cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
Jurnal Kajian Ilmiah Akuntansi Fakultas Ekonomi UNTAN (KIAFE)
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Economy,
Arjuna Subject : -
Articles 1,454 Documents
ANALISIS PROSEDUR PENGAKUAN DAN PENGUKURAN PENDAPATAN DALAM LAPORAN KEUANGAN BERDASARKAN PSAK NO. 36 PADA ASURANSI JIWA BERSAMA BUMIPUTERA 1912 CABANG PONTIANAK B41109078, Novan Suriza
Jurnal Kajian Ilmiah Akuntansi Fakultas Ekonomi UNTAN (KIAFE) Vol 3, No 2 (2014): Jurnal Mahasiswa Akuntansi
Publisher : Jurnal Kajian Ilmiah Akuntansi Fakultas Ekonomi UNTAN (KIAFE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Asuransi jiwa memiliki karakteristik yang berbeda dengan jenis usaha lainnya sehingga transaksi asuransi dan perlakuan akuntansi pada perusahaan asuransi menjadi khas. Oleh karena itu, sebagai pedoman dalam pelaksanaan asuransi jiwa maka ditetapkan standar khusus yang mengatur asuransi jiwa yaitu Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) No. 36 tentang pengakuan dan pengukuran pendapatan. Penelitian ini dilakukan pada Asuransi Jiwa Bersama Bumiputera 1912 Cabang Pontianak dengan tujuan untuk mengetahui bagaimana pengakuan dan pengukuran pendapatan serta penyajiannya dalam laporan keuangan serta apa kendala yang dihadapi perusahaan dalam pengakuan dan pengukuran pendapatan tersebut. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik wawancara, studi dokumenter, studi pustaka dam kuisioner. Teknik analisis data meliputi metode deskriptif dan metode komparatif dengan PSAK No. 36 dan hasil kuisioner sebagai alat analisis. Hasil penelitian menggambarkan bahwa prinsip pengakuan pendapatan perusahaan telah hampir sepenuhnya sesuai dengan PSAK No. 36 dimana pendapatan utama perusahaan bersumber dari pendapatan premi, hasil investasi dan pendapatan lain. Pengakuan pendapatan atas premi dilakukan secara akrual yakni pada saat terjadinya, bukan pada saat kas atau setara kas diterima. Pengukuran atas nilai yang harus diakui adalah sebesar nilai wajar imbalan yang diterima, yang ditentukan atas persetujuan kedua belah pihak, yakni perusahaan dan pemakai jasa. Untuk penyajian laporan keuangan, laporan laba rugi disajikan secara single step yang juga telah sesuai dengan PSAK No. 36. Secara teknis perusahaan tidak menghadapi kendala dalam pengakuan dan pengukuran pendapatan. Kendala yang saat ini dihadapi adalah terkait dengan perubahan standar pelaporan dari standar akuntansi keuangan yang sering mengalami pembaharuan.
Analysis of Corporate Taxpayer's Perceptions on the Implementation of Government Regulation No.23 of 2018 (Case Study of MSME in Pontianak City) Budiyanto, Billy
Jurnal Kajian Ilmiah Akuntansi Fakultas Ekonomi UNTAN (KIAFE) Vol 8, No 4 (2019): Jurnal Mahasiswa Akutansi
Publisher : Jurnal Kajian Ilmiah Akuntansi Fakultas Ekonomi UNTAN (KIAFE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The aim of this study is to understand the corporate taxpayers’ perceptions about the enactment of Government Regulation No.23 of 2018. This research use case study method and analyze 10 taxpayers’ perceptions based on interview. Findings reveal that the registration process is running smoothly. The online e-billing making process is very easy, the obstacle is interference on the system. Simple payment procedures that do not complicate. Payment at once with submits the report provides convenience. Tax payments do not disturb business entities’ production and trade process. The imposition of tariff does not see the taxpayer’s ability, so it did not provide tax justice. Government Regulation No.23 of 2018 provides tax convenience and fulfill economic requirement, but did not provides tax justice.Keywords: Government Regulation No.23 of 2018, tax convenience, economic requirement, tax justice REFERENCESAprilyanti. (2018). Analysis of Individual Taxpayer's Perception on Implementation of Government Regulation No.46 of 2013 in Pontianak City. Pontianak: Universitas Tanjungpura, Indonesia.Aritonang, J. (2015, May 13). Badan Pendidikan dan Pelatihan Keuangan Kementerian Keuangan. Retrieved March 2019, from https://bppk.kemenkeu.go.id/id/publikasi/artikel/167-artikel-pajak/21149-pengertian-peredaran-bruto-pada-pasal-31e-undang-undang-pphAwaluddin, I., & Tamburaka, S. (2017). The Effect of Service Quality and Taxpayer Satisfaction on Compliance Payment Tax Motor Vehicles at Office One Roof System in Kendari. The International Journal of Engineering and Science (IJES), 6 (11), 25-34.Direktorat Jenderal Pajak. (n.d.). Retrieved March 2019, from sse.pajak.go.id/Direktorat Jenderal Pajak. (n.d.). Retrieved March 