cover
Contact Name
Perminas Pangeran
Contact Email
perminas@staff.ukdw.ac.id
Phone
+62274-563929
Journal Mail Official
jrak@staff.ukdw.ac.id
Editorial Address
Fakultas Bisnis, Universitas Kristen Duta Wacana Jl. Dr. Wahidin S. No. 5-25, Yogyakarta 55224 Telp ( 0274 ) 563929, Fax : ( 0274) 513235
Location
Kota yogyakarta,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Riset Akuntansi dan Keuangan
ISSN : 02165082     EISSN : 27147258     DOI : dx.doi.org/10.21460/jrak
Jurnal Riset Akuntansi dan Keuangan (p-ISSN: 0216-5082; e-ISSN: 2714-7258) adalah jurnal yang dipublikasikan oleh Fakultas Bisnis Universitas Kristen Duta Wacana yang terbit dua kali setahun (Februari dan Agustus). Jurnal ini didedikasikan sebagai sarana untuk berbagi dan diseminasi studi-studi terbaru dari para peneliti akuntansi dan keuangan. Artikel-artikel empiris yang menyajikan riset yang akurat dan teliti secara metodologis dan temuan yang mencerahkan sangat dinantikan. Kami memastikan proses penyuntingan dan ulasan sejawat yang berkualitas tinggi untuk menegakkan integritas ilmiah dan memberikan asupan pengetahuan terbaik untuk masyarakat yang lebih luas. Kami hanya menerima karya asli penulis yang belum pernah diterbitkan di jurnal atau penerbitan lainnya. Jurnal Riset Akuntansi dan Keuangan menyambut paper-paper dalam bidang-bidang berikut: Akuntansi Perilaku Akuntansi Manajemen Akuntansi Auditing Perpajakan Keuangan
Articles 276 Documents
PENGARUH KOMITE AUDIT INDEPENDEN, KEAHLIAN KEUANGAN KOMITE AUDIT DAN UKURAN PERUSAHAAN TERHADAP KECURANGAN LAPORAN KEUANGAN Nerrisa Cindy Wijaya; Rispantyo; Djoko Kristianto
Jurnal Riset Akuntansi dan Keuangan Vol. 19 No. 2 (2023): Jurnal Riset Akuntansi dan Keuangan
Publisher : Fakultas Bisnis Universitas Kristen Duta Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21460/jrak.v19i2.10

Abstract

ABSTRACK Fradulent finacial reporting is an intentional material misstatement of financial statements or omission of material facts or incorrect financial information. This study aims to analyze the significance of the influence of the Independent Audit Committee, Audit Committee Financial Expertise, and The Size of Company on Fradulent Finacial Reporting. The population of this study are infrastructure, utilities and transportation service companies listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX) for the period 2019-2021. The sample in this study consisted of 44 companies with a total of 132 research observations. The type of data used is quantitative data, the data source used is secondary data. Data collection technique with purposive sampling method. The data collection technique uses the documentation method in the form of existing data by downloading and archiving through available sources obtained through the official website of the Indonesia Stock Exchange. Data analysis techniques using Descriptive Analysis and Logistic Regression Test. The results show that the Independent Audit Committee and The Size of Company have a negative and insignificant effect and the Audit Committee Financial Expertise has a positive and insignificant effect on Fradulent Finacial Reporting. Keywords: Independent Audit Committee, Audit Committee Financial Expertise, Company Size, Fradulent Finacial Reporting ABSTRAK Kecurangan laporan keuangan merupakan salah saji material laporan keuangan yang disengaja atau penghilangan fakta material atau informasi keuangan yang tidak benar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis signifikansi pengaruh Komite Audit Independen, Keahlian Keuangan Komite Audit, dan Ukuran Perusahaan Terhadap Kecurangan Laporan Keuangan. Populasi penelitian ini adalah perusahaan jasa infrastruktur, utilitas, dan transportasi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode tahun 2019- 2021. Sampel pada penelitian ini berjumlah 44 perusahaan dengan total observasi penelitian 132 observasi. Jenis data yang digunakan yaitu data kuantitatif, sumber data yang digunakan data sekunder. Teknik pengambilan data dengan metode purposive sampling. Teknik pengumpulan data dengan metode dokumentasi berupa data yang sudah ada dengan cara mengunduh dan mengarsip melalui sumber yang tersedia yang diperoleh melalui website resmi Bursa Efek Indonesia. Teknik analisis data menggunakan Analisis Deskriptif dan Uji Regresi Logistik. Hasil menunjukan bahwa Komite Audit Independen dan Ukuran Perusahaan berpengaruh negatif dan tidak signifikan serta Keahlian Keuangan Komite Audit berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap Kecurangan Laporan Keuangan. Kata Kunci: Komite Audit Independen, Keahlian Keuangan Komite Audit, Ukuran Perusahaan, Kecurangan Laporan Keuangan
PENGURANGAN KERUSAKAN LINGKUNGAN MELALUI PELAPORAN AKUNTANSI BIAYA RESTORASI PSAK 57 Kesya Agnes Maria; Lodovicus Lasdi
Jurnal Riset Akuntansi dan Keuangan Vol. 19 No. 2 (2023): Jurnal Riset Akuntansi dan Keuangan
Publisher : Fakultas Bisnis Universitas Kristen Duta Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21460/jrak.v19i2.11

