cover
Contact Name
Muhammad Rozikan
Contact Email
rozikan@iainsalatiga.ac.id
Phone
+6285867791529
Journal Mail Official
pamomong@iainsalatiga.ac.id
Editorial Address
Prodi BKPI Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, IAIN Salatiga Jalan Lingkar Salatiga Km.2, Pulutan, Sidorejo, Kota Salatiga, Jawa Tengah, 50716
Location
Kota salatiga,
Jawa tengah
INDONESIA
Pamomong: Journal of Islamic Educational Counseling
ISSN : 2774583x     EISSN : 28088565     DOI : doi.org/10.18326
Core Subject : Education,
Pamomong merupakan jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh Program Studi BKPI IAIN Salatiga. Fokus dan Ruang Lingkup Jurnal mengkaji Hasil Penelitian tentang Bimbingan dan Konseling Religius, Bimbingan dan Konseling Islam, Bimbingan dan Konseling Umum, dan lain sebagainya. Pamomong terbit 2 (dua) kali setiap tahunnya, pada bulan Juni dan Desember. Masing-masing terbitan terdiri dari 6 (enam) naskah publikasi.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 1, No 1 (2020)" : 5 Documents clear
Implikasi Filsafat Konstruktivisme dalam Bimbingan dan Konseling untuk Mengurangi Perilaku Membolos Siswa Azmatul Khairiah Sari
Pamomong: Journal of Islamic Educational Counseling Vol 1, No 1 (2020)
Publisher : Program Studi BKPI IAIN Salatiga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (272.623 KB) | DOI: 10.18326/pamomong.v1i1.40-52

Abstract

Filsafat adalah salah satu cabang ilmu pengetahuan yang mencoba untuk mencari sebuah kebenaran tentang sesuatu. Filsafat sendiri memiliki aliran-aliran yang dihasilkan dari pemikiran yang mendalam dari para ahlinya. Salah satunya adalah aliran konstruktivisme. Aliran-aliran dalam filsafat diterapkan dalam beberapa cabang keilmuan yang bersifat sosial seperti pendidikan, bimbingan dan konseling, psikologi, dan sebagainya. Aliran filsafat bisa diterapkan dalam pelaksanaan konseling. Seperti aliran filsafat rasionalisme juga menjadi dasar konseling rasional, aliran humanisme diterapkan pada konseling humanisme, dan banyak yang lainnya. Walaupun secara spesifik tidak ada penamaan mengenai konseling konstruktivisme, namun aliran filsafat konstruktisme juga mewarnai suasana proses konseling. Dan ini juga bisa diterapkan pada siswa yang memiliki kebiasaan membolos.
Studi Analisis Program Bimbingan Konseling Komprehensif Berbasis Islam untuk Meningkatkan Resiliensi Siswa Moh Asror
Pamomong: Journal of Islamic Educational Counseling Vol 1, No 1 (2020)
Publisher : Program Studi BKPI IAIN Salatiga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (326 KB) | DOI: 10.18326/pamomong.v1i1.1-13

Abstract

Tujuan penelitian ini menjelaskan tentang (1) bagaimana pelaksanaan program bimbingan konseling komprehensif berbasis Islam di SMA 1 Gebog Kudus, (2) bagaimana upaya guru bimbingan konseling dalam meningkatkan resiliensi melalui program bimbingan konseling komprehensif berbasis Islam di SMA 1 Gebog Kudus. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Penelitian dilakukan di SMA 1 Gebog Kudus. Informan meliputi guru bimbingan konseling, kepala sekolah, wakil kepala, komite sekolah, siswa dan orangtua. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Data yang diperoleh dianalisis dengan langkah-langkah reduksi data, penyajian data, dan kesimpulan. Pengambilan sampel menggunakan tehnik nonprobality sampling, dengan penentuan menggunakan purposive sampling. Hasil yang diperoleh dalam penelitian ini menunjukkan bahwa (1) pelaksanaan program bimbingan konseling komprehensif berbasis Islam dalam meningkatkan resiliensi siswa SMA 1 Gebog Kudus Tahun 2017/2018 sudah berjalan dengan baik dibuktikan dengan adanya kegiatan bimbingan konseling yang terjadwal. Kegiatan tersebut meliputi menentukan tujuan program,  menyusun program, melaksanakan program bimbingan konseling terdiri dari layanan dasar, layanan responsif, layanan perencanaan individual dan dukungan sistem, serta dengan melakukan evaluasi program bimbingan konseling sudah berjalan dengan baik;, (2) Upaya guru bimbingan konseling dalam pelaksanaan program bimbingan konseling komprehensif berbasis Islam dalam meningkatkan resiliensi siswa di SMA 1 Gebog Kudus dengan cara mengintegrasikan program bimbingan konseling dengan nilai-nilai agama, melakukan bimbingan secara komprehensif, melakukan koordinasi dan komunikasi kerjasama dengan berbagai pihak.
Kinerja Konselor pada Konseling Pranikah Ninil Elfira
Pamomong: Journal of Islamic Educational Counseling Vol 1, No 1 (2020)
Publisher : Program Studi BKPI IAIN Salatiga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (298.321 KB) | DOI: 10.18326/pamomong.v1i1.14-19

