cover
Contact Name
Rees Jati Prakasa
Contact Email
rees.jati.prakasa@gmail.com
Phone
+628124670705
Journal Mail Official
ijedjurnal@gmail.com
Editorial Address
Lembaga Pengembangan Pembelajaran Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas PGRI Mahadewa Indonesia Seroja Street, Tonja, Denpasar, Bali, Indonesia Phone: (0361) 431434 Email: ijedjurnal@gmail.com
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Indonesian Journal of Educational Development (IJED)
ISSN : 27223671     EISSN : 27221059     DOI : -
Core Subject : Education,
The journal publishes research articles on the development of learning, measurement and evaluation of education, and management of education.
Articles 12 Documents
Search results for , issue "Vol. 2 No. 3 (2021): November 2021" : 12 Documents clear
Membangun kepercayaan warga sekitar terhadap SMPN 48 SATAP OKU dengan mengoptimalkan kemampuan warga sekolah Sri Rahayu Candralela
Indonesian Journal of Educational Development Vol. 2 No. 3 (2021): November 2021
Publisher : Lembaga Pengembangan Pembelajaran Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas PGRI Mahadewa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (133.721 KB) | DOI: 10.5281/zenodo.5681487

Abstract

Best practice ini bertujuan untuk mendeskripsikan usaha kepala sekolah guna membangun kepercayaan warga terhadap SMPN 48 SATAP OKU, hal ini dilakukan karena masih kurangnya kepercayaan masyarakat terhadap sekolah karena berbagai faktor. prosedur pelaksanaan yang dilakukan meliputi perencanaan, pelaksanaan tindakan, refleksi dan hasil dengan teknik pengumpulan data berupa observasi menggunakan beberapa Instrumen dan wawancara. Subjek dalam penelitian ini adalah warga sekolah dan objek penelitian adalah kepercayaan warga sekitar terhadap SMPN 48 SATAP OKU. Setelah usaha yang dilakukan terutama pendekatan terhadap warga dan mengoptimalkan kemampuan guru, pegawai, membangun karakter yang baik pada siswa serta memanfaatkan sarana prasarana yang ada dari tahun 2016 hingga tahun 2018 mulai tampak hasilnya, hal ini terlihat dari hasil Instrumen pendapat warga tentang keberadaan SMPN 48 SATAP OKU respon baik hanya 1% sebelum diadakannya tindakan dan meningkat menjadi 91% setelah diadakan tindakan. Hasil nyata yang terlihat adalah kepercayaan warga untuk menyekolahkan anaknya di SMPN 48 OKU setelah dari SDN 184 OKU, tertibnya administrasi sekolah, rasa pengabdian yang tinggi guru dan kedisiplinan siswa meningkat. Sehingga tujuan pemerintah untuk menuntaskan pendidikan sembilan tahun dapat tercapai. Dari hasil di atas dapat disimpulkan bahwa dengan mengoptimalkan kemampuan warga sekolah maka dapat membangun kepercayaan warga sekitar terhadap SMPN 48 SATAP OKU. This best practice aims to describe the principal's efforts to build public trust in SMPN 48 SATAP OKU, this is done because there is still a lack of public trust in schools due to various factors. The implementation procedures carried out include planning, implementing actions, reflection and results with data collection techniques in the form of observations using several instruments and interviews. The subjects in this study were school residents and the object of research was the local residents' trust in SMPN 48 SATAP OKU. After the efforts made, especially the approach to residents and optimizing the abilities of teachers, employees, building good character in students and utilizing existing infrastructure from 2016 to 2018, the results began to appear, this can be seen from the results of the citizen opinion instrument about the existence of SMPN 48 SATAP OKU good response was only 1% before the action and increased to 91% after the action. The tangible results that can be seen are the people's trust to send their children to SMPN 48 OKU after SDN 184 OKU, orderly school administration, a high sense of teacher devotion and increased student discipline. So that the government's goal to complete nine years of education can be achieved. From the results above, it can be concluded that by optimizing the ability of school residents, it can build the trust of local residents towards SMPN 48 SATAP OKU.
Pengaruh lingkungan kerja dan kompetensi guru terhadap kinerja guru IPS SMP negeri kabupaten Klaten Rustam Hadi
Indonesian Journal of Educational Development Vol. 2 No. 3 (2021): November 2021
Publisher : Lembaga Pengembangan Pembelajaran Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas PGRI Mahadewa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (142.678 KB) | DOI: 10.5281/zenodo.5681560

