cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
Jurnal Curvanomic
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 868 Documents
KONTRIBUSI HASIL PRODUKSI KARET TERHADAP PENDAPATAN PETANI DI DESA KELAYU KECAMATAN SUTI SEMARANG KABUPATEN BENGKAYANG B 01108013, NIA ANDRIANI B 01108013 ANDRIANI
Jurnal Pembangunan dan Pemerataan Vol 4, No 4 (2015): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnin Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hasil pendapatan petani karet perbulan di Desa Kelayu Kecamatan Suti Semarang  dan untuk menganalisis  yang mempengaruhi pendapatan petani di Desa Kelayu. Metode yang digunakan adalah bentuk deskriptif. Data berasal dari kuisioner dan dari instasi-instasi terkait. Sampel petani karet berjumlah 31 orang. Hasil penelitian menunjukan bahwa pendapatan bersih rata-rata yang  diterima petani dari hasil menyadap karet yaitu Rp 1,343,032.26/bulan untuk setiap petani. Faktor-fakktor yang mempengaruhi pendapatan petani karet yaitu faktor cuaca karena apabila turun hujan petani tidak bisa menyadap, jumlah jam kerja rata-rata 6 jam, jenis pohon karet yang ditanam adalah karet lokal, harga mempengaruhi pendapatan petani, kualitas karet mempengaruhi tingkat harga, harga karet di daerah berpatokan dengan harga karet di pusat. Kata Kunci: Pendapatan petani karet, biaya tetap, biaya tidak tetap ddan biaya total.
Analisis Potensi Ekspor Hasil Pertanian Subsektor Tanaman Pangan Di Kalimantan Barat B01112065, leo Pardede
Jurnal Pembangunan dan Pemerataan Vol 8, No 4 (2019): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnin Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

abstrak            Dalam meningkatkan kesejahteraan perlu diberikannya perhatian khusus pada penjualan hasil komoditas pertanian sub sektor tanaman pangan, salah satunya adalah ekspor hasil pertanian.  Penelitian ini dilatar belakangi oleh petumbuhan ekonomi sub sektor tanaman pangan di Provinsi Kalimantan Barat berpotensi untuk di ekspor. Penelitian ini mengambil ruang lingkup di Kalimantan Barat dengan rentang waktu yang digunakan adalah 2013-2017. Dengan fokus penelitian pada hasil komoditas sub sektor tanaman pangan. Untuk melihat komoditas yang berpotensi untuk di ekspor digunakan data tahun 2013-2017 dengan model analisis Location Quontient (LQ), Topologi Klassen, dan Shift Share. Tipologi Klassen digunakan untuk mengetahui variabel dari pertumbuhan produksi komoditas tanaman pangan baik tingkat Provinsi maupun tingkat nasional. Location Quontient digunakan untuk mendapatkan hasil komoditas pertanian yang berpotensi untuk di ekspor dengan variabel berupa jumlah dari produksi tanaman pangan. Lalu Shift Share untuk mengetahui komoditas unggulan sub sektor tanaman pangan baik dalam lingkup provinsi maupun Nasional. Dari penelitian ini ditarik kesimpulan bahwa hasil analisis Shift Share menunjukkan bahwa komoditas tanaman pangan kacang hijau adalah komoditas tanaman unggulan yang kompetitif. Dan berdasarkan hasil analisis Tipologi Klassen  menunjukkan bahwa komoditas tanaman