cover
Contact Name
Netty Herawati
Contact Email
personfikasi@trunojoyo.ac.id
Phone
+6287886540349
Journal Mail Official
personifikasi@trunojoyo.ac.id
Editorial Address
Jl. Raya Telang, Kamal - Bangkalan Kode Pos 69162
Location
Kab. bangkalan,
Jawa timur
INDONESIA
Personifikasi: Jurnal Ilmu Psikologi
ISSN : 20877447     EISSN : 27210626     DOI : doi.org/10.21107/personifikasi
Personifikasi : Jurnal Ilmu Psikologi is a scientific journal in Psychology published by Psychology Program of Universitas Trunojoyo Madura. Personifikasi aims to facilitate the process of interaction, discussion, and further discussion of the development of psychology in Indonesian society. Personifikasi includes topics related to the theme of clinical psychology, industry and organizational psychology, educational psychology, developmental psychology, social psychology, psychology of tourism, and Madurese culture of psychology. In this journal, there are discussions related to the development of problem found in society. Personifikasi : Jurnal Ilmu Psikologi published twice in a year, in May and November. Each article sent to Personifikasi will be reviewed using blind review method and two-peer reviews method. Personifikasi published scientific articles of critical thinking and research results in the filed of Psychology.
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol 11, No 2 (2020)" : 8 Documents clear
Pengaruh Body Shaming terhadap Kecenderungan Anorexia Nervosa pada Remaja Perempuan di Surabaya Tri Indah Sari; Rezkiyah Rosyidah
Personifikasi: Jurnal Ilmu Psikologi Vol 11, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (440.937 KB) | DOI: 10.21107/personifikasi.v11i2.9105

Abstract

ABSTRACTThere are many dramatic changes in adolescence, one of them is the physical changes in which adolescent girls are less satisfied with their bodies due to increased amount of fat. There is an assumption that having a thin body will be easier to adapt to the social environment, influencing adolescents in making a decision to go on a diet even though it causes a tendency to anorexia nervosa. This research was conducted to knowing the effect of body shaming on the tendency of anorexia nervosa in adolescent girls in Surabaya. This study uses a quantitative approach where the respondents in this study were adolescent girls who experienced the tendency of anorexia nervosa in the city of Surabaya with a total of 349 respondents. The instruments in this study were the body shaming scale and the tendency scale for anorexia nervosa. This study used to simple linear regression test to analyze data (with SPSS 24 for windows program). The results of the study show the value of F = 54.172; P = 0.00, and R = 0.135. This means that there is an effect of body shaming on the tendency of anorexia nervosa in teenage girls in Surabaya.  ABSTRAK Banyak perubahan dramatis di usia remaja, salah satunya adalah perubahan fisik dimana remaja perempuan kurang puas dengan tubuhnya terkait dengan meningkatnya jumlah lemak. Adanya anggapan bahwa memiliki tubuh kurus akan lebih mudah beradaptasi dengan lingkungan sosial, mempengaruhi remaja dalam mengambil suatu keputusan untuk melakukan diet meskipun menimbulkan kecenderungan anorexia nervosa. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui pengaruh body shaming terhadap kecenderungan anorexia nervosa pada remaja perempuan di Surabaya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dimana responden dalam penelitian ini adalah remaja perempuan yang mengalami kecenderungan anorexia nervosa di kota Surabaya dengan jumlah 349 responden. Instrumen dalam penelitian ini adalah skala body shaming dan skala kecenderungan anorexia nervosa. Analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji regresi linier sederhana dengan bantuan program SPSS 24 for windows dimana hasil penelitian menunjukkan nilai F = 54,172; P = 0,00, dan R = 0,135. Artinya terdapat pengaruh body shaming terhadap kecenderungan anorexia nervosa pada remaja perempuan di Surabaya.
Analisis Konstruk Fashion Involvement Remaja pada Masa Pandemi COVID-19 Sumi Lestari
Personifikasi: Jurnal Ilmu Psikologi Vol 11, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (461.895 KB) | DOI: 10.21107/personifikasi.v11i2.9101

