cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
Jurnal Kajian Ilmiah Akuntansi Fakultas Ekonomi UNTAN (KIAFE)
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Economy,
Arjuna Subject : -
Articles 1,454 Documents
Analisis Pengaruh Value Added Intellectual Coefficient (VAIC), Cash Ratio (CR) dan Loan to Deposit Ratio (LDR) terhadap Return On Asset (ROA) Perbankan (Studi Empiris Pada Perusahaan Sektor Perbankan Yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Tahun 2011-2013) B41110120, EKO PRASTIYADI
Jurnal Kajian Ilmiah Akuntansi Fakultas Ekonomi UNTAN (KIAFE) Vol 3, No 4 (2014): Jurnal Mahasiswa Akuntansi
Publisher : Jurnal Kajian Ilmiah Akuntansi Fakultas Ekonomi UNTAN (KIAFE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh Value Added Intellectual Capital yang diukur dengan Value Added Intellectual Coefficient (VAICTM) dan Rasio Likuiditas yang diukur dengan Cash Ratio dan Loan to Deposit Ratio terhadap Return On Asset perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2011 hingga 2013. Penelitian ini menggunakan metode analisis kuantitatif deskriptif dan menggunakan data sekunder. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan sampel-sampel yang telah melalui proses purposive sampling. Sampel-sampel dalam penelitian ini menggunakan metode penggabungan data maka dalam hal ini diperoleh sebanyak 27 perusahaan dikali 3 tahun berjumlah 81 sampel perusahaan. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa value added intellectual coefficient dan cash ratio berpengaruh secara parsial terhadap ROA. Variabel loan to deposit ratio menyatakan bahwa variabel bebas ini tidak memiliki pengaruh secara parsial terhadap ROA. Jika ditinjau secara simultan maka ketiga variabel bebas yaitu VAICTM, CR dan LDR memiliki pengaruh terhadap ROA. Kata kunci: Value Added Intellectual Capital (VAICTM), Cash Ratio, Loan to Deposit Ratio, Return On Asset, Laporan Posisi Keuangan, Laporan Laba Rugi.
IMPLEMENTASI SISTEM AKUNTANSI SEDERHANA (SAS) DITINJAU DARI TAM (TECHNOLOGY ACCEPTANCE MODEL) PADA KELOMPOK SWADAYA MASYARAKAT (KSM) YANG TERGABUNG DALAM PROGRAM PENINGKATAN PENGHIDUPAN MASYARAKAT BERBASIS KOMUNITAS (PPMK) PNPM MANDIRI PERKOTAAN B41111119, Widiana
Jurnal Kajian Ilmiah Akuntansi Fakultas Ekonomi UNTAN (KIAFE) Vol 4, No 3 (2015): Jurnal Mahasiswa Akuntansi
Publisher : Jurnal Kajian Ilmiah Akuntansi Fakultas Ekonomi UNTAN (KIAFE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to determine the design and implementation of Simplified Accounting System (SAS) on the Self Help Groups (SHGs). Self-Help Groups (SHGs) which is used as a sample object that is incorporated in Program Improvement based Livelihoods Community (PILC) PNPM Urban. In addition, this study also aims to determine the application of Simplified Accounting System (SAS) on the Self Help Groups (SHGs) in terms of TAM (Technology Acceptance Model). Results of this study was the presentation of Simplified Accounting System (SAS) which is used by SHGs in conducting financial records will be reported to the PNPM Urban. Not all SHGs implement SAS because members do not have sufficient time to implement SAS. Judging from TAM (Technology Acceptance Model) all agree that KSM helpful SAS (perceived usefulness) in the financial records, while based on the ease (perceived ease of use) is only partially KSM stating SAS easy to use in financial records. Keywords: Simple Accounting System (SAS), Self-Help Groups (SHGs), perceived       usefulness, perceived ease of use
