cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
Jurnal Ekonomi Daerah (JEDA)
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Economy,
Arjuna Subject : -
Articles 200 Documents
KINERJA PENERIMAAN PAJAK DAERAH DI KABUPATEN KUBU RAYA B2052162010, Rina Adrianti
Jurnal Ekonomi Daerah (JEDA) Vol 7, No 1 (2019): JURNAL MAHASISWA MAGISTER ILMU EKONOMI
Publisher : Jurnal Ekonomi Daerah (JEDA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (387.561 KB)

Abstract

ABSTRAK                Studi ini mengkaji kinerja komponen pajak lokal sebagai sumber pendapatan serta gambaran pertumbuhan pajak lokal untuk 5 tahun ke depan di Kabupaten Kubu Raya. Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk menganalisis kinerja komponen pajak daerah yang potensial dan dapat diandalkan sebagai sumber pendapatan lokal di Kabupaten Kubu Raya dan untuk memperkirakan pertumbuhan pajak daerah selama 5 tahun ke depan (2019 s / d tahun 2023) di Kabupaten Kubu Raya.               Jenis data yang digunakan adalah data sekunder berupa time series, data disusun secara kronologis dari tahun ke tahun selama periode 5 tahun (2012-2016). Alat analisis menggunakan tipologi dan statistik deskriptif yang terdiri dari kontribusi dan pertumbuhan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pajak yang termasuk dalam kategori utama adalah pajak parkir dengan persentase 9,10%, kategori potensial dari 4 (empat) jenis pajak daerah yang terdiri dari pajak penerangan jalan, pajak mineral dan batu non-logan, pajak tanah dan bangunan, pajak BPHTB dengan persentase 36,36%, sedangkan kategori pengembangan 3 (tiga) jenis pajak daerah adalah pajak restoran, pajak hiburan, pajak sarang walet dengan persentase 27,27%, yang masuk dalam kategori terbelakang sebanyak 3 (tiga) jenis daerah pajak yaitu pajak hotel, pajak iklan, pajak air tanah dengan persentase 27,27%.               Perkiraan pertumbuhan pajak lokal Kabupaten Kubu Raya periode 2019-2023 tahun diprediksi akan meningkat setiap tahun dari tahun ke tahun, mengikuti perkiraan pertumbuhan berturut-turut dari 2019 sebesar Rp.117.024,16FM2020 sebesar Rp.128.509.58 pada tahun 2021 seharga Rp. .139.995,00 pada tahun 2022 sebesar Rp.151.480,42 pada tahun 2023 sebesar Rp.162.965,84Kata kunci: Kinerja Pajak Daerah, Pendapatan Pajak Daerah.
ANALISIS POTENSI DAN PENERIMAAN PAJAK HOTEL DI KOTA PONTIANAK EDY PURWANTO, B61112052
Jurnal Ekonomi Daerah (JEDA) Vol 3, No 1 (2015): JURNAL MAHASISWA MAGISTER ILMU EKONOMI
Publisher : Jurnal Ekonomi Daerah (JEDA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (8.986 KB)

Abstract

ABSTRACT Taxes as a source of district revenue (PAD) in Pontianak during the periods 2009 to 2013 had not provided optimal results, in which the contribution to the revenue was by an average of 6,95% per  year. Although the realization obtained always exceeded the target with figures above 100%, but if it is associated with the development of economic and social variables such as GDP growth rate, per capita income and additional value of sub-sectors hotel,  its contribution should still further be improved. The targeting of hotel tax that has not been realistic is one of the cause factors. The revenue target shoud be based on the real potential or capacity but in fact it is only based on the estimation data (forecast), so it is not impossible if the realization of receipts by a ratio of more than 100% was seen not optimal.   This study aimed to calculate the real potential of hotel tax, the level of effectiveness : the tax effort and the capacity of the tax. Then through the system and procedures of the hotel tax collection, Pontianak city government will have an objective guideline in determining the target and if there is a gap between the realization and the target, strategies can be created to optimize the reception of the hotel tax.   The approach taken to answer the research purpose of this thesis was to determine the real potential of the hotel tax in year t, which was obtained by diverting tax rates with the overall turn over of the hotel. Meanwhile the level of effectiveness was directy estimated through the comparison between the proceeds of the revenue target and the real potential of hotel tax in order to obtain the ratio of the tax capacity and tax effort.   