Abstract

ABSTRACT Excessive exploitation of natural resources is still an unresolved issue. Even though Indonesia is a member of United Nations, it has an obligation to push for realization of Sustainable Development Goals (SDGs). One of the points of SDG 12 is to create sustainable patterns of production and consumption so that there is no overexploitation of natural resources. This study aims to determine indicators that can be used in determining the probability of occurrence in order to classify restoration costs as provisions or contingent liabilities in PSAK 57 so that they can support achievement of SDG 12. This qualitative research uses the descriptive and literature study method to develop indicators. The result obtained is an indicator of possibility outcome (IPOu), which is able to close the gaps contained in PSAK 57. As a result, the on-balance sheet for restoration costs increases, which will increase leverage, so companies are more careful in consuming resources. Keywords: Sustainable development goals, PSAK 57, Restoration cost, Provision, Indicator of Possibility Outcome. ABSTRAK Eksploitasi sumber daya alam yang berlebihan masih menjadi isu yang belum terselesaikan. Padahal sebagai anggota PBB, Indonesia memiiki kewajiban untuk mendorong terwujudnya Sustainable Development Goals (SDGs). Salah satu poin dari SDG 12 adalah menciptakan pola produksi dan konsumsi yang berkelanjutan, sehingga tidak boleh ada overeksploitasi sumber daya alam. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui indikator yang dapat digunakan dalam menetapkan probabilitas munculan dalam rangka mengklasifikasikan biaya restorasisebagai provisi atau liabilitas kontinjensi di dalam PSAK 57, sehingga dapat mendukung pencapaian SDG 12. Penelitian kualitatif ini menggunakan metode studi deskriptif dan studi kepustakaan dalam pembuatan indikator. Hasil yang diperoleh adalah Indicator of Possibility Outcome (IPOu) yang mampu untuk menutup celah yang terdapat dalam PSAK 57. Hasilnya, terjadi on-balance sheet biaya restorasi meningkat yang akan meningkatkan leverage, sehingga perusahaan lebih berhati-hati dalam melakukan konsumsi sumber daya. Kata kunci: Sustainable development goals, PSAK 57, Biaya restorasi, Provisi, Indicator of Possibility Outcome.
ANALISIS KINERJA PENGELOLAAN KEUANGAN DAERAH PROVINSI MALUKU Dona Marselina; Kimberly Emma Soselia; Cerafika Sri Ningrum; Novaldo Fardinan Pangestu; Agnes Febrina Lero; Putriana Kristanti
Jurnal Riset Akuntansi dan Keuangan Vol. 19 No. 1 (2023): Jurnal Riset Akuntansi dan Keuangan
Publisher : Fakultas Bisnis Universitas Kristen Duta Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21460/jrak.v19i1.35

