PTK: Jurnal Tindakan Kelas
Jurnal PTK merupakan jurnal berbasis Penelitian yang berfokus pada bidang keilmuan Pendidikan Dasar dan Menengah, Model Pendidikan Pendidikan Dasar dan Menengah, dan Praktek Mengajar Pembelajaran .Jurnal PTK dikelola oleh Penerbit Cipta Media Harmoni.
Articles
160 Documents
Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Siswa melalui Model Pembelajaran Make A Match pada Siswa Kelas VI SDN 1 Gondangkulon
Murtini Suci
PTK: Jurnal Tindakan Kelas Vol. 2 No. 1 (2021): November 2021
Publisher : Cipta Media Harmoni
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (572.261 KB)
|
DOI: 10.53624/ptk.v2i1.41
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa dengan menggunakan model pembelajaran make a match. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VI SD Negeri 1 Gondangkulon pada tahun pelajaran 2019/2020 yang berjumlah 16 siswa. Jenis penelitian ini yaitu penelitian tindakan kelas yang terdiri dari dua siklus. Setiap siklus terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Instrumen pengumpulan data menggunakan observasi dan tes tulis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil belajar siswa pada pra siklus sebesar 56,25% (9 siswa), kemudian terjadi peningkatan prosentase pada siklus I sebesar 62,5% (10 siswa), dan pada siklus II prosentase hasil belajar siswa meningkat lagi menjadi 75% (12 siswa). Hasil tersebut membuktikan bahwa model pembelajaran make a match dapat meningkatkan hasil belajar pada siswa kelas VI SD Negeri 1 Gondangkulon Tahun pelajaran 2019/2020.
Penerapan Model Scramble untuk Meningkatkan Kemampuan Belajar Tematika Muatan IPA pada Siswa Kelas V (Lima) SDN Koncer 1 Tenggarang Bondowoso Tahun 2020
Said Farika Sari
PTK: Jurnal Tindakan Kelas Vol. 2 No. 1 (2021): November 2021
Publisher : Cipta Media Harmoni
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (580.907 KB)
|
DOI: 10.53624/ptk.v2i1.42
Penelitian ini diharapkan dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada pembelajaran IPA, khususnya materi unsur, senyawa dan, campuran dalam kehidupan sehari-hari melalui penerapan model Scramble. Hal tersebut bertujuan untuk mencari solusi permasalahan yang dihadapi peneliti dengan melakukan perbaikan proses pembelajaran dengan penerapan metode Sramble. Dalam penelitian tindakan kelas dilakukan sebanyak 2 siklus, setiap siklus terdapat beberapa kendala serta kelemahan, namun dapat diatasi dengan baik sehingga kriteria ketuntasan minimal ditetapkan dapat tercapai. Data penelitian diperoleh melalui penugasan kelompok sebagai data utama dan lembar evaluasi diakhir siklus sebagai data pendukung untuk mengukur tingkat keberhasilan siswa dalam proses pembelajaran. Pada akhir siklus diperoleh peningkatan hasil belajar siswa melalui penerapan metode Scramble. Hasil tersebut menunjukkan adanya peningkatan dari siklus sebelumnya. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa penggunaan Model Scramble dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada pembelajaran IPA materi unsur, senyawa, dan campuran. Dalam penerapan model scramble selain meningkatkan hasil belajar siswa pada pembelajaran IPA juga dapat mengubah kondisi kelas menjadi lebih kondusif dan menyenangkan.
Penggunaan Media Pembelajaran Power Point Presentation untuk Meningkatkan Hasil Belajar pada Pembelajaran Tematik Kelas VI SDN Pulerejo 02 Kecamatan Ngantru Kabupaten Tulungagung
Murjoko Murjoko
PTK: Jurnal Tindakan Kelas Vol. 2 No. 1 (2021): November 2021
Publisher : Cipta Media Harmoni
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (551.831 KB)
|
DOI: 10.53624/ptk.v2i1.43
Tuntutan masyarakat yang semakin besar terhadap pendidikan serta kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi, membuat pendidikan tidak mungkin lagi dikelola hanya dengan melalui pola lama Berdasarkan pengamatan pada waktu observasi, kenyataan di lapangan pada pembelajaran Tematik khususnya pada Subtema Globalisasi dan Manfaataya di kelas VI SDN Pulerejo 02 Kabupaten Tulungagung kurang optimal dalam memanfaatkan maupun memberdayakan sumber belajar. Pembelajaran Tematik di kelas VI tersebut cenderung masih konvensional, pembelajaran masih berpusat pada guru (teacher centered), text book, dan sedikit media. Guru lebih banyak menggunakan metode ceramah dalam setiap penyampaian materi pelajaran Tematik. Oleh karena itu, peneliti mencoba memanfaatkan media powerpoint pada pembelajaran Subtema Globalisasi untuk meningkatkan hasil belajar siswa. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian tindakan kelas yang terdiri dari dua siklus. Pada masing-masing siklus dilakukan tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subyek penelitian adalah siswa kelas VI SDN Pulerejo 02 dengan jumlah siswa 20 anak. Berdasarkan data observasi, angket, dan hasil belajar siswa dapat disimpulkan bahwa penggunaan media Power Point Presentation dapat mengoptimalkan pembelajaran di kelas, salah satunya meningkatkan hasil belajar siswa.
