cover
Contact Name
Arwan Wiratman
Contact Email
arwan.wiratman@iainpalopo.ac.id
Phone
+6285343748580
Journal Mail Official
arwan.wiratman@iainpalopo.ac.id
Editorial Address
Education and Talent Development Center of Indonesia (ETDC Indonesia) Office Jalan Bumi 18 Blok A No. 1 Bumi Permata Hijau, Makassar, Indonesia.
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Jurnal Ilmu Pendidikan Dasar Indonesia
ISSN : 28098749     EISSN : 28094085     DOI : https://doi.org/10.51574/judikdas.v1i2
Core Subject : Education,
JUDIKDAS: Jurnal Ilmu Pendidikan Dasar Indonesia adalah jurnal ilmiah yang bertujuan untuk mempublikasikan hasil penelitian yang orisinil dan memuat isu-isu terkini di bidang pendidikan dasar dengan kualitas terbaik yang meliputi Manajemen pendidikan, Strategi dan Inovasi Pembelajaran, Alat dan Media Pembelajaran, Kompetensi guru, dan perkembangan anak di sekolah dasar. JUDIKDAS adalah jurnal peer-review yang diterbitkan oleh Education and Talent Development Center of Indonesia (ETDC Indonesia).
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol. 3 No. 3 (2024): JUNI" : 5 Documents clear
Pengaruh Problem Based Learning Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Pada Materi Persatuan dan Kesatuan Yumnia; Lu’luil Maknun
Jurnal Ilmu Pendidikan Dasar Indonesia Vol. 3 No. 3 (2024): JUNI
Publisher : Educational and Talent Development Center of Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/judikdas.v3i3.760

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model Problem Based Learning terhadap kemampuan berpikir kritis siswa kelas V Pada Materi Persatuan dan Kesatuan di MI Attaqwa 18 Bekasi. Sampel pada penelitian ini adalah kelas V MI Attaqwa 18 Bekasi sebanyak 70 siswa. Pengambilan sampel menggunakan Teknik purposive sampling. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode quasi eksperimen atau eksperimen semu. Teknik pengumpulan data menggunakan tes soal uraian berisi 10 soal yang valid dan reliabel. Berdasarkan hasil uji normalitas dan uji homogenitas didapat data berdistribusi normal dan bersifat homogen. Adapun pengujian hipotesis menggunakan uji independent sampel t test yang menunjukkan bahwa thitung sebesar 7,640 dan ttabel sebesar 1,667 dengan taraf signifikan 0,05. Maka hal ini dinyatakan bahwa hasil penelitian menunjukkan bahwa model Problem Based Learning berpengaruh terhadap kemampuan berpikir kritis siswa kelas V. Oleh karena itu, model Problem Based Learning dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa.
Pengaruh Kooperatif Tipe Make A Match terhadap Hasil Belajar Kognitif Muatan Matematika Siswa Sekolah Dasar Meilani Nuris Salimah; Ade Cyntia Pritasari
Jurnal Ilmu Pendidikan Dasar Indonesia Vol. 3 No. 3 (2024): JUNI
Publisher : Educational and Talent Development Center of Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/judikdas.v3i3.1233

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe Make A Match terhadap hasil belajar kognitif siswa dalam mata pelajaran matematika di sekolah dasar. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan desain Pre-Experimental Design jenis One-group Pretest-Posttest. Penelitian ini dilakukan pada siswa kelas III sekolah dasar, di mana instrumen penelitian diuji validitas, reliabilitas, tingkat kesukaran, dan daya pembeda soal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan signifikan pada nilai rata-rata dari pre-test ke post-test, yang mengindikasikan bahwa siswa lebih mampu memahami konsep matematika dan lebih aktif dalam proses pembelajaran setelah diterapkannya model Make A Match. Selain itu, model pembelajaran ini juga berdampak positif terhadap keterampilan sosial siswa, seperti kemampuan untuk bekerja sama, berkomunikasi efektif, dan menghargai pendapat orang lain. Pendekatan Make A Match yang menggabungkan elemen permainan membuat suasana belajar menjadi lebih menyenangkan dan meningkatkan motivasi serta minat siswa terhadap matematika.
Pengaruh Efikasi Diri dan Adversity Quotient terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika Siswa Sekolah Dasar Saharuddin Ahmad; Nirmala Dewi
Jurnal Ilmu Pendidikan Dasar Indonesia Vol. 3 No. 3 (2024): JUNI
Publisher : Educational and Talent Development Center of Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/judikdas.v3i3.1239

