cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
Jurnal Kajian Ilmiah Akuntansi Fakultas Ekonomi UNTAN (KIAFE)
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Economy,
Arjuna Subject : -
Articles 1,454 Documents
PENGARUH PROFITABILITAS DAN PENGUNGKAPAN SUSTAINABILITY REPORT TERHADAP NILAI PERUSAHAAN (Studi Empiris Pada Perusahaan Pertambangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode Tahun 2011-2013) B51111022, ALDIO ANUGRAH PUTRA
Jurnal Kajian Ilmiah Akuntansi Fakultas Ekonomi UNTAN (KIAFE) Vol 4, No 4 (2015): Jurnal Mahasiswa Akuntansi
Publisher : Jurnal Kajian Ilmiah Akuntansi Fakultas Ekonomi UNTAN (KIAFE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Profitabilitas yang diwakili oleh Return On Asset (ROA) dan Return On Equity (ROE) serta laporan keberlanjutan / Sustainability Report (SR) yang diwakili Pengungkapan Kinerja Eknomi (PKE), Pengungkapan Kinerja Lingkungan (PKL), Pengungkapan Kinerja Sosial (PKS) terhadap Nilai Perusahaan pada perusahaan pertambangan di Indonesia. Populasi dari penelitian ini adalah semua perusahaan di Indonesia yang telah menerbitkan laporan keberlanjutan pada tahun 2011 hingga 2013. Total sampel penelitian adalah 12 perusahaan yang ditentukan melalui purposive samplingyang merupakan perusahaan yang menerbitkan sustainability report dan laporan tahunan. Analisis data dilakukan dengan uji asumsi klasik dan pengujian hipotesis dengan metode regresi linear berganda. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa faktor Profitabilitas yang telah diwakili Return On Asset (ROA) dan laporan keberlanjutan / Sustainability Report (SR) yang diwakili Pengungkapan Kinerja Lingkungan (PKL), Pengungkapan Kinerja Sosial (PKS) signifikan terhadap nilai perusahaan pertambangan di Indonesia, sedangkan ukuran Return On Equity (ROE) yang mewakili Profitabilitas dan Pengungkapan Kinerja Eknomi (PKE) yang mewakili laporan keberlanjutan / Sustainability Report (SR) tidak berpengaruh signifikan terhadap Nilai Perusahaan di Indonesia. Kata kunci : Return On Asset (ROA), Return On Equity (ROE),Sustainability Report (SR), Laporan Keberlanjutan, Pengungkapan Kinerja Eknomi (PKE), Pengungkapan Kinerja Lingkungan (PKL), Pengungkapan Kinerja Sosial (PKS), Nilai Perusahaan.
ANALISIS PENERAPAN PSAK NO. 45 TENTANG PELAPORAN KEUANGAN ORGANISASI NIRLABA (NON PROFIT) TERHADAP PENYAJIAN LAPORAN KEUANGAN PADA YAYASAN ISLAMIYAH PONTIANAK TAHUN AJARAN 2012-2013 B51110079, DITA RISTIKA
Jurnal Kajian Ilmiah Akuntansi Fakultas Ekonomi UNTAN (KIAFE) Vol 4, No 2 (2015): Jurnal Mahasiswa Akuntansi
Publisher : Jurnal Kajian Ilmiah Akuntansi Fakultas Ekonomi UNTAN (KIAFE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Yayasan menurut Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2001 tentang yayasan pada pasal 1 adalah badan hukum yang terdiri atas kekayaan yang dipisahkan dan diperuntukan untuk mencapai tujuan tertentu dibidang sosial, keagamaan dan kemanusiaan yang tidak mempunyai anggota. Peran yayasan yang digerakkan oleh masyarakat itu sendiri kini menjadi semakin penting dengan pekembangan yang semakin pesatnya kesempatan untuk melakukan eksplorasi terhadap suatu permasalahan untuk dibahas. Beberapa yayasan yang bergerak dibidang pendidikan ternyata memiliki aset bernilai tinggi. Untuk itu, dalam melaksanakan kegiatan yayasan, Ikatan Akuntansi Indonesia (IAI) mengeluarkan Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) No.45 tentang Pelaporan Keuangan Organisasi Nirlaba yang dapat memberikan kemudahan bagi yayasan dalam menyajikan laporan keuangan. Skripsi ini dibuat dengan metode deskriptif kualitatif, dimana metode ini menguraikan karakteristik tentang keadaan dan sifat-sifat yang sebenarnya dari objek penelitian. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah laporan keuangan pada Yayasan Islamiyah Pontianak sebagai organisasi nirlaba sudah menerapkan PSAK No. 45, untuk mengetahui kendala yang menyebabkan belum diterapkannya PSAK No. 45 dan untuk melihat bagaimana penyusunan laporan keuangan Yayasan Islamiyah Pontianak yang sesuai dengan PSAK No. 45 serta memberikan rekomendasi untuk perubahan sistem akuntansi agar yayasan dapat menerapkan PSAK No. 45. Penelitian ini menghasilkan kesimpulan bahwa di dalam penyusunan laporan keuangan pada Yayasan Islamiyah Pontianak belum menerapkan PSAK No.45, karena tidak menyajikan laporan posisi keuangan, laporan aktivitas, dan laporan arus kas. Faktor belum diterapkannya PSAK No.45 adalah Yayasan Islamiyah Pontianak hanya mempunyai standar laporan keuangan yang biasa atau konvensional dan tidak menyajikan informasi dengan unsur-unsur yang lengkap sesuai dengan PSAK No. 45, belum mempunyai staf keuangan yang secara khusus mengerti dan memiliki pengetahuan mendalam tentang pelaporan keuangan yang sesuai dengan PSAK No. 45, serta tidak adanya keharusan penggunaan PSAK No. 45 untuk laporan keuangan yayasan dari pemerintah. Kata kunci: Laporan Keuangan, Yayasan, PSAK No. 45
ANALISIS KINERJA PEMERINTAHAN DAERAH KABUPATEN KUBU RAYA PERIODE 20092010 BERDASARKAN INDEKS KEPUASAN MASYARAKAT (IKM) (StudiKasusPelayananKesehatan Di Kecamatan Sungai Kakap) B41108027, Isna Maulidia
Jurnal Kajian Ilmiah Akuntansi Fakultas Ekonomi UNTAN (KIAFE) Vol 2, No 1 (2013): Jurnal Mahasiswa Akuntansi
Publisher : Jurnal Kajian Ilmiah Akuntansi Fakultas Ekonomi UNTAN (KIAFE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Government as Public Service provider have to improve quality of the service. One of the method that refers to UU Republik Indonesia No 25 (2004) about PROPENAS. So that goverment need to arrange Consumer Satisfaction index. The Index will use as data and information for decision making or as the standard to measure consumer satisfaction of the service by government. Then, from the data we will compare peoples expectation and necessity (Kepmen PAN No 25-2004). The research use Qualitative Description Approach, that is Mixed of Quantitative and Qualitative Approach. The Population are the people Of Kecamatan Sungai Kakap. I take Accidental Sample, I give the questioner to people who come to Puskesmas. Questioner allocated 150 questioners relevance to Kepmen PAN No 25 (2004). Consumer satisfaction in 2009 and 2010 is good, but according to APBD from PemdaKubu Raya, the budget that allocated to is not agree with the realised.So that the performance is not good. Therefore, Government must control the implementation of budget. So that the performance of Service Provider is appropriate with the goal. And also, people can use the facility. Keywords: Community satisfaction indeks (HPI), Health services, Performance ABSTRAKSI Pemerintah sebagai penyedia jasa layanan publik, harus senantiasa meningkatkan kualitasnya. Sehingga perlu disusun indeks kepuasan masyarakat sebagai tolok ukur untuk menilai tingkat kualitas pelayanan.Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) adalah data dan informasi tentang tingkat kepuasan masyarakat yang diperoleh dari hasil pengukuran secara kuantitatif dan kualitatif atas pendapat masyarakat dalam memperoleh pelayanan dari aparatur penyelenggara pelayanan publik dengan membandingkan antara harapan dan kebutuhannya (Kepmnen PAN no. 25 tahun 2004). Penelitian ini ingin menganalisis kinerja pelayanan publik bidang kesehatan di Kabupaten Kubu Rayadengan cara mengukur indeks kepuasan masyarakat yang dilayani. Salah satu tolok ukur penilaian kinerja pelayanan adalah dengan mendengarkan atau mengumpulkan persepsi dari responden masyarakat yang berkunjung di beberapa Puskesmas Kecamatan Sungai Kakap akan pelayanan yang telah diterimanya melalui kuesioner. Sedangkan indikator indikator yang digunakan sebagai pengukuran mengacu pada Kepmen PAN Nomor : KEP/25/M.PAN/2004 Tingkat kepuasan masyarakat terhadap jasa Pelayanan Kesehatan secara keseluruhan yang tehitung dari tahun 2009 dan 2010 adalah berada dalam kategori Baik, diperlukan kesesuaian pemerintah dalam memberikan anggaran kesehatan yang berdasarkan dengan ketentuan Undang undang dasar yakni 10% dari APBD. Sehingga akan berdampak besar dengan kinerja petugas pelayanan kesehatan dan fasilitas sarana dan prasarana serta pelayanan yang di dapat oleh masyarakat.