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) pengaruh lingkungan kerja terhadap kinerja guru IPS dalam proses pembelajaran di SMP Negeri Kabupaten Klaten; 2) pengaruh kompetensi guru terhadap kinerja guru IPS dalam proses pembelajaran di SMP Negeri Kabupaten Klaten; 3) pengaruh kompetensi guru dan lingkungan kerja terhadap kinerja guru IPS dalam proses pembelajaran secara simultan di SMP Negeri Kabupaten Klaten. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif deskriptif, dengan populasi seluruh guru IPS SMP Negeri Kabupaten Klaten yang berjumlah 166 orang. Teknik proportionate stratified random sampling dipergunakan untuk menentukan sampel dan diperoleh jumlah sampel sebanyak 54 orang. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dan dokumentasi. Uji validitas dan reliabilitas instrumen menggunakan rumus korelasi product moment dan rumus Alpha, dan uji hipotesis menggunakan analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) terdapat pengaruh positif kompetensi guru terhadap kinerja guru IPS dalam proses pembelajaran di SMP Negeri Kabupaten Klaten; 2) terdapat pengaruh positif lingkungan kerja terhadap kinerja guru IPS dalam proses pembelajaran di SMP Negeri Kabupaten Klaten; 3) terdapat pengaruh positif lingkungan kerja dan kompetensi guru terhadap kinerja guru IPS dalam proses pembelajaran secara simultan di SMP Negeri Kabupaten Klaten. Hasil perhitungan koefisien determinasi diperoleh hasil RSquare sebesar 0,865 yang berarti bahwa kompetensi guru dan lingkungan kerja memberikan pengaruh dengan kategori sebesar 86,5% terhadap kinerja guru IPS SMP Negeri Kabupaten Klaten, sedangkan sisanya 13,5% dipengaruhi oleh faktor lain. This study aims to determine: 1) the effect of the work environment on the performance of social studies teachers in the learning process at SMP Negeri Klaten Regency; 2) the effect of teacher competence on the performance of social studies teachers in the learning process at SMP Negeri Klaten Regency; 3) the effect of teacher competence and work environment on the performance of social studies teachers in the simultaneous learning process at SMP Negeri Klaten Regency. This type of research is descriptive quantitative research, with a population of all social studies teachers at SMP Negeri Klaten Regency, amounting to 166 people. The proportionate stratified random sampling technique was used to determine the sample and the number of samples obtained was 54 people. Collecting data using questionnaires and documentation. Test the validity and reliability of the instrument using the product moment correlation formula and the Alpha formula, and hypothesis testing using multiple linear regression analysis. The results showed that: 1) there was a positive influence of teacher competence on the performance of social studies teachers in the learning process at SMP Negeri Klaten Regency; 2) there is a positive effect of the work environment on the performance of social studies teachers in the learning process at SMP Negeri Klaten Regency; 3) there is a positive influence of the work environment and teacher competence on the performance of social studies teachers in the simultaneous learning process at SMP Negeri Klaten Regency. The results of the calculation of the coefficient of determination obtained RSquare results of 0.865, which means that the competence of teachers and the work environment have an influence with a category of 86.5% on the performance of social studies teachers at SMP Negeri Klaten Regency, while the remaining 13.5% is influenced by other factors.
Optimalisasi ekstrakurikuler: sebuah praktik baik Sarpo Sasmito
Indonesian Journal of Educational Development Vol. 2 No. 3 (2021): November 2021
Publisher : Lembaga Pengembangan Pembelajaran Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas PGRI Mahadewa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (122.967 KB) | DOI: 10.5281/zenodo.5681650

