cover
Contact Name
Swastya Rahastamaa
Contact Email
swastya.r@lecturer.itk.ac.id
Phone
+6281266111589
Journal Mail Official
positron@physics.untan.ac.id
Editorial Address
Universitas Tanjungpura Jl. Prof. Dr. H. Hadari Nawawi Kota Pontianak Kalimantan Barat
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
POSITRON
Core Subject : Science,
POSITRON: Berkala Ilmiah Fisika (POSITRON) is a peer-reviewed open accessed Indonesian journal that publishes scientific research papers in the field of physics and its application. The journal covers a wide range of topics in physics, including conceptual studies, theoretical and experimental studies, the use of computational methods, instrumentation, and multidisciplinary studies involving physics. This journal aims to be a platform to exchange research results in physics-related topics across all scientific disciplines. POSITRON is published by Jurusan Fisika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Tanjungpura, Indonesia, twice a year (Mei and November). This journal is accreditated SINTA 2 by RISTEKDIKTI and indexed in Directory of Open Access Journal (DOAJ), Bielefeld Academic Search Engine (BASE), Google Scholar, Science and Technology Index (Sinta), Garda Rujukan Digital (GARUDA), and Indonesia One Search (IOS). All articles in this journal are uniquely identified with DOI.
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol 6, No 1 (2016)" : 7 Documents clear
Pemodelan Variasi Nilai Percepatan Gravitasi di Daerah Khatulistiwa dengan Menggunakan Metode Gauss-Newton Suwanti Suwanti; Joko Sampurno; Azrul Azwar
POSITRON Vol 6, No 1 (2016)
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Univetsitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (681.873 KB) | DOI: 10.26418/positron.v6i1.14419

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang pemodelan variasi nilai percepatan gravitasi yang bertujuan untuk memberikan gambaran variasi nilai percepatan gravitasi terhadap waktu di daerah khatulistiwa dengan menggunakan metode Gauss-Newton. Dengan menggunakan data dari percobaan bandul sederhana di daerah pengamatan yang terletak pada koordinat 0°03¢30,61²LS dan 109°20¢44,09²BT, dihasilkan periodesitas data variasi nilai percepatan gravitasi sebesar 15 hari, yang merupakan setengah dari periodesitas data jarak bumi-bulan dan fase bulan. Korelasi antara variasi nilai percepatan gravitasi dengan jarak bumi-bulan sebesar 0,38. Korelasi antara variasi nilai percepatan gravitasi dengan fase bulan sebesar 0,11. Variasi nilai percepatan gravitasi hasil pengamatan dibuat model berupa sebuah persamaan dari fungsi deret Fourier orde 8, yang bergantung terhadap waktu.
Studi Potensi Energi Listrik Tenaga Gelombang Laut Sistem Oscillating Water Column (OWC) di Perairan Pesisir Kalimantan Barat Lelly Erlita Safitri; Muhammad Ishak Jumarang; Apriansyah Apriansyah
POSITRON Vol 6, No 1 (2016)
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Univetsitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (384.696 KB) | DOI: 10.26418/positron.v6i1.14536

Abstract

Telah dilakukan penelitian untuk menghitung potensi energi listrik tenaga gelombang laut sistem Oscillating Water Column (OWC) di perairan pesisir Kalimantan Barat. Penelitian dilakukan pada 15 titik lokasi di perairan pesisir Kalimantan Barat. Penelitian ini menggunakan data kecepatan angin tahun 2006 s.d. 2014 untuk menentukan nilai tinggi signifikan dan periode gelombang menggunakan metode Wilson. Analisis daya listrik dilakukan pada empat kondisi musim yang ada di Indonesia, yaitu musim barat, peralihan I, musim timur dan peralihan II. Rata-rata daya listrik yang dihasilkan untuk musim barat berkisar 831,53 s.d. 229.404,42 Watt, untuk peralihan I berkisar 161,35 s.d. 22.585,14 Watt. Sedangkan untuk musim timur berkisar 301,35 s.d. 265.620,97 Watt dan untuk peralihan II berkisar 139,64 s.d. 164.495,99 Watt. Daya listrik tertinggi berada di Pantai Pulau Karimata, Kab. Kayong Utara pada musim barat dengan nilai sebesar 831.370,47 Watt. Sedangkan daya listrik terendah berada di Pantai Pulau Datok, Kab. Kayong Utara pada kondisi peralihan I dengan nilai sebesar 0,007 Watt. Berdasarkan daya listrik yang telah dikaji, lokasi yang berpotensi besar menghasilkan daya listrik adalah Pantai Temajuk Kab. Sambas, Pantai Pulau Karimata Kab. Kayong Utara dan Pantai Pulau Bawal Kab. Ketapang.
Penentuan Distribusi Suhu pada Permukaan Geometri Tak Tentu Menggunakan Metode Random Walk Godja, Balduyanus Yosep; Ihwan, Andi; Apriansyah, .
POSITRON Vol 6, No 1 (2016)
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Univetsitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (791.913 KB) | DOI: 10.26418/positron.v6i1.15922

