cover
Contact Name
-
Contact Email
jurnal.P4I@gmail.com
Phone
+6289681071805
Journal Mail Official
jurnal.P4I@gmail.com
Editorial Address
Lingkungan Handayanai, Kel. Leneng, Kec. Praya, Kab. Lombok Tengah
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
TEACHER : Jurnal Inovasi Karya Ilmiah Guru
ISSN : 28078837     EISSN : 28078667     DOI : https://doi.org/10.51878/teacher.v2i1
Core Subject : Education,
TEACHER : Jurnal Inovasi Karya Ilmiah Guru berisi tulisan/artikel hasil pemikiran dan hasil penelitian yang ditulis oleh para guru, dosen, pakar, ilmuwan, praktisi, dan pengkaji dalam smua disiplin ilmu yang berkaitan dengan karya tulis ilmiah yang dibuat oleh seorang pendidik dan lain lain.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol. 3 No. 3 (2023)" : 5 Documents clear
UPAYA MENINGKATKAN MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR SISWA DALAM PEMBELAJARAN INFORMATIKA KHUSUSNYA MATERI BERPIKIR KOMPUTASIONAL MELALUI OPTIMALISASI METODE BERBASIS MASALAH LINA DWI SUSANTI
TEACHER : Jurnal Inovasi Karya Ilmiah Guru Vol. 3 No. 3 (2023)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/teacher.v3i3.2493

Abstract

The aim of this research is to increase student motivation and learning outcomes in Informatics learning, especially Computational Thinking Material through optimizing problem-based methods (Problem Based Learning). This research is classroom action research (Classroom Action Research) with a research design consisting of two cycles and each cycle consists of 4 stages, namely planning, action, observation and reflection. The research subjects were students in class X-MPLB.2 of SMK Negeri 1 Sragen, totaling 36 students. Data collection is carried out by observation and tests at the end of each cycle. The collected data is arranged in the form of tables and graphs and then analyzed. The data analysis used in this research is a qualitative analysis technique. Qualitative analysis describes data from observations of student motivation and learning achievement in the form of formative test scores at the end of each cycle. The research results show that optimizing problem-based learning methods can increase student motivation and learning outcomes in Computational Thinking Materials. This increase is described as follows: 1) The average percentage of student learning motivation increased by 12.23%, in cycle I it was 71.66% and cycle II it was 83.89%. 2) The average score of students' skill competencies increased by 7.23 points, namely in cycle I it reached 76.94 and cycle II it became 84.17. 3) The average class score increased by 6.95 points, namely in the first cycle it reached 73.19 and in the second cycle it became 80.14. 4) Classical learning completeness increased by 8.33% in cycle I to 77.78% and in cycle II to 86.11%. ABSTRAKTujuan penelitian ini untuk meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa dalam pembelajaran Informatika khususnya Materi Berpikir Komputasional melalui optimalisasi metode berbasis masalah (Problem Based Learning). Penelitian ini merupakan penelitian tindaka kelas (Classroom Action Research) dengan desain penelitian yang tediri dari dua siklus dan tiap siklus terdiri dari 4 tahap yaitu perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah siswa kelas X-MPLB.2 SMK Negeri 1 Sragen yang berjumlah 36 siswa. Pengumpulan data dilaksanakan dengan observasi dan tes setiap akhir siklus. Data yang terkumpul disusun dalam bentuk tabel dan grafik dan selanjutnya dianalisis. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik analisis kualitatif. Analisis kualitatif mendeskripsikan data hasil observasi motivasi dan prestasi belajar siswa berupa nilai formatif tes pada setiap akhir siklus. Hasil penelitian menunjukkan optimalisasi metode pembelajaran berbasis masalah (Problem Based Learning) dapat meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa Materi Berpikir Komputasional. Peningkatan tersebut diuraikan sebagai berikut: 1) Rata-rata persentase motivasi belajar siswa meningkat sebesar 12,23%, pada siklus I sebesar 71,66% dan siklus II menjadi 83,89%. 2) Nilai rata-rata kompetensi keterampilan siswa meningkat sebesar 7,23 poin, yaitu pada siklus I mencapai 76,94 dan siklus II menjadi 84,17. 3) Nilai rata-rata kelas meningkat sebesar 6,95 poin yaitu pada siklus I mencapai 73,19 dan siklus II menjadi 80,14. 4) Ketuntasan belajar klasikal meningkat sebesar 8,33% pada siklus I sebesar 77,78% dan pada siklus II menjadi 86,11%.
PENERAPAN METODE DEMONSTRASI, DRILL, DAN PENUGASAN UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA PADA SISWA KELAS 4B MIN 4 DEMAK KASMI KASMI
TEACHER : Jurnal Inovasi Karya Ilmiah Guru Vol. 3 No. 3 (2023)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/teacher.v3i3.2494