2019, from sse3.pajak.go.idDirektorat Jenderal Pajak. (n.d.). Retrieved March 2019, from djponline.pajak.go.idDirektorat Jenderal Pajak. (n.d.). Retrieved March 2019, from pajak.go.idDirektorat Jenderal Pajak. (2000). Keputusan Direktur Jenderal Pajak No. KEP-536 / PJ. / 2000 tentang Norma Penghitungan Penghasilan Neto Bagi Wajib Pajak yang Dapat Menghitung Penghasilan Neto dengan Menggunakan Norma Penghitungan.Direktorat Jenderal Pajak. (2015). Surat Edaran Direktur Jenderal Pajak No. SE-02 / PJ / 2015 tentang Penegasan atas Pelaksanaan Pasal 31E Ayat (1) UU Nomor 7 Tahun 1983 tentang Pajak Penghasilan Sebagaimana telah Beberapa Kali Diubah Terakhir dengan Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2008.Fatmawati. (2015). Pengaruh Pemahaman Wajib Pajak atas PP No.46 Tahun 2013 dan Implementasi Self Assessment System Terhadap Kepatuhan Wajib Pajak dengan Persepsi Wajib Pajak sebagai Variabel Moderasi (Studi Empiris Pada Pelaku UMKM Kerajinan Gerabah Kasongan). Yogyakarta: Universitas Yogyakarta, Indonesia.Gunarto, E. (2018, June 29). Forum Pajak Indonesia. Retrieved March 2019, from https://forumpajak.org/pph-final-umkm-perbyarat-pp-46-tahun-2013-dengan-pp-23-tahun-2018/Isroah. (2013). Penghitungan Pajak Penghasilan Bagi UMKM. Jurnal Nominal 2 (1), 64-88.Julianti, L. N. (2014). Pengaruh Suasana Toko (Store Atmosphere) Terhadap Minat Beli Konsumen pada Toserba Nusa Permai di Kecamatan Nusa Padina. Jurnal Pendidikan Ekonomi, 4 (1).Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia. (2008). UU No.20 Tahun 2008 tentang Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia. (2010). Government Regulation No.94 of 2010 tentang Perhitungan Penghasilan Kena Pajak dan Pembayaran Pajak Penghasilan.Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia. (2013). Government Regulation No.46 of 2013 tentang Pajak Penghasilan atas Penghasilan dari Usaha yang Diterima atau Diperoleh Wajib Pajak yang Memiliki Peredaran Bruto Tertentu.Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia. (2018). Government Regulation No.23 of 2018 tentang Pajak Penghasilan atas Penghasilan dari Usaha yang Diterima atau Diperoleh Wajib Pajak yang Memiliki Peredaran Bruto Tertentu.Kementerian Keuangan RI. (2007). UU No.28 Tahun 2007 tentang Kententuan Umum dan Tata Cara Perpajakan (KUP).Kementerian Keuangan RI. (2008). UU No.36 Tahun 2008 tentang Pajak Penghasilan.Kementerian Keuangan RI. (2009). UU No.6 Tahun 2009 Bab 2 tentang Nomor Pokok Wajib Pajak, Pengukuhan Pengusaha Kena Pajak, Surat Pemberitahuan, dan Tata Cara Pembayaran Pajak.Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Republik Indonesia. (n.d.). Retrieved March 2019, from depkop.go.idMardiasmo. (2016). Perpajakan Edisi Terbaru 2016. Yogyakarta: CV. ANDI OFFSET.Mustofa, F. A., Kertahadi, & Maulinarhadi, M. (2016). Pengaruh Pemahaman Peraturan Perpajakan, Tarif Pajak, dan Asas Keadilan Terhadap Kepatuhan Wajib Pajak (Studi pada Wajib Pajak Usaha Mikro Kecil dan Menengah di Wilayah Kerja KPP Pratama Batu Setelah Berlakunya PP No.46 Tahun 2013). Jurnal Perpajakan, 8 (1).Rahardjo, M. (2017). Studi Kasus dalam Penelitian Kualitatif: Konsep dan Prosedurnya. Malang: Universitas Islam Negeri, Indonesia.Rahayu, S. K., & Suhayati, E. (2013). Perpajakan Indonesia: Teori dan Teknis Perhitungan. Yogyakarta: Graha Ilmu.Resmi, S. (2017). Perpajakan Teori dan Kasus Edisi 10 Buku 1. Yogyakarta: Salemba Empat.Robbins, S. P., & Judge, T. A. (2013). Organizational Behavior Fifteenth Edition. United States: Pearson Education, Inc.Saldana, J. (2009). The Coding Manual For Qualitative Researchers. London: SAGE Publications Ltd.Sari, R. (2018). Kebijakan Insentif Pajak Bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah. Bidang Ekonomi dan Kebijakan Publik, 10 (12), 19-24.Suandy, E. (2011). Hukum Pajak Edisi 5. Jakarta: Salemba Empat.Sudirman, R., & Amiruddin, A. (2015). Perpajakan: Pendekatan Teori dan Praktek. Malang: Empat Dua Media.Supriyanto, E. (2011). Akuntansi Perpajakan. Yogyakarta: Graha Ilmu.Tambunan, T. (2012). Usaha Mikro Kecil dan Menengah di Indonesia, Isu-Isu Penting. Jakarta: LP3ES.Tatik. (2018). Potensi Kepatuhan Pembayaran Pajak Pada Pelaku UMKM (Usaha Mikro Kecil dan Menengah) Pasca Penerbitan Peraturan Pemerintah Nomor 23 Tahun 2018 (Studi Kasus Pada UMKM di Kabupaten Sleman-Yogyakarta). Seminar Nasional dan Call for Paper Sustainable Competitive Advantage (SCA) 8, 1-7.Tax Citizen Journalism. (2015). Forum Pajak Indonesia. Retrieved March 2019, from https://forumpajak.org/faqs/norma-penghitungan-penghasilan-neto/Waluyo. (2017). Perpajakan Indonesia Edisi 12. Jakarta: Salemba Empat.