Abstract

Kegiatan ekstrakurikuler merupakan kegiatan untuk mengembangkan bakat, minat, dan talenta peserta didik. Melalui kegiatan ekstrakurikuler diharapkan terciptanya peserta didik berprestasi sesuai bakat dan minatnya, sehingga mampu mendongkrak prestasi dan prestise sekolah. Best practice ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan prestasi sekolah. Tindakan yang dilakukan adalah optimalisasi pelaksanaan kegiatan ekstrakurikuler di SDN 01 Petanjungan dalam berbagai kompetisi. Metode pelaksanaan best practice dilakukan melalui tahapan perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi kegiatan ekstrakurikuler. Pengumpulan data dilakukan dengan instrumen pedoman observasi, studi dokumen, dan wawancara. Analisis data menggunakan analisis deskriptif komparatif dengan membandingkan data sebelum kegiatan dengan data setelah pelaksanaan dan dijelaskan secara deskriptif naratif. Hasil penerapan program optimalisasi kegiatan ekstrakurikuler di SDN 01 Petanjungan menunjukkan bahwa terjadi peningkatan secara signifikan terhadap kegiatan ekstrakurikuler dan prestasi siswa. Prestasi tersebut juga sekaligus mampu meningkatkan prestasi dan prestise sekolah di masyarakat. Extracurricular activities are activities to develop the talents, interests, and talents of students. Through extracurricular activities, it is hoped that students will excel according to their talents and interests, so that they are able to boost school achievement and prestige. This best practice aims to determine the improvement of school achievement. The action taken was optimizing the implementation of extracurricular activities at SDN 01 Petanjungan in various competitions. The best practice implementation method is carried out through the stages of planning, implementing and evaluating extracurricular activities. Data collection was carried out using observation guide instruments, document studies, and interviews. Data analysis used comparative descriptive analysis by comparing the data before the activity with the data after the implementation and explained descriptively in the narrative. The results of the implementation of the optimization program for extracurricular activities at SDN 01 Petanjungan showed that there was a significant increase in extracurricular activities and student achievement. This achievement is also able to increase the achievement and prestige of the school in the community.
Implementasi coaching untuk meningkatkan kemampuan kepala madrasah melaksanakan evaluasi pembelajaran jarak jauh Eni Rindarti
Indonesian Journal of Educational Development Vol. 2 No. 3 (2021): November 2021
Publisher : Lembaga Pengembangan Pembelajaran Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas PGRI Mahadewa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (175.491 KB) | DOI: 10.5281/zenodo.5680948

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan kepala madrasah dalam melaksanakan evaluasi pembelajaran jarak jauh (PJJ) pada masa adaptasi kebiasaan baru. Akibatnya, aktivitas PJJ di madrasah belum optimal. Penelitian bertujuan meningkatkan kemampuan kepala madrasah melaksanakan evaluasi PJJ melalui coaching oleh pengawas madrasah. Penelitian dilaksanakan menggunakan metode penelitian tindakan pada bulan Juli s.d. November 2020. Penelitian melibatkan lima kepala Madrasah Aliyah di Kota Jakarta Pusat sebagai peserta (coachee), peneliti sebagai coach, dan tiga orang observer. Data penelitian dikumpulkan melalui observasi, wawancara, pengisian kuesioner, dan penilaian dokumen. Data penelitian dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, dan verifikasi, dilengkapi dekripsi data kuantitatif hasil penilaian proses dan penilaian dokumen. Proses penelitian dilakukan melalui implementasi teknik coaching dalam dua siklus. Hasil observasi menujukkan peningkatan aktivitas proses peserta dari 72% pada Siklus-I menjadi 80% pada Siklus-II. Hasil penelitian ini menunjukkan kemampuan kepala madrasah menyusun Program PJJ meningkat dari 77% pada Siklus-I menjadi 82% pada Siklus-II. Kemampuan kepala madrasah menyusun laporan evaluasi PJJ meningkat dari 77% pada Siklus-II menjadi 88% di akhir kegiatan coaching. Berdasarkan hasil penelitian ini, kemampuan kepala madrasah dalam melaksanakan evaluasi PJJ pada masa adaptasi kebiasaan baru dapat ditingkatkan melalui implementasi teknik coaching oleh pengawas madrasah. This research motivated by the low ability of the madrasah principal to evaluate distance learning during the adaptation period of new habits. As a result, distance learning activities in madrasah are not optimal. The purpose of this study was to improve the madrasah principals ability to distance learning evaluations through coaching by madrasah supervisors. The research was conducted using action research method from July to November 2020. The study involved five of Madrasah Aliyah principals in Central Jakarta as coachees, researchers as coaches, and three observers. Research data were collected through observation, interviews, questionnaires, and document assessment. The data were analyzed through data reduction, data presentation, and verification, accompanied by quantitative data description about process assessment and document assessment. The research process was carried out through the implementation of the coaching technique in two cycles. The results of the observations showed that increase in the process activity of the coahees from 72% in Cycle-I to 80% in Cycle-II. The results of this study indicate that the ability of the madrasah principals in compiling the Distance Learning Program increased from 77% in Cycle-I to 82% in Cycle-II.The ability of madrasah picipals to compiling Distance Learning Evaluation Reports increased from 77% in Cycle-II to 88% at the end of the activity. Based on this study, the ability of the madrasah principals to distance learning evaluations during the adaptation period of new habits can be improved through the implementation of coaching techniques by madrasah supervisors.
Evaluasi pembelajaran daring pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan (PJOK) SMA kota Denpasar pada masa pandemi COVID-19 Ni Komang Yastini
Indonesian Journal of Educational Development Vol. 2 No. 3 (2021): November 2021
Publisher : Lembaga Pengembangan Pembelajaran Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas PGRI Mahadewa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (140.772 KB) | DOI: 10.5281/zenodo.5680956