ANALISIS METODE PENGUKURAN DAN PENILAIAN KEMBALI DALAM PENETAPAN NILAI WAJAR ASET TETAP PADA PT ANGKASA PURA II (PERSERO) B41109120, Abang Ferry Arjuna
Jurnal Kajian Ilmiah Akuntansi Fakultas Ekonomi UNTAN (KIAFE) Vol 4, No 4 (2015): Jurnal Mahasiswa Akuntansi
Publisher : Jurnal Kajian Ilmiah Akuntansi Fakultas Ekonomi UNTAN (KIAFE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis metode pengukuran dan penilaian kembali Dalam Penetapan Nilai Wajar Pada Aset Tetap. Penelitian ini dilakukan Pada PT Angkasa Pura II (persero). Jenis data yang digunakan adalah data kualitatif. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui nilai aset tetap pada laporan posisi keuangan jika menggunakan Revaluation Model apakah mengalami perubahan yang berpengaruh positif terhadap laporan keuangan perusahaan dan terhadap keputusan menejemen perusahaan. Metode Analisis yang digunakan adalah metode analisis deskriptif kualitatif, data yang diperoleh dianalisis secara kualitatif, yaitu dengan mengkaji, memaparkan, menelaah, dan menjelaskan data-data yang diperoleh pada PT Angkasa Pura II (Persero) untuk mendapatkan gambaran yang jelas dan menyeluruh tentang metode penilaian aset tetap.  Setelah mendapatkan gambaran yang  jelas mengenai metode penilaian aset tetap, metode tersebut kemudian dibandingkan dengan metode penilaian aset tetap yang lain sesuai dengan usulan peneliti untuk mengetahui pengaruhnya terhadap laporan posisi keuangan PT Angkasa Pura II (Persero). Dengan penerapan Revaluation Model dapat meningkatkan nilai aset tetap perusahaan. Namun hasil penelitian ini menunjukkan bahwa perusahaan masih menggunakan Cost Model. Meningkatnya nilai aset tetap juga akan  berpengaruh pada rasio-rasio laporan keuangan yaitu rasio likuiditas, rasio leverage dan rasio profitabilitas.
