cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
Jurnal Kajian Ilmiah Akuntansi Fakultas Ekonomi UNTAN (KIAFE)
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Economy,
Arjuna Subject : -
Articles 1,454 Documents
Penerapan SAK EMKM dalam Penyusunan Laporan Keuangan UMKM (Studi Kasus Warung Nasi Goreng Meletop di Mempawah) yan, Suryansyah B1031131121
Jurnal Kajian Ilmiah Akuntansi Fakultas Ekonomi UNTAN (KIAFE) Vol 7, No 2 (2018): Jurnal Mahasiswa Akuntansi
Publisher : Jurnal Kajian Ilmiah Akuntansi Fakultas Ekonomi UNTAN (KIAFE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PENERAPAN SAK EMKM DALAM PENYUSUNAN LAPORAN KEUANGAN UMKM (STUDI KASUS WARUNG NASI GORENG MELETOP DI MEMPAWAH)By:SuyansyahB1031131121 ABSTRAK Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) merupakan suatu usaha ekonomi yang berdiri sendiri yang umumnya dilakukan oleh perorangan atau sekelompok pembisinis maupun badan usaha. Dalam pengembangan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di perlukan laporan keuangan yang sesuai dengan standar akuntansi, tapi para pelaku usaha cenderung mengabaikan penyusunan laporan yang sesuai standar akuntansi lebih memilih membuat laporan keuangan menurut pemahaman sendiri. Permasalahan tersebut membuat Ikatan Akuntansi Indonesia (IAI) menyiapkan laporan sederhana yaitu Standar Akuntansi Keuangan Entitas Mikro Kecil dan Menengah (SAK EMKM) untuk para pelaku usaha industri guna untuk menilai serta mengembangkan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini melalui wawancara dan penelitian kepustakaan. Hasil penelitian yang dilakukan menunjukkan bahwa pemilik UMKM nasi goreng meletop hanya melakukan pencatatan laporan berupa pengeluaran dan pemasukan. Faktor yang menyebabkan SAK EMKM belum diterapkan adalah kurangnya pemahaman atau pengetahuan pemilik atas laporan SAK EMKM, tidak adanya penyuluhan atau seminar dari pihak pemerintah tentang laporan keuangan SAK EMKM, kurangnya minat pemilik usaha dalam melakukan pencatatan laporan keuangan sesuai standar akuntansi. Kata Kunci: UMKM, Laporan Keuangan, SAK EMKM     Implementation of SAK EMKM in the preparation of MSME Financial Statements (Case case Warung fried rice meletop in Mempawah) ABSTRAK Micro Small and Medium Enterprises (MSMEs) is a stand-alone economic enterprise that is generally done by individuals or a group of pembisinis as well as business entities. In the development of Micro Small and Medium Enterprises (MSMEs) in need of financial statements in accordance with accounting standards, but business actors tend to ignore the preparation of reports appropriate accounting standards prefer to make financial statements according to their own understanding. These problems make the Indonesian Accounting Association (IAI) prepare a simple report that is Financial Accounting Standards Micro and Small Medium Enterprises (SAK EMKM) for industrial business actors to assess and develop Micro Small and Medium Enterprises (MSMEs).This research was conducted by using qualitative descriptive method. Data collection techniques in this study through interviews and library research. The results of the research show that the owner of SMEs fried rice meletop only do recording report in the form of expenditure and income. Factors causing SAK EMKM not yet implemented are lack of understanding or knowledge of the owner of SAK EMKM report, lack of counseling or seminar from the government about financial report of SAK EMKM, lack of interest of business owner in recording financial statements according to accounting standard. Keywords: MSME, Financial Report, SAK EMKM      DAFTAR PUSTAKA BadanPusatStatistik. (2015). ProfilBisnis Usaha Mikro Kecil danMenengah. Jakarta: BPS.Creswell, J.W. (2014). Research Design Pendekatan Kualitatif, Kuantatif, dan Mixed. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.Damian, F. (2017). Penyusunan Laporan Keuangan berdasarkan SAK EMKM pada pertenakan ikan lele (Studi kasus pada Lele Fajar). Pontianak. Universitas Tanjungpura.Departemen Pengembangan UMKM. (2016). Perkembangan Kredit UMKM dan MKM. Bank           Indonesia.Fahmi, I.Analisis Laporan Keuangan. Bandung: alfabeta.FakultasEkonomi&Bisnis. (2016). Pedoman Penulisan Karya Akhir. Pontianak: UniversitasTanjungpura.Hery. (2013). Teori Akuntansi Pengantar. Jakarta: Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia.Hery. (2015). Analisis laporan Keuangan. Yogyakarta: PT. Buku Seru.Ikatan Akuntansi Indonesia. (2016). Standar Akuntansi Keuangan Entitas Mikro Kecil dan Menegah. Jakarta: Ikatan Akuntansi Indonesia.Ilma, M.Z. (2017). Penerapan Laporan Keuangan Berbasis Standar Akuntansi Keuangan Entitas Mikro Kecil dan Menengah (SAK EMKM) pada Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Wooft Konveksi. Pontianak. Universitas Tanjungpura.Kamsir, (2012).Analisis Laporan Keuangan. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada.Mahrani. (2017). Penyusunan Laporan Keuangan berbasis Standar Akuntansi Keuangan Entitas Mikro Kecil dan Menengah (SAK EMKM) Studi Kasus pada UMKM Maknoer Cookies. Pontianak. Universitas Tanjungpura.Mudrajat & Kuncoro. (2013). Metode Riset dan Ekonomi. Jakarta: Penerbit Erlangga.Moussa, I. (2017). Pencatatan Keuangan Menurut Pemahaman Pelaku  Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Surabaya. Surabaya. STIE PERBANAS.Nur, R.A.F. (2017). Penerapan Penyusunan Laporan Keuangan berdasarkan Standar Akuntansi Keuangan Entitas Mikro Kecil dan Menengah (SAK EMKM) pada Usaha Kecil Menengah (UKM) Studi Kasus pada Konveksi Goods Project Bandung. Pontianak. Universitas Tanjungpura.Primayudia, D. (2017). penyusunan Laporan Keuangan Usaha Ikan NIla di Keramba Sejahtera Berbasis SAK EMKM. Pontianak. Universitas Tanjungpura.Shonhadji, Nanang, Aghe A, Laely, Djuwito. (2017). Penerapan Penyusunan Laporan Keuangan pada Usaha Kecil Menengah berdasarkan SAK EMKM di Surabaya. Surabaya. STIE PERBANAS.Sirait, P. (2014). Pelaporan dan Laporan Keuangan. Yogyakarta: Graha Ilmu.Sugiyono. (2014). Metode Penelitian Pendidikan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung : Alfabeta.Thesar, J. (2016). Penyusunan Laporan Keuangan Usaha Kecil Menegah (UKM) Konveksi Astra Berdasarkan SAK EMKM. Pontianak: Universitas Tanjungpura.Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 9 Tahun 1995. Undang-Undang Usaha Kecil dan Menengah . Jakarta: Sinar Grafika.Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2008. Undang-Undang UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah). Jakarta: Sinar Grafika.Wibisono, D. (2013).Panduan Penyusunan Skripsi, Tesis & Disertasi. Yogyakarta: Andi.Ilma, M.Z. (2017). Penerapan Laporan Keuangan Berbasis Standar Akuntansi Keuangan Entitas Mikro Kecil dan Menengah (SAK EMKM) pada Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Wooft Konveksi. Pontianak. Universitas Tanjungpura.Zulharmansyah, R.I. (2016). Implementasi SAK TETAP Dalam Penyusunan Laporan Keuangan Pada Usaha Mikro dan Menengah (UMKM) Toko Souvenir Khas Daerah Abdisyah. Pontianak: Universitas Tanjungpura.    