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui evaluasi pembelajaran daring PJOK SMA Kota Denpasar pada masa pendemi covid-19. Ditinjau dari konteks, input, proses dan produk. Metode penelitian ini deskriptif kualitatif, jumlah sampel sebanyak 320 peserta didik dengan instrumen, yaitu kontek, input, proses dan produk. Metode pengumpulan data observasi, dokumentasi, dan wawancara. Hasil penelitian ini menunjukkan: (1) variabel context diperoleh harga mean sebesar 21,62 terletak pada interval 21-22 termasuk dalam kategori baik dengan persentase 42,19% sangat baik; 36,87% baik; 9,37% cukup baik; sebesar 6,56% kurang baik; dan 4,69% berpendapat sangat kurang baik; (2) pada variabel input diperoleh harga mean sebesar 37,52 terletak pada interval 35-39 termasuk dalam kategori baik; dengan persentase 44,06% sangat baik; 37,50 % baik; 7,81% cukup baik; 6,25% kurang baik, dan 4,37% sangat kurang baik; (3) variable proses diperoleh harga mean sebesar 29,98 terletak pada interval 29-31 termasuk dalam kategori baik. sebesar 42,18% siswa sangat baik, 34,37% baik, 10,00% cukup baik, 7,81% kurang baik, dan sangat kurang baik. (4) variabel produk diperoleh harga mean sebesar 12,57 terletak pada interval 12-13 termasuk dalam kategori tinggi. Kesimpulannya. evaluasi proses pembelajaran PJOK secara daring peserta didik di SMA Negeri dan Swasta Kota Denpasar Pada Masa Pandemic Covid-19 terbukti tinggi. This study aims to determine the evaluation of online learning at PJOK SMA Denpasar City during the covid 19 pandemic. Judging from the context, input, process and product. This research method is descriptive qualitative, the number of samples is 320 students. The research instruments are: context, input, process and product. Data collection methods are observation, documentation, and interviews. Data analysis using the CIPP test includes data reduction, data display, and drawing conclusions. The results of this study indicate: (1) in the context variable, the mean value is 21.62 in the intervals 21-22 which is included in the good category with a persentage classification of 42.19% very good , 36.87% good, 9.37% is quite good, 6.56% is not good, and 4.69% is very poor. (2) on the input variable obtained the mean value of 37.52 located in the 35-39 interval included in the good category, percentage is 44.06 % verybgood, 37.50% good, 7.81% pretty good, 6,25 is not good, and 4.37% is very poor. (3) the process variable obtained the mean value of 29.98 located at interval of 29-31 included in the good category, 42.18 of students are very good, 34.37% are good, 10.00% are quite good, 7.81% are not good and very poor.. (4) the product variable obtained the mean value of 12.57 located in the 12-13 interval included in the high category. In conclusion. evaluation of the online learning process of PJOK of students in Denpasar City Public and Private High Schools During the Covid-19 Pandemic.
Meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa dalam mata pelajaran seni budaya menggunakan model flipped classroom melalui aplikasi google classroom Andharta Yayang Rediansyah
Indonesian Journal of Educational Development Vol. 2 No. 3 (2021): November 2021
Publisher : Lembaga Pengembangan Pembelajaran Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas PGRI Mahadewa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (141.525 KB) | DOI: 10.5281/zenodo.5681207

