cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
Jurnal Curvanomic
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 868 Documents
ANALISIS AKTIVITAS EKONOMI PADA OBYEK WISATA GUA MARIA ANJUNGAN B21110033, PASLI BOBOB
Jurnal Pembangunan dan Pemerataan Vol 6, No 4 (2017): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnin Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Skripsi berjudul “Analisis Aktivitas Ekonomi Objek Wisata Gua Maria Anjungan” bertujuan untuk mengetahui dan menganalisa aktivitas ekonomi dan kontribusi obyek wisata Gua Maria terhadap PAD Kecamatan Anjungan Kabupaten mempawah. Hasil penelitian ini diharapkan dapat dijadikan bahan pertimbangan dalam peningkatan kontribusi retribusi sektor pariwisata Kecamatan Anjungan dimasa mendatang dalam rangka pengambilan kekebijakan pemerintah.Metode pengumpulan data  yaitu dengan menyebarkan kuisioner pada responden, sedangkan data sekunder diperoleh langsung dari pengelola objek wisata rohani Gua Maria Anjungan dan intansi-intansi pemerintah yang terkait.Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas ekonomi pada obyek wisata rohani ini dari tahun ke tahun terus meningkat. Hal ini dikarenakan makin meningkatnya jumlah pengunjung pada obyek wisata ini. Dengan meningkatnya aktivitas ekonomi dan jumlah pengunjung  ini berdampak terhadap makin tingginya realisasi penerimaan retribusi dari kolam renang, jumlah kendaraan, dan jumlah pedagang yang berjualan di Objek Wisata Rohani Gua Maria Anjungan Tahun 2016 cukup besar yaitu berjumlah RP 63.030.000,- dan jumlah realisasi retribusi Kabupaten Mempawah pada Tahun 2016 berjumlah 19.334.650.000-, Ini berarti retribusi obyek wisata Goa Maria Anjungan memberi kontribusi terhadap PAD Kabupaten Mempawah sebesar 3,274% setiap tahunnya. Kata kunci: Aktivitas ekonomi, Kontribusi, Objek Wisata Rohani
EVALUASI PROGRAM PEMBAGIAN RASTA (BERAS SEJAHTERA) DAN MANFAATNYA BAGI MASYARAKAT MISKIN DI KABUPATEN KUBU RAYA ( Studi Kasus Desa Sungai Rengas Gifani, Novi
Jurnal Pembangunan dan Pemerataan Vol 8, No 3 (2019): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnin Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini dilakukan bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis ketepatan pembagian beras rasta berdasarkan kriteria tepat orang penerima manfaat, tepat waktu, tepat jumlah, tepat kualitas beras, untuk mengetahui dan menganalisis menyebabkan tidak terjadinya 4 tepat sasaran dan mengetahui dan menganalisi manfaat pembagian beras rasta bagi masyarakat miskin di Desa Sungai Rengas.Hasil penelitian di Desa sungai Rengas ini tidak berjalan dengan efektif. Hal tersebut terbukti dengan ketidak berhasilan tepat orang penerima manfaat tersebut diperoleh sebagian besar responden yang mengatakan yaitu 70,73. Pendistribusian beras Di Desa Sungai Rengas tidak tapat waktu hal ini terbukti dari responden yang mengatakan 100% hal ini berarti bahwa 82 semua responden mengatakan tidak tepat waktu. Kualitas beras yang dibagikan tidak sesuai yang antara lain memiliki aroma tidak sedap/berbau ditentukan sebanyak, sebanyak 50%. Berdasrkan pedoman rasta dapat diketahui bahwa tingkat keberhasilan pembagian beras di Desa Sungai Rengas yaitu tepat jumlah beras rasta hal ini terbukti dari 100% dari semua 82 responden yang mendapatkan beras rasta mengatakan tepat jumlah dalam pembagian beras rasta tersebut.            