cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
Jurnal Kajian Ilmiah Akuntansi Fakultas Ekonomi UNTAN (KIAFE)
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Economy,
Arjuna Subject : -
Articles 1,454 Documents
ANALISIS REALISASI ANGGARAN DENGAN PERSPEKTIF VALUE FOR MONEY PADA RSUD PEMANGKAT ., WIRYANDA B1031141053
Jurnal Kajian Ilmiah Akuntansi Fakultas Ekonomi UNTAN (KIAFE) Vol 7, No 2 (2018): Jurnal Mahasiswa Akuntansi
Publisher : Jurnal Kajian Ilmiah Akuntansi Fakultas Ekonomi UNTAN (KIAFE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

RSUD Pemangkat sebagai bagian dari organisasi sektor publik, dalam pelaksanaannya tidak lepas dari prinsip akuntabilitas sebagai bagian dari penilaian kinerja keuangan organisasi tersebut.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana realisasi anggaran pada Rumah Sakit Umum Daerah Pemangkat tahun anggaran 2014 – 2016 dengan menggunakan perspektif value for money dan faktor – fakto apa saja yang mempengaruhi kondisi tersebut. Metode penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Penelitian ini menggunakan data primer yang diperoleh melalui wawancara dan data sekunder berupa Laporan Realisasi Anggaran Rumah Sakit Umum Daerah Pemangkat tahun anggaran 2014 - 2016.Hasil penelitian menunjukkan akuntabilitas keuangan RSUD Pemangkat dalam mengelola anggaran berdasarkan perspektif value for money dari segi ekonomi yaitu tingkat kehematan dari pengeluaran-pengeluaran yang dilakukan rumah sakit untuk tahun anggaran 2014 – 2016 sudah ekonomis namun dalam pelaksanaannya belum optimal dikarenakan pengalokasian anggaran yang sesuai kebutuhan. Akuntabilitas keuangan RSUD Pemangkat dalam mengelola anggaran berdasarkan perspektif value for money dari segi efisiensi yaitu dengan mengukur input terhadap tingkat outputnya sektor pelayanan untuk tahun anggaran 2014 – 2016 belum efisien dikarenakan pengelolaan pendapatan masih manual dan keterlambatan klaim pendapatan. Akuntabilitas keuangan RSUD Pemangkat dalam mengelola anggaran berdasarkan perspektif value for money dari segi efektifitas untuk tahun anggaran 2014 – 2016 sudah efektif walaupun masih adanya permasalahan dalam pengelolaan dan klaim pendapatan. Faktor – faktor yang mempengaruhi realisasi anggaran RSUD Pemangkat berasal dari internal RSUD Pemangkat sendiri yaitu sumber daya manusia dan teknologi. Kata kunci: Badan Layanan Umum, Realisasi anggaran, Value For Money
ANALISIS PENERAPAN STANDAR AKUNTANSI KEUANGAN ENTITAS TANPA AKUNTABILITAS PUBLIK (SAK ETAP) DALAM PENYAJIAN LAPORAN KEUANGAN PADA PRIMER KOPERASI ANGKATAN LAUT (PRIMKOPAL) LANAL PONTIANAK B41110075, Khofifah Wulandari
Jurnal Kajian Ilmiah Akuntansi Fakultas Ekonomi UNTAN (KIAFE) Vol 4, No 1 (2015): Jurnal Mahasiswa Akuntansi
