cover
Contact Name
Hasanuddin
Contact Email
prismafisika@physics.untan.ac.id
Phone
+65895372682757
Journal Mail Official
prismafisika@physics.untan.ac.id
Editorial Address
Kantor Jurusan Fisika, Komplek Fakultas MIPA, Universitas Tanjungpura Jl. Proff. Dr. Hadari Nawawi
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
PRISMA FISIKA
ISSN : 23378204     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Science, Education,
Jurnal ini berisi publikasi ilmiah hasil penelitian di bidang fisika baik yang bersifat teoritis maupun terapan.
Articles 17 Documents
Search results for , issue "vol. 10 no. 2 (2022)" : 17 Documents clear
Aplikasi Metode Vertical Electrical Sounding untuk Identifikasi Sebaran Intrusi Air Laut di Pesisir Desa Sungai Duri, Kabupaten Bengkayang Fadjryan Fadjryan; Muhardi Muhardi; Radhitya Perdhana
PRISMA FISIKA Vol. 10 No. 2 (2022)
Publisher : FMIPA, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/pf.v10i2.57165

Abstract

Desa Sungai Duri merupakan salah satu desa di Kabupaten Bengkayang yang berada di daerah pesisir. Keberadaan air bersih masih menjadi masalah di daerah pesisir, karena sumur yang telah dibuat masih menghasilkan air payau hingga asin. Tujuan pada penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi sebaran intrusi air laut di Pesisir Desa Sungai Duri, Kabupaten Bengkayang. Metode yang digunakan adalah metode geolistrik vertical electrical sounding (VES) di lima titik pengukuran dengan bentangan masing-masing 500 m. Intrusi air laut di lokasi penelitian tersebar hingga ±230 m dari garis pantai. Intrusi air laut juga teridentifikasi di titik 1 pada kedalaman 4.68 m "“ 11.8 m, titik 2 pada kedalaman 3.72 m "“ 9.81 m, titik 3 pada kedalaman 5.32 m "“ 9.92 m, dan titik 5 pada kedalaman 7.61 m- 18.3 m. Intrusi di daerah penelitian ini disebabkan karena kondisi litologi yang didominasi oleh material pasir.
Karakterisasi Bioplastik dari Pati Limbah Kulit Pisang Dengan Penambahan ZnO dan Gliserol
PRISMA FISIKA Vol. 10 No. 2 (2022)
Publisher : FMIPA, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/pf.v10i2.54694

Abstract

Penelitian terhadap pengaruh penambahan ZnO pada sifat fisis dan mekanis bioplastik berbahan utama pati kulit pisang sebagai alternatif pengganti plastik konvensional yang sulit terurai oleh tanah telah dilakukan. Bahan penyusun bioplastik terdiri dari ZnO sebagai filler, dan pati kulit pisang sebagai matriks dengan tambahan gliserol sebagai katalis dan air sebagai media pencampur bahan. bioplastik dibuat dengan fraksi perbandingan massa pati, gliserol dan air 5 g: 2,5 ml: 100 ml dan penambahan ZnO sebanyak 0, 0,5, 1, 1,5 dari perbandingan fraksi massa total bioplastik. Hasil pengujian daya serap air dan biodegradabilitas telah memenuhi standar ASTM D 638-02 dan ASTM 5336, sementara pada pengujian kuat tarik dan elongasi belum memenuhi standar yang ditentukan. Nilai optimum diperoleh pada penambahan ZnO sebanyak 20% dengan daya serap air sebesar 22,59 %, kuat tarik dan elongasi sebesar 14,76 MPa dan 115,1% serta kehilangan berat sebesar 57,62%.
Identifikaso Keberadaan Gas Biogenik Menggunakan Metode Geolistrik Tahanan Jenis 2D di Stasiun Klimatologi Kelas II Kecamatan Jongkat Kabupaten Mempawah
PRISMA FISIKA Vol. 10 No. 2 (2022)
Publisher : FMIPA, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/pf.v10i2.54738