ANALISIS PENGARUH STRUKTUR KEPEMILIKAN DAN GOOD CORPORATE GORVERNANCE TERHADAP MANAJEMEN LABA PADA PERUSAHAAN YANG TERGABUNG DALAM SUBSEKTOR RETAIL TRADE & COMPUTER AND SERVICE BURSA EFEK INDONESIA (BEI) B51109083, MARIA GORETI SEPTIA
Jurnal Kajian Ilmiah Akuntansi Fakultas Ekonomi UNTAN (KIAFE) Vol 2, No 2 (2013): Jurnal Mahasiswa Akuntansi
Publisher : Jurnal Kajian Ilmiah Akuntansi Fakultas Ekonomi UNTAN (KIAFE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan menguji pengaruh struktur kepemilikan dan 4 proxy good corporate gorvernance berpengaruh terhadap manajemen laba perusahaan. Populasi penelitian ini terdiri dari 12 perusahaan yang tergabung dalam subsektor Retail trade & computer and services yang sudah terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) dan dipilih berdasarkan metode purposive sampling. Data tesebut dianalisis menggunakan analisis ekonometrika dan diuji dengan uji-t, uji-F, dan uji-R squared. Hasil hipotesis pertama (H1) diterima yang menyatakan kepemilikan keluarga berpengaruh cukup signifikan terhadap manajemen laba. Hipotesis kedua (H2) diterima yang menyatakan kepemilikan institusional berpengaruh cukup signifikan terhadap manajemen laba. Hipotesis ketiga (H3) diterima yang menyatakan proporsi dewan komisaris independen berpengaruh cukup signifikan terhadap manajemen laba. Hipotesis keempat (H4) ditolak yang menyatakan ukuran dewan komisaris tidak memiliki pengaruh terhadap manajemen laba. Hipotesis kelima (H5) menyatakan variabel komite audit tidak dapat ditemukan pengaruhnya terhadap manajemen laba. Hipotesis keenam (H6) ditolak yang menyatakan kualitas audit tidak memiliki pengaruh terhadap manajemen laba. Nilai probabilitas dari uji-F adalah 0,010876. Nilai tersebut menunjukkan bahwa semua variabel independent berpengaruh secara simultan dan sangat signifikan pada taraf ? = 0.01. Nilai koefisien determinasi menghasilkan 37,7%, hal ini berati 37,7% variasi dari praktek manajemen laba dapat dijelaskan oleh struktur kepemilikan dan praktek corporate governance. Sedangkan 62,3% dapat dijelaskan oleh faktor-faktor lainnya yang tidak terdapat dalam model regresi. Kata kunci : manajemen laba, struktur kepemilikan, good corporate gorvernance, proporsi dewan komisaris independen, ukuran dewan komisaris, komite audit, kualitas audit.