PENGARUH DIVERSITAS GENDER, USIA DAN MASA JABATAN KOMISARIS DAN DIREKSI TERHADAP KINERJA KEUANGAN B1032131043, RAYANI
Jurnal Kajian Ilmiah Akuntansi Fakultas Ekonomi UNTAN (KIAFE) Vol 6, No 4 (2017): Jurnal Mahasiswa Akuntansi
Publisher : Jurnal Kajian Ilmiah Akuntansi Fakultas Ekonomi UNTAN (KIAFE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study examines the effect of the diversity characteristics of Commissioners and Directors on the financial performance seen from gender, age and tenure. The sample of this research is 52 companies listed in Indonesia Stock Exchange in 2016 which is meant in the financial sector. The findings of this study show that female Commissioners and Directors are not significant to financial performance with ROA-based measurement. At the age of the Board of Commissioners and the Board of Directors have an influence on financial performance, and for the term of office of commissioners and directors also have an effect on the financial performance calculated using ROA-based. This means that the members of the Board of Commissioners and Board of Directors of companies listed on the BEI in 2016 require a term of more than 5 years to improve financial performance, because the longer the members of the Board of Commissioners and the Board of Directors work in the company, the more experience and knowledge of the knowledge of the business environment undertaken.Keywords: Commissioners and Directors of women, age and term of commissioners and directors are calculated based on ROA.
ANALISIS PENERAPAN PERNYATAAN STANDAR AKUNTANSI KEUANGAN (PSAK) NO. 18 TENTANG AKUNTANSI DANA PENSIUN PADA DANA PENSIUN INDUSTRI PESAWAT TERBANG NUSANTARA admin, OBED HERMAN KARUNDENG B41112161
Jurnal Kajian Ilmiah Akuntansi Fakultas Ekonomi UNTAN (KIAFE) Vol 5, No 2 (2016): Jurnal Mahasiswa Akuntansi
Publisher : Jurnal Kajian Ilmiah Akuntansi Fakultas Ekonomi UNTAN (KIAFE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada perkembangannya di Indonesia, pensiun merupakan suatu jaminan kesinambungan penghasilan karyawan pada hari tua. Lembaga yang mengelola pensiun yaitu Lembaga Dana Pensiun. Dana Pensiun mengelola dana yang nantinya akan digunakan untuk pembayaran manfaat pensiun para karyawannya. Dalam menyajikan laporan keuangannya, dana pensiun berpedoman kepada Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) No.18, yang dikeluarkan oleh IAI (Ikatan Akuntansi Indonesia), kehadiran PSAK No.18 dapat memberikan kemudahan dana pensiun dalam menyajikan laporan keuangan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Penerapan Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan No. 18 tentang akuntansi dana pensiun yang diterapkan pada Dana Pensiun Industri Pesawat Terbang Nusantara telah sesuai dengan aturan yang terdapat dalam Standar Akuntansi Keuangan. Penelitian ini menggunakan data sekunder dengan metode berupa studi kasus yang bersifat deskriptif kualitatif yaitu dengan cara menguraikan karakteristik tentang keadaan dan sifat-sifat yang sebenarnya dari objek penelitian sebagai lembaga pengelola manfaat pensiun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Dana Pensiun Industri Pesawat Terbang Nusantara secara keseluruhan telah sesuai dengan PSAK No.18 tentang akuntansi dana pensiun dilihat dari laporan keuangan yang telah disajikan oleh Dana Pensiun Industri Pesawat Terbang Nusantara berupa laporan aset neto, laporan perubahan aset neto, neraca, perhitungan hasil usaha, laporan arus kas, dan catatan atas laporan keuangan. Kata Kunci : Akuntansi Dana Pensiun Industri Pesawat Terbang Nusantara, PSAK No. 18
ANALISIS PENERAPAN PENGAMPUNAN PAJAK (TAX AMNESTY) DI KOTA PONTIANAK B1033131036, Rita Sugiarto
Jurnal Kajian Ilmiah Akuntansi Fakultas Ekonomi UNTAN (KIAFE) Vol 6, No 4 (2017): Jurnal Mahasiswa Akuntansi
Publisher : Jurnal Kajian Ilmiah Akuntansi Fakultas Ekonomi UNTAN (KIAFE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan pengampunan pajak di kota Pontianak. Adapun yang melatarbelakangi penelitian ini adalah keaadan perpajakan Indonesia yang baru-baru ini sedang hangat diperbingcangkan yaitu Pengampunan Pajak (Tax Amnesty).Penelitian menggunakan metode analisis kualitatif dengan pendekatan deskriptif/eksporatif. Data yang digunakan diperoleh melalui kuisioner yang disebarkan kepada 50 wajib pajak di Kota Pontianak, didukung oleh teori-teori dan kutipan melalui berbagi surat kabar.Berdasarkan penelitian ini, masyarakat menunjukan kepedulian yang cukup tinggi kepada negara melalui bidang perpajakan. Sebagian wajib pajak  juga sudah berpartisipasi dalam pembayaran pajak, sedangkan wajib pajak lainnya siap membayar ketika sudah waktunya. Tingginya pendapatan pemungutan pajak serta penambahan wajib pajak yang cukup jauh dari tahun sebelumnya program Pengampunan Pajak dianggap sebagai jalan keluar atas permasalahan pajak di negara kita.Kata kunci : Pengampunan pajak, kesadaran pajak di Pontianak
PENYUSUNAN LAPORAN KEUANGAN BERDASARKAN SAK ETAP PADA PETERNAKAN BURUNG PUYUH (STUDI KASUS PADA PETERNAKAN BURUNG PUYUH IBRAHIM H.ISMAIL) B51112054, Hamdani
Jurnal Kajian Ilmiah Akuntansi Fakultas Ekonomi UNTAN (KIAFE) Vol 6, No 3 (2017): Jurnal Mahasiswa Akuntansi
Publisher : Jurnal Kajian Ilmiah Akuntansi Fakultas Ekonomi UNTAN (KIAFE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Aset biologis merupakan tanaman dan hewan yang mengalami transformasi biologis. Transformasi biologis terdiri dari proses pertumbuhan, degenerasi, produksi dan prokreasi yang menyebabkan perubahan secara kualitatif dan kuantitatif dalam kehidupan hewan dan tumbuhan. Penelitian ini dilakukan pada Peternakan Burung Puyuh Ibrahim H. Ismail yang bergerak pada bidang peternakan hewan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana penyajiannya pada laporan keuangan, serta bagaimana penyusunan laporan keuangan sesuai dengan SAK ETAP. Penelitian ini menggunakan metode deskriftif dan pengambilan data dilakukan secara wawancara dan observasi langsung kepada pemilik peternakan. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa aset biologis hewan ternak berupa burung puyuh diakui sebagai persediaan dan diukur berdasarkan harga pasar serta disajikan pada laporan neraca. Hasil penyusunan laporan keuangan yang dilakukan diantaranya adalah laporan laba rugi, laporan perubahan modal dan laporan neraca. Laporan keuangan disusun berdasarkan SAK ETAP dan disusun sesuai dengan siklus akuntansi. Kata Kunci: Aset Biologis, Laporan Keuangan, SAK ETAP