padi adalah komoditas potensial. Serta berdasarkan hasil analisis Location Quontient menunjukkan bahwa komoditas tanaman padi merupakan sektor basis yang berpotensi untuk di ekspor.Kata kunci: potensi ekspor, komoditas unggulan, komoditas basis, Location Quotient, Tipologi Klassen, dan Shift Share DAFTAR PUSTAKAAchmad, D. 2016. Potensi dan Tantangan Pengembangan Sektor Unggulan di Kalimantan Barat. Vol. 5. No.2, 94-103. Jurnal Ekonomi Bisnis Dan Kewirausahaan (JEBIK).Adisasmita, R. 2005. Dasar-dasar Ekonomi wilayah. Jakarta: Graha Ilmu.___________. 2013. Pembangunan Pedesaan.Yogyakarta: Graha Ilmu.Arsyad, L. 1999. Pengantar Perencanaan Pembangunan Ekonomi Daerah. Yogyakarta: BPEE.__________. 2010. Ekonomi Pembangunan dan, Edisi kelima, UPP STIE YKPN, YogyakartaBadan Pusat Statistik. (2018) Kalimantan Barat Dalam Angka_________________. (2018) PDRB Menurut Harga Konstan menurut lapangan usaha 2013-2017. Pontianak: Badan Pusat StatistikBudiono, D. (2009). Teori Pertumbuhan Ekonomi. Yogyakarta: BPFEBukit, I. M., (2010). Analisis Potensi Ekspor Hasil-Hasil Pertanian di Kabupaten Karo, Skripsi Fakultas Ekonomi, Universitas Sumatera Utara, Sumatera UtaraHalwani, R. H., (2002).Ekonomi Internasional dan Globalisasi Ekonomi. Ghalia Indonesia, JakartaIqbal dan Sudaryanto. 2008. Pembangunan Pertanian Indonesia. Http//blogs.unpad.ac.id/abysanilaras/2010/06/13/pentingnya-pembangunan-pertanian-di-IndonesiaJhingan, M. L. 2010. Ekonomi Perencanaan dan Pembangunan I. Edisi Kesembilan . Jakarta: PT Raja Gravindo PersadaKementerian Pertanian Indonesia. (2019) Jumlah produksi Hasil-hasil PertanianKuncoro, M. 2012. Ekonomi Pembangunan. Penerbit Selemba Empat, Jakarta.Laini, E. F., (2016). Kajian Komoditi Unggulan. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Skripsi.Universitas Muhammadiyah Purwokerto.Mawardi, I. (1997). Daya Saing Indonesia Timur Indonesia dan Pengembangan Ekonomi Terpadu. Lembaga Penelitian, Pendidikan dan Penerangan Ekonomi & Sosial. Jakarta.Nadzir, M. (1988), Metodologi Penelitian, Jakarta: Ghalia Indonesia.Paul, K. dan Maurice, O. (2014). Ekonomi Internasional Teori dan Kebijakan. Terjemahan DR.Faisal H.Basri,SE.MSc, Jakarta.PT Indeks Kelompok GramediaSoepomo, P. (1993). Analisis Shift-share, Perkembangan dan Penerapan, Jurnal Ekonomi dan Bisnis Indonesia.Sugiyono, P, D. 2014. Metode Penelitian Bisnis, Bandung: Alfabeta.Sukirno, S. (2004). Makro Ekonomi Teori Pengantar. Jakarta: PT Raja Grafindo Perkasa._________. (2010).  Makro Ekonomi Pengantar,P Edisi ketiga, PT Raja Grafindo Persada JakartaTarigan, R. (2005). Ekonomi Regional: Teori dan Aplikasi, Medan. PT. Bumi Aksara.Todaro, Michel P, & Staphan C, Smith. 2011. Pembangunan Ekonomi, Edisi kesebelas. Jilid 1 Terjemahan Haris Munandar. Erlangga. Jakarta.Tumenggung, S. (1996). Gagasan dan Kebijaksanaan Pembangunan Ekonomi Terpadu (Kawasan Timur Indonesia). Direktorat Bina Tata Perkotaan dan Pedesaan Dirjen Cipta Karya Departemen PU. Jakarta.Widodo, S, T. 1990. Indikator Ekonomi Dasar Perhitungan Perekonomian Indonesia. Jakarta: Kanisius.