ANALISIS SISTEM PENGENDALIAN DAN TINGKAT PERPUTARAN PIUTANG PADA PT PROBESCO DISATAMA PONTIANAK B1035131028, SETTYO NUGROHO
Jurnal Kajian Ilmiah Akuntansi Fakultas Ekonomi UNTAN (KIAFE) Vol 4, No 4 (2015): Jurnal Mahasiswa Akuntansi
Publisher : Jurnal Kajian Ilmiah Akuntansi Fakultas Ekonomi UNTAN (KIAFE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perusahaan dalam menjalankan aktivitasnya untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan harus melakukan pengendalian. Pengendalian yang diterapkan harus memberi manfaat, dalam hal ini mampu meningkatkan efektivitas operasi. Pengendalian tersebut juga bertujuan agar segala sesuatunya berjalan sesuai dengan seharusnya. Pengendalian dimaksud adalah pengendalian intern terhadap piutang usaha dan efektivitas yang dimaksud adalah tingkat perputaran piutang. Penelitian dilakukan di kantor PT Probesco Disatama Cabang Pontianak yang beralamat di Jl Arteri Supadio Km. 55 dengan menggunakan uji kualitatif terhadap kuesioner pengendalian piutang usaha yang mengacu pada kerangka kerja COSO pada unsur-unsur pengendalian intern serta rasio perputaran piutang yaitu RTO, ACP, Rasio Tunggakan dan rasio penagihan. Hasil pengujian menunjukkan bahwa dari unsur-unsur pengendalian intern menurut kerangka kerja COSO, unsur penentuan resiko dan unsur aktivitas pengendalian cukup efektif, sedangkan unsur lingkungan pengendalian, unsur informasi dan komunikasi, serta unsur pengawasan atau pemantauan telah efektif dan dari efektifitas perputaran piutang sudah cukup efektif.   Kata kunci : pengendalian intern, perputaran piutang, piutang usaha.
PENERAPAN PSAK 109 TENTANG AKUNTANSI ZAKAT DAN INFAQ/SEDEKAH PADA LEMBAGA AMIL ZAKAT (LAZ) AL MUMTAZ PEDULI KAB. KUBU RAYA B51111159, Eti Kusmita
Jurnal Kajian Ilmiah Akuntansi Fakultas Ekonomi UNTAN (KIAFE) Vol 4, No 2 (2015): Jurnal Mahasiswa Akuntansi
Publisher : Jurnal Kajian Ilmiah Akuntansi Fakultas Ekonomi UNTAN (KIAFE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Lembaga Amil Zakat (LAZ) Al Mumtaz Peduli Kab. Kubu Raya is the only one institute Zakat in Kab. Kubu Raya, but the institute have not applying finances report based on PSAK 109 about Zakat-Accountancy and Infaq/Sedekah. The aims of this research to know how it can be applying with they factors give influence to applying PSAK 109 about Zakat-Accountancy and Infaq/Sedekah on Lembaga Amil Zakat (LAZ) Al Mumtaz Peduli Kab. Kubu Raya. Method of this research is qualitative research. Data sources are primary data and secondary data. Technique collecting data in this research uses observation, interview, and documentation. Tools of data analysis uses PSAK 109 about Zakat-Accountancy and Infaq/Sedekah through interview. Result of this research is Lembaga Amil Zakat (LAZ) Al Mumtaz Peduli Kab. Kubu Raya haven’t yet PSAK 109 about Zakat-Accountancy and Infaq/Sedekah and factors who give influence to apply PSAK 109 about Zakat-Accountancy and Infaq/Sedekah as follow misunderstanding of employee and lack of upgrading related to PSAK 109 about Zakat-Accountancy and Infaq/Sedekah and minimum system. Keywords: Applying PSAK 109, Zakat-Accountancy, Infaq/Sedekah.