Penyebab Tidak Terjadinya 3 Tepat Sasaran Pembagian Beras Rasta tersebut di karenakan data yang tidak valid/ tidak di perbahuri sampai saat ini dan tidak adanya kesadaraan dari masing-masing orang yang dikatakan mampu untuk memberikan hak beras tersebut kepada pihak yang tidak mampu, dan adanya tkomplen kepada pihak BPS mereka yang dikatakan mampu tetapi ingin mendapatkan beras rasta tersebut karena adanya kecemburuan sosial. Dan memiliki kendala terhadap berasnya memiliki aroma tidak sedap/berbau karena distok/disimpan didalam gudang yang menyebabkan kualitas beras bulog ini tidak tepat waktu. Dan program  rasta yang dibagikan kepada masyarakat miskin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Dapat dilihat dari responden yang menjawab 65,85% Kebutuhan pangan sehari-hari keluarga terbantu dengan adanya rasta 10 kg yang dibagikan.   Kata Kunci : program pembagian rasta,tidak tepat sasran,dan manfaat pembagian berasRingkasanEvaluasi Program Pembagian Rasta (Beras Sejahtera) Dan Manfaatnya Bagi Masyarakat Miskin Di Kabupaten Kubu Raya (Studi Kasus Desa Sungai Rengas)1.      Latar BelakangKebutuhan akan pangan sangat penting bagi kehidupan, sehingga ketersediaan akan pangan harus diperhatikan baik oleh individu masing-masing maupun oleh pemerintah sebagai pemegang kekuasaan tertinggi di negara. Dengan terwujudnya kebutuhan pangan yang baik bagi masyarakat dapat mewujudkan masyarakat yang sejahtera dan juga dapat melahirkan sumber daya manusia yang berkualitas. Masalahnya adalah bahwa praktek pendistribusian Rasta dengan sistem bagi rata di Desa Sungai Rengas tidak sesuai dengan aturan sebagaimana mestinya karena tidak terpenuhinya tujuan utama Rasta yaitu untuk mengurangi beban pengeluaran rumah tangga miskin melalui pemenuhan sebagian kebutuhan pangan pokok dalam bentuk beras.2.      PermasalahanAdapun Permasalahan dalam penelitian ini sebagai berikut : 1.   Apakah pembagian Beras untuk keluarga Sejahtera (Rasta) sudah memenuhi empat Tepat Sasaran yaitu Tepat-Orang Penerima Manfaat, Tepat-Waktu Pendistribusian, Tepat-Jumlah Beras dan Tepat-Kualitas Beras.2.    Apa yang menyebabkan tidak terjadinya4 tepat sasaran pembagian beras untuk  keluarga sejahtera?3.    Apakah pembagian beras rasta memberikan manfaat bagi masyarakat  miskin di Desa Sungai Rengas?3.      Tujuan Penelitian1.    Untuk mengetahui dan menganalisis ketepatanPembagian Beras untuk keluarga Sejahtera (Rasta) berdasarkan kriteria Tepat-Orang Penerima Manfaat, Tepat-Waktu Pendistribusian, Tepat-Jumlah Beras dan Tepat-Kualitas Beras.2.    Untuk mengetahui dan menganalisis yang menyebabkan tidak terjadinya 4 tepat sasaran pembagian beras untuk keluarga sejahtera.3.  Untuk mengetahui dan menganalisis manfaat pembagian beras rasta bagi masyarkat miskin di Desa Sungai Rengas.4.      Metode PenelitianPenelitian ini menggunakan metode deskiptif kualitatif karena penelitian ini dimaksudkan untuk mengumpulkan informasi secara aktual dan terperinci, mengindentifikasi masalah. Membuat perbandingan atau evaluasi. 5.      