Global Health Science (GHS)
Global Health Science (GHS) adalah jurnal ilmiah yang memublikasikan artikel-artikel ilmiah dalam bidang kesehatan meliuti: kesehatan masyarakat, kedokteran, kedokteran gigi, farmasi, keperawatan, kebidanan, teknologi kesehatan, epidemiologi, informatika kesehatan, administrasi dan kebijakan kesehatan, fisioterapi, gizi, laboratorium kesehatan, kesehatan kerja, statistika kesehatan, manajemen kesehatan, promosi kesehatan, dan sebaginya. Jenis-jenis arikel yang bisa diterima untuk diterbitkan antara lain: 1. Hasil penelitian 2. Tinjauan literatur 3. Tinjauan buku 4. Komentar 5. Opini 6. Studi kasus 7. Berita ilmiah 8. Letter to editor 9. Tutorial 10. Lain-lain sesuai pertimbangan editor
Articles
15 Documents
Search results for
, issue
"Vol 2, No 2 (2017): Juni 2017"
:
15 Documents
clear
PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN GIGI DENGAN METODE BERMAIN (BERCERITA) TERHADAP PERILAKU MENGGOSOK GIGI PADA ANAK PRASEKOLAH
Andika Dwi Prihmantoro;
Ani Rosita;
Nindy Yunitasari
GLOBAL HEALTH SCIENCE Vol 2, No 2 (2017): Juni 2017
Publisher : Communication and Social Dinamics (CSD)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (538.493 KB)
|
DOI: 10.33846/ghs.v2i2.78
Pendidikan kesehatan merupakan upaya penyampaian pesan terhadap tingkatan yang memiliki tujuan akhir terjadinya perilaku. Anak yang mendapatkan pendidikan kesehatan sedini mungkin akan memiliki pengetahuan dan sikap yang baik serta akan merubah perilakunya menjadi lebih terarah. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan gigi dengan metode bermain (bercerita) terhadap perilaku menggosok gigi pada anak prasekolah TK Dharma Wanita Bulukidul, Kecamatan Balong, Kabupaten Ponorogo. Desain penelitian Pre-Exsperimen Design dengan rancangan ”One Group Pre-test Post-test Design. Populasi penelitian seluruh anak prasekolah TK Dharma Wanita Bulukidul sejulah 18 responden. Teknik penggambilan sampel adalah total sampling, jumlah sampel sebanyak 18 anak prasekolah TK Dharma Wanita Bulukidul. Variabel independent pendidikan kesehatan, variabel dependent perilaku anak prasekolah. Uji statistik Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil penelitian menunjukkan sebelum mendapat pendidikan kesehatan gigi dengan metode bermain (bercerita) setengahnya 9 responden (50%) memiliki perilaku yang baik. Setelah mendapatkan pendidikan kesehatan gigi dengan metode bermain (bercerita) seluruhnya 18 responden (100%) memiliki perilaku baik. Hasil uji statistik Wilcoxon Signed Rank Test memiliki z hitung -3.000 dan nilai signifikan 0,003, (ρ) (0,003 < 0,05), maka H0 ditolak, H1 Diterima. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, anak yang mendapatkan pendidikan yang baik maka akan meningkatkan pengetahuan dan sikap yang baik sehingga akan menunjang perilaku anak yang baik dan benar. Diharapkan penelitian ini dapat menjadi masukan sekaligus informasi bagi pendidik dalam meningkatkan perilaku anak dapat dilakukan dengan cara yang unik seperti metode bermain (Bercerita). Kata Kunci: Pendidikan Kesehatan, Metode bermain, Perilaku menggosok gigi
EFEKTIVITAS METODE INHALASI AROMATERAPI (CAMPURAN MINYAK ESENSIAL LAVENDER DAN NEROLI) UNTUK MENURUNKAN HIPERTENSI DALAM KEHAMILAN
Yenika - Anggraeni;
Dwi Estuning Rahayu;
Siti - Asiyah
GLOBAL HEALTH SCIENCE Vol 2, No 2 (2017): Juni 2017
Publisher : Communication and Social Dinamics (CSD)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (35.393 KB)
|
DOI: 10.33846/ghs.v2i2.95
