cover
Contact Name
Muhammad Sandi Rosyadi
Contact Email
muasarah@uin-antasari.ac.id
Phone
+6281253539509
Journal Mail Official
muasarah@uin-antasari.ac.id
Editorial Address
https://jurnal.uin-antasari.ac.id/index.php/muasharah/about/editorialTeam
Location
Kota banjarbaru,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Muẚṣarah: Jurnal Kajian Islam Kontemporer
ISSN : -     EISSN : 28287746     DOI : -
Fokus dalam jurnal ini adalah "Islam Kontemporer" dan lingkupnya adalah: Islam sebagai Ajaran Islam sebagai lembaga Islam sebagai praktik ekonomi Islam dan politik Islam dan kebudayaan Penerapan Islam oleh penganutnya
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol. 5 No. 1 (2023)" : 6 Documents clear
JARḤ WA TA’DīL: SEJARAH DAN URGENSINYA DI ERA KONTEMPORER Aliyya Shauma Raffi'u; Tajul Arifin; Dadah Dadah
Muẚṣarah: Jurnal Kajian Islam Kontemporer Vol. 5 No. 1 (2023)
Publisher : UIN ANTASARI BANJARMASIN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18592/msr.v5i1.8586

Abstract

Hadis merupakan sumber hukum kedua dalam Islam. Kendati demikian, dalam sejarahnya banyak ditemukan hadis-hadis palsu yang disebarkan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggungjawab. Oleh karena itu, ikhtiar untuk memvalidasi keotentikan hadis melalui kritik sanad, matan dan perawinya menjadi penting. Penelitian ini bertujuan untuk menelusuri sejarah perkembangan kritik sanad hadis dari aspek jarh dan ta’dil serta urgensinya di era kontemporer. Penelitian ini menggunakan metode analisis konten dengan menggunakan pendekatan sejarah. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: pertama, kajian kritik hadis pada dasarnya sudah dipraktekkan sejak masa hidup Nabi SAW, kecuali pada aspek sanad atau pribadi rāwi (jarḥ dan ta’dīl). Kajian tersebut juga terus berkembang pada periode sesudahnya. Kedua, keberadaan hadis-hadis palsu terus menyebar dan berkembanghingga sekarang. Bahkan, hadis-hadis palsu yang belum dikaji dan diteliti oleh para ulama terdahulu juga terus bermunculan sehingga kajian jarh wa ta’adil penting untuk terus dilakukan. Kata Kunci: Jarh wa Ta’dil; Sejarah, HadisAbstrak Hadith is the second source of law in Islam. Nevertheless, in its history there are many fake hadiths spread by irresponsible persons. Therefore, the effort to validate the authenticity of the hadith through the criticism of the sanad, matan and narrators is important. This study aims to unravel the history of the development of critique of sanad hadith from the aspects of jarh and ta'dil and their urgency in the contemporary era. This study uses content analysis methods using a historical approach. The results of this study indicate that: first, the study of hadith criticism has basically been practiced since the Prophet's lifetime, except for the aspect of sanad or rāwi's personality (jarḥ and ta'dīl). The study also continued to develop in the following period. Second, the existence of fake hadiths continues to spread and develop until now. Even fake hadiths that have not been studied and researched by previous scholars also continue to emerge, so it is important to continue studying jarh wa ta'adil.Keywords: Jarḥ Wa Ta'dīl, History, Hadith
KONSEP JUAL BELI PADA BINOMO: PERSPEKTIF ULAMA FIQH KLASIK DAN KONTEMPORER DALAM TINJAUAN ETIKA BISNIS ISLAM Dian May Syifa; Fikriyadi Fikriyadi
Muẚṣarah: Jurnal Kajian Islam Kontemporer Vol. 5 No. 1 (2023)
Publisher : UIN ANTASARI BANJARMASIN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18592/msr.v5i1.8753