PENGENDALIAN INTERNAL TERHADAP PENERIMAAN NEGARA BUKAN PAJAK (PNBP) BERDASARKAN PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 13 TAHUN 2010 PADA KANTOR BADAN PERTANAHAN NASIONAL KOTA SINGKAWANG B1035131013, ANGGI LAWITRI PUTRI
Jurnal Kajian Ilmiah Akuntansi Fakultas Ekonomi UNTAN (KIAFE) Vol 4, No 4 (2015): Jurnal Mahasiswa Akuntansi
Publisher : Jurnal Kajian Ilmiah Akuntansi Fakultas Ekonomi UNTAN (KIAFE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) merupakan penerimaan yang bukan berasal dari pajak, namun penerimaan yang bersumber dari masyarakat atas pelayanan yang telah diberikan oleh suatu instansi pemerintah kepada masyarakat. Dibutuhkan pengendalian internal yang baik guna mengupayakan mengoptimalkan PNBP untuk kegiatan pembangunan nasional serta kegiatan pemerintahan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengendalian internal yang baik untuk mencapai target suatu PNBP yang ditinjau dari keakuratan pencatatan, kepatuhan, dan tingkat keefektifannya berdasarkan PP No. 13 tahun 2010. Pengumpulan data menggunakan teknik wawancara serta dalam menganalisis data menggunakan metode deskriptif yang hasilnya dibentuk dalam kalimat. Kesimpulan penelitian ini adalah bahwa PP No.13 tahun 2010 hanya sebagai alat pengendali internal terhadap PNBP di lingkungan BPN Kota Singkawang, namun PP No. 13 tahun 2010 tidak menaikkan jumlah PNBP yang diterima dalam satu periode karena peran PP hanya sebagai pengendali. Kata Kunci : Pengendalian Internal, Penerimaan Negara Bukan Pajak
PENGARUH GAYA KEPEMIMPINAN, HUMAN CAPITAL DAN KETIDAKPASTIAN LINGKUNGAN TERHADAP KINERJA KARYAWAN MELALUI SISTEM INFORMASI AKUNTANSI MANAJEMEN (Studi Kasus Pada PT Astra International, Tbk Daihatsu Pontianak) B1031141047, Desy Angelia
Jurnal Kajian Ilmiah Akuntansi Fakultas Ekonomi UNTAN (KIAFE) Vol 7, No 2 (2018): Jurnal Mahasiswa Akuntansi
Publisher : Jurnal Kajian Ilmiah Akuntansi Fakultas Ekonomi UNTAN (KIAFE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK          Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh gaya kepemimpinan, human capital dan ketidakpastian lingkungan secara parsial terhadap kinerja karyawan dengan sistem informasi akuntansi manajemen sebagai variabel intervening. Gaya kepemimpinan yang baik mampu menciptakan semangat kerja yang tinggi bagi karyawan. Human capital memberikan nilai tambah pada karyawan dalam mengimplementasikan kinerjanya. Lingkungan yang stabil membuat karyawan mampu memprediksi langkah selanjutnya yang akan diambil dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya. Sistem informasi akuntansi manajemene menyediakan informasi yang berguna dalam pengambilan keputusan sehingga apabila informasi yang dibutuhkan cukup memadai, keputusan yang diambil pada akhirnya dapat dilaksanakan dengan baik.          Responden pada penelitian ini sebanyak 75 karyawan pada PT Astra International, Tbk Daihatsu Pontianak. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan metode pengiriman kuesioner atau angket kepada seluruh karyawan. Analisis data menggunakan alat analisis Partial Least Square (PLS). Hasil dari penelitian ini adalah gaya kepemimpinan, human capital dan ketidakpastian lingkungan secara parsial berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan, sedangkan gaya kepemimpinan, human capital dan ketidakpastian lingkungan secara parsial tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan melalui sistem informasi akuntansi manajemen.Kata kunci : Gaya Kepemimpinan, Human Capital, Ketidakpastian Lingkungan, Sistem Informasi Akuntansi Manajemen, Kinerja Karyawan. DAFTAR PUSTAKAAndrini, L. (2015). Pengaruh Sistem Informasi Akuntansi Manajemen Terhadap Kinerja Manajerial dengan Variabel Moderating Strategi Bisnis, Ketidakpastian Lingkungan dan Desentralisasi (Studi pada Krakatau Steel (Persero) Tbk Group). Bandung : Universitas Pasundan.Andriyani, E. I. (2016). Pengaruh Gaya Kepemimpinan Terhadap Kinerja Karyawan (Studi Kasus pada Karyawan Bagian Administrasi (Non-Medis) Rumah Sakit Panti Rapih Yogyakarta). Yogyakarta : Universitas Sanata Dharma.Anita, L. (2017). Pengaruh Ketidakpastian Lingkungan Terhadap Kinerja Manajerial dengan Sistem Informasi Akuntansi Manajemen Sebagai Variabel Pemediasi. Bandar Lampung : Universitas Lampung.Baihaqi, M. F. (2010). Pengaruh Gaya Kepemimpinan terhadap Kepuasan