cover
Contact Name
Saprizal Hadisaputra
Contact Email
rizal@unram.ac.id
Phone
+6287738066422
Journal Mail Official
pijarmipa@unram.ac.id
Editorial Address
Univesitas Mataram. Jalan Majapahit No 62 Mataram, Lombok, NTB. 83125. Indonesia
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Jurnal Pijar MIPA
Published by Universitas Mataram
ISSN : 19071744     EISSN : 24601500     DOI : -
Core Subject : Science, Education,
Jurnal Pijar MIPA (e-ISSN: 2460-1500 & p-ISSN: 1907-1744) is an open-access scientific periodical journal published by the Department of Mathematics and Science Education, Faculty of Teacher Training and Education, University of Mataram. Jurnal Pijar MIPA publishes original articles on current issues and trends in mathematics-science-science education studies. In addition, this journal addresses issues concerning environmental education and environmental science. The journal scopes are: a. Physics and Physics Education b. Chemistry and Chemistry Education c. Biology and Biology Education d. Natural Science and Science Education e. Mathematics and Mathematics Education f. Environmental and Environmental Education
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 17 Documents
Search results for , issue "Vol. 14 No. 1 (2019): Maret" : 17 Documents clear
Pengaruh Model Pembelajaran Discovery Learning dan Number Head Together Terhadap Aktivitas, Motivasi dan Hasil Belajar Siswa Soesilowaty Halim; Didimus Tanah Boleng; PM Labulan
Jurnal Pijar Mipa Vol. 14 No. 1 (2019): Maret
Publisher : Department of Mathematics and Science Education, Faculty of Teacher Training and Education, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (635.446 KB) | DOI: 10.29303/jpm.v14i1.569

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran discovery learning dan number head together terhadap aktivitas, motivasi dan hasil belajar siswa. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu (quasi experimental design). Adapun desain yang digunakan pada penelitian ini adalah pretest-posttest control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X MIPA Tahun Pelajaran 2017/2018 di SMA Negeri 3 Samarinda yang berjumlah 286 siswa, dengan sampel yang terdiri dari 3 kelas yakni X MIPA 1 sebagai kelas eksperimen 1 (dengan model discovery learning DL), kelas X MIPA 2 sebagai kelas eksperimen 2 (dengan model number head together NHT) dan kelas X MIPA 3 sebagai kelas control (dengan model konvensional). Instrument dalam penelitian ini berupa lembar observasi, angket dan soal pre-test dan post-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Ada pengaruh model pembelajaran DL terhadap Aktivitas Belajar siswa kelas X SMAN 3 Samarinda. Pengaruh Model DL bersifat positif terhadap tingginya aktivitas belajar siswa. (2) Ada pengaruh model Pembelajaran NHT terhadap aktivitas belajar siswa kelas X SMAN 3 Samarinda. Model NHT berpengaruh positif terhadap aktivtas belajar siswa. (3) Ada pengaruh model pembelajaran DL terhadap Motivasi Belajar siswa kelas X SMAN 3 Samarinda. Pengaruh Model DL bersifat positif terhadap tingginya motivasi belajar siswa. (4) Ada pengaruh model Pembelajaran NHT terhadap motivasi belajar siswa kelas X SMAN 3 Samarinda. Model NHT berpengaruh positif terhadap motivasi belajar siswa. (5) Ada pengaruh model pembelajaran DL terhadap Hasil Belajar siswa kelas X SMAN 3 Samarinda. Pengaruh Model DL bersifat positif terhadap nilai hasil belajar siswa. (6) Ada pengaruh model Pembelajaran NHT terhadap hasil belajar siswa kelas X SMAN 3 Samarinda. Model NHT berpengaruh positif terhadap nilai hasil belajar siswa.
Interaksi Asam Humat Dengan Larutan Urea, SP36 dan KCl dan Pengaruhnya Terhadap Efisiensi Pemupukan Nurul Ismillayli; Siti Raudhatul Kamali; Saprini Hamdiani; Dhony Hermanto
Jurnal Pijar Mipa Vol. 14 No. 1 (2019): Maret
Publisher : Department of Mathematics and Science Education, Faculty of Teacher Training and Education, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1042.511 KB) | DOI: 10.29303/jpm.v14i1.815