Abstract

Tujuan dari penelitian ini yaitu menguji hubungan self confidence dengan adversity quotient mahasiswa pasca drop out di Universitas Trunojoyo Madura. Adapun hipotesisnya adalah ada hubungan antara self confidence dengan adversity quotient pada mahasiswa pasca drop out di Universitas Trunojoyo Madura. Metode penelitiannya adalah dengan pendekatan kuantitatif. Jumlah partisipannya sejumlah 130 orang dengan teknik purposive sampling. Skala yang digunakan adalah skala self confidence dan adversity quotient. Analisis data memakai Spearman Rank serta dianalisis menggunakan program SPSS 23.0. Hasil menunjukkan korelasinya adalah sebesar 0,844 (taraf signifikansi 0.000 kurang dari 0,05) yang artinya tingkat hubungan antar variabel adalah sangat kuat. Hal itu menggambarkan ada hubungan positif antara self confidence dengan adversity quotient pada mahasiswa pasca drop out di Universitas Trunojoyo Madura. Dengan kata lain, hipotesis diterima.
Hubungan Antara Kohesivitas Keluarga dan Self Esteem pada Remaja Fendi Krisna Rusdiana
Personifikasi: Jurnal Ilmu Psikologi Vol 11, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (336.145 KB) | DOI: 10.21107/personifikasi.v11i2.9106

Abstract

ABSTRACT This study aims to examine the relationship between family cohesiveness and self-esteem in adolescents. The population in this study were students of a private junior high school in Surabaya. The samples taken were students in two class VII and students in two class VIII totaling 110 students. This research uses correlational quantitative method. Sampling using stratified random sampling technique. The data were collected using a family cohesiveness scale and a self-esteem scale. The data analysis technique used is the product moment correlation. The results of data analysis showed a correlation value (r) of 0.411 and a significance value (p) of 0.002. This suggests that there is a relationship between family cohesiveness and self-esteem in adolescents.  ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk menguji hubungan antara kohesivitas keluarga dengan self-esteem pada remaja. Populasi pada penelitian ini adalah siswa salah satu SMP swasta di Surabaya. Sampel yang diambil adalah siswa di dua kelas VII dan siswa di dua kelas VIII berjumlah 110 siswa. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif korelasional. Pengambilan sampel menggunakan teknik stratified random sampling. Pengumpulan data menggunakan skala kohesivitas keluarga dan skala self-esteem. Teknik analisis data yang digunakan adalah korelasi product moment. Hasil analisis data menunjukkan nilai korelasi (r) sebesar 0,411 dan nilai signifikansi (p) sebesar 0,002. Hal ini menyatakan bahwa terdapat hubungan antara kohesivitas keluarga dengan self-esteem pada remaja.
Mengasuh Anak Usia Prasekolah vs Anak Usia Sekolah Dasar : Manakah yang Lebih Menimbulkan Stres Pengasuhan pada Ibu? Dewi Kumalasari; Izmiyah Afaf Abdul Gani
Personifikasi: Jurnal Ilmu Psikologi Vol 11, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (401.434 KB) | DOI: 10.21107/personifikasi.v11i2.9102

Abstract

ABSTRACTPreschool-age and school-age are phases that have different parenting challenges, which can trigger parenting stress on mothers. This study aimed to examine the parenting stress differences between mothers of preschoolers and mothers of school-aged children. This research used a quantitative approach with a cross-sectional design. Parenting stress is measured through the Parental Stress Scale (PSS) instrument. This study involved 249 respondents who were selected through convenience sampling methods. Analysis of the different tests with the Mann Withney technique showed that there were significant differences in parenting stress from the two groups. Mothers of school-aged children are found to experience higher parenting stress than mothers of preschool-aged children. Further studies involving culture-related variables and longitudinal design are suggested.  ABSTRAKUsia prasekolah dan usia sekolah dasar merupakan fase yang memiliki tantangan pengasuhan yang berbeda, yang dapat memicu stres pengasuhan pada Ibu. Penelitian ini bertujuan untuk melihat perbedaan stres pengasuhan pada Ibu yang mengasuh anak usia prasekolah dan usia sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross sectional. Stres pengasuhan diukur melalui instrument Parental Stres Scale (PSS). Penelitian ini melibatkan 249 responden yang dipilih melalui metode convenience sampling. Analisis uji beda dengan teknik Mann Withney menunjukkan bahwa ada perbedaan stres pengasuhan yang signifikan dari dua kelompok tersebut. Ibu yang mengasuh anak usia sekolah ditemukan mengalami stres pengasuhan yang lebih tinggi daripada ibu yang mengasuh anak usia prasekolah. Untuk pengembangan studi, pelibatan variabel yang terkait dengan budaya dan penggunaan desain longitudinal disarankan. 
Halaman Depan Volume 11 No. 2 Tahun 2020 Redaksi Personifikasi
Personifikasi: Jurnal Ilmu Psikologi Vol 11, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (98.492 KB) | DOI: 10.21107/personifikasi.v11i2.9107

