cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
Jurnal Curvanomic
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 868 Documents
PENGARUH INFLASI, PRODUK DOMESTIK BRUTO (PDB) DAN JUMLAH UANG BEREDAR (M2) TERHADAP DANA PIHAK KETIGA PADA BANK PEMBIAYAAN RAKYAT SYARIAH DI INDONESIA B01112099, Ilham Santoso
Jurnal Curvanomic Vol 6, No 2 (2017): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan
Publisher : Jurnal Curvanomic

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK   Penelitian ini bertujuan menguji pengaruh inflasi, produk domestik bruto (PDB) dan jumlah uang beredar (M2) terhadap dana pihak ketiga pada bank pembiayaan rakyat syariah di Indonesia. Variabel bebas dalam penelitian terdiri dari inflasi (X1), produk domestik bruto (X2) dan jumlah uang beredar (X3). Sedangkan variabel terikat yakni dana pihak ketiga (Y). Sumber data penelitian ini didapatkan dari situs Bank Indonesia, OJK, BPS dan KEMENDAG, yaitu delapan tahun dimulai dari periode tahun 2008 sampai 2015. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dan data dianalisis menggunakan model regresi linear berganda. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa inflasi berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap dana pihak ketiga pada bank pembiayaan rakyat syariah di Indonesia, produk domestik bruto berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap dana pihak ketiga pada bank pembiayaan rakyat syariah di Indonesia, jumlah uang beredar (M2) berpengaruh positif dan signifikan terhadap dana pihak ketiga pada bank pembiayaan rakyat syariah di Indonesia.     Kata Kunci: Inflasi, Produk Domestik Bruto, Jumlah Uang Beredar (M2), Dana Pihak Ketiga.
Pengaruh Dana Perimbangan Terhadap Pertumbuhan Ekonomi dan Tingkat Ketimpangan Pendapatan Kabupaten/ Kota di Provinsi Kalimantan Barat Butar Butar, Benediktus Ricky
Jurnal Pembangunan dan Pemerataan Vol 8, No 3 (2019): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnin Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan menganalisis Pengaruh Dana Perimbangan Terhadap Pertumbuhan Ekonomi dan Tingkat Ketimpangan Pendapatan Kabupaten/ Kota di provinsi Kalimantan Barat pada tahun 2013-2017. Penelitian ini tergolong sebagai penelitian klausal, dimana desain klausal berguna untuk mengukur hubungan-hubungan antar variabel riset atau berguna untuk menganalisis bagaimana suatu variabel  mempengaruhi variabel lain. Penelitian ini menggunakan data sekunder yang dengan  periode  observasi dari tahun 2013-2017. Data yang digunakan bersumber dari Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kalimantan Barat  maupun publikasi lainnya yang terkait. Analisis  yang  digunakan  adalah analisis  regresi  sederhana (Simple Analysis Regression) yang diolah melalui program eviews 8. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dana perimbangan berpengaruh positif namun tidak berpengaruh secara signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi. Hal tersebut berdasarkan hasil uji t statistik yang menunjukkan probabilitas sebesar 0.6692  lebih besar dari taraf signifikan 5% atau 0,05 dan nilai koefisien sebesar 0.054009. Kemudian pada pengujian berikutnya menunjukkan hasil bahwa dana perimbangan berpengaruh negatif dan signifikan terhadap tingkat ketimpangan pendapatan dimana hasil uji t statistik menunjukkan angka probabilitas sebesar 0,0229  lebih kecil dari taraf signifikan 5% atau 0,05 dan nilai koefisien sebesar -2,340395. Kata Kunci: Dana Perimbangan, Pertumbuhan Ekonomi, Tingkat Ketimpangan   Pendapatan. RINGKASAN Pengaruh Dana Perimbangan Terhadap Pertumbuhan Ekonomi dan Tingkat Ketimpangan Pendapatan Kabupaten/ Kota di ProvinsiKalimantan Barat 1)   Latar BelakangKesejahteraan suatu negara pada umumnya ditentukan oleh berbagai macam faktor. Dalam penelitian ini akan dikaji bagaimana dana perimbangan mempengaruhi pertumbuhan ekonomi dan tingkat ketimpangan pendapatan yang mana kedua variabel terikat ini menjadi salah satu tolak ukur kesejahteraan masyarakat. Dari berbagai penelitian yang telah dilakukan kedua variabel ini saling berhubungan negatif yang artinya apabila pertumbuhan ekonomi meningkat maka ketimpangan pendapatan masyarakat akan menurun. Pertumbuhan ekonomi dan pemerataan juga merupakan masalah pokok yang dihadapi oleh setiap negara yang sedang berkembang dalam usaha pembangunan yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan penduduknya. Oleh karena itu, dalam penelitian ini akan dikaji secara lebih lanjut mengenai hubungan dan keterkaitan antar variabel yang ada dalam penelitian ini. 2)   Permasalahan Apakah dana perimbangan berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi Kabupaten/ Kota di Provinsi Kalimantan Barat?Apakah dana perimbangan berpengaruh signifikan terhadap tingkat ketimpangan pendapatan Kabupaten/ Kota di Provinsi Kalimantan Barat?Seberapa besar kontribusi dana perimbangan dalam mempengaruhi  pertumbuhan ekonomi dan tingkat ketimpangan pendapatan di Provinsi Kalimantan Barat? 