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peningkatan aktivitas dan hasil belajar siswa melalui pembelajaran model Flipped Classroom pada masa pandemi Covid-19. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas XI IPA 6 SMAN 1 Kamal berjumlah 34 siswa, objek penelitian adalah aktivitas dan hasil belajar seni budaya materi Konsep, unsur, prinsip, bahan, dan teknik dalam berkarya seni rupa. Metode pengumpulan data aktivitas siswa melalui dokumentasi dan observasi, sedangkan data hasil belajar dikumpulkan menggunakan tes hasil belajar. Metode analisis data penelitian menggunakan analisis deskriptif kualitatif. Strategi yang digunakan adalah pembelajaran Blended Learning dengan model Flipped Classroom melalui aplikasi Google Classroom. Kriteria keberhasilan yang ditetapkan dalam penelitian ini yaitu nilai rerata kelas minimal setara KKM=70, ketuntasan secara klasikal minimal 85%, dan aktivitas siswa minimal aktif. Hasil penelitian pada siklus I, nilai rerata kelas sebesar 69,29 dengan ketuntasan belajar secara klasikal 72,97% dan aktivitas siswa aktif. Pada siklus II, nilai rerata kelas meningkat menjadi 88,43 dengan ketuntasan belajar secara klasikal mencapai 91,89% dan aktivitas siswa sangat aktif. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa pembelajaran dengan menggunakan model Flipped Classroom melalui aplikasi Google Classroom dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa. This study aims to describe the increase in student activities and learning outcomes through learning the Flipped Classroom model during the Covid-19 pandemic. The subjects of this study were 34 students of class XI IPA 6 SMAN 1 Kamal. The object of this research is the activity and learning outcomes of art and culture material Concepts, elements, principles, materials, and techniques in creating fine arts. The method of collecting student activity data is through documentation and observation, while learning outcomes data are collected using learning outcomes tests. The research data analysis method used descriptive qualitative analysis. The strategy used is Blended Learning with the Flipped Classroom model through the Google Classroom application. The success criteria set in this study are the minimum grade point average of KKM = 70, classical completeness is at least 85%, and student activity is minimally active. The results of the research in the first cycle, the average value of the class was 69.29 with classical learning completeness 72.97% and active student activities. In the second cycle, the average value of the class increased to 88.43 with classical learning completeness reaching 91.89% and student activities were very active. Thus, it can be concluded that learning using the Flipped Classroom model through the Google Classroom application can improve student activities and learning outcomes.
Analisis implementasi pendidikan pancasila sebagai pendidikan karakter di SD negeri 002 Tanjungpinang Barat Nadia Tassya Pratiwi
Indonesian Journal of Educational Development Vol. 2 No. 3 (2021): November 2021
Publisher : Lembaga Pengembangan Pembelajaran Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas PGRI Mahadewa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (128.796 KB) | DOI: 10.5281/zenodo.5681214

Abstract

Dalam konteks pendidikan Pancasila, pendidikan karakter berarti upaya optimal untuk menumbuhkan karakter-karakter utama pada diri peserta didik yang sejalan atau relevan dengan nilai-nilai Pancasila. Tujuannya adalah agar peserta didik benar-benar memahami makna karakter, menghayati alasan perlunya karakter dimiliki, dan mengaplikasikan karakter dalam interaksi, posisi, dan peran sosial yang mereka jalankan di sekolah maupun di luar sekolah. Implementasi dari pendidikan karakter di Indonesia bersumber pada Pancasila yang selama ini menjadi dasar penting. Adapun pengembangan dari pendidikan karakter dipandu dengan buku dari pemerintah, yang selanjutnya diolah lebih mendalam oleh sekolah masing-masing yang menguasai keadaan secara langsung. Maka dari itu, tidak mengherankan jika implementasi pendidikan karakter di tiap-tiap sekolah memiliki wacana dan praktik yang berbeda-beda karena keadaan di tiap sekolah juga berbeda. In the context of Pancasila education, character education means optimal efforts to grow the main characters in students who are in line or relevant to the values ​​of Pancasila. The goal is that students really understand the meaning of character, appreciate the reasons for the need of character to be owned, and applying the character in interactions, positions, and social roles that they carry out at school as well as outside of the school. The implementation of character education in Indonesia is based on Pancasila which has been an important basis. The development of character education is guided by books from the government, then processed more deeply by each school that controls the situation directly. Therefore, it is not surprising that the implementation of character education in each school has different discourses and practices because the circumstances in each school are also different.
Upaya peningkatan kompetensi guru dalam menyusun silabus dan RPP melalui supervisi akademik yang berkelanjutan di MA Darul Inabah Saidatun Najmiah
Indonesian Journal of Educational Development Vol. 2 No. 3 (2021): November 2021
Publisher : Lembaga Pengembangan Pembelajaran Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas PGRI Mahadewa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (123.532 KB) | DOI: 10.5281/zenodo.5681443