Abstract

The aim of this research is to improve mathematics learning outcomes by applying demonstration, drill and assignment methods to students in class 4B Min 4 Demak. This research is classroom action research using demonstration, drill and assignment methods. From the results of the research, it was proven that before using the demonstration, drill and assignment methods, initial data on the results of student formative tests from 27 students of class IV B semester I MIN 4 Demak were still far from expectations, namely less than 50% of learning completeness which should have been 70%. After using demonstration, drill and assignment methods in cycle II, learning improvement showed that 81% of students achieved learning mastery and this was an achievement that satisfied the author. Thus, what the author hopes has been achieved by improving learning through classroom action research, namely an increase in learning achievement. ABSTRAKTujuan penelitian ini untuk meningkatkan hasil belajar matematika dengan penerapan metode demonstrasi, drill, dan penugasan pada siswa kelas 4B Min 4 Demak. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas dengan penggunaan metode demonstrasi, drill dan penugasan. Dari hasil penelitian terbukti sebelum menggunakan metode demonstrasi, drill, dan penugasan diperoleh data awal hasil tes formatif siswa dari 27 siswa kelas IV B semester I MIN 4 Demak masih jauh dari harapan yaitu kurang dari 50% ketuntasan belajar yang seharusnya 70%. Setelah menggunakan metode demonstrasi, drill, dan penugasan pada siklus II perbaikan pembelajaran menunjukkan 81% siswa mencapai ketuntasan belajar dan itu merupakan pencapaian yang memuaskan penulis. Dengan demikian apa yang penulis harapkan telah tercapai dengan melakukan perbaikan pembelajaran melalui penelitian tindakan kelas ini yaitu suatu peningkatan prestasi belajar.
PENINGKATAN KEAKTIFAN DAN RASA INGIN TAHU BELAJAR SISWA MATERI PENGUKURAN SUDUT MELALUI MODEL PEMBELAJARAN TEAM GAMES TOURNAMENT (TGT) PADA SISWA KELAS IVB SD KANISIUS SENGKAN JOVITA BUNGA KURNIA PUTRI SUTARYO; RISHE PURNAMA DEWI; A. DWI NATALIA
TEACHER : Jurnal Inovasi Karya Ilmiah Guru Vol. 3 No. 3 (2023)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/teacher.v3i3.2495

