cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
Jurnal Curvanomic
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 868 Documents
ELASTISITAS KESEMPATAN KERJA PADA SEKTOR PERDAGANGAN, HOTEL DAN RESTORAN DI KABUPATEN LANDAK B01108037, HENDRI
Jurnal Pembangunan dan Pemerataan Vol 4, No 4 (2015): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnin Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstractThis. Research quiet elasticity of employment in trade, hotels and restaurants in the District Landak.penelitian aims to determine To determine the elasticity of employment and employment in trade, hotels and restaurants in the district Landak 2008-2012.The method used in this research is descriptive method, the method used to solve problems based on an idea or study as well as facts and data are available. Quantitative methods are methods that look at the relationship between economic growth on employment, then using the model of employment elasticity between the growth of employment opportunities with the growth of national income.Research trade, hotels and restaurants have the elasticity of employment (> 1), which amounted to 1,38 percent. Contributions given by sub-sector, trading at 21.53 percent. While the sub-sector that contributes the smallest trade sub-sector is the Hotel at 0.13 percent in 2012.Keyword: elasticity, employment, employment opportunities.
ANALISIS SPASIAL DANA PERIMBANGAN TERHADAP KETIMPANGAN PEMBANGUNAN KABUPATEN/KOTA DI PROVINSI KALIMANTAN BARAT TAHUN 2008-2015 B1011131026, Nunik Lisni Pratiwi
Jurnal Curvanomic Vol 6, No 2 (2017): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan
Publisher : Jurnal Curvanomic

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kebijakan desentralisasi di Indonesia telah berjalan selama satu setengah dekade. Jumlah dana yang diterima oleh pemerintah daerah setiap tahunnya meningkat namun perekonomian daerah tidak mengalami peningkatan yang signifikan setiap tahunnya, termasuk di Provinsi Kalimantan Barat. Realitas selanjutnya yaitu ketimpangan pembangunan kabupaten/kota masih tinggi. Berdasarkan Indeks Williamson pada tahun 2013 sebesar 0,82 dan meningkat pada tahun 2014 sebesar 0,96 (mendekati 1). Hal ini sejalan dengan angka ketimpangan berdasarkan Indeks Theil dari tahun 2008 – 2015 dengan rata-rata nilai ketimpangan kabupaten / kota mencapai angka 0,96. Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan menganalisis pengaruh dana perimbangan yang terdiri dari Dana Alokasi Umum (DAU), Dana Alokasi Khusus (DAK) dan Dana Bagi Hasil (DBH) terhadap pertumbuhan ekonomi dan  menguji serta menganalisis pengaruh dana perimbangan (Dana Alokasi Umum, Dana Alokasi Khusus dan Dana Bagi Hasil) serta pertumbuhan ekonomi terhadap ketimpangan pembangunan kabupaten/kota di Provinsi Kalimantan Barat. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder yang terdiri dari data runtut waktu (time series) 2008-2015, dan data silang populasi (cross section) pada 14 kabupaten/kota. Metode analisis yang digunakan untuk penelitian ini adalah Pooled Least Square. Model yang terpilih didalam penelitian ini yaitu Fixed Effect Model. Hasil yang diperoleh menunjukkan secara parsial DAU, DAK, DBH tidak berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi namun DAU dan DAK berpengaruh signifikan terhadap ketimpangan pembangunan sedangkan DBH dan PE tidak berpengaruh signifikan terhadap perubahan ketimpangan pembangunan kabupaten/kota di Provinsi Kalimantan Barat. Kata Kunci : DAU, DAK, DBH, Pertumbuhan Ekonomi, Ketimpangan Pembangunan (Indeks Theil)
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENAWARAN LADA DI INDONESIA B01110114, Soimudin
Jurnal Pembangunan dan Pemerataan Vol 4, No 3 (2015): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnin Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Skripsi ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi penawaran lada di Indonesia. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan mengunakan data sekunder. Cara pengambilan data dengan dokumentasi kepustakaan. Selanjutnya data tersebut diregres dan dianalisis. Hasil dari pembahasan menyimpulkan bahwa penawaran lada di Indonesia sebesar 68% dapat dijelaskan oleh variabel-variabel bebas yang digunakan dalam model yaitu harga lada, harga pupuk NPK, produksi lada tahun sebelumnya, dan luas areal panen lada, sedangkan sisanya sebesar 32 % dapat dijelaskan oleh faktor lain di luar model. Dari variabel bebas tersebut hanya harga lada dan luas areal panen lada yang berpengaruh positif dan signifikan terhadap variabel terikat (produksi).