Hipertensi dalam kehamilan merupakan 5 – 15% penyulit kehamilan dan merupakan salah satu dari tiga penyebab tertinggi mortalitas dan morbiditas ibu bersalin. Penurunan hipertensi secara nonfarmakologis salah satunya adalah dengan pemberian aromaterapi (campuran minyak esensial lavender dan neroli). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui efektifitas metode inhalasi aromaterapi (campuran minyak esensial lavender dan neroli) untuk menurunkan hipertensi dalam kehamilan.Penelitian ini menggunakanQuasy eksperimental design jenis One Group Pretest-postest design di Poli RS Aura Syifa Kabupaten Kediri.Sampel dalam penelitian ini semua ibu hamil yang mengalami hipertensi dalam kehamilan sebanyak 10 orang respondenyang diambil secara Purposive Sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan mengukur tekanan darah sebelum pemberian aromaterapi dan memberikan aromaterapi selama 3 menit kemudian dievaluasi 15 menit setelah pemberian. Alat ukur yang digunakan untuk mengukur tekanan darah responden adalah sphygmomanometer air raksa. Analisa hasil penelitian menggunakan uji wilcoxon match pairs test.Setelah diuji secara statistik dengan uji beda wilcoxon, diketahui bahwa T hitung yang jumlah jenjangnya kecil adalah 30 (untuk nilai sitolik) dan nilai T tabel = 8, maka T hitung > T tabel (30 > 8). Sedangkan untuk nilai diastolik, T hitung adalah 25, maka T hitung > T tabel (25> 8). Jadi dapat disimpulkan bahwa H0 diterima, atau metode inhalasi aromaterapi (campuran minyak esensial lavender dan neroli) dalam penelitian ini tidak efektif untuk menurunkan hipertensi (tekanan sistolik dan tekanan diastolik) dalam kehamilan. Kata kunci :Aromaterapi, hipertensi dalam kehamilan, lavender, neroli,penurunan tekanan darah
PRIORITAS MASALAH DI UNIT REKAM MEDIS RUMAH SAKIT GRIYA WALUYA PONOROGO DENGAN MENGGUNAKAN METODE MCUA (Multiple Criteria Utility Assessment)
Laila Febgriantie;
Ani Rosita;
Anjarie Dharmastuti
GLOBAL HEALTH SCIENCE Vol 2, No 2 (2017): Juni 2017
Publisher : Communication and Social Dinamics (CSD)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (459.357 KB)
|
DOI: 10.33846/ghs.v2i2.102
Unit rekam medis sebagai salah satu unit penunjang untuk tercapainya mutu rumah sakit tidak selamanya berjalan dengan sempurna, terkadang terdapat masalah yang dihadapi oleh petugas saat bekerja, maka dari itu perlu dilakukan penentuan prioritas masalah untuk mengetahui masalah mana yang harus diselesaikan terlebih dahulu.Metode MCUA adalah salah satu metode penentuan prioritas masalah dengan tekhnik scoring.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui prioritas masalah di unit rekam medis Rumah Sakit Griya Waluya menggunakan Metode MCUA. Desain penelitian dalam penelitian ini menggunakan desain penelitian deskriptif.Populasinya adalah petugas rekam medis berjumlah 5 orang.Teknik pengambilan sampel yaitu nonprobability sampling.Analisa data yang digunakan adalah analisa data deskriptif. Hasil penelitian didapatkan 3 masalah di Unit Rekam Medis yaitu, 1 stopmap berisi 10 rekam medis, unit filling rawat jalan belum sesuai dengan standart, dan unit rekam medis masih bergabung dengan tempat pendaftaran pasien. Prioritas masalah dengan metode MCUA menunjukkan masalah dengan nilai paling tinggi adalah unit filling rawat jalan yang belum sesuai dengan standart dengan nilai 54. Kata Kunci: Prioritas Masalah, Unit Rekam Medis, Metode MCUA
HUBUNGAN ANTARA PENGETAHUAN TENTANG GOUT ARTHRITIS TERHADAP PERILAKU PENCEGAHAN GOUT ARTHRITIS PADA LANSIA
Firman Ardhiatma;
Ani Rosita;
Rista Eko MujiLestariNingsih
GLOBAL HEALTH SCIENCE Vol 2, No 2 (2017): Juni 2017
Publisher : Communication and Social Dinamics (CSD)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (403.242 KB)
|
DOI: 10.33846/ghs.v2i2.79