Abstract

Abstract: Binomo is a platform that has a varienty of assets to trade using binary option trading system. It is becoming a trend in publics, so it is necessary to do research for knowing more cleary about how the legality of Binomo is in Indonesia and in Islamic law, what are the factors that cause publics interest using Binomo platform, until how perspective of classical and contemporary fiqh scholars about buying and selling, comparing the two things through an analysis of Islamic business ethics on Binomo. This research finds answer to what is the problem through theory “al-Maslahah” from the fiqh scholars’s perspective and draw conclusions based on fiqh rules “Saddu al-Dzariah” with a literature study approach. The results of the study show that Binomo is gambling because it relies on speculation, so that detemined as an illegal business in Indonesia and is classified as a syar’an jaliyyan haram business, publics are interested using this platform because it is considered to be able to provide profits quickly and easily. Based on classical and contemporary fiqh scholars’s perspective who were analyzed through a review of Islamic business ethics, the researcher emphasized that binary option trading from this platform can’t be said to be a legal trade in Islam because too much mafsadat compared to the maslahah. This research is expected to be a study material on buying and seelling in accordance with business ethics and sharia principles (muamalah), so that the objectives in the maqashid sharia principle are achieved.Keywords: Buying; Selling; Binomo; Bussines Ethics; Sharia Principles.      Abstrak: Binomo adalah platform yang memiliki berbagai aset untuk diperdagangkan dengan menggunakan sistem trading binary option. Pengunaanya kini tengah menjado tren di masyarakat, sehingga perlu dilakukan penelitian untuk mengetahui lebih jelas tentang bagaimana legalitas Binomo di Indonesia dan dalam hukum Islam, apa yang menjadi faktor penyebab ketertarikan masyarakat menggunakan platform Binomo, hingga bagaimana perspektif ulama fiqh klasik dan kontemporer tentang jual beli, dengan mengkomparasikan dua hal tersebut melalui analisis tinjauan etika bisnis Islam pada Binomo. Penelitian ini menemukan jawaban dari apa yang menjadi permasalahan melalui teori “al-Maslahah” dari pandangan ulama fiqh dan mengambil kesimpulan berdasarkan kaidah fiqh, “Saddu al-Dzariah” dengan pendekatan studi literatur. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa Binomo merupakan perjudian karena mengandalkan spekulasi sehingga ditetapkan sebagai bisnis yang ilegal di Indonesia dan tergolong sebagai bisnis haram syar’an jaliyyan, masyarakat tertarik menggunakan platform ini karena dianggap dapat memberi keuntungan dengan cepat dan mudah. Berdasarkan pandangan ulama fiqh klasik maupun kontemporer yang dianalisis melalui tinjauan etika bisnis Islam, peneliti menekankan bahwa trading binary option yang digunakan pada platform ini tidak dapat dikatakan sebagai jual beli yang sah dalam Islam, karena terlalu banyak mafsadat dibandingkan maslahahnya. Penelitian ini diharapkan dapat dijadikan bahan kajian tentang jual beli yang sesuai dengan etika bisnis dan prinsip-prinsip syariah (muamalah), demi tercapainya tujuan yang sesuai dengan prinsip maqashid syariah Kata Kunci: Pembelian; Penjualan; Etika Bisnis; Prinsip Syariah
PERGERAKAN ISLAM DI MALAYSIA: KONTEKS DAN FAKTOR SEJARAH Ahmad Nabil Amir; Tasnim Abdul Rahman
Muẚṣarah: Jurnal Kajian Islam Kontemporer Vol. 5 No. 1 (2023)
Publisher : UIN ANTASARI BANJARMASIN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18592/msr.v5i1.9335