Evaluasi Dana Desa Dan Dampaknya Terhadap Pembangunan Di Desa Sungai Belidak Kecamatan Sungai Kakap Kabupaten Kubu Raya B1011141027, Aluan
Jurnal Pembangunan dan Pemerataan Vol 6, No 4 (2017): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnin Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penerimaan anggaran yang besar kurang didukung oleh Sumber Daya Manusia (SDM) yang ada di daerah terkait.Tujuan penelitian ini untuk (1) Membahas penggunaan Dana Desa (DD), (2) Menginvestigasi pembangunan bidang SDM, (3) Membahas pengetahuan dan partisipasi, tata kelola serta dampak kebijakan Dana Desa (DD).Penelitian ini untuk mengevaluasi Dana Desa (DD) yang diukur dari sudut pandang aparat desa, tokoh masyarakat dan masyarakat, serta dilihat dari beberapa aspek seperti penggunaan, tata kelola, dampak dan secara khusus membahas dalam bidang kualitas SDM. Jenis data yang di gunakan di dalam penelitian ini adalah data primer yang terdiri dari wawancara dan kuisioner serta data sekunder yakni melalui dokumen. Metode analisis yang digunakan pada penelitian ini adalah analisis persentase dan disajikan dalam bentuk tabel dengan menggunkan skala Likert.Hasil dalam penelitian ini menunjukan bahwa Dana Desa (DD) tahun 2016-2017 yang di terima oleh pemerintah desa, telah mampu diserap dengan mendistribusikan beberapa sektor atau bidang yang ada termasuk dibidang Sumber Daya Manusia. Kemudian dalam pengetahuan dan partisipasi, tata kelola kebijakan serta dampak dari adanya Dana Desa (DD), telah memberikan pengaruh dan perubahan yang sangat besar bagi kehidupan masyarakat Desa Sungai Belidak.Kata Kunci : Pengetahuan dan Partisipasi Masyarakat, Tata Kelola, Dampak Pembangunan.
PENGARUH ANGKA PARTISIPASI KASAR DAN ANGKA PARTISIPASI SEKOLAH TERHADAP KEMISKINAN DI KALIMANTAN BARAT B1012131033, Hardhiansyah
Jurnal Curvanomic Vol 7, No 1 (2018): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan
Publisher : Jurnal Curvanomic

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan menganalisis pengaruh APK dan APS terhadap Kemiskinan di Kalimantan Barat. Metode analisis data penelitian ini  menggunakan metode Regresi Linear berupa Data Panel. Hasil penelitian estimasi regresi data panel menunjukkan APK berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap kemiskinan dengan nilai probabilitas sebesar 0,3953, APS berpengaruh positif dan tidak signifikan dengan nilai probabilitas sebesar 0,6934. Dilihat dari Uji Hipotesis t APK dan APS yang tidak signifikan, maka penelitian ini menambahkan variabel bebas lainnya yaitu variabel pengangguran yang berfungsi sebagai variabel antara dengan demikian model yang digunakan adalah analisis jalur.Hasil penelitian dengan model analisis jalur menunjukan bahwa (Model 1) APK berpengaruh positif dan signifikan terhadap TPT dengan nilai probabilitas sebesar 0.022, APS berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap TPT dengan nilai probabilitas sebesar 0,920, (Model 2) TPT berpengaruh negatif dan signifikan terhadap kemiskinan dengan nilai probabilitas 0.013, dan (Model 3) APK berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap Kemiskinan dengan nilai probabilitas sebesar 0,590, APS berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap kemiskinan dengan nilai probabilitas sebesar 0,905.           Kata Kunci : Angka Partisipasi Kasar (APK), Angka Partisipasi Sekolah (APS), Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) dan Kemiskinan di Kalimantan Barat
