cover
Contact Name
Parlindungan Pandapotan Marpaung
Contact Email
parlindungan.reni@gmail.com
Phone
+6285259948993
Journal Mail Official
eksergi.polines@gmail.com
Editorial Address
Program Studi Teknik Konversi Energi Jurusan Teknik Mesin Politeknik Negeri Semarang Jalan. Prof. H. Soedarto, S.H., Tembalang, Semarang.
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Eksergi: Jurnal Teknik Energi
Design of DC Accumulator Charging using Backup Accumulator Based on Inverter and Converter Device Parlindungan Pandapotan Marpaung
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 10, No 2 (2014): MEI 2014" : 6 Documents clear
INVESTIGASI PENYEBAB HIGH VIBRATION MOTOR PADA BOOSTER PUMP BFP SYSTEM Mochammad Denny Surindra
Eksergi Vol 10, No 2 (2014): MEI 2014
Publisher : Politeknik Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2560.183 KB) | DOI: 10.32497/eksergi.v10i2.245

Abstract

Permasalahn vibrasi yang tinggi ditemukan pada booster pump BFP di salah satu pembangkit listrik di pulau jawa. Pengecekan secara CBM tidak mendapatkan frekuensi yang menunjukan unbalance shaft, tetapi pengujian run out shaft menemukan missalignment shaft. Tujuan dari paper ini adalah melaporkan tahapan-tahapan investigasi terhadap semua aspek yang dapat menyebabkan vibrasi tinggi pada booster pump. Tahapan investigasi tersebut akan menemukan penyebab yang sebenarnya bagaimana dapat terjadi vibrasi yang sangat tinngi pada booster pump di sistem boiler feed pump.Penyebab kerusakan shaft yang mengalami bending adalah pemanasan yang tidak merata (Uneven Heating) dan kesalahan finishing yang tidak sesuai instruksi kerja/standar yang dilakukan oleh pihak kontraktor. Tindakan yang perlu dilakukan untuk mengatasi permasalahan kerusakan shaft booster pump BFP secara jangka pendek adalah perbaikan shaft dan review standard job.  Keyword: Booster pump, BFP system, High Vibrasi.
ANALISA KECEPATAN ALIRAN MASUK TERHADAP NILAI TOTAL SUSPENDED SOLID (TSS) PADA OVERFLOW HYDROCYCLONE MENGGUNAKAN METODE COMPUTATIONAL FLUID DYNAMIC (CFD) PADA PT.PLN (PERSERO) PEMBANGKITAN TANJUNG JATI B UNIT 3 DAN 4 Frindy Aprilianto; - Mulyono; - Margana
Eksergi Vol 10, No 2 (2014): MEI 2014
Publisher : Politeknik Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2560.233 KB) | DOI: 10.32497/eksergi.v10i2.246

Abstract

Limbah cair coal yard merupakan kontributor besar kandungan TSS utama pada Waste Water Treatment Plant (WWP).Limbah cair tersebut tidak dapat langsung dibuang ke laut, karena nilaiTSS pada limbah masih tinggi.Untuk mengurangi beban kerja di WWTP akibat TSS tersebut, kemudian muncul gagasan pemasangan hydrocyclone untuk menggantikan peran WWTP.Untuk merealisasikan pemasangan hydrocyclone dan menghemat biaya pemasangan dapat dilakukan terlebih dahulu dengan pendekatan permodelan menggunakan metode Computational Fluid Dynamic (CFD).Pada tulisan ini akan dibahas pengaruh kecepatan terhadap persentase pemisahan partikel untuk mengurangi nilai TSSoverflow pada hydrocyclone menggunakan Aplikasi Computational Fluid Dynamic (CFD). Variasi kecepatan dilakukan untuk mengetahui pengaruhnya terhadap persentase pemisahan partikel. Variasi kecepatan yang digunakan yaitu 4,066 m/s, 4,513 m/s, 4,841 m/s, 5,083 m/s, 6,861 m/s dan 10,674 m/s. Dari hasil simulasi didapatkan bahwa variasikecepatan cukup berpengaruh terhadap persentase pemisahan partikel, dimana semakin tinggi kecepatan inletmaka persentase pemisahan partikel semakin besar. Pada Tugas Akhir ini nilai effisiensi terbaik dari hasil simulasi hydrocyclone terjadi pada kecepatan 6,861 m/s dengan nilai effisiensi 77,02 %, sehingga untuk memperoleh nilai TSS yang dihasilkan 100 mg/L maka nilai TSS yang harus dimasukkan sebesar 435,161 mg/l, agar tidak mencemari lingkungan.   Kata kunci : Kecepatan, Hydrocyclone, CFD, TSS
ANALISIS PERUBAHAN TEKANAN VAKUM KONDENSOR TERHADAP KINERJA KONDENSOR DI PLTU TANJUNG JATI B UNIT 1 Anggun Sukarno; - Bono; Budhi Prasetiyo
Eksergi Vol 10, No 2 (2014): MEI 2014
Publisher : Politeknik Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2560.531 KB) | DOI: 10.32497/eksergi.v10i2.247