Peningkatan Hasil Belajar Siswa pada Materi Bagian Tumbuhan melalui Metode STAD di Kelas IV SDN 1 Joho Kecamatan Pace Kabupaten Nganjuk
Febriani Nur Fatimah
PTK: Jurnal Tindakan Kelas Vol. 2 No. 1 (2021): November 2021
Publisher : Cipta Media Harmoni
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (196.141 KB)
|
DOI: 10.53624/ptk.v2i1.44
Materi pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam di tingkat Sekolah Dasar cukup luas. Pada proses pembelajaran perlu adanya bantuan media konkret untuk merangsang anak terlibat secara aktif dan bersemangat dalam kegiatan individu atau kelompok. Pada kegiatan pembelajaran peneliti menemukan bahwa tingkat pemahaman tentang bagian-bagian tumbuhan dan fungsinya siswa kelas IV SD Negeri 1 Joho masih rendah dikarenakan guru menjelaskan dengan ceramah dan contoh yang abstrak sehingga siswa kesulitan memahaminya. Berdasarkan temuan tersebut, maka tujuan penelitian ini adalah melakukan pemecahan masalah melalui penerapan metode STAD (Student Teams Achievement Divisions). Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian tindakan kelas yang terdiri dari dua siklus. Pada masing -masing siklus dilakukan tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subyek penelitian adalah siswa kelas IV SD Negeri 1 Joho dengan jumlah siswa 19 anak. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan secara sistematis dapat disimpulkan bahwa pelaksanaan pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dengan materi bagian-bagian tumbuhan dan fungsinya yang menerapkan pembelajaran dengan penerapan metode STAD dapat mengoptimalkan pembelajaran di kelas. Salah satunya meningkatkan hasil belajar siswa. Hasil belajar siklus I sebesar 65 % meningkat menjadi 96 % pada siklus II atau mengalami peningkatan 31 %. Jadi, dapat disimpulkan bahwa metode STAD ini termasuk metode pembelajaran yang dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa.
Analisis Kelebihan dan Kekurangan dalam Pembelajaran Daring di SDN Pesanggrahan 01 Kota Batu Malang
Irfan Nurkholis
PTK: Jurnal Tindakan Kelas Vol. 2 No. 2 (2022): Mei 2022
Publisher : Cipta Media Harmoni
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (166.302 KB)
|
DOI: 10.53624/ptk.v2i2.45
Pandemi covid-19 yang semakin tidak terkendali penyebarannya, mengakibatkan pembelajaran yang selama ini berlangsung secara normal menjadi terganggu. Pemerintah dipaksa mengambil langkah dalam proses pendidikan dengan melaksanakan pembelajaran secara online (daring) dari rumah. Pembelajaran secara daring adalah salah satu alternatif yang diharapkan dapat mengatasi masalah tersebut. Disisi lain sistem pembelajaran ini menuntut siswa memiliki fasilitas yang tepat guna mendukung pembelajaran yang sesuai. Tujuan penelitian adalah untuk memperoleh gambaran kelebihan dan kekurangan pembelajaran daring yang dilaksanakan di SDN Pesanggrahan 01 Kota Batu. Berdasarkan data di lapangan penggunaan teknologi belum maksimal dilihat dari beberapa kondisi guru yang berusia lanjut. Kondisi lain, masih banyak siswa yang tidak memiliki gawai untuk mengikuti pembelajaran daring karena ekonomi atau orangtua yang bekerja sepanjang hari. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Responden yang digunakan sebagai data penelitian sebanyak 14 tenaga pendidik. Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa kelebihan pembelajaran daring lebih banyak dibandingkan kekurangannya. Inovasi dan perbaikan pembelajaran diperlukan untuk meningkatkan kualitas pendidikan.
