cover
Contact Name
Rees Jati Prakasa
Contact Email
rees.jati.prakasa@gmail.com
Phone
+628124670705
Journal Mail Official
ijedjurnal@gmail.com
Editorial Address
Lembaga Pengembangan Pembelajaran Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas PGRI Mahadewa Indonesia Seroja Street, Tonja, Denpasar, Bali, Indonesia Phone: (0361) 431434 Email: ijedjurnal@gmail.com
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Indonesian Journal of Educational Development (IJED)
ISSN : 27223671     EISSN : 27221059     DOI : -
Core Subject : Education,
The journal publishes research articles on the development of learning, measurement and evaluation of education, and management of education.
Articles 20 Documents
Search results for , issue "Vol. 2 No. 2 (2021): August 2021" : 20 Documents clear
Pembuatan video pembelajaran interaktif siswa berbasis "CINTA" melalui SFH untuk meningkatkan motivasi dan hasil belajar biologi I Gede Eka Mahendra
Indonesian Journal of Educational Development Vol. 2 No. 2 (2021): August 2021
Publisher : Lembaga Pengembangan Pembelajaran Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas PGRI Mahadewa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (165.52 KB) | DOI: 10.5281/zenodo.5244537

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peningkatan motivasi dan hasil belajar biologi siswa kelas X IPA 3 tahun pelajaran 2020/2021 melalui pembuatan video pembelajaran interaktif siswa berbasis “CINTA” (Creativity, Integrity, Actual) melalui SFH (Study From Home). Subjek penelitian ini adalah siswa kelas X IPA 3 berjumlah 36 orang, sedangkan objek dalam penelitian ini adalah motivasi belajar dan hasil belajar biologi siswa pada ranah kognitif. Metode pengumpulan data motivasi belajar menggunakan angket, sedangkan data hasil belajar dikumpulkan menggunakan tes hasil belajar. Data yang telah terkumpul, kemudian dianalisis secara diskriptif. Kriteria keberhasilan yang ditetapkan dalam penelitian ini apabila rata-rata motivasi dan hasil belajar siswa sebesar 80. Strategi yang digunakan adalah dengan melakukan Pembuatan video pembelajaran interaktif siswa berbasis “CINTA” (Creativity, Integrity, Actual) melalui SFH (Study From Home). Hasil penelitian pada siklus I rata–rata motivasi belajar siswa sebesar 66,72 (kategori sedang) meningkat menjadi 89,06 (kategori sangat tinggi) pada siklus II dan rata-rata hasil belajar siswa ranah kognitif pada siklus I 69,72 (kategori cukup) meningkat menjadi 90,28 (kategori sangat baik) pada siklus II. Berdasarkan hal tersebut dapat disimpulkan bahwa pembuatan video pembelajaran interaktif siswa berbasis “CINTA” (Creativity, Integrity, Actual) melalui SFH (Study From Home) dapat meningkatkan motivasi dan hasil belajar biologi siswa. This study aims to describe the increase in motivation and learning outcomes of biology students in class X IPA 3 for the 2020/2021 academic year through the creation of interactive learning videos based on "CINTA" (Creativity, Integrity, Actual) students through SFH (Study From Home). The subjects of this study were 36 students of class X IPA 3, while the objects in this study were students learning motivation and learning outcomes in the cognitive domain of biology. The method of collecting learning motivation data is using a questionnaire, while learning outcomes data are collected using a learning outcome test. The data that has been collected is then analyzed descriptively. The success criteria set in this study are the average motivation and student learning outcomes of 80. The strategy used is to make interactive learning videos based on "CINTA" (Creativity, Integrity, Actual) students through SFH (Study From Home). The results of the study in the first cycle the average student learning motivation was 66.72 (medium category) increased to 89.06 (very high category) in the second cycle and the average cognitive domain student learning achievement in the first cycle was 69.72 (enough category) increased to 90.28 (category). very good) in cycle II. Based on this, it can be concluded that making interactive learning videos based on "CINTA" (Creativity, Integrity, Actual) students through SFH (Study From Home) can increase students' motivation and learning outcomes in biology.
Penerapan metode latihan awalan sembilan langkah untuk meningkatkan kemampuan lompat jauh gaya jongkok atletik I Nyoman Bawa Sunara
Indonesian Journal of Educational Development Vol. 2 No. 2 (2021): August 2021
Publisher : Lembaga Pengembangan Pembelajaran Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas PGRI Mahadewa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (180.02 KB) | DOI: 10.5281/zenodo.5256615