Abstract

Telah dilakukan studi interaksi asam humat dengan larutan urea, super fosfat 36 (sp36), dan kalium klorida (KCl) dengan menggunakan metode spektrofotometri Infra Red (IR). Penggunaan asam humat diketahui dapat meningkatkan ketersediaan, pengambilan nutrien pada tanaman dan efisiensi pemupukan urea, SP36 dan KCl. Akan tetapi, gugus fungsi asam humat yang berperan pada interaksi dengan pupuk belum dikaji. Penelitian dilakukan dengan menginteraksikan asam humat dan larutan pupuk urea, SP36 dan KCl dengan perbandingan massa 1:5. Interaksi asam humat dengan ketiga pupuk diketahui dengan membandingkan spektra IR asam humat murni dengan asam humat setelah bereaksi dengan ketiga pupuk. Adanya pergeseran serapan bilangan gelombang mengindikasikan terjadi interaksi. Pengaruh penambahan asam humat pada efisiensi pemupukan dilakukan dengan menghitung kadar nitrogen, fosfor dan kalium pada sampel tanaman jagung menggunakan metode Kjehdahl dan spektrofotometri UV-Vis. Hasil karakterisasi dengan spektrofotometer Fourier Transform Infra Red (FTIR) menunjukkan bahwa struktur hipotetik asam humat memiliki gugus fungsional –OH, alifatis, eter, aromatis dan karboksilat. Interaksi asam humat dengan ketiga pupuk terjadi pada gugus fenol, aromatis dan karboksilat yang ditunjukkan dengan adanya pergeseran serapan pada daerah 3421 cm-1,  1611 cm-1dan 1375 cm-1. Penambahan asam humat pada pemupukan dasar dapat meningkatkan efisiensi pemupukan.
Pengaruh Pendekatan Kontekstual Berbantuan Alat Peraga Terhadap Penguasaan Konsep dan Kemampuan Pemecahan Masalah Fisika Nurul Huda; Hikmawati Hikmawati; Kosim Kosim
Jurnal Pijar Mipa Vol. 14 No. 1 (2019): Maret
Publisher : Department of Mathematics and Science Education, Faculty of Teacher Training and Education, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (816.766 KB) | DOI: 10.29303/jpm.v14i1.959

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh pendekatan kontekstual berbantuan alat peraga terhadap penguasaan konsep dan kemampuan pemecahan masalah fisika peserta didik SMA kelas X pada materi getaran harmonis. Jenis penelitian ini adalah Quasi-experimen dengan desain penelitian non equivalent control group design with pre-test and post-test. Populasi penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas X IPA SMAN 4 Mataram dengan teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Sampel penelitian adalah peserta didik pada kelas X IPA 1 sebagai kelas eksperimen dan kelas X IPA 5 sebagai kelas kontrol. Penguasaan konsep diukur dengan memberikan tes berupa pilihan ganda dan kemampuan pemecahan masalah diukur dengan memberikan tes essay.Hasil tes akhir untuk penguasaan konsep diperoleh nilai rata-rata kelas eksperimen 60,55 dan nilai rata kelas kontrol 40,76. Hasil tes akhir pemecahan masalah diperoleh nilai rata-rata kelas eksperimen 64,14  dan nilai rata-rata kelas kontrol 51,55.  Hipotesis penelitian diuji dengan Uji-t polled varians dengan taraf signifikan 5%, dan diperolehhasil thitung = 5,16 untuk penguasaan konsep dan  thitung = 3,57 untuk pemecahan masalah, sedangkan  ttabel= 2,0. Berdasarkan hasil tersebut, berarti thitung lebih besar dari pada ttabel. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pendekatan kontekstual berbantuan alat peraga berpengaruh terhadap penguasaan konsep dan kemampuan pemecahan masalah fisika peserta didik diSMAN 4Mataram tahun pelajaran 2017/2018.
Integrasi Bahan Ajar IPA Menggunakan Model Robin Fogarty Untuk Proses Pembelajaran IPA di SMP Ghery Priscylio; Sjaeful Anwar
Jurnal Pijar Mipa Vol. 14 No. 1 (2019): Maret
Publisher : Department of Mathematics and Science Education, Faculty of Teacher Training and Education, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1824.34 KB) | DOI: 10.29303/jpm.v14i1.966