Hasil dan Pembahasan Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapatkan masyarakat yang pendapatan yang memiliki penghasilan Rp 1.000.000-Rp 4.000.000 yang berkerja masih terdapat tenaga pegawai yang masih menerima bantuan beras rasta tersebut. Program pembagian rasta di Desa Sungai Rengas dari segi empat tepat sasaran yaitu tepat orang penerima manfaat,tapet jumlah,tepat kualitas, tepat waktu hanya ada satu program yang tepat sasaran yaitu tepat jumlah pembagian beras rasta tersebut. Hal ini terbukti dari 100% yang menyatakan tepat jumlah yang dibagikan 10 Kg. Dan tidak tepat sasaran hal ini terbukti dari masih terdapatnya orang dikatakan mampu tetapi mendapatkan beras rasta tersebut yaitu sebesar 70,73%, pembagian beras rasta tidak tepat waktu hal ini terbukti beras yang dibagikan lebih dari 3 bulan terlihat dari responden yang mengatakan sebesar 100%, tepat kualitas terbukti dengan adanya hasil responden mengatakan 50% beras rasta tersebut beraroma tidak sedap/berbau.Kesimpulan dan rekomendasiDapat ditarik kesimpulan sebagai berikut:Program pembagian beras Rasta (beras untuk keluarga sejahtera) di Desa sungai Rengas tidak tepat sasaran orang penerima manfaat. Dimana sebagian besar 70,73% (58 orang) masyarakat penerima rasta yang menyatakan tidak tepat sasaran kerena beras tersebut dibagikan secara merata sehingga masyarakat yang mampu juga menerima bantuan beras tersebut. dan 29,26% (24 orang) masyarakat yang menyatakan tepat sasaran yang dilihat dari pendapatan mereka yang sesuai dengan pedoman rasta. Pendistribusian beras di Desa Sungai Rengas tidak tapat waktu dimana sebagian besar 100% masyarakat menyatakan tidak tepat waktu dalam pembagian beras tersebut. hal ini berarti bahwa 82 semua responden mengatakan tidak tepat waktu. Dimana hal ini tidak sesuai dengan pedoman rasta yang menyatakan pembagian beras rasta setiap 3 bulan sekali. Berdasarkan masyarakat penerima rasta di Desa Sungai Rengas menyatakan  sesuai kualitas yang ditentukan sebanyak 15,85% , tidak sesuai kualitas yang ditentukan sebanyak 34,15% dan masyarakat penerima rasta yang menyatakan lain-lainya sebanyak 50%. Hal ini berarti bahwa beras yang dibagikan tidak tepat kualitas terbukti dengan adanya hasil responden menyatakan 50% beras rasta tersebut beraroma tidak sedap/berbau, beras yang dibagikan memiliki banyak batu kecil-kecil dan biji berasnya yang dibagikan kecil-kecil. Penyebab Tidak Terjadinya 3 Tepat Sasaran Pembagian Beras Rasta tersebut di karenakan data yang tidak valid/ tidak di perbahuri sampai saat ini dan tidak adanya kesadaraan dari masing-masing orang yang dikatakan mampu untuk memberikan hak beras tersebut kepada pihak yang tidak mampu, dan adanya komplen kepada pihak BPS mereka yang dikatakan mampu tetapi ingin mendapatkan beras rasta tersebut karena adanya kecemburuan sosial. Dan memiliki kendala terhadap berasnya memiliki aroma tidak sedap/berbau karena distok/disimpan didalam gudang yang menyebabkan kualitas beras bulog ini tidak tepat waktu. Program  rasta yang dibagikan kepada masyarakat miskin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Dapat dilihat dari responden yang menjawab 65,85% Kebutuhan pangan sehari-hari keluarga terbantu dengan adanya rasta 10 kg yang dibagikan. Jumlah rasta 10 