Abstract

Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan pada peserta didik kelas XI MIPA-3 semester ganjil tahun ajaran 2019-2020 yang kemampuan peserta didiknya untuk materi pembelajaran penjasolkes sangat rendah. Tujuan penulisan penelitian tindakan kelas ini adalah untuk mengetahui seberapa tinggi peningkatan kemampuan dan hasil belajar lompat jauh gaya jongkok dalam cabang atletik pada mata pelajaran PJOK setelah diterapkan penerapan metode latihan awalan sembilan langkah menggunakan teori-teori yang ada dalam pelaksanaan pembelajaran biologi. Subjek penelitian adalah peserta didik kelas XI MIPA-3, sedangkan objek penelitian adalah kemampuan dan hasil belajar lompat jauh gaya jongkok dalam cabang atletik pada mata pelajaran PJOK. Metode pengumpulan datanya adalah tes kemampuan dan hasil belajar peserta didik. Metode analisis datanya adalah deskriptif baik untuk data kualitatif maupun untuk data kuantitatif. Kriteria keberhasilan ditetapkan sesuai nilai KKM yang ditetapkan yaitu 67. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan metode latihan awalan sembilan langkah dapat meningkatkan kemampuan dan hasil belajar peserta didik. Hal ini terbukti dari hasil belajar yang diperoleh peserta didik pada awalnya mencapai nilai rata-rata 63, pada siklus I mencapai nilai rata-rata 69 dan pada siklus II mencapai nilai rata-rata 76. Dari hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa penerapan metode latihan awalan Sembilan langkah dapat meningkatkan kemampuan dan hasil belajar lompat jauh gaya jongkok dalam cabang atletik pada peserta didik kelas XI MIPA-3 SMA Negeri I Abiansemal. This classroom action research was carried out on students of class XI MIPA-3 in the odd semester of the 2019-2020 academic year whose students' abilities for learning material for physical education and health education were very low. The purpose of writing this classroom action research is to find out how high the improvement in ability and learning outcomes of the squat style long jump in athletics in PJOK subjects is after the application of the nine-step prefix training method using existing theories in the implementation of biology learning. The research subjects were students of class XI MIPA-3, while the object of research was the ability and learning outcomes of the squat style long jump in athletics in PJOK subjects. The data collection method is a test of students' abilities and learning outcomes. The data analysis method is descriptive both for qualitative data and for quantitative data. The criteria for success are determined according to the KKM value that is set, namely 67. The results of this study indicate that the application of the nine-step prefix training method can improve students' abilities and learning outcomes. This is evident from the learning outcomes obtained by students initially reaching an average value of 63, in the first cycle it reached an average value of 69 and in the second cycle it reached an average value of 76. Nine steps can improve the ability and learning outcomes of long jump squat style in athletics for students in class XI MIPA-3 SMA Negeri I Abiansemal.
Implementasi model pembelajaran kooperatif tipe teams games tournament untuk meningkatkan hasil belajar seni musik Ni Luh Nitiasih
Indonesian Journal of Educational Development Vol. 2 No. 2 (2021): August 2021
Publisher : Lembaga Pengembangan Pembelajaran Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas PGRI Mahadewa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (115.047 KB) | DOI: 10.5281/zenodo.5256960

