cover
Contact Name
nazaruddin
Contact Email
nazr@unida-aceh.ac.id
Phone
+62651-4434942098
Journal Mail Official
jitu@unida-aceh.ac.id
Editorial Address
Jl. Kampus UNIDA No 15 Desa Surien Kecamatan Meuraxa Kota Banda Aceh Kode Pos 23234
Location
Kota banda aceh,
Aceh
INDONESIA
JITU (Jurnal Ilmiah Teknik Unida)
ISSN : 25487205     EISSN : 27216861     DOI : https://doi.org/10.55616/jitu
Core Subject : Engineering,
JITU (Jurnal Ilmiah Teknik Unida) merupakan jurnal ilmiah dan wadah seluruh penelitian, analisis kebijakan dan kajian-kajian tioritis untuk berbagi dalam ilmu pengatahuan dan teknologi
Articles 20 Documents
Search results for , issue "Vol. 5 No. 2 (2024): Des" : 20 Documents clear
Analisis Pencahayaan Alami pada Ruang Belajar Terhadap Kenyamanan Visual Pengguna (Studi kasus: SMPN 1 Kota Lhokseumawe) Fariz, Teuku Fariz Wazdi
Jurnal Ilmiah Teknik Unida Vol. 5 No. 2 (2024): Des
Publisher : Mitra Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55616/jitu.v5i2.909

Abstract

Daylighting adalah pemanfaatan cahaya alami, terutama dari sinar matahari, sebagai sumber utama pencahayaan. Dalam lingkungan pendidikan, ruang kelas merupakan ruang yang paling sering digunakan dibandingkan dengan ruang lainnya, sehingga memerlukan pencahayaan yang memadai untuk mendukung proses belajar mengajar. Berdasarkan pengamatan di SMPN 1 Kota Lhokseumawe, tingkat pencahayaan di ruang kelas cenderung rendah. Hal ini dipengaruhi oleh berbagai faktor seperti keberadaan vegetasi, desain dan gaya bangunan, serta faktor eksternal lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pencahayaan alami di ruang kelas SMPN 1 Kota Lhokseumawe serta hubungannya dengan kenyamanan visual pengguna, berdasarkan standar SNI 03-6197-2000 yang menetapkan tingkat pencahayaan minimum sebesar 250 Lux. Pengumpulan data dilakukan melalui metode kualitatif, dengan kuesioner yang dianalisis menggunakan skala Likert, dan metode kuantitatif melalui pengukuran intensitas cahaya. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan metode komparatif, dengan membandingkan hasil kuesioner dan pengukuran intensitas cahaya terhadap standar SNI. Hasil penelitian menunjukkan bahwa beberapa ruang kelas di SMPN 1 Kota Lhokseumawe tidak memenuhi standar pencahayaan, baik karena tingkat pencahayaan yang terlalu rendah maupun terlalu tinggi dibandingkan standar yang telah ditetapkan. Kata Kunci: Pencahayaan Alami, Ruang Kelas, SNI 03-6197-2000, Faktor Pencahayaan Alami, Kenyamanan Visual.
Fungsi Masjid Nur Addin Kota Tebing Tinggi Dalam Mewujudkan Pelestarian Budaya Ayu Fitri Yani
Jurnal Ilmiah Teknik Unida Vol. 5 No. 2 (2024): Des
Publisher : Mitra Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55616/jitu.v5i2.914

Abstract

Indonesia dikenal sebagai negara dengan kekayaan budaya yang beragam, di mana aspek keagamaan dan tradisi lokal sering kali saling melengkapi. Masjid Nur Addin di Kota Tebing Tinggi merupakan contoh nyata dari institusi keagamaan yang berupaya menjaga keseimbangan antara fungsi keagamaan dan pelestarian budaya lokal. Peran masjid ini sebagai pusat aktivitas tidak hanya berkontribusi pada penguatan iman dan spiritualitas, tetapi juga menjaga warisan budaya yang menjadi identitas masyarakat setempat. Kegiatan keagamaan yang dipadukan dengan tradisi lokal, seperti ceramah dengan unsur kebudayaan, seni Islami, dan perayaan hari besar dengan ciri khas daerah, menjadi bukti upaya masjid ini dalam melestarikan budaya di tengah masyarakat. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif Penelitian ini bertujuan mendokumentasikan kontribusi masjid dalam melestarikan budaya lokal di tengah dinamika modernisasi.
Identifikasi Karakteristik Arsitektur Kolonial Pada Fasad Pendopo Gubernur Aceh abdul azis
Jurnal Ilmiah Teknik Unida Vol. 5 No. 2 (2024): Des
Publisher : Mitra Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55616/jitu.v5i2.915