Based on the results of the count in this study, it can be seen that the total of the real potential of hotel tax in Pontianak in 2013 amounted  to USD 18.329.351.000,- with the average effectiveness level of the tax capacity 104,22%  per year (very effective), but the level of effectiveness of tax effort (tax-effort) amounted to 62.97% (less effective) so it still cannot boost the hotel tax revenue in the city of Pontianak.   The low tax-effort is due to: lack of technology utilization, weak control to the officers and business doers, and no strict sanctions against violations of hotel tax regulations. Therefore, in order to optimize the hotel tax revenue, targeting should be adjusted to the size of the potential. Keywords : Potential,Effectiveness, Effort and Capacity Taxes
Border and Development International Converence Pontianak, November 5-7, 2014 2014, BDIC
Jurnal Ekonomi Daerah (JEDA) Vol 2, No 3 (2014): JURNAL MAHASISWA MAGISTER ILMU EKONOMI
Publisher : Jurnal Ekonomi Daerah (JEDA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Industrial Development and Mobility at the Border Region
PENGARUH ALOKASI BELANJA BIDANG INFRASTRUKTUR EKONOMI, KESEHATAN DAN PENDIDIKAN BERSUMBER DARI DANA PERIMBANGAN TERHADAP INDEK PEMBANGUNAN MANUSIA DI KALIMANTAN BARAT Restianty, Gusti Ayu Evy
Jurnal Ekonomi Daerah (JEDA) Vol 8, No 3 (2020): JURNAL MAHASISWA MAGISTER ILMU EKONOMI
Publisher : Jurnal Ekonomi Daerah (JEDA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indeks Pembangunan Masyarakat (IPM) terdapat 3 indikator utama, yaitu indikator kesehatan, tingkat pendidikan dan indikator ekonomi. Pengukuran ini menggunakan tiga dimensi yaitu Dak Infrastruktur ekonomi, Dak Infrastruktur pendidikan dan Dak Infrastruktur kesehatan. Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh alokasi belanja bidang infrastruktur ekonomi kesehatan dan pendidikan bersumber dari dana perimbangan terhadap indek pembangunan manusia di Kalimantan Barat. Bentuk penelitian ini adalah menggunakan deskriptif dengan pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Pengumpulan data menggunakan data sekunder berupa data yang bersumber dari Badan Pusat Statistik Indonesia dari tahun 2010-2019. Teknik analisis menggunakan regresi berganda. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa variabel DAK Infrastruktur Ekonomi berpengaruh terhadap IPM, DAK Infrastruktur Kesehatan tidak berpengaruh terhadap IPM dan DAK Infrastruktur Pendidikan berpengaruh terhadap IPM.Kata Kunci : DAK Infrastruktur Ekonomi, DAK Pendidikan, DAK Kesehatan dan Indek Pembangunan Manusia.
Determinasi Pembiayaan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) pada Perbankan Syari’ah Indonesia Hakim, Kurniawati; Yacoub, Yarlina; Bustami, Bustami
Jurnal Ekonomi Daerah (JEDA) Vol 8, No 3 (2020): JURNAL MAHASISWA MAGISTER ILMU EKONOMI
Publisher : Jurnal Ekonomi Daerah (JEDA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to find out what are the factors that influence the portion of financing for micro small and medium enterprises (SMES) in Islamic banking in Indonesia. The samples used are 14 Sharia Commercial Banks, 469 Sharia BUS Commercial Bank Units, 154 Sharia Business Units (UUS) and 102 Islamic People's Financing Bank (BPRS) registered at Bank Indonesia during the period 2010-2018. The form of this research is quantitative descriptive using secondary data. The method used in this study is themethod VECM (Vector Error Correction Model)using the eviews 10 program. The results show that in the short term the BI Rate does not have a significant effect, but in the long term the BI Rate has a significant and positive effect. Economic growth in the short term does not have a significant effect but in the long run the variable of economic growth has a significant and positive effect. exchange rate in the short term has a significant and negative effect in the long run has a significant and positive effect. Third Party Funds, inflation, not performing financing (NPF) in the short term and long term have no significant effect on the portion of MSME financing in Islamic banks in Indonesia.Keywords: SMES Financing, BI Rate, Economic Growth, Exchange Rate, Third Party Funds, Inflation and NPF.