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar seni budaya siswa kelas XI IPA 2 semester I tahun pelajaran 2020/2021 setelah menerapkan pembelajaran kooperatif tipe teams games tournament dilengkapi handout pembelajaran. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa Kelas XI IPA 2 SMA Dharma Praja Denpasar, sedangkan objek dalam penelitian ini adalah hasil belajar seni budaya siswa setelah melaksanakan pembelajaran kooperatif tipe teams games tournament dilengkapi handout pembelajaran yang efektif. Metode pengumpulan data menggunakan instrumen lembar observasi, angket, dan dokumentasi untuk respon siswa dan tes hasil belajar untuk mendapatkan data hasil belajar siswa. Data yang terkumpul dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Dalam penelitian ini menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe teams games tournament dilengkapi handout pembelajaran yang efektif. Kriteria keberhasilan ditetapkan jika rata-rata hasil belajar seni musik siswa minimal 70. Selain itu, daya serap siswa secara klasikal minimal 70% dan ketuntasan belajar siswa secara klasikal minimal 85%. Hasil penelitian pada siklus I menunjukkan rata-rata hasil belajar siswa 78,97 dengan ketuntasan 75%, sedangkan pada siklus II rata-rata hasil belajar siswa sebesar 85,38 dengan ketuntasan 100%. Berasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa implementasi model pembelajaran kooperatif tipe teams games tournament dapat meningkatkan hasil belajar seni musik siswa. This study aims to determine the increase in learning outcomes of art and culture students in class XI IPA 2 in the first semester of the 2020/2021 academic year after implementing team games tournament type cooperative learning equipped with learning handouts. The subjects in this study were students of Class XI IPA 2 SMA Dharma Praja Denpasar, while the object in this study was the result of learning the arts and culture of students after carrying out cooperative learning type teams games tournament equipped with effective learning handouts. The method of data collection used the instruments of observation sheets, questionnaires, and documentation for student responses and learning outcomes tests to obtain data on student learning outcomes. The data collected were analyzed descriptively quantitatively. In this study, the cooperative learning model of the teams games tournament type is applied, equipped with effective learning handouts. The criteria for success are determined if the average student learning achievement in music is at least 70. In addition, classical student absorption is at least 70% and classical student learning completeness is at least 85%. The results of the research in the first cycle showed that the average student learning outcomes were 78,97 with 75% completeness, while in the second cycle the average student learning outcomes was 85.38 with 100% completeness. Based on the results of the study, it can be concluded that the implementation of the team games tournament type of cooperative learning model can improve students' musical learning outcomes.
Implementasi model direct instruction untuk meningkatkan hasil belajar teknik dasar sprint Wayan Santra
Indonesian Journal of Educational Development Vol. 2 No. 2 (2021): August 2021
Publisher : Lembaga Pengembangan Pembelajaran Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas PGRI Mahadewa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (143.141 KB) | DOI: 10.5281/zenodo.5257265

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar teknik dasar sprint melalui penerapan model direct instruction. Penelitian tindakan kelas ini yang dilakukan sebanyak 2 siklus, masing-masing siklus terdiri dari tahap rencana tindakan, pelaksanaan tindakan, observasi/evaluasi, dan refleksi. Subjek penelitiannya adalah siswa Kelas X MIA 1 SMA Negeri 1 Sukawati yang berjumlah 36 orang. Metode yang digunakan untuk mengumpulkan data dengan metode observasi dan tes prestasi. Setelah data yang diperlukan semuanya, maka tindak selanjutnya adalah menganalis data dengan menggunakan analisis statistik deskriptif. Kriteria keberhasilan nilai rerata minimal 80 dan ketuntasan secara klasikan minimal 85%. Hasil penelitian pada siklus I dengan nilai rerata 79 dan ketuntasan secara klasikal mencapai 80,55%. Hasil pada siklus II menunjukan peningkatan hasil belajar siswa dengan nilai rerata 83 dan ketuntasan secara klasikal 100%. Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan di atas dapat disimpulkan bahwa aktivitas dan hasil belajar pengimplementasian model Direct Instrution dapat meningkat. Disarankan kepada guru Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan untuk mengimplementasikan model ini karena terbukti dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar hasil belajar teknik dasar lari jarak pendek. This study aims to improve activities and learning outcomes of basic techniques for sprinting through the application of the direct instruction model. This classroom action research was conducted in 2 cycles, each cycle consisting of the action plan, action implementation, observation / evaluation, and reflection stages. The subjects of the research were 36 students of Class X MIA 1 SMA Negeri 1 Sukawati. The method used to collect data is the method of observation and achievement tests. After all the required data, the next step is to analyze the data using descriptive statistical analysis. The criteria for success are the average score of at least 80 and classical completeness of at least 85%. The results of the research in the first cycle with an average value of 79 and classical completeness reached 80.55%. The results in the second cycle showed an increase in student learning outcomes with an average value of 83 and classical completeness of 100%. Based on the results of data analysis and the discussion above, it can be concluded that the activities and learning outcomes of implementing the Direct Instrution model can increase. It is recommended for Sports and Health Physical Education teachers to implement this model because it is proven to increase activity and learning outcomes of sprint basic technique learning.
Penerapan model pembelajaran TGT (Teams Games Tournament) untuk meningkatkan motivasi belajar Anak Agung Ngurah Yuliawati
Indonesian Journal of Educational Development Vol. 2 No. 2 (2021): August 2021
Publisher : Lembaga Pengembangan Pembelajaran Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas PGRI Mahadewa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (128.584 KB) | DOI: 10.5281/zenodo.5256868