Pengaruh Tenaga Kerja dan Investasi Terhadap PDRB Industri Pengolahan di Pulau Jawa putri, dhea
Jurnal Pembangunan dan Pemerataan Vol 8, No 3 (2019): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnin Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Penelitian yang dilakukan ini bertujuan untuk menguji dan menganalisis pengaruh tenaga kerja dan investasi terhadap PDRB Industri Pengolahan di Pulau Jawa Tahun 2011-2017. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder dengan periode observasi 2011-2017 yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS) maupun publikasi lainnya yang terkait. Teknik metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini  adalah regresi berganda data panel dengan model regresi Fixed Effetc Cross-Section Weight. Data diolah menggunakan Eviews 9.Hasil penelitian menunjukkan bahwa tenaga kerja berpengaruh positif tetapi tidak signifikan terhadap PDRB industri pengolaan dengan koefisien 0,048110 dan nilai probabilitas sebesar 0,7183. Investasi PMA berpengaruh positif dan signifikan terhadap PDRB Industri Pengolahan dengan koefisien sebesar 0,104161 dan nilai probabilitas uji t statistik sebesar 0,0000 atau lebih kecil dari taraf signifikan 5% atau sebesar 0,05. Investasi PMDN berpengaruh positif dan signifikan terhadap PDRB Industri Pengolahan dengan koefisien sebesar 0,052172 dan nilai probabilitas sebesar 0,0018. Tenaga kerja dan investasi secara bersama-sama berpengaruh secara signifikan terhadap kemiskinan dengan nilai F statistik 4508.827 dan Prob (F-statistic) 0,000000.          Kata Kunci : PDRB Industri Pengolahan, Tenaga Kerja sektor industri, Investasi PMA sektor industri dan Investasi PMDN sektor industri. PENGARUH TENAGA KERJA DAN INVESTASI TERHADAP PDRB INDUSTRI PENGOLAHAN DI PULAU JAWA1.      Latar BelakangPDRB Industri Pengolahan merupakan sektor yang berkontribusi besar terhadap perekonomian. Sektor industri dianggap sebagai mesin pertumbuhan ekonomi. Menurut Kusumantoro (2009), kebijakan pembangunan strategis sektoral adalah kebijakan pembangunan di sektor industri. Sektor tersebut dipandang sebagai sektor yang memiliki tingkat produktivitas tinggi, sehingga keunggulannya akan diperoleh nilai tambah yang tinggi. Oleh karena itu, tujuan menciptakan kesejahteraan ekonomi masyarakat dapat lebih cepat direalisasikan dengan mengembangkan sektor ini.     Pulau Jawa memiliki nilai kontribusi yang besar dalam perekonomian nasional yang sebagian besar kontribusinya pada PDRB Industri Pengolahan. Disamping itu, karena perannya yang sangat penting dalam perekonomian, PDRB Industri pengolahan dipengaruhi oleh tenaga kerja sektor industri dan investasi PMA dan PMDN di sektor industri. Semakin bertambah besar lapangan kerja yang tersedia maka akan menyebabkan semakin meningkatnya pertumbuhan ekonomi di suatu daerah.  Sedangkan dengan adanya investasi maka kapasitas dalam produksi akan meningkat yang kemudian akan mempengaruhi output yang dihasilkan. Meningkatnya output akan menyebabkan peningkatan pada PDRB. Akan tetapi, tenaga kerja dan investasi selalu mengalami fluktasi yang naik turun. Maka dari itu, penelitian  ini untuk melihat apakah tenaga kerja sektor industri dan investasi PMA/PMDN sektor industri berpengaruh terhadap terbentuknya PDRB industri pengolahan.2.      