3)   Tujuan PenelitianUntuk menganalisis dan mengetahui pengaruh dana perimbangan terhadap pertumbuhan ekonomi di provinsi Kalimantan BaratUntuk menganalisis dan mengetahui pengaruh dana perimbangan terhadap tingkat ketimpangan pendapatan di provinsi Kalimantan BaratUntuk mengetahui seberapa besar kontribusi dana perimbangan dalam mempengaruhi pertumbuhan ekonomi dan tingkat ketimpangan pendapatan di provinsi Kalimantan Barat. 4)   Metode PenelitianPenelitian ini bertujaun untuk mendapatkan bukti empiris atau menguji penjelasan sebab dan akibat yang berbentuk berbentuk regresi berganda. Dan penelitian ini menunjukkan arah hubungan antara variabel bebas dengan variabel terikat disamping mengukur kekuatan hubungannya. Penelitian ini  menggunakan  data  sekunder  dengan  periode  observasi 2013-2017. Data yang digunakan bersumber dari Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kalimantan Barat  maupun publikasi lainnya yang terkait. Analisis  yang  digunakan  adalah analisis  regresi  sederhana data  panel  dengan  model  regresi  Fixed Effect.  Data  diolah dengan menggunakan Eviews 8. 5)   Hasil dan PembahasanHasil  penelitian  menunjukkan  bahwa dana perimbangan berpengaruh  positif  dan tidak berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi dengan koefisien 0,712196 dan nilai probabilitas sebesar 0,4794..  Dana perimbangan berpengaruh  negatif  dan signifikan terhadap tingkat ketimpangan pendapatan dengan koefisien sebesar  -2,316200 dan  nilai probabilitas  uji t statistik yaitu 0.0243 atau lebih kecil dari taraf signifikan 5% atau sebesar 0,05. 6)   Kesimpulan dan RekomendasiKesimpulanPengaruh dana perimbangan terhadap pertumbuhan ekonomi menunjukkan pengaruh yang tidak signifikan dan bernilai positif sedangkan pengaruh dana perimbangan terhadap tingkat ketimpangan pendapatan menunjukkan pengaruh yang signifikan dan bernilai negatif. Pada intinya alokasi anggaran memiliki peran penting dalam penanganan masalah dalam penelitian ini.     RekomendasiBerdasarkan hasil penelitian dari Pengaruh Dana Perimbangan Terhadap Pertumbuhan Ekonomi dan Tingkat Ketimpangan Pendaparan di Kabupaten/Kota Provinsi Kalimantan Barat tahun 2013-2017 diharapkan pemerintah lebih tepat dalam pengalokasian dana perimbangan khususnya dana alokasi umum agar bisa dialokasikan untuk berbagai belanja yang produktif dan juga pada belanja yang dapat mempengaruhi faktor-faktor pertumbuhan ekonomi seperti pengembangan kualitas teknologi dan peningkatan produktivitas masyarakat. Selain itu diharapkan agar pemerintah daerah tetap dapat menjaga dan mengontrol angka ketimpangan pendapatan dan diharapkan pemerintah daerah juga dapat bisa lebih menekan angka gini ratio ke dalam kategori yang lebih baik. DAFTAR PUSTAKA Abduh, M. (2013). Analisis Pengaruh Dana Perimbangan Terhadap Pertumbuhan Ekonomi dan Disparitas Pendapatan Wilayah di Provinsi Kalimantan Selatan. Skripsi S1 dipublikasikan oleh Universitas Hasanudin. Agus, S. (2004). Pengantar Teori Pembangunan. Malang: Universitas Negeri Malang. Amir, T. (2012). Manajemen Strategik Konsep dan Aplikasi. Jakarta: Rajawali. Akai, N., & Sakata, M. (2005). Fiscal Decentralization, Commitment, and Regional Inequality: Evidence fram Statel-level Cross-sectional Data for the United States. CIRJE-F-315. Arafia, D., & Firman, T. (2012). Dampak Dana Perimbangan Pada Era Desentralisasi Terhadap Kesenjangan Antar Wilayah di Indonesia. Jurnal  Perencanaan Wilayah dan Kota SAPPK. Aryanto, R. (2011). Analisis Kemandirian Keuangan Daerah dan Pertumbuhan Ekonomi Kabupaten/Kota di Sumatera Selatan. Jurnal Ilmiah Vol.3, No.2. A.W., Widjaja. (2002). Komunikasi dan Hubungan Masyarakat. Jakarta : PT. Bumi Aksara. Azzumar, R. (2011). Pengaruh Pendapatan Asli Daerah, Investasi  Swasta dan Tenaga Kerja Terhadap Pertumbuhan Ekonomi. Skripsi. Universitas Semarang. Badan Pusat Statistik. (2014 – 2018). Kalimantan Barat Dalam Angka. Kalimantan Barat: Badan Pusat Statistik. Bahl, W. (2003). Intergovernmental Trasnfer The Vertical Sharing Dimensions. Journal Economics. Baldwin, R., E. (1986). Pembangunan dan Pertumbuhan Ekonomi, terjemahan        St.Dianjung. Jakarta: PT Bina Aksara. Bonet, J. (2006). Fiscal Decentralization and Regional Income Disparities        Evidence from the Colombian Experience. Springer Verlag. Deininger, K., & L., Squire. (1998). New Ways of Looking at Old Issues: Inequality and Growth. Journal of Development Economics, Vol. 57.   Fattah, S., & Irman. (2012). Analisis Ketergantungan Fiskal Pemerintah Daerah di Provinsi Sulawesi Selatan Pada Era Otonomi Daerah Periode 2001-2008. Jurnal Universitas Pesantren Tinggi Darul ‘Ulum. Vol. 1, No. 2. Gujarati, D. (2001). Ekonometrika Dasar. Jakarta: Erlangga. Halim, A., & Jamal, A., N. (2006).  