cover
Contact Name
Rd. Nia Kania Kurniawati
Contact Email
kurniawati@untirta.ac.id
Phone
+6287823388879
Journal Mail Official
jsc@untirta.ac.id
Editorial Address
Jl. Raya Jakarta km. 4 Pakupatan - Serang
Location
Kab. serang,
Banten
INDONESIA
Journal of Scientific Communication (JSC)
ISSN : 27226972     EISSN : 2721608X     DOI : https://doi.org/10.31506/jsc
Core Subject : Education, Social,
Journal of Scientific Communication (JSC) adalah jurnal yang mempublikasikan hasil penelitian di bidang komunikasi perubahan sosial pembangunan, dalam rangka meningkatkan taraf hidup masyarakat dengan cakupan komunikasi kesehatan, komunikasi lintas budaya, komunikasi antar pribadi, komunikasi massa, komunikasi politik, komunikasi pemasaran dan hubungan masyarakat.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Volume 2 Issue 2, Oktober 2020" : 5 Documents clear
Pola Komunikasi Komunitas Cosplay Di Yogyakarta Annisa Rachmi Kusumadewi; Chatia Hastasari
JOURNAL OF SCIENTIFIC COMMUNICATION (JSC) Volume 2 Issue 2, Oktober 2020
Publisher : Magister Komunikasi Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (196.049 KB) | DOI: 10.31506/jsc.v2i2.8277

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan; 1) pola komunikasi cosplayer pada komunitas Anoman dan Gamabunta dengan model pola komunikasi Wood; 2) interaksi antar cosplayer pada komunitas Anoman dan Gamabunta. Penelitian yang dilaksanakan di Kota Yogyakarta ini menggunakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Dalam pelaksanaannya, penelitian ini memperoleh informan dengan teknik purposive sampling. Informan dalam penelitian ini berjumlah enam orang yaitu: tiga cosplayer anggota komunitas Anoman, dan tiga cosplayer anggota komunitas Gamabunta. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini adalah wawancara dan dokumentasi. Analisis data menggunakan analisis reduksi data, penyajian data, dan kesimpulan. Lalu untuk teknik keabsahan data menggunakan triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan: 1) pola komunikasi yang dilakukan oleh komunitas cosplayer Anoman dan Gamabunta cenderung lebih menggunakan pola komunikasi interaktif dan transaksional, dan jarang menggunakan model pola komunikasi linear; serta 2) interaksi komunikasi kelompok cosplayer kedua komunitas belum berjalan secara efektif namun dengan kondisi yang berbeda-beda. Anoman mengalami penurunan jumlah anggota lama yang tidak setara dengan jumlah masuknya anggota baru, serta tidak aktif berkegiatan lagi karena kendala biaya sehingga cosplayer Anoman bergabung dengan tim cosplay lain. Sedangkan Gamabunta memiliki kendala dalam menghadapi kesenjangan antar anggota karena banyaknya anggota yang terus masuk dan kurangnya kegiatan rutin untuk meningkatkan kualitas hubungan antar anggota kelompok. Kini cosplayer Gamabunta memilih untuk melakukan hobinya secara personal sajaThe purpose of this research is to describe; 1) cosplayer communication patterns in the Anoman and Gamabunta communities with Wood's communication pattern model; 2) interaction between cosplayers in the Anoman and Gamabunta communities. The research which was conducted in Yogyakarta City used descriptive research with a qualitative approach. In practice, this study obtained informants with a purposive sampling technique. There are six informants in this study, namely: three cosplayers who are members of the Anoman community, and three cosplayers who are members of the Gamabunta community. Data collection techniques in this study were interviews and documentation. Data analysis using data reduction analysis, data presentation, and conclusions. Then for data validity techniques using source triangulation. The results showed: 1) the communication patterns carried out by the cosplayer community Anoman and Gamabunta tended to use interactive and transactional communication patterns, and rarely used linear communication pattern models; and 2) the communication interaction between the cosplayer groups of the two communities has not been effective yet but under different conditions. Anoman experienced a decrease in the number of old members who did not equal the number of new members, and was no longer active in activities due to financial constraints, so cosplayer Anoman joined another cosplay team. Meanwhile, Gamabunta has obstacles in dealing with gaps between members due to the large number of members who keep entering and the lack of routine activities to improve the quality of relationships between group members. Now Gamabunta cosplayers choose to do their hobby personally.
Youth Participation in farming related activities in Mahikeng local municipality, North West province South Africa Benny Kgopolo; Usapfa Luvhengo; Christian Mzuyanda; Khuliso Ravhuhali; Joseph Nembo Lekunze5
JOURNAL OF SCIENTIFIC COMMUNICATION (JSC) Volume 2 Issue 2, Oktober 2020
Publisher : Magister Komunikasi Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (178.36 KB) | DOI: 10.31506/jsc.v2i2.9375