Abstract

ABSTRACT This study aims to analyze the regional financial performance of Maluku Province from 2019 to 2021. The research method uses descriptive statistical analysis. The analysis tool uses the measurement of independence ratio, effectiveness ratio, efficiency ratio, activity ratio, and growth ratio. This study analyzes the results of the data management obtained. The data used is historical data, namely secondary data in the form of published regional government financial reports. The findings show that the financial management performance of the Maluku Province in terms of the level of independence is very low with a pattern of instructive relationships with very effective and efficient management, an unbalanced activity ratio between operating expenditures and capital expenditures, and very low growth. Recommendations for the regional government of the Maluku Province to increase the budget and realization of their own regional income, so that the level of independence, effectiveness, efficiency, activity, and growth increases. Keywords: Area, Finance, Maluku Province, Management, Performance. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja keuangan daerah Provinsi Maluku pada tahun 2019 sampai dengan tahun 2021. Metode penelitian menggunakan analisis statistik deskriptif. Alat analisis menggunakan pengukuran rasio kemandirian, rasio efektivitas, rasio efisiensi, rasio aktivitas, dan rasio pertumbuhan. Penelitian ini menganalisis hasil pengelolaan data yang diperoleh. Data yang digunakan merupakan data historis, yaitu data sekunder berupa laporan keuangan pemerintah daerah yang dipublikasikan. Temuan menunjukkan bahwa kinerja pengelolaan keuangan Provinsi Maluku dalam hal tingkat kemandirian rendah sekali dengan pola hubungan instruktif dengan pengelolaan yang sangat efektif, efisien, rasio aktivitas yang belum seimbang antara belanja operasi dengan belanja modal, dan pertumbuhan yang sangat rendah. Rekomndasi bagi pemerintah daerah Provinsi Maluku untuk meningkatkan anggaran dan realisasi pendapatan asli daerahnya, supaya tingkat kemandirian, efektifitas, efisiensi, aktivitas, dan pertumbuhan naik, membuat kebijakan dalam pengelolaan keuangan daerah yang dapat memberikan dampak positif kesejahteraan masyarakat. Kata kunci: Daerah, Keuangan, Kinerja, Pengelolaan, Provinsi Maluku
PENGUNGKAPAN ESG: CARA EFEKTIF UNTUK MENCAPAI BISNIS BERKELANJUTAN? Theodorus Albert William Hany Purnomo; Sicillia Antoinette Diana Kusuma; Clara Amelia
Jurnal Riset Akuntansi dan Keuangan Vol. 19 No. 1 (2023): Jurnal Riset Akuntansi dan Keuangan
Publisher : Fakultas Bisnis Universitas Kristen Duta Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21460/jrak.v19i1.36

Abstract

ABSTRACT Issues related to environmental conditions have initiated the company to apply the concept of Environmental, Social, and Governance (ESG) as a result of a change in the company's focus from being oriented only to profit, to being oriented towards the benefit of the company for the environment, society, and government. In addition, the application of this concept is also carried out by the company as one of their business sustainability strategies. Therefore, this study aims to empirically prove the effect of ESG disclosure and company performance on the level of financial distress. The researcher proposes a hypothesis where companies with good practices in ESG disclosure and high levels of company performance have a good ability to minimize the possibility of financial distress. This research was conducted on banking sector companies listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX) for the period 2019-2021. This study uses multiple linear regression in testing the hypothesis. The results of this study indicate that both financial performance and non-financial performance both have an influence in minimizing the possibility of financial distress. Keywords: ESG, ESG Disclosure, Financial Distress, Company Performance. ABSTRAK Isu terkait kondisi lingkungan telah menginisiasi perusahaan untuk menerapkan konsep Environmental, Social, and Governance (ESG) sebagai akibat adanya perubahan fokus perusahaan dari yang semula berorientasi pada profit semata, menjadi berorientasi pada kebermanfaatan perusahaan bagi lingkungan, masyarakat, dan pemerintah. Selain itu, penerapan dari konsep ini juga dilakukan perusahaan sebagai salah satu strategi keberlanjutan bisnis mereka. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk membuktikan secara empiris pengaruh dari pengungkapan ESG serta kinerja perusahaan terhadap tingkat financial distress. Peneliti mengajukan hipotesis di mana perusahaan dengan praktik baik dalam pengungkapan ESG serta tingkat kinerja perusahaan yang tinggi memiliki kemampuan yang baik dalam meminimalkan kemungkinan terjadinya financial distress. Penelitian ini dilakukan pada perusahaan sektor perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2019-2021. Penelitian ini menggunakan metode regresi linier berganda dalam pengujian hipotesis. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa baik kinerja keuangan maupun kinerja non-keuangan, keduanya sama-sama memiliki pengaruh dalam meminimalkan kemungkinan terjadinya financial distress. Kata kunci: ESG, Pengungkapan ESG, Financial Distress, Kinerja Perusahaan
MEKANISME TATA KELOLA DAN PENGUNGKAPAN ENVIRONMENTAL, SOCIAL, GOVERNANCE Carin Jimantoro; Kesya Agnes Maria; Dyna Rachmawati
Jurnal Riset Akuntansi dan Keuangan Vol. 19 No. 1 (2023): Jurnal Riset Akuntansi dan Keuangan
Publisher : Fakultas Bisnis Universitas Kristen Duta Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21460/jrak.v19i1.37

