cover
Contact Name
Agus Ruliyansyah
Contact Email
agus.ruliyansyah@faperta.untan.ac.id
Phone
+62561-740191
Journal Mail Official
jsp.equator@gmail.com
Editorial Address
Jalan Prof. Dr. Hadari Nawawi
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
JURNAL SAINS PERTANIAN EQUATOR
ISSN : -     EISSN : 2964562X     DOI : http://dx.doi.org/10.26418/jspe.v12i1.59508
Jurnal Sains Pertanian Equator is open access, academic, citation indexed, and blind peer-reviewed journal. It covers original research articles, review, and short communication on diverse topics related to agriculture science. We accept submission from all over the world. All submitted articles shall never be published elsewhere, original and not under consideration for other publication
Articles 15 Documents
Search results for , issue "vol. 11 no. 2" : 15 Documents clear
STUDI KOLONI BAKTERI PENDEGRADASI FENOL PADA LAPISAN ACROTELM DAN CATOTELM DI LAHAN GAMBUT Sutarman Gafur, Velyn Claristhya, Gusti Zakaria Anshari,
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 11 No. 2
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v11i2.53250

Abstract

ABSTRAK Senyawa fenol merupakan salah satu bahan organik di dalam tanah gambut yang sulit terdegradasi. Degradasi dapat dilakukan secara enzimatis oleh bakteri pendegradasi fenol. Tujuan dari penelitian ini untuk membandingkan jumlah koloni bakteri pendegradasi senyawa fenol pada lapisan acrotelm dan catotelm di lahan gambut. Penelitian dilaksanakan pada bulan April 2021 hingga Oktober 2021. Sampel tanah diambil dari 2 plot dengan bor gambut. Setiap plot kemudian diambil 3 titik bor tanah yang membentuk pola segitiga dengan jarak masing-masing 20 meter dengan tingkat kedalaman gambut (acrotelm) 0-10 cm, 10-20 cm dan kedalaman gambut (catotelm) 300-310 cm, 310-320 cm. Koloni bakteri dihitung dengan metode Total Plate Count pada media agar selektif Mineral Salt Medium sedikit modifikasi dengan menambahkan larutan fenol. Untuk mengetahui jumlah senyawa fenol pada lahan gambut dilakukan pengujian dengan menggunakan larutan Folin-Ciocalteu Assays 10% dan Na2CO3 2%. Hasil penelitian menunjukkan jumlah koloni bakteri pendegradasi fenol memiliki hasil yang cenderung lebih banyak pada lapisan acrotelm dengan rata "“ rata populasi sebesar 1,6 x 104 cfu/ml dari pada lapisan catotelm dengan populasi rata "“ rata terkecil yaitu 6,15 x 101 cfu/ml. Berdasarkan hasil Anova One-Way, kadar air gravimetrik terdapat perbedaan yang nyata antara kedua lapisan (p-value = 0,000), namun tidak terdapat perbedaan yang nyata pada senyawa fenol, senyawa tanin dan pH. Hasil analisis korelasi yang dilakukan didapatkan nilai Total Plate Count dan senyawa fenol menunjukkan korelasi yang tidak signifikan, tetapi berkorelasi yang nyata dengan kadar air dan pH. Kata Kunci : Senyawa Fenol, Bakteri Fenol, Degradasi, Acrotelm dan Catotelm, Tanah Gambut.
EVALUASI KESESUAIAN LAHAN UNTUK TANAMAN KARET DAN PADI DI DESA LEMBAH BERINGIN KECAMATAN NANGA MAHAP Ari Krisnohadi, Wawan Setiawan, Rini Hazriani,
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 11 No. 2
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v11i2.53492

