cover
Contact Name
Hasanuddin
Contact Email
prismafisika@physics.untan.ac.id
Phone
+65895372682757
Journal Mail Official
prismafisika@physics.untan.ac.id
Editorial Address
Kantor Jurusan Fisika, Komplek Fakultas MIPA, Universitas Tanjungpura Jl. Proff. Dr. Hadari Nawawi
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
PRISMA FISIKA
ISSN : 23378204     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Science, Education,
Jurnal ini berisi publikasi ilmiah hasil penelitian di bidang fisika baik yang bersifat teoritis maupun terapan.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 12, No 2 (2024)" : 5 Documents clear
Pengaruh Luas Lubang Pada Koefisien Bocoran Pipa Silinder Terbuka Marsalihawati, Anis
PRISMA FISIKA Vol 12, No 2 (2024)
Publisher : FMIPA, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/pf.v12i2.65794

Abstract

Koefisien bocoran merupakan perbandingan antara debit aliran eksperimen dan teoritis. Hukum Bernoulli merupakan hukum tentang energi kinetik dan energi potensial yang diterapkan pada fluida bergerak. Pada penelitian ini, pengaruh luas lubang pada koefisien bocoran pipa silinder terbuka dilakukan dengan menggunakan sensor ultrasonik untuk mengukur tinggi permukaan air. Dengan menggunakan pencocokan kurva dapat diperoleh nilai A2eksperimen dan koefisien bocoran (Cd). Penelitian ini menunjukkan bahwa waktu pengurasan air dan nilai koefisien bocoran berbanding terbalik dengan luas lubang. Hasil ini diharapkan bisa memberi informasi terkait pengaruh luas lubang dan dapat diterapkan dalam industri-industri yang menggunakan pipa-pipa pada produksinya.  Kata Kunci : Koefisien Bocoran, Persamaan Bernoulli, Silinder Terbuka
Pemodelan Pola Arus Pada Musim Barat Di Perairan Selat Sunda Menggunakan Pendekatan Komputasi Dinamika Fluida (Studi Kasus : 11 "“ 17 Januari 2023) Azrrue, Tsa Tsa Aisyha Yuditha; Putra, Yoga Satria; Ardianto, Randy
PRISMA FISIKA Vol 12, No 2 (2024)
Publisher : FMIPA, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/pf.v12i2.79332

Abstract

Selat Sunda merupakan salah satu perairan yang tergolong dalam jalur pelayaran laut internasional terpadat di Indonesia dan jalur dari Indonesian Throughflow (ITF). Perairan ini terletak di antara Pulau Jawa dan Samudera Hindia yang memiliki peran penting dalam sirkulasi massa air di Indonesia dengan kondisi fisik yang dinamis sehingga berpengaruh terhadap pembentukan pola arus permukaan. Pergerakan arus di Indonesia secara umum dipengaruhi oleh angin musim dan pasang surut. Tujuan dari penelitian ini yaitu memberikan informasi mengenai pola arus permukaan laut pada musim barat yang dapat digunakan sebagai acuan berbagai aktivitas maritim yang terjadi pada jalur pelayaran Selat Sunda. Metode pada penelitian adalah pemodelan menggunakan pendekatan komputasi dinamika fluida yaitu software DELFT3D untuk menghasilkan gambaran pola arus permukaan laut. Data yang digunakan yaitu data pasang surut (BMKG), batimetri (GEBCO), angin (ECMWF), komponen pasut (TPXO 08). Simulasi dilakukan selama tujuh hari mewakili musim barat (11 "“ 17 Januari 2023). Validasi dilakukan dengan berdasarkan data HF Radar BMKG dan data pasang surut AWS BMKG. Hasil yang didapatkan yaitu pada skala harian arus dominan bergerak dari Laut Jawa menuju Samudera Hindia. Pada visualisasi akumulasi selama tujuh hari menggunakan wind rose dan current rose arus yang bergerak tidak mengikuti pola pergerakan angin. Rata-rata kecepatan arus dominan pada periode musim barat yaitu berkisar 0,5 hingga 0,8 m/s dengan kecepatan maksimum hingga 1 m/s yang berada pada bagian tengah selat.
Identifikasi Ketebalan Lapisan Tanah Gambut Menggunakan Metode Geolistrik Resistivitas (Studi Kasus: Daerah Parit Haji Muksin II Kabupaten Kubu Raya) Nuraisyah, Nuraisyah; Sutanto, Yuris; Perdhana, Radhitya
PRISMA FISIKA Vol 12, No 2 (2024)
Publisher : FMIPA, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/pf.v12i2.79959