Kajian tentang Keuangan Daerah Pemerintah Kota Malang. Jurnal Manajemen Usahawan, No.6. Hamzah, F., Rosyadi, & Kartika, M. (2017). Pengaruh Pengeluaran Pemerintah Bidang Pendidikan, Gender Gap dan Pendapatan Per Kapita terhadap Ketimpangan Pendidikan dan Ketimpangan Pendapatan Kabupaten/ Kota di Provinsi Kalimantan Barat. Jurnal Ekonomi Bisnis dan Kewirausahaan, Vol. 6, No. 2. Hanif, N. 2007. Teori dan Praktik Pemerintahan dan Otonomi Daerah. Jakarta: Grasindo. Hasibuan, M., S., P. (2003). Manajemen Sumber Daya Manusia. Jakarta: Bumi Aksara. Hassan, M. (2015). Pengaruh Dana Transfer Pusat Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Daerah Kabupaten/ Kota Provinsi Sulawesi Selatan. Jurnal  Economics. Herlina, R. (2005). Pendapatan Asli Daerah. Jakarta: Arifgosita. Herrick, B., & Charles, P., K. (1988). Ekonomi Pembangunan (terjemahan Drs. Komarudin). Jakarta: Bina Aksara. Jhingan, M., L. (1999). Ekonomi Pembangunan dan Perencanaan. Edisi keenam         belas. Jakarta: Rajawali Pers. Kuncoro, M. (2006). Ekonomi Pembangunan. Jakarta: Penerbit Salemba Empat. Kuznets, P., S. (1971). Contributions to Economics. The Swedish Journal of         Economics. No. 73, ISSN 444 - 459. Lubis, A., F., & Syahputra, A. (2008). Pedoman Penulisan Proposal dan Tesis. Medan: Program Magister Akuntansi Sekolah Pascasarjana USU. Maidar, R., Masbar, R., & M, Nasir. Analisis Tingkat Ketimpangan PendapatanAntar Kabupaten di Provinsi Aceh Periode 2002-2015. Jurnal. Mardiasmo. (2002). Otonomi dan Manajemen Keuangan Daerah. Yogyakarta. Maqin, A. 2011. Pengaruh Kondisi Infrastruktur Terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Jawa Barat. Bandung: Trikonomika. Meier, G., M. (1995). Leading Issues in Economic Development. New York, NY:        Oxford University Press. Meier, G. M., & Rauch, J., E. (2005). Leading Issues in Economic Development.        New York: Oxford University Press. Nurhuda, dkk. (2012).  Analisis Ketimpangan Pembangunan (Studi di Provinsi Jawa Timur Tahun 2005- 2011). Jurnal Administrasi Publik (JAP), Vol. 1, No. 4. Nurana,  A., & Muta’ali. (2010). Analisis Dampak Kebijakan Otonomi DaerahTerhadap Ketimpangan Perkembangan Wilayah di Kawasan   Ciayumajakuning. Jurnal. Ravallion, M., D., G. (1996). How Important to India’s Poor is Sektoral Composition of Economic Growth? The World Bank Economic Review: 10: 1-25. Rochana, H., S. (2013). Kesenjangan Ekonomi Antar Wilayah pada Era Otonomi       daerah di Indonesia. Jurnal. Rosmeli. (2011). Analisis Pengaruh Alokasi Dana Perimbangan  TerhadapKetimpangan Ekonomi Regional Provinsi Jambi. Jurnal Paradigma Ekonomika. Saleh, S. (1996). Statistik Induktif . Yogyakarta: UPP-AMP YKPN. Sianturi, Y., S. (2011). Dampak Desentralisasi Fiskal terhadap Ketimpangan Pendapatan Antar Wilayah (Studi Kasus Kabupaten/ Kota Provinsi Sumatera). Skripsi S1 dipublikasikan Fakultas Ekonomi Universitas Diponegoro. Sukirno, S. (2004). Makro Ekonomi Teori Pengantar. Jakarta: Raja Grafindo Perkasa. Sugiyono. (2006). Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta. Supriyanto. (2009). Metodologi Riset Bisnis. Jakarta. Tarigan, R. (2004). Perencanaan Pembangunan Wilayah. Jakarta: PT Bumi Aksara Tarigan, R. (2005). Ekonomi Regional-Teori dan Aplikasi Edisi Revisi.  Jakarta: Bumi Aksara. Tjokroamidjojo, B. (1986). Perencanaan Pembangunan. Jakarta: PT Gunung Agung.  Todaro, M., P., & Smith, S., C. (2003). Pembangunan Ekonomi di Dunia Ketiga (edisi kedelapan jilid I). Jakarta: Erlangga Todaro, M., P., & Smith, S., C. (2006). Pembangunan Ekonomi (edisi  kesembilan, jilid I). Jakarta: Erlangga Undang -undang nomor 22 tahun 1999 tentang “Pemerintahan Daerah. Undang -undang nomor 22 tahun 1999 tentang “Keuangan Pusat dan Daerah”. Undang -undang nomor 32 tahun 2004 tentang “Pemerintahan Daerah. Undang -undang nomor 33 tahun 2004 tentang “Perimbangan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah”. Undang -undang nomor 23 tahun 2014 tentang “Pemerintahan Daerah”. Valentiana, N., P., & Natha, I., K., S. (2014). Pengaruh Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan Dana Alokasi Umum terhadap Ketimpangan Distribusi Pendapatan. Jurnal Ekonomi Pembangunan. Wahyuni, H. (2004). Is There A Link Between Increased Growth And Reduced Income Inequality, Analysis Of Cross-Country Studies. Jurnal Ekonomi & Pendidikan, Vol. 1, No.1. Waluyo, J. (2004). Hubungan antara tingkat kesenjangan Pendapatan dengan pertumbuhan ekonomi: Suatu studi lintas negara. Jurnal Ekonomi Pembangunan, Vol. 9, No. 1. Warsito. (2001). Hukum Pajak. Jakarta: PT. Rajawali Grafindo Persada. Widarjono, A. (2013). Ekonometrika Pengantar dan Aplikasinya. Yogyakarta: Ekonosia Fakultas Ekonomi UII. Wie, T., K. (1981). Pemerataan, Kemiskinan, dan Ketimpangan. Jakarta: Sinar Harapan . 
