cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
Jurnal Curvanomic
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 868 Documents
ANALISIS EFEKTIFITAS DAN EFISIENSI PENGELOLAAN KEUANGAN DAERAH KABUPATEN KAPUAS HULU B01111021, Fitra
Jurnal Curvanomic Vol 4, No 4 (2015): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi
Publisher : Jurnal Curvanomic

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini berjudul “Analisis Efektfitas dan Efisensi Pengelolaan Keuangan Daerah Kabupaten Kapuas Hulu”. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis bagaimana efektifitas dan efisiensi dalam pengelolaan keuangan daerah di Kabupaten Kapuas Hulu. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif, yaitu mengungkapkan keadaan atau hasil pengamatan secara obyektif atau sesuai dengan dokumen yang ada dan penelitian ini dibantu dengan alat ukur seperti rasio efektifitas dan efisiensi PAD serta belanja daerah, kemampuan keuangan daerah, derajat desentralisasi, rasio kemandirian keuangan daerah, dan terakhir adalah rasio belanja daerah terhadap PDRB dengan periode terhitung dari 2008 hingga 2012. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa kondisi efektifitas dan efisiensi pengelolaan keuangan daerah Kabupaten Kapuas Hulu dari tahun 2008 hingga 2012 dinilai sangat efektif dan efisien. Untuk analisis efektifitas dan efisiensi pendapatan khususnya PAD selelu menunjukkan keadaan yang positif, kriteria yang ditunjukkan sangat efektif dengan rata-rata sebesar 149,44% dan rata-rata untuk efisiensi PAD sebesar 2,18% selama 5 tahun. Sedangkan untuk pengelolaan anggaran belanja selama 5 tahun terhitung 2008 hingga 2012 dengan rata-rata 101.08% yang menunjukkan kriteria yang tidak efisien dan kondisi tersebut tentu masih belum cukup untuk meningkatkan kemampuan keuangan daerah atau tingkat kemandirian keuangan daerah yang rata-rata terhitung selama 5 tahun sebesar 2,79 merupakan kriteria yang menunjukkan sangat kurang. Ini berarti menunjukkan bahwa kondisi efektifitas dan efisiensi pengelolaan kuangan daerah Kabupaten Kapuas hulu dinilai masih sangat rendah dari apa yang telah tercapai, sehingga masih belum mampu meningkatkan kemampuan keuangan daerahnya. Kata Kunci : Efektifitas dan Efisiensi Pengelolaan Keuangan Daerah.
ANALISIS PENGARUH PENGELUARAN PEMERINTAH TERHADAP KESEJAHTERAAN MASYARAKAT KABUPATEN/KOTA DI KALIMANTAN BARAT TAHUN 2007-2011 B01106030, Herry Gunawan
Jurnal Pembangunan dan Pemerataan Vol 2, No 2 (2013): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnin Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini berjudul Pengaruh Pengeluaran Pemerintah Terhadap Kesejahteraan Masyarakat Kabupaten/Kota di Kalimantan Barat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Pengaruh Pengeluaran Pemerintah Terhadap Kesejahteraan Masyarakat (IPM) Kabupaten/Kota di Kalimantan Barat tahun 2007-2011. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif untuk melihat pengaruh variabel bebas (kesejahteraan masyarakat) terhadap variabel terikat (pengeluaran pemerintah) kabupaten/kota Kalimantan Barat tahun 2007-2011 yang kemudian di olah menggunakan menggunakan eviews 6 dengan model regresi linier/regresi sederhana serta alat analisis secara statistik yaitu Uji t dan koefisien determinasi guna mencapai suatu kesimpulan bahwa pengeluaran pemerintah berpengaruh signifikan terhadap kesejahteraan masyarakat (IPM). Dari hasil analisis diperoleh nilai konstanta (C) sebesar 62,96673, artinya jika pengeluaran pemerintah tidak mengalami perubahan atau tetap maka kesejahteraan masyarakat di Kabupaten/Kota provinsi Kalimantan Barat sebesar 62,96673%. Berdasarkan hasil regresi, diperoleh nilai t hitung untuk realisasi pengeluaran pemerintah sebesar 7,921816. Dengan melihat atau membandingkan nilai Probabilitas, dimana nilai Probabilitas faktor pengeluaran pemerintah adalah sebesar 0.0000 yang berarti nilai Probabilitas lebih kecil dari nilai ?=0,05 (0.0000<0,05) yang berarti ada pengaruh yang signifikan antara pengeluaran pemerintah terhadap kesejahteraan masyarakat (IPM). Berdasarkan hasil uji koefisien determinasi (R) sebesar 0,920827 artinya besarnya pengaruh yang diberikan oleh variabel Pengeluaran Pemerintah terhadap Kesejahteraan Masyarakat di Kabupaten/Kota Kalimantan Barat sebesar 92.08% , sedangkan sisanya 7.92% adalah dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti di penelitian ini. Oleh karena itu Pemerintah bersama masyarakat hendaknya saling mendukung guna mendorong peningkatan IPM di Kalimantan Barat.