ANALISIS PENGARUH JUMLAH TABUNGAN DAN DEPOSITO TERHADAP RENTABILITAS PT. BANK PERKREDITAN RAKYAT DANA TIRTARAYA B51110059, Mery Christiana
Jurnal Kajian Ilmiah Akuntansi Fakultas Ekonomi UNTAN (KIAFE) Vol 3, No 4 (2014): Jurnal Mahasiswa Akuntansi
Publisher : Jurnal Kajian Ilmiah Akuntansi Fakultas Ekonomi UNTAN (KIAFE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh jumlah tabungan dan deposito terhadap rentabilitas (ROE) pada PT Bank Perkreditan Rakyat Dana Tirtaraya. Sebagai jasa keuangan, PT BPR Dana Tirtaraya menjalankan fungsi intermediasi seperti menghimpun dana dari masyarakat luas dalam bentuk simpanan seperti tabungan dan deposito lalu menyalurkannya kembali dalam bentuk kredit. Laba akan didapat berasal dari selisih dari bunga simpanan dan bunga kredit tersebut. Ada dua variabel yang digunakan dalam penelitian ini, yakni variabel  bebas dan variabel terikat. Tabungan dan deposito (x) adalah variabel bebas, sedangkan untuk variabel terikat dalam penelitian ini adalah rentabilitas (y). Untuk memperoleh gambaran sejauh mana pengaruh tabungan dan deposito terhadap rentabilitas dilakukan penelitian terhadap variabel-variabel tersebut dalam periode tahun 2006 sampai tahun 2013 dengan menggunakan metode deskriptif dan juga menggunakan analisis statistik yaitu regresi linear berganda. Metode analisis yang digunakan adalah metode regresi linear berganda, dilanjutkan dengan uji signifikansi melalui uji t dan uji F. Hasil Penelitian dalam periode tahun 2006 sampai tahun 2013 memperoleh kesimpulan bahwa dari analisis deskriptif, regresi linear berganda, uji t, dan uji F pada variabel tabungan dan deposito PT Bank Perkreditan Rakyat Dana Tirtaraya mempunyai pengaruh yang tidak signifikan terhadap variabel rentabilitas Kata kunci : Tabungan, Deposito, Rentabilitas (ROE dan ROA), Bank Perkreditan Rakyat
ANALISIS KINERJA KANTOR CAMAT DI KABUPATEN SINTANG Erwi B41109082, Lidwina Apriana
Jurnal Kajian Ilmiah Akuntansi Fakultas Ekonomi UNTAN (KIAFE) Vol 3, No 2 (2014): Jurnal Mahasiswa Akuntansi
Publisher : Jurnal Kajian Ilmiah Akuntansi Fakultas Ekonomi UNTAN (KIAFE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penerapan sistem pertanggungjawaban kinerja yang tepat, jelas, terukur dan dapat dipertanggungjawabkan merupakan syarat penting penyelenggaraan pemerintahan yang baik (good governance) sebagai tuntutan reformasi birokrasi agar penyelenggaraan pemerintah dan pembangunan dapat berlangsung secara berdayaguna, berhasil guna, bersih, dan bertanggung jawab serta bebas dari korupsi, kolusi, dan nepotisme. Dengan diterbitkannya Inpres No. 7 Tahun 1999 tentang Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah, diwajibkan untuk setiap instansi pemerintah agar mempertanggungjawaban pelaksanaan tugas pokok dan fungsinya serta kewenangan pengelolaan sumber daya dengan didasarkan pada perencanaan strategik yang ditetapkan oleh masing-masing instansi. Pertanggungjawaban yang dimaksud berupa Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah yang disampaikan kepada atasan masing-masing, lembaga-lembaga pengawasan dan penilai akuntabilitas, dan akhirnya disampaikan kepada Presiden selaku Kepala Pemerintahan. Laporan tersebut menggambarkan kinerja instansi pemerintah yang bersangkutan melalui Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP). Hal tersebut sesuai dengan tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui bagaimana kinerja instansi pemerintah, khususnya Kecamatan Sintang, Kecamatan Sungai Tebelian, dan Kecamatan Sepauk. Dalam penelitian ini, alat pengumpulan data yang penulis gunakan adalah studi