Gout arthritis adalah sisa metabolisme zat purin yang berasal dari makanan yang kita konsumsi, penyakit ini paling sering menyerang pria usia pertengahan sampai usia lanjut dan wanita pasca menopause. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui Hubungan Antara Pengetahuan Lansia Tentang Gout Arthritis Terhadap Perilaku Pencegahan Gout Arthritis Pada Lansia di Posyandu Budi Mulia Ngebel, Kecamatan Ngebel, Kabupaten Ponorogo. Desain penelitian yang digunakan adalah korelasional dengan rancangan cross sectional. Populasi penelitian Seluruh lansia di Posyandu Budi Mulia Ngebel Kecamatan Ngebel Kabupaten Ponorogo Sedangkan Sampel penelitian sebagian lansia yang berada di Posyandu Budi Mulia Ngebel Kecamatan Ngebel Kabupaten Ponorogo. Teknik pegambilan sampel adalah Accidental sampling, jumlah sampel sebanyak 20 responden Variabel independent adalah Pengetahuan lansia tentang gout arthritis, sedangkan variabel dependent nya perilaku pencegahan lansia pada gout arthritis. Uji statistik Sperman Rank. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa hampir setengahnya responden mempunyai pengetahuan cukup sebanyak 8 responden (40,0%), dan setengahnya responden 10 responden (50,0%) mempunyai perilaku baik terhadap pencegahan gout arthritis. Berdasarkan hasil uji statistik Sperman Rank didapatkan hasil ρ=0,001 ρ
DETERMINAN PERILAKU PENGENDALIAN DIABETES MELITUS DI WILAYAH KOTA MAKASSAR
Yusran Haskas
GLOBAL HEALTH SCIENCE Vol 2, No 2 (2017): Juni 2017
Publisher : Communication and Social Dinamics (CSD)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (497.401 KB)
|
DOI: 10.33846/ghs.v2i2.85
Diabetes melitus adalah salah satu penyakit mendunia yang memerlukan penanganan serius, salah satunya dengan perencanaan perilaku pengendalian DM yang optimal. Penelitian ini dilakukan untuk menyelidiki determinan perilaku pengendalian DM. Jenis penelitian ini adalah explanatory research dengan menggunakan desain potong lintang. Responden dalam penelitian ini sebanyak 240 yang diperoleh menggunakan tehnik consecutive sampling. Data yang telah terkumpul melalui instrumen diolah dan dianalisis menggunakan program komputer dengan uji Chi-Square dengan tingkat kemaknaan α = 0,05. Kesimpulan hasil penelitian sebagai berikut, ada pengaruh pengetahuan dengan perilaku pengendalian DM (p value 0,001) , pengalaman dengan perilaku pengendalian DM (p value 0,048) dan ciri kepribadian dengan perilaku pengendalian DM (p value 0,000). Implikasi dari hasil penelitian ini adalah perlunya pengembangan suatu program pengendalian DM secara berkala bagi para diabetisi. Kata kunci : determinan perilaku, pengendalian diabetes melitus
PROBIOTIK BERPENGARUH PADA KADAR Β-DEFENSIN PADA VAGINA MENCIT NIFAS YANG DIPAPAR OLEH Staphyloccocus aureus
Mika Mediawati
GLOBAL HEALTH SCIENCE Vol 2, No 2 (2017): Juni 2017
Publisher : Communication and Social Dinamics (CSD)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (664.08 KB)
|
DOI: 10.33846/ghs.v2i2.71
Probiotik dalam jumlah yang adekuat dapat memberikan manfaat pada manusia. Probiotik mampu meningkatkan sistem imun host baik melalui peningkatan jumlah sel imun maupun ekspresi sitokin atau produksi antibodi. Pada masa nifas, resiko infeksi meningkat, salah satunya infeksi yang disebabkan oleh Staphyloccocus aureus, sehingga dibutuhkan suatu terapi pencegahan yang efektif dan tidak menimbulkan efek samping. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh probiotik Lactobasillus acidophilus terhadap kadar β-Defensin pada vagina mencit nifas yang dipapar Staphyloccocus aureus. Tiga puluh enam ekor mencit Balb/c hamil dengan usia kehamilan 14 hari dibagi menjadi 4 kelompok yaitu kelompok kontrol, P1(mendapat L.acidophilus per sonde dari usia kehamilan 14 hari –nifas), P2 (dipapar S.aureus yang diberikan per vaginal sekali segera setelah melahirkan), P3 (mendapat L.acidophilus per sonde dari usia kehamilan 14 hari –nifas dan dipapar S.aureus yang diberikan per vaginal sekali segera setelah melahirkan). Pada hari kedua setelah melahirkan mencit diambil vaginal lavage nya. Kadar β-Defensin, diperiksa dengan menggunakan metode Elisa. Kelompok P1,P2, dan P3 menunjukkan peningkatan β-Defensin yang berbeda bermakna dibandingkan dengan kontrol. Begitu pula kelompok P3 menunjukkan perbedaan yang bermakna pada kadar β-Defensin bila dibandingkan dengan kelompok P2. Pemberian L.acidophilus pada penelitian ini berpengaruh terhadap kadar β-Defensin pada vagina mencit nifas yang dipapar Staphyloccocus aureus.