INTERAKSI AKTIVITAS PERTOKOAN DAN PEDAGANG KAKI LIMA (PKL) DI KOTA PONTIANAK B21108029, EDY WIRANDA
Jurnal Pembangunan dan Pemerataan Vol 4, No 4 (2015): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnin Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini berjudul “Interaksi Aktifitas Pertokoan dan Pedagang Kaki lima (PKL) Di Kota Pontianak”. Tujuan meneliti ini adalah untuk megetahui bagaimana hubungan aktifitas atau kegiatan pertokoan terhadap pedagang kaki lima yang ada di Kota Pontianak  Jalan Gajah Mada dan Imam Bonjol. Metode penelitian ini menggunakan metode survey. Alat pengumpul data menggunakan data primer dan sekunder.Dari data yang didapat dari dinas perindusrtian dan perdagangan kota Pontianak  data pedagang kaki lima sebanyak 1.696 pedagang. Adapun sampel 80 responden .Dalam penelitian ini menggunakan analisis kualitatif. Dari analisis yang dilakukan, jenis interaksi yang terjadi antara pertokoan dan Pedagang Kaki Lima yaitu interaksi sosial, ekonomi dan interaksi waktu. Sedangkan bentuk interaksi sebagai berikut: Kerjasama atau mutualisme yaitu terjadinya pertukaran barang dagangan; Pertentangan (Conflict), konflik terbuka antara pertokoan dan PKL memang tidak terjadi namun dengan adanya laporan atau pengaduan dari pertokoan kepada aparat desa dan teguran pertokoan terhadap aktivitas PKL yang mengganggu aktivitas pertokoan dapat dikatakan adanya potensi konflik; Persesuaian (Accomodation), pertokoan menerima keberadaan PKL karena sama-sama mencari nafkah; Parasialisme, jika dilihat secara sepintas memang hanya PKL yang diuntungkan dengan beraktivitas di trotoar dan bahu jalan karena pendapatannya meningkat, dan pertokoan sebagai pihak yang paling dirugikan.
Keberlangsungan Usaha Mustahik Melalui Program Zakat Community Development Di Kabupaten Sambas B1061141011, Dedi B1061141011
Jurnal Pembangunan dan Pemerataan Vol 7, No 2 (2018): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnin Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKKEBERLANGSUNGAN USAHA MUSTAHIK MELALUI PROGRAM ZAKAT COMMUNITY DEVELOPMENT DI KABUPATEN SAMBASDedi KurniadiTujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui keberlangsungan usaha dan faktor apa yang mempengaruhi faktor keberlangsungan usaha mustahik melalui program ZCD (ternak kambing, pertanian lada, tenun songket) di Kabupaten Sambas. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu menggunakan kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Metode analisi yang digunakan dalam mengukur variabel keberlangsungan usaha adalah wawancara mendalam kemudian di deskriptifkan. Sementara untuk mengukur faktor –faktornya yang mempengaruhinya menggunakan quisoner dengan skala likert. Hasil analisis menunjukan bahwa keberlangsungan usaha musatahik mengalami keberhasilan. Dari 3 program tersebut hanya ternak kambing yang mengalami kegagalan. Faktor-faktor yang mepengaruhi keberlangsungan usaha mustahik adalah permodalan, SDM, produksi dan pemasaran. Namun, kegagalan ternak kambing terdapata pada faktor produksi sehingga mengakibatkan pemasaran tidak berfungsi karena kambing tersebut mengalami kematian. Berbeda dengan program pertanian lada dan tenun songket. Kedua program tersebut dapat mampu bersaing dan bertahan.Kata kunci : Keberlagsungan Usaha, Program Zakat Community DevelopmentDAFATAR PUSTAKAAdnan, & Kurniasih, E. (2000). Analisis Tingkat Kesehatan Perusahaan untuk Memprediksi Kebangkrutan dengan Pendekatan Altman. Jurnal Kuntansi dan Auditing Indonesia.Ahmad, S. R. (2003). Kualitas Sumber Daya Manusia. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama.Al-Haritsi, D. J. (2014). Fikih Ekonomi Umar Bin Al - Khatab. Jakarta: Pustaka Al Kautsar.Azwar, S. (2016). Metode Penelitian. Yogyakarta: Pustaka pelajar.BAZNAS. (2013). Pedoman Zakat Community Developmen. Jakarta: Divisi Pendistribusian dan Pendayagunaan.Beik, I. S. (2009). Analisis Peran Zakat Dalam Mengurangi Kemiskinan: Studi Kasus Dompet Dhuafa Republika. Jurnal Pemikiran dan Gagasan.Darsono, & ashari. (2005). Pedoman Praktis Memahami Laporan Keuangan. Yogyakarta: ANDI.Dwiyananda, O. M., & Mawardi, I. (2015). Pengaruh Produk, Harga, Tempat, Promosi Ritel Modern Terhadap Keberlangsungan Usaha Ritel Tradisional di Gresik. Jurnal Ekonomi Syariah Teori dan Terapan, 2 (9).Ernawati. (2016). Karakteristik Program Pemberdayaan Mustahik oleh Lembaga Amil Zakat Nasional Di Indonesia. Universitas Halu Oleo Kendari, 10 (2).Fahrini, H. F. (2016). Efektivitas Program Penyaluran Dana Zakat Profesi Dalam Bentuk Pemberian Beasiswa Bagi Siswa Muslim Kurang Mampu Oleh Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) di Kabupaten Tabanan Tahun 2015. Jurnal Program Studi Pendidikan Ekonomi, 7 (2).Gitosudarmo, I. (2000). Manajemen Pemasaran. Yogyakarta: BPFE