PermasalahanAdapun Permasalahan dalam penelitian ini sebagai berikut :Apakah terdapat pengaruh yang signifikan tenaga kerja sektor industri terhadap PDRB industri pengolahan di Pulau Jawa tahun 2011-2017?Apakah terdapat pengaruh yang signifikan investasi PMA di sektor industri terhadap PDRB industri pengolahan di Pulau Jawa tahun 2011-2017?Apakah terdapat pengaruh yang signifikan investasi PMDN terhadap PDRB Industri Pengolahan di Pulau Jawa tahun 2011-2017? 3.      Tujuan PenelitianUntuk mengetahui dan menganalisa pengaruh tenaga kerja sektor industri terhadap PDRB industri pengolahan di Pulau Jawa.Untuk mengetahui dan menganalisa pengaruh investasi PMA di sektor industri terhadap PDRB industri pengolahan di Pulau Jawa.Untuk mengetahui dan menganalisa pengaruh investasi PMDN di sektor industri terhadap PDRB industri pengolahan di Pulau Jawa.4.      Metode PenelitianPenelitian ini bertujuan untuk mendapatkan bukti empiris atau menguji penjelasan sebab dan akibat yang berbentuk berbentuk regresi berganda. Dan penelitian ini menunjukkan arah hubungan antara variabel bebas dengan variabel terikat disamping mengukur kekuatan hubungannya. Penelitian ini  menggunakan  data  sekunder  dengan  periode  observasi 2011-2017. Data yang digunakan bersumber dari Badan Pusat Statistik (BPS) di Pulau Jawa  maupun publikasi lainnya yang terkait. Analisis  yang  digunakan  adalah analisis  regresi  berganda data  panel  dengan  model  regresi  Fixed Effect Cross-Section Weights.  Data  diolah dengan menggunakan Eviews 9. 5.      Hasil dan PembahasanHasil penelitian menunjukkan bahwa tenaga kerja sektor industri  berpengaruh positif tapi tidak signifikan terhadap PDRB industri pengolahan dengan koefisien 0,048110 dan nilai probabilitas sebesar 0,7183. Tenaga kerja sektor industri berpengaruh positif dan signifikan terhadap PDRB industri pengolahan dengan koefisien sebesar 0,104161 dan nilai probabilitas uji t statistik sebesar 0,0000 atau lebih kecil dari taraf signifikan 5% atau sebesar 0,05. Investasi PMDN berpengaruh positif dan signifikan terhadap PDRB industri pengolahan dengan koefisien sebesar 0,052172 dan nilai probabilitas sebesar 0,0018. 6.      Kesimpulan dan rekomendasiKesimpulanTenaga kerja sektor industri menunjukkan pengaruh positif tapi signifikan terhadap PDRB industri pengolahan. Investasi PMA berpengaruh positif dan signifikan terhadap PDRB industri pengolahan. Investasi PMDN berpengaruh positif dan signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi. Selain itu uji determinasi (R2)  menunjukkan bahwa 99,90% variabel bebas (tenaga kerja sektor industri, investasi PMA dan PMDN di sektor industri) mempengaruhi variabel terikat (PDRB industri pengolahan), sisanya dipengaruhi oleh variabel diluar variabel bebas.RekomendasiMengingat peran PDRB industri pengolahan yang memiliki kontribusi yang besar terhadap perekonomian yang dipengaruhi oleh tenaga kerja sektor industri dan investasi PMA dan PMDN di sektor industri. Pemerintah dan pengusaha diharapkan dapat mendorong terus adanya perbaikan kondisi pekerja dan lingkungannya, sehingga tingkat upah dan produktivitas diharapkan tumbuh selaras dan dapat memperbaiki kondisi kesejahteraan pekerja di Pulau Jawa. Serta menetapkan regulasi-regulasi tentang cara dan persyaratan investasi yang mudah diterima oleh para investor, adanya jaminan stabiltas politik, keamanan