MANAJEMEN ORGANISASI SUMBER DAYA MANUSIA DI UNIT KERJA REKAM MEDIK RUMAH SAKIT UMUM MUHAMMADIYAH PONOROGO
Khasyyati Setya Wardani;
Rumpiati Rumpiati;
Anjarie Dharmastuti
GLOBAL HEALTH SCIENCE Vol 2, No 2 (2017): Juni 2017
Publisher : Communication and Social Dinamics (CSD)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (316.288 KB)
|
DOI: 10.33846/ghs.v2i2.104
Manajemen sumber daya manusia adalah proses menangani masalah pada ruang lingkup perusahaan untuk menunjang aktivitas organisasi guna mencapai tujuan dari organisasi. Pengorganisasian yang baik menghasilkan bentuk organisasi yang baik. Sumber daya manusia merupakan aset berharga yang dimiliki perusahaan. Unit kerja rekam medik merupakan salah satu organisasi pendukung kegiatan di fasilitas pelayanan kesehatan. Desain penelitian ini adalah deskriptif dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Pada penelitian ini pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan observasi dan wawancara. Populasi dan sampel pada penelitian ini sebanyak 18 petugas. Pengambilan sampel yang digunakan adalah total sampling. Hasil penelitian menunjukan bahwa manajemen organisasi sumber daya manusia di unit kerja rekam medik Rumah Sakit Umum Muhammadiyah Ponorogo perlu dikelola dan diorganizing dengan baik agar petugas dapat melakukan pekerjaan sesuai dengan tanggung jawab dan batasan kerja pada masing-masing unit kerja rekam medik. Sumber daya manusia di unit kerja rekam medik Rumah Sakit Umum Muhammadiyah Ponorogo sudah mencukupi. Rekam medik tidak segera diolah oleh petugas assembling karena petugas assembling juga sebagai petugas filling. Kesamaan antara tupoksi pendaftaran dengan tupoksi di unit KLPCM yaitu proses pengecekan rekam medik. Petugas yang berada di unit kerja rekam medik melakukan tanggung jawab pekerjaan sesuai dengan bidang dan batasan kerja. Kata Kunci: Manajemen Organisasi, Sumber Daya Manusia, Unit Kerja Rekam Medik
HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP SANTRI TENTANG PENYAKIT SCABIES TERHADAP PERILAKU PENCEGAHAN PENYAKIT SCABIES
Ida Nuryani;
Ani Rosita;
Nindy Yunitasari
GLOBAL HEALTH SCIENCE Vol 2, No 2 (2017): Juni 2017
Publisher : Communication and Social Dinamics (CSD)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (390.892 KB)
|
DOI: 10.33846/ghs.v2i2.80
05Idanur95@gmail.com 085706502202 Abstrak Scabies merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh sarcoptes scabei. Penyakit scabies dapat ditularkan secara langsung (kontak kulit dengan kulit), secara tidak langsung (melalui benda), hygiene perorangan yang kurang baik, lingkungan yang kurang bersih, serta demografi status perilaku individu. Di Pondok Pesantren Tarbiyatul Mutatowwi’in penderita penyakit Scabies sebesar 48,6 %, dimana terdapat 72 santri putra dan 35 santri diantaranya menderita penyakit scabies. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara pengetahun dan sikap santri tentang penyakit scabies terhadap perilaku pencegahan penyakit scabies di PPTM Desa Rejosari Kecamatan Kebonsari Kabupaten Madiun. Desain penelitian yang digunakan adalah korelasional analitik dengan rancangan cross sectional. Pada penelitian ini populasinya adalah seluruh santri putra PPTM pada tahun 2017 sebanyak 72 santri. Penelitian ini menggunakan uji spearman rank pada taraf signifikan 0,05 (5%) dan didapatkan hasil bahwa ada hubungan pengetahuan santri tentang penyakit scabies terhadap perilaku pencegahan penyakit scabies di PPTM dengan p=0,003, ada hubungan antara sikap santri tentang penyakit scabies terhadap perilaku pencegahan penyakit scabies di PPTM dengan p=0,011, dan ada hubungan antara pengetahuan dan sikap santri tentang penyakit scabies terhadap perilaku pencegahan penyakit scabies di PPTM dengan p=0,001. Kata Kunci : Pengetahuan, Sikap, Perilaku, Scabies