PENGARUH UTANG LUAR NEGERI DAN DANA PERIMBANGAN TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI INDONESIA B01109042, EKO SUPRIYANTO
Jurnal Pembangunan dan Pemerataan Vol 3, No 4 (2014): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnin Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Foreign debt and balancing fund aims to increase economic growth in Indonesia. Foreign debt is used to fund the construction and fill the country's needs while balancing funds are used to fund the construction areas that have an impact on national growth. The title of this research is the influence of foreign debt and the balancing funds to the economic growth of Indonesia. This study used a descriptive quantitative method, to see the effect of independent variables (the foreign debt and balancing fund) on the dependent variable (economic growth) in Indonesia by using multiple linear regression models, and statistical analysis tools that the t test and the coefficient of determination to test the hypothesis whether foreign debt and balancing fund effect on the economic growth. The results of this study indicate that the positive effect of foreign debt amounted to 0,009 to economic growth and the balance of funds is also a positive effect of 0.0006 and both variables are equally significant. Variations of the foreign debt and balancing fund can only explain 49% and the rest are influenced by other factors. Foreign debt has a significant impact in promoting economic growth while balancing funds do not have a large impact in influencing economic growth. Keywords: Foreign Debt, Balancing Funds, and Economic Growth  
ANALISIS PENDISTRIBUSIAN BERAS MISKIN DI DESA RANTAU PANJANG KECAMATAN SEBANGKI KABUPATEN LANDAK 2014 B21111010, Bustomi
Jurnal Pembangunan dan Pemerataan Vol 5, No 2 (2016): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnin Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini berjudul :Analisis Pendistribusian Beras Miskin Di Desa Rantau Panjang Kecamatan Sebangki Kabupaten Landak 2014 Tujuan penelitian ini adalah untuk menjelaskan pencapaian pelaksanaan program raskin dan mengidentifikasi kendala dalam pelaksanaan raskin di Desa Rantau Panjang Kecamatan Sebangki Kabupaten Landak. Untuk mencapai pelaksanaan raskin tersebut, penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan program raskin sebagai unit analisis dan menggunakan Samapel dalam penelitian sebanyak  87 Responden, dengan mengukur  pencapaian pelaksanaan Enam indikator Tepat (Tepat Sasaran, Tepat Jumlah, Tepat Harga, Tepat Kualitas, Tepat Waktu Dan Tepat Administrasi. Mengukur persentase tingkat keberhasilan pelaksanaan raskin didesa tersebut apabila ≥80% dikatakan efektif begitu juga pula sebaliknya apabila ≤80% dikatakan tidak efektif. Hasil penelitian menunjukan bahwa pelaksanaan pendistribusian raskin  masih belum berjalan dengan baik, dengan mengkur persentase rata-rata tingkat keberhasilan pelaksanaan raskin berdasarkan enam indikator Tepat,  pelaksanaan  raskin hanya  sebesar 53.83% dan kendala dalam pendistribusian raskin  rata-rata sebesar 79%, dengan ini tingkat keberhasilan masih dibawah 80% maka pelaksanaan pendistribusian raskin di Desa Rantau Panjang dikatakan belum berjalan dengan baik. Kata Kunci: Distribusi, Raskin, Kendala.
ANALISIS PENGARUH JUMLAH UANG BEREDAR PRODUK DOMESTIK REGIONAL BRUTO (PDRB) DAN SUKU BUNGA TERHADAP TINGKAT INFLASI KALIMANTAN BARAT B01112114, Risma Oktaviani B1011141044