dan penegakan hukum yang konsisten, menyediakan informasi yang akurat untuk para investor, mewujudkan mekanisme pelayanan atu pintu yang efektif untutk calon investor.DAFTAR PUSTAKAAbbas, Q. (2011). “Impact of Foreign Direct Investment on Gross Domestic Product.” Global Journal of Management and Business Research Volume 11(8), 35-39. Global Journals Inc. (USA).Arifin, Z. (2012). “Analisis Spasial Penyerapan Tenaga Kerja Industri Manufaktur Besar dan Sedang di Pulau Jawa.”Jurnal HumanityVol.7 No2, 111-116. Universitas Muhammadiyah Malang.Ariska, N., Hanim,A. (2016).”Dampak Investasi Sektor Industri Pengolahan Terhadap Perekonomian Jawa Timur (Pendekatan Analisis Input-Output). Artikel Ilmiah Mahasiswa. Universitas Jember.Arsyad, L. (2015). Ekonomi Industri. Universitas Terbuka: Banten.Basir, M. (2012). “Foreign Direct Investment in Java Island, Indonesia”. International Journal of Business Vol 1(1), 1-9. Universitas Sebelas Maret, Surakarta.Badan Pusat Statistik. (2012-2018). Keadaan Angkatan Kerja Indonesia: Badan Pusat Statistik.-----------------------. (2012-2018). DKI Jakarta  Dalam Angka. DKI Jakarta: Badan Pusat Statistik.----------------------. (2012-2018). Jawa Barat Barat Dalam Angka. Jawa Barat: Badan Pusat Statistik.----------------------. (2012-2018). Jawa Tengah Dalam Angka. Jawa Tengah: Badan Pusat Statistik.-----------------------. (2012-2018). D.I Yogyakarta Dalam Angka. D.I Yogyakarta: Badan Pusat Statistik.-----------------------. (2012-2018). Jawa Timur Dalam Angka. Jawa Timur: Badan Pusat Statistik.----------------------. (2012-2018). Benten Dalam Angka. Benten: Badan Pusat Statistik.Fadilah, N., Nuraini, I. (2017). “Pengaruh Industri, Tenaga Kerja Industri dan PDRB Sektor Industri Terhadap Disparitas Pendapatan Antar Wilayah Provinsi Jawa Timur.”Jurnal Ilmu Ekonomi 1(4), 441-452. Universitas Muhammadiyah Malang.Feriyanto, N. (2014). Ekonomi Sumber Daya Manusia. UPP STIM YKPN: D.I Yogyakarta.Gamot, A. (2012).”Dampak Tenaga Kerja Sektor Industri Terhadap Produk Dmestik Regional Bruto, Pajak, Investasi dan Upah di Kota Batam.”Jurnal Organisasi dan Manajemen, Vol 8(1), 13-21.Program Studi Agribisnis - Universitas Terbuka.Glassburner, B., Chandra, A.(1985). Teori dan Kebijaksanaan Ekonomi Makro. DKI Jakarta: LP3ESGuechHeang, L., Moolio, P. (2013). “The Relationship between Gross Domestic Product and Foreign Direct Investment: The Case of Cambodia.” KASBIT Business Journal Volume 6:87-99. University of Cambodia.Gujarati, D. (2004). Basic Econometrics, Fourth Edition. United States of America:McGraw-Hill.Gujarati, D. (2001). Ekonometrika Dasar. DKI Jakarta: Erlangga.Hasibuan, J.(2013). “Analisis Kontribusi Sektor Industri Terhadap PDRB Kota Medan.”Jurnal Ekonomi dan Studi Pembangunan, 2(1),53-61Irmawati, S (2015). “The Analysis on Leading industries in Central Java Province”. JEJAK Journal of Economics and Policy Vol 8 (2), 215-228. Semarang State University, Indonesia.Karlita,B.S dan Yusuf, E. (2013). “Pengaruh Investasi, Tenaga Kerja, Dan Ekspor Terhadap PDRB Sektor Industri Di Kota Semarang Tahun 1993-2010”. Diponegoro Journal Of Economics . Vol 2,No. 4.Kuncoro, M. (2001). Metode Kuantitatif: Teori dan Aplikasi Untuk Binsis dan Ekonomi. Yogyakarta: AMP YKPNKurniasih, E.P., Agustini, Y. (2016). “Pengaruh Investasi PMDN, PMA dan Penyerapan Tenaga Kerja Terhadap Pertumbuhan Ekonomi dan Jumlah