Publisher : Jurnal Kajian Ilmiah Akuntansi Fakultas Ekonomi UNTAN (KIAFE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada perkembangannya koperasi berperan sebagai penggalang ekonomi rakyat serta memiliki jaringan usaha dan daya saing yang tangguh, guna mengantisipasi berbagai peluang dan tantangan masa depan. Dalam melaksanakan kegiatan operasi, Dewan Standar Akuntansi Keuangan (DSAK) mengesahkan Standar Akuntansi Keuangan untuk Entitas Tanpa Akuntabilitas Publik (SAK ETAP), yang khusus digunakan untuk perusahaan tanpa akuntabilitas publik yg signifikan, dikeluarkan oleh IAI (Ikatan Akuntansi Indonesia) dan mulai berlaku efektif 1 Januari 2011, kehadiran SAK ETAP dengan prinsip kesederhanaan dapat memberikan kemudahan koperasi dalam menyajikan laporan keuangan. Adapun tujuan penelitian adalah untuk mengetahui penyusunan laporan keuangan pada PRIMKOPAL Lanal Pontianak berdasarkan SAK ETAP dan mengetahui faktor-faktor yang menjadi kendala dalam penyusunan laporan keuangan berdasarkan SAK ETAP. Penelitian ini menggunakan metode berupa studi kasus yang bersifat deskriptif kualitatif yaitu dengan cara menguraikan karakteristik tentang keadaan dan sifat-sifat yang sebenarnya dari objek penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PRIMKOPAL Lanal Pontianak di dalam laporan keuangannya hanya berupa neraca dan laporan laba rugi saja, laporan yang disajikan oleh PRIMKOPAL Lanal Pontianak tidak membuat laporan perubahan ekuitas, laporan arus kas, dan catatan atas laporan keuangan. Faktor belum diterapkannya SAK ETAP adalah PRIMKOPAL Lanal Pontianak belum mempunyai staf keuangan yang secara khusus mengerti dan memiliki pengetahuan mendalam tentang laporan keuangan koperasi, selain itu staf PRIMKOPAL Lanal Pontianak tidak pernah mengikuti pelatihan mengenai SAK ETAP untuk perkoperasian.
PENETAPAN BIAYA TENAGA KERJA OFFICE BOY DAN HARGA TARGET (TARGET PRICING) PADA PT SASANA DUTA MILLENIA Arief B41108127, Aulia Nofrizar
Jurnal Kajian Ilmiah Akuntansi Fakultas Ekonomi UNTAN (KIAFE) Vol 3, No 2 (2014): Jurnal Mahasiswa Akuntansi
Publisher : Jurnal Kajian Ilmiah Akuntansi Fakultas Ekonomi UNTAN (KIAFE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis mengenai bagaimana perhitungan biaya target agar dapat menjalankan operasional perusahaan, penetapan harga penawaran Office Boy pada PT. Sasana Duta Millenia, dan bagaimana analisis perhitungan Break Event Point penawaran harga tenaga kerja office boy pada PT. Sasana Duta Millenia sejak tahun 2011 sampai dengan tahun 2013. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif, dimana penulis menggunakan data-data internal perusahaan untuk memperoleh informasi sebanyak mungkin yang hasilnya dideskripsikan secara sistematis dan ditarik kesimpulan. Pada tahun 2011, 2012, dan 2013 perusahaan menyalurkan tenaga kerja office boy kepada klien-klien perusahaan masing-masing adalah sebanyak 3, 8, dan 5 orang. Perhitungan Break Even Point pada tahun 2011 adalah 2 orang tenaga kerja, Adapun penetapan harga penawaran tenaga kerja dalam setahun pada tahun 2011 yaitu sebesar Rp. 50.886.036. Jadi perusahaan telah mencapai melebihi titik Break Event Point sehingga dalam hal ini perusahaan telah menutupi biaya operasionalnya selama tahun 2011. Untuk tahun 2012, perusahaan menyalurkan tenaga kerja Office Boy kepada klien-klien perusahaan sebanyak  8 orang tenaga kerja. Sedangkan untuk mencapai BEP (Break Event Point) pada tahun 2012, perusahaan harusnya menyalurkan tenaga kerja Office Boy sebanyak 4 orang tenaga kerja. Perusahaan telah mencapai