ANALISIS SISTEM DAN PROSEDUR PENERIMAAN DAN PENGELUARAN KAS PADA MINI MARKET HAPPY MART B51111007, Rio Saputra
Jurnal Kajian Ilmiah Akuntansi Fakultas Ekonomi UNTAN (KIAFE) Vol 5, No 4 (2016): Jurnal Mahasiswa Akuntansi
Publisher : Jurnal Kajian Ilmiah Akuntansi Fakultas Ekonomi UNTAN (KIAFE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Struktur pengendalian intern adalah kebijakan dan prosedur yang ditetapkan oleh manajemen guna memperoleh kayakinan yang lebih memadai atas tercapainya tujuan perusahaan. Pengendalian intern merupakan fungsi yang melekat pada setiap aktivitas manajemen, hal ini dikarenakan manajemen memiliki tanggung jawab  atas beban yang berikutnya. Demikian pula dengan Mini Market Happy Mart yang merupakan perusahaan yang bergerak dibidang dagang dan jasa, pengendalian intern sangat diperlukan karena salaku perusahaan dagang dan jasa pihak manajemen memiliki tanggung jawab kepada pemilik perusahaan menyangkut tentang keadaan perusahaan yang terjadi. Sehubungan dengan operasional Mini Market Happy Mart yang bergerak dibidang dagang dan jasa, peranan dari keberhasilan aktivitas penjualannya serta pengawasa aktivitas penerimaan kas dan pengeluaran kas sangat berpengaruh pada pencapaian tujuan perusahaan secara keseluruhan. Untuk itulah penulis memilih analisi sistem dan prosedur penerimaan dan pengeluaran kas  di dalam skripsi ini. Penelitian skripsi ini dilakukan secara studi kasus dengan objek tunggal yaitu Mini Market Happy Mart Pontianak. Adapun alat analisis yang penulis gunakan adalah internal control quesioner, analisis flowchart, dan complience test. Dengan melihat hasil penelitian bahwa prosedur penerimaan dan pengeluaran kas pada Mini Market Happy Mart Pontianak hanya dilakukan dengan mencatat semua pengeluaran dalam satu buku yang telah dicatat dengan penerimaan kas, belum sesuai dengan apa yang distandarkan dalam prosedur pencatatan kas karena tidak memiliki bagian accounting dan keuangan yang saling berkaitan. Faktor-faktor apa yang mempengaruhi prosedur penerimaan dan pengeluaran kas pada Mini Market Happy Mart Pontianak. Rangkap jabatan yang terjadi antara fungsi pencatatan dan penyimpanan kas di Mini market Happy Mart dapat mengakibatkan pengendalian intern yang sangat minim dan tidak adanya bagian pembelian dapat mengakibatkan bagian lain dapat melakukan pembelian, Hal ini rentan terhadap penggelapan dana.   Kata Kunci: Sistem, Prosedur Penerimaan, Pengeluaran Kas.
PENGARUH PENDAPATAN ASLI DAERAH (PAD), DANA ALOKASI UMUM (DAU) DAN DANA ALOKASI KHUSUS (DAK) TERHADAP BELANJA MODAL DI KOTA PONTIANAK Nurzuhri, Muhammad Fauqa
Jurnal Kajian Ilmiah Akuntansi Fakultas Ekonomi UNTAN (KIAFE) Vol 8, No 4 (2019): Jurnal Mahasiswa Akutansi
Publisher : Jurnal Kajian Ilmiah Akuntansi Fakultas Ekonomi UNTAN (KIAFE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK          Pembangunan ekonomi pada dasarnya adalah suatu proses perbaikan yang berkesinambungan dari suatu masyarakat atau sistem sosial secara keseluruhan menuju kepada kehidupan yang lebih baik, untuk mewujudkan pertumbuhan ekonomi diperlukan aset tetap seperti infrastruktur dan sarana prasarana yang dapat menunjang kegiatan perekonomian. Pembangunan suatu daerah membutuhkan alokasi dana dari pemerintah khususnya untuk pembiayaan pembangunan tersebut dan pembiayaan ini menjadi pos belanja rutin bagi pemerintah pusat dan daerah. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh dari Pendapatan Asli Daerah (PAD), Dana Alokasi Umum (DAU) dan Dana Alokasi Khusus (DAK) Terhadap Belanja Modal di Kota Pontianak.     Penelitian ini menggunakan studi kualitatif. Jenis data dalam penelitian ini berupa data primer dan sekunder. Teknik pengumpulan data berupa data APBD Tahun 2015-2017 yang bersumber dari arsip Badan Keuangan Daerah (BKD) Kota Pontianak, lalu wawancara mendalam dengan Kepala Dinas BKD Kota Pontianak dan beberapa studi kepustakaan/literatur yang mendukung penelitian ini.     Hasil penelitian ini menggunakan metode deskriptif dan komparatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pada tahun 2015 hingga 2017, Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan Dana Alokasi Khusus (DAK) mengalami peningkatan yang berdampak pada Belanja Modal di Kota Pontianak, sedangkan Dana Alokasi Umum (DAU) mengalami penurunan pada Belanja Modal di Kota Pontianak.Kata Kunci: Pendapatan Asli Daerah, Dana Alokasi Umum, Dana Alokasi Khusus, Belanja Modal DAFTAR PUSTAKA Adhi, Karyadi Santika. 2017. Pengaruh Pendapatan Asli Daerah, Dana Alokasi Umum, dan Dana Alokasi Khusus Terhadap Belanja Modal Pada Kabupaten dan Kota di Provinsi Jawa Tengah Tahun 2011-2014. Skripsi. Yogyakarta. Universits Negeri Yogyakarta. Amrozi, Akhmad I. 2013. Pengaruh Dana Alokasi Umum (DAU) dan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Terhadap Alokasi Belanja Pemerintah Daerah. Jurnal Ilmu & Riset Akuntansi, Vol. 2, No. 9. Fauzi, Teuku et al. 2014. Pengaruh Pendapatan Asli Daerah, Dana Bagi Hasil, Dana Alokasi Umum, dan Sisa Lebih Perhitungan Anggaran Terhadap Belanja Bantuan Sosial Pemerintah Daerah Di Aceh. Jurnal Telaah & Riset Akuntansi, Vol. 7, No. 2, Hal. 76-92. Fiona, Liza et al. 2016. Analisis Kapasitas Fiskal dan Pengaruhnya Terhadap Anggaran Belanja Modal (Studi Empiris Pada Pemerintah Kabupaten/Kota di Pulau Sumatera Periode 2009-2013. Jurnal Ekonomi Volume 24, Nomor 1. Gerungan, Henri Paulus et al. 2016. Pengaruh Pendapatan Asli Daerah, Dana Alokasi Umum, dan Dana Alokasi Khusus Terhadap Belanja Modal (Studi Kasus Pada Pemerintah Daerah Kabupaten dan Kota di Provinsi Sulawesi Utara). Manado. Universitas Sam Ratulangi. Handoko, Asep Tri. 2012. Analisis Perkembangan Retribusi Pasar Daerah Sebagai Sumber Pembiayaan Otonomi Daerah di Kabupaten Pemalang Tahun 2007-2011. Economics Develpoment Analysis Journal 1. Universitas Negeri Semarang. Jaeni, Greg dan Anggana L. 2016. Pertumbuhan Ekonomi Sebagai Variabel Pemoderasi Pendapatan Asli Daerah dan Dana Alokasi Khusus Terhadap Belanja Modal. Jurnal Unisbank Semarang. Juniawan, Made Ari dan Ni Putu Santi Suyantini. 