Abstract

Penelitian mengenai identifikasi keberadaan gas dibawah permukaan dangkal dengan menggunakan metode geolistrik konfigurasi wenner-schlumberger telah dilakukan di Stasiun Klimatologi Kelas II Jongkat. Identifikasi ini dilakukan dengan menggunakan 5 lintasan geolistrik dan pengolahan data menggunakan res2dinv. Hasil pengambilan data pada 5 lintasan memiliki nilai resistivitas 0,2 Ωm hingga 100 Ωm di interpretasikan sebagai lempung dan nilai resistivitas batuan 100 Ωm hingga 285 Ωm di interpretasikan sebagai pasir dengan kedalaman yang beragam. Material yang memicu adanya gas biogenik adalah endapan gambut, gambut adalah bahan organik setengah lapuk yang terakumulasi di permukaan tanah. Pada penelitian ini ditemukan lapisan penampung gas (Reservoar). Material yang di duga sebagai tempat penampung atau penyimpan gas adalah pasir. Dimana penampung gas ini tidak dapat keluar karena di apit oleh lapisan yang memiliki permeabelitas yang sangat rendah yaitu lempung.
Model Relativistik Struktur Bintang dengan Profil Kerapatan Kuadratik
PRISMA FISIKA Vol. 10 No. 2 (2022)
Publisher : FMIPA, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/pf.v10i2.54855

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui profil tekanan bintang relativistik menggunakan persamaan tekanan Oppenheimer-Volkoff yang diperoleh dari penyelesaian persamaan medan gravitasi Einstein menggunakan metode analitik. Penelitian ini menjelaskan bahwa tekanan bintang dipengaruhi oleh profil kerapatan yang berkurang secara kuadratik seiring bertambahnya jarak (r) dari inti bintang. Untuk membantu perhitungan tekanan bintang dengan profil kerapatan kuadratik, maka digunakanlah metode numerik Runge-Kutta Orde 4. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tekanan maksimum terjadi di inti bintang dan semakin berkurang seiring bertambahnya jarak r dari inti bintang hingga di permukaan bintang, tekanan bernilai nol. Berdasarkan profil tekanan yang telah diperoleh, sebuah bintang relativistik harus memiliki batasan massa dan jari-jari minimum agar tetap berada dalam kesetimbangan hidrostatis. Melalui perhitungan analitik, sebuah bintang bermassa M dan berjari-jari R harus memenuhi syarat dan agar tetap stabil. Jika terdapat sebuah bintang yang tidak memenuhi syarat batas ini, maka gravitasi bintang tersebuh sangatlah besar dan tidak akan mampu diimbangi oleh tekanan dari energi yang dihasilkannya sehingga bintang tersebut mengalami keruntuhan gravitasi yang begitu cepat.
Penentuan Status Mutu Air Sungai Kapuas Menggunakan Metode Storet dan Logika Fuzzy Mamdani
PRISMA FISIKA Vol. 10 No. 2 (2022)
Publisher : FMIPA, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/pf.v10i2.55246

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang penentuan status mutu air sungai kapuas menggunakan metode storage and retrieval (STORET) dan logika fuzzy mamdani. Penelitian ini menggunakan data parameter fisika yang meliputi suhu, total suspended solids (TSS), dan kekeruhan serta parameter kimia yang meliputi derajat keasaman (pH), chemical oxygen demand (COD), nitrit, dan biochemical oxygen demand (BOD) dari tahun 2010 sampai dengan tahun 2018. Pada penelitian ini dilakukan perbandingan kualitas air sungai kapuas antara metode STORET dan logika fuzzy mamdani. Metode fuzzy mamdani digunakan untuk mengklasifikasikan kualitas air sungai ke dalam empat kelas yaitu memenuhi baku mutu (kondisi baik), tercemar ringan, tercemar sedang, dan tercemar berat dan metode STORET digunakan sebagai pembandingnya. Dari hasil yang diperoleh, didapatkan bahwa akurasi metode fuzzy mamdani terhadap hasil perhitungan metode STORET adalah sebesar 88,89 %. Kata Kunci : Status Mutu Air, Metode STORET, Logika Fuzzy Mamdani
Identifikasi Struktur Bawah Permukaan Daerah Panas Bumi dengan Metode Magnetik di Daerah Tarutung Bagian Selatan dan Sekitarnya, Provinsi Sumatra Utara
PRISMA FISIKA Vol. 10 No. 2 (2022)
Publisher : FMIPA, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/pf.v10i2.55463