Abstract

Penelitian ini menyajikan tinjauan literatur tentang integrasi dari bahan ajar IPA menggunakan model Robin Fogarty yang dapat digunakan dalam pembelajaran IPA di SMP. Bahan ajar adalah segala bentuk bahan berupa seperangkat materi yang disusun secara sistematis yang digunakan untuk membantu guru dalam melaksanakan kegiatan pembelajaran dan kemungkinan siswa untuk belajar. Menurut Robin Fogarty terdapat 10 model pembelajaran terpadu yaitu model terpisah (fragmented), keterkaitan/keterhubungan (connected), berbentuk sarang (nested), dalam satu rangkaian (sequenced), terbagi (shared), bentuk jaring laba- laba (webbed), dalam satu alur (threaded), terpadu (integrated), tenggelam (immersed), membentuk jejaring (networked). Model pembelajaran terpadu dari Robin Fogarty ini diterapkan dalam pengembangan bahan ajar IPA. Penelitian pengembangan bahan ajar IPA menyertakan tipe keterpaduan yang digunakan. Ada banyak tema, metode pengembangan yang digunakan dalam pengembangan bahan ajar IPA. Ada juga yang mengembangkan bahan ajar IPA dalam satu topik saja.  Dengan demikian dihasilkan bahan ajar IPA dengan berbagai macam model keterpaduan sehingga diharapkan dapat digunakan guru dalam pembelajaran IPA terpadu di SMP/ MTs. 
Analisis Merkuri Menggunakan 4,4’-Bis(dimethylamino)thio-benzophenone Secara Spektrofotometri di Perairan Loang Baloq, Tanjung Karang Mutiah Mutiah; Syarifa Wahida Al Idrus; Sukib Sukib
Jurnal Pijar Mipa Vol. 14 No. 1 (2019): Maret
Publisher : Department of Mathematics and Science Education, Faculty of Teacher Training and Education, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (527.028 KB) | DOI: 10.29303/jpm.v14i1.967

Abstract

Merkuri merupakan unsur paling toksik, oleh karena itu keberadaanya di lingkungan perlu diketahui secara pasti. Perairan lokasi wisata Loang Baloq Tanjung karang merupakan muara suangai yang diduga membawa limbah yang mengandung merkuri. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui distribusi logam merkuri dalam air dan sedimen di Lokasi Perairan Wisata Loang Baloq. Langkah-langkah yang dilakukan adalah pengambilan sampel, preparasi sampel, reaksi pembentukan kompleks merkuri-4,4’-Bis(dimethylamino)thio-benzophe-none, pengukuran dengan spektrofoto-meter uv-vis. Hasil analisis menunjukan bahwa distribusi konsentrasi merkuri baik dalam air mupun sedimen di lokasi wisata Loang Baloq bervariasi. Konsentrasi merkuri dalam air kolam antara  0,0110 s/d 0,0310 mg/L, air sungai hilir sebesar 0,0082 s/d 0,0254 mg/L dan air muara sebesar 0,0004 s/d 0,0179 mg/L. Konsentrasi merkuri dalam sedimen kolam antara 2,560 s/d 4,542 mg/kg, sedimen sungai hilir sebesar 1,668 s/d 3,217 mg/kg, dan sedimen muara sebesar 1,203 s/d 2,039 mg/kg. Kesimpulan yang diperoleh dari penelitian ini menunjukan bahwa distribusi merkuri baik dalam air maupun sedimendi lokasi Perairan Loang Baloq tidak merata.
Relevansi Lulusan Program Studi Pendidikan Kimia Dengan Kebutuhan Pasar Kerja Eka Junaidi; Yunita Arian Sani Anwar; Saprizal Hadisaputra
Jurnal Pijar Mipa Vol. 14 No. 1 (2019): Maret
Publisher : Department of Mathematics and Science Education, Faculty of Teacher Training and Education, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1311.242 KB) | DOI: 10.29303/jpm.v14i1.968