Abstract

AbstractThe paper highlights early phase of the historical development of Islamic movement in Malaysia since colonial era. This was projected from two crucial and overlapping aspects; the reform movement which brought national awareness and renewed aspiration for tajdid as well as the influence of anti-colonial movement and its underlying impact of political Islam embedded in the Malay-archipelago. It describes the impact of Islamic movement in Malaysia in fostering religious consciousness and reassertion of its dynamic spirit in broad socio-cultural and socio-political context. The pioneering work of Syed Syaikh al-Hadi, Burhanuddin al-Helmy, Ustaz Abu Bakar al-Baqir, and Syed Muhammad Naquib al-Attas has sparked significant influence and inspired profound and lasting spiritual and religious growth and struggle. The intellectual and religious movement inspired by these figures demonstrated meaningful intellectual and spiritual essence that set forth significant threshold for public debates of the Islamic moral and social premise and the dialectic of ijtihad. Their influence has brought forth progressive change that help to foster an inclusive civil society and constructed sustainable Islamic polity. This study is based on qualitative approach in the form of library research. Data collected through documentation technique and interpreted using descriptive, analytical, historical, and comparative method. This research found that the genuine struggle for Islamic cause has bring unprecedented reform in reasserting tawhid consciousness and its principal liberating values through IOK. It set forth the trajectory of realizing the objective of reform in reclaiming the spirit of ijtihad and strengthening its rational, metaphysical, and ideological basis, whose manifestation constitute the socio-political and socio-cultural faces of Islamic revival in Southeast Asia. Their foundational work has been instrumental in strengthening scientific spirit and in the proliferation of effective cadre recruited at the grassroot.Keywords: Intellectual, Islamic Movement, Malaya, Reform, Religious Thought. AbstrakKajian ini menyorot sejarah awal perkembangan gerakan Islam di Malaysia sejak zaman kolonial. Kajian ini ditinjau dari dua sudut yang penting dan bertumpang-tindih; gerakan islah yang membawa kesadaran nasional dan aspirasi pembaharuan dan tajdid serta pengaruh gerakan anti-penjajah dan kepeloporan politik Islam di rantau nusantara. Gerakan ini memunculkan kesan dan pengaruh gerakan Islam di Malaysia dalam melakukan pembaharuan dalam konteks sosio budaya dan sosio politik yang luas. Peranan dan sumbangan yang dicetuskan oleh para pelopor Islam di Malaysia seperti Syed Syeikh al-Hadi, Burhanuddin al-Helmi, Ustaz Abu Bakar al-Baqir, Syed Muhammad Naquib al-Attas dan sebagainya telah memberikan pengaruh yang signifikan dalam mengilhamkan kebangkitan dan kesedaran wa’y al-Islam yang mendalam. Gerakan Islam yang diprakarsai oleh tokoh-tokoh penting ini memperlihatkan nilai dan falsafah Islam yang ideal dan membuka ruang ijtihad yang signifikan dan segar. Pengaruh pemikiran yang dilontarkan telah menghasilkan perubahan yang progresif dalam pembentukan masyarakat madani yang inklusif dan gerakan akliah yang kuat. Kajian ini berbentuk kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan. Analisis konten sangat diutamakan dalam aktivitas kajian ini. Data dikumpulkan melalui metode dokumentasi dengan menerapkan kaedah analisis bercorak interpretatif, analitis, deskriptif, historis dan komparatif. Kajian ini merumuskan bahwa perjuangan dakwah yang diketengahkan telah mencetuskan perubahan yang signifikan dalam memperkokoh gerakan (harakah) dan landas (khittah) perjuangan, menggilap ruh dan semangat kebebasan, menggerakkan wacana islah dan islamisasi ilmu. Gerakan ini telah menzahirkan sumbangan dan kefahaman Islam yang tuntas dan meyakinkan dalam menggarap dasar dan arah politik dan sosio-budaya yang eksplisit, dan menzahirkan ketinggian pengaruh dan idealisme yang meluas dalam tradisi akliah dan peradaban serta upaya penggemblingan kader di semua peringkat.Kata Kunci: Gerakan Islam, Islah, Intelektual, Malaya, Pemikiran.
ANALISIS PERKEMBANGAN PEGADAIAN SYARIAH DI INDONESIA Novita Dwi Safitri; Asiah Wati
Muẚṣarah: Jurnal Kajian Islam Kontemporer Vol. 5 No. 1 (2023)
Publisher : UIN ANTASARI BANJARMASIN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18592/msr.v5i1.9375