PENERAPAN PENYUSUNAN LAPORAN KEUANGAN BERDASARKAN STANDAR AKUNTANSI KEUANGAN ENTITAS MIKRO KECIL DAN MENENGAH (SAK EMKM) PADA USAHA KECIL MENENGAH (UKM) STUDI KASUS PADA TOKO Y.O.K VAPE (ROKOK ELEKTRIK) B51111158, REZA PANGESTU
Jurnal Kajian Ilmiah Akuntansi Fakultas Ekonomi UNTAN (KIAFE) Vol 6, No 4 (2017): Jurnal Mahasiswa Akuntansi
Publisher : Jurnal Kajian Ilmiah Akuntansi Fakultas Ekonomi UNTAN (KIAFE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research aims to implement SAK EMKM on the arrangement of financial report of Y.O.K Vape which works in electric cigarette trading in order to earn benefits and to provide jobs, which has not implemented SAK EMKM in the precentation of financial report and to discover factors that become problems in Y.O.K Vape shop Pontianak in implementing SAK EMKM.The tools of analysis used are qualitative analysis which used SAK EMKM in composing the financial report, and interview to find the problems on Y.O.K Vape shop Pontianak which in fact has not implemented SAK EMKM.The result of this research shows that Y.O.K Vape shop Pontianak is able to implement the SAK EMKM on its financial report altough in a simple form. Besides, the researcher is able to know problems that overcomed by Y.O.K Vape shop Pontianak which has not implemented the SAK EMKM since the accountant has not known the SAK EMKM and it has its own simple financial report to be understood by its employees. Keywords : SAK EMKM, financial report, trading company
PENGARUH INTELLECTUAL CAPITAL TERHADAP KINERJA KEUANGAN PADA INDUSTRI PERBANKAN YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA (BEI) TAHUN 2010 – 2012 B51110016, Tri Wahyuni
Jurnal Kajian Ilmiah Akuntansi Fakultas Ekonomi UNTAN (KIAFE) Vol 3, No 3 (2014): Jurnal Mahasiswa Akuntansi
Publisher : Jurnal Kajian Ilmiah Akuntansi Fakultas Ekonomi UNTAN (KIAFE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The objectives of this research are to analyze the impact of Intellectual Capital on firm’s financial performance that measured by Return On Asset (ROA). Data for this research is from financial report of banking industry that listed in Indonesia Stock Exchange (IDX) from 2010 – 2012. The model that used to measure the Intellectual Capital is model that was made by Pulic, that is Value Added Intellectual Coefficient (VAIC). Pulic model separately consist of Value Added Capital Employed (VACA), Value Added Human Capital (VAHU) and Structural Capital Value Added (STVA). In this research, Statistical Product and Service Solutions (SPSS) was used to examine the relationship between VAIC and banking industry’s financial performance. The result of this research show : (1) Intellectual Capital has an impact on banking industry’s financial performance. (2) Value Added Capital Employed (VACA) has a positive impact and significant on Return On Asset. (3) Value Added Human Capital (VAHU) has a positive impact and significant on Return On Asset. (4) Structural Capital Value Added (STVA) has a negative impact and significant on Return On Asset. Keyword: Intellectual Capital, Return On Assets (ROA), Value Added Intellectual Coefficient (VAIC), Banking Industry.
DILEMATIS KODE ETIK PROFESI DAN PERANAN BACKGROUND KONSULTAN PAJAK DALAM MELAKUKAN TAX PLANNING B41109096, Robby
Jurnal Kajian Ilmiah Akuntansi Fakultas Ekonomi UNTAN (KIAFE) Vol 2, No 3 (2013): Jurnal Mahasiswa Akuntansi
Publisher : Jurnal Kajian Ilmiah Akuntansi Fakultas Ekonomi UNTAN (KIAFE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Application of the code of professional Ethical conduct by the Indonesian Tax Consultants Association pose an ethical dilemma for any tax consultants. Besides trying to help taxpayers who have tax problems, tax consultant started his business as well as to fulfill his life. This study aims to determine the behavior of the X Tax Consultant in the face of professional ethics dilemma and see the X Tax Consultant role Background in conducting tax planning in accordance with the professional code of ethics. The data obtained are primary data collected using interviews, questionnaires, observation, and documentation. After it is processed and analyzed descriptively to get clear results. Results of the analysis in this study showed that the overall Tax Consultant X still