Penduduk Miskin Kabupaten/Kota di Provinsi Kalimantan Barat”. Jurnal Ekonomi Bisnis dan Kewirausahaan Vol. 6(2), 97-119.Kurniasih, E.P. (2017). “Effect of economic growth on income inequality, labor absorption, and welfare”. Economic Journal of Emerging Markets Vol. 9 (2), 181-188.Kurniasih, E.P. (2016). “Produktivitas Tenaga Kerja dan Pertumbuhan Ekonomi di Provinsi Kalimantan Barat. SEMNAS FEKON.Lintang, A., Rahman, Y. (2015). “Faktor-faktor yang mempengaruhi PDRB Kabupaten/Kota Jawa Tengah Tahun 2018-2012”.Journal of Economics and Policy 8 (1), 88-99. Universitas Negeri Semarang.Mahyudi, A. (2014). Ekonomi Pembangunan & Analisis Data Empiris. Bogor: Ghalia Indonesia.Melyani, M., Maria, A. (2015). “Pengaruh Investasi dan Tenaga Kerja Terhadap PDRB Sektor Industri di Provinsi Jawa Barat”.Jurnal Media Ekonomi Vol. 23 No. 3. Universitas Trisakti,Menajang, H. (2014). “Pengaruh Investasi dan Tenaga Kerja Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Kota Manado”. Jurnal Ekonomi dan Studi Pembangunan Vol 13 (1), 1-16. Universitas Sam RatulangiPriyarsono, D., Siregar, H. (2017). “Kinerja Sektor Industri Manufaktur Provinsi Jawa Barat Berdasarkan Lokasi di Dalam dan di Luar Kawasan Industri.”Jurnal Manajemen Teknologi16(3), 241-257. Insitut Pertanian Bogor.Purwasih,H. (2017). “Pengaruh Pertumbuhan Sektor Industri Terhadap Penyerapan Tenaga Kerja di Kabupaten Sidoarjo.”Jurnal Ekonomi Vol.5 No1.Universitas Negeri Surabaya.Rindayati, W., dkk. (2016). “Spatial Consentration and Factors that Affect the Competitiveness of Province Superior Industries in Indonesia”. Journal of Economics and Development Studies Vol. 4, No. 4, pp. 13-21. American Research Institute for Policy Development.Rosyidi, S. (2000). Pengantar Ilmu Ekonomi. DKI Jakarta: Erlangga.Salim, M. (2013). “Pengaruh Investasi dan Tenaga Kerja Terhadap PDRB Provinsi Papua”. Jurnal Manajemen dan Akuntansi (FJMA) Vol  1(1), 1-9. Universitas Yapis Papua, IndonesiaSarwono. (2016). “Analysis of Economic Growth Factors in West Pantura Areas of Central Java.” Journal of Economics and Policy Vol 9 (1), 145-158. Diponegoro University, IndonesiaSholihah, I.M., dkk. (2017). “Analisis Investasi Sektor Industri Manufaktur, Pengaruhnya Terhadap Pertumbuhan Ekonomi dan Penyerapan Tenaga Kerja di Indonesia”. Jurnal Paradigma Ekonomika Vol.12 (1), 11-22.Susilo,H.(2012).”Pengaruh Investasi dan Tenaga Kerja Terhadap Output Sektor Industri Kecil Analisis Panel Data.”Jurnal Studi Ekonomi Indonesia, Vol1-14. Universitas Sebelas Maret Jawa Tengah.Sulaksono, A.(2012). ”Pengaruh Investasi dan Tenaga Kerja Terhadap PDB Sektor Pertambangan di Indonesia.”Jurnal Ekonomi Bisnis Volume 20 No. 1,16-24. Universitas Gunadarma Jawa Barat.Sukirno, S. (2001). Pengantar Teori Mikro Ekonomi. Rajawali Pers. DKI Jakarta.Todaro, P., Smith, C. (2003). Pembangunan Ekonomi di Dunia Ketiga. DKI Jakarta: Erlangga.Wahyudi, T. (2010). “Regional Patterns of manufacturing Industries: a Study of manufacturing Industries in Java Region, Indonesia”. Journal of Development Volume XXXVII No. 1, 96-115. Faculty of Economics and Business, Brawijaya University, MalangZulfiatan,T.P. (2016). Pengaruh Investasi Dan Tenaga Kerja Terhadap Pertumbuhan Sub Sektor Industri Manufaktur Non Migas Di Daerah Istimewa Yogyakarta Periode 2004-2013. Jurnal Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Islam UIN Yogyakarta.