Abstract

ABSTRACT This study aims to examine the effect of governance mechanisms on ESG disclosure. Internal and external components make up governance mechanisms. The internal governance mechanism is the board of directors, while the external mechanism is the audit committee and institutional ownership. This study uses a publicly traded manufacturing company with an observation period of 2016–2020. The hypothesis testing tool is multiple regression analysis. The results of testing 361 pieces of cross-sectional data show that, first, board of director characteristics, as measured by board size and number of board meetings, have a positive effect on ESG disclosure. Second, the characteristics of the audit committee, which include size, independence, number of meetings, and financial expertise, have no effect on ESG disclosures. Third, institutional ownership has a positive effect on ESG disclosure. Fourth, the control variables, namely profitability and company size, have a positive effect on ESG disclosure. Thus, the role of the board of directors as an internal mechanism and institutional ownership as an external mechanism is greater than that of the audit committee in enforcing the implementation of governance so as to be able to encourage ESG disclosure. Keywords: Internal governance mechanism, external governance mechanism, ESG disclosure. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh mekanisme tata kelola terhadap pengungkapan ESG. Mekanisme tata kelola terdiri dari internal dan eksternal. Mekanisme tata kelola internal adalah dewan direksi, sedangkan mekanisme eksternal adalah komite audit dan kepemilikan institusional. Penelitian ini menggunakan perusahaan manufaktur terbuka dengan periode pengamatan 2016 – 2020. Alat uji hipotesis adalah analisis regresi majemuk. Hasil pengujian 361 data cross section membuktikan bahwa pertama, karakteristik dewan direksi yang diukur dengan ukuran dewan direksi dan jumlah rapat dewan direksi berpengaruh positif terhadap pengungkapan ESG. Kedua, karakteristik komite audit yang meliputi ukuran, independensi, jumlah rapat, dan keahlian keuangan tidak berpengaruh terhadap pengungkapan ESG. Ketiga, kepemilikan institusional berpengaruh positif terhadap pengungkapan ESG. Keempat, variabel kontrol yaitu profitabilitas dan ukuran perusahaan berpengaruh positif terhadap pengungkapan ESG. Dengan demikian, peranan dewan direksi sebagai mekanisme internal, dan kepemilikan institusional sebagai mekanisme eksternal lebih besar dibandingkan komite audit dalam menegakkan pelaksanaan tata kelola sehingga mampu mendorong pengungkapan ESG. Kata kunci: Mekanisme tata kelola internal, mekanisme tata kelola eksternal, pengungkapan ESG
MEMPREDIKSI INTENSI KEPATUHAN PAJAK GENERASI MUDA Rossalina Christanti; Kezia Audrey Sazkhya Sinaga
Jurnal Riset Akuntansi dan Keuangan Vol. 19 No. 1 (2023): Jurnal Riset Akuntansi dan Keuangan
Publisher : Fakultas Bisnis Universitas Kristen Duta Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21460/jrak.v19i1.38