Jurnal Pembangunan dan Pemerataan Vol 7, No 4 (2018): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnin Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACTPenelitian ini dilakukan untuk menganalisis faktor mana yang berpengaruh terhadap tingkat inflasi di Kalimantan barat. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder dalam runtun waktu (time series). Penelitian ini menggunakan metode Error Correction Model (ECM), dimana ECM digunakan untuk melihat pengaruh dalam jangka pendek dan jangka panjang dengan pengujian sebagai berikut : Uji Stasioneritas (Uji Akar Unit dan Uji Derajat Integrasi), Uji Kointegrasi dan Uji Koreksi Kesalahan (ECM). Hasil dari penelitian ini adalah seluruh variabel telah stasioner pada uji akar unit level 1 dan memiliki hubungan jangka panjang atau kointegrasi. Kemudian dalam jangka pendek ketiga variabel berikut bernilai positif tapi tidak signifikan terhadap inflasi di Kalimantan Barat. Sedangkan dalam jangka panjang jumlah uang beredar dan suku bunga bernilai positif dan signifikan terhdap tingkat inflasi di Kalimantan Barat, namun PDRB bernilai positif dan tidak signifikan terhadap tingkat inflasi di Kalimantan Barat. Kata kunci : Jumlah Uang Beredar, PDRB, Suku Bunga dan Inflasi.DAFTAR PUSTAKAA Samuelson. Paul & William D Nordhaus (1997). Makro-Ekonomi. Edisi Keempatbelas. Jakarta : Erlangga.Afrizal, (2017). Analisis Kausalitas Inflasi dan Jumlah Uang Beredar di Indonesi Periode Tahun 2000.1–2014.4. Jurnal Ekonomi Bisnis dan Kewirausahaan 2017, Vol. 6, No. 3, 236-250Agus, Widarjono. (2009). Ekonometrika Pengantar dan Aplikasinya, Edisi Ketiga. Yogyakarta : EkonesiaAjija, Shochrul Rohmatul, dkk. (2011). Cara Cerdas Menguasai Eviews. Jakarta: Salemba Empat.Amaliya, Asri. (2010). Pengaruh tingkat suku bunga dan kurs terhadap inflasi di Indonesia periode 1990-2009. Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah JakartaAriefianto, Moch. Doddy. (2012). Ekonometrika Esensi dan Aplikasi dengan. Menggunakan EViews. Jakarta: PT. Gelora Aksara Pratama.Asa’at, M. (2012). Analisis pengaruh pendapatan perkapita, impor, penanaman modal asing, penanaman modal dalam negeri dan jumlah uang beredar terhadap laju inflasi di Indonesia periode tahun 1979-2009. Fakultas Ekonomi Universitas Tidar Magelang Vol 37 No.1Atmadja, Adwin S. (1999). Inflasi Di Indonesia: Sumber-sumber Penyebab Dan. Pengendaliannya. SurabayaBank Indonesia. Kajian Ekonomi dan Keuangan Regional Kalimantan Barat. Diakses Maret 2018, dari (www.bi.go.id).Boediono, (1985). Ekonomi Moneter, Seri Sinopsis pengantar Ilmu Ekonomi No 5. Edisi Ketiga, Yogyakarta. BPFE UGMBoediono, (2011). Ekonomi Makro. Yogyakarta: BPFE-YogyakartaDjojohadikusumo, Sumitro. (1994). Perkembangan Pemikiran Ekonomi: Dasar Teori Ekonomi Pertumbuhan dan Ekonomi Pembangunan. PT Pustaka LP3ES Indonesia. JakartaEndri, (2008). Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Inflasi Di Indonesia. Jurnal Ekonomi Pembangunan, Kajian Ekonomi Negara Berkembang Vol 13 No.1Febby Shinta Dewi, Drs. I Gusti Bagus Indrajaya , M.Si. , Dr. I Ketut Djayastra, SE.,SU, (2015). Analisis Pengaruh Produk Domestik Regional Bruto Per Kapita dan Pengeluaran Pemerintah terhadap Inflasi Kota Denpasar periode tahun 1994-2013. Universitas Unadaya Vol 6 No.1Gujarati, Damodar N. (2003). Ekonometri Dasar. Terjemahan: Sumarno Zain. Jakarta: Erlangga.Gujarati, Damodar N. (2007). Dasar-dasar ekonometrika. Jakarta : Erlangga.Hidayat, Arie. (2017). Pengaruh Jumlah Uang Beredar, Nilai Tukar dan Suku Bunga Terhadap Tingkat Inflasi Indonesia. Jurnal Ilmiah Universitas Tanjungpura Vol 6 No.2Insukindro, dkk. (1994). Peranan dan Pengelolaan Keuangan Daerah Dalam Usaha Peningkatan Pendapatan Asli Daerah Buku I. Yogyakarta : KKD FE UGMInsukindro, Aliman. (1999). Pemilihan dan Bentuk Fungsi Moel Empirik : Studi Kasus