UGM.Hakim, A. R., Arif, S., & Baisa, H. (2014). Peran Zakat Dalam Pembangunan Pendidika di Kota Bogor (Studi Kasus Pendayagunaan Zakat Bidang Pendidikan Dompet Peduli Umat Daarut Tauhid Cabang Bogor). Jurnal Ekonomi Islam, 5 (2).Handayani, N. (2007). Modal Sosial dan Keberlangsungan Usaha, Universitas Sebelas Maret, Indonesia.Hendri, N., & Suyanto. (2015). Analisis Model-Model Pendayagunaan Dana Zakat Dalam Pemberdayaan Masyarakat Miskin Kota Di Provinsi Lampung. Jurnal Akuntansi dan Bisnis, 11(2).Ibrahim, H., Amanah, S., Gani, D. S., & Purnaningsih, N. (2013). Analisis Keberlanjutan Usaha Pengrajin Ekonomi Kreatif Kerajinan Sutera Di provinsi sulawesi Selatan. Jurnal Teknologi Industri Pertanian.Indra, S. (2018). Economic Empowerment Model for the Poor Through Zakat Institution Under Maqashid Syariah Concept in West Kalimantan. Asian Journal of Social Science Studies; 3 (1).Kartasasmita, G. (1997). Administrasi Pembangunan. Jakarta: LP3ES.Kasim, M. A., & Siswanto , I. E. (2016). Analisis pendayagunaan Zakat Produktif Pada Program Pemberdayaan Masyarakat Di Wilayah Sukabumi. Jurnal Ekonomi Dan Perbankan Syariah .KEMENAG. (2013). Zakat Community Developmen model pengembangan zakat. Jakarta: Direktorat Pemberdayaan Zakat.Khaliq, A. (2012).Pendayagunaan Zakat, Infaq dan Sedekah Untuk Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Miskin Di Kota Semarang. Jurnal Rekayasa Ilmu Pengetahuan dan teknologi.Mujahidin, A. (2007). Ekonomi Islam. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.Murniati, R., & Beik, I. S. (2016). Pengaruh Zakat Terhadap Indeks Pembangunan Manusia dan Tingkat Kemiskinan Mustahik. Jurnal Muzara'ah, 2 (2).Nafiah, L. (2015). Pengaruh pendayagunaan Zakat Produktif Terhadap Kesejahteraan Mustahik pada Program Ternak Bergulir BAZNAS Kabupaten Gresik. Jurnal Hukum El Qist, 5 (1) .Nassar, F. (2014). Pengembangan dan Implementasi Zakat Wakaf Di Indonesia. Internasional Conference on Inclusiv Islamic Sector. Jakarta.Nazir, M. (2005). Metode Penelitian. Bogor: Ghalia Indonesia.Poerboyo, M. G. (2010). Implementasi Program Pengembangan Masyarakat Melalui Pola Kemitraan Pada Sektor Privat. Jurnal Universitas Lampung.Robert, M., & Jhon, J. (2002). Manajemen Sumber Daya Manusia. Jakarta: Salemba Empat.Saladin, D. (1991). Unsur-Unsur Inti Pemasaran Dan Manajemen Pemasaran. Bandung: Mandar Maju.Soetrisno, L. (1995). Menuju Masyarakat Partisipatif. Yogyakarta: Penerbit Kanisius.Sugiyono. (2005). Metode Penelitian Administrasi. Bandung: AlfabetaSugiyono. (2010). Memahami Metode Kualitatif. Bandung: Alfabeta.Suyitno. (2004). PerDesaan, Lingkungan dan Pembangunan. Bandung: PT Alumni.Wibowo, A. (2012). Analisis Keberlanjutan Usaha Dengan Metode Altman pada Koperasi Unit Desa (KUD) se - Kabupaten Kendal. Jurnal Manajemen.Widiastuti, T., & Rosyidi, S. (2015). Model Pendayagunaan Zakat Produktif Oleh Lembaga Zakat Dalam Meningkatkan Pendapatan Mustahiq. Jurnal Ekonomi dan Bisnis Islam. 
KINERJA PEREKONOMIAN KABUPATEN SINTANG B01110098, Ermi Megawati Megawati
Jurnal Pembangunan dan Pemerataan Vol 5, No 2 (2016): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnin Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research titled “Economic Performance in Sintang Regency”. This research aims to know and analyze economic performance (the pattern change of structure) Sintang Regency from 2008–2012. This research used the quantitative method which using analysis Klassen Typology and analysis Shift Share to know the performance of each sectors.Discourse of growth West Borneo Province where Sintang will be planned as the candidate capital of Kapuas Raya Province. Based on the calculation results using analysis of Klassen Typology and Shift Share, from nine sectors in Sintang Regency, actually even though sectors or sub sectors classified as advanced sector and potential sector, don’t show performance that it has always good, also otherwise contrary, that happened in sector or sub sectors classified as backward sectors or progress sector. The only sector classified as advanced sector and has good performance only sector of trade, hotel, and restaurant especially sub sector of wholesale and retail trade. Almost of progress sector, potential, and backward have not good performance even worse. So that, agriculture sector and forestry sector which classified as potential also has bad performance.Taxes that have been imposed in sector or sub sector in Sintang Regency for 2008–2012 only consist of 7 Regency or City taxes. The taxes are hotel taxes, restaurant taxes, entertainment taxes, advertisement taxes, street lighting taxes, non–metallic minerals and other stones, also Tax on Acquisition of Land and Buildings.Keywords: Economic Performance, Shift Share, Klassen Typology, EconomySectors, and Taxes of each sectors.