behave ethically in dealing with ethical dilemmas. It's just that for some cases of X Tax Consultant is acting out of professional codes of ethics. This happens because of the demands of the work that exposes a consultant should be able to resolve a tax problem their clients so consultants are more likely to take the easy way to solve it. In addition, the work is too oriented to obtain the material is also a major cause of a consultant may violate professional codes of ethics. Thus it can be seen where the background role of tax consultants become an important capital to be able to help the X Tax Consultants in ethical behavior. Keywords: Dilemma Ethics, Code of Ethics, Ethical Conduct, Background, Tax Consultants, Tax Planning
ANALISIS SISTEM PENGENDALIAN PENYALURAN KREDIT PADA KOPERASI SIMPAN PINJAM (CU) SUMBER BERKAT TEMPAT PELAYANAN SENAKIN KECAMATAN SENGAH TEMILA KABUPATEN LANDAK B51111107, Rido Kurniadi
Jurnal Kajian Ilmiah Akuntansi Fakultas Ekonomi UNTAN (KIAFE) Vol 4, No 4 (2015): Jurnal Mahasiswa Akuntansi
Publisher : Jurnal Kajian Ilmiah Akuntansi Fakultas Ekonomi UNTAN (KIAFE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Koperasi simpan pinjam atau biasanya disebut dengan credit union (CU) merupakan salah satu lembaga keuangan bukan bank yang bergerak dalam bidang pemupukan simpanan dari para anggotanya, untuk kemudian dipinjamkan kembali kepada para anggota yang memerlukan bantuan modal. Dalam penelitian ini koperasi yang dijadikan sebagai objek penelitian adalah Koperasi Simpan Pinjam (CU) Sumber Berkat Tempat Pelayanan Senakin Kecamatan Sengah Temila Kabupaten Landak yang kegiatan utamanya adalah menghimpun dana dari anggota dalam bentuk simpanan dan menyalurkannya kembali dalam bentuk kredit. Untuk melakukan penilaian efektivitas sistem pengendalian internal terhadap penyaluran kredit dapat dilakukan dengan menggunakan analisis terhadap struktur organisasi, flowchart, internal control quesioner (ICQ) dan tes ketaatan (Compliance Test). Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa sistem pengendalian internal terhadap penyaluran kredit yang diterapkan oleh koperasi sudah cukup efektif, akan tetapi masih ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dan diperbaiki, antara lain agar tidak terjadinya perangkapan tugas maka perlu adanya pembagian tugas dan wewenang yang jelas serta adanya penambahan karyawan dalam koperasi, perlu adanya pengawasan terhadap kegiatan usaha anggota setelah dana tersebut dicairkan. Kata Kunci: sistem pengendalian internal, penyaluran kredit, koperasi simpan pinjam
Analisis Pengakuan Dan Pengukuran Pendapatan Berdasarkan PSAK No. 23 Pada PD Apotek Mandiri Di Pontianak Jeffry Cipta Putra Wijaya, Jeffry Cipta Putra Wijaya B1031141064
Jurnal Kajian Ilmiah Akuntansi Fakultas Ekonomi UNTAN (KIAFE) Vol 7, No 2 (2018): Jurnal Mahasiswa Akuntansi
Publisher : Jurnal Kajian Ilmiah Akuntansi Fakultas Ekonomi UNTAN (KIAFE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Pengakuan dan pengukuran pendapatan yang tepat dan benar sesuai standar akuntansi yang diterima umum diterapkan agar informasi yang di tampilkan dalam laporan keuangan dapat tersedia secara akurat, sehingga pemangku kepentingan di dalam perusahaan dapat mengambil keputusan yang tepat guna menjaga kelangsungan perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengakuan dan pengukuran pendapatan pada perusahaan dagang farmasi PD Apotek Mandiri di Pontianak apakah telah sesuai dengan PSAK No. 23 serta kendala dalam penyusunan laporan keuangan berdasarkan PSAK No. 23. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif, teknik pengumpulan data dengan wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam pengakuan dan pengukuran pendapatan yang diterapkan oleh PD Apotek Mandiri masih belum sepenuhnya sesuai dengan standar akuntansi yang diterima umum khususnya PSAK No. 23 revisi 2014.Kata kunci: pendapatan, PSAK No. 23, dan PD Apotek Mandiri     ABSTRACTAn appropriate revenue recognition and measurement in accordance with the generally accepted accounting standards is applied in purpose of the information shown in the financial report can be provided accurately, so the stakeholders can make a right decision to maintain the continuity of entity. This research aimed to find out whether the