cover
Contact Name
CHARLYNA S. PURBA
Contact Email
charlyna.purba@gmail.com
Phone
+6281260145216
Journal Mail Official
jpab.polnep@gmail.com
Editorial Address
Jurusan Administrasi Bisnis Politeknik Negeri Pontianak, Jl. Ahmad Yani, Pontianak
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
JURNAL PERSPEKTIF ADMINISTRASI DAN BISNIS
ISSN : 27234576     EISSN : 27234568     DOI : https://doi.org/10.31573/jpab
Core Subject : Economy, Social,
Jurnal Perspektif Administrasi dan Bisnis is an open access journal and peer-reviewed that publishes either original article or reviews. This journal focuses on: Marketing, Human Resources, Financial, Management Information System, Entrepreneurship, Operation Management, Consumer Behavior, Service Marketing, Corporate Governance, Business Ethics, Leadership, Strategic Management, Knowledge Management and Taxation.
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol. 3 No. 1 (2022)" : 6 Documents clear
DAMPAK PELATIHAN DAN HUBUNGANNYA DENGAN MOTIVASI KERJA TERHADAP KINERJA GURU Nurheni
JURNAL PERSPEKTIF ADMINISTRASI DAN BISNIS Vol. 3 No. 1 (2022)
Publisher : JURUSAN ADMINISTRASI BISNIS POLITEKNIK NEGERI PONTIANAK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38062/jpab.v3i1.24

Abstract

Sistem desentralisasi yang relevan dengan pemberlakuan otonomi daerah dan otonomi sekolah perlu mendapat perhatian serius dari lembaga pengembang sumber daya manusia terutama dalam peningkatan mutu pendidikan yang meliputi semua komponen pendidikan yang secara bertahap atau total perlu diupayakan perwujudannya. Untuk melaksanakan tuntutan tersebut pada era sekarang ini setiap sekolah diharapkan dapat meningkatkan kualitas para lulusan seoptimal mungkin, terutama keterpakaian lulusan pada masyarakat dan dunia kerja. Tuntutan ini sejalan dengan peranan sekolah kejuruan yang dipandang mampu menciptakan siswa siap pakai sesuai dengan kompetensi yang dimiliki. Selain itu kedepannya lulusan sekolah kejuruan ini di harapkan dapat menciptakan pekerjaan bukan pencari kerja lagi Mengingat persaingan antar lulusan SMA sangat ketat untuk mencari pekerjaan maka sekolah kejuruan dapat memposisikan diri sebagai sekolah yang dapat meraih persaingan tersebut. Berbagai upaya yang dilakukan untuk peningkatan kualitas dan hasil belajar siswa, salah satunya dengan memberikan pelatihan kepada para tenaga guru, administrasi dan teknisi. Dari hasil penelitian ini, pengaruh pelatihan terhadap kinerja guru mempunyai pengaruh yang positif. Hal ini berarti pelatihan yang dilakukan oleh lembaga selama ini mempunyai pengaruh terhadap siswa dalam proses belajar-mengajar. Sehingga diharapkan lulusan yang dihasilkan mempunyai kualitas yang cukup baik dan bisa bersaing dipasar kerja. Sedangkan pengaruh motivasi kerja terhadap kinerja guru mempunyai pengaruh yang sangat kecil. Hal ini, disebabkan masalah insentif, penghargaan dan tingkat kesejahteraan guru yang belum optimal dilaksanakan oleh lembaga. Untuk itu lembaga perlu memikirkan permasalahan tersebut agar motivasi kerja guru tidak semakin menurun. Sedangkan pengaruh pelatihan dan motivasi kerja terhadap kinerja dosen secara simultan mempunyai pengaruh yang positif.
PENGARUH PEMBERIAN BEASISWA TERHADAP MOTIVASI BELAJAR MAHASISWA Utin Nina Hermina; Muhammad Toasin Asha; Desvira Zain
JURNAL PERSPEKTIF ADMINISTRASI DAN BISNIS Vol. 3 No. 1 (2022)
Publisher : JURUSAN ADMINISTRASI BISNIS POLITEKNIK NEGERI PONTIANAK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38062/jpab.v3i1.25

