cover
Contact Name
Media Pustakawan
Contact Email
media.pustakawan@gmail.com
Phone
+6287876564261
Journal Mail Official
media.pustakawan@gmail.com
Editorial Address
Jalan Salemba Raya No.28 A, Pusat Pembinaan Pustakawan
Location
Kota adm. jakarta pusat,
Dki jakarta
INDONESIA
Media Pustakawan
Published by Perpustakaan Nasional
ISSN : 08529248     EISSN : 26853396     DOI : https://doi.org/10.37014/medpus
Core Subject : Science,
Jurnal Media Pustakawan merupakan terbitan Perpustakaan Nasional, Pusat Pembinaa Pustakawan(Pusat Pembinaan Pustakawan) yang berfokus pada bidang ilmu perpustakaan dan informasi khususnya yang berhubungan dengan pengembangan kepustakawanan . Artikel Jurnal yang diterbitkan merupakan hasil kajian atau penelitian yang dapat bersumber dari studi literatur, studi lapangan, eksperimen, dan implementasi dari konsep, teori & model di bidang kepustakawanan.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol 26, No 4 (2019): Desember" : 8 Documents clear
Kejahatan Dunia Maya Bidang Akademik Arda Putri Winata
Media Pustakawan Vol 26, No 4 (2019): Desember
Publisher : Perpustakaan Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (269.125 KB) | DOI: 10.37014/medpus.v26i4.575

Abstract

Perkembangan teknologi informasi berbasis komputer dan jaringan internet sangat pesat di masyarakat. Perkembangan ini terjadi di hampir semua bagian dunia yang berdampak pada globalisasi dunia bisnis. Seiring dengan pesatnya perkembangan teknologi informasi dengan jaringan internet, menghadirkan dunia kedua, ruang cyber. Orang yang tidak bertanggung jawab menggunakan ini untuk mendapatkan keuntungan. Mereka tidak segan melakukan kejahatan dunia maya di bidang akademik untuk mendapat untung. Dan bagaimana dengan pustakawan? Apakah itu peran pustakawan? Metode yang digunakan dalam makalah ini adalah tinjauan literatur. Sumber data diperoleh melalui studi beberapa literatur. Di Indonesia, kejahatan dunia maya di dunia akademik selama 2013-2018 telah ditemukan. Temuan ini ada di situs resmi sistem peringkat kredit dosen. Paling tidak dapat disimpulkan bahwa ada empat jenis kejahatan dunia maya yang terjadi di Indonesia, yaitu plagiarisme, penerbitan predator, pencurian identitas dan konferensi palsu. Selain itu, pustakawan dapat memainkan peran aktif dalam mencegah kejahatan dunia maya di dunia akademik dengan berbagai cara seperti menyediakan layanan literasi informasi, berkolaborasi dengan pihak-pihak terkait untuk membuat kebijakan penulisan ilmiah, terlibat dalam seminar tentang plagiarisme, meningkatkan platform dan memastikan keamanan sumber informasi, memberikan pelatihan tentang penggunaan alat referensi dan hal-hal lain. Pustakawan sebagai mitra untuk akademisi harus berperan dalam mencegah kejahatan digital sehingga semua akademisi merasa aman dalam menciptakan pekerjaan untuk mendidik kehidupan bangsa secara berkelanjutan.
Perancangan Chat Bot Messenger Dengan Pendekatan User Centered Design (Studi Kasus : Perpustakaan Fakultas Teknik UGM) Nova Indah Wijayanti; Rita Yulianti; Bagus Wijaya
Media Pustakawan Vol 26, No 4 (2019): Desember
Publisher : Perpustakaan Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (580.628 KB) | DOI: 10.37014/medpus.v26i4.555

Abstract

Revolusi industri dalam bidang informasi di Perpustakaan telah mengalami perkembangan.. Tantangan yang dihadapi oleh perpustakaan adalah bagaimana penerapan konsep 4.0 ini disesuaikan dengan sumber daya yang dimiliki perpustakaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana merancang dan mengembangkan chatbot yang berfungsi sebagai customer service.  Metode penelitian yang digunakan dengan Google Design Sprint yang terdiri dari Understand, Define, Diverge, Decide, Prototype  dan  Validate. Analisis data menggunakan user centered design yaitu kesesuaian antara desain dengan kebutuhan dan keinginan pengguna. Hasil dan Pembahasan yaitu penerapan Artificial Intelligence di Perpustakaan dengan cara memasang chatbot untuk pekerjaan customer service bisa dilakukan dengan memanfaatkan aplikasi manychat. Fitur yang dipasang disesuaikan dengan FAQ (Frequanlty Ask Question) yang telah didokumentasikan di Perpustakaan.  Hasil penelitian adalah chatbot berhasil dipasang dan bisa berfungsi dengan baik melalui usability test. Untuk hasil lebih optimal dibutuhkan integrasi dengan channel komunikasi lain yang dimiliki oleh perpustakaan.
Penerapan Data Curation Pada Perpustakaan Penelitian Dalam Mengelola Data Penelitian Hermin Triasih; Dwiatri Kusumaningrum; Slamet Riyanto
Media Pustakawan Vol 26, No 4 (2019): Desember
Publisher : Perpustakaan Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (72.67 KB) | DOI: 10.37014/medpus.v26i4.659