2018. Pengaruh PAD, DAU, dan DAK Terhadap Belanja Modal Kota dan Kabupaten di Provinsi Bali. Jurnal Manajemen Unud, Vol. 7, No. 3, Hal. 1255-1281. Kusumawati, Lily dan I Gusti Bagus. 2018. Pengaruh Pendapatan Daerah Terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Wilayah Sarbagita Provinsi Bali. E-Jurnal Manajemen Unud, Vol. 7, No. 5. Mubasiroh, Lailatul. 2018. Pengaruh Pendapatan Asli Daerah (PAD), Dana Alokasi Umum (DAU) dan Dana Alokasi Khusus (DAK) Terhadap Belanja Modal di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta Tahun 2010-2016. Skirpsi. Yogyakarta. Universitas Negeri Yogyakarta. Oktafia, Ardiani Maulidia et al. 2018. Pengaruh Pendapatan Asli Daerah (PAD), Dana Alokasi Umum (DAU), Dana Alokasi Khusus (DAK) Terhadap Produk Domestik Regional Bruto  (PDRB) Kabupaten/Kota di Provinsi Jawa Timur. Jurnal Ilmu Ekonomi, Vol. 2, No. 1, Hal 53-62. Permanasari, Windha Amiga. 2013. Pengaruh Dana Alokasi Umum (DAU), Dana Alokasi Khusus (DAK), Pendapatan Asli Daerah (PAD), dan Belanja Modal Terhadap Pertumbuhan Ekonomi. Skripsi. Jawa Tengah. Universitas Muhammadiyah Surakarta. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 13 Tahun 2006 Tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 55 Tahun 2005 Tentang Pengelolaan Keuangan Daerah. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 71 Tahun 2010 Tentang Standar Akuntansi Pemerintahan. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 104 Tahun 2000 Tentang Dana Perimbangan. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 58 Tahun 2005 Tentang Dana Perimbangan. PMK Nomor 145/PMK.07/2013 Tentang Pengalokasian Anggaran Transfer. Purwanto. 2013. Pengaruh Pertumbuhan Ekonomi, Pendapatan Asli Daerah (PAD), dan Dana Alokasi Umum (DAU) Terhadap Belanja Modal (Studi Kasus Pada Kabupaten dan Kota di Provinsi Jawa Tengah Tahun 2008-2011). Yogyakarta. Univesitas Negeri Yogyakarta. Rahmawati, Nur Indah. 2010. Pengaruh Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan Dana Alokasi Umum (DAU) Terhadap Alokasi Belanja Daerah (Studi Pada Pemerintah Kabupaten/Kota di Jawa Tengah). Skripsi. Semarang. Universitas Diponogoro. Sianturi, Anastasia et al. 2018. Peran Pendapatan Asli Daerah Dalam Menunjang Desentralisasi Fiskal dan Pembangunan Daerah (Studi pada Dinas Pendapatan Kota Batu). Jurnal Administrasi Publik (JAP), Vol. 2, No. 3, Hal. 557-563. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 28 Tahun 2009 Tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 33 Tahun 2004 Tentang Perimbangan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 30 Tahun 2004 Tentang Jabatan Notaris Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 33 Tahun 2004 Tentang Perimbangan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 32 Tahun 2004 Tentang Pemerintah Daerah. Undang-Undang Nomor 25 Tahun 1999 tentang Perimbangan Keuangan Pusat dan DaerahUndang-Undang Republik Indonesia Nomor 23 Tahun 2014 Tentang Pemerintah DaerahWidyawati, Retno. 2018. Analisis Faktor-Faktor yang Berpengaruh Terhadap Alokasi Belanja Modal (Studi Empiris pada Pemerintah Daerah Kabupaten dan Kota di Jawa Tengah Periode (2015-2016). Skripsi. Surakarta. Universitas Muhammadiyah Surakarta. Website:http://www.wikiapbn.org/pernyataan-standar-akuntansi-pemerintahan/
Pengaruh Persepsi Pemilik, Tingkat Pendidikan Pemilik, Dan Pengetahuan Akuntansi Pelaku Usaha Mikro Kecil Dan Menengah Terhadap Penggunaan Informasi Akuntansi (Studi Kasus UMKM Kecamatan Ledo Dan Kecamatan Lumar). B1031141009Pengaruh Persepsi Pemilik, Tingkat Pendidikan Pemilik, Dan Pengetahuan Akuntans, EVA KUMA
Jurnal Kajian Ilmiah Akuntansi Fakultas Ekonomi UNTAN (KIAFE) Vol 7, No 4 (2018): Jurnal Mahasiswa Akuntansi
Publisher : Jurnal Kajian Ilmiah Akuntansi Fakultas Ekonomi UNTAN (KIAFE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACThis study aims to analyze and obtain empirical evidence about the use of accounting information. The research hypothesis is the owner's perception, owner's education level, and owner's accounting knowledge of the use of accounting information. This research is a quantitative study using primary data obtained from questionnaires and measured using a Likert scale. The research samples were 135 MSMEs in Ledo District and Lumar District, Bengkayang Regency. This research is a quantitative study using primary data obtained from questionnaires and measured using a Likert scale. The method of determining the sample using purposive sampling. The data analysis method used is multiple regression techniques with the help of SPSS version 24. The results of this study indicate that: (1) there is a positive influence on the owner's perception of the use of accounting information. (2) there is a positive influence on the level of education of the owner towards the use of accounting information. (3) there is a positive influence on the accounting knowledge of the perpetrators of the use of accounting information. (4) there is a positive influence on the owner's perception, owner's education level, and accounting knowledge on the use of accounting information.Keywords: Owner Perception, Owner Education Level, Accounting Knowledge, Use of Accounting Information.