Abstract

Pendopo Gubernur Aceh yang dibangun pada tahun 1880 M sekarang menjadi Rumah Dinas Gubernur Aceh. Pendopo ini memiliki luas 7.150 meter persegi yang menghadap ke arah utara dan memiliki panjang 20 meter serta lebar 7 meter. Bahan kayu yang digunakan oleh Belanda untuk membangun bangunan ini dibawa langsung dari Kalimantan. Letnan Jenderal K. Vander Heijden diangkat menjadi gubernur pada tahun 1877 dan juga bertugas sebagai panglima militer dan sipil untuk merencanakan ekspansi Belanda di Aceh. Dia juga menjadi panglima militer dan sipil pertama untuk Aceh, dan dia adalah penghuni pertama pendopo ini. Orang Aceh menyebut letnan ini "Jenderal Bermata Sebelah" karena cedera tertembus peluru di sebelah bola matanya saat bertempur di Samalanga. Bangunan ini menampung total dua puluh dua petinggi Belanda. Bangunan ini secara keseluruhan menunjukkan perpaduan antara arsitektur tradisional dan arsitektur Eropa, seperti yang ditunjukkan oleh penggunaan ornamen hias pada setiap bangunan dan penggunaan elemen arsitektur Eropa. Bahan dasar bangunan yang didominasi oleh kayu. Gaya arsitekturnya terlihat dari gerbang pintu dan jendelanya yang tinggi dan lebar serta kelengkapan interiornya yang dihiasi dengan kaca-kaca yang indah
Perancangan Food Court Eco-Friendly di Pantai Ujong Blang Kota Lhokseumawe dwi anjani
Jurnal Ilmiah Teknik Unida Vol. 5 No. 2 (2024): Des
Publisher : Mitra Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55616/jitu.v5i2.916

Abstract

Kota Lhokseumawe, sebuah kota di provinsi Aceh, Indonesia, terletak di jalur timur Sumatera dan dikelilingi oleh pantai, rentan terhadap perubahan cuaca yang dapat mempengaruhi kehidupan masyarakat, terutama di kawasan Pantai Ujong Blang. Pantai ini berfungsi sebagai tempat hiburan dan kuliner, di mana pedagang dan nelayan menjajakan berbagai hasil tangkapan dan makanan khas. Namun perubahan iklim, seperti angin kencang dan pasang surut, dapat berdampak negatif pada usaha kuliner yang bergantung pada kondisi cuaca. Pertumbuhan pesat perdagangan kuliner di Kota Lhokseumawe, yang menawarkan beragam makanan dan minuman, menjadi peluang bagi para pedagang untuk menarik wisatawan. Oleh karena itu, perancangan Food Court-Eco Friendly di kawasan Pantai Ujong Blang diusulkan dengan pendekatan arsitektur hijau, yang tidak hanya memenuhi kebutuhan kuliner tetapi juga memberikan rasa aman bagi pengguna. Desain ini bertujuan untuk mendukung para pelaku usaha dan nelayan, serta melestarikan kuliner lokal dan non-lokal. Dengan menerapkan prinsip arsitektur hijau, perancangan ini diharapkan dapat menciptakan kawasan pariwisata dan kuliner yang berkelanjutan, menguntungkan bagi pengguna, dan tidak merugikan lingkungan sekitar.
Penerapan Konsep Modern Tropis Pada Perancangan Tempat Pengolahan Ikan di Pusong Lama, Lhokseumawe Najwa Ayu
Jurnal Ilmiah Teknik Unida Vol. 5 No. 2 (2024): Des
Publisher : Mitra Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55616/jitu.v5i2.917

Abstract

Sektor perikanan di Kota Lhokseumawe memiliki peranan yang signifikan dalam perekonomian lokal, terutama bagi masyarakat pesisir yang sangat bergantung pada aktivitas ini. Di daerah Pusong Lama, profesi utama penduduk adalah sebagai nelayan yang secara langsung memanfaatkan sumber daya laut. Perancangan industri pengolahan ikan bertujuan salah satunya untuk mendukung kegiatan pelatihan mengenai dasar-dasar mengolah ikan, sekaligus membangun perekonomian dan kesejahteraan masyarakat pesisir di Kota Lhokseumawe. Pusong Fish Processing dirancang dengan mengusung konsep arsitektur modern tropis, kondisi ini disesuaikan dengan iklim lokal dan fasilitas-fasilitas publik di sekitar site. Proses penelitian meliputi analisis data lapangan, penentuan lokasi, serta desain dan penggambaran. Sektor perikanan di Kota Lhokseumawe berpotensi menghasilkan produk bernilai tinggi, dan pelatihan yang didorong oleh pemerintah setempat menjadi salah satu langkah positif yang mulai dijalankan. Dengan menerapkan konsep arsitektur yang nyaman dan aman, Pusong Fish Processing diharapkan dapat mendukung kegiatan pelatihan serta memberikan kenyamanan bagi pengguna dan pengunjung.
Indentifikasi Arsitektur Melayu Di Masjid Jami’ Indrapura Kabupaten Batu Bara Nona Amelia
Jurnal Ilmiah Teknik Unida Vol. 5 No. 2 (2024): Des
Publisher : Mitra Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55616/jitu.v5i2.918