Abstract

Saat ini repositori dan depositori LIPI sedang memfokuskan pada kegiatan pengolahan data ilmiah yang dihasilkan dari suatu penelitian. Mengingat betapa pentingnya data penelitian maka dalam proses pengelolaannya diperlukan sebuah data management plan. Salah satu proses data management plan yaitu kurasi data. Proses kurasi data diperlukan untuk menjamin data yang dipublikasikan lebih akurat, informatif, dan berkualitas sehingga berdampak pada peningkatan akses data. Tujuan penelitian adalah menentukan proses/alur data management untuk proses kurasi data yang tepat untuk diterapkan di Perpustakaan penelitian (PDII LIPI) guna  memastikan data sesuai aturan yang berlaku (valid), informatif, dan berkualitas agar data dapat digunakan kembali (reuse) dan menghasilkan data penelitian baru (reproduce). Metode penelitian menggunakan metode kualitatif dimana data diambil dengan teknik wawancara mendalam (in-depth interview) semi terstruktur. Responden penelitian adalah CIFOR, P2O LIPI, BMKG, BPS, dan Kemkes. Hasil yang diperoleh adalah responden sudah menerapkan data management termasuk proses kurasi. Alur kurasi antar 5 responden berbeda, tergantung pada kebijakan dan kebutuhan responden. Kesimpulan yang dapat diambil, bahwa tim data management termasuk kurator harus dilibatkan di awal hingga akhir penelitian. Kegiatan kurasi data di perpustakaan penelitian dilaksanakan saling bekerjasama antar peneliti, pustakawan/kurator, dan IT. Tugas utama kurasi data penelitian yang dilakukan pustakawan/kurator adalah menentukan dan memastikan kualitas data penelitian dengan tujuan agar data dapat diakses dengan mudah dan data dapat dimanfaatkan kembali.
Efektivitas Akuisisi Koleksi Repositori di Perguruan Tinggi: Kasus Institut Pertanian Bogor Sri Rahayu; Ratnaningsih Ratnaningsih
Media Pustakawan Vol 26, No 4 (2019): Desember
Publisher : Perpustakaan Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (354.629 KB) | DOI: 10.37014/medpus.v26i4.656

Abstract

Perpustakaan adalah institusi pengelola sumber informasi baik yang tercetak maupun yang terekam secara profesional dengan menggunakan sistem yang baku guna memenuhi kebutuhan pendidikan, penelitian, pelestarian, informasi dan rekreasi para pemustaka. Repositori adalah wadah atau tempat sekumpulan paket informasi  yang dihasilkan oleh sebuah institusi, tempat tersebut berguna sebagai penyimpanan, pelestarian dan penyebaran informasi sehingga dapat ditemukan kembali melalui internet. Cara menghimpun koleksi  Karya Tulis Ilmiah (KTI) untuk repositori bisa dengan menerima dan bahkan dengan cara menjemput bola kepada para pemangku kebijakan institusi, seperti mendatangi Fakultas, Departemen, unit ain yang berada di lingkup IPB, sesuai dengan peraturan Rektor IPB tentang Serah Simpan Karya Ilmiah di lingkungan IPB. Masalah dalam menghimpun koleksi repositori IPB diantaranya adalah: (1) Kurangnya kesadaran staf pengajar untuk menyerahkan KTI; (2) Kurangnya informasi bahwa ada Peraturan Rektor tentang wajib serah simpan KTI di lingkungan IPB. Tujuan kajian adalah: (1) Mengetahui efektivitas pelaksanaan Peraturan Rektor nomor 06/13/PL/2010 tentang serah simpan KTI; (2) Mengetahui kondisi terakhir jumlah koleksi repositori IPB dan persoalan yang timbul dalam pengumpulan koleksi repositori; (3) Memberikan rekomendasi kepada Perpustakaan IPB terkait dengan pelaksanaan Peraturan Rektor Serah Simpan KTI.  
Implementasi Library Class Di Perpustakaan Universitas Airlangga Novita Dwi Anawati
Media Pustakawan Vol 26, No 4 (2019): Desember
Publisher : Perpustakaan Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (467.561 KB) | DOI: 10.37014/medpus.v26i4.654