kepustakaan, observasi, dan wawancara dengan mengambil beberapa sampel dari populasi yang ada. Alat analisis yang digunakan berupa analisis LAKIP dan analisis kuesioner. Dari hasil evaluasi LAKIP dan analisis kinerja, menunjukkan bahwa secara keseluruhan dari tiga Kecamatan sudah sesuai dengan Inpres RI No.7 Tahun 1999. Jika dilihat dari capaian sasaran kinerja pada setiap Kecamatan secara keseluruhan dapat dikatakan optimal. Dan dari hasil analisis kuesioner, sumber daya manusianya hampir secara keseluruhan memahami maksud dari LAKIP.   Kata Kunci: Kinerja, Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (LAKIP)
PENGARUH PENGUNGKAPAN CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY (CSR) TERHADAP EARNING PER SHARE (EPS) PADA PERUSAHAAN YANG MASUK DALAM KATEGORI LQ-45 PERIODE AGUSTUS 2014 – JANUARI 2015 B41111107, Alifah Nurrahmani Putri
Jurnal Kajian Ilmiah Akuntansi Fakultas Ekonomi UNTAN (KIAFE) Vol 4, No 3 (2015): Jurnal Mahasiswa Akuntansi
Publisher : Jurnal Kajian Ilmiah Akuntansi Fakultas Ekonomi UNTAN (KIAFE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research aims to examine the effect of Corporate Social Responsibility (CSR) Disclosure to the company’s Earning Per Share (EPS). This research uses indicator that also used by Sembiring (2005) for measuring Corporate Social Responsibility Disclosure that contains seven categories, such as environment, energy, labor safety and health, other labors, product, society involvement, and general. The population in this research are all of companies listed on the Indonesia Stock Exchange (BEI) and the samples of this research are the company that listed in LQ-45 category in August 2014 – January 2015. Total sample in this research are 44 companies that selected with purposive sampling. Data collection is conducted by collecting secondary data from annual report or sustainability report issued by the company every year. The result of this research indicates that Corporate Social Responsibility (CSR) Disclosure does not have a significant effect to company’s Earning Per Share (EPS). Keywords: Corporate Social Responsibility, Earning Per Share, Annual report, Sustainability report, LQ-45.
ANALISIS PENERAPAN AKUNTANSI ASET TETAP BERDASARKAN PERNYATAAN STANDAR AKUNTANSI PEMERINTAHAN NOMOR 07 PADA DINAS PENANAMAN MODAL, TENAGA KERJA, DAN PELAYANAN TERPADU SATU PINTU KOTA PONTIANAK Indrawan, Yuvita Kusuma
Jurnal Kajian Ilmiah Akuntansi Fakultas Ekonomi UNTAN (KIAFE) Vol 9, No 3 (2020): Jurnal Mahasiswa AK
Publisher : Jurnal Kajian Ilmiah Akuntansi Fakultas Ekonomi UNTAN (KIAFE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Aset tetap adalah aset berwujud yang mempunyai masa manfaat lebih dari 12 (dua belas) bulan untuk digunakan, atau dimaksudkan untuk digunakan, dalam kegiatan pemerintah atau dimanfaatkan oleh masyarakat umum. Seiring dengan penggunaan atau pemanfaatannya, aset tetap rentan terhadap penurunan kapasitas. Maka dari itu, diperlukan informasi nilai aset tetap yang memadai agar dapat mengambil keputusan terkait pengelolaan aset tetap. Konsep akuntansi aset tetap telah diatur dalam Peraturan Pemerintah No. 71 Tahun 2010, Pernyataan Standar Akuntansi Pemerintahan Nomor 07 (PSAP 07) tentang Akuntansi Aset Tetap. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan akuntansi aset tetap berdasarkan PSAP 07 tentang Akuntansi Aset Tetap Berbasis Akrual pada Dinas Penanaman Modal, Tenaga Kerja, dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kota Pontianak. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, dokumentasi, dan studi literatur. Data yang telah diperoleh diananlisis menggunakan metode analisis deskriptif komparatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Dinas Penanaman Modal, Tenaga Kerja, dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kota Pontianak belum sepenuhnya menerapkan akuntansi aset tetap berdasarkan PSAP 07 yang berbasis akrual. Pengklasifikasian, pengakuan, penyusutan, penilaian kembali, serta penghentian dan pelepasan aset tetap telah sesuai dengan PSAP 07. Namun pengukuran aset donasi, pengeluaran setelah perolehan, dan pengungkapan aset tetap belum sesuai dengan PSAP 07. Pengukuran aset donasi belum menggunakan nilai wajar; capitalization thresholds belum ditetapkan terhadap pengeluaran setelah perolehan aset tetap; dan dalam catatan atas laporan keuangan belum mengungkapkan informasi penyusutan dan rekonsiliasi jumlah tercatat aset tetap pada awal dan akhir periode.Kata kunci: Akuntansi Aset Tetap, PSAP 07DAFTAR PUSTAKABastian, I. (2006). Akuntansi Sektor Publik: Suatu Pengantar. Jakarta: Erlangga.Bito, H. (2017). Analisis Penerapan PSAP 07 Tentang Aset Tetap pada Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Barat (Skripsi yang tidak dipublikasikan), Universitas Tanjungpura, Pontianak.Dwitayanti, Y., & Zahara, H. (2018). Tinjauan Perlakuan Akuntansi Aset Tetap Pada BKKBN Sumatera Selatan Berdasarkan PSAP 07 Tentang Akuntansi Aset Tetap. Jurnal Bisnis Darmajaya, 4(1), 81-96. Diambil kembali dari https://jurnal.darmajaya.ac.id/index.php/JurnalBisnis/article/view/1324Erlina, Rambe, O. S., & Rasdianto. (2015). Akuntansi Keuangan Daerah Berbasis Akrual Berdasarkan PP No. 71 Tahun 2010 dan Permendagri No. 64 Tahun 2013. Jakarta: Salemba Empat.Komite Standar Akuntansi Pemerintahan. (2016). Buletin Teknis Nomor 18 Akuntansi Penyusutan Berbasis Akrual. Jakarta: Komite Standar Akuntansi Pemerintahan.Komite Standar Akuntansi Pemerintahan. (2019). Pernyataan Standar Akuntansi Pemerintahan No. 07 Standar Akuntansi Pemerintahan 2019. Jakarta: Komite Standar Akuntansi Pemerintahan.Mardiasmo. (2004). Akuntansi Sektor Publik. Yogyakarta: Andi.Nikijuluw, M., Tinangon, J., & Wokas, H. (2017). Analisis Implementasi PSAP No. 07 tentang Akuntansi Aset Tetap pada Balai Penyantunan Lanjut Usia Senja Cerah. Jurnal Riset Akuntansi Going Concern, 12(1), 42-47. Diambil kembali dari https://ejournal.unsrat.ac.id/index.php/gc/article/view/13134Nordiawan, D., Putra, I. S., & Rahmawati, M. (2007). Akuntansi Pemerintahan. Jakarta: Salemba Empat.Pemerintah Indonesia. (2010). Peraturan Pemerintah Nomor 71 Tahun 2010 Standar Akuntansi Pemerintahan. Jakarta: Pemerintah Indonesia.Pemerintah Indonesia. (2013). Peraturan Menteri Dalam Negeri No. 64 Tahun 2013 Penerapan Standar Akuntansi Pemerintahan Berbasis Akrual pada Pemerintah Daerah. Jakarta: Pemerintah Indonesia.Regel, H. A., Manossoh, H., & Warongan, J. D. (2018). Analisis Penerapan Akuntansi Aset Tetap pada Badan Penanggulangan Bencana Daerah Provinsi Sulawesi Utara. Jurnal Riset Akuntansi Going Concern, 13(3), 34-40. Diambil kembali dari https://ejournal.unsrat.ac.id/index.php/gc/article/view/19941/19537Sanjaya, W. (2013). Penelitian Pendidikan: Jenis, Metode, dan Prosedur. Jakarta: Kencana.Saraswati, M. T., Budiwibowo, S., & Sulistyowati, N. W. (2017). Analisis Perlakuan Akuntansi Aset Tetap dalam Penyusunan Neraca pada Pemerintahan Kabupaten Madiun. ASSETS : Jurnal Akuntansi dan Pendidikan, 6(2), 152-167. doi:10.25273/jap.v6i2.1753Sugiyono. (2013). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.Wibisono, D. (2013). Panduan Penyusunan Skripsi, Tesis & Disertasi. Yogyakarta: Andi.