Abstract

ABSTRACT Young generations are future taxpayers, future investors, future businessmen and businesswomen who will be the foundation of the country's economic system sustainability in the future. Awareness of paying taxes in the future should be a concern, especially in the scope of accounting education. This study intends to analyze the effect of normative belief on tax compliance intention. Tax literacy was also investigated as a moderating variable. Questionnaires were distributed to the young-adult age group, namely those who are still in college to those who are still in the position of entry-level taxpayers. Results show that normative belief has a significant effect on tax compliance intention, while tax literacy has also been shown to have a significant effect on tax compliance intention. Based on the results of data processing using the moderating variable test, it can be concluded that tax literacy is proven to strengthen the relationship between normative belief and tax compliance intention. The implications of this research are not only limited pragmatically to taxpayers and institutions as tax collectors. Implication of this research is primarily aimed at and will involve all stages of education, starting from primary to higher education institutions. Issues of tax awareness must be internalized, starting from a young age, so that knowledge related to tax benefits absorbed from the experience and reality of the Indonesian economy is also strengthened by tax knowledge provided in formal educational institutions. Keywords: Normative Belief, Tax Literacy, Tax Compliance Intention. ABSTRAK Generasi muda merupakan future taxpayers, future investors, future businessmen and businesswomen yang akan menjadi tumpuan keberlangsungan sistem perekonomian negara di masa depan. Kesadaran membayar pajak di masa depan harus menjadi perhatian terutama dalam lingkup pendidikan akuntansi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh normative belief terhadap intensi kepatuhan pajak. Literasi pajak juga diselidiki sebagai variabel moderasi. Kuesioner dibagikan kepada kelompok usia muda-dewasa, yaitu mereka yang masih kuliah hingga mereka yang masih berstatus wajib pajak entry level. Hasil penelitian menunjukkan bahwa normative belief berpengaruh signifikan terhadap intensi kepatuhan pajak, begitu juga pada literasi pajak terbukti berpengaruh signifikan terhadap intensi kepatuhan pajak. Berdasarkan hasil pengolahan data dengan menggunakan uji variabel moderasi, dapat disimpulkan bahwa literasi pajak terbukti memperkuat hubungan antara keyakinan normatif dengan intensi kepatuhan pajak. Implikasi penelitian ini tidak hanya terbatas secara pragmatis kepada wajib pajak dan instansi sebagai pemungut pajak. Implikasi penelitian ini terutama ditujukan dan akan melibatkan semua jenjang pendidikan, mulai dari pendidikan dasar hingga perguruan tinggi. Isu kesadaran pajak harus diinternalisasikan, dimulai sejak usia muda, agar pengetahuan terkait manfaat pajak yang diserap dari pengalaman dan realitas perekonomian Indonesia juga diperkuat dengan pengetahuan perpajakan yang diberikan di lembaga pendidikan formal. Kata kunci: Normative Belief, Literasi Pajak, Intensi Kepatuhan Pajak
PENGUNGKAPAN EMISI KARBON, BIAYA CSR, PROFITABILITAS, DAN KEBIJAKAN HUTANG TERHADAP NILAI PERUSAHAAN Erasmus Novensius Sandro Rangga; Septian Bayu Kristanto
Jurnal Riset Akuntansi dan Keuangan Vol. 19 No. 1 (2023): Jurnal Riset Akuntansi dan Keuangan
Publisher : Fakultas Bisnis Universitas Kristen Duta Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21460/jrak.v19i1.39