Abstract

Abstract: Problems that often occur in society are economic problems. The community is in a condition where the community only has assets in the form of non-cash but at the same time the community needs funds in the form of cash. This is where the pawn shop comes into play. This article was written to obtain information regarding the development of sharia pawnshops until the emergence of digital sharia pawnshops in Indonesia by applying a qualitative descriptive method and reviewing several references and literature to obtain the required study data. The result of writing is that in Indonesia there are sharia pawnshop institutions that facilitate the community with sharia pawn services. Along with the times, sharia pawnshops continue to develop their business by releasing digital sharia pawnshops in the form of applications and websites. However, the application is not completely perfect. Even though it has several advantages, this service still has disadvantages as well. The advantages of digital sharia pawnshops include 1) making transactions easier for customers; 2) effective in terms of time and cost, 3) information can be known in real time, 4) transactions without having to queue, 5) the features offered are quite complete. However, the drawbacks of this application are 1) it requires a strong internet network so that transactions can run smoothly, 2) not all customers are in an environment with an adequate internet network, 3) not all customers are technologically literate, 4) it allows for cyber data or hacking, 5) rating on Google Play is still low at 2.8. It is hoped that these things can become constructive criticism and suggestions for various parties, especially for parties from sharia pawnshops so that they can provide more excellent and maximum service in the current era.   Abstrak: Permasalahan yang kerap terjadi dalam masyarakat adalah permasalahan ekonomi. Masyarakat berada pada kondisi dimana masyarakat hanya memiliki harta dalam bentuk tidak tunai tetapi saat bersamaan dengan itu masyarakat membutuhkan dana dalam bentuk uang tunai. Di sinilah pegadaian mengambil peran. Artikel ini ditulis untuk mendapatkan informasi mengenai perkembangan pegadaian syariah hingga munculnya pegadaian syariah digital di Indonesia dengan menerapkan metode deskriptif kualitatif dan mengkaji beberapa referensi serta literatur guna mendapatkan data kajian yang dibutuhkan. Hasil penulisan adalah di Indonesia terdapat lembaga pegadaian syariah yang memfasilitasi masyarakatnya dengan layanan gadai syariah. Seiring dengan perkembangan zaman, pegadaian syariah terus mengembangkan usahanya dengan merilis pegadaian syariah digital dalam bentuk aplikai dan website. Namun, dalam aplikasi tersebut belum sepenuhnya sempurna. Meskipun telah memiliki beberapa kelebihan, layanan ini masih memiliki kekurangan pula. Kelebihan dari pegadaian syariah digital antara lain 1) memudahkan nasabah dalam bertransaksi; 2) efektif dari segi waktu dan biaya, 3) informasi dapat diketahui secara realtime, 4) bertransaksi tanpa harus mengantre, 5) fitur yang ditawarkan cukup lengkap. Namun, kekurangan dari aplikasi ini adalah 1) memerlukan jaringan internet yang kuat agar transaksi dapat berjalan lancar, 2) tidak semua nasabah berada di lingkungan dengan jaringan internet yang memadai, 3) tidak semua nasabah telah melek teknologi, 4) memungkinkan adanya cyber data atau peretasan, 5) rating di Google Play masih rendah yaitu 2,8. Hal-hal tersebut diharapkan mampu menjadi kritik dan saran yang bersifat membangun bagi berbagai pihak terkhusus bagi pihak dari pegadaian syariah agar semakin memberikan pelayanan yang prima dan maksimal di era sekarang ini.
APLIKASI METODE ASBĀB AL-NUZŪL MAKRO DALAM SURAT AL-AN’AM Nadyya Rahma Azhari
Muẚṣarah: Jurnal Kajian Islam Kontemporer Vol. 5 No. 1 (2023)
Publisher : UIN ANTASARI BANJARMASIN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18592/msr.v5i1.10172

