Articles
10 Documents
Search results for
, issue
"Vol 2 No 2 (2019): Agustus"
:
10 Documents
clear
Strategi Pemberdayaan Masyarakat melalui Program Pembentukan Destinasi Wisata dan Usaha Kecil
SULISTYAN, RIZA BAHTIAR;
Setyobakti, Hudi;
Darmawan, Kusnanto
IMPOWERMENT SOCIETY Vol 2 No 2 (2019): Agustus
Publisher : Institut Teknologi dan Bisnis Widya Gama Lumajang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (690.025 KB)
|
DOI: 10.30741/eps.v2i2.457
Pemerintah Kabupaten Lumajang mempunyai harapan yang tinggi dibidang pariwisata dan kewirausahaan. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan ekonomi masyarakat. Salah satu daerah yang mengalami permasalahan pada dua bidang tersebut adalah Desa Wonokerto Kecamatan Gucialit. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk mengatasi permasalahan yang muncul didaerah tersebut melalui kegiatan Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran dan Pemberdayaan Masyarakat. Kegiatan ini dilaksanakan oleh 27 mahasiswa STIE Widya Gama Lumajang, mulai tanggal 2 Mei 2019 sampai 29 Juni 2019. Metode yang dilaksanakan berupa pelatihan, sosialisasi, dan bantuan fisik. Hasil dari kegiatan ini berupa meningkatnya keterampilan masyarakat, tersedianya sarana penunjang di lokasi wisata sumber sedaeng dan sumber winong, serta terbentuknya kedasaran masyarakat akan potensi wisata yang ada didaerahnya.
PENINGKATAN KUALITAS PENGELOLAAN KEUANGAN PADA UKM “KLAPAN JAYA†KABUPATEN LUMAJANG
JARIAH, AINUN
IMPOWERMENT SOCIETY Vol 2 No 2 (2019): Agustus
Publisher : Institut Teknologi dan Bisnis Widya Gama Lumajang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (645.556 KB)
|
DOI: 10.30741/eps.v2i2.458
KegiataninibertujuanuntukmendampingiUKM yang terdiri dari beberapa usaha kecil yang dijalankan oleh sekelompok warga di Kelurahan Jogotrunan Kecamatan Lumajang Kabupaten Lumajang yang menamakan dirinya UKM “Klapan Jayaâ€sehinggamerekaselainmampumengelola manajemen usahanya juga mampu dalam penyusunanpembukuansecarateraturdanbenarsertapemisahankeuanganusahadankeuanganrumahtangga. Adapunmetodekegiatanpengabdianmasyarakat ini memiliki beberapa tahapan, antara lain survey awal, wawancara pada para kelompokusahaguna menemukan permasalahan dan solusi yang ditawarkan, pendampingan manajemen keuanganserta bantuan dana untuk operasional kegiatanUKM “Klapan Jayaâ€. Kelemahan mitra umumnya terletak pada kualitas sumber daya manusia dan keterbatasan modal yang dimiliki. Peningkatan kemampuan dalam menegelolamanajemenusahanyadankeuanganrumahtangganya untuk menjamin kelangsungan hidup dan perkembangan kegiatan mitra.
PENDAMPINGAN PERANAN DAN FUNGSI KEMASAN PRODUK DALAM DUNIA PEMASARAN DESA YOSOWILANGUN LOR
Ermawati, Emmy
IMPOWERMENT SOCIETY Vol 2 No 2 (2019): Agustus
Publisher : Institut Teknologi dan Bisnis Widya Gama Lumajang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (688.526 KB)
|
DOI: 10.30741/eps.v2i2.459
Kemasan yang dirancang dengan desain yang bagus dan terkonsep dengan matang akan menimbulkan persepsi dalam benak konsumen bahwa produk yang ditawarkan berkualitas bagus. Oleh karena itu, pemilik brand memiliki tim khusus yang melibatkan desainer produk maupun desainer grafis profesional untuk merancang kemasan produk yang tak hanya memiliki nilai fungsional tapi juga nilai estetika yang tinggi. Merancang desain kemasan yang efektif memerlukan pengetahuan yang luas mulai dari desain produk hingga strategi pemasaran. Oleh karena itu disinilah fungsi dari pengabdian masyarakat ini diberikan agar masayarakat memahami terkait model kemasan, design logo kemasan, stiker kemasan, membuat olahan tahan lama.