Abstract

ABSTRACT The issue of social and environmental responsibility becomes important to discuss considering the importance of the role of stakeholders in supporting the company's reputation. The existence of this study is to determine the effect of disclosure of carbon emissions, CSR costs, profitability, and debt policy on company value in the mining, minerals and gas sectors listed on the IDX with the research period 2018-2020. The research sample obtained from the sampling result is 14 companies that meet the research sample criteria. This research technique was carried out using the multiple linear method. The results of this study indicate that the disclosure of carbon emissions has a positive and insignificant effect on firm value, CSR costs and profitability have a positive and significant effect on firm value, debt policy has a negative and significant effect on firm value. Keywords: Carbon emission disclosure, CSR cost, profitability, debt policy, firm value. ABSTRAK Masalah tanggung jawab sosial dan lingkungan menjadi penting untuk dibahas mengingat pentingnya peran pemangku kepentingan dalam mendukung reputasi perusahaan. Adanya penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pengungkapan emisi karbon, biaya CSR, profitabilitas dan kebijakan hutang terhadap nilai perusahaan sektor pertambangan, minerba yang terdaftar di BEI dengan periode penelitian 2018-2020. Sampel penelitian yang diperoleh dari hasil sampling adalah 14 perusahaan yang memenuhi kriteria sampel penelitian. Teknik penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode linier berganda. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pengungkapan emisi karbon berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap nilai perusahaan, biaya CSR dan profitabilitas berpengaruh positif dan signifikan terhadap nilai perusahaan, kebijakan hutang berpengaruh negatif dan signifikan terhadap nilai perusahaan. Kata kunci: Pengungkapan emisi karbon, biaya CSR, profitabilitas, kebijakan hutang, nilai perusahaan
PERSEPSI MAHASISWA TERHADAP PROFESIONALISME DOSEN AKUNTANSI DI LINGKUNGAN PERGURUAN TINGGI SWASTA DI SURAKARTA Hernawati Pramesti; Endang Satyawati
Jurnal Riset Akuntansi dan Keuangan Vol. 19 No. 1 (2023): Jurnal Riset Akuntansi dan Keuangan
Publisher : Fakultas Bisnis Universitas Kristen Duta Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21460/jrak.v19i1.40

Abstract

ABSTRACT The problem to be answered is how the students' perceptions of the professionalism of accounting lecturers in private universities in Surakarta. This study uses a survey method. The population includes all university students in Surakarta. The research sample was taken using purposive sampling method and convenience sampling. Data collection through questionnaires and collected as many as 40 sheets. In this study, lecturers' professionalism was measured using 4 professionalism factors, namely skills, knowledge, attitudes, and ethics. Hypothesis analysis was carried out by proportion analysis, score analysis, and Chi-Square analysis. The results of the analysis show that the null hypothesis is accepted, namely the Student's Perception of the Professionalism of Accounting Lecturers in Private Universities in Surakarta is good. Keywords: perception, professionalism, expertise, attitude and ethics. ABSTRAK Masalah yang hendak dicari jawabannya adalah bagaimanakah persepsi mahasiswa terhadap profesionalisme dosen akuntansi di lingkungan Perguruan Tinggi swasta di Surakarta. Penelitian ini menggunakan metode survei. Populasi mencakup seluruh mahasiswa Perguruan Tinggi di Surakarta. Sampel penelitian diambil dengan menggunakan metode purposive sampling dan conveniance sampling. Pengumpulan data melalui kuesioner dan yang terkumpul sebanyak 40 lembar. Dalam penelitian ini profesionalisme dosen diukur dengan menggunakan 4 faktor profesionalisme yaitu skill, knowledge, attitute, dan ethics. Analisis hipotesis dilakukan dengan analisis proporsi, analisis skor, dan analisis Chi-Square. Hasil analisis menunjukkan bahwa, hipotesis nol diterima yaitu Persepsi Mahasiswa terhadap Profesionalisme Dosen Akuntansi di lingkungan Perguruan Tinggi Swasta di Surakarta baik. Kata kunci: persepsi, profesionalisme, keahlian, sikap dan etika
JENJANG KARIR AKUNTAN: PERSPEKTIF MAHASISWA Millenia Jennifer P Malinggas; Friska Uli Br. Sinurat; Natalia Retno Ika Sundari
Jurnal Riset Akuntansi dan Keuangan Vol. 18 No. 2 (2022): Jurnal Riset Akuntansi dan Keuangan
Publisher : Fakultas Bisnis Universitas Kristen Duta Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21460/jrak.v18i2.41