PENGARUH PERTUMBUHAN EKONOMI, PENGANGGURAN DAN ANGKA HARAPAN HIDUP (AHH) TERHADAP KEMISKINAN DI PROVINSI KALIMANTAN BARAT TAHUN 2010-2018 Gunawan, Muhammad Wawan
Jurnal Ekonomi Daerah (JEDA) Vol 8, No 3 (2020): JURNAL MAHASISWA MAGISTER ILMU EKONOMI
Publisher : Jurnal Ekonomi Daerah (JEDA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengaruh Pertumbuhan Ekonomi, Pengangguran Dan Angka Harapan Hidup (AHH) Terhadap Kemiskinan Di Provinsi Kalimantan Barat Tahun 2010-2018: Kemiskinan saat ini menjadi salah satu masalah yang sulit untuk diatasi oleh banyak daerah, dan tidak terkecuali di Provinsi Kalimantan Barat. Provinsi yang memiliki 14 Kabupaten/Kota ini, menjadi salah satu provinsi di Indonesia yang memiliki penduduk miskin cukup banyak, dengan persentase kemiskinan mencapai 8,06%. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji dan menganalisis pengaruh pertumbuhan ekonomi, pengangguran, dan angka harapan hidup (AHH) terhadap kemiskinan di Kalimantan Barat. Sedangkan metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah regresi berganda untuk menganalisis data panel, maka diperoleh hasil penelitian sebagai berikut: 1. Bahwa secara parsial, variabel Pertumbuhan Ekonomi dan Pengangguran tidak berpengaruh signifikan terhadap kemiskinan di Kalimantan Barat. 2. Untuk variabel Angka Harapan Hidup (AHH) berpengaruh positif dan signifikan terhadap kemiskinan di Kalimantan Barat. 3. Namun demikian jika diuji secara simultan, ketiga variabel tersebut memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kemiskinan di Kalimantan Barat.Kata kunci: Pertumbuhan Ekonomi, Pengangguran, Angka Harapan Hidup dan Kemiskinan
PENGARUH EKSPOR, IMPOR, INFLASI, DAN PERTUMBUHAN EKONOMI TERHADAP NILAI TUKAR DI INDONESIA Dewi, Natalia
Jurnal Ekonomi Daerah (JEDA) Vol 8, No 2 (2020): JURNAL MAHASISWA MAGISTER ILMU EKONOMI
Publisher : Jurnal Ekonomi Daerah (JEDA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Negara-negara di dunia umumnya menganut sistem perekonomian terbuka sehingga terjadilah arus pergerakan barang jasa antarnegara. Akan tetapi setiap negara memiliki mata uang yang berbeda. Perbedaan mata uang tersebut menyulitkan terjadinya kegiatan perdagangan internasional. Oleh sebab itu nilai mata uang suatu negara perlu dinyatakan dalam mata uang negara lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan analisis pengaruh ekspor, impor, inflasi, dan pertumbuhan ekonomi terhadap nilai tukar di Indonesia. Teknik analisis data terdiri dari pengujian asumsi klasik serta pengujian hipotesis dengan metode analisis regresi linier berganda. Hasil pengujian menunjukkan bahwa ekspor berpengaruh positif signifikan terhadap nilai tukar, impor tidak berpengaruh signifikan terhadap nilai tukar, inflasi berpengaruh negatif signifikan terhadap nilai tukar, serta pertumbuhan ekonomi berpengaruh positif signifikan terhadap nilai tukar.Kata kunci: ekspor, impor, inflasi, pertumbuhan ekonomi, nilai tukar.
PENGARUH NIM, BOPO, INFLASI, BI 7DAY RATE DAN PERTUMBUHAN EKONOMI TERHADAP NON PERFORMING LOAN BANK UMUM KONVENSIONAL INDONESIA Sudirman, Sudirman; Afrizal, Afrizal; Kurniawati, Sri
Jurnal Ekonomi Daerah (JEDA) Vol 8, No 4 (2020): JURNAL MAHASISWA MAGISTER ILMU EKONOMI
Publisher : Jurnal Ekonomi Daerah (JEDA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji faktor-faktor yang bersifat internal bank maupun faktor ekonomi diantaranya adalah NIM, BOPO, Inflasi, BI 7Day Rate dan Pertumbuhan Ekonomi terhadap NPL. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah Bank Umum Konvensional Indonesia periode 2011-2018. Data yang digunakan adalah data time series secara triwulan, diambil dari Laporan Statistik Perbankan Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan. Teknik analisis yang digunakan adalah dengan Vector error Correction Model (VECM) mengingat data stationer pada level 1. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : pertama, dalam jangka pendek variabel BI 7Day Rate merupakan variabel yang berpengaruh dan signifikan terhadap NPL. Kedua, dalam jangka panjang, terdapat tiga variabel yang berpengaruh dan signifikan terhadap NPL, yakni Inflasi, BI 7Day Rate dan Pertumbuhan Ekonomi dengan menunjukkan hubungan positif.Kata kunci : NPL, NIM, BOPO, Inflasi, BI 7Day Rate, dan Pertumbuhan Ekonomi.