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan motivasi pada penerapan model pembelajaran Teams Games Tournament (TGT) mata pelajaran sejarah pada siswa kelas XI IPA1 semester I di SMA Negeri 1 Petang tahun pelajaran 2018/2019. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) dengan subjek penelitian adalah kelas XI IPA1 semester I di SMA Negeri 1 Petang sebanyak 28 orang. Sedangkan objek dari penelitian ini adalah motivasi belajar sejarah siswa setelah diterapkannya model pembelajaran Teams Games Tournament (TGT). Data yang diperoleh dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif. Kriteria keberhasilan dapat dicapai ketika skor rata-rata motivasi belajar masuk kategori tinggi dan minimal mencapai 85%. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, dapat diambil simpulan bahwa: penerapan model pembelajaran TGT dapat meningkatkan motivasi belajar sejarah pada siswa kelas XI IPA 1 semester I di SMA Negeri 1 Petang tahun pelajaran 2018/2019. Hal tersebut ditunjukkan dari rerata pada siklus I sebesar 140,179 dengan ketuntasan klasikal 78,57%. Sedangkan rerata pada siklus II sebesar 163,143 dengan ketuntasan klasikal 100%. This study aims to determine the increase in the application of the Teams Games Tournament (TGT) learning model to increase motivation to learn history in class XI IPA1 semester I at SMA Negeri 1 Petang in the 2018/2019 academic year. This type of research is classroom action research (CAR) with the research subject being class XI IPA1 semester I at SMA Negeri 1 Petang as many as 28 people. While the object of this research is the students' motivation to learn history after the implementation of the Teams Games Tournament (TGT) learning model. The data obtained were analyzed using descriptive statistical analysis. The criteria for success can be achieved when the average score of learning motivation is in the high category and minimum of reaches 85%. Based on the research that has been done, it can be concluded that: the application of the TGT learning model can increase the motivation to learn history in class XI IPA 1 semester I at SMA Negeri 1 Petang in the 2018/2019 academic year. This is shown from the average in the first cycle of 140.179 with a classical completeness of 78.57%. While the average in the second cycle is 163.143 with 100% classical completeness.
Penerapan pembelajaran kooperatif tipe STAD berbantuan kartu kendali dalam upaya meningkatkan prestasi belajar ekonomi Ni Ketut Nurmini
Indonesian Journal of Educational Development Vol. 2 No. 2 (2021): August 2021
Publisher : Lembaga Pengembangan Pembelajaran Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas PGRI Mahadewa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (187.39 KB) | DOI: 10.5281/zenodo.5244704