Analisis Jumlah Anak yang Diinginkan Oleh Pasangan Usia Subur (PUS) di Kota Pontianak B01110008, Jessica
Jurnal Pembangunan dan Pemerataan Vol 3, No 4 (2014): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnin Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Judul dari penelitian ini adalah “Analisis Jumlah Anak yang Diinginkan Oleh Pasangan Usia Subur (PUS) di Kota Pontianak”. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan permintaan anak pada Pasangan Usia Subur (PUS) menurut etnis dan agama di Kota Pontianak serta menganalisis hubungan antara umur, pendidikan, dan penghasilan terhadap permintaan anak pada Pasangan Usia Subur (PUS) di Kota Pontianak. Penelitian ini menggunakan data primer dan data sekunder. Data primer diperoleh dari responden wanita dari Pasangan Usia Subur (PUS) di Kota Pontianak melalui kuesioner, sedangkan data sekunder diperoleh dari instansi terkait seperti BPS dan BKKBN. Metode penelitian menggunakan Chi Square dan Contingency Coefficient. Hasil penelitian menemukan bahwa tidak ada perbedaan jumlah anak yang diinginkan oleh Pasangan Usia Subur (PUS) etnis Tionghoa, Melayu, Jawa, dan Madura di Kota Pontianak, tidak terdapat perbedaan jumlah anak yang diinginkan oleh Pasangan Usia Subur (PUS) beragama Islam dan non Islam di Kota Pontianak. Kemudian tidak ada hubungan antara umur dengan jumlah anak yang diinginkan oleh Pasangan Usia Subur (PUS) di Kota Pontianak. Tingkat pendidikan dan penghasilan mempunyai hubungan negatif terhadap jumlah anak yang diinginkan oleh Pasangan Usia Subur (PUS) di Kota Pontianak. Kata Kunci : Jumlah Anak yang Diinginkan, Pasangan Usia Subur (PUS), Etnis, Agama, Umur, Pendidikan, Penghasilan, Kota Pontianak.
PERAN KEBIJAKAN RASKIN TERHADAP PENGELUARAN KONSUMSI MASYARAKAT DI KELURAHAN SUNGAI BELIUNG B21108024, PUTRI MELISAWATI
Jurnal Curvanomic Vol 4, No 4 (2015): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi
Publisher : Jurnal Curvanomic

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Judul dalam skripsi ini adalah “Peran Kebijakan Raskin Terhadap Pengeluaran Konsumsi Masyarakat di Kelurahan Sungai Beliung”. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pengaruh subsidi Raskin, harga Raskin serta jumlah tanggungan keluarga terhadap alokasi pengeluaran masyarakat di Kelurahan Sungai Beliung. Metodologi penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif yaitu metode penelitian dengan memberikan gambaran serta fakta-fakta suatu keadaan dan objek penelitian yang ada di lapangan untuk memecahkan masalah dan melihat sejauh mana pelaksanaan dari Program Beras untuk Keluarga Miskin (Program Raskin).Sumber data yaitu data primer dan data skunder, sedangkan tehnik pengumpulan data dilakukan dengan pengisian kuisioner dan wawancara langsung serta data dari instansi yang terkait. Teknik analisis data yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Jumlah responden dalam penelitian ini sebanyak 50 orang yang merupakan masyarakat penerima Raskin di Kelurahan Sungai Beliung. Dari penelitian ini didapat hasil bahwa Subsidi Raskin kurang berpengaruh terhadap alokasi pengeluaran konsumsi masyarakat di Kelurahan Sungai Beliung. Dimana terbukti sebanyak 35 orang atau 70% menyatakan Raskin yang dibagikan sebanyak 15 Kg/bulan/KK tidak mencukupi kebutuhan konsumsi selama 1 bulan. Kebijakan harga Raskin sangat membantu dalam alokasi pengeluaran konsumsi masyarakat di Kelurahan Sungai Beliung.  Hal itu terbukti sebanyak 50 responden atau 100% responden tetap membayar harga Raskin sebesar Rp.1.600/kg. jumlah tanggungan keluarga kurang berpengaruh terhadap alokasi pengeluaran konsumsi sebanyak 46 responden atau sebesar 92% mengatakan bahwa Raskin yang diterima tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan anggota keluarga selama satu bulan.       Kata kunci: Subsidi Raskin, Harga Raskin, Jumlah Tanggungan Keluarga dan Pengeluaran Konsumsi Masyarakat.