PENGEMBANGAN SOCIAL ENTREPRENEURSHIP PADA UKM “KLAPAN JAYA†DI KABUPATEN LUMAJANG
BUDIWATI, HESTI
IMPOWERMENT SOCIETY Vol 2 No 2 (2019): Agustus
Publisher : Institut Teknologi dan Bisnis Widya Gama Lumajang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (567.027 KB)
|
DOI: 10.30741/eps.v2i2.460
Kemandirian ekonomi adalah salah satu jawaban untuk menghadapi kompetisi di era global sehinga masyarakat mampu keluar dari kemiskinan dan keterbelakangan.Peluang kerja yang terbatas menuntut sumber daya lokal agar memiliki kemampuan dalam membuka lapangan kerja sendiri dengan mengolah sumber daya yang ada melalui inovasi dan perbaikan-perbaikan yang berkelanjutan.Berangkat dari alasan inilah maka muncul ketertarikan untuk bermitra dengan UKM “Klapan Jaya†di Kelurahan Jogotrunan Kabupaten Lumajang. UKM “Klapan Jaya†merupakan kelompok usaha yang terdiri dari berbagai macam usaha dari sekelompok orang yang memiliki usaha kecil di Kelurahan Jogotrunan Kecamatan Lumajang Kabupaten Lumajang.Kelompok UKM ini belum begitu mampu menggerakkan usahanya yang dapat menciptakan lapangan pekerjaan bagi masyarakat di sekitarnya.Pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini mencapai target yaitu (1) Peningkatan ketrampilan mitra dalam menjalankan usahanya dengan berkelanjutan, (2) Terbentuk pemahaman dan kemampuan sumber daya manusia dalam menciptakan lapangan pekerjaan bagi masyarakat sekitarnya dan (3) Peningkatan strategi pemasaran agar mampu bersaing dalam memasarkan produknya.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT NELAYAN DI KECAMATAN TEMPURSARI KABUPATEN LUMAJANG
Irdiana, Sukma;
Iristian, Jovi
IMPOWERMENT SOCIETY Vol 2 No 2 (2019): Agustus
Publisher : Institut Teknologi dan Bisnis Widya Gama Lumajang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (484.99 KB)
|
DOI: 10.30741/eps.v2i2.469
This study aims to determine the development and empowerment, obstacles in empowerment, the role of government in empowerment. This study used a descriptive qualitative research design using survey methods, field observations, interviews and triangulation. The subjects of the study were the fishermen of Tempursari Subdistrict, Lumajang Regency with 70 fishermen. The results showed that: (1) the process of community development and empowerment included (a) increased skills and independence of the fishing community, (b) there were social, economic, and educational impacts, (2) inhibiting factors including the character or nature and thinking of the community different, constrained human resource readiness, community understanding is still low. (3) the role of government that is with the participation and involvement in community empowerment. (4) Strategies in developing the coastal zone, namely the community economy.
Strategi Pemberdayaan Masyarakat melalui Program Pembentukan Destinasi Wisata dan Usaha Kecil
RIZA BAHTIAR SULISTYAN;
Hudi Setyobakti;
Kusnanto Darmawan
IMPOWERMENT SOCIETY Vol 2 No 2 (2019): Agustus
Publisher : Institut Teknologi dan Bisnis Widya Gama Lumajang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30741/eps.v2i2.457
Pemerintah Kabupaten Lumajang mempunyai harapan yang tinggi dibidang pariwisata dan kewirausahaan. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan ekonomi masyarakat. Salah satu daerah yang mengalami permasalahan pada dua bidang tersebut adalah Desa Wonokerto Kecamatan Gucialit. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk mengatasi permasalahan yang muncul didaerah tersebut melalui kegiatan Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran dan Pemberdayaan Masyarakat. Kegiatan ini dilaksanakan oleh 27 mahasiswa STIE Widya Gama Lumajang, mulai tanggal 2 Mei 2019 sampai 29 Juni 2019. Metode yang dilaksanakan berupa pelatihan, sosialisasi, dan bantuan fisik. Hasil dari kegiatan ini berupa meningkatnya keterampilan masyarakat, tersedianya sarana penunjang di lokasi wisata sumber sedaeng dan sumber winong, serta terbentuknya kedasaran masyarakat akan potensi wisata yang ada didaerahnya.
PENINGKATAN KUALITAS PENGELOLAAN KEUANGAN PADA UKM “KLAPAN JAYA” KABUPATEN LUMAJANG
AINUN JARIAH
IMPOWERMENT SOCIETY Vol 2 No 2 (2019): Agustus
Publisher : Institut Teknologi dan Bisnis Widya Gama Lumajang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30741/eps.v2i2.458
KegiataninibertujuanuntukmendampingiUKM yang terdiri dari beberapa usaha kecil yang dijalankan oleh sekelompok warga di Kelurahan Jogotrunan Kecamatan Lumajang Kabupaten Lumajang yang menamakan dirinya UKM “Klapan Jaya”sehinggamerekaselainmampumengelola manajemen usahanya juga mampu dalam penyusunanpembukuansecarateraturdanbenarsertapemisahankeuanganusahadankeuanganrumahtangga. Adapunmetodekegiatanpengabdianmasyarakat ini memiliki beberapa tahapan, antara lain survey awal, wawancara pada para kelompokusahaguna menemukan permasalahan dan solusi yang ditawarkan, pendampingan manajemen keuanganserta bantuan dana untuk operasional kegiatanUKM “Klapan Jaya”. Kelemahan mitra umumnya terletak pada kualitas sumber daya manusia dan keterbatasan modal yang dimiliki. Peningkatan kemampuan dalam menegelolamanajemenusahanyadankeuanganrumahtangganya untuk menjamin kelangsungan hidup dan perkembangan kegiatan mitra.