POLA PENGELUARAN TENAGA KERJA INDONESIA DI MALAYSIA, STUDI KASUS DI KUALA LUMPUR B01112038, Dewangga Ariansyah Ramadhan
Jurnal Pembangunan dan Pemerataan Vol 6, No 2 (2017): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnin Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Tenaga Kerja Indonesia (TKI) adalah sebutan untuk warga negara Indonesia yang tergolong penduduk kalangan ekonomi menengah ke bawah dan yang kurang dalam hal pendidikan yang bekerja di luar negeri seperti Malaysia, Timur Tengah, Taiwan, dan lainnya untuk jangka waktu tertentu dengan menerima upah. Setiap bulannya selalu ada pengeluaran rutin untuk memenuhi kebutuhan hidup saat berada di tempat mereka berkerja yaitu Malaysia. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tentang pola pengeluaran bulanan TKI, apakah upah yang mereka terima cukup untuk kebutuhan sekarang dan masa depan dan bagaimana mereka mengatur pola pengeluarannya agar mereka bisa menabung.Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif, menggunakan teknik analisis chi square. Sumber data diperoleh dari kuesioner dengan menggunakan metode accidental sampling. Upah (Y) tidak berpengaruh secara signifikan terhadap biaya makanan (X1), upah tidak berpengaruh secara signifikan terhadap biaya non makanan (X2), upah berpengaruh signifikan terhadap remitansi (X3). Kata Kunci: Pola Pengeluaran, TKI, Biaya Makanan, Biaya non makanan, Remitansi  
ANALISIS PRODUKSI PETANI KARET DI KECAMATAN SEKADAU HILIR KABUPATEN SEKADAU Dewi, Ely Karlina
Jurnal Pembangunan dan Pemerataan Vol 8, No 4 (2019): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnin Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini berjudul Analisis produksi petani karet di Kecamatan Sekadau Hilir Kabupaten Sekadau. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh luas lahan, banyaknya jumlah  pohon karet, tenaga kerja, intesitas sadap karet terhadap produksi karet di Kecamatan Sekadau Hilir Kabupaten Sekadau. Estimasi fungsi produksi menggunakan  analisis regresi liniear berganda dalam logaritma. Data yang dapat di olah menggunakan program SPSS. Sebanyak 33 responden dipilih sebagai sampel penelitian yang di tentukan secara acak dengan menggunakan rumus slovin diantara 50 petani karet di Kecamatan Sekadau Hilir Kabupaten Sekadau.Hasil penelitian ini menunjukan bahwa secara keseluruhan berbagai variabel independen yang meliputi luas lahan, pohon karet, tenaga kerja, dan intensitas sadap karet berpengaruh positif terhadap produksi. Luas lahan karet berhubungan positif dan berpengaruh signifikan terhadap produksi karet petani dengan koefisien 0,590dan nilai probabilitas 0,001. Banayaknya pohon karet berpengaruh positif dan berpengaruh signifikan terhadap produksi karet dengan koefisien 0,321 dan nilai probabilitas 0,032. Tenaga kerja berpengaruh positif dan berpengaruh tidak signifikan terhadap produksi karet denagan koefisien 0,020 dan nilai probabilitas 0,860. Intensitas sadap karet berhubungan positif dan berpengaruh tidak signifikan terhadap produksi karet dengan koefisien 0,072 dan nilai probabilitas 0,465. Adapun besar pengaruh dari faktor-faktor tersebut yaitu sebesar 72,7% berarti factor-faktor lainnya berpengaruh kecil yaitu sebesar 27,3%.Kata kunci : Produksi, Karet, Luas lahan, Banyak pohon, Tenaga kerja, Intensitas sadap karet. DAFTAR PUSTAKA Algifari. (2000). Analisis Regresi, Teori, Kasus, & Solusi. BPFE UGM, Yogyakarta. Arsyad, L. (2010). Ekonomi Pembangunan Edisi Ke-5. Yogyakarta: Unit Penerbit dan Percetakan STIM YKPN Yogyakarta Badan Pusat Statistik (2013). Sekadau Dalam Angka Tahun 2013.Sekadau: BPS Bangun, W. (2014). Teori Ekonomi Mikro. Bandung: PT Refika Aditama. Daniel.(2004). Pengantar Ekonomi Pertanian. Jakarta: Bumi Aksara. Hargianto, A., Rahayu, E. S., & Darsono. (2013). Analisis Peramalan Produksi Karet Di Pt Perkebunan Nusantara Ix (Persero) Kebun Batujamus Kabupaten Karanganyar. Agribusiness Review Vol 1, No 1, 45-64. Husinsyah. (2006). Kontribusi Produksi Petani Karet Di Desa Lalang Sembawa Kecamatan Sembawa Kabupaten Banyuasin. SKRIPSI,-. KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia). Pengertian Analisis. https://kbbi.web.id/analisis.html Kuncoro, M. (2010). Dasar-Dasar Ekonomika Pembangunan. Yogyakarta: UPP STIM YKPN. Misbahuddin, & Hasan, I. (2013). Analisis Data Penelitian Dengan Statistik. Jakarta: PT. Bumi Aksara.Muhammad, A. (2016). Masalah