ANALISIS PERKEMBANGAN PENERIMAAN PAJAK RESTORAN SEBAGAI SALAH SATU SUMBER PENDAPATAN ASLI DAERAH DI KABUPATEN KAPUAS HULU IGNASIUS FELIX B21111067, Ignasius Felix
Jurnal Pembangunan dan Pemerataan Vol 2, No 3 (2013): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnin Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian berjudul Analisis Perkembangan Penerimaan Pajak Restoran Sebagai Salah Satu Sumber Pendapatan Asli Daerah Di Kabupaten Kapuas Hulu, hal ini dilatar belakangi rendahnya penerimaan pajak restoran dan belum optimalnya pelaksanaan pemungutan pajak restoran di Kabupaten Kapuas Hulu. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui perkembangan dan mengidentifikasi masalah penerimaan pajak restoran sebagai salah satu sumber Pendapatan Asli Daerah, untuk mengetahui potensi penerimaan pajak restoran dan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi perkembangan penerimaan pajak restoran di Kabupaten Kapuas Hulu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perkembangan penerimaan pajak restoran belum menunjukkan perkembangan yang baik dan masih terdapat berbagai kendala di dalam pelaksanaan pemungutan pajak restoran, Kontribusi pajak restoran pada tahun 2007 sampai dengan 2011 belum memberikan Kontribusi yang memadai terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD). Faktor-faktor yang mempengaruhi perkembangan penerimaan pajak restoran terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) di Kabupaten Kapuas Hulu adalah di sebabkan oleh faktor ekonomi (Tingkat Kemakmuran Masyarakat, inflasi, kondisi sosial perekonomian daerah ) dan faktor non ekonomi (pendataan sumber-sumber yang ada, Tata cara pemungutan, Pengawasan terhadap pelaksanaan pemungutan, Rendahnya tingkat kesadaran wajib pajak, tidak dilakukannya pemutakhiran yang segera akan data subjek dan objek pajak yang terbaru secara periodik, masih terdapat pegawai pemungut pajak yang latar belakang pendidikannya bukan dari perpajakan, Masih ada beberapa Sumber daya Manusia (SDM) yang belum memahami tupoksinya, Kemampuan pegawai pemungut pajak daerah relatif masih rendah. Kata kunci : Pendapatan Asli Daerah, Pajak Restoran
ANALISIS KONTRIBUSI SEKTOR PERTANIAN DI KABUPATEN SINTANG Iskandar B01109096, Hipius Joni
Jurnal Curvanomic Vol 4, No 1 (2015): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi
Publisher : Jurnal Curvanomic

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study is titled "Analysis of Agricultural Sector Contribution of sub district Sintang" with the purpose is to determine the contribution of the agricultural sector, sub-sector seed, changes in the agricultural sector and the projected development of the agricultural sector in sub district of Sintang. This study used a descriptive method, to identify the sub-sector seed used Location Quotient (LQ), to determine changes in the agricultural sector use Shift Share Analysis (SSA) and to determine the projected development of the sub-sectors of seed used method of extrapolation (trend). The results showed that the sub-sector Contributions of Plant Foodstuffs with an average of 25.88%, the contribution of the plantation sub-sector average of 52.28%, the contribution Livestock sub-sector average of 11.97%, the contribution of forestry sub-sector an average of 7.52%, and fisheries sub-sector average of 2.34%. Sub-sectors that have LQ value above the one that is in the Agricultural Sector Sub Sub Sub Sector Livestock and Forestry Sector. While valuable under that sub-sector of the food crops and fisheries sub-sector. Competitive sectors namely food crops sub-sector, sub-sector plantations, livestock sub-sector and the results. The projected average growth of the agricultural sector in the next five years between the years 2013-2017 is 3.26% agricultural sector, sub-sector of food crops by 2.43%, 4.86% plantation sub-sector, sub-sector of livestock and the result is 3.21 %, -9.24% forestry sub-sector and fisheries sub-sector of 0.67%.     Keywords: Contributions, Seed Sector, Changes In The Structure And Projections
ANALISIS HUBUNGAN INVESTASI TERHADAP TINGKAT KEMISKINAN DI KALIMANTAN BARAT Suan B01107056, Sri Gidalti