Abstract

Abstract: Not all verses in the Qur'an have a history (asbāb al-nuzūl micro), sura al-An'am is one of them. While asbāb al-nuzūl has an important role in explaining the historicity of a verse. Even so, there have been methods to keep looking at the historical context of the verse, one of which is by bringing up the macro asbāb al-nuūl. This method has actually been discussed by several Islamic scholars, one of them is Fazlur Rahman in the double movement method. Where there is a macro situation that may have a connection with the verse. More in theory about asbāb al-nuzūl macro is developed in a book entitled The Smart Book of Sababun Nuzul from Micro to Macro an Epistemology by Mu'ammar Zayn Qadafy. In this book he describes several methods for finding the macro asbāb al-nuzul. So this paper will try to apply these methods in looking at the asbāb al-nuzūl Al-An'am and to what extent this macro asbāb al-nuzul is able to help explain its historical conditions.Keywords: Asbāb al-Nuzūl, Makro, Mikro, Al-An’am Abstrak: Tidak semua ayat dalam Al-Qur’an memiliki riwayat (asbāb al-nuzūl mikro), surat al-An’am adalah salah satunya. Sementara asbāb al-nuzūl memiliki peranan penting dalam menjelaskan historisitas suatu ayat. Meski demikian, telah ada metode untuk tetepa melihat konteks historis ayat tersebut, salah satunya dengan memunculkan asbāb al-nuūl makro. Metode ini sebenarnya sudah dibahas oleh beberapa sarjana Islam, salah satunya Fazlur Rahman dalam metode double movement. Di mana ada sebuah situasi makro yang mungkin memilki keterkaitan dengan ayat tersebut. Lebih dalam teori tentang asbāb al-nuzūl makro ini dikembangkan dalam sebuah buku berjudul Buku Pintar Sababun Nuzul dari Mikro hinngga Makro Sebuah Epistimologi oleh Mu’ammar Zayn Qadafy. Dalam  buku ini ia menjelaskan beberapa metode untuk menemukan asbāb al-nuzul makro tersebut.Maka tulisan ini akan mencoba untuk mengaplikasikan metode tersebut dalam melihat asbāb al-nuzūl Al-An’am dan sejauh mana asbāb al-nuzul makro ini mampu membantu menjelaskan kondisi historisnya. Kata Kunci: Asbāb al-Nuzūl, Makro, Mikro, Al-An’am
UNDERSTANDING HUMAN RIGHTS IN ISLAM: THE IDEAS OF ABDULLAH BIN BAYYAH Haidar Masyhur Fadhil
Muẚṣarah: Jurnal Kajian Islam Kontemporer Vol. 5 No. 1 (2023)
Publisher : UIN ANTASARI BANJARMASIN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18592/msr.v5i1.10231

Abstract

This article explores Abdullah bin Bayyah's views on human rights within the context of Islam. Bin Bayyah is a prominent Islamic scholar who emphasizes the compatibility between Islamic teachings and universal human rights, challenging misconceptions and fostering dialogue. The article examines Bin Bayyah's core beliefs on human rights in Islam, emphasizing the importance of understanding Islamic principles within their historical and cultural context. It highlights the universality and inclusivity of human rights in Islam, promoting the inherent dignity and worth of all individuals, irrespective of their race, gender, or religion. The article also explores various aspects of human rights in Islam, including freedom of conscience, women's rights, and religious pluralism, and how his interpretations align with contemporary human rights standards. The article critically analyzes potential areas of tension between Islamic teachings and human rights principles, highlighting the need for informed dialogue and contextual interpretations to address these complex issues effectively. Overall, the article aims to shed light on Bin Bayyah's contributions to the discourse on human rights in Islam, emphasizing the importance of an inclusive and comprehensive understanding of Islamic teachings that respects the fundamental rights and freedoms of all individuals.

Page 1 of 1 | Total Record : 6