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melakukan pemetaan profil lulusan program studi pendidikan kimia FKIP Universitas Mataram dengan kebutuhan pasar kerja di tingkat Nasional. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif yang bersifat memberikan penjelasan terkait dengan profil alumni program studi pendidikan Kimia FKIP Universitas Mataram. Adapun pelaksanaan penelitian ini dilakukan melalui tracer study yang umumnya menggunakan instrumen, berupa kuesioner online karena dianggap memiliki kelebihan, yaitu lebih menghemat biaya, data dimasukan sendiri oleh responden ke dalam sistem, keluaran hasil yang lebih cepat karena data terkoleksi di sistem sehingga pengolahan lebih cepat dilakukan, serta tingginya jumlah responden yang mungkin didapat. Pelaksanaan tracer study pada dasarnya dilakukan dengan mengikuti tiga tahapan. Tahap awal yaitu pengembangan konsep dan instrumen. Tahapan kedua adalah pengumpulan data responden (alumni Program Studi). Tahap akhir adalah analisis data dan penulisan laporan. Untuk analisis data hasil penelitian digunakan teknik deskriptif kuantitatif berupa persentase sederhana dan penggunaan tabel. Untuk keperluan pengolahan data yang bersifat kualitatif dilakukan analisis melalui tiga jalur yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Adapun yang menjadi sampel dalam penelitian ini adalah seluruh responden alumni pendidikan kimia mulai angkatan 1997 (angkatan pertama) sampai dengan angkatan 2013 yang berjumlah 189 orang. Berdasarkan hasil tabulasi dan analisis data responden diperoleh informasi bahwa Alumni Program Studi Pendidikan Kimia diketahui bahwa; 1.) Jumlah lulusan pendidikan kimia yang telah terserap dunia kerja sebanyak 79,9 % pada berbagai sektor pekerjaan; 2.) Bidang Pekerjaan pertama yang diperoleh setelah lulus adalah sebagai guru/Dosen Mata Pelajaran Kimia yaitu sebanyak 36,5 %; 3.) Bidang pekerjaan alumni Pendidikan Kimia yang sesuai dengan keilmuannya sebanyak 56,6 % dengan bidang pekerja yang paling banyak adalah sebagai Guru Mata Pelajaran Kimia (39,2%); 4.) Kesesuaian pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh dari program studi dengan tuntutan pekerjaanya (kesesuaian lebih dari 81%) adalah 40,7 %; dan 5.) Status kepegawaian alumni paling banyak adalah sebagai pegawai honorer/kontrak/tetap sebanyak 43,9%.
Perbedaan Hasil Belajar IPA Biologi Menggunakan Model Reciprocal Learning dan Problem Based Learning Febrina Amaliya Rha’ifa; Khairuddin Khairuddin; I Wayan Merta
Jurnal Pijar Mipa Vol. 14 No. 1 (2019): Maret
Publisher : Department of Mathematics and Science Education, Faculty of Teacher Training and Education, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (205.919 KB) | DOI: 10.29303/jpm.v14i1.973

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPA Biologi antara siswa yang belajar menggunakan model Reciprocal Learning (RL) dan siswa yang belajar menggunakan model Problem Based Learning (PBL) di kelas VII SMP Negeri 20 Mataram tahun ajaran 2016/2017. Jenis penelitian ini adalah penelitian komparatif. Desain penelitian yang digunakan adalah pretest-postest non-control group design. Populasinya adalah seluruh siswa kelas VII SMP Negeri 20 Mataram. Penentuan sampel dilakukan dengan teknik simple random sampling dan diperoleh kelas VII B sebagai kelas eksperimen I dan kelas VII D sebagai kelas eksperimen II. Instrumen yang digunakan untuk mengukur hasil belajar adalah objective test. Data yang diperoleh dianalisis dengan uji-t polled varians dengan taraf signifikansi 5%. Data yang diuji dengan uji-t tersebut adalah data gain score. Hasil uji-t untuk data hasil belajar kognitif didapatkan bahwa thitung > ttabel yakni 2,15 > 2.02. Hasil analisis data menunjukkan terdapat perbedaan hasil belajar siswa menggunakan model Reciprocal Learning (RL) dan Problem Based Learning (PBL) di SMP Negeri 20 Mataram tahun ajaran 2016/2017.
Analisis Tingkat Kemampuan Pemecahan Masalah Materi Fluida Statis Melalui Model Pembelajaran Problem Solving I Wayan Gunada; Yona Roswiani
Jurnal Pijar Mipa Vol. 14 No. 1 (2019): Maret
Publisher : Department of Mathematics and Science Education, Faculty of Teacher Training and Education, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (688.385 KB) | DOI: 10.29303/jpm.v14i1.989