Abstract

Wilayah Parit Haji Muksin II merupakan salah satu tempat dengan pembangunan yang cukup cepat, namun terdapatnya tanah gambut pada lahan konstruksi akan menjadi hambatan yang cukup serius dari perspektif daya dukung bangunan dikarenakan tanah gambut memiliki karakteristik yang mudah terkompresi. Penelitian terkait identifikasi bawah permukaan tanah gambut perlu dilakukan menggunakan metode geolistrik resistivitas yang dapat digunakan untuk mengidentifikasi bawah permukaan. Menggunakan konfigurasi Wenner-Schlumberger dengan 4 lintasan dan panjang masing-masing lintasan 45 meter. Hasil penampang 2D menunjukkan nilai resistivitas lapisan gambut bervariasi yaitu pada lintasan pertama didapat rentang nilai resistivitas berkisar antara 58,1 Ωm hingga 189 Ωm, kemudian pada lintasan kedua tanah gambut memiliki nilai resistivitas berkisar antara 6,72 Ωm hingga 323 Ωm, selanjutnya pada lintasan ketiga nilai resistivitas berkisar antara 58,1 Ωm hingga 323 Ωm. Pada lintasan keempat didapat nilai resistivitas berkisar antara 111 Ωm hingga 323 Ωm, dengan kedalaman gambut mencapai lebih dari 5 meter. Lapisan selanjutnya yang ditemukan yaitu lempung dengan nilai resistivitas 6,72 Ωm hingga 58,1 Ωm dengan kedalaman mulai dari 2 sampai 9 meter. Validasi telah dilakukan menggunakan data bor dan didapat hasil pengeboran tanah gambut mencapai kedalaman lebih dari 5 meter. Hasil pengeboran ini sesuai dengan hasil penampang 2 dimensi menggunakan konfigurasi Wenner-Schlumberger pada masing-masing lintasan yang mendapatkan lapisan tanah gambut mencapai kedalaman hingga 5 meter.
PENENTUAN DOSIS RADIASI LINAC MENGGUNAKAN APLIKASI MCNPX PADA JARINGAN LUNAK DENGAN PENYISIPAN PARU-PARU, PANKREAS DAN TULANG BELAKANG Medina, Alfiarani; Arianto, Fajar
PRISMA FISIKA Vol 12, No 2 (2024)
Publisher : FMIPA, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/pf.v12i2.77133

Abstract

Dalam proses radioterapi, distribusi dosis yang akan diterima pasien perlu diestimasi terlebih dahulu sebelum dilakukan penyinaran agar pemanfaatan terapi radiasi dapat optimal. Perhitungan dosis radiasi tersebut dapat disimulasikan dengan program MCNPX. Dalam penelitian ini, karakteristik kurva Percentage Depth Dose (PDD) dan distribusi dosis serap pada organ pankreas serta tulang belakang dihitung berdasarkan simulasi dengan MCNPX. Phantom yang digunakan adalah jenis ORNL-MIRD phantom (1996 version) yang telah dimodifikasi. Phantom nonhomogen disisip dengan organ paru-paru di kedalaman 5,0-14,0 cm, pankreas, dan tulang belakang. Luas lapangan radiasi 10×10 cm2, arah penyinaran radiasi Anterior-Posterior (AP). Penelitian dilakukan dengan variasi Source Surface Distance (SSD) sebesar 95,0 cm, 97,5 cm, 100 cm, 102,5 cm, dan 105 cm. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakteristik kurva PDD phantom homogen mengalami peningkatan hingga kedalaman 2,0 cm untuk seluruh SSD. Kurva PDD kemudian mengalami penurunan secara eksponensial. Kurva PDD untuk phantom nonhomogen menunjukkan perbedaan pola di daerah sebelum paru-paru, di paru-paru, dan setelah paru-paru. Selanjutnya, distribusi dosis serap terendah untuk organ pankreas dan tulang belakang didapatkan saat menggunakan SSD 105 cm. Manfaat dari temuan ini adalah dapat membantu memaksimalkan kinerja pada proses Treatment Planning System (TPS).
Analisis Dosis Radiasi dan Pembuatan Kalkulator Risiko Kanker Berbasis Website pada Pemeriksaan CT Scan Thorax Al Sahid, Siti Azziza; Hasanuddin, Hasanuddin; Zulkifli, Zulkifli
PRISMA FISIKA Vol 12, No 2 (2024)
Publisher : FMIPA, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/pf.v12i2.78958

Abstract

Computed tomography thorax  atau CT  thorax  semakin banyak dilakukan di rumah sakit dalam rangka mendeteksi kelainan paru-paru dan organ pada dada lainnya.  Selama  scanning,  pasien akan menerima dosis tertentu. Estimasi dosis radiasi yang diterima pasien bisa dilihat pada komputer CT  Scan  berupa nilai  Computed Tomography Dose Index  (CTDI).  Penelitian ini dilakukan untuk analisis dosis radiasi dan risiko yang akan diterima pasien pada pemeriksaan CT  scan thorax  dengan kuat arus dan usia pasien yang berbeda. Selain itu, dilakukannya pembuatan kalkulator risiko kanker pada pemeriksaan CT  scan  untuk mempermudah operator melakukan evaluasi dan mahasiswa yang ingin melakukan studi besar risiko yang diterima pasien dengan dosis tertentu.  Dosis efektif pada pemeriksaan CT  scan thorax  di RSUD dr.  Soedarso berkisar antara  0,85 mSv hingga 5,3 mSv dengan rata-rata 3,15 mSv dan besar risiko kanker berkisar antara 0,004% hingga 0,001%. Semakin besar kuat arus yang diberikan, maka semakin besar dosis radiasi dan risiko yang akan diterima pasien karena kuat arus berpengaruh terhadap kuantitas sinar-X.

Page 1 of 1 | Total Record : 5