kg bisa untuk memenuhi kebutuhan mulai dari dua minggu hingga satu bulan tergantung jumlah anggota keluarga. Masyarakat miskin yang biasa mengeluarkan uang Rp 200.000 untuk membeli beras bisa menghemat, karena tidak mengeluarkan uang lagi untuk membeli beras karena adanya bantuan rasta. sehingga rasta memberikan kontribusi positif terhadap kebutuhan beras RTS. Kajian tersebut dilaksanakan dengan asumsi pagu Raskin sebesar 10 kg/RTS. RekomendasiBerdasarkan hasil penelitian, pembahasan dan kesimpulan yang diperoleh, maka saran yang dapat diberikan sebagai berikut:Kepada kantor BPS dan kepala Dinas di Kabupaten Kubu Raya diharapkan mampu mengatasi masalah-masalah yang terjadi di lapangan, agar mampu mendapatkan data-data masyarakat yang berhak untuk mendapatkan beras rasta tersebut dan dapat mencapai sebuah tujuan bantuan sosial yang tepat sasaran.Kepada kantor BULOG untuk mengecek sebelum dibagikan kepada orang penerima manfaat  dan  memisahkan beras yang kualitasnya kurang baik. Agar tidak terjadinya keluh kesah masyarakat atau komplen akan beras yang di bagikan tersebut.Kepada kantor desa Sungai rengas kecamatan sungai kakap agar dapat   mensosialisasikan bahwa beras rasta tersebut hanya dibagikan pada masyarakat miskin dan agar warga yang di katakan mampu dengan perekonomiannya yang membaik untuk tidak menerima bantuan sosial berupa beras rasta tersebut, hal ini juga agar tidak terjadinya lagi kecemburuan sosial dan disosialisasikan kepada masayarakat penerima rasta bahwa pembagian beras rasta sesuai dengan pedoman umum    DAFTAR PUSTAKAArikunto, S. (2002). Prosedur Penelitian. Jakarta: Rineka Cipta.Badan Pusat Statistik (2007). Kesejahteraan Rakyat. Jakarta.Badan Pusat Statistik (2015). Kriteria Masyarakat Miskin. Jakarta.Bakkara, J. 2014. Analisis Efektifitas Distribusi Beras Miskin di Desa Sitalasari Kecamatan Siantar Kabupaten Simalungun. Skripsi. Medan, Universitas Sumatera Utara.Beras, S., Masyarakat, B., & Rendah, B. (2016). Pedoman umum. Kementrian Koordinator Bidang Pembanguan Manusia Dan Kebudayaan Republik Indonesia..BPS Kabupaten Kubu raya ,  “ Data jumlah penduduk miskin kabupaten kubu raya  dalam angka Tahun 2011-2016”.BPS Kabupaten Kubu raya ,  “ Data jumlah penduduk kecamatan kabupaten kubu raya  dalam angka Tahun 2011-2016”.BPS Kabupaten Kubu raya ,  “ Data jumlah penduduk kecamatan Sungai Kakap kabupaten kubu raya  dalam angka Tahun 2011-2016”.BULOG Devisi Regional kalimantan Barat, “ Data jumlah keluarga penerima manfaat” Chambers, Budhi. 2013. Ketidak Beruntungan Keluarga Miskin. Yogyakarta : Kanisus.Kantor  desa  sungai rengas , “ Data Penerima Manfaat Rasta Tahun2014-2016”.Midgley. (2000). Kesejahteraan sosial. Jurnal Ekonomi Nazir. (2005). Metode Penelitian. Jakarta: Ghalia Indonesia.Sevilla. (1993). Metodologi Penelitian. Jakarta: Rineka.cipta.Soekartawi. (2006). Teori Pendapatan. Jakata: Raja Grafindo Persada.Sujarweni. (2014). Metode Penelitian. Jakarta: Ghalia Indonesia.Sukirno, S. (2004). Makro ekonomi Teori Pengantar. Edisi Ketiga.Radja Grafindo Persada, jakartaSuyanto, Bagong, 2013, Anatomi Kemiskinan Dan Strategi Penanganannya, Penerbit intrans publishing, Malang.Walter A. Friedlander (2006). kesejahteraan Sosial .Jakarta: Gema Insani. 