Kebijakan Pembangunan Pertanian. Diakses. http://muhammadayinulashar.blogspot.co.id/2016/03/masalah-kebijakan-pembangunan-pertanian.htmlMubyarto. (1989). Pengantar Ekonomi Pertanian. Jakarta: LP3ES. Mulyadi. (2014). Ekonomi sumber daya manusia perspektif pembangunan. Jakarta: Rajawali. Pujianti, R., & Antara, M. (2016). Analisis Produksi Karet Rakyat di Desa Pontangoa Kecamatan Lembo Raya Kabupaten Morowali Utara. Agrotekbis 4 (4), 485-490 Rahim, A., & Hastuti, D. R. (2008). Ekonomi Pertanian : pengantar, teori dan kasus. Depok: Penebar Swadaya. Setyawan, E., Subantoro, R., & Prabowo, R. (2016). Analisis Faktor Yang Berpengaruh Terhadap Produksi Karet Di Pt Perkebunan Nusantara Ix Kebun Sukamangli Kabupatrn Kendal. MEDIAGRO VOL. 12. NO.1, 35-44. Simanjuntak, P. J. (2001). Pengantar Ekonomi Sumber Daya Manusia. Jakarta Lembaga Penerbit FE UI. Siregar, S. (2011). Statistik Deskriptif untuk Penelitian: Dilengkapi Perhitungan Manual dan Aplikasi SPSS Versi 17. Jakarta:Rajawali Pers. Sisuanti, R., Mardiana, & Aqualdo, N. (2015). Analisis Produksi Tanaman Karet di Desa Terbangiang Kecamatan Bandar Petalangan Kabupaten Pelalawan. JOM FEKON Vol. 2 No. 1, 1-19.Sitanggang, E. (2011). Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Hasil Produksi Karet Di Ptpn Iii Kebun Sarang Giting, Kabupaten Serdang Bedagai. SKRIPSI,-. Sitindaon, H. (2013). Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Hasil Produksi Karet di Gunung Para Pt. Perkebunan Nusantara III. SKRIPSI,-. Soekartawi. (2005). Prinsip Dasar Ekonomi Pertanian, Teori ekonomi produksi dan Aplikasi. Jakarta :Rajawali. Sugiyono, (2016). Pengertian Non Probability Sampling. http://www.pengertian.com/pengertian-nonprobability-sampling.html Sugiyono. (2014). Metode Penelitian Bisnis, Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabheta. Sukirno, S. (2012). Makro Ekonomi Modern Perkembangan Pemikiran Dari Klasik Hingga Keynesian Baru. Jakarta: P.T Raja Grafindo Persada. Todaro, M. P., & Smith, S. C. (2006). Pembangunan Ekonomi Edisi Kesembilan Jilid 1. Jakarta: Erlangga. Wahyuni, S., Gunawan, I., & Bahar, E. (2013). Analisis Faktor Produksi Yang Mempengaruhi Pendapatan Petani Karet Di Desa Rambah Hilir Tengah Kecamatan Rambah Hilir Kabupatrn Rokan Hulu. Jurnal syngkai Vol. 1 No.2, 37-47. Widarjono, A. (2007). Ekonomrtrika Teori dan Aplikas untuk Ekonomi dan Bisnis. Ekonisia, Yogyakarta. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 13 Tahun 2003.Bab 1 pasal 1 ayat 2 Tentang Ketenagakerjaan.  Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 19 Tahun 2013 Tentang Perlindungan Dan Pemberdayaan Petani. Y Noviansyah,. & N Bariyah (2019). Analisis Usaha Tani Padi Teknologi Hazton Di Provinsi Kalimantan Barat (Studi khasus : Desa Peniraman, Kecamatan Sungai Pinyuh, Kabupaten Mempawah). JEBIK 7 (1), 1-19.
Pengaruh Tenaga Kerja Berpendidikan Tinggi dan Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) Terhadap PDRB Di Kabupaten/Kota Di Kalimantan Barat B01111029, Febrianto
Jurnal Pembangunan dan Pemerataan Vol 4, No 4 (2015): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnin Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan menganalisis pengaruh tenaga kerja berpendidikan tinggi  dan upah minimum terhadap PDRB di Kab/Kota di Kalimantan Barat. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan Metode explanatory research dengan menggunakan data kuantitatif berupa data panel (tahun 2011-2013). Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder yang diperoleh dari BPS dan juga jurnal sebagai pendukung penelitian ini. Metode regresi yang digunakan adalah dengan metode regresi linier berganda menggunakan alat bantu software e-views 6. Hasil analisa penelitian ini menunjukan bahwa variabel tenaga kerja berpendidikan tinggi dan upah minimum memiliki hubungan yang positif dan pengaruh yang signifikan terhadap PDRB di kab/kota di Kalimantan Barat selama periode 2011-2013. Hasil regresi menunjukan bahwa nilai R-squared dari variabel  tenaga kerja berpendidikan tinggi dan upah minimum terhadap PDRB memiliki nilai sebesar 0,1769 atau 17,69 persen yang berarti 17,69 persen tingkat PDRB kab/kota di Kalimantan Barat di pengaruhi oleh tenaga kerja berpendidikan tinggi dan upah minimum. Sedangkan 82,31 persen sisanya di pengaruhi oleh variabel lain diluar model yang digunakan. Kata Kunci : Tenaga kerja Berpendidikan Tinggi, Upah Minimum, PDRB.