Abstract

Penelitian tindakan ini bertujuan untuk: 1) membuktikan secara ilmiah apakah supervisi akademik berkelanjutan dapat meningkatkan kompetensi guru dalam menyusun silabus dan RPP; 2) mengetahui langkah-langkah yang tepat dalam melakukan supervisi akademik agar mampu meningkatkan kompetensi guru dalam menyusun silabus dan RPP; dan 3) mengukur peningkatan persentase kompetensi guru dalam menyusun silabus dan RPP setelah supervisi akademik berkelanjutan kepada guru yang sudah menyusun silabus dan RPP di tahun sebelumnya dan pada guru yang belum menyusun silabus dan RPP. Subjek penelitian ini adalah guru-guru pada MA Darul Inabah Tahun Pelajaran 2021/2022. Penelitian ini dilakukan dengan metode penelitian tindakan madrasah yang berlangsung selama 2 siklus. Teknik pengumpulan data menggunakan test dan observasi, serta dianalisis dengan metode deskriptif. Kriteria keberhasilan adalah apabila hasil penilaian kualitas silabus dan RPP adalah berturut-turut baik (71-85) dan sangat baik (86-100). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas silabus dan RPP mengalami peningkatan dari siklus I ke siklus II. Kesimpulan, supervisi akademik secara berkelanjutan terbukti secara ilmiah dapat meningkatkan kompetensi guru dalam menyusun silabus dan RPP di MA Darul Inabah, baik secara kuantitas maupun kualitas. This action research aims to: 1) scientifically prove whether continuous academic supervision can improve teacher competence in preparing syllabus and lesson plans; 2) knowing the right steps in conducting academic supervision in order to be able to improve teacher competence in compiling the syllabus and lesson plans; and 3) measuring the percentage increase in teacher competence in compiling the syllabus and lesson plans after continuing academic supervision to teachers who have prepared syllabus and lesson plans in the previous year and to teachers who have not prepared syllabus and lesson plans. The subjects of this study were teachers at MA Darul Inabah for the academic year 2021/2022. This research was conducted using the madrasah action research method which lasted for 2 cycles. Data collection techniques using tests and observations, and analyzed by descriptive methods. The criteria for success is if the results of the assessment of the quality of the syllabus and lesson plans are good (71-85) and very good (86-100) respectively. The results showed that the quality of the syllabus and lesson plans increased from cycle I to cycle II. In conclusion, continuous academic supervision has been scientifically proven to improve teacher competence in compiling the syllabus and lesson plans at MA Darul Inabah, both in quantity and quality.
Model pembelajaran kooperatif tipe STAD sebagai upaya meningkatkan prestasi belajar biologi Luh Kadek Agung Aseany
Indonesian Journal of Educational Development Vol. 2 No. 3 (2021): November 2021
Publisher : Lembaga Pengembangan Pembelajaran Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas PGRI Mahadewa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (127.064 KB) | DOI: 10.5281/zenodo.5681260