PENGARUH INVESTASI, TENAGA KERJA DAN JUMLAH PENDUDUK TERHADAP PDRB SEKTOR PERTANIAN DI PROVINSI KALIMANTAN BARAT B01111062, RANTO B01111062 BAGUS
Jurnal Pembangunan dan Pemerataan Vol 6, No 1 (2017): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnin Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACTThe purpose of this study is to analyze the "Effect Penananaman Domestic Investment, Foreign Investment, Total Labor and Population to the GDP of agriculture sector in the province of West Kalimantan". The data used in this research is time series data from 1989 to 2013 year. Penelititan method used is multiple regression analysis using a model of Ordinary Least Square (OLS) analysis tool Econometric Views (EViews) 8.Research shows that domestic investment, foreign investment, and the total population but not significant positive effect on the agricultural sector GDP, while total employment positive and significant impact on the agricultural sector GDP. The closeness of the relationship between the dependent variable and independent variables that affect the agricultural sector GDP West Kalimantan province amounted to 95,66 per cent which can be explained by four variables in the model. The remaining 4,34 percent is explained by other factors outside the model equations.Keywords: Domestic Investment, Foreign Investment, Total Labor, Population, and the agricultural sector GDP.
Flypaper Effect Pada Dana Alokasi Umum (DAU) dan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Terhadap Belanja Daerah Kabupaten/Kota di Provinsi Kalimantan Barat Tahun 2011-2015 B1011131112, RAUSAN DHAMIR
Jurnal Pembangunan dan Pemerataan Vol 6, No 2 (2017): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnin Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk menemukan bukti empiris pada DAU dan PAD terhadap belanja daerah kabupaten/kota di Provinsi Kalimantan Barat yang terdiri dari 12 kabupaten dan 2 kota. Untuk membuktikan apakah terjadi fenomena Flypaper Effect pada tahun 2011 – 2015. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder yang sumber datanya diambil dari Badan Pusat Statistik Provinsi Kalimantan Barat.Berdasarkan hasil pengujian yang dilakukan, dapat diketahui bahwa PAD dan DAU secara bersama-sama memiliki pengaruh yang signifikan terhadap belanja daerah. Hasil uji t-statistik PAD sebesar 7,031988 dan signifikan terhadap belanja daerah. Sedangkan hasil uji t-statistik DAU sebesar 24,40710 dan signifikan. Hasil pengujian ini membuktikan bahwa respon pemerintah daerah terhadap belanja daerah pada kabupaten/kota di Provinsi Kalimantan Barat menunjukkan tidak terjadi Flypaper Effect.Kata Kunci : DAU, PAD, Belanja Daerah, dan Flypaper Effect.