Abstract

-
Analisis Budaya Organisasi Stasiun Televisi Lokal X di Bandung dengan OCAI (Organizational Culture Assessment Instrument) Fauziyyah Sholeha Tunnisa; Anissa Lestari Kadiyono
Personifikasi: Jurnal Ilmu Psikologi Vol 11, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (549.977 KB) | DOI: 10.21107/personifikasi.v11i2.9103

Abstract

ABSTRACTNow, the world has entered globalization, it forms an industry which is determined by the international market. This change has an impact on companies in the media and broadcasting sectors. Now, the company is trying to be at the advance with client-based values. Facing up this rapidly changing environment requires a strategy to adapt. Determination of these strategies can be helped by knowing the organizational culture that is owned by the company. Local television station X is one of the local television stations that has survived for more than 20 years in media and broadcasting sector, To determine a strategy to face the market in the future, this television station needs to know the organizational culture it has, so that it can determine the direction of the preferred organizational culture in the future. OCAI (Organizational Culture Assessment Instrument) is a measuring tool that is often used and precisely in diagnosing organizational culture and organizational effectiveness. This measuring instrument is filled by all employees of television station X from various positions. The results of this study indicate that the dominant organizational culture possessed by this television station is clan culture, but this culture still tends to be weak, this can be due to two dimensions of organizational culture that have different patterns. There is a need for improvement in the communication system to improve work communication relations between management levels at local television station X in order to form a strong corporate culture. ABSTRAK Saat ini telah memasuki globalisasi, hal tersebut membentuk industri yang ditentukan oleh pasar internasional. Perubahan ini berdampak pada perusahaan yang bergerak di sektor media dan broadcasting, sehingga saat ini perusahaan berusaha menjadi yang terdepan dengan nilai-nilai berbasis pada klien. Mengahadapi lingkungan yang cepat berubah ini diperlukan sebuah strategi untuk dapat beradaptasi. Penentuan strategi tersebut dapat terbantu dengan mengetahui budaya organisasi yang dimiliki oleh perusahaan. Stasiun televisi lokal X adalah salah satu stasiun televisi lokal yang bertahan setelah kurang lebih 20 tahun berkiprah dalam sektor media dan broadcasting, untuk menentukan strategi untuk menghadapi pasar dimasa yang akan datang, maka stasiun televisi ini perlu mengetahui budaya organisasi yang dimiliki, sehingga dapat menentukan arah budaya organisasi yang dilebih disukai dimasa yang akan datang. OCAI (Organizational Culture Assessment Instrument) merupakan alat ukur yang sering digunakan dan tepat dalam mendiagnosa budaya organisasi dan efektifitas organisasi. Alat ukur ini diisi oleh seluruh karyawan stasiun televisi X dari berbagai jabatan. Hasil dari penelitian ini, bahwa budaya organisasi dominan yang dimiliki oleh stasiun televisi ini adalah budaya clan, tetapi budaya ini masih cenderung lemah, hal tersebut dapat disebabkan dua dimensi budaya organisasi yang memiliki pola berbeda. Perlu adanya perbaikan dalam sistem komunikasi untuk memperbaiki hubungan komunikasi kerja antara level manajemen di stasiun televisi lokal X agar dapat membentuk budaya perusahaan yang kuat.
Kriteria Penulisan Jurnal Personifikasi Program Studi Psikologi Redaksi Personifikasi
Personifikasi: Jurnal Ilmu Psikologi Vol 11, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (171.453 KB) | DOI: 10.21107/personifikasi.v11i2.9109

Abstract

-
Pengaruh Konten Radikal Terhadap Sikap Radikalisme (Analisis Berdasarkan Theory of Planned Behavior dari Ajzen dan Fishbein) Nuril Mubin; Setyaningsih Setyaningsih
Personifikasi: Jurnal Ilmu Psikologi Vol 11, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (432.258 KB) | DOI: 10.21107/personifikasi.v11i2.9104

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh konten radikal terhadap sikap radikalisme (analisis berdasarkan Teori Planned Behavior dari Ajzen dan Fishbein). Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Sample dalam penelitian ini berjumlah 393 orang yang aktif mengikuti konten radikal di media sosial. Teknik sampling yaitu Purpusive sampling (non-probability sampling). Alat ukur dalam penelitian ini menggunakan skala konten radikal dan skala sikap radikalisme. Analisis data yang digunakan regresi linier, SPSS seri 23. Hasil dari penelitian ini adalah ada pengaruh positif konten radikal terhadap sikap radikalisme. Didasarkan pada hasil hitung F= 806,47 dan probabilitas 0.000 (0.000 kurang dari 0.05). Sumbangan efektif konten radikal terhadap sikap radikalisme sebesar 67,3 % sementara sisanya 32,7% dipengaruhi faktor lain.

Page 1 of 1 | Total Record : 8