Abstract

Telah dilakukan penentuan distribusi suhu dalam keadaan tunak pada sebuah plat bergeometri tak tentu menggunakan metode Random Walk yang dilengkapi fungsi green. Setiap sisi plat dikondisikan bervariasi terhadap suhu dalam rentang 10°C sampai 100°C dengan 4 (empat) konfigurasi berkeadaan steady. Persamaan Laplace yang mendeskripsikan permasalahan ini dihampiri dengan mensimulasikan sejumlah walker pada setiap titik domain permasalahan untuk kemudian secara acak disebar menuju ke setiap sisi plat. Hasil yang diperoleh untuk setiap kondisi plat menunjukkan kesalahan relatif terhadap solusi numerik metode iterasi jacobi yang telah menghampiri solusi analitik, secara rata-rata adalah 0,85%. Nilai kesalahan tersebut diperoleh dengan menggunakan 5000 walker. Penelitian ini juga mendapatkan bahwa akurasi hampiran ditentukan oleh banyaknya walker yang digunakan. Secara umum, semakin banyak jumlah walker yang digunakan maka akurasi hampiran akan semakin baik.
Uji Kinerja Alat Penjerap Warna dan pH Air Gambut Menggunakan Arang Aktif Tempurung Kelapa Suhendra, .; Apriani, Winda; Sundari, Ellys Mei
POSITRON Vol 6, No 1 (2016)
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Univetsitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (744.141 KB) | DOI: 10.26418/positron.v6i1.16991

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melakukan uji kinerja alat penjerap warna dan pH air gambut serta membuktikan lama waktu air mengalir dari kolom penjerap terhadap perubahan warna dan pH air gambut. Air gambut sebagai bahan uji berasal dari 3 lokasi yang berbeda. Pengukuran dilakukan saat air gambut mengalir keluar dari kolom penjerap pada menit ke 0, 10, 30, 60 dan 120 menit. Uji kinerja alat penjerap warna dan pH air gambut menghasilkan rata-rata debit aliran air sebesar 1.340 mL/menit, waktu kontak air dengan karbon aktif pada kolom penjerap sekitar 65 detik. Berdasarkan hasil pengujian, alat ini terbukti dapat melakukan penjerapan warna dan meningkatkan nilai pH air gambut. Kolom penjerap efektif digunakan untuk menjerap warna selama sekitar 60 menit atau dapat digunakan pada air gambut sebanyak 80, 4 Liter, serta dapat digunakan selama 120 menit untuk meningkatkan nilai pH air gambut atau dapat digunakan pada air gambut sebanyak 160,8 liter. Hasil uji kinerja alat penjerap warna dan pH air gambut menunjukkan bahwa penjerapan warna dan kenaikan pH terbaik diperoleh pada perlakuan T1 yaitu waktu aliran air keluar dari kolom penjerap pada 0 menit. Sampel A mengalami penurunan kadar warna dari 414 Pt-Co. menjadi 244 Pt-Co., dengan penjerapan warna 41,06%, sedangkan nilai pH mengalami kenaikan sebesar 1,26. Sampel B mengalami penurunan kadar warna dari 667 Pt-Co. menjadi 474 Pt-Co., dengan penjerapan warna 28,94%, sedangkan nilai pH mengalami kenaikan sebesar 1,55. Sampel C mengalami penurunan kadar warna dari 1537 Pt-Co. menjadi 1084 Pt-Co., dengan penjerapan warna 29,47%, sedangkan nilai pH mengalami kenaikan sebesar 1,23.
Rancang Bangun Timbangan Digital Berbasis Sensor Beban 5 Kg Menggunakan Mikrokontroler Atmega328 Yandra, Edwar Frendi; Lapanporo, Boni Pahlanop; Jumarang, Muhammad Ishak
POSITRON Vol 6, No 1 (2016)
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Univetsitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1008.596 KB) | DOI: 10.26418/positron.v6i1.15924