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan prestasi belajar siswa Kelas XI IPS 1 semester 1 SMA N 1 Tabanan tahun pelajaran 2019/2020 setelah mengikuti model pembelajaran Students Team Achievement Divisions (STAD) berbantuan kartu kendali dalam proses pembelajaran mata pelajaran ekonomi. Subjek penelitian adalah siswa Kelas XI IPS 1 SMA N 1 Tabanan tahun pelajaran 2019/2020. Objek penelitian ini adalah prestasi belajar siswa setelah mengikuti model pembelajaran STAD berbantuan kartu kendali. Data prestasi belajar dikumpulkan melalui tes prestasi belajar, sedangkan kartu kendali untuk memotivasi aktivitas belajar siswa. Data yang terkumpul dianalisis dengan metode deskriptif. Kriteria keberhasilan dalam penelitian ini adalah peningkatan hasil belajar ekonomi siswa dengan rerata prestasi belajar 80 dan ketuntasan klasikal sebesar 80%. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran Kooperatif tipe STAD berbantuan Kartu Kendali dapat meningkatkan prestasi belajar siswa kelas XI IPS 1 SMAN 1 Tabanan tahun pelajaran 2019/2020. Dapat dilihat dari peningkatan nilai rerata kelas pada Pra Siklus 71,1 menjadi 80,5 pada siklus I dan 85,2 pada siklus II. Ketuntasan Belajar Klasikal pada Pra Siklus 41,7%, menjadi 79,2% pada Siklus I dan 83,3% pada Siklus II. This study aims to determine the increase in student achievement in Class XI IPS 1 semester 1 SMAN 1 Tabanan in the 2019/2020 school year after following the Students Team Achievement Divisions (STAD) learning model assisted by control cards in the learning process of economic subjects. The research subjects were students of Class XI IPS 1 SMA N 1 Tabanan. The object is student achievement. Learning achievement data collected by learning achievement test, Control Card is to motivate student learning activities. The collected data were analyzed by descriptive method. The criteria for success in this research is the improvement of students' economic learning outcomes with an average learning achievement of 80 and classical completeness of 80%. The results of this study indicate that the application of the STAD Cooperative learning model assisted by the Control Card can improve student achievement in class XI IPS 1 SMAN 1 Tabanan for the 2019/2020 school year. It’s seen from the increase in the average value of the class in the Pre-cycle 71.1 to 80.5 in the first cycle and 85.2 in the second cycle. Classical Learning Completeness in Pre-Cycle is 41.7%, to 79.2% in Cycle I and 83.3% in Cycle II.
Optimalisasi pengelolaan peserta didik dengan menerapkan program seberfoniberlin I Made Wardita
Indonesian Journal of Educational Development Vol. 2 No. 2 (2021): August 2021
Publisher : Lembaga Pengembangan Pembelajaran Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas PGRI Mahadewa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (122.793 KB) | DOI: 10.5281/zenodo.5236213

Abstract

Best practices ini dilaksanakan dengan tujuan: (1) meningkatkan disiplin peserta didik; (2) mengurangi rasa jenuh peserta didik; dan (3 meningkatkan prestasi akademik dan nonakademik peserta didik. Metode pemecahan masalah yang digunakan meliputi: (1) prosedur; (2) perangkat dan istrumen; dan (3) cara pemecahan masalah. Prosedur yang dilaksanakan adalah menerapkan program seberfoniberlin. Perangkat yang digunakan adalah program kegiatan, alat sound system, topik forum mimbar bebas, podium, perlengkapan olahraga gembira dan seni, audio kelas, kamera, dan buku saku siswa. Sedangkan instrumen yang digunakan adalah dokumen pencatatan di BK, pedoman observasi, buku catatan prestasi siswa, buku catatan kunjungan di ruang UKS, dan laporan piket guru. Pemecahan masalah dilakukan dengan menerapkan program seberfoniberlin untuk meningkatkan disiplin, mengurangi rasa jenuh peserta didik, dan meningkatkan prestasi peserta didik. Program seberfoniberlin dilaksanakan pada tahun pelajaran 2019/2020 dengan subjek peserta didik SMA Negeri 1 Selemadeg. Hasil dari penerapan best practices ini adalah: (1) Penerapan program seberfoniberlin dapat meningkatkan disiplin peserta didik SMA Negeri 1 Selemadeg.; (2) Program seberfoniberlin dapat mengurangi rasa jenuh peserta didik dalam mengikuti sistem pendidikan di SMA Negeri 1 Selemadeg.; (3) Program seberfoniberlin dapat meningkatkan prestasi akademik dan nonakademik peserta didik. These best practices are implemented with the aim of: (1) improving student discipline; (2) reduce students' boredom; and (3 improve students' academic and non-academic achievements. The problem-solving methods used include: (1) procedures; (2) devices and instruments; and (3) problem solving methods. The procedure implemented is implementing the Seberfoniberlin program. The tools used are activity program, sound system, free pulpit forum topics, podium, fun sports equipment and art, class audio, camera, and student pocket books.While the instruments used are BK recording documents, observation guidelines, student achievement notes, notebooks visits to the UKS room, and teacher picket reports. Problem solving is carried out by implementing the Seberfoniberlin program to improve discipline, reduce student boredom, and improve student achievement. The Seberfoniberlin program is implemented in the 2019/2020 school year with the subject of SMA Negeri 1 Selemadeg students The results of the implementation of these best practices are: (1) Implementation of the seber program foniberlin can improve the discipline of students of SMA Negeri 1 Selemadeg.; (2) The Seberfoniberlin program can reduce the boredom of students in following the education system at SMA Negeri 1 Selemadeg.; (3) The Seberfoniberlin program can improve students' academic and non-academic achievements.
Penerapan model pembelajaran problem based learning untuk meningkatkan hasil belajar matematika siswa I Gusti Ayu Putri Sriwati
Indonesian Journal of Educational Development Vol. 2 No. 2 (2021): August 2021
Publisher : Lembaga Pengembangan Pembelajaran Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas PGRI Mahadewa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (164.257 KB) | DOI: 10.5281/zenodo.5244635