Abstract

Penelitian tindakan kelas yang dilakukan di SMA Negeri 1 Kuta Kelas X IPA 2 Semester I bertujuan untuk meningkatkan prestasi belajar pada mata pelajaran Biologi menggunakan Model Pembelajaran Student Team Achievement Division (STAD). Data hasil penelitian ini dikumpulkan dengan cara pemberian tes prestasi belajar Biologi. Dalam menganalisis data yang diperoleh digunakan metode analisis deskriptif. Data yang dihasilkan dari penelitian ini terdiri dari data awal, data siklus I dan data Siklus II. Dari data awal diperoleh rata-rata kelas baru mencapai nilai 68,31 dan ketuntasan belajarnya baru mencapai 54%. Data ini jauh di bawah harapan mengingat KKM mata pelajaran Biologi di sekolah ini adalah 70, Pada siklus I sudah terjadi peningkatan dan persentase ketuntasan belajar mencapai 71%. Pada siklus II perolehan rata-rata kelas sudah mencapai 83,26 dan persentase ketuntasan belajarnya sudah mencapai 100%. Data pada Siklus II ini sudah sesuai harapan akibat penggunaan model pembelajaran yang sifatnya konstruktivis. Simpulan yang diperoleh adalah Model Pembelajaran Student Team Achievement Division (STAD) dapat meningkatkan prestasi belajar Biologi Siswa Kelas X IPA 2 Semester I Tahun Pelajaran 2019/2020 SMA Negeri 1 Kuta. Classroom action research conducted at SMA Negeri 1 Kuta Class X IPA 2 Semester I aims to improve learning achievement in Biology subjects using the Student Team Achievement Division (STAD) Learning Model. The data from this research were collected by giving the Biology learning achievement test. In analyzing the data obtained, descriptive analysis method was used. The data generated from this study consisted of initial data, cycle I data and data from Cycle II. From the initial data, the average grade for the new class reached 68.31 and the learning completeness only reached 54%. This data is far below expectations considering that the KKM for Biology at this school is 70. In the first cycle there has been an increase and the percentage of learning completeness has reached 71%. In the second cycle, the average class acquisition has reached 83.26 and the percentage of learning completeness has reached 100. %. The data in Cycle II is in line with expectations due to the use of a constructivist learning model. The conclusion obtained is the Student Team Achievement Division (STAD) Learning Model can improve Biology learning achievement for Class X Science 2 Semester I Academic Year 2019/2020 SMA Negeri 1 Kuta.
Implementasi pembelajaran flipped classroom berbasis strategi diferensiasi untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis peserta didik I Made Yadnya Tresna Putra
Indonesian Journal of Educational Development Vol. 2 No. 3 (2021): November 2021
Publisher : Lembaga Pengembangan Pembelajaran Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas PGRI Mahadewa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (143.741 KB) | DOI: 10.5281/zenodo.5681318

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya permasalahan yang teridentifikasi di kelas XII IPA3 SMAN 6 Denpasar yaitu rendahnya keterampilan berpikir kritis peserta didik selama pembelajaran daring. Penelitian ini bertujuan meningkatkan keterampilan berpikir kritis peserta didik dan mendeskripsikan tanggapan peserta didik terhadap implementasi model pembelajaran flipped classroom berbasis strategi diferensiasi. Subjek penelitian ini adalah peserta didik kelas XII IPA3 SMAN 6 Denpasar pada semester ganjil tahun pelajaran 2021/2022 sebanyak 31 orang. Penelitian ini dilaksanakan dalam 2 siklus dan materi yang diajarkan adalah Listrik Dinamis. Data keterampilan berpikir kritis peserta didik dikumpulkan dengan tes keterampilan berpikir kritis. Penelitian ini dikatakan berhasil jika rata-rata keterampilan berpikir kritis peserta didik secara klasikal minimal dengan kategori baik serta ketuntasan klasikal minimal 85%. Tanggapan peserta didik dikumpulkan dengan angket tanggapan. Kriteria keberhasilan untuk tanggapan peserta didik adalah minimal berada pada kategori positif. Berdasarkan hasil analisis deskriptif menunjukkan bahwa, pertama terjadi peningkatan keterampilan berpikir kritis peserta didik yang dapat dilihat dari skor rata-rata siklus I sebesar 80,10 (kategori baik) dan skor rata-rata siklus II sebesar 82,12 (kategori baik). Kedua, tanggapan peserta didik terhadap implementasi pembelajaran flipped classroom berbasis strategi diferensiasi tergolong positif dengan skor rata-rata tanggapan peserta didik 58,48. This research was motivated by the problems identified in class XII IPA3 SMAN 6 Denpasar, namely the low critical thinking skills of students during online learning. This study aims to improve students' critical thinking skills and describe students' responses to the implementation of the flipped classroom learning model based on differentiation strategy. The subjects of this study were 31 students of class XII IPA3 SMAN 6 Denpasar in the odd semester of the 2021/2022 academic year. This research was carried out in 2 cycles and the material taught was Dynamic Electricity. Data on students' critical thinking skills were collected by means of a critical thinking skills test. This research is said to be successful if the average critical thinking skills of students classically are at least in the good category and classical completeness is at least 85%. Student responses were collected by means of a response questionnaire. The success criteria for student responses are at least in the positive category. Based on the results of the descriptive analysis showed that, first, there was an increase in students' critical thinking skills which could be seen from the average score of the first cycle of 80.10 (good category) and the second cycle average score of 82.12 (good category). Second, students' responses to the implementation of the flipped classroom learning based on differentiation strategy are positive with an average score of 58.48 students' responses.

Page 1 of 2 | Total Record : 12