Abstract

Telah dibangun sebuah prototipe alat untuk mengukur massa, gaya berat dan massa jenis menggunakan mikrokontroler ATMega328. Sistem pengukuran massa dan gaya berat berdasarkan prinsip kerja sensor beban 5 Kg. sedangkan untuk pengukuran massa jenis menggunakan prinsip kerja sensor beban dan sensor ultrasonik PING HC SR04. Pada pengukuran massa jenis benda digunakan prinsip perubahan volume air dalam tabung. Selanjutnya digunakan mikrokontroler ATMega328 sebagai pengolah data secara keseluruhan. Tahapan penelitian meliputi proses perancangan, pembuatan dan pengujian alat. Hasil eksperimen menunjukan bahwa kinerja alat ini mampu mengukur massa 5 gram sampai dengan 4000 gram dengan error pengukuran sebesar 1,05%. Sedangkan error pengukuran massa jenis yang dibaca alat ini sebesar 1,64%. Hasil pembacaan dari alat memerlukan waktu sekitar lima detik  untuk dijadikan acuan identifikasi data yang dihasilkan. 
Analisis dan Pemanfaatan Unsur Belerang dan Salinitas Lumpur Bledug Kuwu di Desa Kuwu, Kecamatan Kradenan, Kabupaten Grobongan, Jawa Tengah Sepridawati Siregar; Nora Idiawati Siregar
POSITRON Vol 6, No 1 (2016)
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Univetsitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (644.53 KB) | DOI: 10.26418/positron.v6i1.17126

Abstract

This study was conducted to determine the levels of elemental sulfur and salinity of the mud Bledug Kuwu. The research area has a subsurface lithology bedding rock mud, sand stone and rocks submerged in saltwater, brackish water and sea water. Bledug Kuwu is a phenomenon of volcanic mud. Around Kuwu found several indications of an ancient sea that connect up to the east, that is to Cepu and westward to the region Boja and Cirebon. Judging from geological formations, estimated Kuwu to Cepu was once the sea. The ancient sea stretching from Bledug Kuwu region to the southwest that is to Sangiran and also to Boyolali. Bledug Kuwu mud has a high sulfur and salt contents, evidenced from the results of laboratory analysis where the average concentration of sulfur 62,883 x102 mg/Kg with UV-vis spectrophotometry method and the average of salinity 57,15 mg/L by the Conductometry method. From the analysis, Bledug Kuwu mud can be used for tourism and an additional income for the local community. the mud of Bledug kuwu has high content of sulfur can be used as a treatment especially for skin diseases and salinity can be used for making salt.
Studi Unjuk Kerja Pembangkit Listrik Tenaga Arus Sungai di Sungai Buduk Dusun Nibung Desa Sahan Kecamatan Seluas Kabupaten Bengkayang . Matias; Alfeus Sunarso; Boni Pahlanop Lapanporo
POSITRON Vol 6, No 1 (2016)
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Univetsitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (630.839 KB) | DOI: 10.26418/positron.v6i1.16216

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari perubahan unjuk kerja pembangkit listrik tenaga arus sungai (PLTAS) di Sungai Buduk (RT Mensibu, Dusun Nibung, Desa Sahan, Kecamatan Seluas, Kabupaten Bengkayang) akibat perubahan kondisi operasi. Untuk itu, dilakukan pengukuran kecepatan air, kecepatan putar poros kincir dan sistem transmisi, serta frekuensi, tegangan dan arus listrik yang dihasilkan generator. Pengukuran ini dilakukan pada berbagai kondisi pembukaan pintu air dan beban listrik. Data hasil pengukuran dianalisa untuk menentukan daya hidrolik, daya listrik, efisiensi sistem transmisi dan efisiensi total pembangkit. Hasil analisa menunjukkan bahwa dengan penambahan pembukaan pintu air, debit air yang masuk ke saluran kincir meningkat, sehingga daya yang dihasilkan PLTAS juga meningkat. Pada kondisi pembukaan pintu air tertentu, daya yang dihasilkan pembangkit cenderung meningkat dengan peningkatan beban terpasang. Hal ini disebabkan karena semakin besar beban terpasang, semakin besar daya pembangkit yang dapat diserap oleh beban. Namun demikian, jika beban terpasang melewati nilai tertentu daya yang dihasilkan cenderung turun. Penurunan daya ini berhubungan dengan penurunan efisiensi sistem transmisi. Pada kondisi operasi yang memungkinkan pada saat penelitian dilakukan, diketahui bahwa pembangkit dapat menghasilkan daya maksimum sebesar 1889 Watt dengan efisiensi kincir 25%, efisiensi sistem transmisi sekitar 80%, dan efisiensi total pembangkit sekitar 15%. Rendahnya efisiensi total pembangkit disebabkan oleh rendahnya efisiensi kincir. Oleh karena itu diperlukan pengembangan kincir yang lebih efisien untuk meningkatkan unjuk kerja PLTAS.

Page 1 of 1 | Total Record : 7