Abstract

Arsitektur Melayu adalah gaya arsitektur tradisional yang umumnya ditemukan di wilayah yang didominasi oleh masyarakat Melayu, yang berasal dari rumpun bangsa Austronesia. Perkembangan Arsitektur Melayu di Indonesia tidak dapat dipisahkan dari pengaruh berbagai budaya yang ada di Nusantara. Sebagai bagian dari warisan budaya Melayu di bidang arsitektur, gaya ini dirancang dan dibangun dengan kreativitas serta keahlian estetika masyarakat Melayu. Arsitektur melayu banyak tersebar di provinsi sumatera utara, salah satu daerah di Provinsi Sumatera Utara yang memiliki bangunan berarsitektur Melayu adalah Kabupaten Batu Bara. Di kabupaten ini terdapat sebuah masjid peninggalan Kesultanan, yaitu Masjid Jami’ Indrapura, yang merupakan masjid pertama sekaligus tertua di daerah tersebut. Masjid ini didirikan pada tahun 1937 Masehi (1355 Hijriah). Arsitektur Melayu pada masjid ini mencerminkan perpaduan antara nilai-nilai lokal, ajaran Islam, dan pengaruh budaya. Masjid-masjid Melayu sering dirancang dengan memperhatikan iklim tropis, mengutamakan ventilasi alami, dan menciptakan keharmonisan dengan lingkungan sekitar. Filosofi di balik arsitektur Melayu pada masjid mencerminkan kesederhanaan, keterhubungan spiritual, dan penghormatan terhadap budaya lokal. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji aspek arsitektur Melayu pada bangunan Masjid Jami’ Indrapura di Kabupaten Batu Bara.
Identifikasi Penerapan Arsitektur Eropa Klasik Pada Bangunan Balaikota Medan khalilullah furqon
Jurnal Ilmiah Teknik Unida Vol. 5 No. 2 (2024): Des
Publisher : Mitra Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55616/jitu.v5i2.919

Abstract

Balaikota Lama Medan merupakan salah satu bangunan bersejarah di Kota Medan yang terletak pada jalan Balai Kota, Medan. Balaikota ini memiliki nilai sejarah dalam pembangunannya serta bentuk langgamnya yang berupa Arsitektur Eropa Klasik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan langgam arsitektur Eropa Klasik pada Balaikota Medan dengan menunjukkan pembentuk karakater arsitektur Eropa Klasik tersebut. Identifikasi pada Balaikota Medan dapat memberikan nilai edukasi mengenai langgam Arsitektur Eropa Klasik dan mengupayakan pelestarian pada Balaikota Medan tersebut. Penelitian ini mengidentifikasi bangunan melalui eksterior dan interior bangunan yang berupa dinding, pintu, jendela, kolom, atap, denah dan pola ruangan pada Balaikota Lama Medan. Metode penelitian ini dilakukan dengan metode deskriptif kualitatif. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa Balaikota Lama Medan memiliki penerapan langgam arsitektur Eropa Klasik. Langgam tersebut lebih menonjol pada bentuk kolom, dinding, jendela, pintu, serta denah pada Balaikota Lama Medan.
Analisis Faktor Yang Mempengaruhi Konsumen terhadap Keputusan Pemilihan PBM Yufie Muhammad Hafidz Yusuf; Dwi Junianto; Yeni Roha Maharini
Jurnal Ilmiah Teknik Unida Vol. 5 No. 2 (2024): Des
Publisher : Mitra Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55616/jitu.v5i2.920