Permintaan Uang Kartal Riil di Indonesia, Jurnal ekonomi dan Bisnis Indonesia, Vol.14 No.4Kuncoro, Mudrajad & Suhardjono. (2011). Manajemen Perbankan, BPFE,. Yogyakarta.Kasmir, (2012). Dasar-Dasar Perbankan. Edisi revisi. Jakarta : PT. Raja Grafindo PersadaMankiw, N. Gregory. (2003). Teori Makroekonomi Edisi Kelima. Terjemahan. Jakarta: Penerbit ErlanggaNi LuhGede Ari Luwihadi, Sudarsana Arka. (2017). Determinan Jumlah Uang Beredar dan Tingkat Inflasi Indonesia periode 1984-2014. E-Jurnal EP Universitas Udaya, Vol.6 No.4Nopirin, (1987). Ekonomi Moneter Buku II. Edisi ke 1. Yogyakarta: BPFENopirin, (1992). Ekonomi Moneter Buku I. Edisi ke 4. Yogyakarta: BPFEPerlambang, Heru. (2012). Analisis pengaruh jumlah uang beredar, suku bunga SBI, nilai tukar terhadap tingkat inflasi Indonesia. Media Ekonomi Vol.19 No.2.Rahmatullah, Rizieq. (2006). Model Struktural Inflasi dan Pertumbuhan Ekonomi Regional di Kalimantan Barat. Jurnal Equilibrium Vol.3 No.1Setyahuddin, Rosihan. (2015). Pengaruh Penyaluran Kredit dan Nilai Tukar Rupiah terhadap Tingkat Inflasi Provinsi Kalimantan Barat. Jurnal Ekonomi Daerah (JEDA) Vol.1 No.1Sugiyono, (2005). Memahami Penelitian Kualitatif. Bandung : Alfabeta Sugiyono, (2015). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Bandung: AlfabetaSukirno, Sadono. (1997). Pengantar Teori Mikro ekonomi. Edisi Kedua. Jakarta : PT. Raja Grafindo PerkasaSukirno, Sadono. (2006). Mikro Ekonomi Teori Pengantar. Edisi Ketiga. Jakarta: Rajagrafindo Persada.Sukirno, Sadono. (2012). Makro Ekonomi. Teori Pengantar. Edisi Ketiga. Cetakan ke 21. Jakarta: PT. Raja Grafindo PersadaSunariyah, (2004). Pengantar Pengetahuan Pasar Modal. Edisi Kelima. Bandung: CV.AlfabetaSuparmoko, (2000). Keuangan negara: Teori dan Praktek. Yogyakarta: BPFETheodores Manuela Langi, Vecky Masinambow dan Hanly Siwu. (2014). Analisis Pengaruh Suku. Bunga BI, Jumlah Uang Beredar dan Tingkat Kurs Terhadap Tingkat Inflasi Di. Indonesia. Jurnal Berkala Ilmiah Efisiensi. Vol.1 No.2Yaqin, Ainul. (2015). Pengaruh Tingkat Suku Bunga dan Jumlah Uang Kuasi terhadap Inflasi di Kalimantan Barat. Jurnal Curvanomic Vol.4 No.4 
ANALISIS DAMPAK PEMEKARAN DAERAH TERHADAP PERTUMBUHAN SEKTOR PEREKONOMIAN DI KABUPATEN PONTIANAK B01108008, Hendri
Jurnal Pembangunan dan Pemerataan Vol 2, No 2 (2013): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnin Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This descriptive study has three main objectives, the first objective is to identify and analyze the growth sectors of the economy in Pontianak regency before and after the expansion area, the second objective to identify and analyze the District's economic growth compared with the growth Pontianak West Kalimantan Province before and after expansion area, while the third goal to identify and analyze the competitiveness of the economic sectors in Pontianak regency before and after regional expansion. Period before the expansion area is calculated starting in 2004 until in 2007, while after the split area is calculated from the year 2008 until the year 2011. These results indicate that the growth of economic sectors Pontianak regency after splitting a smaller area than before the expansion area, Pontianak regency economic growth after the split area is also well below the economic growth of the West Kalimantan province, while the competitiveness of economic sectors Pontianak regency decreased after the introduction of regional expansion. Best sector Pontianak regency after the expansion area is mining and quarrying sector as it has the highest growth rate and competitiveness both in the province of West Kalimantan.