Abstract

Nilai IPM di suatu daerah sangat ditentukan dengan pembangunan di bidang pendidikan, khususnya ada perguruan tingggi didaerah tersebut. Untuk memenuhi hal itu Pemerintah Daerah Kabupaten Sanggau bersama-sama dengan Politeknik Negeri Pontianak (POLNEP), mendirikan kampus PSDKU POLNEP Sanggau. Bagi sebagian masyarakat keinginan untuk kuliah seringkali terbentur dengan biaya, biaya untuk menempuh kuliah di perguruan tinggi sangat mahal. Tantangan mahalnya biaya pendidikan menyebabkan pendidikan tersebut tidak dapat merata bagi seluruh rakyat. Untuk mengatasi permasalahan tersebut Pemerintah Daerah Kabupaten Sanggau memberikan bantuan melalui program beasiswa. Tujuan pemberian beasiswa tersebut untuk meningkatkan pemerataan dan kesempatan belajar bagi mahasiswa yang mengalami kesulitan ekonomi, mendorong dan mempertahankan semangat belajar para mahasiswa agar mereka dapat menyelesaikan pendidikan tepat waktu serta memotivasi mereka meningkatkan prestasi akademik sehingga memacu kualitas pendidikan. Untuk penelitian ini peneliti mencoba mengungkapkan pengaruh pemberian beasiswa terhadap motivasi belajar mahasiswa PSDKU POLNEP Sanggau. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui apakah ada pengaruh pemberian beasiswa terhadap motivasi belajar mahasiswa PSDKU POLNEP Sanggau serta untuk mengetahui apakah ada pengaruh tidak langsung pemberian beasiswa terhadap prestasi belajar melalui motivasi belajar mahasiswa PSDKU POLNEP Sanggau. Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah rancangan deskriptif korelasional. Populasi dalam penelitian ini mahasiswa PSDKU POLNEP Sanggau penerima beasiswa tahun 2018-2020 sebanyak 247 orang mahasiswa. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik proportional random sampling. Berdasarkan pertimbangan estimasi kemungkinan maksimum, Hair et al. (2010) menyatakan bahwa jumlah sampel sebanyak 50-100 orang sudah dapat memberikan hasil yang valid, Dengan pertimbangan di atas, peneliti merencanakan untuk mendapatkan sampel sebanyak 50 responden dari seluruh mahasiswa penerima beasiswa dari ketiga angkatan. Adapun hasil yang diharapkan dari penelitian ini adalah adanya pemberian beasiswa berpengaruh positif terhadap motivasi belajar mahasiswa PSDKU POLNEP Sanggau.
IMPLEMENTASI PERATURAN BUPATI SANGGAU NOMOR 38 TAHUN 2021 TENTANG PENURUNAN STUNTING TERINTEGRASI Arip Ambulan Panjaitan; Aloysius Yanto; Roy Naibaho; Fitriani
JURNAL PERSPEKTIF ADMINISTRASI DAN BISNIS Vol. 3 No. 1 (2022)
Publisher : JURUSAN ADMINISTRASI BISNIS POLITEKNIK NEGERI PONTIANAK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38062/jpab.v3i1.42