Abstract

Praktek Mandiri Bidan (PMB) Yufie merupakan salah satu tempat pelayanan di bidang kebidanan yang mengalami persaingan yang ketat. PMB Yufie menjalankan praktiknya memberikan jasa pelayanan kesehatan ibu, jasa pelayanan kesehatan anak serta jasa pelayanan kesehatan reproduksi dan sangat banyak pasiennya. Namun, banyaknya kunjungan untuk mendapatkan pelayanan di PMB Yufie tidak diikuti oleh ramainya jumlah pengunjung untuk pelayanan reproduksi. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi konsumen terhadap keputusan pemilihan PMB. Penelitian ini menerapkan pendekatan kuantitatif. Populasi pada penelitian ini pengunjung atau pasien yang datang menjalani pemeriksaan terkait pelayanan reproduksi di PMB Yufie pada Bulan Oktober 2024 sebanyak 280. Teknik atau proses pengambilan sampel di penelitian ini menerapkan purposive sampling dimana pengambilan sampel dari populasi dilakukan dengan pertimbangan tertentu pada pelayanan reproduksi yang memenuhi kriteria inklusi yakni akseptor KB Suntik satu bulan di PMB Yufie yakni sebesar 93 orang. Hasil penelitian ini yaitu harga berpengaruh signifikan terhadap keputusan konsumen memilih PMB Yufie dengan nilai t-hitung sebesar 5,35 dan promosi berpengaruh signifikan terhadap keputusan konsumen memilih PMB Yufie dengan nilai t-hitung sebesar 4,50 sedangkan budaya berpengaruh signifikan terhadap keputusan konsumen memilih PMB Yufie dengan nilai t-hitung sebesar 8,13.
Analisis Tren Penerbangan Dan Penumpang Di Bandara Cut Nyak Dhien Nagan Raya Rafiqa Muhnita Yusputri; Alvisyahri, Alvisyahri; Syahrul Fathi; Teuku Arriessa Sukhairi; Aulia Rahman
Jurnal Ilmiah Teknik Unida Vol. 5 No. 2 (2024): Des
Publisher : Mitra Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55616/jitu.v5i2.921

Abstract

Bandar Udara Cut Nyak Dhien, yang terletak di Kabupaten Nagan Raya, Provinsi Aceh, memiliki peran penting dalam menghubungkan daerah tersebut dengan berbagai kota besar di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tren penerbangan dan penumpang di bandara tersebut dalam beberapa tahun terakhir. Dengan menggunakan data statistik penerbangan dan jumlah penumpang, penelitian ini memberikan gambaran mengenai perkembangan lalu lintas udara, faktor-faktor yang memengaruhi tren tersebut, serta potensi pengembangan bandara ke depan. Hasil analisis menunjukkan bahwa meskipun terdapat fluktuasi dalam jumlah penumpang, ada potensi untuk peningkatan yang signifikan dengan pengembangan fasilitas dan layanan yang lebih baik. Studi ini menyoroti pentingnya investasi infrastruktur dan promosi untuk meningkatkan daya saing bandara di tingkat nasional.
Perencanaan Pusat Kerajinan Tangan Dari Limbah Cangkang Tiram Untuk Perempuan Pesisir Dengan Pendekatan Arsitektur Tropis: Studi Kasus Desa Ujong Blang adilla, shafira
Jurnal Ilmiah Teknik Unida Vol. 5 No. 2 (2024): Des
Publisher : Mitra Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55616/jitu.v5i2.923

Abstract

Kemiskinan masyarakat pesisir disebabkan oleh tidak terpenuhinya kebutuhan akan pangan, kesehatan, pendidikan, pekerjaan, infrastruktur. Pemenuhan kebutuhan hidup dalam keluarga nelayan tidak akan pernah tercukupi apabila hanya mengandalkan pekerjaan pokok saja. Gambaran kondisi seperti ini akhirnya membuat ibu rumah tangga yang sebelumnya hanya menjalankan peran reproduktif dan peran sosial, terjun dalam sektor produktif yang menjadi salah satu alternatif untuk memenuhi kebutuhan keluarga. Perempuan yang memiliki potensi besar untuk mendukung perekonomian keluarga sering kali tidak mendapatkan dukungan yang cukup untuk mengoptimalkan perannya. Penelitian ini berlokasi di Desa Ujong Blang Kecamatan Banda Sakti Kota Lhokseumawe. Perempuan di desa Ujong Blang didekat pesisir kebanyakan berperan ganda selain menjadi ibu rumah tangga juga berdagang tiram sayangnya kebanyakan para perempuan hanya fokus terhadap pendapatannya sehingga limbah cangkang tiram kurang diperhatikan dan dibuang disekitar kediamannya yang menimbulkan limbah cangkang tiram berserakan yang dapat merusak lingkungan dan visual lingkungan karena menjadi kumuh. Perempuan memiliki potensi besar untuk berkontribusi dalam ekonomi keluarga melalui pemanfaatan limbah cangkang tiram, yang selama ini dianggap tidak berguna. Dengan pengelolaan yang tepat, limbah tersebut dapat diubah menjadi produk bernilai jual tinggi seperti kerajinan tangan untuk membuka peluang baru dalam meningkatkan pendapatan keluarga. Teknik pengumpulan data dengan studi pustaka, obsevasi dan wawancara. Data yang di dapat di lapangan di analisis oleh peneliti yang di deskripsikan dengan pendekatan kualitatif. Penelitian ini berfokus pada perempuan dalam membantu kepala keluarga yang berjalan di sektor perdagangan dan pemberdayaan kemampuan berdagang para perempuan dalam megurangi kemiskinan dalam keluarga

Page 2 of 2 | Total Record : 20