PENGARUH PENGELUARAN PEMERINTAH DI SEKTOR PENDIDIKAN TERHADAP INDIKATOR PENDIDIKAN DI KALIMANTAN BARAT B01110112, REDHA WIRA UTAMI
Jurnal Pembangunan dan Pemerataan Vol 4, No 4 (2015): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnin Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan merupakan salah satu hal yang sangat penting bagi suatu negara terutama negara berkembang seperti Indonesia untuk meningkatkan kualitas sumberdaya manusia. Dalam hal ini pemerintah bertanggung jawab dalam memberikan pelayanan pendidikan bagi masyarakatnya  yang  mana mereka berhak mendapatkan  pendidikan  yang  layak. Permasalahan yang dibahas dalam penelitian ini apakah pengeluaran pemerintah di bidang pendidikan memiliki pengaruh terhadap indikator pendidikan (Angka Melek Huruf, Rata-rata Lama Sekolah dan Angka Partisipasi Sekolah SD, SMP dan SMA).   Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh variabel pengeluaran pemerintah bidang pendidikan terhadap indikator pendidikan di Kabupaten/Kota di Provinsi Kalimantan Barat tahun 2009-2012. Analisis yang digunakan adalah analisis regresi linier sederhana di gunakan untuk melihat hubungan antara variabel pengeluaran pemerintah bidang pendidikan dengan indikator pendidikan di Kabupaten/Kota di Provinsi Kalimantan Barat. Data yang digunakan adalah data sekunder tahun 2009-2012 yang terdiri dari 14 Kabupaten/Kota di Provinsi Kalimantan Barat dari Badan Pusat Statistik (BPS) dan Departemen Keuangan.   Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengeluaran pemerintah bidang pendidikan berpengaruh signifikan terhadap angka melek huruf dan rata-rata lama sekolah diperoleh nilai t sebesar (6.02466>2.000) pada angka melek huruf dan  nilai t sebesar (3.87268 > 2.000) pada rata-rata lama sekolah. Pengeluaran pemerintah bidang pendidikan tidak berpengaruh signifikan terhadap angka partisipasi murni SD, SMP, SMA. Pada angka partisipasi murni SD diperoleh nilai  t sebesar (0.96201< 2.000). Angka partisipasi murni SMP  diperoleh nilai t (0.52662 < 2.000) dan angka partisipasi murni SMA diperoleh nilai t sebesar (-2.1292 > 2.000). Kata kunci :PengeluaranPemerintahBidangPendidikan, IndikatorPendidikan.
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENDAPATAN PEDAGANG MAKANAN DAN MINUMAN DI PASAR TERATAI KECAMATAN BENGKAYANG B1011141018, Maya Sari
Jurnal Pembangunan dan Pemerataan Vol 7, No 2 (2018): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnin Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENDAPATAN PEDAGANG MAKANAN DAN MINUMAN DI PASAR TERATAI KECAMATAN BENGKAYANGMaya SariPenelitian ini dilakukan di Pasar Teratai Kecamatan Bengkayang ini memiliki tujuan untuk mengetahui sejauh mana faktor modal usaha, jam kerja, dan variasi menu terhadap pendapatan pedagang makanan dan minuman di Pasar Teratai Kecamatan Bengkayang. Sumberdata dalam penelitian ini ada 2(dua) macam yaitu data primer dan data sekunder, dan beberapa hasil penelitian literature lainnya. Tehnik analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis regresi linear berganda. Jumlah sampel yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 43 pedagang makanan dan minuman. Dari hasil penelitian yang telah dilakukan diketahui bahwa: (1). Variabel modal usaha berpengaruh positif dan signifikan terhadap pendapatan pedagang makanan dan minuman yang ditunjukan oleh nilai koefisien regresi sebesar 0,699 dimana nilai signifikannya sebesar 0,000 dimana nilai signifikan ini lebih rendah dari 0,05. (2). Jam kerja berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap pendapatan pedagang makanan dan minuman yang ditunjukan oleh nilai koefisien regresi sebesar 0,063 dimana nilai signifikannya sebesar 0,609 dimana nilai signifikan ini lebih tinggi dari 0,05. (3). Variasi menu berpengaruh positif namun tidak signifikan terhapat pendapatan pedagang makanan dan minuman yang ditunjukan oleh nilai koefisien regresi sebesar 0,171 dimana nilai signifikannya sebesar 0,137, dimana nilai signifikan ini lebih tinggi dari 0,05.Kata kunci: Pendapatan, modal usaha, jam kerja, variasi menu
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI HARGA TELPON SELULER BERBASIS ANDROID MEREK SAMSUNG DI KOTA PONTIANAK B1011131137, Ernawati Erna
Jurnal Curvanomic Vol 7, No 1 (2018): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan
Publisher : Jurnal Curvanomic

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK     Kebutuhan akan alat komunikasi saat ini seperti telepon seluler atau ponsel pintar yang selalu mengalami peningkatan penjualan dan permintaan dari tahun ketahun terutama jenis-jenis atau merek Smartphone dengan jenis merek tertentu yang sudah sangat dipercaya masyarakat. Pola konsumsi masyarakat modern saat ini lebih meginginkan sebuah kemudahan dalam berkomunikasi dan berinteraksi dengan orang lain yang dapat mendukung kegiatan mereka sehari-hari dalam pekerjaan maupun aktivitas sosial lainnya.         Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi harga telepon seluler berbasis android merek samsung di Kota Pontianak. Dengan melihat variabel harga barang itu sendiri, jenis kelamin, umur, tingkat pendidikan, jenis pekerjaan, dan pendapatan yang mempengaruhi harga telepon seluler berbasis android merek Samsung tersebut. Data yang digunakan dalam penelitian ini merupakan data primer yang didapat melalui kuisioner. Analisis data pada penelitian ini menggunakan Uji Chi-Square dan deskriptif kualitatif. Suatu metode yang menggambarkan keadaan maupun suatu kejadian di daerah penelitian dan untuk menguji perbedaan dari dua atau lebih proporsi sampel. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa faktor-faktor yang mempengaruhi harga telepon seluler berbasis android merek samsung di Kota Pontianak cenderung ditentukan oleh jenis kelamin, umur, tingkat pendidikan, jenis pekerjaan, dan pendapatan yang didapat dari 100 orang responden yang diteliti.Kata Kunci : Harga, Jenis Kelamin, Umur, Tingkat Pendidikan, Jenis Pekerjaan, dan Pendapatan.