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas VII.A semester I SMP Negeri 3 Denpasar tahun pelajaran 2018/2019 melalui penerapan model pembelajaran Problem Based Learning. Jenis pelaksanaan penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas. Subjek dalam penelitian adalah siswa kelas VII. A yang berjumlah 36 orang dan objek dalam penelitian ini adalah hasil belajar matematika siswa. Data hasil belajar dikumpulkan dengan menggunakan metode tes hasil belajar yang selanjutnya dianalisis secara deskriptif. Indikator keberhasilan dalam penelitian ini adalah daya serap siswa mencapai ≥ 75 dengan ketuntasan belajar ≥ 85%. Hasil penelitian menunjukkan pada siklus I nilai rata-rata prestasi hasil belajar matematika siswa rata-rata sebesar 81,94 dengan ketuntasan klasikal 83,30% dan pada siklus II nilai rata-rata prestasi hasil belajar matematika siswa sebesar 86,40 dengan ketuntasan kalsikal 91,70%. Berdasarkan hasil penelitian ini menunjukan bahwa penerapan model pembelajaran Problem Based Learning dapat meningkatkan prestasi hasil belajar matematika pada materi himpunan siswa kelas VII.A semester I SMP Negeri 3 Denpasar tahun ajaran 2018/2019. This study was to improve the learning result of class VII.A students in first semester of SMP Negeri 3 Denpasar in academic year 2018/2019 through the implementation of the Problem Based Learning learning model. The type of implementation of this research was classroom action research. The subjects in the study were VII grade students. The total was 36 people and the object of this research was the result of students' mathematics learning. The Learning result data were collected by using the learning result test method which was then analyzed descriptively. The indicator of success in this study was ≥ 75 with learning completeness ≥ 85%. The results showed that the first cycle of the average score of students' mathematics learning achievement was 81.94 with 83.30% and in the second cycle of the average value of students' mathematics learning achievement was 86.40 with 91.70%. Based on the results of this study, it has been showed that the implementation of the Problem Based Learning learning model can improve the achievement of mathematics learning result of the VII.A students semester I at SMP Negeri 3 Denpasar in academic year 2018/2019.
Penerapan model pembelajaran quantum untuk meningkatkan prestasi belajar PKN Ni Luh Artini
Indonesian Journal of Educational Development Vol. 2 No. 2 (2021): August 2021
Publisher : Lembaga Pengembangan Pembelajaran Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas PGRI Mahadewa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (226.933 KB) | DOI: 10.5281/zenodo.5256666

