cover
Contact Name
Selamet Samsugi
Contact Email
jimel@teknokrat.ac.id
Phone
+6285789594448
Journal Mail Official
jimel@teknokrat.ac.id
Editorial Address
Jl. Zainal Abidin Pagaralam, No.9-11, Labuhan Ratu, Bandarlampung
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
jimel
ISSN : -     EISSN : 2723598X     DOI : https://doi.org/10.33365/jimel.v2i2.1474
We proudly invite academicians, policymakers and other stakeholders to send original research papers, case studies formatted according to the given format. The selected papers will be published in Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kendali dan Listrik (JIMEL), Volume 2., Number 1., June for FREE. The range of the topics covered by JIMEL includes: 1. Electrical Power Engineering 2. New and renewable energy 3. High voltage 4. Robotics 5. Embedded System and IoT 6. Control and Instrumentation 7. Automation System 8. Telecommunication
Articles 26 Documents
PENGENDALIAN KUALITAS AIR PADA BUDIDAYA IKAN LELE JENIS MUTIARA Rijal Nurhidayat
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kendali dan Listrik Vol 1, No 2 (2020): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kendali dan Listrik
Publisher : Universitas Teknokrat Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (354.876 KB) | DOI: 10.33365/jimel.v1i2.632

Abstract

Ikan lele yang dibudidayakan di kolam Ternak Lele Dua Putra adalah ikan lele jenis Mutiara. Bedasarkan hasil wawancara yang telah penulis lakukan kepada pemilik Ternak Lele Dua Putra Bapak Harry Supriyanto, penulis mendapatkan kesimpulan bahwa Bapak Harry Supriyanto mengalami kendala dalam membudidayakan ikan lele jenis Mutiara akibat terbatasnya alat untuk mengukur kadar pH air kolam serta dapat mengendalikan kualitas air kolam yang dijadikan pembudidayaan ikan lele jenis Mutiara ini. Pemilik kolam hanya bisa mengira-ngira perubahan pH air dari perilaku ikan yang sering mengambang di permukaan air. Cara tersebut diangap kurang efektif untuk menentukan kadar pH air di dalam kolam. kadar pH yang baik untuk ikan lele adalah 6 sampai 8 jika kurang dari 5 itu akan sangat buruk bagi ikan lele karena bisa menyebabkan penggumpalan lendir pada insang, sedangkan pH diatas 8 dapat menyebabkan nafsu makan ikan lele berkurang. Menurut dari permasalahan diatas, penulis bertujuan untuk mengembangkan atau merancang sebuah alat Pengendalian Kualitas Air Pada Budidaya Ikan Lele Jenis Mutiara sebagai alat yang diharapkan mampu untuk memonitoring kualitas pH air didalam kolam Ternak Lele Dua Putra serta dapat mengendalikan kualitas air untuk dapat menetralkan pH air kolam.
PENYIRAM TANAMAN OTOMATIS BERBASIS ARDUINO UNO MENGGUNAKAN RTC Eko Haryadi; Ahmad Sidki; Bosar Delydear Manurung
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kendali dan Listrik Vol 3, No 1 (2022): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kendali dan Listrik
Publisher : Universitas Teknokrat Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33365/jimel.v3i1.1737

Abstract

Tanaman hias merupakan tanaman yang sangat digemari untuk saat ini, oleh karna ini pengusaha tanaman hias kian merjalela dimana-mana karna ketertarikan masyarakat untuk tanaman hias saat ini sangat meningkat. Dalam perawatan tanaman hias ini pemilik juga membutuhkan pasokan air sekitar 80% setiap harinya serta pasokan dari sinar matahari juga sangat dibutuhkan agar tanaman hias tidak layu. Pemberian air pada tanaman ini disesuaikan dengan jam pagi sekitar pukul 08.00 dan 12.00 .Tugas akhir ini bertujuan untuk membuat sistem penyiram otomatis berbentuk protorype dalam penyiraman secara menyeluruh dengan memanfaatkan RTC DS3231 bertujuan unutk pemberi sinyal masukan untuk yang selanjutnya di kelola ke Arduino UNO. Pompa taffware 12v ini digunakan sebagai pensuplay yang dapat mengalirkan air, module relay 2 channel digunakan sebagai pemutus arus pompa yang mana sebelemunya sudah di kelola oleh Arduino UNO waktu dapat di sesuaiakan pukul 08.00 dan pukul 12.00 otomatis pompa taffware akan menyala sekitar ≤ 2 menit pompa akan hidup dan setelah ≥ 2 menit akan berhenti. Dibutuhkan air sekitar 300 ml setiap sekali penyiraman lalu otomatis pada LCD display 16x2 informasi ketika berhenti akan muncul dan ukuranpenampungan yang di perlukan sekitar 5L sekitar untuk 8 hari pengisan air kembali
PENETAS TELUR OTOMATIS BERBASIS ARDUINO DENGAN MENGGUNAKAN SENSOR DHT11 Indra Aditia; Ridho Ilham
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kendali dan Listrik Vol 3, No 1 (2022): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kendali dan Listrik
Publisher : Universitas Teknokrat Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33365/jimel.v3i1.1738