PENGARUH RASIO CAMEL DAN UKURAN BANK, KEPEMILIKAN MANAJERIAL SEBAGAI VARIABEL MODERATING TERHADAP PERTUMBUHAN LABA PADA PERUSAHAAN PERBANKAN YANG TERDAFTARDI BEI PERIODE 2012-2014 B41111129, Tukimin B41111129 tukimin
Jurnal Kajian Ilmiah Akuntansi Fakultas Ekonomi UNTAN (KIAFE) Vol 5, No 3 (2016): Jurnal Mahasiswa Akuntansi
Publisher : Jurnal Kajian Ilmiah Akuntansi Fakultas Ekonomi UNTAN (KIAFE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PENGARUH RASIO CAMEL DAN UKURAN BANK, KEPEMILIKAN MANAJERIAL SEBAGAI VARIABEL MODERATING TERHADAP PERTUMBUHAN LABA PADA PERUSAHAAN PERBANKAN YANG TERDAFTARDI BEI PERIODE 2012-2014 TUKIMIN UNIVERSITAS TANJUNGPURA Abstraksi   EdaranBankIndonesia No.6/23/DPNPtanggal31Mei2004,tentangSistem PenilaianTingkat Kesehatan Bank Umum dan Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2008 tentang bank Indonesia bertujuan untuk mengetahui tingkat kesehatan bank dan kepercayaan masyarakat terhadap perbankan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahuiapakah rasio CAMEL, dan ukuran bank, kepemilikan manajerialsebagaivariabelmoderatingberpengaruh secara parsial dansecara simultan terhadappertumbuhanlaba pada perusahaanperbankan yangterdaftar di BEI(Bursa EfekIndonesia). Penelitian ini bersifat kuantitatif dengan desain explanatory research. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 42 dengan teknik pengambilan sampling menggunakan purpossive sampling pada bank yang terdaftar di bursa efek Indonesia periode 2012-2014. Analisis univariat menggunakan staistik deskriftif, analisis bivariat menggunakan binary logistic dan analisis multivarial menggunakan binary logistic. Hasil penelitian menunjukan bahwa variabel rasio CAMEL, dan ukuran bank, kepemilikan manajerial secara parsial tidak berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan laba bank dan secara simultan tidak berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan laba.   Kata Kunci: Rasio CAMEL, Ukuran Bank, Kepemilikan Manajerial, Pertumbuhan Laba Latar Belakang Berdasarkan SuratEdaranBankIndonesia No.6/23/DPNPtanggal31Mei2004,tentangSistem PenilaianTingkat Kesehatan Bank Umum, dimana bank diwajibkan menyampaikan keterangandanpenjelasanyangberkaitandengankegiatanusahabankkepada publik dan Bank Indonesia secara tahunan serta bank wajib melakukan penilaian tingkat kesehatan bank. Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2008 tentang Perubahan Kedua Atas Undang-Undang RI Nomor 23 Tahun 1999 tentang Bank Indonesia yaitu: upaya untuk menjaga kepercayaan masyarakat terhadap perbankan agar tidak menyebabkan kesulitan pendanaan jangka pendek bagi Bank karena ketidaksesuaian antara arus dana masuk yang lebih kecil dibandingkan dengan arus dana keluar adalah dengan merubah kriteria agunan yang dijaminkan oleh Bank untuk memperoleh kredit atau pembiayaan berdasarkan prinsip syariah dari Bank Indonesia. Landasan Teori Pengertian Bank Berdasarkan UU Negara Republik Indonesia No. 10/1998 pasal 1 ayat 2 tentangPengertianBank menjelaskan bahwa: Badan usaha yang menghimpun dana dari masyarakat dalam bentuk simpanan dan menyalurkannya kepada masyarakat dalam bentuk kredit dan atau bentuk-bentuk lainnya dalam rangka meningkatkan taraf hidup rakyat banyak.   Asas, Fungsi, dan Tujuan Bank Berikut ini adalah penjelasan dari asas, fungsi, dan tujuan bank, sebagai berikut : 1. Asas Bank a. Asas demokrasi ekonomi b. Asas kepercayaan (fiduciary principle) c. Asas kerahasiaan (Confidential Principle) d. Asas kehati-hatian (Prudential Principle) 2. Fungsi Bank Susilo, dkk (2008) menyatakan bahwa fungsi  bank secara umum adalah sebagai berikut : a)  Agent of Trust b)  Agent of Development c) Agent of Services 3. Tujuan Bank Adapun tujuan bank sebagaimana yang diamanatkan oleh UU No.10 Tahun 1998 tentang perbankan adalah menunjang pelaksanaan pembangunan nasional dalam rangka meningkatkan pemerataan, pertumbuhan ekonomi, dan stabilitas nasional ke arah peningkatan kesejahteraan rakyat banyak. Kegiatan Usaha Bank Kegiatan usaha yang dapat dilakukan oleh bank umum menurut UU No.10 Tahun 1998 tentang perbankan meliputi : 1. Penghimpunan dana dari masyarakat dalam bentuk simpanan berupa giro, deposito berjangka, sertifikat deposito, tabungan, dan bentuk lainnya yang dapat disamakan ataupun yang setara. 2. Pemberian kredit. 3. Penerbitan surat pengakuan hutang. 4. Pembeli, penjual, atau menjamin atas risiko sendiri maupun kepentingan dan atas perintah nasabahnya. 5. Pemindahan uang baik untuk kepentingan sendiri maupun nasabah. 6. Penempatan dana pada, meminjamkan dana dari atau meminjamkan dana kepada bank lain, baik dengan menggunakan surat, sarana telekomunikasi maupun dengan wesel unjuk, cheque, atau sarana lainnya. 7. Penerima pembayaran dari tagihan atas surat berharga dan melakukan perhitungan dengan atau antar pihak ketiga. 8. Penyediaan tempat untuk menyimpan barang dan surat berharga. 9. Pelaku kegiatan penitipan untuk kepentingan pihak lain berdasarkan suatu kontrak. 10. Pelaku penempatan dana dari nasabah kepada nasabah lainnya dalam bentuk surat berharga yang tidak tercatat di bursa efek. Jenis-Jenis Bank Jenis-jenis perbankan dapat ditinjau dari berbagai segi antara lain Kasmir (2012). Berdasarkan fungsinya bank dapat dibedakan menjadi 4 yaitu 1. Bank Sentral 2. Bank Umum. 3. Bank Perkreditan Rakyat (BPR) 4. Bank Syariah Laporan Keuangan Bank Pengertian laporan keuangan menurut Standar Akuntansi Keuangan (SAK): Laporan keuangan adalah Menyediakan informasi yang menyangkut posisi keuangan, kinerja, serta perubahan posisi keuangan suatu perusahaan yang bermanfaat bagi sejumlah besar pemakai dalam pengambilan keputusan.     