THE EFFECT OF REGIONAL FUND TRANSFER ON DISPARITY INDICATOR FOR ECONOMIC DEVELOPMENT IN INDONESIA B01111020, Dede Kurniawan
Jurnal Pembangunan dan Pemerataan Vol 4, No 4 (2015): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnin Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

(DBH), General Allocation Fund (DAU) and Special Allocation Fund (DAK) as independent variables, the indicators disparities in economic development in Indonesia which consist of, Population poor (Y1), Percapita Income (Y2), growth (Y3), and the Human Development Index (Y4) as the dependent variable. The sample used is data from 31 provinces in Indonesia in the period 2010-2014. The analytical method used is Pooled Least Squares.Results of the study found that DBH and DAK, positive effect but not significant poor population and economic growth, while DBH significant negative effect on the HDI while DAK positive effect but not significant to the HDI, DBH and DAK negative effect but no significant effect on earnings per capita, then DAU positive and significant impact on economic growth, income per capita and HDI, and DAU a significant negative effect on the number of poor people.Key words: DBH, DAU, DAK, Poverty, Income per Capita, Economic, Develpoment,Human Development Index
ANALISIS POLA KONSUMSI RUMAH TANGGA TENAGA KERJA INDONESIA (TKI) ASAL KECAMATAN SEBAWI KABUPATEN SAMBAS YANG BEKERJA DI MALAYSIA B21111019, Nuriza
Jurnal Curvanomic Vol 5, No 4 (2016): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi
Publisher : Jurnal Curvanomic

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pola konsumsi rumah tangga tenaga kerja Indonesia (TKI) asal Kecamatan Sebawi Kabupaten Sambas yang bekerja di Malaysia dan untuk menganalisis perubahan status sosial ekonomi TKI asal Kecamatan Sebawi Kabupaten Sambas sebelum dan sesudah menjadi TKI di Malaysia. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif. Pengumpulan data yang digunakan menggunakan kuesioner. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh tenaga kerja Indonesia (TKI) yang berasal dari Sebawi, Kabupaten Sambas yang bekerja di Malaysia yaitu sebanyak 47 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden berusia 24-28 tahun, berjenis kelamin laki-laki, dan rata-rata status pernikahan responden sudah menikah, jumlah tanggungan para pekerja TKI yaitu sebanyak 24 responden memiliki jumlah tanggungan rata-rata 3-4 orang, berjumlah 28 responden memilih jenis pekerjaan industri (kilang dan polywood/kayu), kemudian sebanyak 20 responden memilih menjadi TKI karena upah yang diterima tinggi, sebanyak 23 responden sudah  menjadi TKI selama > 3 tahun, rata-rata gaji yang diterima TKI yaitu Rp 3.000.000,-_Rp 4.000.000,- perbulan yaitu sebanyak 37 orang, sebanyak 22 responden memiliki pendidikan tertinggi yaitu tamat SMP, sebanyak 26 responden memiliki tempat tinggal berupa rumah sendiri. Berdasarkan hasil penelitian pola konsumsi rumah tangga TKI asal Kecamatan Sebawi Kabupaten Sambas yang bekerja di Malaysia di meliputi oleh alokasi anggaran pendapatan, alokasi anggaran pengeluaran dan tabungan. Perubahan status social ekonomi pekerja sebelum dan sesudah menjadi TKI di Malaysia memiliki pendapatan rata-rata perbulan meningkat, memiliki jumlah konsumsi rumah tangga meningkat dibandingkan sebelum menjadi TKI dan jumlah rata-rata tabungan juga meningkat.   Kata Kunci:  Pendapatan, pengeluaran, tabungan, Pola Konsumsi, Tenaga Kerja.