PEMAKAIAN DIAPERS TERHADAP PERILAKU TEMPER TANTRUM PADA ANAK USIA TODDLER
Selvia Norgitasari;
Eny Qurniyawati
GLOBAL HEALTH SCIENCE Vol 2, No 2 (2017): Juni 2017
Publisher : Communication and Social Dinamics (CSD)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (389.485 KB)
|
DOI: 10.33846/ghs.v2i2.94
ABSTRAK Latar Belakang : Diapers merupakan popok sekali pakai. Terlalu sering menggunakan diapers pada anak, akan menyebabkan efek psikologis yang kurang baik. Hal semacam inilah yang menyebabkan anak mengalami temper tantrum dimana anak mengalami suatu luapan emosi yang meledak-ledak dan tidak terkontrol. Tujuan : Untuk mengetahui adakah pengaruh pola kebiasaan pemakaian diapers terhadap perilaku temper tantrum pada anak usia toddler di PAUD dan TK Insan Al-Firdaus Kota Madiun. Metode : Jenis penelitian yang digunakan ini adalah komparatif dengan desain kohort retrospektif. Besar sampel sebanyak 50 responden. Sampel diambil dengan menggunakan teknik simple random sampling. Hasil : Uji SPSS dengan derajat kemaknaan α = 0,05 didapatkan didapatkan p = 0,002 artinya ada pengaruh antara pemakaian diapers terhadap perilaku temper tantrum pada anak usia toddler di PAUD dan TK Insan Al-Firdaus Madiun. Kesimpulan : Ada pengaruh pemakaian diapers terhadap perilaku temper tantrum pada anak usia toddler di PAUD dan TK Insan Al-Firdaus Madiun. Kata Kunci : Diapers, Temper Tantrum, Anak Usia Toddler
PENGARUH PEMBERIAN TERAPI ROM (RANGE OF MOTION) TERHADAP PENYEMBUHAN PENYAKIT STROKE
Adi Didin Setyawan;
Ani Rosita;
Nindy Yunitasari
GLOBAL HEALTH SCIENCE Vol 2, No 2 (2017): Juni 2017
Publisher : Communication and Social Dinamics (CSD)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (374.982 KB)
|
DOI: 10.33846/ghs.v2i2.77
Setyawan Adi Didin, 2017, “Pengaruh Pemberian Terapi ROM (Range Of Motion) Terhadap Penyembuhan Penyakit Stroke di Ruang Aster RSUD Dr. Hardjono Ponorogo”. Skripsi. Pembimbing I: Ani Rosita, S.Kep.,Ns., M.Kes. Pembimbing II: Nindy Yunitasari,S.Pd., M.Pd. Program Studi S1 Keperawatan Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Buana Husada Ponorogo. Pemberian terapi yang tepat menjadi kunci utama dalam penyembuhan penyakit stroke. Terapi ROM (Rangge Of Motion) merupakan salah satu terapi yang diberikan untuk meningkatkan serta mencegah kekakuan pada sendi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pemberian terapi ROM (Rangge Of Motion) dalam penyembuhan penyakit stroke di Ruang Aster RSUD Dr. Hardjono Ponorogo. Desain penelitian pre-experimental dengan rencana One-Group pre test - post test Design. Populasi penelitian orang yang menderita penyakit stroke di Ruang Aster RSUD Dr. Hardjono Ponorogo Sedangkan sampel penelitian Pasien yang menderita penyakit stroke yang dirawat di Ruang Aster RSUD Dr. Hardjono Ponorogo. Teknik pengambilan sampel adalah systemic non random sampling, jumlah sampel sebanyak 10 reponden veriabel independent adalah pengaruh pemberian terapi ROM sedangkan veriabel dependent nya adalah penyakit stroke. Uji statistik Paired t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa saat pre test hampir seluruhnya responden memiliki kekuatan otot rendah yaitu 9 responden (90%) dan post test sebagian besar responden mempunyai kekuatan otot rendah sebanyak 6 responden (60%). Berdasarkan uji statistik Paired sampel t-test didapatkan hasil (p) 0,081< 0.05 maka H0 ditolak berarti ada pengaruh pemberian terapi ROM terhadap penyembuhan penyakit stoke di ruang Aster RSUD Dr. Hardjono Ponorogo. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan Pemberian Terapi ROM dapat membantu penyembuhan terhadap penyakit stroke. Kata Kunci: Penyakit Stroke, Terapi ROM