ANALISIS PENGARUH ICOR, UPAH RIIL DAN PRODUKTIVITAS TENAGA KERJA TERHADAP PENYERAPAN TENAGA KERJA DI INDONESIA Sufriany, Novian
Jurnal Ekonomi Daerah (JEDA) Vol 8, No 2 (2020): JURNAL MAHASISWA MAGISTER ILMU EKONOMI
Publisher : Jurnal Ekonomi Daerah (JEDA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh ICOR, upah riil dan produktivitas tenaga kerja terhadap penyerapan tenaga kerja di Indonesia. Perkembangan investasi berdasarkan pembentukan modal tetap bruto provinsi-provinsi di Indonesia selama kurun waktu 2010-2018 menunjukan trend positif. Pertumbuhan rata rata investasi provinsi-provinsi di Indonesia yang mencapai 4-10 persen setiap tahunnya. Bentuk penelitian ini adalah menggunakan deskriftif. Pengumpulan data menggunakan data sekunder yang bersumber dari BPS Indonesia. Sampel dalam penelitian ini adalah data PDRB 33 Provinsi di Indonesia tahun 2010-2018, publikasi Badan Pusat Statistik (BPS) Indonesia dan data sekunder lainya yang masih ada kaitannya dengan tujuan penelitian. Variabel pada penelitian ini meliputi variabel bebas yaitu ICOR, upah riil dan penyerapan tenaga kerja dan variabel terikat yaitu penyerapan tenaga kerja. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pertama Besarnya tingkat efisiensi ICOR di Indonesia pada rentang periode 2010-2018 hanya pada 2012 yang nilai ICOR di berada direntang 3-4, sedangkan periode waktu lainnya berada diatas rentang standar nilai ICOR. Kedua ICOR berpengaruh negatif dan signifikan terhadap penyerapan tenaga kerja. Ketiga upah riil berpengaruh negatif dan signifikan terhadap penyerapan tenaga kerja. Keempat produktivitas tenaga kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap penyerapan tenaga kerja. Kelima Nilai proyeksi kebutuhan investasi di Indonesia rentang periode 2019-2028 dengan pertumbuhan 4,62 persen.Kata Kunci : ICOR, Upah Riil, Produktivitas Tenaga Kerja dan Penyerapan Tenaga Kerja
OPTIMALISASI PENGELOLAAN ASET DAERAH GEDUNG PONTIANAK CONVENTION CENTER PONTIANAK Nugroho, Yoyok Setyo; Agustiar, Memet; Rosyadi, Rosyadi
Jurnal Ekonomi Daerah (JEDA) Vol 8, No 4 (2020): JURNAL MAHASISWA MAGISTER ILMU EKONOMI
Publisher : Jurnal Ekonomi Daerah (JEDA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study, entitled Optimizing Regional Asset Management in the Pontianak Convention Center Building, aims to analyze the economic optimization of the PCC building by calculating property values and PCC building rental income potential, using survey data with a cost approach and revenue approach, and a lease determination based on Peremdagri No. 19 2016.The analysis shows that the estimated property value of the Pontianak Convention Center building calculated using the cost approach is Rp28,415,461,957.60. Based on the income approach is Rp27,449,227,531.45, so the middle value of Rp27,932,344,744.52 is used, the value of the land used by the building is Rp69,054,757,200.00, so that the property value of the PCC building and building assets is Rp 96,987,101,944.52. Estimated rental value of Pontianak Convention Center building which is calculated based on Permendagri Number 19 of 2016 is Rp18,210,328.14, it’s specified according to the floor, that for a base floor rate is 65% x 18,210,328.14 = Rp 11,836,713.29 and an upper floor is Rp. 6,373,614.85 per day. The results of this assessment are far above the average value prevailing so far, so that the contribution to Pontianak City's PAD (local revenue) is very low, the value of the contribution of PCC building levies is quite large, reaching 42.31% of the total lease fees of Pontianak City.Keywords: Optimization, asset value, rental value