PENGARUH PENDIDIKAN TINGGI DAN ANGKATAN KERJA YANG BEKERJA TERHADAP PDRB DI KALIMANTAN BARAT adminB01109010, ABANG FIRMAN WAHYUDI
Jurnal Pembangunan dan Pemerataan Vol 5, No 2 (2016): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnin Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh pendidikan tinggi terhadap PDRB di Kalimantan Barat dan pengaruh angkatan kerja yang bekerja terhadap PDRB di Kalimantan Barat. Metode yang digunakan adalah metode kuantitatif deskriptif. Model yang digunakan dalam penelitian adalah model regresi linier berganda dan uji statistik.Dari hasil analisi yang telah dilakukan oleh penulis diperoleh nilai konstanta sebesar 122893.9. Nilai koefisien determinasi (R2) sebesar 0.615142 atau 61,51% yang menunjukkan bahwa kemampuan kontribusi atau sumbangan tingkat pendidikan tinggi dan angkatan kerja yang bekerja terhadap pertumbuhan ekonomi di Kalimantan Barat, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor-faktor lain diluar variabel ini.Hasil perhitungan dan analisis data, maka dapat di jelaskan bahwa 1) Terdapat pengaruh pendidikan tinggi terhadap PDRB di Kalimantan Barat, hal ini terlihat dari nilai probability pendidikan tinggi sebesar 0.0000 lebih kecil dari 0.05 persen dan nilai thitung (10.61739) > ttabel (1,999624) yang berarti semakin banyak jumlah pendidikan tinggi maka PDRB juga akan semakin meningkat dan 2) Terdapat pengaruh tingkat angkatan kerja yang bekerja terhadap PDRB di Kalimantan Barat, hal ini terlihat dari nilai probability pendidikan tinggi sebesar 0.0000 lebih kecil dari 0.05 persen dan nilai thitung (4.975729) > ttabel (1,999624), semakin banyak penduduk yang bekerja, maka PDRB juga akan semakin meningkat.Kata Kunci: Pendidikan Tinggi, Angkatan Kerja, PDRB

Filter by Year

2012 2021


Filter By Issues
All Issue Vol 10, No 1 (2021): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 9, No 2 (2020): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 9, No 1 (2019): Jurnal Ekonomi Pembangunan Vol 8, No 4 (2019): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 8, No 3 (2019): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 8, No 2 (2019): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 8, No 1 (2019): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 7, No 4 (2018): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 7, No 3 (2018): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 7, No 2 (2018): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 7, No 1 (2018): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 6, No 4 (2017): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 6, No 3 (2017): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 6, No 2 (2017): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 6, No 1 (2017): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 5, No 4 (2016): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi Vol 5, No 3 (2016): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi Vol 5, No 2 (2016): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi Vol 5, No 1 (2016): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi Vol 4, No 4 (2015): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi Vol 4, No 3 (2015): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi Vol 4, No 2 (2015): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi Vol 4, No 1 (2015): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi Vol 3, No 4 (2014): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi Vol 3, No 3 (2014): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi Vol 3, No 2 (2014): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi Vol 3, No 1 (2014): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi Vol 2, No 3 (2013): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi Vol 2, No 2 (2013): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi Vol 2, No 1 (2013): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi Vol 1, No 1 (2012): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi More Issue