Abstract

This research is motivated by low student activity. The focus of this research is the TGT cooperative learning model(Teams Games Tournament) to increase the active learning and curiosity of students. This study aims to provide an overview of the application of the TGT type of cooperative learning model in increasing students' active learning and curiosity in mathematics in grade IV SD. The research subjects were 21 students of class IVB SD Kanisius Sengkan. The type of research used in this research is Classroom Action Research which adopts the Kemmis and Taggart models which are carried out in II cycles, namely cycle I and cycle II. Data collection techniques used in this study were observation sheets and questionnaires. Based on the analysis of observations and questionnaires from each cycle showed positive progress towards students. In this study, students' active learning and curiosity experienced a significant increase. The activeness of students in the pre-cycle was 61.67%, the first cycle was 75.54% and the second cycle was 87.98%, while the average acquisition of students' curiosity in the pre-cycle was 59.47%, the first cycle was 74.46%, and cycle II 83.37%. The results of the study can be concluded that the application of the Teams Games Tournament (TGT) learning model can increase the learning activity of class IVB students at Kanisius Sengkan Elementary School. ABSTRAKPenelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya aktivitas siswa. Fokus pada penelitian ini adalah model pembelajaran kooperatif tipe TGT (Teams Games Tournament) untuk meningkatkan keaktifan belajar dan rasa ingin tahu siswa. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran penerapan model pembelajaran kooperatif tipe TGT dalam meningkatkan keaktifan belajar dan rasa ingin tahu siswa pada mata pelajaran matematika di kelas IV SD. Subyek penelitian adalah siswa kelas IVB SD Kanisius Sengkan yang berjumlah 21 siswa. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas yang mengadopsi model Kemmis dan Taggart yang dilaksanakan dalam II siklus yaitu siklus I dan siklus II. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah lembar observasi dan kuesioner. Berdasarkan analisis observasi dan kuesioner dari setiap siklus menunjukkan perkembangan positif terhadap siswa. Pada penelitian ini, keaktifan belajar dan rasa ingin tahu siswa mengalami peningkatan yang berarti. Keaktifan siswa pada pra siklus 61,67%, siklus I 75,54% dan siklus II menjadi 87,98%, sedangkan perolehan rata-rata kategori rasa ingin tahu siswa pada pra siklus 59,47%, siklus I 74,46%, dan siklus II 83,37%. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran Teams Games Tournament (TGT) dapat meningkatkan keaktifan belajar siswa kelas IVB SD Kanisius Sengkan.
PENERAPAN MODEL PENEMUAN TERBIMBNG DENGAN PENDEKATAN LINGKUNGAN DALAM PENINGKATAN HASIL BELAJAR IPA PADA SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 7 BONE ENDANG SETIARINI
TEACHER : Jurnal Inovasi Karya Ilmiah Guru Vol. 3 No. 3 (2023)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/teacher.v3i3.2498

Abstract

This research aims to find out how much science learning outcomes have improved through the application of the Guided discovery model with an environmental approach for class VIIID students at SMP Negeri 7 Bone on the concept of Living Creatures at SMP Negeri 7 Bone. Research Results In cycle I there were 5.00% of students whose science scores after applying the guided discovery model with an environmental approach in cycle I were in the very low category. 30.00% were in the low category, 22.25% were in the medium category, 25.00% were in the high category, and 17.43% were in the very high category. If the average score after applying this model is 62.86, then the average score for science learning outcomes is in the medium category. After applying the guided discovery model with an environmental approach it is in the very low category. 2.50% are in the low category, 10.00% are in the medium category, 50.00% are in the high category, 37.50% are in the very high category. If the average score after applying this model is 79.03, then the average score for students' science learning outcomes is in the high category. This means the level of science learning outcomes for class VIIID students at SMP Negeri 7 Bone. ABSTRAKPenelitian ini Bertujuan untuk mengetahui seberapa besar peningkatan hasil belajar IPA melalui penerapan model penemuan Terbimbing dengan pendekatan lingkungan siswa kelas VIIID SMP Negeri 7 Bone pada konsep Makhluk Hidup di SMP Negeri 7 Bone. Hasil Penelitian Pada siklus I terdapat 5,00% siswa memiliki nilai IPA setelah diterapkan model penemuan terbimbing dengan pendekatan Lingkungan pada siklus I berada dalam kategori sangat rendah. 30,00 % berada dalam kategori rendah, 22,25 % berada dalam kategori sedang, 25,00 % berada dalam kategori tinggi, serta 17,43 % berada dalam kategori yang sangat tinggi. Jika nilai rata-rata setelah diterapkan model ini yakni 62, 86, maka nilai rata-rata hasil belajar IPA berada dalam kategori sedang.Setelah diterapkan model penemuan terbimbing dengan pendekatan Lingkungan berada dalam kategori sangat rendah. 2,50 % berada dalam kategori rendah, 10,00 % berada dalam kategori sedang, 50,00 % berada dalam kategori tinggi, 37,50 % berada dalam kategori sangat tinggi. Jika nilai rata-rata setelah diterapkan model ini yakni 79, 03, maka nilai rata-rata hasil belajar IPA siswa berada dalam kategori tinggi. Hal ini berarti tingkat hasil belajar IPA siswa kelas VIIID SMP Negeri 7 Bone.
UPAYA MENINGKATKAN MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR PENCATATAN KAS KECIL MELALUI METODE DISCOVERY BAGI SISWA SMK NEGERI I SRAGEN YUNANTO ARI PRABOWO
TEACHER : Jurnal Inovasi Karya Ilmiah Guru Vol. 3 No. 3 (2023)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/teacher.v3i3.2499