Abstract

Sivitas akademika dituntut untuk membuat publikasi ilmiah. Tuntutan tersebut berdampak pada penyediaan layanan sumber-sumber informasi di perpustakaan. Kemutakhiran dan kemudahan akses sumber-sumber informasi sangat diperlukan untuk mewujudkan tuntutan tersebut. Kualitas publikasi ilmiah sangat bergantung pada kualitas literatur pendukung. Perpustakaan Universitas Airlangga menyediakan e-resources lebih kurang 50 database dengan sekitar 15 publisher (provider). Namun, tidak semua sivitas akademika memahami cara memanfaatkan platform e-resources tersebut. Oleh karena itu diperlukan pelatihan literasi informasi untuk menunjang publikasi ilmiah. Karya tulis ini memberikan batasan ruang lingkup pada best practice (praktik baik) Perpustakaan Universitas Airlangga dalam menyelenggarakan literasi informasi guna menunjang publikasi ilmiah sivitas akademika. Tujuan karya tulis ini yaitu untuk memberikan deskripsi singkat tentang praktik baik penyelenggaraan literasi informasi di Perpustakaan Universitas Airlangga. Metodologi penelitian yang digunakan dalam karya tulis ini yaitu action research. Hasil luaran dari program Library Class, yaitu peningkatan jumlah publikasi ilmiah Universitas Airlangga yang terindeks Scopus dari 236 dokumen di tahun 2016, 469 dokumen di tahun 2017, dan 848 dokumen di tahun 2018. Kesuksesan di bidang penelitian, publikasi ilmiah, dan nilai akademis yang excellent merupakan bentuk kesejahteraan di lingkup perguruan tinggi.
Usability dan Kepuasan Mahasiswa Pengguna Repository ULM Mariatul Qibthiyyah; Mahmudah Mahmudah
Media Pustakawan Vol 26, No 4 (2019): Desember
Publisher : Perpustakaan Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (436.316 KB) | DOI: 10.37014/medpus.v26i4.653

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalahm mendeskripsikan usability, kepuasan pengguna, serta  hubungan antara usability dan kepuasan pengguna Repository ULM. Teknik pengumpulan data adalah dengan menggunakan lembar validasi untuk menguji validitas istrumen, lembar evaluasi heuristik untuk menentukan permasalahan usability, dan angket kepuasan pengguna. Data validitas dianalisis dengan menggunakan Rasch model. Data usability dianalisis dengan menggunakan evaluasi heuristik. Data kepuasan pengguna dianalisis secara deskriptif. Hubungan antara usability dan kepuasan pengguna dianalisis dengan uji regresi. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, diperoleh kesimpulan sebagai berikut: (1) Usability Repository ULM yang dianalisis menggunakan evaluasi heuristik menunjukkan bahwa terdapat masalah usability mayor dimana permasalahan ini penting penting untuk diperbaiki sehingga harus diberi prioritas tinggi. Permasalahan mayor ini terjadi pada variabel visibility of system status, match between system and the real world, user control and freedom, consistency and standards, dan recognition rather than recall. Selain itu juga terdapat permasalahan dengan kategori masalah usability minor, dimana permasalahn ini harus diperbaiki tetapi dengan prioritas rendah. Permasalahan minor ini terjadi pada variabel error prevention, flexibility and efficiency of use, aesthetic and minimalist design, well-structured features, dan use of default values.  (2) Kepuasan mahasiswa pengguna Repository ULM diperoleh dari hasil angket dan wawancara yang menunjukkan bahwa 12% sangat puas, 53% puas, 27% kurang puas, dan 6% mahasiswa pengguna tidak puas dengan Repository ULM. (3) Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan linear anatara usability dan kepuasan pengguna karena nilai sig lebih besar dari 0,05, yakni 0,692.
Hubungan Open Access Institutional Repository (OAIR) dengan Produktivitas Ilmiah pada Dosen di Perguruan Tinggi Bulqis Khumairo; Dian Novita Fitriani
Media Pustakawan Vol 26, No 4 (2019): Desember
Publisher : Perpustakaan Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (5506.776 KB) | DOI: 10.37014/medpus.v26i4.662