Abstract

The study assessed socio-economic factors influencing youth participation in farming related activities in Mahikeng. A multistage sampling procedure were used to sample 150 youths using a structured questionnaire and a checklist between two schools in Mahikeng local municipality. Data was captured using Excel spreadsheet and were analysed using descriptive and logistic regression model. Descriptive results showed that, the students’ age groups in the two schools ranged from 14-35 years of age. Logistic regression results revealed that factors such as lack of support, limited information about agribusiness and extension support influence youth participation in agricultural activities. The study recommends the strengthening of a relationship between youth and the local department of agriculture.  
Personal Kreatif Branding Yulia Baltschun sebagai Diet Influencer Melalui Instagram Annisa Luthfiyyah; Yanti Setiyanti; Susanne Dida
JOURNAL OF SCIENTIFIC COMMUNICATION (JSC) Volume 2 Issue 2, Oktober 2020
Publisher : Magister Komunikasi Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1014.252 KB) | DOI: 10.31506/jsc.v2i2.8468

Abstract

The presence of Instagram is an alternative media to be used by the public as a means of finding information. Aiming to be widely known, Instagram users need to form a personal branding to be able to show their characteristics through Instagram post content. Instagram social media is a media that is often accessed by audiences and the development of content on Instagram social media. This study aims to describe the creative personal branding of Yulia Baltschun as a diet influencers through social media Instagram in accordance with the competencies, standards and style of Yulia Baltschun. The method in this study uses descriptive methods with qualitative data types. Data collection method used is the study of literature. The results of the study explain the personal branding conducted by Yulia Baltschun as a diet influencer on Instagram. The results of this study show that the ability, style and the standard it has on every Instagram content post. The consistency shown by Yulia Baltschunn in the process of personal branding is done by planning every month. The content in Instagram posts contains information about dietary patterns and healthy living. Based on the post content obtained on Instagram, Yulia Baltschun's self-identity is shown in terms of authenticity, integrity, consistency, specialization, authority, diversity, relevance, visibility, consistency, goodwill and performance. Forming the right identity is what Yulia Batschun has succeeded in forming personal branding the right.   Kehadiran Instagram merupakan media yang menjadi alternatif untuk digunakan khalayak sebagai sarana pencarian informasi. Bertujuan agar dapat dikenal secara luas, pengguna Instagram perlu membentuk sebuah personal branding untuk dapat memperlihatkan ciri khas melalui konten postingan Instagram. Media sosial Instagram merupakan media yang sering untuk di akses oleh khalayak dan semakin berkembangnya konten-konten pada sosial media Instagram. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan personal kreatif branding dari Yulia Baltschun sebagai diet influencer melalui sosial media Instagram sesuai dengan kompetensi, standar dan gaya dari Yulia Baltschun. Metode dalam penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan jenis data kualitatif. Metode pengumpulan data yang digunakan ialah studi literatur. Hasil penelitian menjelaskan tentang personal branding yang dilakukan oleh Yulia Baltschun sebagai diet influencer di Instagram. Hasil dari penelitian ini memperlihatkan bahwa kemampuan, style (gaya), dan standar yang dimilikinya pada setiap postingan konten Instagram. Konsistensi yang diperlihatkan Yulia Baltschunn dalam proses personal branding dilakukan dengan melakukan perencanaan (planning) setiap bulannya. Adapun konten dalam postingan Instagram berisikan mengenai informasi tentang pola diet dan hidup yang sehat. Berdasarkan konten postingan yang didapat di Instagram, identitas diri Yulia Baltschun diperlihatkan dari keotentikan, integritas, konsistensi, spesialisasi, otoritas, keberbedaan, relevan, visibilitas, konsistensi, goodwill dan kinerjanya. Pembentukan identitas diri yang tepat tersebutlah maka Yulia Batschun berhasil dalam membentuk personal branding yang tepat. 
Breaking the Communication Barrier: Peran Analis Kebijakan di Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia Ona Martha Nurron
JOURNAL OF SCIENTIFIC COMMUNICATION (JSC) Volume 2 Issue 2, Oktober 2020
Publisher : Magister Komunikasi Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (538.568 KB) | DOI: 10.31506/jsc.v2i2.9343