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perubahan tekanan vakum terhadap kinerja kondensor di PLTU Tanjung Jati B dengan melihat berbagai parameter seperti laju aliran masa air pendingin, temperatur air pendingin masuk dan temperatur air pendingin keluar, temperatur uap keluaran turbin tekanan rendah. Pengambilan data dengan metode observasi di PT. PLN (PERSERO) Pembangkitan Tanjung Jati B. Untuk mengetahui kinerja kondensor digunakan metode perhitungan efektivitas-NTU. Kinerja kondensor dapat dilihat dari nilai efektivitas, laju perpindahan panas, dan tekanan vakum di dalam kondensor. Pada hasil penelitian perhitungan kinerja kondensor terbaik adalah pada bulan Januari dengan efektivitas sebesar 52,128 % kemudian laju perpindahan panas sebesar 10,365MW dan bekerja pada tekanan vakum 74,35 mbar absolut. terjadi ketika beban antara 90 % sampai 100 %.”  Kata kunci : Kondensor, perubahan  beban, tekanan vakum, efektivitas kondensor
UNJUK KERJA SISTEM TURBIN ANGIN SUMBU HORISONTAL TIPE TSD 500 BERDASARKAN NILAI TIP SPEED RATIO Chundori Achmad; Mochammad Denny Surindra; Budhi Prasetiyo
Eksergi Vol 10, No 2 (2014): MEI 2014
Publisher : Politeknik Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2563.096 KB) | DOI: 10.32497/eksergi.v10i2.242

Abstract

Tujuan penulisan ini adalah untuk menganalisa karakteristik kinerja turbin angin sumbu horisontal tipe TSD 500 berdasarkan nilai tip speed ratio dengan menggunakan variasi kecepatan angin 7 m/s, 8 m/s, 9 m/s, 10 m/s, 11 m/s, 12 m/s, dan 13 m/s untuk mendapatkan efisiensi sistem terbaik dari nilai tip speed ratio yang berbeda-beda. Metode yang dilakukan adalah dengan cara melakukan pengujian pada turbin angin sumbu horisontal tipe TSD 500 yang  hasilnya dipakai untuk mendapatkan grafik karakteristik sistem terbaik.  Hasil dari pengujian yang dilakukan  diperoleh variasi pada kecepatan angin 8 m/s dengan dibebani  lampu 300 watt didapatkan nilai efisiensi sistem terbaik yaitu 9,284 % dengan nilai tip speed ratio sebesar 4,710.  Kata Kunci : Turbin horizontal TSD 500, karakteristik turbin, efisiensi sistem, tip speed ratio
KAJI EKSPERIMENTAL KINERJA TURBIN ZANETTE BERBASIS SUDU EKOR IKAN TUNA Lanang K; Fariha Z; Febrian Indra P; Imam Agus Y; Syaiful Amiien R; - Sahid
Eksergi Vol 10, No 2 (2014): MEI 2014
Publisher : Politeknik Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2563.104 KB) | DOI: 10.32497/eksergi.v10i2.243