Abstract

ABSTRACT Career path is the main determinant of someone to choose a study program. Of course, before choosing a study program, a student (prospective student) has various perceptions about his/ her chosen study program. This study aims to examine the effect of student perceptions on career paths. This exploration was designed using a four Likert scale questionnaire. Questionnaires were distributed using a google form based on convenience sampling. Furthermore, the questionnaire was processed using Warp-PLS. The conclusions from this study (1) students' perceptions have a negative effect on career paths (2) the role of lecturers (teacher role) is able to moderate students' perceptions of career paths. This study uses moderating variables to strengthen previous research on the importance of the role of lecturers in developing the career paths of accounting students, as well as being the main study in which no studies have discussed the moderating effect of the role of lecturers in the relationship between accounting students' perceptions of accountants and career paths. Keywords: Career path, student perception, lecturer's role/ teacher’s role ABSTRAK Jenjang karir menjadi penentu utama seseorang untuk memilih program studi. Tentunya, sebelum melakukan pemilihan terhadap program studi, seorang mahasiswa (calon mahasiswa) memiliki berbagai persepsi mengenai program studi pilihannya. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh persepsi mahasiswa terhadap jenjang karir. Eksplorasi ini didesain dengan menggunakan kuesioner empat skala likert. Kuesioner dibagikan dengan menggunakan google form berdasarkan convenience sampling. Selanjutnya kuesioner diolah dengan menggunakan Warp-PLS. Simpulan dari penelitian ini (1) persepsi mahasiswa berpengaruh negatif terhadap jenjang karir (2) peran dosen mampu memoderasi persepsi mahasiswa terhadap jenjang karir. Penelitian ini menggunakan variabel moderasi untuk memperkuat penelitian sebelumnya mengenai pentingnya peran dosen dalam mengembangkan jenjang karir mahasiswa akuntansi, serta menjadi studi utama di mana belum ada studi yang telah membahas efek moderasi dari peran dosen dalam hubungan antara persepsi mahasiswa akuntansi mengenai akuntan dan jenjang karir. Kata Kunci: Jenjang karir, persepsi mahasiswa, peran dosen
PENGARUH PENGENDALIAN INTERNAL TERHADAP PENCEGAHAN FRAUD, DENGAN TRANSPARANSI DAN AKUNTABILITAS SEBAGAI VARIABEL INTERVENING Daniel Aditya Utama; Riana Sitawati; Subchan
Jurnal Riset Akuntansi dan Keuangan Vol. 18 No. 2 (2022): Jurnal Riset Akuntansi dan Keuangan
Publisher : Fakultas Bisnis Universitas Kristen Duta Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21460/jrak.v18i2.42

Abstract

ABSTRACT The purpose of this study is to know the effect of internal control on fraud prevention, with transparency and accountability as intervening variables. The population is all churches in Semarang City, which amounted to 312 churches. Sample was taken by lottery with proportional random sampling. 350 sets of questionnaires distributed in 175 churches, but only 112 sets from 111 churches could be processed. The data analysis technique used is Partial Least Square (PLS) with WarpPLS 7.0. The results of the study : (1) internal control has a positive effect on transparency; (2) internal control has a negative effect on accountability; (3) transparency has no effect on fraud prevention; (4) accountability has no effect on fraud prevention; (5) internal control has a positive effect on fraud prevention; (6) transparency is not able to mediate the effect of internal control on fraud prevention; (7) accountability is not able to mediate the effect of internal control on fraud prevention. Keywords : Internal Control, Fraud Prevention, Transparency, Accountability ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana pengendalian internal berpengaruh terhadap pencegahan fraud, dengan transparansi dan akuntabilitas sebagai variabel intervening. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh gereja di Kota Semarang, yang berjumlah 312 gereja. Pengambilan sampel dilakukan dengan cara undian dengan teknik proportional random sampling. Jumlah angket yang disebarkan sebanyak 350 set pada 175 gereja, namun hanya 112 set yang berasal dari 111 gereja yang dapat diolah. Teknik analisis data yang digunakan adalah Partial Least Square (PLS) dengan WarpPLS 7.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : (1) pengendalian internal berpengaruh positif terhadap transparansi; (2) pengendalian internal berpengaruh negatif terhadap akuntabilitas; (3) transparansi tidak berpengaruh terhadap pencegahan fraud; (4) akuntabilitas tidak berpengaruh terhadap pencegahan fraud; (5) pengendalian internal berpengaruh positif terhadap pencegahan fraud; (6) transparansi tidak mampu memediasi pengaruh pengendalian internal terhadap pencegahan fraud; (7) akuntabilitas tidak mampu memediasi pengaruh pengendalian internal terhadap pencegahan fraud. Kata Kunci : Pengendalian Internal, Pencegahan Fraud, Transparansi, Akuntabilitas