Kerja dan Kinerja dengan Komitmen Organisasi sebagai Variabel Intervening. Semarang : Universitas Diponegoro.Bangun, W. (2012). Manajemen Sumber Daya Manusia. Jakarta: Erlangga.Bashirudin, A. (2015). Pengaruh Sistem Informasi Akuntansi Manajemen, Human Capital dan Ketidakpastian Lingkungan Terhadap Kinerja Manajerial Pada Baitul Maal Wat Tamwil di Wilayah DKI Jakarta. Jakarta : Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah.Chenhall, R. H., dan Deigan, M. (1986). The Impact of Structure, Environment, and Interdependence on the Perceived Usefulness of Management Accounting Systems. The Accounting Review, No.1, pp.16 – 35.Desmiyawati. (2010). Pengaruh Desentralisasi, Ketidakpastian Lingkungan dan Sistem Akuntansi Manajemen Terhadap Kinerja Manajerial. Jurnal Pendidikan Ekonomi dan Bisnis, Vol. 2, No. 3, hlm. 346-354.Endri. (2010). Peran Human Capital Dalam Meningkatkan Kinerja Perusahaan: Suatu Tinjauan Teoritis dan Empiris. Jurnal Administrasi Bisnis, Vol. 6, No. 2, hlm. 179-190.Fitrianingrum, D., dan Wijayanti, P. (2011). Ketidakpastian Lingkungan, Desentralisasi, Terhadap Hubungan Karakteristik Informasi Sistem Akuntansi Manajemen dan Kinerja Manajerial. Jurnal Ekonomi Bisnis, Vol. 12, No. 2, hlm. 177-191.Fujiastuti, Y. (2008). Pengaruh Sistem Informasi Akuntansi Manajemen Terhadap Kinerja Manajerial dengan Teknologi Informasi Sebagai Variabel Moderating (Studi Empiris Pada Perusahaan Manufaktur di Jabotabek). Jakarta : Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah.Ghozali, I. (2006). Structural Equation Modelling: Metode Alternatif dengan Partial Least Square. Semarang : Badan Penerbit Universitas Diponegoro.Ghozali, I. (2013). Aplikasi Analisis Multivariate dengan Program IBM SPSS 21. Semarang: Badan Penerbit Universitas Diponegoro.Gul, F. A., and Chia, Y. M. (1994). The Effects of Management Accounting Systems, Perceived Environmental Uncertainty and Decentralization on Management Performance: A Test of Three-Way Interaction. Accounting, Organization and Society, Vol.19, No.4/5, pp. 413 – 426.Hansen, D. R., dan Mowen, M. M. (2011). Akuntansi Manajerial. Jakarta: Salemba Empat.Herawati dan Sari, L. (2015). Pengaruh Ketidakpastian Lingkungan dan Karakteristik Informasi Sistem Akuntansi Manajemen Terhadap Kinerja Manajerial. Study and Accounting Research, Vol. XII, No. 1, hlm. 29-38.Indriantoro, N., dan Supomo, B. (2014). Metodologi Penelitian Bisnis Untuk Akuntansi & Manajemen. Edisi Pertama. Yogyakarta : BPFE-Yogyakarta.Laksamana, A., dan Muslichah. (2002). Pengaruh Teknologi Informasi, Saling Ketergantungan, Karakteristik Sistem Akuntansi Manajemen Terhadap Kinerja Manajerial. Jurnal Akuntansi & Keuangan, Vol. 4, No. 2Muafi. (2010). Pengaruh Strategic Human Capital Terhadap Kinerja Entrepreneurial Pada Organisasi Sektor Publik. Jurnal Akuntansi, Manajemen Bisnis dan Sektor Publik, Vol. 6, No. 2.Nurlia, R. (2017). Pengaruh Gaya Kepemimpinan terhadap Kinerja Karyawan pada PT. Al-Ijarah Indonesia Finance Lampung. Lampung : Universitas Islam Negeri Raden Intan.Ongkorahardjo, M. D. P. A., Susanto, A., dan Rachmawati, D. (2008). Analisis Pengaruh Human Capital Terhadap Kinerja Perusahaan (Studi Empiris Pada Kantor Akuntan Publik di Indonesia). Jurnal Akuntansi dan Keuangan, Vol. 10, No. 1, hlm. 11-21.Pingka, D. W. (2013). Pengaruh Komitmen Organisasi dan Ketidakpastian Lingkungan Terhadap Kinerja Pegawai Pemerintah Kota Medan. Medan : Universitas Negeri Medan.Prasetya, E. M., Utami. H. N., dan Prasetya, A. (2016). Pengaruh Human Capital, Information Capital dan Organizational Capital Terhadap Kinerja Karyawan (Studi Pada Karyawan PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan VIII Surabaya). Jurnal Administrasi Bisnis, Vol. 40, No. 1.Prijati, R. F. (2013). Human Capital, Kompensasi dan Disiplin Kerja Terhadap Kinerja Karyawan. Jurnal Ilmu dan Riset Manajemen, Vol. 2, No. 12.Putra, G. P. U., dan Made, S. (2014). Pengaruh Disiplin Kerja, Gaya Kepemimpinan, dan Motivasi Kerja Terhadap Kinerja Karyawan Pada Hotel Matahari Terbit Bali Tanjung Benoa-Nusa Dua. Bali : Universitas Udayana.Rahayu, S. T. (2011). Transformasi Organisasi : Studi Kasus Pada Semarang Growth Centre. Dinamika Sosial Ekonomi, Vol. 7, No. 2, hlm. 211-222.Rante, A., Rosidi, dan Djamhuri, A. (2014). Sistem Akuntansi Manajemen Sebagai Pemediasi Pengaruh Gaya Kepemimpinan