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan pemecahan masalah (KPM) peserta didik pada materi fluida statis. Kemampuan pemecahan masalah ini diujikan pada pokok bahasan  tekanan hidrostatis, hukum Pascal, hukum Archimedes, dan viskositas. Subjek penelitian ini sebanyak 35 siswa kelas XI IPA 6 SMA Negeri 2 Mataram. Metode yang digunakan dalam penelitian ini metode analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukan bahwa pada pertemuan pertama skor rata-rata KPM pada materi tekanan hidrostatis sebesar 70 (kategori sedang), pertemuan kedua skor rata –rata KPM pada materi hukum Pascal sebesar 71,43 (kategori sedang), pertemuan ketiga skor rata-rata KPM pada materi hukum Archimedes sebesar 75,14 (kategori tinggi), dan pertemuan keempat skor rata –rata KPM pada materi viskositas sebesar 80,57(kategori tinggi). Secara umum adanya peningkatan KPM yang ditunjukan oleh peserta didik setelah mengikuti proses pembelajaran dengan model problem solving. Ditinjau dari indikator kemampuan pemecahan masalah (KPM), ternyata indikator memahami masalah (IPM-1)memperoleh skor rata-rata 78.57, menyusun rencana (IPM-2) memperoleh skor rata-rata76,77, melaksanakan rencana ( IPM-3) memperoleh skor rata-rata 79,04, dan indikator mengecek kembali hasil pekerjaan(IPM-04) memperoleh skor rata-rata sebesar 58,57
Perhitungan Ruang Terbuka Hijau Berdasarkan Emisi Karbon Dioksida Taufik Abdullah; Rachmat Boedisantoso
Jurnal Pijar Mipa Vol. 14 No. 1 (2019): Maret
Publisher : Department of Mathematics and Science Education, Faculty of Teacher Training and Education, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1022.295 KB) | DOI: 10.29303/jpm.v14i1.997

Abstract

Kota Surabaya banyak mengalami perkembangan dibidang transportasi dan industri. Perkembangan ini menyebabkan meningkatnya emisi CO2. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan kebutuhan ruang terbuka hijau yang dikeluarkan tiap-tiap area khusus di Kota Surabaya. Penelitian dilakukan dengan pendekatan metode perhitungan ruang terbuka hijau berdasarkan total emisi karbon dioksida yang dikeluarkan tiap-tiap area di sektor transportasi dan industri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebaran emisi total CO2 di Surabaya Utara adalah 30.500,07 ton CO2/bulan dengan luas ruang terbuka hijau kira-kira 6,16 km2. Surabaya Timur sebaran emisi total CO2 adalah 115.653,46 ton CO2/bulan dengan luas ruang terbuka hijau kira-kira 23,24 km2. Untuk Surabaya Pusat, total emisi CO2 adalah 23.256,46 ton CO2/bulan luas ruang terbuka hijau kira-kira 4,75km2. Surabaya Utara memiliki total emisi CO2 adalah 865.709,04 ton CO2/bulan dengan luas ruang terbuka hijau kira-kira 14,54  km2. Sedangkan di Surabaya Barat, total emisi CO2 adalah 89.203,81 tonCO2/bulan dengan luas ruang terbuka hijau kira-kira 17,73 km2. Jadi kebutuhan ruang terbuka hijau di Surabaya Timur lebih besar dibandingkan dengan area lain karena memiliki total emisi CO2 yang tinggi.
Penerapan Pendekatan Saintifik Untuk Meningkatkan Kemampuan Komunikasi Matematis Siswa Sekolah Menengah Pertama Laila Hayati; Mulyani Mulyani
Jurnal Pijar Mipa Vol. 14 No. 1 (2019): Maret
Publisher : Department of Mathematics and Science Education, Faculty of Teacher Training and Education, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (881.743 KB) | DOI: 10.29303/jpm.v14i1.998