Filter by Year

2005 2024


Filter By Issues
All Issue Vol. 20 No. 2 (2024): Jurnal Riset Akuntansi dan Keuangan Vol. 20 No. 1 (2024): Jurnal Riset Akuntansi dan Keuangan Vol. 19 No. 2 (2023): Jurnal Riset Akuntansi dan Keuangan Vol. 19 No. 1 (2023): Jurnal Riset Akuntansi dan Keuangan Vol 19, No 1 (2023): Jurnal Riset Akuntansi dan Keuangan Vol 18, No 2 (2022): Jurnal Riset Akuntansi dan Keuangan Vol. 18 No. 2 (2022): Jurnal Riset Akuntansi dan Keuangan Vol 18, No 1 (2022): Jurnal Riset Akuntansi dan Keuangan Vol. 18 No. 1 (2022): Jurnal Riset Akuntansi dan Keuangan Vol 17, No 2 (2021): Jurnal Riset Akuntansi dan Keuangan Vol 17, No 1 (2021): Jurnal Riset Akuntansi dan Keuangan Vol 16, No 2 (2020): Jurnal Riset Akuntansi dan Keuangan Vol 16, No 1 (2020): Jurnal Riset Akuntansi dan Keuangan Vol 15, No 1 (2019): Jurnal Riset Akuntasi & Keuangan Vol 14, No 2 (2018): Jurnal Riset Akuntasi & Keuangan Vol 14, No 1 (2018): Jurnal Riset Akuntasi & Keuangan Vol 13, No 2 (2017): Jurnal Riset Akuntansi dan Keuangan Vol 13, No 1 (2017): Jurnal Riset Akuntansi dan Keuangan Vol 11, No 1 (2015): Jurnal Riset Akuntansi dan Keuangan Vol 12, No 2 (2016): Jurnal Riset Akuntansi dan Keuangan Vol 12, No 1 (2016): Jurnal Riset Akuntansi dan Keuangan Vol 11, No 2 (2015): Jurnal Riset Akuntansi dan Keuangan Vol 10, No 1 (2014): Jurnal Riset Akuntansi dan Keuangan Vol 9, No 1 (2013): Jurnal Riset Akuntansi dan Keuangan Vol 8, No 2 (2012): Jurnal Riset Akuntansi dan Keuangan Vol 8, No 1 (2012): Jurnal Riset Akuntansi dan Keuangan Vol 7, No 1 (2011): Jurnal Riset Akuntansi dan Keuangan Vol 6, No 2 (2010): Jurnal Riset Akuntansi dan Keuangan Vol 6, No 1 (2010): Jurnal Riset Akuntansi dan Keuangan Vol 5, No 2 (2009): Jurnal Riset Akuntansi dan Keuangan Vol 5, No 1 (2009): Jurnal Riset Akuntansi dan Keuangan Vol 4, No 2 (2008): Jurnal Riset Akuntansi dan Keuangan Vol 4, No 1 (2008): Jurnal Riset Akuntansi dan Keuangan Vol 3, No 2 (2007): Jurnal Riset Akuntansi dan Keuangan Vol 3, No 1 (2007): Jurnal Riset Akuntansi dan Keuangan Vol 2, No 2 (2006): Jurnal Riset Akuntansi dan Keuangan Vol 2, No 1 (2006): Jurnal Riset Akuntansi dan Keuangan Vol 1, No 2 (2005): Jurnal Riset Akuntansi dan Keuangan Vol 1, No 1 (2005): Jurnal Riset Akuntansi dan Keuangan More Issue