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk menentukan kelas kesesuaian lahan aktual dan sub kelas kesesuaian lahan potensial untuk tanaman karet dan padi serta memberikan saran perbaikan sesuai dengan faktor pembatas untuk kelas kesesuian lahan potensial. Penelitian ini dilaksanakan dengan metode survey dan analisis tanah di laboratorium. Hasil penelitian menunjukan Pada lokasi penelitian terdapat 2 satuan peta tanah (SPT). SPT 1 (Typic Dystrudepts) memiliki topografi datar (3-5%), berdrainase baik, memiliki kelas kesesuaian lahan aktual S3-wa,na untuk tanaman karet dan S3-nr,na untuk tanaman padi. SPT 2 (Typic Udurtens) memiliki tofografi datar (3-5%), berdrainase baik, memiliki kelas kesesuaian lahan aktual S3-wa,rc,na untuk tanaman karet dan S3-rc,nr,na untuk tanaman padi. Pada lokasi penelitian untuk meningkatkan kelas kesesuaian lahan perlu dilakukan perbaikan-perbaikan seperti pemberian kapur untuk memperbaikai pH tanah. Pengelolaan tata air untuk mengendalikan kelebihan air. Kata Kunci : Aktual, Evaluasi Kesesuaian Lahan, Potensial
IDENTIFIKASI BEBERAPA SIFAT KIMIA TANAH DI LAHAN PASANG SURUT UNTUK TANAMAN PADI DI DESA SUNGAI ITIK KABUPATEN KUBU RAYA Feira Budiarsyah Arief, Tri Laksono, Denah Suswati,
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 11 No. 2
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v11i2.53786

Abstract

ABSTRAK Tanaman padi (Oryza sativa L.) merupakan satu diantara makanan pokok di Indonesia. Sekitar 90 % masyarakat Indonesia mengkonsumsi beras yang merupakan hasil olahan padi sebagai makanan utamanya, oleh karena itu padi menjadi tanaman pangan yang banyak diusahakan di Indonesia. Namun, dalam pengembangan pertanian di lahan pasang surut memiliki berbagai kendala seperti sulitnya pengendalian tata air (drainase buruk), kemasaman yang tinggi, teroksidasinya pirit, ketersediaan unsur hara yang rendah dan intrusi air asin. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi beberapa sifat kimia tanah di lahan pasang surut dan saran pemupukan pada tanaman padi di Desa Sungai Itik, Kabupaten Kubu Raya. sampel tanah pada setiap lahan diambil 5 titik di kedalaman 0-30 cm kemudian sampel tanah kemudian dikopositkan. Jumlah sampel tanah yang dianalisis 4 sampel. Hasil penelitian ini menunjukan analisis sifat kimia tanah pada, Lahan sawah 1 dengan nilai pH tanah 3,85 sangat masam, C-Organik 5,29 sangat tinggi, N-Total 0,76 Tinggi, P-Tersedia 2,48 sangat rendah, K-dd 0,19 sangat rendah, Ca-dd 3,09 rendah, Mg-dd 0,65 rendah, Na-dd 0,30 rendah, KTK 29,42 rendah, KB 23,15 rendah dan bobot isi 0,63 rendah. Lahan sawah 2 dengan nilai pH tanah 3,89 sangat masam, C-Organik 6,65 sangat tinggi, N-Total 0,95 sangat tinggi, P-Tersedia 2,90 sangat rendah, K-dd 0,20 sangat rendah, Ca-dd 3,53 rendah, Mg-dd 0,49 rendah, Na-dd 0,33 rendah, KTK 36, 99 rendah, KB 20,41 rendah dan bobot isi 0,76 rendah. lahan sawah 3 dengan nilai pH tanah 3,93 sangat masam, C-Organik 5,95 sangat tinggi, N-Total 0,83 sangat tinggi, P-Tersedia 2,49 sangat rendah, K-dd 0,19 sangat rendah, Ca-dd 3,36 rendah, Mg-dd 0,60 rendah, Na-dd 0,31 rendah, KTK 33,03 rendah, KB 22,56 rendah dan bobot isi 0,49 rendah. lahan sawah 4 dengan nilai pH tanah 3,98 sangat masam, C-Organik 7,03sangat tinggi, N-Total 1,00 sangat tinggi, P-Tersedia 4,14 sangat rendah, K-dd 0,28 rendah, Ca-dd 3,70 rendah, Mg-dd 0,85 rendah, Na-dd 0,46 sedang, KTK 39,07 rendah, KB 21,01 rendah dan bobot isi 0,54 rendah. Kata Kunci: Lahan Pasang Surut , Sifat Kimia Tanah , Tanaman Padi.
PENGELOLAAN KONSERVASI TANAH BERDASARKAN KELAS KEMAMPUAN LAHAN DI KEBUN RAYA SAMBAS Ari Krisnohadi, Fitriana, Urai Edi Suryadi,
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 11 No. 2
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v11i2.53905