“ANALISIS PERMINTAAN PERBANKAN TERHADAP JASA PENGISIAN KAS ATM PADA PT. SWADHARMA SARANA INFORMATIKA ” B01107063, ISWANDI
Jurnal Pembangunan dan Pemerataan Vol 3, No 4 (2014): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnin Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini berjudul “Analisis Permintaan Perbankan Terhadap Jasa Pengisian Kas ATM Pada PT. SWADHARMA SARANA INFORMATIKA”. Permasalahan yang diangkat dalam penelitian ini adalah faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi pihak perbankan khususnya bank-bank yang ada di Kota Pontianak untuk menggunakan jasa pihak ketiga dalam melakukan pengisian kas ATM-ATM mereka.  Tujuan penelitian ini adalah mengetahui sejauh mana faktor-faktor tersebut mempengaruhi tingkat penggunaan jasa ini khususnya pada perusahaan penyedia jasa yaitu PT. SWADHARMA SARANA INFORMATIKA. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif, yaitu metode yang menggambarkan situasi dan kondisi yang sebenarnya terjadi di lapangan.  Pengambilan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner atau angket.  Teknik pengambilan data dilakukan dengan kelima subjek dalam penelitian ini, yaitu bank-bank yang sudah menggunakan jasa dari PT. SWADHARMA SARANA INFORMATIKA. Dari hasil penelitian ini, hampir keseluruh responden atau subjek penelitian merasakan manfaat atau dampak positif yang nyata dari adanya jasa pengisian kas ATM ini.  Keberadaan perusahaan jasa ini sangat membantu kegiatan di sektor perbankan, khususnya bank-bank di Kota Pontianak. Kata Kunci : Bank, ATM, Nasabah ( Masyarakat )
Pengaruh Usia, Masa Kerja, dan Upah Terhadap Produktivitas Tenaga Kerja Wanita di Siantan Hilir, Kota Pontianak (Studi Kasus Tenaga kerja Bagian Produksi Sosis Ayam PT. Adilmart) B21111034, Susi Novita
Jurnal Pembangunan dan Pemerataan Vol 5, No 4 (2016): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnin Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh variabel usia, masa kerja, dan upah terhadap produktivitas tenaga kerja wanita bagian produksi sosis ayam PT Adilmart di Siantan Hilir, Kota Pontianak. Dalam penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif yang bertujuan untuk menguji hipotesis yang telah ditetapkan.Data dalam penelitian ini diperoleh melalui wawancara, kuesioner, dan observasi.Sampel yang digunakan dalam penelitian ini berjumlah 30 responden.Analisis data yang digunakan adalah uji Chi-Square. Variabel independen dalam penelitian ini adalah usia, masa kerja, dan upah, sedangkan variabel dependen adalah produktivitas tenaga kerja wanita. Hasil dari penelitian ini berdasarkan analisis data dan pengujian hipotesis yang dilakukan, yaitu terdapat hubungan yang signifikan antara upah dengan penempatan kerja terhadap produktivitas tenaga kerja wanita. Sedangkan variabel usia dan masa kerja dengan penempatan kerja tidak terdapat hubungan yang signifikan terhadap produktivitas tenaga kerja wanita. Hal ini berarti bahwa variabel upah memberikan dampak yang cukup besar dalam meningkatkan produktivitas tenaga kerja wanita yang semakin menyempurnakan hasil produk sosis ayam PT Adilmart di Siantan Hilir, Kota Pontianak. Kata kunci: Usia, masa kerja, upah, produktivitas tenaga kerja

Filter by Year

2012 2021


Filter By Issues
All Issue Vol 10, No 1 (2021): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 9, No 2 (2020): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 9, No 1 (2019): Jurnal Ekonomi Pembangunan Vol 8, No 4 (2019): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 8, No 3 (2019): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 8, No 2 (2019): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 8, No 1 (2019): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 7, No 4 (2018): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 7, No 3 (2018): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 7, No 2 (2018): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 7, No 1 (2018): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 6, No 4 (2017): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 6, No 3 (2017): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 6, No 2 (2017): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 6, No 1 (2017): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 5, No 4 (2016): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi Vol 5, No 3 (2016): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi Vol 5, No 2 (2016): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi Vol 5, No 1 (2016): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi Vol 4, No 4 (2015): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi Vol 4, No 3 (2015): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi Vol 4, No 2 (2015): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi Vol 4, No 1 (2015): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi Vol 3, No 4 (2014): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi Vol 3, No 3 (2014): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi Vol 3, No 2 (2014): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi Vol 3, No 1 (2014): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi Vol 2, No 3 (2013): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi Vol 2, No 2 (2013): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi Vol 2, No 1 (2013): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi Vol 1, No 1 (2012): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi More Issue