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan komunikasi matematis siswa kelas IX-H SMPN 5 Mataram materi pokok persamaan dan fungsi kuadrat dengan pendekatan saintifik tahun ajaran 2018/2019. Penelitian tindakan kelas ini terdiri dari 2 siklus, menggunakan model Kemmis & Taggart yang terdiri dari: perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Siklus 1 terdiri dari 3 kali pertemuan, dan siklus 2 terdiri dari 4 kali pertemuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya peningkatan aktivitas belajar siswa, siklus 1 berkategori aktif, dan siklus 2 berkategori sangat aktif. Nilai rata-rata kemampuan komunikasi matematis pada siklus 1 adalah 68,05 dengan ketuntasan belajar klasikal sebesar 26,32 % dan pada siklus 2 adalah 71,38 dengan ketuntasan belajar klasikal sebesar 52,63%. Ketuntasan belajar klasikal belum memenuhi indikator kinerja, karena kurang dari 85% siswa yang memperoleh nilai ≥70 disetiap akhir siklus.

Page 1 of 2 | Total Record : 17


Filter by Year

2019 2019


Filter By Issues
All Issue Vol. 21 No. 1 (2026): in Progress Vol. 20 No. 8 (2025): Special Issue Vol. 20 No. 7 (2025) Vol. 20 No. 6 (2025) Vol. 20 No. 5 (2025) Vol. 20 No. 4 (2025): Special Issue Vol. 20 No. 3 (2025) Vol. 20 No. 2 (2025) Vol. 20 No. 1 (2025) Vol. 19 No. 6 (2024): November 2024 Vol. 19 No. 5 (2024): September 2024 Vol. 19 No. 4 (2024): July 2024 Vol. 19 No. 3 (2024): May 2024 Vol. 19 No. 2 (2024): March 2024 Vol. 19 No. 1 (2024): January 2024 Vol. 18 No. 6 (2023): November 2023 Vol. 18 No. 5 (2023): September 2023 Vol. 18 No. 4 (2023): July 2023 Vol. 18 No. 3 (2023): May 2023 Vol. 18 No. 2 (2023): March 2023 Vol. 18 No. 1 (2023): January 2023 Vol. 17 No. 6 (2022): November 2022 Vol. 17 No. 5 (2022): September 2022 Vol. 17 No. 4 (2022): July 2022 Vol. 17 No. 3 (2022): May 2022 Vol. 17 No. 2 (2022): March 2022 Vol. 17 No. 1 (2022): January 2022 Vol. 16 No. 5 (2021): November 2021 Vol. 16 No. 4 (2021): September 2021 Vol. 16 No. 3 (2021): Juni 2021 Vol. 16 No. 2 (2021): Maret 2021 Vol. 16 No. 1 (2021): Januari 2021 Vol. 15 No. 5 (2020): Edisi Khusus Penelitian Pengembangan Pengkajian Ilmu dan Pengajaran MIPA Vol. 15 No. 4 (2020): September Vol. 15 No. 3 (2020): Juni Vol. 15 No. 2 (2020): Maret Vol. 15 No. 1 (2020): Januari Vol. 14 No. 3 (2019): September Vol. 14 No. 2 (2019): Juni Vol. 14 No. 1 (2019): Maret Vol. 13 No. 2 (2018): September Vol. 13 No. 1 (2018): MARET Vol. 12 No. 2 (2017): September Vol. 12 No. 1 (2017): Maret Vol. 11 No. 2 (2016): SEPTEMBER Vol. 11 No. 1 (2016): Maret Vol. 10 No. 2 (2015): September Vol. 10 No. 1 (2015): Maret Vol. 9 No. 2 (2014): September Vol. 9 No. 1 (2014): Maret Vol. 8 No. 2 (2013): September Vol. 8 No. 1 (2013): Maret Vol. 7 No. 2 (2012): September Vol. 7 No. 1 (2012): Maret Vol. 6 No. 2 (2011): September Vol. 6 No. 1 (2011): Maret Vol. 5 No. 2 (2010): September Vol. 5 No. 1 (2010): MARET Vol. 4 No. 2 (2009): September Vol. 4 No. 1 (2009): Maret More Issue