement Vol. 1 No. 1 (2023): ABISATYA: Journal of Community Engagement
Publisher : Center for Community Service and Science and Technology Marketing - The Institute for Research and Community Service Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/abisatya.v1i1.20081

Abstract

Abstrak Pengabdian masyarakat ini dilaksanakan secara hybrid (daring dan luring) di Prodi Pendidikan Sejarah FISH Unesa. Peserta luring sebanyak 30 orang merupakan alumni Prodi Pendidikan Sejarah yang mengajar mata pelajaran Sejarah di SMA/MA di Surabaya dan Sidoarjo, sementara 40 peserta yang mengikuti secara daring merupakan alumni yang berdomisili di kota-kota Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat dan Madura. Materi yang diberikan adalah pengembangan instrumen penilaian non tes berupa LKS yang berliterasi sejarah. Pelatihan ini berguna bagi guru mata pelajaran sejarah dalam melatihkan dan menumbuhkan kesadaran sejarah siswa serta untuk mengembangkan penilaian non kognitif siswa. Melalui LKS berliterasi sejarah akan menumbuhkan minat dan ketertarikan belajar sejarah. Dengan demikian guru dapat memantau kendala yang dihadapi siswa dan melakukan upaya untuk mengatasinya. Dampak yang diperoleh guru dari kegiatan tersebut adalah meningkatnya kompetensi guru dalam mengembangkan penilaian non tes (LKS) yang berliterasi sejarah.
PELATIHAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN SEJARAH BERBASIS LUMIO BAGI GURU SEJARAH JAWA TIMUR Sri Mastuti; Agus Suprijono; Corry Liana; Riyadi Riyadi; Septina Alrianingrum; Dinar Rizky Listyaputri; Izzatul Fajriyah
ABISATYA : Journal of Community Engagement Vol. 3 No. 1 (2025): ABISATYA: Journal of Community Engagement
Publisher : Center for Community Service and Science and Technology Marketing - The Institute for Research and Community Service Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/abisatya.v3i1.35786

Abstract

Keberadaan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi dapat dijadikan sebagai salah satu cara untuk meningkatkan kualitas pembelajaran yang dilakukan oleh seorang guru.Untuk dapat mewujudkan hal tersebut, seorang guru harus memahami dan memiliki kemampuan Pengetahuan Pedagogi Konten Teknologi (TPCK) di dalam dirinya. Berkaitan dengan Pengetahuan Konten Pedagogis (PCK), yang terdiri dari pengetahuan konten dan pengetahuan pedagogis yang seharusnya dimiliki oleh seorang guru, pemerintah Republik Indonesia sebenarnya telah mengatur hal tersebut melalui Peraturan Pemerintah Nomor.74 tahun 2008. Pada rumusan Peraturan Pemerintah tersebut, salah satunya adalah bahwa seorang guru harus menguasai dan menggunakan teknologi dalam pembelajarannya. Kompetensi tersebut ditingkatkan melalui Kurikulum Merdeka yang telah mewajibkan penggunaan sumber-sumber belajar digital dalam pembelajaran yang disusun oleh para guru. Berdasarkan hal tersebut, sudahkah para guru menggunakan aplikasi digital dalam pembelajarannya? Oleh karena sangat pentingnyaa, penguatan literasi digital dalam hal pemanfaatan aplikasi digital untuk pembelajaran sejarah, maka pelatihan penggunaan ekosistem Lumio untuk mengembangkan inovasi pembelajaran sejarah bermanfaat secara signifikan meningkatkan ketrampilan guru dalam penggunaan tehnologi digital.Habituasi guru dalam penggunaan tehnologi cukup tinggi yaitu 85,4, tetapi dalam hal  penggunaan aplikasi pembelajaran terintegrasi hampir tidak ada. Karena itu untuk lebih menguatkan literasi digital guru sejarah maka dilakukan pelatihan pemanfaatan aplikasi Lumio untuk pembelajaran sejarah. Pelatihan dirancang dengan menggunakan model hybrid (in-house/off-site training dan online/virtual training), yang terdiri dari dua sesi pertemuan dan satu sesi penugasan. Sesi pertama dilakukan tes diagnostic ekosistem digital untuk mengetahui seberapa jauh literasi digital guru. Kemudian dilanjutkan pemaparan materi pemahaman konsep dan materi ekosistem digital. Pertemuan kedua diisi dengan perancangan penyusunan inovasi perangkat pembelajaran digital. Dan sesi ketiga berupa kegiatan penugasan yang dilaksanakandibawah bimbingan, dengan hasil akhir berupa inovasi perangkat pembelajaran digital yang terintegrasi dengan platform Lumio. Hasil pelatihan menunjukkan, para guru sejarah berhasil menyusun perangkat pembelajaran digital yang inovatif secara mandiri. Para guru mencapai keberhasilan dalam membuat desain kelas dan pembelajaran sejarah di aplikasi Lumio dengan cara mengisi perpustakaan Lumio dengan bahan ajar, materi ajar, dan asesmen. Dengan demikian para guru sejarah berhasil memanfaatkan aplikasi Lumio untuk pembelajaran sejarah.
PENGARUH MODEL PROJECT BASED LEARNING MENGGUNAKAN MEDIA SCRAPBOOK MATERI KEHIDUPAN MASYARAKAT PADA MASA KERAJAAN HINDU BUDDHA DI INDONESIA TERHADAP KREATIVITAS PESERTA DIDIK KELAS VIII SMP NEGERI 6 SURABAYA Raissa Shafa Camilla Noor; Dhimas Bagus Virgiawan; Niswatin; Riyadi
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 12 No. 03 (2026): Volume 12 No. 3, September 2026 Released
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v12i03.18248