titik BEP tersebut, bahkan perusahaan telah melewati titik Break Event Point, Adapun penetapan harga penawaran tenaga kerja dalam setahun pada tahun 2012 yaitu sebesar Rp.35.587.476. Pada tahun 2013 perusahan menyalurkan tenaga kerja Office Boy sebanyak 5 orang,  sedangkan titik Break Event Point perusahaan berada pada titik 5 orang tenaga kerja, jadi perusahaan telah mencapai titik Break Event Point tersebut sehingga dalam hal ini perusahaan sudah cukup untuk menutupi biaya operasionalnya selama tahun 2013. Penetapan harga penawaran tenaga kerja dalam setahun pada tahun 2013 yaitu sebesar Rp.33.687.160. Sehingga analisis perhitungan BEP pada penawaran harga tenaga kerja office boy sejak tahun 2011 sampai dengan tahun 2013 pada dasarnya perusahaan telah menutupi biaya operasionalnya. Untuk kedepannya, perusahaan diharapkan dapat mempertahankan dan meningkatkan kinerja para tenaga kerja yang akan disalurkan, sehingga diharapkan juga kepuasan klien terhadap kinerja para tenaga kerja yang dipakai dapat meningkat, dengan demikian maka jasa perusahaan akan selalu tetap dipercaya oleh pemakai tenaga kerja yaitu pihak klien. Keywords : Target Costing, Target Pricing, Break Even Point
PENERAPAN METODE ECONOMIC VALUE ADDED (EVA) DAN MARKET VALUE ADDED (MVA) DALAM MENGUKUR KINERJA KEUANGAN PADA PERUSAHAAN TELEKOMUNIKASI DI BURSA EFEK INDONESIA PERIODE 2009 - 2011 B41109113, RADITYA GEMILANG ARYANDA
Jurnal Kajian Ilmiah Akuntansi Fakultas Ekonomi UNTAN (KIAFE) Vol 2, No 2 (2013): Jurnal Mahasiswa Akuntansi
Publisher : Jurnal Kajian Ilmiah Akuntansi Fakultas Ekonomi UNTAN (KIAFE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui bagaimana kinerja keuangan masing-masing perusahaan yang menjadi objek penelitian selama tahun 2009-2011 dengan melihat hasil yang dapat diciptakan oleh perusahaan bagi para penyandang dana dan bagi perusahaan itu sendiri dengan menggunakan metode pengukuran Economic Value Added (EVA) dan Market Value Added (MVA) dan mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi besar kecilnya nilai EVA dan MVA yang dihasilkan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan objek penelitian perusahaan sektor telekomunikasi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI). Yaitu PT. Bakrie Telecom, Tbk, PT. XL Axiata, Tbk, PT. Indosat, Tbk dan PT. Telkom, Tbk.Teknik pengumpulan data berupa studi dokumenter dan studi kepustakaan, dengan alat analisis menggunakan metode kuantitatif dalam perhitungan EVA dan MVA. Penelitian berdasarkan analisis dan pembahasan yang telah dilakukan penulis terhadap keempat perusahaaan telekomunikasi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia menunjukkan apabila Nilai EVA dan MVA yang positif dapat mencerminkan perusahaan telah mampu menghasilkan tingkat pengembalian yang melebihi tingkat modal para penyandang dana. Namun dengan hasil yang didapatkan dari penelitian ini, beberapa perusahaan menghasilkan nilai EVA negatif pada periode waktu tertentu, berarti perusahaan tidak dapat menghasilkan nilai tambah ekonomi bagi para investor. Keywords : Economic Value Added (EVA), Market Value Added (MVA), kinerja keuangan, laba akuntansi,