dan Desentralisasi terhadap Kinerja Manajerial (Studi pada Satuan Kerja Perangkat Daerah Kota Jayapura). Jurnal Aplikasi Manajemen, Vol. 12, No. 3, hlm. 464-477.Saifullah. (2012). Pengaruh Gaya Kepemimpinan Terhadap Kinerja Karyawan Pada Dinas Koperasi Usaha Mikro, Kecil dan Menengah di Kabupaten Bengkalis. Pekanbaru : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim.Sari, N. (2008). Pengaruh Ketidakpastian Lingkungan Terhadap Kinerja Perusahaan Melalui Karakteristik Informasi Sistem Akuntansi Manajemen Sebagai Variabel Intervening (Studi Empiris Pada Perusahaan Manufaktur di Kota Padang). Padang : Universitas Negeri Padang.Setiawan, A. S. (2012). Ketidakpastian Lingkungan Memoderasi Hubungan Antara Sistem Akuntansi Manajemen Terhadap Kinerja Manajerial (Studi Empiris Pada Perusahaan Perbankan di Kota Palembang). Jurnal Akuntansi, Vol. XVI, No. 1, hlm. 99-111.Sudibyo. (2014). Pengaruh Human Capital Terhadap Kinerja Auditor (Studi Empiris Pada Kantor Akuntan Publik di Jakarta). Media Riset Akuntansi, Auditing & Informasi, Vol. 14, No. 2, hlm. 15-44.Sugiyono. (2014). Metode Penelitian Bisnis. Bandung: CV. Alfabeta.Sulkiah. (2016). Pengaruh Ketidakpastian Lingkungan dan Lingkup Sistem Akuntansi Manajemen Terhadap Kinerja Manajerial (Studi Empiris: Rumah Sakit di Lombok Timur). Jurnal Ilmiah Rinjani, Vol. 4.Sutapa. (2003). Pengaruh Sistem Akuntansi Manajemen, Ketidakpastian Lingkungan (Perceived Environmental Uncertainty) dan Desentralisasi Terhadap Kinerja Manajerial. Semarang : Universitas Diponegoro.Wardi, J. (2018). Peran Kepemimpinan dalam Kinerja Organisasi Melalui Sistem Akuntansi Manajemen dan Sistem Pengendalian Manajemen. Jurnal Ilmiah Ekonomi dan Bisnis, Vol. 15, No. 1, hlm. 42-49.Zainal, V. R., Ramly, M., Mutis, T., dan Arafah, W. (2014). Manajemen Sumber Daya Manusia untuk Perusahaan dari Teori ke Praktik. Jakarta: PT. RajaGrafindo Persada.
ANALISIS PENERAPAN AKUNTANSI ASET TETAP SESUAIPSAP NO. 07 PADA LEMBAGA TEKNIS DAERAH (LTD) BADAN KESATUAN BANGSA DAN POLITIK (KESBANGPOL) PROVINSI KALIMANTAN BARAT TAHUN 2013 Putra B41111018, Andi Sanjaya
Jurnal Kajian Ilmiah Akuntansi Fakultas Ekonomi UNTAN (KIAFE) Vol 4, No 2 (2015): Jurnal Mahasiswa Akuntansi
Publisher : Jurnal Kajian Ilmiah Akuntansi Fakultas Ekonomi UNTAN (KIAFE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan Pernyataan Standar Akuntansi Pemerintah (PSAP) No.07 mengenai aset tetap pada Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinisi Kalimantan Barat yang dapat mempengaruhi tingkat efektifitas dan efesiensi laporan keuangan yang bertujuan untuk meningkatkan akuntabilitas dan transaparansi pada penegakkan Good Goverment Governance. Yaitu dengan cara mengetahui tingkat penerapan klasifikasi, pengakuan, pengukuran aset, penilaian awal : komponen biaya, konstruksi dalam pengerjaan, perolehan secara gabungan, pertukaran aset, aset donasi, pengeluaran setelah perolehan, pengukuran berikutnya pada pengakuan awal : penyusutan, penilaian kembali, pengehentian dan pelepasan, dan pengungkapan aset tetap. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif komparatif dan metode deskriptif kualitatif dengan mengambil populasi data aset tetap pada tahun 2013. Total sampel penelitian sebanyak 10 (sepuluh) orang yang ditentukan menggunakan purposive sampling. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan wawancara, angket/questioner (internal control questioner), observasi, dan dokumentasi. Dan untuk pengolahan data dengan urutan penyusunan, klasifikasi, pengolahan, dan interprestasi hasil pengolahan data. Hasil dari penelitian ini dengan menunjukkan seberapa besar tingkat penerapan aset tetap berdasarkan Pernyataan Standar Akuntansi Pemerintah (PSAP) No.07 bahwa belum sepenuhnya menerapkan dengan disertai tingkat pengendalian internal dan tingkat pemahaman yaitu kurang efektif dan efesien. Kata Kunci : Aset Tetap, Akuntabilitas dan Transparansi, Good Goverment Governance, Pernyataan Standar Akuntansi Pemerintah (PSAP) No. 07, Klasifikasi Aset Tetap, Pengakuan Aset Tetap, Pengukuran Aset Tetap, Penilaian Awal Aset Tetap : Komponen Biaya, Konstruksi Dalam Pengerjaan, Perolehan Secara Gabungan, Pertukaran Aset, Aset Donasi, Pengeluaran Setelah Perolehan, Pengukuran Berikutnya Pada Pengakuan Awal :  Penyusutan, Penilaian Kembali, Pengehentian dan Pelepasan, dan Pengungkapan.