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan prestasi belajar pendidikan kewarganegaraan (PKn) siswa kelas XII IPS 1 tahun pelajaran 2019/2020 setelah diterapkan model pembelajaran Quantum. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang terdiri dari dua siklus. Setiap siklus terdiri tahapan perencanaan tindakan, pelaksanaan tindakan, observasi dan evaluasi serta refleksi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas XII IPS 1 SMA Negeri 1 Penebel tahun pelajaran 2019/2020 sebanyak 27 orang. Penelitian ini dilaksanakan selama 4 bulan dari bulan Agustus sampai Desember 2020. Data hasil belajar siswa dikumpulkan melalui tes dalam bentuk tes tulis. Data-data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan analisis deskriptif. Kriteria keberhasilan apabila rata-rata prestasi belajar siswa () ≥ 70, daya Serap (DS) ≥ 70% dan ketuntasan Belajar klasikal (KB) ≥ 75%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran Quantum dapat meningkatkan hasil belajar PKn siswa kelas XII IPS 1 SMA Negeri 1 Penebel,yaitu dari rata-rata hasil belajar sebelum penelitian 55 dan ketuntasan belajar 55%. Pada siklus 1 rata-rata hasil belajar siswa menjadi 62 dengan ketuntasan belajar 63%.Pada siklus 2 hasil rata–rata belajar siswa meningkat menjadi 72 dengan ketuntasan belajar 81%.Jadi dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran kuantum dapat meningkatkan prestasi belajar PKn siswa kelas XII IPS 1 SMA Negeri 1 Penebel. This study aims to improve the learning achievement of civics education (PKn) students of class XII IPS 1 academic year 2019/2020 after applying the Quantum learning model. This type of research is classroom action research which consists of two cycles. Each cycle consists of stages of action planning, action implementation, observation and evaluation and reflection. The subjects of this study were 27 students of class XII IPS 1 SMA Negeri 1 Penebel for the 2019/2020 academic year. This research was conducted for 4 months from August to December 2020. Data on student learning outcomes were collected through tests in the form of written tests. The data collected were analyzed using descriptive analysis. The criteria for success if the average student learning achievement ( ) 70, Absorbency (DS) 70% and classical learning completeness (KB) 75%. The results showed that the application of the Quantum learning model can improve the Civics learning outcomes for students of class XII IPS 1 SMA Negeri 1 Penebel, namely from the average learning outcomes before the study was 55 and learning completeness was 55%. In cycle 1 the average student learning outcomes became 62 with 63% learning completeness. In cycle 2 the average student learning outcomes increased to 72 with 81% learning completeness. So it can be concluded that the quantum learning model can improve Civics learning achievement for students of class XII IPS 1 SMA Negeri 1 Penebel.
Representasi nilai-nilai perjuangan dalam puisi selendang frasa: analisis sosiologi sastra I Wayan Agus Wiratama; Ida Ayu Eka Sinta Oktariyanti; Ida Ayu Gede Pramiari
Indonesian Journal of Educational Development Vol. 2 No. 2 (2021): August 2021
Publisher : Lembaga Pengembangan Pembelajaran Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas PGRI Mahadewa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (139.258 KB) | DOI: 10.5281/zenodo.5232344

Abstract

Penelitian ini bertujuan (1) mendeskripsikan representasi nilai perjuangan dan (2) mendeskripsikan relevansi dalam pembelajaran sastra di SMA. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif artinya data yang diperoleh dianalisis dan diuraikan menggunakan kata. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan metode kepustakaan atau dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan (1) dari 5 puisi yang telah dianalisis, ditemukan nilai-nilai perjuangan yakni semangat pantang menyerah, kerja keras, hargai menghargai, dan persatuan, (2) penjabaran pemanfaatan penelitian ini jika dilihat pada panduan Kurikulum 2013 untuk tingkat SMA, kelas X, XI, dan XII, terdapat pada kelas XI/ semester 1 (satu) dalam kompetensi dasar “Menganalisis teks puisi, baik melalui lisan maupun tulisan” dengan materi pokok “Analisis bahasa teks puisi”. Pada analisis bahasa teks puisi, siswa kelas XI SMA dituntut untuk dapat menganalisis bahasa teks puisi yang meliputi pilihan diksi, struktur, makna, dan nilai atau citra yang merupakan fokus utama dalam penelitian ini. This study aims to (1) describe the representation of the value of struggle and (2) describe the relevance of learning literature in high school. The research method used is descriptive, meaning that the data obtained are analyzed and described using words. Data collection in this study was carried out by the method of literature or documentation. The results showed that (1) of the 5 poems that had been analyzed, the values ​​of struggle were found, namely the spirit of never giving up, hard work, respect, and unity, (2) the description of the use of this research when viewed in the 2013 Curriculum guide for high school level, class X, XI, and XII, are in class XI / semester 1 (one) in the basic competence "Analyzing poetry texts, both orally and in writing" with the main material "Analysis of poetry text language". In analyzing the language of poetry texts, students of class XI SMA are required to be able to analyze the language of poetry texts which includes the choice of diction, structure, meaning, and value or image which is the main focus in this study.

Page 1 of 2 | Total Record : 20