EVALUASI PENERAPAN PENGELOLAAN DAN PELAPORAN KEUANGAN BADAN LAYANAN UMUM DAERAH (BLUD) PADA RSUD ADE MUHAMMAD DJOEN SINTANG B41111165, Nora Diyang Jamila
Jurnal Kajian Ilmiah Akuntansi Fakultas Ekonomi UNTAN (KIAFE) Vol 4, No 4 (2015): Jurnal Mahasiswa Akuntansi
Publisher : Jurnal Kajian Ilmiah Akuntansi Fakultas Ekonomi UNTAN (KIAFE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu penyebab munculnya BLUD adalah adanya pandangan bahwa instansi pemerintah khususnya RSUD, sebagai peyedia layanan masyarakat selama ini tidak diberikan keleluasaan dalam melakukan pengelolaan keuangan. untuk mengatasi masalah tersebut, pemerintah mengeluarkan PP No. 23 Tahun 2005 tentang Pengelolaan Keuangan Badan Layanan Umum Daerah. sebagai SKPD yang telah menerapkan PPK-BLUD, RSUD Ade Muhammad Djoen Sintang wajib memberikan pelayanan yang maksimal kepada masyarakat berupa penyediaan barang dan/atau jasa tanpa mengutamakan keuntungan yang didasarkan pada prinsip efisiensi dan produktivitas sesuai dengan Permendagri No. 61 Tahun 2007 tentang Pedoman Teknis Pengelolaan Keuangan Badan Layanan Umum Daerah dan Permenkeu No. 76/PMK.05/2008 tentang Pedoman Akuntansi dan Pelaporan Keuangan Badan Layanan Umum. tujuan penelitian ini untuk mengetahui penerapan pengelolaan dan pelaporan keuangan yang telah dilakukan oleh RSUD Ade Muhammad Djoen Sintang terhadap kinerja pelayanan rumah sakit kepada masyarakat, khususnya untuk mengetahui tingkat kesehatan keuangan rumah sakit. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif dengan metode deskriptif. Sumber data yang digunakan laporan keuangan RSUD Ade Muhammad Djoen Sintang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja keuangan RSUD Ade Muhammad Djoen Sintang setiap tahunnya fluktuatif. Berdasarkan hasil penilaian kinerja keuangan menunjukkan bahwa tingkat kesehatan keuangan RSUD Ade Muhammad Djoen Sintang termasuk dalam kategori BB-SEDANG, yang berarti dalam kondisi BAIK. Kata kunci: PPK-BLUD, BLUD, RSUD, Kinerja Keuangan, Rasio Keuangan
ANALISIS PENENTUAN HARGA JUAL RUMAH PADA PERUMAHAN GRIYA MASIGI PT FAJAR PERMAI LESTARI PONTIANAK B51111009, INDAH KAROMAH
Jurnal Kajian Ilmiah Akuntansi Fakultas Ekonomi UNTAN (KIAFE) Vol 4, No 4 (2015): Jurnal Mahasiswa Akuntansi
Publisher : Jurnal Kajian Ilmiah Akuntansi Fakultas Ekonomi UNTAN (KIAFE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan  dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menghitung besarnya harga jual perumahan Griya Masigi pada PT Fajar Permai Lestari Pontianak, serta mengetahui sejauh mana kemampuan PT Fajar Permai Lestari Pontianak bergerak di bidang perumahan, yaitu sebagai pengembang yang mengadakan dan menjual rumah, baik dengan sistem kredit melalui KPR maupun tunai, dan menjalankan usahanya dalam bidang pembangunan yang meliputi bidang arsitektur, perencanaan dan pelaksanaan berbagai bangunan antara lain gedung-gedung, hotel, Rumah RSH dan real estate. Penelitian dilaksanakan pada PT Fajar Permai Lestari Pontianak pada tahun 2015 dan secara keseluruhan, untuk mengetahui dan menghitung besarnya harga jual perumahan Griya Masigi pada PT Fajar Permai Lestari Pontianak.