ANALISIS PENGARUH STRUKTUR MODAL, MODAL KERJA, DAN FIXED ASSET TERHADAP TINGKAT PROFITABILITAS PADA PERUSAHAAN PLASTIK DAN KEMASAN YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA (BEI) B41110091, FRANSISKA IVANI
Jurnal Kajian Ilmiah Akuntansi Fakultas Ekonomi UNTAN (KIAFE) Vol 4, No 3 (2015): Jurnal Mahasiswa Akuntansi
Publisher : Jurnal Kajian Ilmiah Akuntansi Fakultas Ekonomi UNTAN (KIAFE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk manganalisis pengaruh Struktur Modal, Modal Kerja, dan Fixed Asset terhadap Profitabilitas pada perusahaan plastik dan kemasan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI). Penelitian ini didesain sebagai suatu studi empiris. Populasi dalam penelitian ini meliputi perusahaan plastik dan kemasan yang terdaftar didalam Bursa Efek Indonesia (BEI). Pemilihan sampel menggunakan metode purposive sampling. Ada 11 sampel perusahaan dengan menggunakan data keuangan dari tahun 2011-2013. Hasil dari uji hipotesis menunjukkan bahwa variabel fixed asset berpengaruh secara signifikan terhadap profitabilitas pada perusahaan plastik dan kemasan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI). Sedangkan struktur modal dan modal kerja tidak berpengaruh secara signifikan terhadap profitabilitas pada perusahaan plastik dan kemasan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI).   Kata Kunci : Profitabilitas, Struktur Modal, Modal Kerja, Fixed Asset.
ANALISIS PENGARUH INTELLECTUAL CAPITAL (IC)TERHADAP EFISISENSI DAN PROFITABILITAS PADA PERUSAHAAN YANG TERDAFTAR DI JAKARTA ISLAMIC INDEX (JII) PERIODE 2009 – 2013 PRASETYAWATI B41110117, MARISA EKA
Jurnal Kajian Ilmiah Akuntansi Fakultas Ekonomi UNTAN (KIAFE) Vol 3, No 4 (2014): Jurnal Mahasiswa Akuntansi
Publisher : Jurnal Kajian Ilmiah Akuntansi Fakultas Ekonomi UNTAN (KIAFE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganilisis  pengaruh Intellectual Capital terhadap efisiensi dan profitabilitas perusahaan. Perusahaan yang digunakan sebagai objek sampel adalah perusahaan yang terdaftar di Jakarta Islamic Index (JII). Perusahaan tersebut juga harus memiliki laporan keuangan sejak tahun 2008 sampai tahun 2013. Penelitian ini menggunakan TATO dan ROTC sebagai variabel dependent. Sedangkan untuk variabel independent adalah Intellectual Capital dimana dinyatakan dalam bentuk komponen – komponen VAICTM . Komponen – komponen itu adalah  VACA, VAHU, dan STVA. Hasil penelitian ini menunjukkan 2 kesimpulan. Kesimpulan pertama,  VACA dan STVA memiliki pengaruh postif yang signikan terhadap efisiensi perusahaan (TATO). sedangkan VAHU memiliki pengaruh negatif yang signifikan terhadap efisiensi perusahaan (TATO). Kesimpulan kedua, hanya variabel STVA  yang memiliki pengaruh postif yang signifikan terhadap profitabilitas perusahaan. sedangkan untuk variabel VACA dan VAHU memiliki hubungan yang positif tetapi tidak signifikan. Kata kunci : Intellectual Capital, Efisiensi, Profitabilitas, VAICTM
ANALISIS PENGARUH PERPUTARAN MODAL KERJA TERHADAP PROFITABILITAS PADA PERUSAHAAN ROKOK YANG LISTING DI BURSA EFEK INDONESIA B51106004, Umi Kalsum
Jurnal Kajian Ilmiah Akuntansi Fakultas Ekonomi UNTAN (KIAFE) Vol 3, No 2 (2014): Jurnal Mahasiswa Akuntansi
Publisher : Jurnal Kajian Ilmiah Akuntansi Fakultas Ekonomi UNTAN (KIAFE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak efisiensi modal kerja terhadap profitabilitas pada industri rokok Go-public yang terdaftar di BEI tahun 2004-2011, ditinjau dari aspek serempak dan parsial. Data penelitian ini diperoleh dari metode kepustakaan (library research) dengan cara membaca literatur-literatur, bahan referensi, bahan kuliah, laporan keuangan, serta hasil penelitian lainnya yang relefan dengan obyek yang diteliti, dalam hal ini data perusahaan industri rokok yang terdaftar pada Bursa Efek Indonesia. Analisis statistik yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi sederhana dengan menggunakan program SPSS 18. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa variabel modal kerja yang terdiri atas Tingkat Perputaran Modal Kerja berpengaruh signifikan terhadap tingkat profitabilitas untuk industri rokok Go-public yang terdaftar di BEI tahun 2004-2011. Hal ini dibuktikan dengan hasil uji T dengan taraf signifikasi di bawah 0.05. Variabel modal kerja yang berpengaruh secara parsial dan signifikan terhadap profitabilitas yaitu Tingkat Perputaran Modal Kerja. Hal ini dibuktikan dengan hasil uji t, variabel independen secara parsial masing-masing mempengaruhi variabel dependen jika tingkat signifikasinya dibawah 0.05. Tingkat Perputaran modal Kerja masing-masing perusahaan PT.Gudang Garam tingkat signifikasi 0.001, PT. HM Sampoerna tingkat signifikasi 0,034 dan pada PT. Bentoel Investama tingkat signifikasi 0,805. Variabel modal kerja yang paling dominan mempengaruhi profitabilitas industry rokok adalah Tingkat Perputaran Modal Kerja. Kata kunci: Modal Kerja, Tingkat Perputaran Modal Kerja, dan laba bersih
ANALISIS PENGAKUAN PENDAPATAN DAN BEBAN YANG BERKAITAN DENGAN PEKERJAAN KONTRAK PADA CV. XYZ B51106011, Lilis Marta Puspa