Abstract

Sebuah kebijakan yang sedang diterapkan oleh Pemerintah Kabupaten Sanggau mengenai Peraturan Bupati Nomor 38 Tahun 2021 tentang Penurunan Stunting Terinterasi. Peraturan ini didasari semakin tingginya kasus stunting yang terjadi pada anak balita di usai 0-59 bulan. Pemerintah perlu mengambil langkah tegas agar terlaksana dengan baik kebijakan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahuan implementasi dari sebuah kebijakan pemerintah daerah tentang percepatan penurunan stunting dan sosialisasi dari sebuah kebijakan tentang percepatan penurunan stunting di Kabupaten Sanggau. Penelitian ini menggunakan pendekatan metode kualitatif dengan melakukan wawancara mendalam, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan Pemerintah Daerah Kabupaten Sanggau telah melaksanakan kebijakan percepatan penurunan stunting. Implementasi kebijakan dilakukan dengan model pendekatan Mazmanian dan Sabatier (karakteristik dari masalah, karakteristik kebijakan atau Undang-Undang dan variabel lingkungan) dan sosialisasi secara langsung dan tidak langsung. Sosialisasi secara langsung oleh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait seperti Bappeda, Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana. Secara tidak langsung melalui radio, baliho dan pamflet. Adanya sosialisasi tentang percepatan penurunan stuting dan menyadarkan masyarakat untuk ikut gerakatan masyarakat sehat, serta menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat. Kabupaten Sanggau mengalami penurunan selama tiga tahun terakhir kasus stunting hingga Juni 2022 mencapai 20,03%.
PERANAN MOTIVASI PIMPINAN TERHADAP SEMANGAT KERJA KARYAWAN PADA PT. PLN (PERSERO) KAL-BAR Abdullah
JURNAL PERSPEKTIF ADMINISTRASI DAN BISNIS Vol. 3 No. 1 (2022)
Publisher : JURUSAN ADMINISTRASI BISNIS POLITEKNIK NEGERI PONTIANAK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38062/jpab.v3i1.329

Abstract

Peranan Motivasi Pimpinan Terhadap Semangat Kerja Karyawan Pada pada bagian pemutusan dan penyambungan PT. PLN (Persero) Wil. Kal-Bar sangat diperlukan mengingat bagian tersebut pelaksanaan pekerjannya sangat beresiko. Peranan pimpinan dalam memberikan semangat kerja kepada karyawan sangat dibutuhkan. Menurut teori Herzberg (2002) dalam Arep dan Tanjung, faktor-faktor motivasi terdiri dari: Prestasi, Pengakuan, Pekerjaan itu sendiri, Tanggung jawab, Pengembangan potensi individu, Gaji dan upah, Kondisi kerja, Kebijakan dan administrasi perusahaan, Kualitas supervisi. Jika faktor tersebut terimplementasi dengan baik maka akan tercipta motivasi kerja yang optimal oleh pimpinan terhadap anak buahnya. Namun dalam pelaksanaan indikator yang diteliti masih terdapat indikator yang hasil penilaiannya masih rendah yaitu Sangat tidak setuju (STS) 4 indikator dan tidak setuju (TS) 10 indikator. Adapun indikator tersebut adalah Sikap Pimpinan Dalam Memberikan Penjelasan Yang Berhubung Dengan Pekerjaan sudah jelas, Pimpinan selalu menegur Karyawan Masuk Kerja/Masuk Kantor, Sistem Pemberian Upah Yang Diterima sudah sesuai, Penghargaan Atas Prestasi Kerja Karyawan selalu diberikan, Pembagian Tugas Yang Diberikan Pimpinan sudah sesuai, Pimpinan selalu memberi Motivasi/ Dorongan Kepada Karyawan, Penghargaan Atas Prestasi Kerja Karyawan selalu diberikan Tindakan Pimpinan Bila Terjadi Kecelakaan Dalam Bekerja sudah sesuai, Kesesuaian Antara Resiko Pekerjaan Yang Dilakukan Dengan Gaji Yang Diterima sudah sesuai.
STANDAR OPERASIONAL ROSEDUR (SOP) PENERBITAN IZIN REKOMENDASI PENELITIAN MAHASISWA DI DINAS PENANAMAN MODAL DAN PELAYANAN TERPADU SATU PINTU PROVINSI KALIMANTAN BARAT Vina Oktaviani; Charlyna S. Purba
JURNAL PERSPEKTIF ADMINISTRASI DAN BISNIS Vol. 3 No. 1 (2022)
Publisher : JURUSAN ADMINISTRASI BISNIS POLITEKNIK NEGERI PONTIANAK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38062/jpab.v3i1.330

