cover
Contact Name
M. Rasyad Al Fajar
Contact Email
jurnalesa.iaimbima@gmail.com
Phone
+6287866779788
Journal Mail Official
jurnal.jesa@gmail.com
Editorial Address
Jl. Anggrek No. 16 Ranggo Na'E, Kota Bima Nusa Tenggara Barat. Telp. (0373) 44646 Fax: (0374) 45267.
Location
Kota bima,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
J-ESA (Jurnal Ekonomi Syariah)
Published by IAI Muhammadiyah Bima
ISSN : 25794302     EISSN : 27761428     DOI : https://doi.org/10.52266/jesa
Core Subject : Economy,
Jurnal J-ESA (Jurnal Ekonomi Syariah) adalah peer-reviewed journal yang mempublikasikan artikel-artikel ilmiah hasil penelitian meliputi hasil kajian dan penelitian di bidang ekonomi Syariah (Lembaga dan Keuangan Syariah, E-Bisnis, Kewirausahaan dan Pengembangan UMKM). Jurnal J-ESA (Jurnal Ekonomi Syariah) yang terdaftar dengan e-ISSN: 2776-1428 dan p-ISSN: 2579-4302 terbit 2 kali setahun yaitu pada bulan Juni & Desember diterbitkan oleh Program Studi Ekonomi Syariah, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, IAI Muhammadiyah Bima. Jurnal J-ESA (Jurnal Ekonomi Syariah) menerima artikel dari akademisi dan peneliti baik nasional maupun internasional.
Articles 121 Documents
PERAN BAHASA DALAM MENDUKUNG TRANSFORMASI DAN PEMENUHAN HAK EKONOMI Arifin, Arifin; Romenah, Romenah
J-ESA (Jurnal Ekonomi Syariah) Vol 8 No 1 (2025): Juni
Publisher : Program Studi Ekonomi Syariah IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/jesa.v8i1.4105

Abstract

Bahasa memiliki peran strategis dalam mendukung pertumbuhan ekonomi, terutama dalam komunikasi bisnis, pendidikan tenaga kerja, dan transformasi digital. Penelitian ini bertujuan untuk memahami kontribusi bahasa terhadap transformasi ekonomi dan pemenuhan hak ekonomi. Dengan pendekatan kualitatif berbasis studi literatur, penelitian ini menganalisis berbagai sumber akademik dan kebijakan terkait peran bahasa dalam ekonomi global. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penguasaan bahasa meningkatkan akses terhadap informasi ekonomi, memperluas peluang kerja, dan mendukung pertumbuhan usaha kecil melalui strategi digital berbasis bahasa lokal. Studi kasus dari India dan Afrika Selatan menegaskan bahwa kebijakan multibahasa memperkuat inklusi ekonomi, sementara strategi pemasaran berbasis bahasa di Tiongkok dan Meksiko terbukti meningkatkan daya saing bisnis digital. Kendati demikian, tantangan seperti biaya penerjemahan, rendahnya literasi, dan keterbatasan teknologi masih menjadi hambatan. Oleh karena itu, kebijakan berbasis bahasa harus dikombinasikan dengan program literasi untuk memastikan inklusi ekonomi yang lebih luas dan berkelanjutan.

Page 13 of 13 | Total Record : 121