STRATEGI EKONOMI RUMAH TANGGA DALAM PEMENUHAN KEBUTUHAN PADA PEGAWAI HONOR KANTOR SEKRETARIAT DAERAH KABUPATEN MELAWI B21111001, FRYCY GENYRA DYLA DOMA
Jurnal Pembangunan dan Pemerataan Vol 6, No 1 (2017): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnin Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pola konsumsi pengeluaran pangan dan non pangan pegawai honor Kantor Sekretariat Daerah Kabupaten Melawi dan menganalisis strategi ekonomi rumah tangga dalam pemenuhan kebutuhan pegawai honor Kantor Sekretariat Daerah Kabupaten Melawi. Populasi sejumlah 35 pegawai, sedangkan untuk jumlah sampel adalah 35 orang pegawai honor yang sudah menikah. Teknik pengumpulan data menggunakan angket dan interview, sedangkan analisis data menggunakan presentasi. Hasil penelitian sebanyak 10 pegawai atau sekitar 29% pegawai memiliki pengeluaran dibawah 50% untuk pengeluaran pangan, hal ini berarti 25 pegawai atau 71% memiliki pengeluaran lebih dari 50% untuk pengeluaran pangan. Sebanyak 10 pegawai atau sekitar 29% pegawai memiliki pengeluaran dibawah 50% untuk pengeluaran pangan, hal ini berarti 25 pegawai atau 71% memiliki pengeluaran lebih dari 50% untuk pengeluaran pangan. Apabila dibandingkan dengan pengeluaran total pangan dan non pangan dengan penghasilan tetap pegawai honor Sekretariat Kabupaten Melawi yang mencukupi hanya 7 orang atau 20%, sedangkan pegawai yang lain sejumlah 25 orang atau 80% penghasilan tetap tidak mencukupi. Oleh karena itu diperlukan strategi untuk mendapatkan penghasilan untuk mencukupi kebutuhan ekonomi keluarga baik pangan maupun non pangan. Strategi yang dilakukan adalah dengan memiliki usaha sendiri sebanyak 20 pegawai honor atau 59% dan 8 pegawai honor atau 23% bekerja dengan orang lain.     Kata kunci: Strategi Ekonomi Rumah Tangga
PENGARUH JUMLAH UANG BEREDAR, INFLASI DAN PERTUMBUHAN EKONOMI TERHADAP INDEK HARGA SAHAM GABUNGAN (IHSG) DI INDONESIA PERIODE 2000-2014 B01110067, MOHAMAD RIDUAN
Jurnal Pembangunan dan Pemerataan Vol 7, No 1 (2018): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnin Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

 Penelitian ini bertujuan 1. Menganalisi pengaruh jumlah uang beredar terhadap indek harga saham gabungan di Indonesia 2. Menganalisis pengaruh inflasi terhadap indek harga saham gabungan di Indonesia 3. Menganalisis pengaruh pertumbuhan ekonomi terhadap indek harga saham gabungan di Indonesia.Metode yang digunakan dalam jenis penelitian ini adalah explanatory research dengan mengunakan data sekunder yaitu data time series dari tahun 2000 sampai dengan tahun 2014. diolah dengan komputer mengunakan program sofware economics views (E-views). menggunakan metode fixed effect dengan metode Panel Least Square (PLS). Hasil dari pembahasan menyimpulkan bahwa berdasarkan uji t-statistik jumlah uang beredarmemiliki pengaruh yang signifikan terhadap indek harga saham gabungan dengan nilai probabilitas sebesar 0.0000 kurang dari 0,05%,inflasi memiliki pengaruh yang signifikan terhadap indek harga saham gabungandengan nilai probabilitas 0,0010 kurang dari 0,05% dan pertumbuhan ekonomi memiliki pengaruh tidak signifikan terhadap indek harga saham gabungan dengan nilai probabilitas sebesar 0.5261 lebih besar dari 0,05%. Kata kunci       : Indek harga saham gabungan, Jumlah uang beredar, inflasi dan pertumbuhan ekonomi
DAYA SAING DALAM PENERIMAAN PEGAWAI NEGERI SIPIL DI KABUPATEN KAPUAS HULU TAHUN 2013 dan 2014 B21111050, Hambali
