cover
Contact Name
Arif Mansyuri
Contact Email
ayiekku@gmail.com
Phone
+6281359067234
Journal Mail Official
jurnalki@uinsa.ac.id
Editorial Address
Prodi Manajemen Pendidikan Islam, Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Sunan Ampel Surabaya Jl. Jend. A. Yani 117 Surabaya, Jawa Timur 60237
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Kependidikan Islam
ISSN : 20889305     EISSN : 27770532     DOI : https://doi.org/10.15642/jkpi
Jurnal Kependidikan Islam is a double-blind reviewed academic journal published by Department of Manajemen Pendidikan Islam, UIN Sunan Ampel Surabaya. Jurnal Kependidikan Islam published be-annual, February and August. It concern in the development of Islamic education, conceptual innovation or empirical research in administration, management, leadership and supervision of Islamic educational institutions. Editors appreciately welcome all public especially academics, researchers, and educators to donate their intellectual dedication in the form of articles to be published in this journal which is original and has not been published in any media. The articles may be written in Indonesian, Arabic, or English.
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol. 3 No. 2 (2013): Agustus" : 8 Documents clear
Pembelajaran Tematik Terpadu: Membimbing Anak Mengintegrasikan Pengetahuan dan Pandangan tentang Kehidupan dan Dunia Nyata Hanun Asrohah
Jurnal Kependidikan Islam Vol. 3 No. 2 (2013): Agustus
Publisher : Program Studi Manajemen Pendidikan Islam UIN Sunan Ampel Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1130.216 KB) | DOI: 10.15642/jkpi.2013.3.2.233-252

Abstract

Sama halnya dengan kurikulum, proses pembelajaran merupakan aspek esensial dalam pendidikan. Proses pembelajaran sangat menentukan karakteristik outcome peserta didik. Saat ini, pemerintah, melalui Kemendikbud, mencanangkan kurikulum dan sistem pembelajaran yang tematik terpadu. Sebuah konsep yang dapat mengantarkan peserta didik memahami psengetahuan dan mendalami peranannya dalam kehidupan nyata. Tulisan ini, sebenartrya, hanya merupakan kajian rejlektif penults tentang pembelajaran tematik-terpadu. Tulisan ini pula, hatya ingin mendeskripsikan ungensitas model pembejaran tersebut, berdasarkan paradigma teoritik.. In the end, parapendidik mampu memahami subtansi pembelajaran tematik terpadu secara umum, dan mampu mengimplementasikannya.
Strategi Pemasaran Madrasah di Era Kompetisi Global Muhammad Nuril Huda
Jurnal Kependidikan Islam Vol. 3 No. 2 (2013): Agustus
Publisher : Program Studi Manajemen Pendidikan Islam UIN Sunan Ampel Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1349.727 KB) | DOI: 10.15642/jkpi.2013.3.2.253-277

Abstract

Salah satu dampak dari gencamya arus globatisasi adalah munculnya kompetisi di segala bidang, termasuk di dalamnya kompetisi di dunia pendidikan. Madrasah sebagai bagian dari sistem pendidikan nasional, secara tidak langsung memiliki posisi, peluang dan tantangan yang sama untuk masuk dalam pergulatan kompetisi global. Selama ini keberadaan madrasah sering dianggap sebagai lembaga pendidikan pilihan kedua setelah sekolah. Kebanyakanmasyarakat lebih menggantungkan harupan akan pendidikan anak-anaknya melalui jalur sekolah. Ketidakmampuan madrasah dalam mengemas kualitas produk, dalam bentuk layanan peendidikan bagi para konsumen (pengguna jasa pendidikan), akan semakin meminggirkan posisi madrasah dari ruang kompetisi. Untuk itu, madrasah perlu didorong agar mampu membangun sistem pemasaran pendidikan secara efektif, sehingga dapat metyadi satuanpendidikan yang unggul dan kompetitif
Reintegrasi Ilmu, Islam, Agen dan Fondasi Lembaga Pendidikan Islam Holilur Rahman
Jurnal Kependidikan Islam Vol. 3 No. 2 (2013): Agustus
Publisher : Program Studi Manajemen Pendidikan Islam UIN Sunan Ampel Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1831.793 KB) | DOI: 10.15642/jkpi.2013.3.2.278-309