Abstract

This research aims to increase Motivation and Financial Accounting Learning Outcomes regarding Petty Cash Recording material through the application of the Discovery method. This type of research is classroom action research (PTK), which is carried out in two cycles. Each cycle consists of planning, implementing actions, observing, analyzing and reflecting. The research subjects were students of class XII-AKL.1 Semester I of SMK Negeri 1 Sragen for the 2022/2023 academic year, totaling 36 students. The data analysis technique used is qualitative data analysis. Test result data is analyzed using quantitative descriptive techniques and non-test data is analyzed using qualitative descriptive. The conclusion of the research results shows through the application of the Discovery method. can increase student motivation and learning achievement, namely 1) The average percentage of student learning motivation increased by 11.67%, namely in cycle I it reached 72.22% and cycle II increased to 83.89%. 2) The average value of students' skill competency increased by 10.09 points, namely the first cycle reached 74.49 and the second cycle increased to 84.58. 3) The average class score increased by 5.96 points, namely in the first cycle it reached 70.57 and in the second cycle it increased to 76.53. 4) Classical learning completeness increased by 8.33%, namely in the first cycle it reached 77.78% and in the second cycle it increased to 86.11%. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk meningkatkan Motivasi dan Hasil Belajar Akuntansi Keuangan materi Pencatatan Kas Kecil melalui penerapan metode Discovery. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK), yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri dari perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, analisis dan refleksi. Subyek penelitian adalah siswa kelas XII-AKL.1 Semester I SMK Negeri 1 Sragen Tahun pelajaran 2022/2023 yang berjumlah 36 siswa. Teknik analisis data yang digunakan adalah dengan analisis data kualititatif data hasil tes dianalisis dengan teknik deskriptif kuantitatif dan data nontes dianalisis dengan deskriptif kualitatif Kesimpulan hasil penelitian menunjukkan melalui penerapan metode Discovery. dapat meningkatkan motivasi dan prestasi belajar siswa, yaitu 1) Rata-rata persentase motivasi belajar siswa meningkat sebesar 11,67%, yaitu pada siklus I sebesar mencapai 72,22% dan siklus II meningkat menjadi 83,89%. 2) Nilai rata-rata kompetensi keterampilan siswa meningkat sebesar 10,09 poin yaitu siklus I mencapai 74,49 dan siklus II meningkat menjadi 84,58. 3) Nilai rata-rata kelas meningkat sebesar 5,96 poin, yaitu pada siklus I mencapai 70,57 dan siklus II meningkat menjadi 76,53. 4) Ketuntasan belajar secara klasikal meningkat sebesar 8,33% yaitu pada siklus I mencapai 77,78% dan siklus II meningkat menjadi 86,11%.

Page 1 of 1 | Total Record : 5