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang identifikasi struktur bawah permukaan daerah panas bumi melalui pemodelan 2D metode magnetik di daerah Tarutung bagian Selatan dan sekitarnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui struktur lapisan bawah permukaan pada lokasi manifestasi panas bumi di daerah penelitian. Pemodelan 2D dilakukan berdasarkan hasil anomali magnetik regional dan didukung oleh informasi geologi daerah tersebut. Penggunaan metode kontinuasi ke atas pada data anomali magnetik menghasilkan nilai anomali magnetik regional mulai dari -86,7 nT hingga 108,9 nT yang berasosiasi dengan terdapatnya sesar dan mata air panas. Daerah prospek ini didominasi oleh batuan andesit dan aglomerat berasal dari Formasi Gunung Api Toru (Tmvo) dan batuan tufa berasal dari Satuan Tufa Toba (Qvt). Lebih lanjut, pemodelan 2D pada penampang sayatan A-A"™, sayatan B-B"™, sayatan C-C"™, dan sayatan D-D"™ menguatkan hasil interpretasi sebelumnya terkait keberadaan struktur sesar. Terdapat 3 perlapisan batuan untuk setiap profil pada sayatan, yaitu andesit dan aglomerat, cap rock (tufa dan aluvium) sebagai tempat keluarnya air panas, dan zona reservoir yaitu batu pasir. Proses demagnetisasi akibat alterasi hidrotermal ditunjukkan oleh adanya bagian dari daerah penelitian yang memiliki nilai suseptibilitas kecil.
Variasi Harian Komponen H Medan Magnet Bumi Di Wilayah Ekuator Pada Saat Badai Geomagnetik (Studi Kasus: 1 September 2019 dan 20 April 2020)
PRISMA FISIKA Vol. 10 No. 2 (2022)
Publisher : FMIPA, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/pf.v10i2.55549

Abstract

Dampak aktivitas tidak beraturan di matahari dapat menimbulkan berbagai fenomena cuaca antariksa, salah satunya badai geomagnetik. Badai geomagnetik yang terjadi di ruang lingkup wilayah ekuator bumi dapat meningkatkan eksistensi arus cincin. Konsekuensinya, sistem arus ionosfer menjadi termodifikasi dan berpotensi mengakibatkan perubahan secara impulsif pada nilai variasi harian komponen H medan magnet bumi yang umumnya ditandai dengan penurunan tajam. Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengetahui variasi harian komponen H medan magnet bumi di wilayah ekuator pada saat badai geomagnetik, tepatnya tanggal 1 September 2019 maupun 20 April 2020. Metode yang digunakan adalah metode variasi harian medan magnet bumi dan analisis deskriptif kuantitatif. Penelitian ini menggunakan data nilai komponen H medan magnet bumi dari Stasiun BPAA Pontianak"“LAPAN beserta data aktivitas geomagnetik, seperti indeks Kp, Dst, SYM-H, katalog IQD"™s dan Top 50 Geomagnetic Storm.Berdasarkan hasil analisis komparatif yang diperoleh dengan beragam jenis informasi aktivitas geomagnetik, teridentifikasi bahwa kedua studi kasus merupakan badai berkekuatan kecil (Kpmax=5) hingga sedang (Dstmin>-50). Kedua badai tersebut terjadi ketika fase minimum bintik matahari siklus Ke-24/Ke-25 dan berkaitan dengan CME. Dalam kasus pertama, 1 September 2019, terjadi penurunan tajam pada parameter komponen dan sebesar -66,8 nT dan -55,6 nT, sedangkan dalam kasus kedua, 20 April 2020,tercatat sebesar -143,5 nT dan -186,7 nT. Masing-masing kasus memiliki tipe badai yang berbeda, yaitu 1 September 2019 tipe SG dan 20 April 2020 tipe SSC. Penelitian ini dapat dimanfaatkan pihak surveyor geofisika untuk mengidentifikasi badai geomagnetik dan sebagai langkah awal untuk mitigasi dampak arus GIC akibat badai geomagnetik.
Identifikasi Struktur Bawah Permukaan Menggunakan Data Anomali Magnetik Lembar Kupang
PRISMA FISIKA Vol. 10 No. 2 (2022)
Publisher : FMIPA, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/pf.v10i2.55571

