cover
Contact Name
suparna wijaya
Contact Email
life.jurnalku@gmail.com
Phone
+6287780663168
Journal Mail Official
life.jurnalku@gmail.com
Editorial Address
Serpong, Tangerang Selatan
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Indonesian Journal of Health Science
Published by PT WIM Solusi Prima
ISSN : -     EISSN : 28091167     DOI : https://doi.org/10.54957/ijhs
Core Subject : Health,
Indonesian Journal of Health Science is a place for disseminating research results in the field of health, including, but not limited to topics of public health, environmental health, occupational health, pharmacy, nutrition, epidemiology, medical laboratories, physiotherapy, or other general health.
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 2 No 2 (2022)" : 6 Documents clear
Brain Gym, NDT Dan Play Therapy Pada Anak ADHD Vincencius Ganesha Pamungkas; Nesi Nesi
Indonesian Journal of Health Science Vol 2 No 2 (2022)
Publisher : PT WIM Solusi Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54957/ijhs.v2i2.171

Abstract

ADHD is a behavioral disorder characterized by impaired concentration and concentration or impulsivity, which is to talk at will without thinking about the consequences and doing activities that do not have clear goals and are characterized by a hyperactive attitude so that this deficiency can significantly interfere with the child's academics. Thus, children with ADHD will find it difficult to learn and interact with other children. In addition, ADHD also causes cognitive function not to develop according to the age of normal children in general. This journal aims to explain the treatment of physiotherapy in cases of ADHD that occur in children. The research method used is descriptive qualitative by taking material based on literature review. From the results of the study, it was proven that the provision of play therapy and brain gym was effective in increasing motor skills in ADHD children because this method could attract the child's interest or attention to move and focus on the situation at hand. ADHD adalah gangguan perilaku yang ditandai gangguan pemusatan perhatian dan gangguan konsentrasi atau impulsivitas, yaitu bicara semaunya tanpa memikirkan akibat dan melakukan aktivitas yang tidak mempunyai tujuan yang jelas dan ditandai dengan sikap hyperaktif sehingga kekurangan ini bisa secara signifikan mengganggu akademik anak tersebut. Dengan demikian, anak ADHD akan kesulitan untuk belajar dan berinteraksi dengan anak lain. Selain itu, ADHD juga mengakibatkan fungsi kognitif tidak berkembang sesuai usia anak normal pada umumnya. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan penanganan fisioterapi pada kasus ADHD yang terjadi pada anak-anak. Metode penelitian yang digunakan yaitu deskriptif kualitatif dengan pengambilan materi berbasis literatur review. Dari hasil penelitian terbukti dengan pemberian play therapy dan brain gym tersebut efektif dalam meningkatkan motorik pada anak ADHD karena dengan metode ini dapat menarik minat atau perhatian anak untuk bergerak dan memusatkan perhatian pada situasi yang sedang dihadapi.
Jenis Latihan Fisik Untuk Menurunkan Cancer Related Fatigue (CRF) Pada Pasien Penderita Kanker Cicilia Febriani Hayuningrum; Aflah Tasya Salim; Suminarti
Indonesian Journal of Health Science Vol 2 No 2 (2022)
Publisher : PT WIM Solusi Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54957/ijhs.v2i2.188

Abstract

Cancer is a genetic disease caused by the changes of genes related to cell growth and differentiation, lead to the uncontrolled growth and spread of abnormal cells. Fatigue is the most common symptom experienced by cancer patients and survivors. Fatigue may emerge as the long-term side effect of their cancer treatment or symptoms from their malignancies. This article aims to identify various types of physical exercise for the management of cancer related fatigue (CRF) in cancer patients and survivors. The research method used is descriptive qualitative by taking material based on literature review. The results showed that several types of physical exercise such as yoga, Walking Exercise Program, aerobic exercise, and relaxation breathing exercises were effective in reducing cancer related fatigue (CRF). Kanker merupakan penyakit genetik yang disebabkan oleh adanya perubahan pada gen yang berhubungan dengan pertumbuhan dan diferensiasi sel. Kelelahan merupakan gejala yang sangat umum dialami oleh pasien kanker dan penyintas kanker. Kelelahan mungkin muncul sebagai efek dari pengobatan kanker jangka panjang atau merupakan bagian dari gejala keganasan yang dialami. Artikel ini bertujuan untuk mengidentifikasi berbagai jenis latihan fisik untuk manajemen cancer related fatigue (CRF) pada pasien penderita kanker. Metode penelitian yang digunakan yaitu deskriptif kualitatif dengan pengambilan materi berbasis literature review. Hasil penelitian menunjukkan bahwa beberapa jenis latihan fisik seperti yoga, Walking Exercise Program, latihan aerobik, dan latihan pernafasan rileksasi efektif untuk menurunkan cancer related fatigue (CRF) yang diderita oleh pasien kanker.
Systematic Review: Efektivitas Bobath Exercise Pada Cerebral Palsy Spastik Diplegi Dela Fariha Fuadi; Suminarti Suminarti
Indonesian Journal of Health Science Vol 2 No 2 (2022)
Publisher : PT WIM Solusi Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54957/ijhs.v2i2.205