Abstract

ABSTRAKKebun Raya Sambas memiliki topografi yang bervariasi dan kemiringan lereng yang curam beresiko terjadinya degradasi lahan. Upaya untuk mengurangi degradasi lahan maka perlu dilakukan konservasi tanah berdasarkan dengan kelas kemampuan lahan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi karakteristik tanah, menentukan sub-kelas kemampuan lahan, dan menentukan pengelolaan konservasi tanah berdasarkan kelas kemampuan lahan di Kebun Raya Sambas. Lokasi Penelitian di Kebun Raya Sambas Kecamatan Subah Kabupaten Sambas dengan luas 151,84 Ha. Metode yang digunakan adalah analisis kemampuan lahan berdasarkan Arsyad (2006). Hasil penelitian menunjukan karakteristik tanah di lokasi penelitian Kebun Raya Sambas memiliki iklim yang sangat basah, bentuk lahan yang bervariasi dari datar hingga curam, penggunaan lahan merupakan hutan sekunder (hutan lahan rendah), jenis tanah Typic Kandiudult, Typic Hapludults, Typic Udipsamments, dan Typic Endoaquepts. Terdapat 4 kelas kemampuan dengan subkelas : IIIs, IVs, IVe, VIws, VIe, dan dan VIIIs. Pengelolaan konservasi tanah pada kelas kemampuan lahan III dapat dilakukan konservasi secara vegetatif dengan penamaman menurut strip crroping. Pada kelas kemampuan lahan IV dan VI dapat dilakukan dengan pembuatan teras dan saluran bervegetasi. Pada kelas kemampuan lahan VIII didaerah yang tergenang dapat menerapkan saluran bervegetasi akan tetapi lebih baiknya kelas kemampuan lahan VIII dibiarkan dalam keadaan alami untuk menjaga ciri khas Kebun Raya Sambas sebagai daerah riparian. Kata Kunci : Kelas Kemampuan Lahan, Konservasi Tanah, Kebun Raya Sambas
UJI KOMBINASI BIOCHAR KOTORAN AYAM TERHADAP KETERSEDIAAN HARA N, P, K DAN PERTUMBUHAN TANAMAN TOMAT (Lycopersicum Esculentum Mill) DI TANAH GAMBUT Abdul Mujib Alhadad, Brisa Dhea Dwy Putri, Urai Suci Yulies.V.I,
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 11 No. 2
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v11i2.54063

Abstract

ABSTRAKPemanfatan tanah gambut untuk digunakan sebagai lahan pertanian memerlukan sejumlah perbaikan yang dapat meningkatkan kesuburan tanah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian kombinasi biochar kotoran ayam terhadap ketersedian hara N, P, K dan pertumbuhan tinggi tanaman tomat. Penelitian ini di lakukan dari bulan Agustus 2021 pada tanah gambut di Jl. Gusti Hamzah, Gg. Pancasila IV, dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari dosis biochar kotoran ayam : B0 0 ton/ha, B1 15 ton/ha, B2 30 ton/ha, B3 45 ton/ha, B4 60 ton/ha. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian biochar kotoran ayam berpengaruh nyata terhadap parameter pH, C/N Rasio, N-total, P-tersedia, K-tersedia, dan tinggi tanaman. Perlakuan biochar kotoran ayam pada 1.666gr/polybag dapat meningkatkan pH, C/N Rasio, N-total, dan P-tersedia dibandingkan dengan kontrol (tanpa biochar kotoran ayam) yaitu masing-maisng 3,0000, 1,3300, 1,500, 25,93 cmol(+)kg-1. Perlakuan biochar kotoran ayam pada 1.250gr/polybag dapat meningkatkan K-tersedia dibandingkan dengan kontrol (tanpa biochar kotoran ayam) yaitu 2,23 cmol(+)kg-1. Perlakuan biochar kotoran ayam pada dosis 1.666gr/polybag nilai rerata tertinggi yaitu 10,10 dibandingkan dengan perlakuan lainnya.Kata Kunci : biochar, tanaman tomat (Lycopersicum Esculentum Mill), tanah gambut

Page 2 of 2 | Total Record : 15