Jurnal Kajian Ilmiah Akuntansi Fakultas Ekonomi UNTAN (KIAFE) Vol 2, No 1 (2013): Jurnal Mahasiswa Akuntansi
Publisher : Jurnal Kajian Ilmiah Akuntansi Fakultas Ekonomi UNTAN (KIAFE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perusahaan tidak menggunakan metode yang sesuai dengan metode pengakuan pendapatan yang diajukan dalam Pernyataan Standar Akuntansi (PSAK) No. 34 tentang Kontrak Konstruksi yang metode pengakuan yang berdasarkan atas persentase penyelesaian (percentage of completion) dan prinsip akuntansi accrual basis, dimana seharusnya pendapatan dan biaya diakui pada saat terjadinya. Metode yang digunakan oleh perusahaan menyebabkan tidak tercapainya kesesuaian pendapatan dan biaya pada periode berjalan. Metode yang digunakan oleh perusahaan untuk mengungkapkan pendapatan dan biaya kontrak konstruksi adalah metode yang didasarkan pada jumlah termin yang ditagih sesuai dengan perjanjian kontrak.Metode pengakuan pendapatan dan jumlah biaya yang diterapkan oleh perusahaan menyebabkan banyak terjadinya perbedaan dalam penyajian laporan keuangan perusahaan. Terutama pada laporan laba rugi perusahaan. Jumlah laba bersih yang diakui menurut metode yang digunakan oleh perusahaan pada tahun 2008, 2009, dan tahun 2010 adalah Rp. 267.512.925, Rp. 152.652.100, dan Rp. 276.855.379, sedangkan laba bersih menurut metode persentase penyelesaian pada tahun 2008, 2009, dan tahun 2010 (percentage of completion) adalah Rp. 165.472.567, Rp. 17.401.340 dan Rp. 1.122.860.379. Hal ini menyebabkan laporan laba rugi yang dikeluarkan oleh perusahaan tersebut tidak dapat memenuhi fungsinya untuk memberikan informasi yang akurat bagi pengguna laporan tersebut tidak dapat memenuhi fungsinya untuk memberikan informasi yang memadai bagi investor untuk meramalkan jumlah, waktu dan ketidakpastian dari arus kas masa depan yang seharusnya terpenuhi. Perusahaan mengalami kesulitan dalam melakukan indentifikasi terhadap biaya-biaya apa saja yang tidak berhubungan langsung dengan kontrak, sehingga ada beberapa biaya yang mengalami kesalahan penempatan. Hal ini mengakibatkan ketidakpastian jumlah Harga Pokok Pekerjaan (HPP) maupun biaya tidak langsung dalam laporan laba rugi perusahaan. Selain itu, karena metode pengungkapan pendapatan dan biaya yang diterapkan oleh perusahaaan yaitu waktu pengakuan yang berbeda dari waktu yang seharusnya, juga menyebakan salah saji.Kontrak Konstruksi diterapkan secara cukup oleh perusahaan walaupun sebenarnya masih terdapat beberapa kekeliruan yang terjadi terutama dalam hal pengakuan pendapatan dan biaya kontrak.

Page 62 of 146 | Total Record : 1454


Filter by Year

2012 2021


Filter By Issues
All Issue Vol 10, No 4 (2021): Vol 4 Vol 11, No 1 (2021): KIAFE Vol 11, No 1 (2021): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol 10, No 3 (2020): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol 10, No 2 (2020): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol 10, No 1 (2020): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol 9, No 3 (2020): Jurnal Mahasiswa AK Vol 9, No 2 (2020): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol 9, No 1 (2019): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol 8, No 4 (2019): Jurnal Mahasiswa Akutansi Vol 8, No 3 (2019): Jurnal Mahasiswa Akutansi Vol 8, No 2 (2019): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol 8, No 1 (2019): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol 7, No 4 (2018): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol 7, No 3 (2018): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol 7, No 2 (2018): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol 7, No 1 (2018): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol 6, No 4 (2017): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol 6, No 3 (2017): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol 6, No 2 (2017): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol 6, No 1 (2017): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol 5, No 4 (2016): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol 5, No 3 (2016): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol 5, No 2 (2016): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol 5, No 1 (2016): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol 4, No 4 (2015): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol 4, No 3 (2015): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol 4, No 2 (2015): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol 4, No 1 (2015): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol 3, No 4 (2014): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol 3, No 3 (2014): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol 3, No 2 (2014): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol 3, No 1 (2014): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol 2, No 3 (2013): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol 2, No 2 (2013): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol 2, No 1 (2013): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol 1, No 1 (2012): Jurnal Mahasiswa Akuntansi More Issue