Abstract

Telah dilakukan identifikasi struktur bawah permukaan menggunakan data anomali magnetik pada daerah Kupang, Nusa Tenggara Timur dengan koordinat 10 °7"™6,3" - 10 °23"™9,2" LS dan 123 °30"™0,8" "“ 123 °48"™2,9" BT. Data yang digunakan dalam penelitian merupakan data sekunder yang diperoleh dari Pusat Survei Geologi (PSG) Bandung. Data magnetik diolah menggunakan transformasi reduksi ke kutub, transformasi kontinuasi ke atas kemudian dilakukan pemodelan 3D yang bertujuan untuk mengetahui struktur bawah permukaan. Model 3D suseptibilitas daerah penelitian memiliki nilai suseptibilitas antara -0,0051 hingga 0,0068 SI. Berdasarkan hasil penampang 2D dari model 3D pada tiga sayatan disusun oleh batu gamping, batu lempung, dan batu pasir, batu serpih. Pada setiap penampang diduga terdapat mineral yang bersifat non-magnetik yaitu mineral kuarsa dan mineral kalsit.Kata Kunci : Metode magnetik, reduksi ke kutub, kontinuasi ke atas, Pemodelan 3D, Kupang
Interpretasi Kualitatif Sebaran Batuan di Kabupaten Belu dan Sekitarnya Berdasarkan Data Anomali Magnetik
PRISMA FISIKA Vol. 10 No. 2 (2022)
Publisher : FMIPA, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/pf.v10i2.55586

Abstract

Telah dilakukan interpretasi kualitatif terhadap sebaran batuan di Kabupaten Belu dan sekitarnya berdasarkan data anomali magnetik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui keberadaan sebaran batuan berdasarkan anomali medan magnet residual. Data anomali magnetik masih mengandung anomali medan magnet regional dan residual. Pemisahan kedua anomali tersebut menggunakan metode kontinuasi ke atas. Anomali medan magnet residual pada daerah penelitian menunjukkan nilai anomali berkisar antara -167,6 nT hingga 89,9 nT dengan dugaan terdapat sebaran penyusun batuan yang lebih tua anomali tinggi dengan rentang nilai 21,9 nT hingga 89,9 nT yang diduga mencerminkan adanya keterdapatan penyusun batuan yang lebih tua diantaranya berasal dari Formasi Bisane, Formasi Aitutu dan Formasi Maubisse. Anomali menengah dengan rentang nilai 58,4 nT hingga 16,8 nT yang diduga mencerminkan adanya batuan malihan pada formasi Noele serta anomali rendah dengan rentang nilai -167,6 nT hingga -65,1 nT yang diduga mencerminkan adanya endapan aluvium.
Analisis Tingkat Kebisingan Pada Area Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) Wilayah Kabupaten Kubu Raya
PRISMA FISIKA Vol. 10 No. 2 (2022)
Publisher : FMIPA, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/pf.v10i2.55633

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang tingkat kebisingan di lokasi pembangkit listrik tenaga diesel (PLTD) wilayah kabupaten Kubu Raya Kalimantan Barat. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui tingkat kebisingan dan tingkat polusi kebisingan di area PLTD wilayah kabupaten Kubu Raya. Metode pengukuran yang digunakan mengacu ke pada nilai ambang batas (NAB) kebisingan menurut Surat Keputusan Menteri Lingkungan Hidup No.48/MENLH/11/1996. Alat yang digunakan untuk pengukuran tingkat kebisingan adalah Sound Level Meter. Pengambilan data dilakukan di area PLTD pada hari Jum"™at, Sabtu dan Minggu selama 24 jam. Titik intensitas kebisingan yang paling tinggi berdasarkan jarak tingkat kebisingan semakin jauh jarak pengukuran maka semakin rendah nilai tingkat kebisingannya dan berdasarkan waktu pengukuran siang nilai tingkat kebisingan lebih tinggi dari pada pengukuran malam. Tingkat polusi kebisingan (LNP) pada area PLTD wilayah kabupaten Kubu Raya di semua titik selama 24 jam memiliki nilai intensitas kebisingan berkisar 66,6 "“ 86,3 dB melebihi nilai ambang batas dan dikategorikan normal tidak dapat diterima

Page 1 of 2 | Total Record : 17