Pengaruh Analisis Laporan Keuangan Terhadap Pembagian Dividen Tunai (Studi Kasus Pada Perusahaan Sektor Industri Kimia Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia) B51109049, MARKUS JOKO
Jurnal Kajian Ilmiah Akuntansi Fakultas Ekonomi UNTAN (KIAFE) Vol 4, No 2 (2015): Jurnal Mahasiswa Akuntansi
Publisher : Jurnal Kajian Ilmiah Akuntansi Fakultas Ekonomi UNTAN (KIAFE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh analisis laporan keuangan terhadap kebijakan manajemen dalam hal pembagian dividen tunai pada perusahaan sektor industri kimia yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Analisis rasio keuangan yang digunakan sebagai variabel indevenden yaitu, Current Ratio (CR), Net Profit Margin(NPM), Earning Per Share (EPS), Return On Investment (ROI), sedangkan variabel dependen adalah Kebijakan Dividen yang diukur menggunakan Dividend Payout Ratio (DPR). Penelitian ini didesain sebagai suatu studi empiris dan Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode kuantitatif terhadap laporan keuangan selama periode 2011- 2013. Populasi penelitian ini adalah seluruh perusahaan sektor industri kimia yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia, Sampel penelitian dipilih berdasarkan metode purposive sampling, total perusahaan yang dijadikan sampel adalah 15 perusahaan selama tiga tahun. Alat analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah model regresi berganda. Berdasarkan hasil uji regresi secara parsial (Uji t) diketahui dari masing-masing variabel independen hanya Current Ratio (CR), yang tidak berpengaruh dan tidak signifikan terhadap kebijakan dividen (DPR), sedangkan variabel Net Profit Margin (NPM), Earning Per Share (EPS) dan Return On Investment (ROI) memiliki pengaruh tetapi tidak signifikan terhadap kebijakan dividen tunai. Sedangkan secara simultan (Uji F) diketahui secara bersama – sama variabel independen tidak memberikan pengaruh dan tidak signifikan terhadap kebijakan dividen. Kata Kunci: Laporan keuangan, Current Ratio (CR), Net Profit Margin(NPM), Earning Per Share (EPS), Return On Investment (ROI), Kebijakan Dividen Dividend Payout Ratio(DPR).
PERANAN AUDITOR INTERNAL TERHADAP PEMBELIAN BAHAN BAKU KARET PADA PT SUMBER DJANTIN PONTIANAK B41109023, Agung Sapardan
Jurnal Kajian Ilmiah Akuntansi Fakultas Ekonomi UNTAN (KIAFE) Vol 3, No 2 (2014): Jurnal Mahasiswa Akuntansi
Publisher : Jurnal Kajian Ilmiah Akuntansi Fakultas Ekonomi UNTAN (KIAFE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perlu dikembangkan peranan auditor internal terhadap pembelian bahan baku guna untuk melakukan pengawasan terhadap aktiva perusahaan serta menghindari terjadinya kesalahan penyelewengan dokumen perusahaan. Guna  mengelola pembelian bahan baku dengan baik sehingga tujuan perusahaan untuk memperoleh laba yang maksimal dan mempertahankan kelangsungan hidupnya dapat terpenuhi. Adapun permasalahan dalam penelitian ini adalah  Bagaimana peranan auditor internal terhadap pembelian bahan baku pada PT. Sumber Djantin Pontianak dan Bagaimana keefektifivan pengendalian internal proses pembelian bahan baku dengan di perankannya auditor internal. Berdasarkan hasil evaluasi peranan auditor internal atas pembelian bahan baku pada PT Sumber Djantin Pontianak menggunakan internal control questioner, dan flow chart, yang menunjukkan bahwa auditor internal sudah berperan baik di dalam perusahaan ini. Hanya beberapa masalah yang ditemui, yaitu fungsi penerimaan dan pembelian bahan baku tidak terpisah dan pemasok tidak dipilih berdasarkan penawaran harga terbaik dari berbagai pemasok. Seharusnya fungsi penerimaan dan pembelian terpisah agar tidak terjadinya kecurangan didalam bagian tersebut, dan pemasok sebaiknya dipilih berdasarkan penawaran harga bersaing dari berbagai pemasok agar perusahaan dapat menentukan pemasok mana yang dapat memberikan harga yang baik bagi perusahaan dan yang dapat menyediakan bahan baku secara berkelanjutan. Kata kunci : auditor internal, fungsi penerimaan, fungsi pembelian, pemasok
ANALISIS EFEKTIFITAS PENGENDALIAN INTERNAL PENJUALAN PADA PT. PASQUA PONTIANAK B51108031, Sela Amanda
Jurnal Kajian Ilmiah Akuntansi Fakultas Ekonomi UNTAN (KIAFE) Vol 2, No 3 (2013): Jurnal Mahasiswa Akuntansi
Publisher : Jurnal Kajian Ilmiah Akuntansi Fakultas Ekonomi UNTAN (KIAFE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh keterbatasan kemampuan manajemen untuk mengawasi dan mengendalikan perusahaan. Di era globalisasi saat ini perusahaan dituntut harus berjalan secara efektif dan efisien dalam menjalankan kegiatan operasional. Dalam pelaksanaannya pimpinan melimpahkan sebagian wewenang kepada bawahan, yang mana tanggung jawab tetap berada pada pimpinan. Oleh sebab itu, pimpinan memerlukan suatu alat atau media yang dapat membantu dalam pencapaian tujuan perusahaan yang disebut pengendalian intern. Kata Kunci : Analisis, Pengendalian, Internal, Penjualan