MOTIF MASYARAKAT MENABUNG DI CU TILUNG JAYA KABUPATEN PUTUSSIBAU B01111119, ANGELA MARGARETHA ARIVINA
Jurnal Pembangunan dan Pemerataan Vol 5, No 4 (2016): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnin Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACT CU Tilung Jaya is one of the cooperatives operating in the district Putussibau (Kapuas Hulu). CU Tilung Jaya offers a range of savings products to the public, namely DEPOSIT SHARES, SITILUNG SIMPARAAN, sympathetic, SITARUNA, Sintong, and SIPAJAR ,. The purpose of this study was to find out what the motives of members or customers in choosing to save in CU Tilung Jaya Putussibau. The population used in this study were all members of the CU Tilung Jaya Putussibau amounted to 21 093 people and is used as a sample as many as 50 people were supposed to represent. A questionnaire was used as a tool to collect data was then analyzed using descriptive analysis with percentages. The results showed that the characteristics of the members of the CU Tilung Jaya most respondents were clients of men, aged between 41-55 years, working as a merchant, had an average revenue per month above Rp. 2,000,000, and educated diploma. While the motive they save in CU Tilung Jaya is due to earn a profit sharing system, services, and credit facilities. Keywords: Motif member, CU Savings Tilung Jaya
Daya Saing Dan Strategi Pembangunan Sektor Pertanian Di Kabupaten Kapuas Hulu B01111106, Samson Ding
Jurnal Pembangunan dan Pemerataan Vol 7, No 2 (2018): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnin Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK DAYA SAING DAN STRATEGI PEMBANGUNAN SEKTOR PERTANIAN DI KABUPATEN KAPUAS HULU Samson Ding (B01111106)Jurusan Ilmu Ekonomi dan Studi PembangunanUniversitas TanjungpuraEmail : samsonding91@yahoo.com Judul ini adalah “daya saing dan strategi pembangunan sektor pertanian di kabupaten kapuas hulu” Pembangunan ekonomi tak lepas dari pertumbuhan ekonomin, dimana pembangunan ekonomi dapat mendorong pertumbuhan ekonomi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Daya saing dan strategi pembangunan sector pertanian di kabupaten Kapuas hulu. Data yang di gunakan dalam penelitian ini merupakan data sekunder yang bersumber dari Badan Pusat Statistik (BPS). Data yang tercakup dalam penelitian ini adalah PDRB Kabupaten Kapuas Hulu tahun 2012-2016 baik Atas Dasar Harga Berlaku maupun Atas Dasar Harga Konstan dan PDRB provinsi Kalimantan Barat tahun 2012-2016 baik Atas Dasar Harga Berlaku maupun Atas Dasar Harga Konstan. Disertai dengan data-data sekunder lain yang relevan dengan tujuan penulisan skripsi ini dengan menggunakan metode analsisis Lacation Quontient (LQ), Shift share dan Typology klassen. Hasil penelitian ini diperoleh bahwa yang menjadi sector unggulan yaitu: ada tujuh sub sector pertanian yaitu tanaman pangan, tanaman holtikultural, tanaman perkebunan, peternakan, jasa pertanian dan perkebunan, kehutanan dan penebangan kayu, dan perikanan, dan sektor yang mempunyai daya saing terbesar di Kabupaten Kapuas hulu yaitu:. Sub Sektor perikanan karena memenuhi ketiga criteria analisis diatas yaitu semua menunjukkan angka yang positifKata kunci: Sub sector unggulan, Sub sektor Basis, Location Quotient (LQ), Shift Share (SS), Typology klassen.DAFTAR PUSTAKAAdi sasmita ,H.Rahardjo.(2005). “Dasar-Dasar Ekonomi Wilayah”. Ghara Ilmu: Yogyakarta.Arifin,B, (2001). “Spektrum Kebijakan Pertanian Indonesia,Telaah, Struktur, Kasus, dan Alternatif Strategi”. Erlangga: Jakarta. Arsyad, Lincolin. (2004). “Ekonomi Pembangunan”. Yogyakarta: Bagian   Penerbitan Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi YKPN.Badan Pusat Statistik (BPS)  Kalimantan Barat Dalam Angka. Pontianak: BPS Provinsi Kalimantan Barat.Bendavid-Val, Avrom, (1991). “Regional and Local Economic Analysis for Practitioners, Fourth edition”. New York: Prager Publisher.Basri F, Munandar H. 2010. “Dasar-Dasar Ekonomi Internasional; Pengenalan Dan Aplikasi Metode Kuantitatif”. Jakarta: Kencana Prenada Media Group.Bukit, Ita Marina dan Syaat Afifuddin Sembiring (2013, april) “Analisis Potensi Hasil-Hasil Pertanian di Kabupaten Karo”. Jurnal ekonomi dan keuangan vol. 1 no 5.Daniel,Moehar.(2004). “Pengantar Ekonomi Pertanian”. Bumi Aksara: Jakarta.Dumary. (2005). “Perekonomian Indonesia”. Jakarta. Erlangga.Jhingan, M.L, (2012).“Ekonomi Pembangunan dan Perencanaan Cetakan ke Empat Belas” . Jakarta: PT Raja Grafidon.Kuncoro, Murdrajat. (2006). “Ekonomi Pembangunan”.Jakarta: Salemba Empat,.Mubyarto. (2000). ''Membangun Sistem Ekonomi“. Yogyakarta: BPFE.Suratman, E, &Wahyudi. (2009). “Teknik Analisis Perencanaan Pembangunan”. Pontianak: Badan Penerbit Universitas Tanjungpura.Syafrizal, 1997.“Pertumbuhan Ekonomi dan Ketimpangan Regional Wilayah Indonesia Bagian Barat”. Jakarta: Prisma.Sadono, Sukirno. (2006). “Mikro Ekonomi Teori Pengantar Edisi Ketiga”.Jakarta: Rajagrafindo.Todaro, Michael.P.(2000). “Pembangunan Ekonomi di Dunia Ketiga”. Jakarta: Erlangga.Tarigan, Robinson. (2006). “Ekonomi Regional”. Jakarta: PT. BumiAksara.Widodo,T.(2006).“Perencanaan Pembangunan :Aplikasi Komputer”. Yogyakarta: UUPSTIMYKP

Filter by Year

2012 2021


Filter By Issues
All Issue Vol 10, No 1 (2021): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 9, No 2 (2020): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 9, No 1 (2019): Jurnal Ekonomi Pembangunan Vol 8, No 4 (2019): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 8, No 3 (2019): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 8, No 2 (2019): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 8, No 1 (2019): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 7, No 4 (2018): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 7, No 3 (2018): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 7, No 2 (2018): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 7, No 1 (2018): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 6, No 4 (2017): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 6, No 3 (2017): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 6, No 2 (2017): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 6, No 1 (2017): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 5, No 4 (2016): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi Vol 5, No 3 (2016): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi Vol 5, No 2 (2016): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi Vol 5, No 1 (2016): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi Vol 4, No 4 (2015): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi Vol 4, No 3 (2015): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi Vol 4, No 2 (2015): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi Vol 4, No 1 (2015): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi Vol 3, No 4 (2014): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi Vol 3, No 3 (2014): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi Vol 3, No 2 (2014): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi Vol 3, No 1 (2014): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi Vol 2, No 3 (2013): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi Vol 2, No 2 (2013): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi Vol 2, No 1 (2013): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi Vol 1, No 1 (2012): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi More Issue