Abstract

Tulisan ini diawali oleh pemikiran bahwa ada kecenderungan konsep definitif pendidikan Islam selalu didominasi oleh para cendikiawan dan akademisi. Akhirnya, konsep-konsep tersebut membentuk konstruksi pembatas antara pendidikan dan ajaran Islam. Ada anggapan bahwa pendidikan Islam adalah lawan-berbeda dan sistem pendidikan modem. Namun, bagi penulis, pluralitas kebudayaan yang dimiliki Indonesia memberikan wama tersendiri terhadap konstruksi pemikiran pendidikan. Lembaga pendidikan Islam di Indonesia lebih progresif dan mampu menyemai persoalan dikotomis yang diwarisi sgarah masa lalu. Salah satunya penulis dapatkan dan pemikimn KH. Hasyim Muzadi. Pemahaman dan pengelaman beliau bisa kita jadikan rujukan untuk konsep pendidikan masadepan. Salah satu pemikirannya adalah integrasi ilmu melalui agent (orang/ilmuan) bukan jokus pada aspek-aspek normatif semata. Tulisan ini akan berusaha mendeskripsikan, merangkai, dan membedah kembali tentang konsep pendidikan Islam dalam pemikiran KH. Hasyim Muzadi.
School Culture-Management and Spatial Theory Mukhlisah AM
Jurnal Kependidikan Islam Vol. 3 No. 2 (2013): Agustus
Publisher : Program Studi Manajemen Pendidikan Islam UIN Sunan Ampel Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1516.653 KB) | DOI: 10.15642/jkpi.2013.3.2.310-335

Abstract

Artikel ini merupakan refleksi diri dari proses pemberlakuan budaya organisasi di lembaga pendidikan. Budaya organisasi dan pendidikan, diideombkan menjadi budaya sekolah. Sebuah budaya yang didasari pada nila-nilai keyakinan, histori, dan ideologi lembaga pendidikan. Namun, permasalahannya budaya sekolah dimaknai sebagai proses yang sempit. Yaitu, menciptakan kebudayaan yang dapat membedakan satu lembaga yang satu dengan lainnya. Beium ada pembahasan tentang proses konstruksionis dan pembudayaan secara sustainable yang dibahas. Oleh karenanya, artikel ini, akan menghadirkan budaya sekolah sebagai "kata kerja" yang bermakna "how it becoming culture and on activeprocess". Artinya, budaya organisasi sebagai nilai yang tentu ditekankan dan diperkenalkan kepada elemen sekolah. Penulis akan mengkajinya dengan metode spatial teori- sebuah teori tentang tempat, teritori, dan waktu '.Intinya, artikel ini, adalah tamran untuk memberlakukan budaya organisasi di lembaga pendidikan berbasis teori sosial dan manajemen.
Efektivitas Layanan Terapi Client Centered dalam Mengatasi Siswa tidak Percaya Diri di SMK Negeri 1 Surabaya Taufik Subfy; Aulatun Fajariyah
Jurnal Kependidikan Islam Vol. 3 No. 2 (2013): Agustus
Publisher : Program Studi Manajemen Pendidikan Islam UIN Sunan Ampel Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1406.167 KB) | DOI: 10.15642/jkpi.2013.3.2.336-361

Abstract

Client Centered merupakan terapi jang mendasari hal- hal yang menyangkut konsep diri, aktualisasi diri, teori kepribadian dan hakikat kecemasan. Dimana dalam terapi client centered ini perilaku yang bermasalah memiliki karakteristik seperti persingan, ketidak selarasan dan berperilaku yang bermasalah seperti pengasingan. Sebagaimana dengan kasus yang peneliti temukan siswa X yang selalu pendiam, menyendiri, dan tidak bisa berinteraksi dengan baik yang mengakibatkan X tersebut tidak percaya diri, sehingga dapat diberikan terapi layanan client centered. Dalam penelitian ini, masalahyang diteliti adalah bagaimana layanan tempi client centered di SMK Negeri 1 Surabaya. Hasil dari proses pelaksanaan terapi client centered dalam mengatsi sisiwa tidak percaya diri di SMK Negeri 1 Surabaya dikatakan berhasil karena X yang awalnya pendiam menyendiri, dan sulit bersosialisasi, setelah mendapatkan terapi yang diberikan oleh peneliti terdapat satu perubahan terhadap X yaitu sudah mulai bergaul dengan temannya, dan selalu periang.
Kualifikasi Guru BK dan Keberhasilan Pelaksanaan Program di SMA Negeri 4 Sidoarjo Husniyatus Salamah Z; Eka Fauziyah Rahm
Jurnal Kependidikan Islam Vol. 3 No. 2 (2013): Agustus
Publisher : Program Studi Manajemen Pendidikan Islam UIN Sunan Ampel Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1299.755 KB) | DOI: 10.15642/jkpi.2013.3.2.362-388

