cover
Contact Name
Swastya Rahastamaa
Contact Email
swastya.r@lecturer.itk.ac.id
Phone
+6281266111589
Journal Mail Official
positron@physics.untan.ac.id
Editorial Address
Universitas Tanjungpura Jl. Prof. Dr. H. Hadari Nawawi Kota Pontianak Kalimantan Barat
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
POSITRON
Core Subject : Science,
POSITRON: Berkala Ilmiah Fisika (POSITRON) is a peer-reviewed open accessed Indonesian journal that publishes scientific research papers in the field of physics and its application. The journal covers a wide range of topics in physics, including conceptual studies, theoretical and experimental studies, the use of computational methods, instrumentation, and multidisciplinary studies involving physics. This journal aims to be a platform to exchange research results in physics-related topics across all scientific disciplines. POSITRON is published by Jurusan Fisika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Tanjungpura, Indonesia, twice a year (Mei and November). This journal is accreditated SINTA 2 by RISTEKDIKTI and indexed in Directory of Open Access Journal (DOAJ), Bielefeld Academic Search Engine (BASE), Google Scholar, Science and Technology Index (Sinta), Garda Rujukan Digital (GARUDA), and Indonesia One Search (IOS). All articles in this journal are uniquely identified with DOI.
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 4, No 1 (2014)" : 6 Documents clear
Simulasi Profil Aliran Fluida Pada Media Berpori Menggunakan Metode Lattice Boltzman Model BGK D2Q9 Latifah Maesaroh; Yudha Arman; Yoga Satria Putra
POSITRON Vol 4, No 1 (2014)
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Univetsitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1216.974 KB) | DOI: 10.26418/positron.v4i1.7323

Abstract

Telah dilakukan simulasi aliran fluida pada media berpori menggunakan metode Lattice Boltzman model BGK D2Q9. Penghalang diasumsikan berbentuk lingkaran dan elips yang tersebar acak di media.  Asumsi berikutnya adalah fluida dianggap  tak mampu  mampat serta fluida mengalir secara vertikal karena pengaruh gaya gravitasi. Waktu relaksasi yang digunakan yaitu waktu relaksasi tunggal. Dari simulasi diketahui bahwa profil kecepatan aliran fluida secara kuantitatif menunjukkan kesesuaian dengan penelitian sebelumnya yang menggunakan metode Lattice Gas Cellullar Automata.
Estimasi Peluang Terjadinya Wabah DBD di Kota Pontianak Berdasarkan Tinjauan Cuaca Menggunakan Motede Jaringan Syaraf Tiruan . Renitania; Andi Ihwan
POSITRON Vol 4, No 1 (2014)
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Univetsitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (154.203 KB) | DOI: 10.26418/positron.v4i1.7345

Abstract

Telah dilakukan estimasi peluang terjadinya wabah DBD berdasarkan tinjauan cuaca bulanan di kota Pontianak menggunakan Jaringan Syaraf Tiruan algoritma Hopfield. Pada penelitian ini objek pelatihannya adalah data unsur cuaca bulanan dari tahun 2004 – 2012. Unsur cuaca tersebut adalah data kelembaban udara, curah hujan, uap air dan suhu. Keempat data unsur cuaca tersebut diestimasi untuk menghasilkan nilai bobot (w) yang menghubungkan unsur cuaca dengan perkembangan wabah DBD. Dari hasil simulasi dihasilkan nilai bobot (w) yang baik yaitu -74,31 dan 39,22. Dengan nilai ketepatan estimasi 72% dari data observasi.  
Aplikasi EM-Conductivity Sistem Loop Vertical Coplanar untuk Identifikasi Sebaran Pupuk pada Lahan Pertanian di Sungai Raya, Kubu Raya, Kalimantan Barat Triandi Kuseno; Joko Sampurno; Yudha Arman
POSITRON Vol 4, No 1 (2014)
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Univetsitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (10928.675 KB) | DOI: 10.26418/positron.v4i1.5643

Abstract

Telah diidentifikasi sebaran pupuk pada lahan pertanian berdasarkan perubahan konduktivitas tanahnya. Metode yang digunakan untuk mengidentifikasi perubahan konduktivitas tanah adalah EM-Conductivity dengan sistem Loop Vertical Coplanar (VCP). Kedalaman pengukuran sistem VCP mencapai 3 meter dari permukaan tanah dan cukup untuk menjangkau zona efektif akar. Pengukuran dilakukan sebelum dan setelah pemupukan dengan variasi ketinggian perangkat dari permukaan tanah. Hasil setelah pemupukan menunjukkan penurunan konduktivitas tanah pada kedalaman 1 meter, peningkatan konduktivitas yang cukup besar pada kedalaman 2 meter dan peningkatan konduktivitas yang tidak terlalu besar pada kedalaman 3 meter. Sebaran pupuk diduga berada pada kedalaman 2 meter selama sepekan setelah pemupukan.
Identifikasi Sebaran Bijih Besi di Daerah Gurun Datar Kabupaten Solok Sumatera Barat Menggunakan Metode Geomagnet Muh. Ishak Jumarang; . Zulfian
POSITRON Vol 4, No 1 (2014)
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Univetsitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1190.389 KB) | DOI: 10.26418/positron.v4i1.7346