Abstract

Cerebral Palsy (CP) is a motor development disorder in children caused by damage to the brain that occurs in the period before, after, and during birth which is characterized by weakness in the upper limbs, with high postural muscle tone characteristics. Bobath is a method that is often used as a therapy for children with cerebral palsy. This article aims to determine the effectiveness of bobath training on diplegic cerebral palsy patients. The method used in the preparation of this article is by searching articles through Google Scholar and Pubmed. The inclusion criteria of the selected articles were in the form of experimental studies on patients with CP Diplegia. The number of articles selected based on the search results and article selection is 10. Giving exercise therapy using the bobath method helps improve children's functional activities in improving postural control, GMFM, and the effectiveness of muscle contractions through EMG. Cerebral Palsy (CP) merupakan suatu gangguan tumbuh kembang motorik anak yang disebabkan adanya kerusakan pada otak yang terjadi pada periode sebelum, sesudah, dan selama kelahiran yang ditandai dengan kelemahan pada anggota gerak atas, dengan karakteristik tonus postural otot yang tinggi. Bobath merupakan salah satu metode yang sampai saat ini sering digunakan sebagai terapi pada anak dengan cerebral palsy. Artikel ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas dari latihan bobath terhadap pasien cerebral palsy diplegi. Metode yang digunakan dalam penyusunan artikel ini adalah dengan penelusuran artikel melalui google scholar dan pubmed. Kriteria inklusi dari artikel yang dipilih adalah berupa penelitian experimen pada pasien CP Diplegia. Jumlah artikel yang dipilih berdasarkan hasil penelusuran dan seleksi artikel adalah berjumlah 10. Pemberian terapi latihan dengan metode bobath membantu meningkatkan aktifitas fungsional anak dalam meningkatkan postural control, GMFM, efektivitas kontraksi otot melalui EMG.
Klasifikasi Permasalahan Terkait Obat (Drug Related Problem/DRPs): Review Sylvi Adiana; Devi Maulina
Indonesian Journal of Health Science Vol 2 No 2 (2022)
Publisher : PT WIM Solusi Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54957/ijhs.v2i2.238

Abstract

Permasalahan terkait obat atau Drug Related Problems (DRPs) telah diidentifikasi dapat meningkatkan morbiditas dan beberapa kasus kematian, serta meningkatkan lamanya perawatan sehingga menurunkan efektifitas biaya perawatan. DRP merupakan suatu keadaan terkait pengobatan yang memiliki potensi menyebabkan kegagalan terapi obat dan secara nyata atau potensial menggangu hasil klinis kesehatan yang diinginkan. DRP dapat diklasifikasikan berdasarkan penyebabnya. Artikel ini merupakan review literatur tentang klasifikasi DRP yang dikumpulkan dari berbagai sumber jurnal diantaranya Google Schoolar, Elsivier, dan Pubmed. Tujuan klasifikasi DRPs adalah sebagai pedoman farmasi klinis dalam mengidentifikasi dan menyelesaikan masalah terkait obat yang bertujuan meningkatkan kualitas hidup pasien, meningkatkan efektivitas biaya dan mengurangi lama rawat.
Pengaruh Tingkat Pengetahuan Mahasiswa Farmasi Politeknik Kesehatan Hermina Terhadap Penggunaan Antibiotik Sylvi Adiana
Indonesian Journal of Health Science Vol 2 No 2 (2022)
Publisher : PT WIM Solusi Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54957/ijhs.v2i2.295

Abstract

Antibiotik yang digunakan secara tidak tepat dapat memicu timbulnya masalah resistensi. Resistensi mikroba telah menjadi masalah global dan memberikan dampak merugikan dan dapat menurunkan mutu pelayanan Kesehatan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi tingkat pengetahuan mengenai penggunaan antibiotik pada mahasiswa farmasi sebagai calon tenaga teknis kefarmasian masa depan. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan menggunakan kuesioner yang dibagikan kepada responden. Pada penelitian ini didapatkan hasil dari 35 responden mahasiswa farmasi tingkat 3 yang mana perempuan lebih banyak (80%) dan Berdasarkan penelitian dapat disimpulkan bahwa tingkat pengetahuan mahasiswa farmasi dikategori baik, dimana mahasiswa sudah paham mengenai antibiotik adalah obat untuk infeksi bakteri, pada penggunaan antibiotik boleh dihentikan ketika gejala sudah hilang mahasiswa menjawab salah sebanyak 100% dan penggunaan antibiotik yang tidak sesuai dapat menyebabkan kebalnya bakteri terhadap antibakteri sehingga pasien menjadi tidak sembuh sebanyak 100% menjawab benar.
Gambaran Tingkat Pengetahuan Penggunaan Obat Tradisional Mahasiswa Farmasi Politeknik Kesehatan Hermina Varda Arianti
Indonesian Journal of Health Science Vol 2 No 2 (2022)
Publisher : PT WIM Solusi Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54957/ijhs.v2i2.296

Abstract

Obat tradisional dapat digunakan sebagai pengobatan komplementer yang potensial untuk menjaga kesehatan atau menyembuhkan penyakit. Keberhasilan penggunaan obat tradisional salah satu faktor yang berperan adalah pengetahuan dari masyarakat mengenai obat tradisional. Mahasiswa bisa memiliki andil dalam penggunaan dan keberhasilan pengobatan dengan obat tradisional. Hal itu mendorong untuk mahasiswa memiliki pengetahuan yang baik mengenai obat tradisional termasuk dalam hal penggunaan obat tradisional. Oleh karena itu, dilakukan penelitian untuk mengetahui gambaran tingkat pengetahuan mahasiswa farmasi Poltekkes Hermina sehingga dapat mewujudkan penggunaan obat tradisional yang baik. Penelitian ini menggunakan metode Non-Eksperimental dengan desain penelitian deskriptif. Sampel sebanyak 53 responden yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi mengisi kuesioner untuk mengetahui tingkat pengetahuan dalam penggunaan obat tradisional. Hasil yang diperoleh bahwa tingkat pengetahuan mahasiswa farmasi Poltekkes Hermina rendah dengan sebanyak 34 responden (64%).

Page 1 of 1 | Total Record : 6