Abstract

Konseling pranikah merupakan suatu yang penting bagi mahasiswa di perguruan tinggi. Sehingga butuh bantuan konselor dalam mengembangkan potensi mahasiswa mempersiapkan diri menghadapi pernikahan. Sukses atau tidaknya program konseling pranikah diperguruan tinggi, setidaknya dipengaruhi oleh kinerja konselor. Hasil penelitian ini menggambarkan bahwa tiga orang konselor yang menjadi subjek pada sebuah perguruan tinggi swasta memiliki kinerja pada kategori sedang. Setelah dilakukan pembahasan secara terbatas tinggi rendahnya kinerja konselor dipengaruhi oleh latar belakang pendidikan, dukungan instansi dan yayasan tempat mereka bekerja serta budaya masyarakat setempat.
Peran Pendidikan Spiritual dalam Perkembangan Masa Adolesen di Era Globalisasi 4.0 Hijri Adi Ridwan; Yekti Endah Pambudi
Pamomong: Journal of Islamic Educational Counseling Vol 1, No 1 (2020)
Publisher : Program Studi BKPI IAIN Salatiga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (323.177 KB) | DOI: 10.18326/pamomong.v1i1.20-28

Abstract

Tantangan yang tengah dihadapi di era globalisasi dalam perkembangan masa adolesen terkait pentingnya peran pendidikan spiritual. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pentingnya peran pendidikan spiritual dalam perkembangan anak masa adolesen (remaja)di era globalisasi 4.0. Harapannya hasil dari penelitian dapat bermanfaat bagi seluruh elemen pemangku kebijakan pendidikan pada umumnya, untuk membuat sistem yang bisa mengoptimalkan pendidikan spiritual dalam lingkungan keluarga, sekolah dan masyarakat di negara ini. Metode penelitian yang digunakan menggunakan kualitatif studi kasus. Hasil penelitian ini dari lima komponen adalah individu masih mencari jati diri, individu mempunyai bekal pendidikan agama dari lingkungan keluarga, individu, berusaha beradaptasi dengan lingkungan, dan dukungan dari lingkungan keluarga, sekolah dan masyarakat sangat berperan penting dalam perkembangan masa adolesen.
Perbedaan Tingkat Penyesuaian Diri Mahasantri Pondok Pesantren dan Sekolah Umum (Studi Komparasi di Ma’had Al-Jami’ah IAIN Curup) Afrika Yunani; Hartini Hartini
Pamomong: Journal of Islamic Educational Counseling Vol 1, No 1 (2020)
Publisher : Program Studi BKPI IAIN Salatiga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (406.939 KB) | DOI: 10.18326/pamomong.v1i1.29-39

Abstract

Penyesuaian diri adalah suatu reaksi terhadap tuntutan-tuntutan terhadap dirinya yang berupa tuntutan internal dan eksternal di mana tempat ia tinggal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat penyesuaian diri mahasantri pondok pesantren dan sekolah umum di Ma’had Al-Jami’ah IAIN Curup serta perbedaan diantara keduanya. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan komparasi, dengan populasi sebanyak 520 orang mahasantri, dari populasi diperoleh 130 sampel, 41 mahasantri pondok pesantren dan 89 mahasantri sekolah umum. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran angket atau skala penyesuaian diri. Data hasil penelitian ini diperoleh dengan bantuan SPSS Statistics Version 17.0. Kemudian analisis yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Analisis Varians atau Uji Anova satu jalur (One Way Anova). Hasil penelitian ditemukan bahwa penyesuaian diri mahasantri pondok pesantren dikategorikan baik dengan persentase yaitu 36,58% dan penyesuaian diri mahasantri sekolah umum dikategorikan baik dengan persentase 37,07%. Kemudian diperoleh nilai signifikansi dari uji anova satu jalur yaitu 0,775 ≥ 0,05. Maka hipotesis H0 diterima dan Ha ditolak, yang artinya menyatakan tidak terdapat perbedaan yang signifikan hasil penyesuaian diri mahasantri pondok pesantren dengan sekolah umum atau tingkat penyesuaian diri mahasantri pondok pesantren dan sekolah umum sama.

Page 1 of 1 | Total Record : 5