Jurnal Pembangunan dan Pemerataan Vol 6, No 2 (2017): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnin Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pegawai negeri sipil merupakan sumber daya yang paling penting dalam organisasi ataupun pemerintahan. Pegawai negeri sipil juga berperan penting dalam membentuk Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualitas, sehingga mampu bersaing dengan tenaga kerja yang lain. Tenaga kerja yang berkualitas memiliki kekuatan untuk berusaha menjadi unggul yang dilakukan seseorang/institusi di pasar persaingan yang menawarkan produk atau jasa-jasa yang sama, dimana kelompok/institusi memiliki kemampuan, kinerja, talenta, atau prestasi untuk menunjukan hasil lebih baik, lebih cepat atau lebih bermakna dari seseorang/institusi lain. Pegawai  sebagai  sumber  daya aparatur  memiliki  posisi  yang  sangat strategis  dalam  penyelenggaraan pemerintahan  dan  pembangunan. Dalam penelitian ini analisis di bagi atas tiga bagian, yaitu kualifikasi pendidikan, kualifikasi keterampilan dan faktor-faktor lain. Analisi kualifikasi pendidikan yang meliputi asal Universitas Negeri/swasta, asal Fakultas, Indeks Prestasi Kumulatif dan tahun kelulusan menetukan dalam penerimaan PNS di Kab. Kapuas Hulu. Ananlisi kualifikasi keterampilan yang meliputi prestasi seni/olahraga yang di peroleh, pengalaman organisasi dan toefl juga menentukan dalam penerimaan PNS di Kab. Kabpuas Hulu dan faktor-faktor lain yang meliputi berapa kali ikut tes dan putra Daerah juga menentukan dalam penerimaan PNS di Kab. Kapuas Hulu. Analisis kualifikasi pendidikan dilakukan dengan menggunakan  teknik ukuran, yaitu ukuran asal universitas Negeri/ swasta, fakultas, indeks prestasi kumulatif dan tahun kelulusan. Analisis kualifikasi keterampilan dilakukan dengam menggunkan teknik ukuran, yaitu ukuran PrestasiSeni/ olahraga yang diperoleh,  Pengalaman organisasi, Toefl/ tes bahasa Inggris. Analisis  faktor-faktor lain menggunakan teknik ukuran, yaitu ukuran Berapa kali ikut tes dan Putra Daerah. Untuk mendukung analisis ini data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder yang diperoleh pencatatan yang dilakukan Badan Kepegawaian Pemda Kab. Kapuas Hulu (BKD) dan Badan Pusat Statistik (BPS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualifikasi pendidikan, kualifikasi keterampilan dan faktor-faktor lain mempunyai pengaruh yang penting terhadap penerimaan Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Kabupaten Kapuas Hulu. Kata Kunci Daya Saing, Pegawai Negeri Sipil, Kab. Kapuas Hulu
THE INFLUENCE OF TOTAL POPULATION, DOMESTIC DIRECT INVESTMENT, AND GROSS REGIONAL DOMESTIC PRODUCT ON POVERTY LEVEL IN DISTRICTS / CITIES OF WEST KALIMANTAN PROVINCE PERIOD 2011 - 2016 B1011141048, Rhut Sahana Sihombing
Jurnal Pembangunan dan Pemerataan Vol 7, No 4 (2018): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnin Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Poverty is seen as an economic inability to fulfill basic needs, one of the causes is lack of income and assets.This study aimed to analyze the influence of total population, domestic direct invesment, and gross regional domestic product on poverty level in districts and cities of West Kalimantan Province.This research is an associative research that use a quantitative approach. The analytical method in this study is multiple linear regression that use the Random Effect model with Pooled EGLS method. The result show that total population and domestic direct invesment have positive effect and not significantly toward poverty level. Gross Regional Domestic Product has negative effect and significantly affect poverty level. Based on F value, total population, domestic investment, and GRDP influence significantly on the poverty level simultaneously.Keywords        : total population, domestic direct invesment, GRDP, poverty level.