revenue recognition and measurement at PD Apotek Mandiri in Pontianak was adjusted by PSAK No.23 and constraints in the preparation of financial statements based on PSAK No. 23. This research method uses descriptive research method with qualitative approach, data collection techniques with interviews and documentation studies. The results showed that in appropriate revenue recognition and measurement applied by PD Apotek Mandiri still not in full accordance with the generally accepted accounting standards especially with PSAK No.23 2014 revision.Keyword: revenue, PSAK No. 23, PD Apotek MandiriDAFTAR PUSTAKAAccounting Media. Data Primer dan Data Sekunder. Diakses dari http://accounting-media.blogspot.co.id/2014/06/data-primer-dan-data sekunder.html.Belkoui, A. R. (2006). Accounting Theory, Teori Akuntansi. Edisi Kelima. Salemba Empat: Jakarta.Bungin, B. (2007). Penelitian Kualitatif. Prenada Media Group: Jakarta.Damanik, E. (2016). Pengertian Analisis Data Menurut Ahli. Diakses dari http://pengertian-pengertian-info.blogspot.co.id/2016/02/pengertian-analisis-data-menurut-ahli.html/.Desmal, I. (2012). Pengukuran dan Pengakuan Pendapatan. Diakses dari http://irvandesmalcpa.wordpress.com/2012/04/19/pengukuran-dan-pengakuan-pendapatan-part-2/.Devi Yunita Widodo, N. (2014).Analisis Pengakuan Dan Pengukuran Pendapat an Menurut PSAK NO.23 Pada Usaha Peternak Ayam Petelur Bayu Farm Di Kabupaten Semarang. (Skripsi).Universitas Dian Nuswantoro,Semarang.Esterberg, K. G. (2002). Qualitative Methods in Social Research. Mc Graw Hill: New York.Hendriksen, E. S. (2002). Diterjemahkan Oleh Herman Wibowo. Teori Akunting, Edisi Kelima, Buku Satu. Interaksara: Jakarta.Ikatan Akuntan Indonesia. (2014). Standar Akuntansi Keuangan: Per Efektif 1 Januari 2015. Ikatan Akuntansi Indonesia. Jakarta.Jonathan, S. (2006). Metode Penelitian Kuantitatif dan Kualitatif. Graha Ilmu: Yogyakarta.Kieso, D.E, Weygandt, J.J., & Warfield, T.D. (2002). Akuntansi Intermediate Jilid 3 Edisi 10. Diterjemahkan oleh: Herman Wibowo, Ancella A. Hermawan, S.E.Akt. M.B.A. Penerbit Erlangga: Jakarta.Kieso, D.E, Weygandt, J.J., & Warfield, T.D. (2011). Intemediate Accounting IFRS edition volume 2. Canada, CA: John Wiley & Sons, Inc.Kurniawati, T. (2014). Analisis Recognition dan Measurement Pendapatan Menurut PSAK Nomor 23 pada Tjahaja Baroe Group Surabaya. Skripsi. Surabaya: Universitas Wijaya Putra.Lam, N., & Lau, P. (2014). Akuntansi Keuangan Perspektif IFRS. Edisi 2 Buku 1. Salemba Empat: Jakarta.Luthfiyah, F. (2015). Penelitian Kualitatif (Metode Pengumpulan Data.) Diakses dari http://fitwiethayalisyi.wordpress.com/teknologi-pendidikan/penelitian-kualitatif-metode-pengumpulan-data/.Marcella, S. (2009). Analisis Pengakuan dan Pengukuran Pendapatan Berdasarkan PSAK No.23 pada PT. Pandu Siwi Sentosa Palembang. (Skripsi). STIE MDP, Palembang.Martani, D., Veronica, NPS., S., Wardhani, R., Farahmita, A., Tanujaya, E., & Hidayat, T. (2015). Akuntansi Keuangan Menengah Berdasarkan PSAK. Salemba Empat: Jakarta.Moleong, L. J. (2007). Metodologi Penelitian Kualitatif. Penerbit PT Remaja Rosdakarya Offset: Bandung.Mulia, B. (2007). Pengakuan dan Pengukuran Pendapatan menurut PSAK No. 23 pada PT. Raya Utama Travel Medan. (Skripsi). Universitas Sumatra Utara, Medan.Rahayu. (2009). Analisis Pengakuan Pendapatan Jasa Konstruksi Pada CV. Samudera Konstruksi Palembang Berdasarkan PSAK No. 34. (Skripsi). STIE MDP, Palembang.Rinaldi, F. (2015). Pengertian dan Tahapan Proses Siklus Akuntansi. Diakses dari http://www.kembar.pro/2015/01/pengertian-dan-tahapan-proses-siklus.html.Ronandita, R. (2015). Analisis Penerapan Pengakuan dan Pengukuran Pendapatan Menurut PSAK No. 23 pada PT Ryan Mandiri Travel Pontianak. (Skripsi yang tidak dipublikasikan). Universitas Tanjungpura, Pontianak.Samryn, L. M. (2015). Pengantar Akuntansi: Buku 2 Metode Akuntansi untuk Elemen Laporan Keuangan Diperkaya dengan Perspektif IFRS & Perbankan. Rajawali pers: Jakarta.Samsu, S. (2013). Analisis Pengakuan dan Pengukuran Pendapatan Berdasarkan PSAK No.23 Pada PT.Misa Utara Manado. (Skripsi). Universitas Sam Ratulangi, Manado.Wulansari, T. (2014). Analisis Pengakuan Pendapatan Kontrak pada Perusahaan Konstruksi di PT. Borneo Bangun Persada. (Skripsi yang tidak dipublikasikan). Universitas Tanjungpura, Pontianak.  