Abstract

OA becomes a new model in the scientific communication process. In various studies show that OA gives the impact of increasing research by giving free access to articles for all who are interested. The OA movement is not only limited to the process of disseminating and promoting work from the research community, but has evolved into individual institutional repositories, electronic archives of research results of staff working on these institutions. Some academic libraries have begun to develop Open Access Institutional Repositories (OAIR). Along with the development of OAIR, the academic community is demanded to be productive in conducting scientific publications. The development of OAIR and scientific publications are very important components in scientific communication. This study aims to determine whether there is a relationship between the availability and accessibility of OAIR with the scientific productivity of lecturers. The method used in this research is descriptive quantitative. The number of respondents was 70 lecturers from 3 universities who presented the 2018 SINTA Awards, namely the University of Indonesia, UIN Sunan Gunung Djati and the Ministry of Health II Jakarta Poltekkes. Data collection is done by using questionnaires in the form of online and offline. The results of this study indicate that the availability and accessibility of the OAIR system has a multiple correlation coefficient of 0.812 and a significance value of 0,000, so there is a positive influence and has a very strong relationship on scientific productivity among lecturers.
Evaluasi Layanan Difabel Tunanetra di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Sleman Irzalina Rahmawati; Thoriq Tri Prabowo
Media Pustakawan Vol 26, No 4 (2019): Desember
Publisher : Perpustakaan Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37014/medpus.v26i4.601

Abstract

This study aims to study the evaluation of library services for persons with disabilities in the Sleman Regency Public Library. This research is a qualitative research. Data collection methods are observation, interview, and observation. The results of this study are; There are three standard service components issued by IFLA namely physical access, media format, services, and computers. Some Library Services already meet the standards, but there are some services that do not meet the standards. Sleman Regency Library needs to pay more attention to this matter. Based on these three components, the Sleman Regency Library and Archives Service has braille corner for users with visual impairments. However, it is better if braille in the library is not fully utilized by the user. So the library then needs to hold a socialization activity so that the braille angle can be utilized to its full potential in accordance with the information needs of the visually impaired community. The findings of this study are that the Sleman Regency Public Library has actually provided services for people with visual impairments, but this service has not been optimally managed. This study adds to the Library or Librarian to disseminate information to the public about braille corner services so that they can be utilized optimally.

Page 1 of 1 | Total Record : 8


Filter by Year

2019 2019


Filter By Issues
All Issue Vol. 32 No. 2 (2025): Agustus Vol. 32 No. 1 (2025): April Vol. 31 No. 3 (2024): Desember Vol. 31 No. 2 (2024): Agustus Vol. 31 No. 1 (2024): April Vol. 30 No. 3 (2023): Desember Vol. 30 No. 2 (2023): Agustus Vol. 30 No. 1 (2023): April Vol. 29 No. 3 (2022): Desember Vol. 29 No. 2 (2022): Agustus Vol 29, No 2 (2022): Agustus Vol 29, No 1 (2022): April Vol. 29 No. 1 (2022): April Vol 28, No 3 (2021): Desember Vol 28, No 2 (2021): Agustus Vol 28, No 1 (2021): April Vol 27, No 3 (2020): Desember Vol 27, No 2 (2020): Agustus Vol 27, No 1 (2020): April Vol 26, No 4 (2019): Desember Vol 26, No 3 (2019): September Vol 26, No 2 (2019): Juni Vol 26, No 1 (2019): Maret Vol 25, No 5 (2018): Desember -- edisi khusus Vol 25, No 4 (2018): Desember Vol 25, No 3 (2018): September Vol 25, No 2 (2018): Juni Vol 25, No 1 (2018): Maret Vol 24, No 4 (2017): Desember Vol 24, No 3 (2017): September Vol 24, No 2 (2017): Juni Vol 24, No 1 (2017): Maret Vol 23, No 2 (2016): Juni Vol 23, No 1 (2016): Maret Vol 22, No 4 (2015): Desember Vol 22, No 3 (2015): September Vol 22, No 2 (2015): Juni Vol 22, No 1 (2015): Maret Vol 21, No 3 & 4 (2014): DESEMBER Vol 21, No 2 (2014): JUNI Vol 21, No 1 (2014): Maret Vol 20, No 3 (2013): September Vol 20, No 2 (2013): Juni Vol 20, No 1 (2013): Maret Vol 19, No 4 (2012): Desember Vol 19, No 3 (2012): September Vol 19, No 2 (2012): Maret Vol 18, No 4 (2011): Desember Vol 18, No 3 (2011): September Vol 18, No 2 (2011): Juni Vol 18, No 1 (2011): Maret Vol 17, No 3&4 (2010): SEPTEMBER & DESEMBER Vol 17, No 1&2 (2010): Maret dan Juni Vol 16, No 3&4 (2009): September Vol 16, No 1&2 (2009): Maret Vol 15, No 1&2 (2008): Juni Vol 15, No 3 (2008): September Vol 14, No 3&4 (2007): Desember Vol 14, No 2 (2007): Juni Vol 14, No 1 (2007): Maret More Issue