PENGARUH PERTUMBUHAN ANGKATAN KERJA DAN PERTUMBUHAN EKONOMI TERHADAP PENGANGGURAN DI INDONESIA B21112053, Andy Gunawan
Jurnal Pembangunan dan Pemerataan Vol 6, No 2 (2017): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnin Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dampak pertumbuhan tenaga kerja dan pertumbuhan ekonomi terhadap pengangguran Indonesia. Metode yang digunakan adalah metode kuantitatif deskriptif. Model yang digunakan dalam penelitian adalah model regresi linier berganda dan uji statistik. Dari hasil analisis yang telah dilakukan oleh penulis diperoleh nilai konstanta sebesar 1.969727. Nilai koefisien R-Square (R2) sebesar 0.907790 atau 90,77% (persen) yang menunjukkan bahwa kemampuan kontribusi atau sumbangan pertumbuhan tenaga kerja dan pertumbuhan ekonomi terhadap pengangguran di Indonesia, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor-faktor lain diluar variabel ini. Hasil perhitungan dan analisis data, maka dapat di jelaskan bahwa: Pertumbuhan angkatan kerja berpengaruh negatif dan signifikan terhadap pengangguran Provinsi di Indonesia. Hal ini dikarenakan nilai F-probabilitasnya sebesar 0,0133 lebih kecil dari alfa 0,05 dan pertumbuhan ekonomi berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap pengangguran di Provinsi Indonesia. Hal ini dikarenakan nilai F-probabilitasnya sebesar 0, 5024  lebih kecil dari alfa 0,05.   Kata Kunci: Pertumbuhan Tenaga Kerja, Pertumbuhan Ekonomi, Pengangguran
PENGARUH SUKU BUNGA TABUNGAN, TINGKAT INFLASI DAN INDEKS HARGA SAHAM GABUNGAN (IHSG) TERHADAP PENGHIMPUNAN TABUNGAN PADA BANKBANK UMUM DI KALIMANTAN BARAT B01111067, SENEN
Jurnal Curvanomic Vol 4, No 2 (2015): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi
Publisher : Jurnal Curvanomic

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this research is to test the variables of interest rates, inflationand Composite Stock Price Index in influencing the accumulation of savings Commercial Bank has an important role in supporting the economy of societyin West Kalimantan. The development and performance of commercial banks inrunning their intermediation role is very supported by the amount of private savingsthat can be collected and then distributed in the form of credit. This research is using the method that seeks causal comparative study the cause or reason for interest rates, inflation and composite stock price index in orderto obtain an answer from the causes of fluctuations accumulation of savings made bycommercial banks, as well as the search for the causes that complete and accurateinformation on the influence of the three factors on saving in commercial banks. Bytesting OLS (Ordinary Least Square) methods using software Eviews 6. The results showed, interest rates, inflation and stock price indexsimultaneously affect the saving on Commercial Banks in West Kalimantan.However, partial, interest rates have a significant effect with a negative direction, theinflation rate has no real influence, for private savings in commercial banks in West Kalimantan, while the Composite Stock Price Index has positive influence on theaccumulation of saving in commercial banks in West Kalimantan.Keywords: Saving on Commercial Banks, Interest Rate, Inflation and Composite    Stock Price Index

Filter by Year

2012 2021


Filter By Issues
All Issue Vol 10, No 1 (2021): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 9, No 2 (2020): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 9, No 1 (2019): Jurnal Ekonomi Pembangunan Vol 8, No 4 (2019): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 8, No 3 (2019): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 8, No 2 (2019): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 8, No 1 (2019): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 7, No 4 (2018): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 7, No 3 (2018): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 7, No 2 (2018): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 7, No 1 (2018): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 6, No 4 (2017): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 6, No 3 (2017): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 6, No 2 (2017): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 6, No 1 (2017): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 5, No 4 (2016): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi Vol 5, No 3 (2016): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi Vol 5, No 2 (2016): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi Vol 5, No 1 (2016): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi Vol 4, No 4 (2015): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi Vol 4, No 3 (2015): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi Vol 4, No 2 (2015): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi Vol 4, No 1 (2015): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi Vol 3, No 4 (2014): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi Vol 3, No 3 (2014): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi Vol 3, No 2 (2014): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi Vol 3, No 1 (2014): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi Vol 2, No 3 (2013): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi Vol 2, No 2 (2013): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi Vol 2, No 1 (2013): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi Vol 1, No 1 (2012): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi More Issue