Abstract

Students' creativity is one of the major challenges in Social Studies (IPS) learning, as classroom instruction is still predominantly teacher-centered. This condition limits students' opportunities to develop ideas, collaborate with peers, and produce creative learning outcomes. Therefore, innovative learning models are needed to foster students' creativity. This study aimed to determine the effect of the Project Based Learning model assisted by scrapbook media on students' creativity in the topic of community life during the Hindu-Buddhist Kingdoms in Indonesia. The study employed a quantitative approach using a quasi-experimental method with a nonequivalent control group design. The sample consisted of 68 eighth-grade students at SMP Negeri 6 Surabaya, divided into an experimental class and a control class through purposive sampling. Data were collected using observations, creativity questionnaires, pre-tests, post-tests, and documentation. The data were analyzed through normality tests, homogeneity tests, and an independent samples t-test. The results indicated a significance value (Sig. 2-tailed) of 0.000 (< 0.05), demonstrating a statistically significant difference between the experimental and control groups. The experimental class achieved a higher mean creativity score than the control class, with a mean difference of 8.794. These findings indicate that the implementation of the Project Based Learning model assisted by scrapbook media significantly improves students' creativity. Through project-based learning activities, students are encouraged to explore ideas, collaborate actively, solve problems, and create meaningful learning products, thereby enhancing their creative abilities. Consequently, the Project Based Learning model integrated with scrapbook media can serve as an effective instructional strategy for improving students' creativity in Social Studies learning.
PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN CARDSORT BERBASIS WORDWALL TERHADAP KEAKTIFAN SISWA DALAM PEMBELAJARAN IPS DI KELAS UNGGULAN SMP ASA CENDEKIA SEDATI Anggi Wayuningtyas; Sukma Perdana Prasetya; Dian Ayu Larasati; Riyadi
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 12 No. 3 (2026): Volume 12 No. 3, September 2026 Release
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v12i3.18357

Abstract

Student activeness is an important component of Social Studies learning because students are expected not only to understand concepts, but also to ask questions, discuss, express opinions, and participate in learning activities. In class VII A, the outstanding class of SMP Asa Cendekia Sedati, student involvement was still uneven, particularly in asking questions, responding to questions, and expressing opinions. This study aimed to determine the effect of using Wordwall-based cardsort learning media on student activeness and to determine the magnitude of the effect. The study employed a quantitative approach with a one-shot case study design. The population and sample consisted of 28 students selected through saturated sampling. Data on the learning media variable were collected using a 25-item closed Likert-scale questionnaire, while student activeness data were obtained through an observation sheet. The questionnaire was valid and reliable, with a Cronbach’s Alpha coefficient of 0.886. Data were analyzed using prerequisite tests and spline regression. The results showed that the spline regression model was significant, with an F value of 38.641 and a significance value of 0.000 < 0.05. The R Square value of 0.756 indicates that Wordwall-based cardsort media explained 75.6% of the variation in student activeness, while the remaining 24.4% was explained by other factors. Observation results showed an average student activeness score of 90%, categorized as very good. Therefore, the use of Wordwall-based cardsort learning media had a significant and high contribution to student activeness in Social Studies learning.