Penerapan Model Pembelajaran Creative Problem Solving (CPS) untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Kelas V/A di SDN Ambulu 01 Kabupaten Jember Tahun Pelajaran 2019/2020
Eka Andriani
PTK: Jurnal Tindakan Kelas Vol. 2 No. 1 (2021): November 2021
Publisher : Cipta Media Harmoni
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (335.507 KB)
|
DOI: 10.53624/ptk.v2i1.46
Pembelajaran berkualitas merupakan proses belajar yang melibatkan siswa secara aktif dan kreatif, sehingga dapat tercipta suasana belajar lebih bersemangat dan menyenangkan. Guru dituntut untuk merencanakan suatu strategi pembelajaran yang efektif dan efiisen. Tujuan dari penelitian ini adalah mendeskripsikan pelaksanaan pembelajaran melalui model kooperatif tipe Creative Problem Solving (CPS) dalam upaya meningkatkan hasil belajar siswa kelas V/A pada materi jaring-jaring kubus dan balok di SD Negeri Ambulu 01 Kabupaten Jember Tahun Pelajaran 2019/2020. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian tindakan yang terdiri dari 2 siklus. Masing-masing siklus terdiri dari empat tahapan yaitu rencana tindakan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Berdasarkan data observasi diperoleh hasil peningkatan hasil belajar pada siswa kelas V/A SD Negeri Ambulu 01 Kabupaten Jember Tahun Pelajaran 2019/2020 melalui penerapan pembelajaran kooperatif tipe Creative Problrm Solving (CPS) pada materi jaring-jaring kubus dan balok. Hasil belajar siswa pada pra siklus sebesar 59,78, pada siklus I sebesar 62,17. Sedangkan pada siklus II sebesar 85,65.
Media Papan Pintar Pancasila sebagai Upaya Peningkatan Hasil Belajar Siswa Kelas II SD Negeri 2 Payaman Nganjuk
Indah Pramitasari
PTK: Jurnal Tindakan Kelas Vol. 2 No. 1 (2021): November 2021
Publisher : Cipta Media Harmoni
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (386.585 KB)
|
DOI: 10.53624/ptk.v2i1.47
Salah satu pendidikan yang berperan sebagai pembentuk karakter bangsa yaitu Pendidikan Kewarganegaraan. Materi PPKn umumnya disajikan sangat teoritis, abstrak dan sulit dipahami oleh siswa. Selain itu, kurangnya keterampilan guru mengembangkan model dan media pembelajaran PPKn menyebabkan siswa kurang terlibat dalam proses pembelajaran, sehingga berdampak pada hasil belajar yang cukup rendah. Alternatif media pembelajaran yang dapat digunakan pada muatan PPKn ialah Papan Pintar Pancasila, dimana siswa dapat bermain dan mencocokkan gambar sesuai sila secara individu maupun kelompok. Tujuan dalam penelitian ini untuk meningkatkan hasil belajar PPKn melalui media Papan Pintar Pancasila pada siswa kelas II di SDN 2 Payaman, Nganjuk. Rancangan penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas yang terdiri dari 2 siklus. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas II SDN 2 Payaman Nganjuk yang berjumlah 27 siswa. Data penelitian diperoleh melalui observasi, tes, dan catatan lapangan. Data observasi kegiatan pembelajaran dianalisis dalam bentuk persentase dan nilai rata-rata kegiatan pembelajaran. Data tes hasil belajar siswa dianalisis dengan menjumlahkan nilai setiap aspek yang dinilai dan berdasarkan persentase ketuntasan belajar klasikal. Data catatan lapangan yang berisi berbagai kendala dianalisis kemudian dicari solusinya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil belajar siswa dalam pembelajaran mengalami peningkatan. Pada siklus I hasil belajar siswa mencapai 72,88% dan pada siklus II hasil belajar siswa mencapai 80,68%. Kesimpulan yang dapat diambil dari penelitian ini adalah penggunaan Media Papan Pancasila dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada pembelajaran PPKn di kelas II SDN 2 Payaman Nganjuk.
Penerapan Model Discovery Learning untuk Meningkatkan Hasil Belajar Matematika Materi Operasi Hitung Bilangan Bulat Siswa Kelas V
Muhammad Wildanum Mucholladum
PTK: Jurnal Tindakan Kelas Vol. 2 No. 2 (2022): Mei 2022
Publisher : Cipta Media Harmoni
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (163.895 KB)
|
DOI: 10.53624/ptk.v2i2.48
Tujuan penelitian ini adalah meningkatkan penguasaan perkalian pada siswa dan meningkatkan proses pembelajaran mata pelajaran Matematika serta meningkatkan hasil pembelajaran siswa. Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan (action research) sebanyak tiga putaran. Setiap putaran terdiri dari empat tahap yaitu rancangan, kegiatan dan pengamatan, refleksi dan refisi. Sasaran penelitian ini adalah siswa Kelas V SDN Manyaran 4 Kelas V Tahun Pelajaran 2020/2021 dengan jumlah peserta didik 15 siswa. Data awal yang diperoleh berupa hasil tes formatif dan dilengkapi lembar observasi kegiatan belajar mengajar. Rata-rata hasil belajar siswa sebelumnya adalah kurang dari 55, namun setelah peneliti menerapkan model discovery learning sebagai sarana mamahami operasi hitung bilangan bulat didapatkan hasil yang memuaskan yaitu rata-rata hasil belajar siswa pada siklus I meningkat menjadi 70 dan pada siklus II meningkat menjadi 84. Hasil ini menunjukkan bahwa penelitian yang dilakukan oleh peneliti telah berhasil meningkatkan hasil belajar siswa. Berdasarkan penelitian ini dapat disarankan agar guru yang kondisi lingkungan hampir sama dengan yang dilakukan oleh peneliti sebaiknya menggunakan metode pembelajaran discovery learning.