Jurnal Pembangunan dan Pemerataan Vol 3, No 4 (2014): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnin Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini berjudul analisis hubungan investasi terhadap tingkat kemiskinan di Kalimantan Barat. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara  investasi terhadap tingkat kemiskinan di Kalimantan Barat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif, dengan tujuan untuk mengembangkan dan menggunakan model-model matematis, teori-teori yang dikaitkan dengan fenomena alam untuk menyajikan suatu fakta atau mendeskripsikan statistik untuk menunjukkan antar variabel investasi tehadap tingkat kemiskinan di Kalimantan Barat. Investasi  terhadap  tingkat kemiskinan di Kabupaten/Kota di Kalimantan Barat, terlihat dari regresi Investasi terhadap Kemiskinan di Kalimantan Barat tahun 2009 - 2012 yang menggunakan taraf keyakinan 95 persen (α= 5 persen). Dari hasil regresi pengaruh   Investasi terhadap Kemiskinan di Kalimantan Barat tahun 2009 - 2012 diperoleh t-statistik sebesar -4,79 dan nilai probabilitas t-statistik 0,0000. Nilai koefisien sebesar – 2,87 menunjukkan bahwa setiap kenaikan Investasi sebesat Rp 1 millyar akan mengurangi jumlah penduduk sebanyak 28 jiwa/orang. Maka dapat disimpulkan bahwa variabel Investasi independen berpengaruh positif dan signifikan terhadap variabel dependen dengan pengaruh sebesar 93%.
PENGARUH KREDIT PERBANKAN DAN TENAGA KERJA SEKTOR PERTAMBANGAN TERHADAP PRODUK DOMESTIK REGIONAL BRUTO (PDRB) SEKTOR PERTAMBANGAN KABUPATEN/KOTA DI KALIMANTAN BARAT admin, M. FEBRY ALMANANDA B01109037
Jurnal Curvanomic Vol 5, No 4 (2016): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi
Publisher : Jurnal Curvanomic

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Produk Domestik Regional Bruto merupakan salah satu indikator yangpenting untuk mengetahui kondisi ekonomi di suatu daerah atau provinsi dalamsuatu periode tertentu, nilai PDRB ini akan menjelaskan sejauh mana kemampuandaerah dalam mengelola atau memanfaatkan sumber daya alam ataupun manusia.Tingginya tingkat PDRB menunjukkan bahwa daerah tersebut mengalamikemajuan dalam perekonomian dan angka-angka PDRB tersebut sebagai landasanevaluasi kinerja perekonomian dan penyusunan berbagai kebijakan. ProvinsiKalimantan Barat adalah provinsi yang memiliki PDRB sektor pertambanganpaling rendah dalam kontribusinya terhadap perkembangan PDRB dibandingkandengan sektor ekonomi lainnya.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh KreditPerbankan dan Tenaga Kerja sektor pertambangan terhadap PDRB sektorpertambangan Kabupaten/Kota di Kalimantan Barat tahun 2010 – 2013. Metodepenelitian yang digunakan adalah metode analisis regresi linear berganda denganmengunakan data panel yang menggabungkan data time series dan cross sectiondari tahun 2010 – 2013 dan 9 Kabupaten/Kota sebagai data yang diolah dengan 36observasi.Hasil analisis data menunjukan bahwa penelitian ini lolos uji dengan nilaiR-square model sebesar 0,998. Kredit Perbankan dan Tenaga Kerja sektorpertambangan berpengaruh positif dan signifikan baik secara individu maupunbersama-sama terhadap PDRB sektor pertambangan Kabupaten/Kota diKalimantan Barat.Kata Kunci : Produk Domestik Regional Bruto, Kredit Perbankan, TenagaKerja dan Sektor Pertambangan
PENGARUH PROGRAM NASIONAL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT (PNPM) MANDIRI PERDESAAN BERBASIS SIMPAN PINJAM PEREMPUAN TERHADAP USAHA KECIL DAN MENENGAH (UKM)MASYARAKAT (Studi Kasus di DesaLimbung Kecamatan Sunagai Raya Kabupaten Kubu Raya) B01109039, Hariyanto
Jurnal Pembangunan dan Pemerataan Vol 2, No 3 (2013): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnin Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini berjudul,Pengaruh Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Simpan Pinjam Perempuan Terhadap Usaha Kecil dan Menengah, dengan tujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh dan perkembangan program nasional pemberdayaan masyarakat mandiri perdesaan yang berbasis simpan pinjam perempuan terhadap usaha kecil dan menengah perempuan di Desa Limbung Kecamatan Sungai Raya Kabupaten Kubu Raya. Penelitian ini menggunakan metode diskriptif kuantitatif yang menggambarkan permasalahan dan data yang telah terkumpul kemudian dianalisis dengan data dan fakta yang ada. Permasalahan penelitian ini adalah bagaimana pengaruh dan perkembangan program nasional pemberdayaan masyarakat yang berbasis simpan pinjam perempuan terhadap usaha kecil dan menengah perempuan di Desa Limbung Kecamatan Sungai Raya Kabupaten Kubu Raya untuk mengetahui sejauh mana program nasional pemberdayaan masyarakat mempengaruhi usaha kecil dan menengah. Pendekatan program nasional pemberdayaan masyarakat mandiri perdesaan merupakan perkembangan dari program pengembangan kecamatan (PPK) yang selama ini dinilai berhasil.Beberapa