cover
Contact Name
Sisparyadi
Contact Email
sisparyadi@ugm.ac.id
Phone
+6281328694342
Journal Mail Official
Jurnalpswk.pusdi@ugm.ac.id
Editorial Address
Pusat Studi Wanita (PSW) Universitas Gadjah Mada (UGM) Jln. Trengguli E 11 Yogyakarta Telp. (0274) 583546
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Wanita dan Keluarga
ISSN : -     EISSN : 2746430X     DOI : https://doi.org/10.22146/jwk
Core Subject : Humanities, Social,
Jurnal Wanita dan Keluarga (JWK) mempublikasikan karya ilmiah dan hasil penelitian dari dalam dan luar negeri yang fokus pada issu pemberdayaan perempuan dalam perspektif gender melalui pendekatan multidisiplin ilmu dan pemberdayaan keluarga yang difokuskan pada perlindungan dan tumbuh kembang anak sebagai penerus generasi. Ruang lingkup  Gender dan kemiskinan  Gender dan Ketahanan Pangan  Gender dan Kesehatan  Gender dan Pendidikan  Gender dan sanitasi lingkungan  Gender dan Energi  Gender dan ketenagakerjaan  Gender dan infrastruktur  Gender dan Agama  Kekerasan berbasis Gender Tumbuh kembang dan perlindungan anak  Kesejahteraan keluarga
Articles 61 Documents
Keluarga Patriarki dalam Pandangan Feminisme Liberal: Studi Pada Keluarga di Desa Sumbertumpuk Pasuruan Jasmiarto, Dicky; Ridwan, Ahmad; Listyani, Refti Handini
Jurnal Wanita dan Keluarga Vol 6 No 1 (2025): Juli 2025
Publisher : Pusat Studi Wanita dan Keluarga UGM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jwk.23497

Abstract

Patriarchal families are still the main pattern in the social structure of Sumbertumpuk Village, Pasuruan, which creates gender inequality and positions women in a subordinate position. This research aims to explore the dynamics of women's roles in patriarchal families and examine the views of liberal feminism as the basis for the transformation of gender equality in the neighborhood. This research method is qualitative research using a gender-based critical descriptive approach, through observation and in-depth interviews with women and men in the family. The results show that women in Sumbertumpuk face a double burden and limited access to education and economic opportunities, which strengthens their dependence on men. However, awareness of the need for change is starting to show through solidarity and small discussions within the family, as well as support from policies that favor women's empowerment. These findings emphasize the importance of policies and education that can facilitate a paradigm shift from patriarchal structures towards more egalitarian families, as supported by the philosophy of liberal feminism.