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Self-Efficacy dan Adversity Quotient terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika siswa kelas 6 sekolah dasar. Latar belakang penelitian ini didasari oleh rendahnya kemampuan pemecahan masalah matematika siswa yang dapat mempengaruhi daya pikir kritis dan kreatif mereka. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan ex post facto dengan melibatkan 21 siswa sebagai sampel. Instrumen penelitian mencakup angket self-efficacy dan adversity quotient serta soal pemecahan masalah matematika. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Self-Efficacy dan Adversity Quotient secara signifikan berpengaruh positif terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika siswa. Self-Efficacy memiliki nilai signifikansi 0,019 dan Adversity Quotient 0,004, dengan koefisien determinasi sebesar 38,6%. Temuan ini menegaskan pentingnya pengembangan aspek psikologis seperti Self-Efficacy dan Adversity Quotient dalam pembelajaran matematika untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah siswa.
Komunikasi Interpersonal Guru dan Siswa di Kelas Rendah Madrasah Ibtidaiyah Zannabu Afifah; Dewi Utami
Jurnal Ilmu Pendidikan Dasar Indonesia Vol. 3 No. 3 (2024): JUNI
Publisher : Educational and Talent Development Center of Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/judikdas.v3i3.1241

Abstract

Penelitian ini mengeksplorasi komunikasi interpersonal antara guru dan siswa di kelas rendah. Tujuannya adalah untuk mengidentifikasi tantangan yang mungkin muncul dalam proses pembelajaran dan mengevaluasi efektivitas komunikasi dalam menciptakan lingkungan belajar yang kondusif. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan studi kasus yang dilaksanakan di Madrasah Ibtidaiyah Al-Hidayah Bekasi. Temuan studi menunjukkan bahwa interaksi yang efektif antara guru dan Siswa dapat meningkatkan komunikasi dua arah, memotivasi siswa, serta mendukung pemahaman materi. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa upaya guru dalam menggunakan metode bermain, visual, dan verbal dalam pembelajaran membantu mengatasi tantangan seperti rasa bosan dan kurang fokus pada siswa. Penelitian ini memberikan pemahaman mendalam mengenai pentingnya komunikasi interpersonal dalam konteks pendidikan dasar Islam, dengan menyoroti strategi praktis untuk meningkatkan pengalaman belajar siswa di kelas rendah.
Optimalisasi Hasil Belajar IPAS melalui Metode Talking Stick Berbantuan Media Audio Visual di Madrasah Ibtidaiyah Diana Zuschaiya; Marni; Alda Dwi Valentina
Jurnal Ilmu Pendidikan Dasar Indonesia Vol. 3 No. 3 (2024): JUNI
Publisher : Educational and Talent Development Center of Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/judikdas.v3i3.1490

Abstract

Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) memainkan peran penting dalam membentuk pola pikir kritis dan analitis pada peserta didik. Namun, pembelajaran IPAS seringkali menghadapi tantangan seperti kurangnya penggunaan media pembelajaran yang interaktif, yang mengakibatkan rendahnya partisipasi dan hasil belajar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar IPAS peserta didik melalui metode Talking Stick berbantuan media audio visual. Metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) digunakan dalam penelitian ini, dengan dua siklus yang melibatkan 28 siswa kelas madrasah ibtidaiyah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi metode Talking Stick dan media audio visual secara signifikan meningkatkan partisipasi aktif dan hasil belajar siswa. Pada siklus pertama, nilai rata-rata hasil belajar meningkat dari 71,43 (pra-siklus) menjadi 80,71, dan pada siklus kedua meningkat lebih lanjut menjadi 87,14. Temuan ini mengindikasikan bahwa integrasi metode Talking Stick dengan media audio visual tidak hanya meningkatkan pemahaman materi tetapi juga mengembangkan keterampilan komunikasi dan kolaborasi siswa. Penelitian ini memberikan kontribusi baru dalam metode pembelajaran IPAS dan menyarankan penggunaan lebih luas metode ini untuk meningkatkan kualitas pendidikan.

Page 1 of 1 | Total Record : 5