Abstract

Bimbingan dan konseling merupakan hal pokok dalam pendidikan. Luaran bimbingan dan konseling merupakan kunci pokok dalam pelaksanaan kegiatan belajar dan mengajar di sekolah, untuk membentuk manusia yang seutuhnya. Kualifikasi guru BK menjadi tolak ukur kualifikasi dan keefektifan progam layanan guru BK untuk memberikan solusi yang tepat terhadap segala permasalahan yang dihadapi di sekolah terutama siswa. Penelitian ini dilakukan dengan metode kuantitatif dengan menggunakan rumus analisis regresi untuk melihat pengaruh antara kualifikasi guru BK dengan keberhasilan pelaksanaan program layanan BK. Hasil penelitian ini dilakukan untuk mengetahui apakah ada pengaruh antara kualifikasi guru BK dengan keberhasilan pelaksanaan programlayanan BK di sekolah. Karena, di dalam struktur BK sendiri, ada organisasi BK yang terdiri dari seluruh personil sekolah yang memiliki peran dan fiungsi masing-masing untuk menjalankan proses BK Sehingga, peran mereka (non guru BK) patut diperhitungkan dalam keberhasilan pelaksanaan progam layanan bimbingan konseling di sekolah.
Terapi Behaviour dalam Membantu Siswa Meningkatkan Kebiasaan Belajar "Studi Kasus pada Siswa Kelas X yang Kecanduan Jaran Kepang di Kelas IX SMP Negeri 1 Gedeg" Ali Maksum; Nur Machmullah
Jurnal Kependidikan Islam Vol. 3 No. 2 (2013): Agustus
Publisher : Program Studi Manajemen Pendidikan Islam UIN Sunan Ampel Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1629.451 KB) | DOI: 10.15642/jkpi.2013.3.2.389-419

Abstract

Terapi behaviour adalah Teoriv yang dimana konseling membantu untuk merubah perilaku yang negatif dan menyimpang pada klien dan bisa memecahkan masalahnya. Peneiitian ini dilakukan untuk membantu siswa yang memiliki kebiasaan menurun akibat Kecanduan Jaran kepang dan peneliti menggunakan Tempi behaviour dalam mengatasi masalah ini. Dalam peneiitian ini, masalah yang diteliti adalah bagaimana terapi behaviour daiam membantu siswa untuk meningkatkan kebiasaan belajar di SMP Negeri 1 Gedeg dan faktor faktor penghambat dan pendukung proses terapi pada (Siswa N) yang kecanduan Jaran kepang. Sedangkan tujuan dari peneiitian ini adalah untuk mengetahui terapi behaviour dalam membantu siswa meningkatkan kebiasaan belajar dan mengetahui tentang faktor-faktor penghambat dan pendukung pada siswa X di SMP Negeri 1 Gedeg. Jenis peneiitian ini menggunakan peneiitian kualitatif dan dilakukan dengan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi
Post-Standarisasi Kepemimpinan Lembaga Pendidikan Islam Nikmatus Sholihah
Jurnal Kependidikan Islam Vol. 3 No. 2 (2013): Agustus
Publisher : Program Studi Manajemen Pendidikan Islam UIN Sunan Ampel Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1597.116 KB) | DOI: 10.15642/jkpi.2013.3.2.420-447

Abstract

Secara sederhana, kepemimpinan setingkali dimaknai sebagai seni mempengaruhi seseorang. Selain itu, saat ini, kepemimpinan memiliki idiom-idiom khusus, yang fitur-fitur dan atribut dibentuk dan diilmiahkan.Padahal, sebuah kepemimpinan sangat bergantung pada karakteristik seseorang dalam mengahadapi realitas dan permasalahan. Penulis pun beranggapan bahwa konsep dan diskursus tentang sebuah kepemimpinan tidak bisa ditiru oleh orang lain. Oleh karena itu, penulis ingin mengangkat sebuah tema baru tentang tema kepemimpinan. Yakni. post-standarisasi kepemimpinan. Sebuah kepemimpinan yang berubah-ubah sesuai tuntutan situasi dan kondisi. Model kepemimpinan yang dialektis-progressif. Dalam konteks ini, penulis mengambil sampel kepemimpinan Kiai diPondok Pesantren. Dalam anggapan penulis, Kiai selalu mampu beradaptasi dengan zaman. Begitu halnya dengan model kepemimpinannya di Pondok Pesantren

Page 1 of 1 | Total Record : 8