keberhasilan program pengembangan kecamatan adalah berupa penyedian lapangan kerja dan pendapatan bagi kelompok rakyat miskin. Hasil survey dan analisis menunjukkan bahwa program nasional pemberdayaan masyarakat mempengaruhi usaha kecil dan menengah dengan peningkatan produksi para pelaku usaha kecil dan menengah sebesar 100%. Begitu juga dengan pendapatan para pelaku usaha kecil dan menengah di Desa Limbung mengalami peningkatan secara keseluruhan 100% meskipun kenaikannya bervariasi.Oleh karena itu, program nasional pemberdayaan masyarakat mempunyai pengaruh terhadap usaha kecil dan menengah yang berbasis simpan pinjam perempuan. Kata Kunci :PNPM Berbasis Simpan Pinjam Perempuan, UKM
EFEKTIVITAS DAN EFISIENSI PEMUNGUTAN BEA PEROLEHAN HAK ATAS TANAH DAN BANGUNAN SETELAH DIBERLAKUKANNYA UNDANG-UNDANG NOMOR 28 TAHUN 2009 DI KOTA SINGKAWANG B01109043, BENI HANDOYO
Jurnal Curvanomic Vol 4, No 1 (2015): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi
Publisher : Jurnal Curvanomic

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Application of Act No. 28 of 2009 on local taxes and levies, is expected to increase local revenues. One source of revenue has been handed over to the local government authority of the collection is the Tax on Acquisition of Land and Buildings. This study titled "effectiveness and efficiency of Customs Collection Acquisition of Land and Building after the enactment of Law No. 28 of 2009 in Singkawang", which aims to "identify and analyze the effectiveness and efficiency of collection BPHTB after the transfer of management authority to the area". The method used is the method of analysis of the effectiveness and efficiency which aims to see how effective and efficient when BPHTB tax has been run by the City of Singkawang. In the years 2008-2010 when he was managed by the central government, the effectiveness calculations show that the average value of its effectiveness by 108.66% with a very effective criteria and after the authority of the government of Singkawang (2011-2013) the average effectiveness of 112.25 % while the efficiency in 2008-2010 by an average of 26.55% and in 2011-2013 amounted to 26.48% with very efficient criteria. vKeywords: BPHTB, Effectiveness and Efficiency

Filter by Year

2012 2021


Filter By Issues
All Issue Vol 10, No 1 (2021): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 9, No 2 (2020): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 9, No 1 (2019): Jurnal Ekonomi Pembangunan Vol 8, No 4 (2019): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 8, No 3 (2019): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 8, No 2 (2019): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 8, No 1 (2019): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 7, No 4 (2018): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 7, No 3 (2018): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 7, No 2 (2018): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 7, No 1 (2018): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 6, No 4 (2017): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 6, No 3 (2017): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 6, No 2 (2017): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 6, No 1 (2017): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 5, No 4 (2016): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi Vol 5, No 3 (2016): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi Vol 5, No 2 (2016): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi Vol 5, No 1 (2016): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi Vol 4, No 4 (2015): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi Vol 4, No 3 (2015): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi Vol 4, No 2 (2015): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi Vol 4, No 1 (2015): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi Vol 3, No 4 (2014): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi Vol 3, No 3 (2014): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi Vol 3, No 2 (2014): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi Vol 3, No 1 (2014): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi Vol 2, No 3 (2013): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi Vol 2, No 2 (2013): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi Vol 2, No 1 (2013): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi Vol 1, No 1 (2012): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi More Issue