Abstract

Tujuan utama pada penelitian ini adalah mengkaji secara eksperimental kinerja turbin Zanette  berbasis sirip ekor ikan tuna. Langkah awal penelitian adalah membuat 2 buah model turbin Zanette yaitu basis ekor ikan paus dan basis ekor ikan tuna. Model yang dibuat memilki ukuran diameter 30 cm; tinggi 30 cm. Profil sudu turbin Zanette mengacu pada standar NACA 0018. Model-model turbin tersebut  diuji pada saluran uji. Parameter yang diukur dalam pengujian adalah tinggi permukaan air (z), tinggi perbedaan air pada tabung pitot (   , putaran dan torsi poros. Parameter yang ditentukan dan merupakan variabel penelitian ini adalah konstruksi sudu turbin yaitu basis ekor ikan paus dan ikan tuna. Data yang telah diukur dihitung untuk mendapatkan daya hidrolik, daya mekanik turbin dan efisiensi turbin. Hasil uji ditampilkan dalam bentuk grafik karakteristik kinerja turbin. Berdasarkan grafik tersebut kinerja kedua model turbin dibandingkan secara deskriptif. Hasil pengujian pada kecepatan aliran 1,2 m/s turbin Zanette menunjukan efisiensi optimum 25,1% pada kecepatan putar turbin 129,5 rpm, turbin Zanette berbasis sirip ekor ikan tuna menunjukan efisiensi  optimum 40,16% pada kecepatan putar 117 rpm. Efisiensi turbin Zanette berbasis sirip ekor ikan tuna 15,06% lebih besar dari efisiensi turbin Zanette. Pada pengujian kecepatan aliran 1,71 m/s efisiensi turbin Zanette optimum 50,56 % dan turbin Zanette basis sirip ekor ikan tuna menghasilkan efisiensi optimum 32,8 %. Efisiensi turbin Zanette lebih besar 17,76 % dari turbin Zanette basis sirip ekor ikan tuna.   Kata kunci : Turbin Zanette, basis sirip ekor ikan tuna, efisiensi turbin.
PEMBUATAN MODUL SISTEM PROTEKSI TENAGA LISTRIK SEBAGAI ALAT PRAKTIKUM DI LABORATORIUM TEKNIK KONVERSI ENERGI - Wahyono; Achmad Syafiruddin Anwar; Ahad Dimas Aditiawarman
Eksergi Vol 10, No 2 (2014): MEI 2014
Publisher : Politeknik Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2561.495 KB) | DOI: 10.32497/eksergi.v10i2.244

Abstract

Di laboratorium teknik konversi energi Politeknik Negeri Semarang perlu penambahan alat praktikum mata kuliah Sistem Proteksi dengan topik MCB (Mini Circuit Breaker), Sekering Lebur, dan  TOLR (Thermal Over Load Relay). Dimana dalam praktikum tersebut ada beberapa kekurangan yaitu dalam hal pengambilan waktu uji atau timer yang kurang tepat karena masih menggunakan timer manual (stopwatch) yang datanya tidak valid dan ada beberapa alat uji yang sudah menurun kualitasnya. Oleh sebab itu dibuat rancang bangun modul sistem proteksi tenaga listrik yang nantinya digunakan sebagai alat praktikum di laboratorium teknik konversi energi Politeknik Negeri Semarang. Setelah dilakukan pengujian dan didapatkan hasil yang berupa data yang ditabelkan dan masing – masing komponen yang diuji mempunyai data yang berbeda sebagai contoh pada pengujian MCB 1 phasa 1A, MCB  baru trip pada arus sebesar 1,5A dengan lamanya pengujian selama 300 detik sedangkan untuk MCB 1 phasa 2A, MCB baru trip pada arus sebesar 2,7A selama 196 detik dan juga trip pada arus sebesar 3A selama  60 detik. Dari kedua data tersebut dapat disimpulkan pada pengujian MCB ini arus yang digunakan untuk mengetripkan MCB sebesar 150% dari spesifikasi yang tertera pada alat. Untuk pengujian yang dilakukan pada alat ini menggunakan pengujian beban lebih.  Kata kunci : modul, proteksi, tenaga listrik.

Page 1 of 1 | Total Record : 6