PENYUSUNAN LAPORAN KEUANGAN BERDASARKAN SAK ETAP PADA UKM TOKO BANGUNAN SINAR MAKMUR B1033131010, JUNI ANTASARI
Jurnal Kajian Ilmiah Akuntansi Fakultas Ekonomi UNTAN (KIAFE) Vol 6, No 2 (2017): Jurnal Mahasiswa Akuntansi
Publisher : Jurnal Kajian Ilmiah Akuntansi Fakultas Ekonomi UNTAN (KIAFE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Financial Accounting Standards Entities Without Public Accountability (SAK ETAP) is a standard that can serve as guidelines for small and medium enterprises (SMEs) in preparing the financial statements. The information presented in the financial statements can be easier in terms of borrowing from the creditor institution to add capital to the SMEs. The object of this study is SMEs Sinar Makmur’s Building Materials Store located in Jakarta which is engaged in the sale of building materials. This study aimed to find out the preparation of financial statements in accordance with SAK ETAP and determine the factors that become obstacles in the implementation of SAK ETAP on these SMEs. This study is a qualitative research and data collection techniques used were interviews, documentation study, and literature research. Results from this study is that SMEs Sinar Makmur’s Building Materials Store has not implemented the preparation of financial statements in accordance with SAK ETAP. This is because SMEs simply provides a record of receipts and expenditures which consist of sales and purchases as well as costs incurred during the year. Factors that cause SAK ETAP has not been applied in preparing the financial statements of SMEs are lack of understanding of small business owners, not the necessity of government that leads to a lack of awareness of SME owners about the importance of preparation of financial statements in accordance with the standards of SAK ETAP and the lack of participation from the government to do socialization and training for SMEs on SAK ETAP. Keywords : Financial Statements, SAK ETAP, SMEs

Filter by Year

2012 2021


Filter By Issues
All Issue Vol 10, No 4 (2021): Vol 4 Vol 11, No 1 (2021): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol 11, No 1 (2021): KIAFE Vol 10, No 3 (2020): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol 10, No 2 (2020): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol 10, No 1 (2020): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol 9, No 3 (2020): Jurnal Mahasiswa AK Vol 9, No 2 (2020): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol 9, No 1 (2019): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol 8, No 4 (2019): Jurnal Mahasiswa Akutansi Vol 8, No 3 (2019): Jurnal Mahasiswa Akutansi Vol 8, No 2 (2019): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol 8, No 1 (2019): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol 7, No 4 (2018): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol 7, No 3 (2018): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol 7, No 2 (2018): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol 7, No 1 (2018): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol 6, No 4 (2017): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol 6, No 3 (2017): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol 6, No 2 (2017): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol 6, No 1 (2017): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol 5, No 4 (2016): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol 5, No 3 (2016): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol 5, No 2 (2016): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol 5, No 1 (2016): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol 4, No 4 (2015): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol 4, No 3 (2015): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol 4, No 2 (2015): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol 4, No 1 (2015): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol 3, No 4 (2014): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol 3, No 3 (2014): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol 3, No 2 (2014): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol 3, No 1 (2014): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol 2, No 3 (2013): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol 2, No 2 (2013): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol 2, No 1 (2013): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol 1, No 1 (2012): Jurnal Mahasiswa Akuntansi More Issue