Abstract

Telah dilakukan penelitian sebaran bijih besi di daerah Gurun Datar. Daerah ini merupakan daerah perbukitan yang dilewati oleh jalur sesar Sumatera. Metode yang digunakan adalah metode geomagnet. Berdasarkan pengolahan data diduga terdapat batuan hematit dengan nilai suseptibilitas antara 0,0100 s.d 0,0356 SI pada 29 titik dan urat mineral magnetit pada hematit dengan nilai suseptibilitas antara 0,0600 s.d 0,1753 SI di 5 titik. Nilai korelasi antara data obsevasi dan data kalkulasi berkisar 0,84 s.d 0,99.
Pemanfaatan Selulosa Kristalin dari Limbah Serbuk Penggergajian Sebagai Bahan Pengisi pada Komposit Karet Alam/Selulosa Kristalin Lestari, Shintia; Malino, Mariana Bara’allo
POSITRON Vol 4, No 1 (2014)
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Univetsitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (459.628 KB) | DOI: 10.26418/positron.v4i1.7319

Abstract

Penelitian ini mengkaji tentang pemanfaatan selulosa kristalin dari limbah serbuk penggergajian sebagai bahan pengisi (filler) pada karet alam dengan memvariasikan konsentrasi selulosa kristalin dalam komposit karet alam/selulosa kristalin yakni 0%, 5%, 10%, 15%, dan 20%. Berdasarkan hasil uji XRD, diperoleh derajat kristalinitas selulosa kristalin sebesar 65% dan berdasarkan hasil uji reologi dan uji tarik komposit, diperoleh kandungan optimum selulosa kristalin dalam komposit adalah 5% dengan nilai viskositas mooney 65 ML.1.(10005’) dan kekuatan putus 66,6x104 N/m2. Berdasarkan hasil uji tegangan dan regangan, diperoleh nilai modulus elastisitas tertinggi terdapat pada sampel yang tidak mengandung selulosa kristalin yakni 32,9x104 N/m2.
Model Efisiensi Mesin Sortasi Jeruk (Citrus nobilis) Tipe Rotasi dengan Pendekatan Analisis Dimensi Budi Setiawan; . Suhendra
POSITRON Vol 4, No 1 (2014)
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Univetsitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1370.716 KB) | DOI: 10.26418/positron.v4i1.7322

Abstract

Jeruk Siam merupakan produk pertanian unggulan utama di Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat. Saat ini, proses sortasi oleh petani dilakukan secara manual dengan kelemahan membutuhkan waktu sortasi yang sangat lama, sehingga menimbulkan persoalan saat panen raya. Untuk mengatasi masalah tersebut perlu dikembangkan cara penyortiran secara mekanis. Mekanisme penyortiran yang dipilih dan diteliti menggunakan mekanisme pengayakan dengan silinder berputar yang diberi lubang-lubang dengan diameter sesuai ukuran buah jeruk. Bidang sortasi pada permukaan dalam silinder dilengkapi dengan alur pemisah. Pendekatan analisis dimensi digunakan untuk memperoleh persamaan matematis yang dapat digunakan untuk memprediksi efisiensi penyortiran mesin. Variabel bebas mesin yang dianalisis adalah spherecity (Φ), massa jenis buah (ρ), kemiringan bidang sortasi (θ), panjang lintasan bidang sortasi (L), kecepatan sortasi (v), massa input jeruk (m), diameter drum sortasi (D) dan lebar lintasan (j). Hasil simulasi efisiensi penyortiran dengan memvariasikan massa input menunjukkan hasil terbaik diperoleh pada massa input jeruk 2,12 kg dengan efisiensi penyortiran sebesar 68,24%. Sedangkan dengan memvariasikan kemiringan bidang sortasi menunjukkan bahwa hasil simulasi terbaik diperoleh pada kemiringan bidang sortasi 10o dengan efisiensi penyortiran sebesar 68,61%. Persamaan yang diperoleh selanjutnya diverifikasi dengan cara membandingkan dengan data hasil pengujian. Analisis kesesuaian persamaan prediksi menunjukkan bahwa persamaan prediksi dapat diterima.

Page 1 of 1 | Total Record : 6