Abstract

A classic problem of public policy is an inaccurate formulated policy. One of the main causes is the disruption in communication which creates ineffective dissemination of information from the government to policy maker and vice versa. The impact is a degrading quality of the policy itself as well as dissatisfaction of the public towards policy maker. Generally, policy analyst is a cluster of relatively new position in Indonesia’s civil servant. In Indonesia Institute of Science, this infant position would bridge the officials in making better policies. This article analyses the history, obligations, roles and responsibilities of policy analyst as one of the solutions to the problem previously mentioned. The methods use is descriptive qualitative utilizing literature studies of textbooks and scientific journals and observing the media which examined through public policy theories. The result shows that policy analyst is essential to achieve LIPI’s goal and purposes in the future.  Hopefully, this research would be beneficial for the government to formulate the essence of policy analyst as well as revealing information to general public on the importance of policy analyst.  Permasalahan klasik dari kebijakan publik adalah tidak tepatnya suatu kebijakan setelah diformulasikan. Salah satu penyebabnya adalah terganggunya komunikasi yang membuat tidak efektifnya penyaluran informasi dari pemerintah kepada para pembuat kebijakan dan juga sebaliknya. Dampaknya adalah penurunan kualitas dari kebijakan yang dibuat sehingga mengakibatkan munculnya kekecewaan masyarakat sekaligus menurunkan tingkat kepercayaan mereka kepada para pembuat kebijakan. Secara umum, Jabatan Fungsional Analis Kebijakan merupakan jabatan yang relatif baru diperkenalkan pada manajamen aparatur sipil negara di Indonesia.  Sementara, di lingkungan Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia, keberadaan Analis Kebijakan yang baru berusia satu tahun dapat menjadi jembatan yang menghubungkan para pejabat fungsional kepada para pembuat kebijakan. Dengan adanya jabatan ini, diharapkan kebijakan yang dihasillkan akan menjadi jauh lebih baik. Penelitian ini mengupas sejarah, uraian tugas, peran dan tanggung jawab dari analis kebijakan sebagai salah satu solusi dari perbaikan kualitas kebijakan. Metode yang digunakan adalah qualitatif deskriptif, studi literatur buku teks dan jurnal ilmiah dengan melihat apa yang terjadi pada media cetak terkait permasalahan untuk kemudian dianalisis menggunakan teori-teori kebijakan  publik. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa keberadaan jabatan analis kebijakan sangat diperlukan di Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia dalam mencapai visi dan misinya di masa yang akan datang. Penelitian ini juga diharapkan dapat bermanfaat bagi pemerintah sebagai dasar pertimbangan formulasi  analis kebijakan,  dan juga untuk menyebar informasi kepada masyarakat umum mengenai pentingnya jabatan analis kebijakan.
Hubungan Antara Kegiatan Pelatihan Learning Corner Dengan Kinerja Karyawan di Pt Chandra Asri Petrochemical Tbk Nisrina Malihah; Wawan Setiawan; Yustikasari Yustikasari
JOURNAL OF SCIENTIFIC COMMUNICATION (JSC) Volume 2 Issue 2, Oktober 2020
Publisher : Magister Komunikasi Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (415.744 KB) | DOI: 10.31506/jsc.v2i2.7810

Abstract

Program pelatihan penting diadakan dalam upaya meningkatkan kinerja karyawan. Pelatihan learning corner di PT. Chandra Asri Petrochemical Tbk. diadakan karena karyawan kurang mampu memahami produk dan service knowledge perusahaan. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan kegiatan pelatihan learning corner dengan kinerja karyawan yang meliputi aspek pembicara, materi, metode serta media pelatihan dengan kinerja karyawan yang meliputi aspek pemahaman, apresiasi serta kemampuan karyawan. Metode penelitian adalah korelasional, teknik analisis data secara deskriptif dan analisis inferential Rank Spearman. Teori yang diujikan yaitu teori pengalaman dari Michalak & Yeger. Sampel penelitian adalah 72 orang peserta pelatihan yang terpilih secara strata proporsional. Teknik pengumpulan data dari dua sumber yakni data primer yaitu angket; dan data sekunder yaitu wawancara, observasi dan kepustakaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang kuat atau tinggi antara pembicara, metode pelatihan learning corner dengan kinerja karyawan. Serta terdapat hubungan yang cukup berarti antara materi dan media pelatihan learning corner dengan kinerja karyawan PT Chandra Asri Petrochemical Tbk. Simpulan penelitian menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara pelatihan learning corner dengan kinerja karyawan PT Chandra Asri Petrochemical Tbk., dengan koefisien korelasi sebesar 0.942 (hubungan yang sangat tinggi, kuat sekali, dapat diandalkan). The important things of training programs are held in an effort to improve employee performance. Learning corner training at PT Chandra Asri Petrochemical Tbk. held because employees are less able to understand the company's products and service knowledge. The research objective is to determine the relationship between learning corner training activities with employee performance which includes aspects of speaker (trainer), material, methods and media with employee performance which includes aspects of, understanding, appreciation and ability. The research method using correlational, descriptive as data analysis techniques and inferential analysis with Spearman's Rank. The theory tested is theory of experience from Michalak & Yeger. The research sample are 72 training participants who selected proportionally. Data collection techniques from two sources are primary data trough questionnaire and secondary data with interviews, observation, study of literature. The results showed that there are strong or high relationship between speakers (trainer) and method of learning corner training with employee performance. Other that, there are quite strong relationship between content material and media of learning corner with employee performance of PT Chandra Asri Petrochemical Tbk. The conclusion of the research shows that there is a significant relationship between learning corner training and employee performance of PT Chandra Asri Petrochemical Tbk. with a correlation coefficient of 0.942 (very high, very strong, reliable relationship).

Page 1 of 1 | Total Record : 5