Video Interaktif sebagai Upaya Peningkatan Hasil Belajar Siswa Kelas V SDN Pucangsimo 1 Bandarkedungmulyo Jombang
Ervina Budi Lestari
PTK: Jurnal Tindakan Kelas Vol. 2 No. 1 (2021): November 2021
Publisher : Cipta Media Harmoni
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (420.878 KB)
|
DOI: 10.53624/ptk.v2i1.49
Penggunaan media pembelajaran yang tepat merupakan faktor penunjang dalam keberhasilan proses pembelajaran, terutama pada pembelajaran daring. Berdasarkan observasi peneliti di SDN Pucangsimo 1 Bandarkedungmulyo Jombang. Dalam pembelajaran daring, guru masih menggunakan metode pembelajaran ceramah melalui whatsapp grup dan video call dengan mengacu pada referensi buku siswa. Hal ini memicu sering terjadinya miskonsepsi pada siswa, sehingga mengakibatkan rendahnya nilai hasil belajar siswa yang masih di bawah KKM. Oleh karena itu, diperlukan inovasi dalam pembelajaran, yaitu dengan penggunaan media video interaktif. Rancangan penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas yang terdiri dari 2 siklus. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas V SDN Pucangsimo 1 Bandarkedungmulyo Jombang yang berjumlah 33 siswa. Data penelitian diperoleh melalui observasi, tes, dan catatan lapangan. Data observasi kegiatan pembelajaran dianalisis dalam bentuk persentase dan nilai rata-rata kegiatan pembelajaran. Data tes hasil belajar siswa dianalisis dengan menjumlahkan nilai setiap aspek yang dinilai dan berdasarkan persentase ketuntasan belajar klasikal. Data catatan lapangan yang berisi berbagai kendala dianalisis kemudian dicari solusinya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil belajar siswa dalam pembelajaran mengalami peningkatan. Pada siklus I hasil belajar siswa mencapai 72,88% dan pada siklus II hasil belajar siswa mencapai 80,68%. Kesimpulan yang dapat diambil dari penelitian ini adalah penggunaan video interaktif pada pembelajaran daring dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada pembelajaran matematika materi pecahan di kelas V SDN Pucangsimo 1 Bandarkedungmulyo Jombang.
Peningkatan Hasil Belajar Siswa melalui Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) pada Mata Pelajaran IPA Kelas IV SDN Blimbing Kabupaten Kediri
Indra Sulistiana
PTK: Jurnal Tindakan Kelas Vol. 2 No. 2 (2022): Mei 2022
Publisher : Cipta Media Harmoni
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (208.932 KB)
|
DOI: 10.53624/ptk.v2i2.50
Penelitian ini disusun dengan tujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPA menggunakan model pembelajaran problem based learning pada peserta didik kelas IV SDN Blimbing, Kec. Gurah, Kab.Kediri. Berdasarkan temuan peneliti terkait pembelajaran jarak jauh yang sekarang sedang dijalani di sekolah-sekolah di Indonesia karena pandemi Covid-19 membuat hasil belajar siswa di SDN Blimbing menurun. Hal ini dapat dilihat dari hasil penilaian yang dilakukan oleh guru. Hanya 25% siswa SDN Blimbing Kelas IV yang mampu memenuhi KKM, sedangkan 75% siswa lainnya belum mampu memenuhi KKM yang telah ditentukan. Dengan menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning membuat siswa belajar untuk menghadapi masalah pada dunia nyata untuk memulai pembelajaran. Sebelum siswa mempelajari konsep/materi, siswa akan diberikan sebuah masalah yang harus dipecahkan. Oleh karena itu, untuk memecahkan masalah tersebut siswa akan memiliki kesadaran terhadap kebutuhan pengetahuan baru yang harus dipelajari untuk memecahkan masalah yang diberikan. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan, dapat disimpulkan bahwa dengan menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas IV SDN Blimbing Kab. Kediri. Hal ini dapat dilihat dari prosentasi ketuntasan pada siklus I sebesar 60 % meningkat menjadi 85 % pada siklus II. Berdasarkan kesimpulan tersebut, saran yang dapat disampaikan adalah sebaiknya guru mencari metode yang tepat sesuai dengan materi yang akan diajarkan kepada siswa. Guru hendaknya selalu melakukan refleksi setelah melakukan proses pembelajaran.