Abstract

Proses penetasan telur ayam jika Cuma mengandalkan penetasan alami kemunginan gagal sekitar 50%-60% hal ini disebabkan faktor lingkungan yang tidak setabil yang mengakibatkan embrio didalam telur tidak dapat berkembang sempurna. Oleh karna itu dibuatlah alat penetas telur otomatis dengan pengontrolan suhu dan kelembaban yang dikontrol langsung oleh arduino uno dengan menggunakan sensor DHT11 dan RTC sebagai couter waktu penetasan telur, dan waktu berputar telur serta LCD 16x2 sebagai penampil menu.tujuan daripenelitian ini agar dapat menetas telur dengan keberhasilan yang tinggi. Alat penetas telur otomatis inimenggunakan lampu pijar sebagai penghasil suhu dan disini kami menggunakan kipas sebagai pelembab udarayang digunakan untuk mendapatkan kelembaban yang dibutuhkan telur yang dikontrol langsung oleh arduino uno. Metode penelitian ini menggunakan metode perancangan dan metode eksperimen mesin penetas telur[1] Sistem ini akan menjaga suhu dan kelembaban tetap ideal sesuai dengan yang dibutuhkan.[2] Temperatur dan kelembaban merupakan 2 faktor utama yangmenentukan keberhasilan penetasan telur. Berdasakan referensi, temperatur optimal dalam mesin tetas yaitu 38-39ᵒC dan kelembaban optimal yaitu 52%–55%RH. Namun kebanyakan mesin penetas telur konvensional yang ada dipasaran hanya memperhitungkan satu faktor saja yaitu temperature. Serta cara membalik telur dengan cara manual atau dibalik sendiri, hal ini kurang efektif..[3] Sedangkan kebutuhan akan telur sendiri tercatat sebesar 6,53 kg perorang pertahun
PENDETEKSI GAS AMONIA UNTUK PEMBESARAN ANAK AYAM PADA BOX KANDANG MENGGUNAKAN MQ-135 Ryian Fatahillah Murad; Ghufron Almasir; Charles Ronald Harahap
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kendali dan Listrik Vol 3, No 1 (2022): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kendali dan Listrik
Publisher : Universitas Teknokrat Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33365/jimel.v3i1.1739

Abstract

Adanya gas ammonia dapat menyebabkan tingginya angka kematian, pertumbuhan yang tidak optimal dan menurunnya produksi telur pada ayam. Tujuan artikel ini adalah untuk menghasilkan model pendeteksi berbasis elektronis untuk mengurangi adanya gas amonia pada kandang ayam. Model pendeteksi yang dihasilkan dikembangkan denganmenggunakan komponen elektronika komersial meliputi sensor gas amonia MQ-135, Arduino Uno, LCD 16x2 i2c, relay, dan kipas mini. Hasil pengujian pada dalam kandang menunjukkan nilai gas amonia pada rentang 6,49-52,37 ppm secara konsisten tanpa ada perubahan hasil pengukuran yang drastis dan tiba-tiba. Sistem yang dihasilkan iniberpotensi untuk diuji pada skala yang luas dan dilakukan uji standar pengukuran
SISTEM MONITORING HIDROPONIK BERBASIS ARDUINO UNO Ahmad Fauzan; Reza Fahlefie
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kendali dan Listrik Vol 3, No 1 (2022): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kendali dan Listrik
Publisher : Universitas Teknokrat Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33365/jimel.v3i1.1735

Abstract

Perkembangan teknologi informasi semakin maju dan cepat. Banyak teknologi masuk kedalam bidang yang lain contohnya bidang pertanian. Saat ini telah dikembangkan teknologi hidroponik dengan sistem wick untuk mengontrol suhu serta ph secara otomatis untuk menjaga hasil produksi tanaman agar tetap optimal. Namun pada budidaya tanaman ini dibutuhkan monitoring yang tepat guna. Penelitian ini bertujuan untuk merancang suatu alat monitoring ph dan temperatur pada budidaya tanaman hidroponik wick. Hasil dari penelitian ini adalah mikrokontroler berhasil berjalan dengan baik. Sistem kontrol monitoring pH dan temperatur dan volume air berjalan sesuai dengan setpoint yang ditentukan oleh user. Dengan penelitian ini diharapkan dapat membantu masyarakat dalam bercocok dengan keterbatasan lahan dan menghasilkan hasil panen yang baik.
PENERAPAN DS3231 UNTUK PAKAN TERNAK OTOMATIS BERBASIS ARDUINO M Taufik Winata; Wahyu Tri Suweno
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kendali dan Listrik Vol 3, No 1 (2022): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kendali dan Listrik
Publisher : Universitas Teknokrat Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33365/jimel.v3i1.1736

Abstract

Ternak adalah Hewan peliharaan yang produknya diperuntukkan sebagai penghasil pangan, bahan baku industri, jasa, dan hasil ikutannya yang terkait dengan pertanian. Karena hewan ternak biasanya dipelihara dalam jumlah yang banyak maka dari itu alat ini dirancang untuk mempermudah dalam mengelola peternakan. Untuk menjaga agar pakan yang diberikan pada hewan ternak tidak kurang ataupun sebaliknya maka diperlukan takaran yang pas, serta diberikan sesuai dengan jadwal harian hewan tersebut makan, maka dari itu disini Arduino Uno dan RTC DS3231 berperan penting untuk menjadwalkan jam makan hewan ternak tersebut yang status waktunya akan ditampilkan pada LCD Display 16x2 lalu pada saat waktu yang ditentukan sudah tiba maka Servo akan merespon dan membuka katup makanan sesuai dengan takaran yang tepat.

Page 3 of 3 | Total Record : 26