ANALISIS PENGARUH PERANAN BADAN PENGAWAS, AKTIVITAS PENGENDALIAN, dan SISTEM KOMPENSASI TERHADAP KECENDRUNGAN KECURANGAN AKUNTANSI (Studi Pada Koperasi di Kota Pontianak) B41110048, ADELSI ANGELITA
Jurnal Kajian Ilmiah Akuntansi Fakultas Ekonomi UNTAN (KIAFE) Vol 3, No 3 (2014): Jurnal Mahasiswa Akuntansi
Publisher : Jurnal Kajian Ilmiah Akuntansi Fakultas Ekonomi UNTAN (KIAFE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan memberikan bukti empiris mengenai pengaruh peranan badan pengawas, aktivitas pengendalian dan sistem kompensasi terhadap adanya kecenderungan kecurangan akuntansi. Penelitian ini merupakan replikasi dari penelitian yang dilakukan oleh toyibatun (2006). Hipotesis dalam penelitian ini menyatakan bahwa pengaruh peranan badan pengawas, aktivitas pengendalian dan sistem kompensasi berpengaruh negatif terhadap kecenderungan kecurangan akuntansi, Penelitian ini dilakukan pada Koperasi di kota Pontianak. Adapun responden pada penelitian ini ditetapkan sebanyak 50 (lima puluh) koperasi. Sampel diperoleh secara random sampling. Dalam penelitian ini teknik analisis data menggunakan analisis kualitatif dan analisis kuantitatif dengan melihat jawaban  responden melalui kuesioner, kemudian data dianalisis dengan analisis regresi berganda. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa adanya faktor Peranan Badan Pengawas berpengaruh negatif dan signifikan terhadap kecenderungan kecurangan akuntansi, sedangkan faktor Aktivitas Pengendalian dan Sistem Kompensasi berpengaruh poitif dan tidak signifikan mempengaruhi adanya kecenderungan kecurangan akuntansi secara signifikan. Kata kunci : badan pengawas, aktivitas pengendalian, sistem kompensasi, kecenderungan kecuranngan akuntansi
ANALISIS AKUNTANSI PERTANGGUNGJAWABAN PADA KOPERASI SIMPAN PINJAM NASARI KANTOR CABANG PONTIANAK B51109012, RULLY FEBRIANSYAH
Jurnal Kajian Ilmiah Akuntansi Fakultas Ekonomi UNTAN (KIAFE) Vol 4, No 4 (2015): Jurnal Mahasiswa Akuntansi
Publisher : Jurnal Kajian Ilmiah Akuntansi Fakultas Ekonomi UNTAN (KIAFE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Koperasi Simpan Pinjam Nasari merupakan badan usaha milik bersama yang beranggotakan orang-orang yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan anggota pada khususnya dan masyarakat pada umumnya. Bertitik tolak dari pentingnya Akuntansi Pertanggungjawaban sebagai sarana pengendalian manajemen maka permasalahan yang dibahas dalam penelitian ini adalah bagaimana pusat pertanggungjawaban yang ada menjalankan fungsinya dalam mencapai tujuan yang ditetapkan. Dalam penelitian ini penulis menggunakan metode studi kasus dengan membatasi permasalahan pada analisis akuntansi pertanggungjawaban dari tahun 2012 sampai dengan tahun 2014. Adapun teknik pengumpulan data yang digunakan penulis adalah wawancara, studi kepustakaan dan studi dokumenter. Sedangkan alat analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah aspek pusat pertanggungjawaban terutama pada pusat laba, analisis variance, sistem penyusunan anggaran dan alur akuntansi pertanggungjawaban, serta kuisioner. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa masing-masing pusat pertanggungjawaban telah menjalankan fungsinya dengan baik dan telah sesuai dengan prosedur yang ditetapkan. Selain itu, mekanisme penyusunan anggaran yang ditetapkan oleh Koperasi Simpan Pinjam Nasari sudah menerapkan prosedur perencanaan anggaran yang sistematis dan berjenjang. Sedangkan faktor-faktor penyebab terjadinya penyimpangan antara anggaran dan realisasi biaya dan pendapatan pada KSP Nasari KC Pontianak dapat dibedakan menjadi dua jenis, yaitu : (a) Faktor Eksternal, yaitu tingkat bunga bank, struktur pemerintahan dan kebijakan pemerintah, tingkat inflasi, pendapatan perkapita serta tarif listrik. Dan (b) Faktor Internal, yaitu belum optimalnya peran pusat pertanggungjawaban yang ada dalam menyusun anggaran dan wewenang penentuan jumlah anggaran serta sistem pengendalian biaya usaha. Saran-saran yang bisa diberikan oleh penulis yang diharapkan dapat dijadikan masukan yang bermanfaat bagi KSP Nasari KC Pontianak antara lain, Mekanisme penyusunan anggaran hendaknya lebih didesentralisasikan dan perlu diterapkan fleksibel budget untuk jangka waktu per minggu atau per bulan, sehingga pengendalian lebih mudah dilakukan. Serta Manajer perlu memberi wewenang yang lebih besar kepada masing-masing bagian sehingga memudahkan kegiatan operasional serta berusaha meningkatkan mutu produk simpan pinjam dan lebih proaktif dalam memasarkan produk tersebut.

Filter by Year

2012 2021


Filter By Issues
All Issue Vol 10, No 4 (2021): Vol 4 Vol 11, No 1 (2021): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol 11, No 1 (2021): KIAFE Vol 10, No 3 (2020): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol 10, No 2 (2020): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol 10, No 1 (2020): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol 9, No 3 (2020): Jurnal Mahasiswa AK Vol 9, No 2 (2020): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol 9, No 1 (2019): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol 8, No 4 (2019): Jurnal Mahasiswa Akutansi Vol 8, No 3 (2019): Jurnal Mahasiswa Akutansi Vol 8, No 2 (2019): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol 8, No 1 (2019): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol 7, No 4 (2018): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol 7, No 3 (2018): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol 7, No 2 (2018): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol 7, No 1 (2018): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol 6, No 4 (2017): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol 6, No 3 (2017): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol 6, No 2 (2017): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol 6, No 1 (2017): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol 5, No 4 (2016): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol 5, No 3 (2016): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol 5, No 2 (2016): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol 5, No 1 (2016): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol 4, No 4 (2015): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol 4, No 3 (2015): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol 4, No 2 (2015): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol 4, No 1 (2015): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol 3, No 4 (2014): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol 3, No 3 (2014): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol 3, No 2 (2014): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol 3, No 1 (2014): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol 2, No 3 (2013): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol 2, No 2 (2013): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol 2, No 1 (2013): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol 1, No 1 (2012): Jurnal Mahasiswa Akuntansi More Issue