IMPLEMENTASI AKUNTANSI BERBASIS AKRUAL PADA LAPORAN KEUANGAN PEMERINTAH DAERAH KABUPATEN KUBU RAYA B1035131004, Sumiati
Jurnal Kajian Ilmiah Akuntansi Fakultas Ekonomi UNTAN (KIAFE) Vol 4, No 2 (2015): Jurnal Mahasiswa Akuntansi
Publisher : Jurnal Kajian Ilmiah Akuntansi Fakultas Ekonomi UNTAN (KIAFE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Skripsi ini membahas implementasi basis akrual pada Laporan KeuanganKabupaten Kubu Raya terkait penyajian kembali laporan keuangan untukmemenuhi karakteristik kualitatif keterbandingan dalam penyajian laporankeuangan berbasis akrual tahun pertama. Berkaitan dengan penerapan StandarAkuntansi Berbasis Akrual tersebut, selain terdapat penambahan laporan lembarmuka juga keharusan penerapan penyusutan aset tetap. Laporan KeuanganPemerintah Daerah saat ini belum berlaku penyusutan aset tetap dan penyisihanpiutang berdasarkan umur. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif yang menunjukkan bahwa perludilakukan konversi terkait akun-akun piutang, sewa dibayar di muka, aset tetapdan penyusutan aset tetap. Laporan Operasional yang datanya sebagian dihitungdari belanja yang dinilai. Kebijakan akuntansi belum mengatur tentangpenyisihan piutang, sehingga belum dapat dilakukan perhitungan penyisihanuntuk kemungkinan tidak tertagih. Oleh karena itu penelitian ini menyarankanperlu revisi aturan teknis yang detail untuk piutang dan aset tetap sertapeningkatan kualitas sumber daya manusia.  Kata Kunci :  Basis akrual, penyajian kembali, penyusutan aset tetap, penyisihan piutang, laporan keuangan

Page 63 of 146 | Total Record : 1454


Filter by Year

2012 2021


Filter By Issues
All Issue Vol 10, No 4 (2021): Vol 4 Vol 11, No 1 (2021): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol 11, No 1 (2021): KIAFE Vol 10, No 3 (2020): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol 10, No 2 (2020): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol 10, No 1 (2020): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol 9, No 3 (2020): Jurnal Mahasiswa AK Vol 9, No 2 (2020): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol 9, No 1 (2019): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol 8, No 4 (2019): Jurnal Mahasiswa Akutansi Vol 8, No 3 (2019): Jurnal Mahasiswa Akutansi Vol 8, No 2 (2019): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol 8, No 1 (2019): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol 7, No 4 (2018): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol 7, No 3 (2018): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol 7, No 2 (2018): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol 7, No 1 (2018): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol 6, No 4 (2017): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol 6, No 3 (2017): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol 6, No 2 (2017): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol 6, No 1 (2017): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol 5, No 4 (2016): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol 5, No 3 (2016): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol 5, No 2 (2016): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol 5, No 1 (2016): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol 4, No 4 (2015): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol 4, No 3 (2015): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol 4, No 2 (2015): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol 4, No 1 (2015): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol 3, No 4 (2014): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol 3, No 3 (2014): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol 3, No 2 (2014): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol 3, No 1 (2014): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol 2, No 3 (2013): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol 2, No 2 (2013): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol 2, No 1 (2013): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol 1, No 1 (2012): Jurnal Mahasiswa Akuntansi More Issue