Tujuan Laporan Keuangan Tujuan Laporan Keuangan menurut Fahmi (2013), memberikan informasi kepada pihak yang membutuhkan tentang kondisi suatu perusahaan dari sudut angka-angka dalam satuan moneter. Jenis Laporan Keuangan Menurut Kasmir (2012), ada lima jenis laporan keuangan, yaitu: Balance Sheet (Neraca) Income Statement (Laporan Laba Rugi)Laporan Perubahan Modal Laporan Arus KasLaporan Catatan atas Laporan Keuangan Pemakai Laporan Keuangan Menurut Syafri (2008) Pemakai laporan keuangan antara lain adalah Kreditur atau Banker: Menilai kondisi keuangan dan hasil usaha perusahaan dalam jangka pendek maupun dalam jangka panjang.Menilai kualitas jaminan kredit / investasi untuk menopang kredit yang akan diberikan.Melihat dan memprediksi prospek keuntungan yang mungkin diperoleh dari perusahaan atau menilai rate of return perusahaan. Menilai kemampuan likuiditas, solvabilitas, rentabilitas perusahaan sebagai dasar dalam pertimbangan keputusan kredit. Menilai sejauh mana perusahaan mengikuti perjanjian kredit yang sudah disepakati. Pertumbuhan Laba Perbankan Laba merupakan indikator bagi suatu usaha dalam menilai kinerja usaha tersebut selama periode tertentu. Semakin tinggi laba yang diperoleh menunjukan semakin baik kinerja dari manajemen perusahaan khususnya adalah perbankan. Komponen-Komponen Rasio CAMEL Pendekatan ini dilakukan dengan menilai faktor CAMEL dan Menurut Siamat (2005) komponen rasio CAMEL sebagai berikut  : 1. Permodalan (Capital) Capital Adequancy Ratio (CAR) CAR adalah rasio yang memperlihatkan seberapa besar jumlah seluruh aktiva bank yang mengandung risiko ( kredit, penyertaan, surat  berharga,  dantagihan pada bank lain)  ikut  dibiayai  dari modal sendiri disamping memperoleh dana-dana dari sumber- sumber di luar bank. 2. Kualitas Aktiva Produktif (Asset Quality) a)  Aktiva Produktif Bermasalah (APB) Rasio ini menunjukkan kemampuan manajemen bank dalam mengelola aktiva produktif bermasalah terhadap total aktiva produktif. b) Non Performing Loan (NPL) Rasio ini menunjukkan bahwa kemampuan manajemen bank dalam mengelola kredit bermasalah yang diberikan oleh bank. 3. Rentabilitas (Earnings) a) Return On Assets (ROA) Rasio ini digunakan untuk mengukur kemampuan manajemen bank dalam memperoleh keuntungan (laba sebelum pajak) yang dihasilkan dari rata-rata total aset bank bersangkutan. b) Return On Equity(ROE) Rasio ini digunakan untuk mengukur kinerja manajemen bank dalam mengelola modal tersedia untuk menghasilkan laba setelah pajak. c) Net Interest Margin (NIM) Rasio ini digunakan untuk mengukur kinerja manajemen dalam mengelola aktiva produktifnya untuk menghasilkan pendapatan bunga bersih dan melihat seberapa besar keuntungan bersih yang diperoleh. d) Beban Operasional terhadap Pendapatan Operasional (BOPO) Rasio ini digunakan untuk mengukur kinerja manajemen bank dalam mengendalikan biaya operasional terhadap pendapatan operasional. 4. Likuiditas (Liquidity) a) Loan to Deposit Ratio (LDR) Rasio ini digunakan untuk menilai likuiditas suatu bank, dengan cara membagi jumlah kredit yang diberikan oleh bank terhadap dana pihak ketiga. Ukuran (Size) Bank Size yang dimaksud adalah total asset yang dimiliki oleh bank, dimana total asset ini dapat dilihat pada total aktiva yang terdapat pada laporan keuangan bank tersebut pada bagian  neraca. Kepemilikan Manajerial Kepemilikan manajerial adalah persentase saham yang dimiliki oleh manajemen yang secara aktif ikut dalam pengambilan keputusan perusahaan (komisaris dan direksi). . Kerangka Teoritis  Pertumbuhan Laba Pada Perusahaan Perbankan yang Terdaftar di BEI Rasio CAMEL : 1.Permodalan (CAR,) 2.Aktiva Produktif (APB, NPL) 3.Rentabilitas (ROA, ROE,NIM, BOPO) 4.Likuiditas (LDR)   Gambar 1. Kerangka Teoritis : Analisis Pengaruh Rasio CAMEL serta Ukuran Bank (Size) dan Kepemilikan Manajerial Sebagai Variabel Moderating Terhadap Pertumbuhan Laba Pada Perusahaan Perbankan yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia.      Variabel Dependen Ukuran bank dan kepemilikan manajerial Variabel moderating VARIABEL INDEPENDEN               Hipotesis Berdasarkan rumusan masalah dalam penelitian ini yaitu apakah rasio CAMEL, dan ukuran bank, kepemilikan manajerial berpengaruh secara parsial terhadap pertumbuhan laba bank yang terdaftar di BEI. Dijelaskan dalam  landasan  teori  beberapa  indikator  pengukuran  tingkat  profitabilitas dimana beberapa indikator tersebut merupakan bagian dari komponen rasio CAMEL. Serta berdasarkan juga beberapa penelitian terdahulu yang menjelaskan  pengaruh  analisis  rasio  CAMEL  terhadap  pertumbuhan  laba, maka hipotesis yang akan dikembangkan dalam penelitian ini adalah :H0 : Rasio CAMEL, dan Ukuran Bank, Kepemilikan Manajerial sebagai variabel moderating tidak berpengaruh terhadap pertumbuhan laba pada perusahaan perbankan yang terdaftar di BEI. Rasio CAMEL, dan Ukuran Bank, Kepemilikan Manajerial sebagai variabel moderating tidak berpengaruh terhadap pertumbuhan laba pada perusahaan perbankan yang terdaftar di BEI. H1 : Rasio CAMEL, dan Ukuran Bank, Kepemilikan Manajerial sebagaivariabel moderating berpengaruh secara parsial terhadap pertumbuhan laba pada perusahaan perbankan yang terdaftar di BEI.Pengaruh rasio CAMEL secara parsial terhadap pertumbuhan laba pada perusahaan perbankan yang terdaftar di BEI. Pengaruh rasio CAMEL dan Ukuran Bank sebagai variabel moderating secara parsial terhadap pertumbuhan laba pada perusahaan perbankan yang terdaftar di BEI.Pengaruh rasio CAMEL dan Kepemilikan Manajerial sebagai variabel moderating secara parsial terhadap pertumbuhan laba pada perusahaan perbankan yang terdaftar di BEI.H2 : Rasio CAMEL, dan Ukuran Bank, Kepemilikan Manajerial sebagai variabel moderating secara simultan berpengaruh terhadap pertumbuhan laba pada perusahaan perbankan yang terdaftar di BEI.Pengaruh rasio CAMEL secara simultan terhadap pertumbuhan laba pada perusahaan perbankan. Pengaruh rasio CAMEL dan Ukuran Bank sebagai variabel moderating secara simultan terhadap pertumbuhan laba pada perusahaan perbankan.Pengaruh rasio CAMEL dan Kepemilikan Manajerial sebagai variabel moderating secara simultan terhadap pertumbuhan laba pada perusahaan perbankan.   