Abstract

Penelitian ini berangkat dari permasalahan keterlambatan Izin Rekomendasi Penelitian Mahasiswa yang diterbitkan pada Dinas Penananaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Provinsi Kalimantan Barat. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan standar operasional prosedur penerbitan izin rekomendasi penelitian mahasiswa di Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu Provinsi Kalimantan Barat. Peneliti menggunakan metode penelitian kualitatif dengan menganalisis data dari observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Dari analisis data yang telah dilakukan, ditemukan bahwa penyusunan Standar Operasional Prosedur Penerbitan Izin Rekomendasi Penelitian Mahasiswa di Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Provinsi Kalimantan Barat menggunakan prinsip Standar Operasional Prosedur Administrasi Pemerintah yang sudah dilakukan telah baik, dibuktikan dengan konsistensi melakukan tahapan-tahapan berdasarkan prosedur yang ditetapkan, komitmen pelaksana dalam menjalankan tugas yang telah dtetapkan, tidak adanya perbaikan berkelanjutan dikarenakan isi dari prosedur tersebut dikatakan sudah baik. Didukung dengan prinsip mengikat yang dilakukan oleh Dinas Penanaman Modal dan Pelayananan Terpadu Satu Pintu Provinsi Kalimantan Barat ialah petugas yang melaksanakan tahapan-tahapan Standar Operasional Prosedur sesuai dengan yang ditetapkan, prinsip dokumentasi yang dilaksanakan oleh Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Provinsi Kalimantan Barat khususnya pada Penerbitan Izin Rekomendasi Penelitian Mahasiswa yaitu dokumentasi dari bukti fisik izin yang sudah jadi. Selanjutnya pada pelaksanaan Penerbitan Izin Rekomendasi Penelitian Mahasiswa bahwa proses pembuatan Izin Rekomendasi Penelitian Mahasiswa dilaksanakan sesuai Standar Operasional Prosedur berdasarkan Surat Keputusan Kepala DPMPTSP/115/2017 tentang Penetapan Standar Operasional Prosedur, dibuktikan dengan alur pembuatan izin yang sesuai prosedur, hanya saja masih ada izin yang terlambat karena kendala dari Organisasi Perangkat Daerah Teknis yang terlambat memberikan surat pertimbangan teknis.
EFEKTIVITAS PENGATURAN SERTIFIKASI KOMPETENSI PADA MAHASISWA JURUSAN ADMINISTRASI BISNIS POLITEKNIK NEGERI PONTIANAK Charlyna S. Purba; Abdullah; Januardi M. Diah
JURNAL PERSPEKTIF ADMINISTRASI DAN BISNIS Vol. 3 No. 1 (2022)
Publisher : JURUSAN ADMINISTRASI BISNIS POLITEKNIK NEGERI PONTIANAK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38062/jpab.v3i1.378

Abstract

Permasalahan yang diangkat dalam penelitian ini adalah pentingnya melakukan tinjauan terhadap penyelenggaraan sertifikasi kompetensi pada mahasiswa Jurusan Administrasi Bisnis Politeknik Negeri Pontianak. Menggunakan metode penelitian kualitatif, data yang telah diperoleh akan dianalisa dengan pendekatan socio-legal dan studi kepustakaan. Penyelenggaraan sertifikasi kompetensi bagi Mahasiswa Jurusan Administrasi Bisnis Politeknik Negeri Pontianak telah berjalan dengan efektif dibuktikan dengan kemampuan yang dimiliki oleh mahasiswa lulusan peserta sertifikasi kompetensi pada Jurusan Administrasi Bisnis Politeknik Negeri Pontianak tahun 2021 sesuai dengan capaian lulusan yang telah diatur berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Page 1 of 1 | Total Record : 6