PENDAMPINGAN PERANAN DAN FUNGSI KEMASAN PRODUK DALAM DUNIA PEMASARAN DESA YOSOWILANGUN LOR
Emmy Ermawati
IMPOWERMENT SOCIETY Vol 2 No 2 (2019): Agustus
Publisher : Institut Teknologi dan Bisnis Widya Gama Lumajang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30741/eps.v2i2.459
Kemasan yang dirancang dengan desain yang bagus dan terkonsep dengan matang akan menimbulkan persepsi dalam benak konsumen bahwa produk yang ditawarkan berkualitas bagus. Oleh karena itu, pemilik brand memiliki tim khusus yang melibatkan desainer produk maupun desainer grafis profesional untuk merancang kemasan produk yang tak hanya memiliki nilai fungsional tapi juga nilai estetika yang tinggi. Merancang desain kemasan yang efektif memerlukan pengetahuan yang luas mulai dari desain produk hingga strategi pemasaran. Oleh karena itu disinilah fungsi dari pengabdian masyarakat ini diberikan agar masayarakat memahami terkait model kemasan, design logo kemasan, stiker kemasan, membuat olahan tahan lama.
PENGEMBANGAN SOCIAL ENTREPRENEURSHIP PADA UKM “KLAPAN JAYA” DI KABUPATEN LUMAJANG
HESTI BUDIWATI
IMPOWERMENT SOCIETY Vol 2 No 2 (2019): Agustus
Publisher : Institut Teknologi dan Bisnis Widya Gama Lumajang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30741/eps.v2i2.460
Kemandirian ekonomi adalah salah satu jawaban untuk menghadapi kompetisi di era global sehinga masyarakat mampu keluar dari kemiskinan dan keterbelakangan.Peluang kerja yang terbatas menuntut sumber daya lokal agar memiliki kemampuan dalam membuka lapangan kerja sendiri dengan mengolah sumber daya yang ada melalui inovasi dan perbaikan-perbaikan yang berkelanjutan.Berangkat dari alasan inilah maka muncul ketertarikan untuk bermitra dengan UKM “Klapan Jaya” di Kelurahan Jogotrunan Kabupaten Lumajang. UKM “Klapan Jaya” merupakan kelompok usaha yang terdiri dari berbagai macam usaha dari sekelompok orang yang memiliki usaha kecil di Kelurahan Jogotrunan Kecamatan Lumajang Kabupaten Lumajang.Kelompok UKM ini belum begitu mampu menggerakkan usahanya yang dapat menciptakan lapangan pekerjaan bagi masyarakat di sekitarnya.Pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini mencapai target yaitu (1) Peningkatan ketrampilan mitra dalam menjalankan usahanya dengan berkelanjutan, (2) Terbentuk pemahaman dan kemampuan sumber daya manusia dalam menciptakan lapangan pekerjaan bagi masyarakat sekitarnya dan (3) Peningkatan strategi pemasaran agar mampu bersaing dalam memasarkan produknya.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT NELAYAN DI KECAMATAN TEMPURSARI KABUPATEN LUMAJANG
Sukma Irdiana;
Jovi Iristian
IMPOWERMENT SOCIETY Vol 2 No 2 (2019): Agustus
Publisher : Institut Teknologi dan Bisnis Widya Gama Lumajang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30741/eps.v2i2.469
This study aims to determine the development and empowerment, obstacles in empowerment, the role of government in empowerment. This study used a descriptive qualitative research design using survey methods, field observations, interviews and triangulation. The subjects of the study were the fishermen of Tempursari Subdistrict, Lumajang Regency with 70 fishermen. The results showed that: (1) the process of community development and empowerment included (a) increased skills and independence of the fishing community, (b) there were social, economic, and educational impacts, (2) inhibiting factors including the character or nature and thinking of the community different, constrained human resource readiness, community understanding is still low. (3) the role of government that is with the participation and involvement in community empowerment. (4) Strategies in developing the coastal zone, namely the community economy.