Metode Penelitian JenisPenelitian Sugiyono (2012) menyebutkanbahwajenis penelitianmerupakansuaturencanadanstrukturpenyidikanyang dibuat sedemikian rupa agar diperoleh jawaban atas pertanyaan-pertanyaan penelitian.Dengankata lainbahwa dalamrencana penelitiantersebut mencakuphal-halyang dilakukan peneliti. Sedangkan struktur adalah kerangkaataususunandarihubungan - hubunganantar variabel-variabel dalam penelitian. Penelitianini bersifat kuantitatif dengan metode penelitian merupakan penjelasan(explanatory research)yang bertujuanuntukmengujihipotesisyang diajukanyang menyorotipengaruh antara variabelindependendenganvariabeldependendalampenelitian Populasi danSampel Populasi adalah wilayah generalisasi yang teridri dari atas obyek/subyek yang mempunyai kualitas dan karakteristik tertentu yang ditetapkan oleh peneliti untuk dipelajari dan kemudian di tarik kesimpulanya. Identifikasi dan Pengukuran Variabel Datayang ditelitidalam penelitian inidapatdikelompokkan menjaditiga variabel yaitu variabel independen, variabel dependen dan variabel moderating. SumberData Penelitianinimenggunakan1(satu)jenissumber data,yaitu:Data sekunderadalahdatayang diperolehdaritangan keduaataupihaklain.Dalam penelitianini,data sekunder diperolehdariAnnualReportBank-bank listingdiBEI padatahun2012-2014,IndonesianCapitalMarketDirectory (ICMD). MetodePengumpulanData Metode pengumpulandatapada penelitianiniadalahdenganberdasarkan padadatayangtelahadapadasumberdatasekunder. Datatersebutdapat diperoleh dariAnnualReportBank-bank  yanglistingdiBEIpadatahun 2012-2014,IndonesianCapitalMarketDirectory(ICMD). MetodeAnalisis Data Langkahselanjutnyasetelah semuavariabeldiukur adalahmenganalisis data, uji univariat, bivariat, dan multivariat untuk menjelaskan pengaruh rasio keuangan terhadap pertumbuhan laba Metode penelitian merupakan penjelasan(explanatory research)yang bertujuanuntukmengujihipotesisyang diajukanyang menyorotipengaruh antara variabelindependendenganvariabeldependendalampenelitian Hasil dan pembahasan Pengujian hipotesis dilakukan untuk mengetahui rasio CAMEL, dan UkuranBank,Kepemilikanmanajerialsebagaivariabelmoderating berpengaruh secara parsial terhadappertumbuhanlabapadaperusahaanperbankanyangterdaftardi BEI. Pengujian tingkat parsial Berdasarkan uji hipotesisyang dilakukan pada penelitian ini dengan menggunakan ujiparsial binary logistic, dapat disimpulkanbahwa variabel rasio CAMEL (CAR, APB, NPL ,ROA,ROE, NIM, BOPO,LDR) secaraparsial tidak berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan lababank yang terdaftar di BEI. Dan variabel rasio CAMEL (CAR, APB, NPL ,ROA,ROE, NIM, BOPO,LDR) dan ukuran bank sebagai variabel moderating secaraparsial tidak berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan lababank bank yang terdaftar di BEI. Dan juga variabel rasio CAMEL (CAR, APB, NPL ,ROA,ROE, NIM, BOPO,LDR) dan kepemilikan manajerial sebagai variabel moderating secaraparsial tidak berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan lababank bank yang terdaftar di BEI. Pengujian tingkat simultan Uji hipotesis kedua Pengujian hipotesisdilakukan untuk mengetahui rasio CAMEL, dan UkuranBank,Kepemilikanmanajerialsebagaivariabelmoderating berpengaruh secara simultan terhadappertumbuhanlaba padaperusahaanperbankanyangterdaftardi BEI. Berdasarkan uji hipotesis kedua yang dilakukan pada penelitian ini dapat dengan menggunakan uji regresibinary logistic,menunjukandapat disimpulkanbahwavariabelindependen(CAR,APB,NPL,ROA,  ROE,  NIM,  BOPO,  LDR) secara bersama-sama tidak berpengaruh secarasignifikan terhadap pertumbuhan laba. Dan variabelindependen(CAR,APB,NPL,ROA,  ROE,  NIM,  BOPO,  LDR) danukuran banksebagai variabel moderating secara bersama-sama tidak berpengaruh secarasignifikan terhadap pertumbuhan laba. Dan juga variabelindependen(CAR,APB,NPL,ROA,  ROE,  NIM,  BOPO,  LDR) dan Kepemilikan  Manajerial sebagai variabel moderating secara bersama-sama tidak berpengaruh secarasignifikan terhadap pertumbuhan laba. Kesimpulan dan saran Kesimpulan Berdasarkanhasilanalisis,pembuktianhipotesis, danpembahasanseperti yangtelahdiuraikansebelumnya,maka dalampenelitianinikesimpulanyang dapat diambil adalah sebagai berikut: Hasildari penelitiansecaraparsialrasioCAMEL (CAR, APB, NPL,ROA,ROE, NIM, BOPO,LDR)secara parsial tidakberpengaruh signifikanterhadappertumbuhanlaba bank yang terdaftar di BEI.Hasildari penelitiansecaraparsialrasio CAMEL (CAR, APB, NPL,ROA,ROE, NIM, BOPO,LDR) dan ukuran bank sebagai variabel moderating secara parsial tidakberpengaruh signifikanterhadappertumbuhanlaba bank yang terdaftar di BEI.Hasildari penelitiansecaraparsialrasio CAMEL (CAR, APB, NPL,ROA,ROE, NIM, BOPO,LDR) dan kepemilikan manajerial sebagai variabel moderating secara parsial tidakberpengaruh signifikanterhadappertumbuhanlaba bank yang terdaftar di BEI.Hasildari penelitiansecarasimultanvariabelCAMEL(CAR,APB,NPL,ROA,ROE,NIM,BOPO,LDR)secarabersama-sama tidakberpengaruh signifikanterhadap pertumbuhan laba.Hasildari penelitiansecarasimultanvariabelCAMEL(CAR,APB,NPL,ROA,ROE,NIM,BOPO,LDR) dan ukuran bank sebagai variabel moderating secarabersama-sama tidakberpengaruh signifikanterhadap pertumbuhan laba.Hasildari penelitiansecarasimultanvariabelCAMEL(CAR,APB,NPL,ROA,ROE,NIM,BOPO,LDR) dan kepemilikan manajerial sebagai variabel moderating secarabersama-sama tidakberpengaruh signifikanterhadap pertumbuhan laba. saran Berdasarkanketerbatasan-keterbatasantadi,makaadabeberapasaranbagi peneliti selanjutnyaantaralain sebagai berikut : 1. Penelitianhanyaberdasarkanpadalaporanyang dipublikasikandanbelum seluruhnyamenggambarkankondisiperbankansecara utuh. Disarankanuntukpenelitiselanjutnyamelakukanpenelitianyang lebih baik. 2. Menggunakanindikatoryangberbedadarivariabelyangdigunakanpada penelitianini misalnya untukUkuranBank(SIZE) tidakhanya menggunakan jumlah           DAFTARPUSTAKA   Almilia,Luciana SpicadanWinnyHerdiningtyas (2005).AnalisisRasio CAMEL Terhadap PrediksiKondisiBermasalahPada Lembaga Perbankan Periode 2000-2002Jurnal Akuntansi dan Keuangan Vol. 7 No.2 November2005. Bank Indonesia No. 6/ 23/ DPNP, (2004). Sistem Penilaian TingkatKesehatanBank Umum. www.bi.go.id. Fahmi, Irham (2012). Analisis Laporan Keuangan. Cetakan ke-2. Bandung: Alfabeta Fahmi, Irham. (2013). Pengantar Manajemen Keuangan. Bandung : Alfabeta. Ghozali, Imam (2011). Aplikasi Analisis Multivariate Lanjutan dengan Program SPSS. Universitas Diponegoro Semarang. Ghozali, Imam dan A. Chariri (2011). Teori  Akuntansi. Semarang: Badan Penerbit Universitas  Diponegoro. Harahap, Sofyan Syafri (2011). Analisis Kritis Atas Laporan Keuangan. Jakarta: RajaGrafindo Persada Harjono, Desy Natalia (2006). Pengaruh  Analisis  Rasio  CAMEL  dan Besaran (Size)Terhadap  ertumbuhan Laba Pada Bank Pembangunan Daerah di Indonesia Periode Tahun 2002-2004. Ikatan Akuntan Indonesia (2015). Standar Akuntansi Keuangan, Penerbit Salemba Empat, Jakarta. Ismail, Solihin (2012). manajemen strategik. jakarta :erlangga Kasmir (2012). Bank dan Lembaga Keuangan Lainnya. Jakarta : Raja Grafindo persada Leoni Widi Harsari (2008). Analisis Rasio keuangan Terhadap Perubahan Laba Pada Perusahaan Asuransi yang Terdaftar di BEJ Periode 2001-2005. Almilia, Luciana Spica (2005). Analisis Rasio CAMEL Terhadap Prediksi Kondisi Bermasalah Pada Lembaga Perbankan Periode 2000-2002. Malayu, Hasibuan S.P., 2011. Dasar – dasar perbankkan. Bumi Aksara, Jakarta Novarina, Kristiani (2004). Analisis  Rasio  Aktiva  Produktif  dan Rentabilitas Untuk Memprediksi Pertumbuhan Laba Pada Bank Umum Swasta Nasional Devisa dan Non Devisa Periode Tahun 2002-2004. Panduan skripsi fakultas Ekonomi Universitas Tanjungpura 2015 Peraturan BankIndonesia. SistemPenilaianTingkatKesehatanBank Umum. www.bankindonesia.co.id.. Prasetyo, Wahyu(2006).PengaruhRasioCAMELTerhadapKinerjaKeuanganPadaBankPeriode tahun 2001-2005. Santoso, Lukman. (2011). Hak dan Kewajiban Hukum Nasabah Bank. Yogyakarta. Pustaka Yustisia. Siamat, Dahlan (2013).PerbankandanLembaga-LembagaKeuangan.JavaPustakaMediaUtama.  Surabaya. Sitorus, Maurin (2005). Peranan Rasio Keuangan Sebagai Salah Satu Alat Dalam Memprediksi Laba Perusahaan Pada Bisnis Jasa dan Manufaktur Periode Tahun 2002-2003. Sugiyono (2014). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan Kombinasi (Mixed  Methods). Bandung : Alfabeta Sugiyono (2012). Metode Penelitian Bisnis. Bandung : Alfabeta. Susilo, Y. Sri., Sigit Trindaru dan A. Totok Budi Santoso (2012). Bank dan Lembaga Keuangan Lain. Jakarta. Salemba Empat. Jakarta. Tarjo dan Jogiyanto, (2013). Analisis Free Cash Flow dan KepemilikanManajerial terhadap Kebijakan Utang pada Perusahaan Publik di Indonesia.Simposium Nasional Akuntansi VI, Surabaya. UUNo.10/1998. PengertianBank.  www.bankindonesia.co.id. Wibowo, Beni Nugroho Tri (2007). Analisis Pengaruh  Rasio-rasio Keuangan Terhadap Prediksi Pertumbuhan Laba Perbankan Syariah di Indonesia Periode Tahun 2000-2005. Zainudin dan Jogiyanto, Hartono (2009). Manfaat Rasio Keuangan Dalam Memprediksi Pertumbuhan Lab
Analisis Faktor-Faktor yang Memengaruhi Praktik Perataan Laba (Income Smoothing) pada Industri Makanan dan Minuman yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia B41112089, Irma Nur Fitri Alqadrie
Jurnal Kajian Ilmiah Akuntansi Fakultas Ekonomi UNTAN (KIAFE) Vol 6, No 2 (2017): Jurnal Mahasiswa Akuntansi
Publisher : Jurnal Kajian Ilmiah Akuntansi Fakultas Ekonomi UNTAN (KIAFE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACT The purpose of this research is to find out whether the profitability of financial risk and size of company has a significant influance income smoothing and leveling practice to determine whether a pratice is often done by companies listed on Indonesian Excanged. This research using quantitative methods where researcher uae test assumptions classic, multiple analysis and tes of hypotesis. The results of this research is first, variable of profitability, financial risk and size of company simultaneously is not significant to income smoothing practice. Second is, variable profitability, financial risk and size of company partially is not significant to income smoothing practice. Key words: Income Smoothing, Profitability, Financial Risk and The Size of Comopany

Page 10 of 146 | Total Record : 1454


Filter by Year

2012 2021


Filter By Issues
All Issue Vol 10, No 4 (2021): Vol 4 Vol 11, No 1 (2021): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol 11, No 1 (2021): KIAFE Vol 10, No 3 (2020): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol 10, No 2 (2020): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol 10, No 1 (2020): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol 9, No 3 (2020): Jurnal Mahasiswa AK Vol 9, No 2 (2020): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol 9, No 1 (2019): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol 8, No 4 (2019): Jurnal Mahasiswa Akutansi Vol 8, No 3 (2019): Jurnal Mahasiswa Akutansi Vol 8, No 2 (2019): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol 8, No 1 (2019): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol 7, No 4 (2018): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol 7, No 3 (2018): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol 7, No 2 (2018): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol 7, No 1 (2018): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol 6, No 4 (2017): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol 6, No 3 (2017): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol 6, No 2 (2017): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol 6, No 1 (2017): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol 5, No 4 (2016): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol 5, No 3 (2016): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol 5, No 2 (2016): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol 5, No 1 (2016): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol 4, No 4 (2015): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol 4, No 3 (2015): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol 4, No 2 (2015): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol 4, No 1 (2015): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol 3, No 4 (2014): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol 3, No 3 (2014): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol 3, No 2 (2014): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol 3, No 1 (2014): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol 2, No 3 (2013): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol 2, No 2 (2013): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol 2, No 1 (2013): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol 1, No 1 (2012): Jurnal Mahasiswa Akuntansi More Issue