cover
Contact Name
Najmi Fuady
Contact Email
d3ipii_pustakarya@uin-antasari.ac.id
Phone
+6285346921710
Journal Mail Official
najmifuady@gmail.com
Editorial Address
http://jurnal.uin-antasari.ac.id/index.php/pustakakarya/about/editorialTeam
Location
Kota banjarbaru,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Pustaka Karya : Jurnal Ilmiah Ilmu Perpustakaan dan Informasi
ISSN : 20895216     EISSN : 27237699     DOI : 10.18592/pk.v9i1.5141
Jurnal ini menerbitkan artikel dengan topik Ilmu Perpustakaan dan Informasi Islam. Terbit setiap 2 kali dalam satu tahun di bulan Juni dan Desember.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 8, No 1: Juni 2020" : 5 Documents clear
Membangun koleksi taman bacaan masyarakat yang berbasis inklusi sosial (building public park reading collection based on social inquiry) Yunus Winoto; Sukaesih Sukaesih
Pustaka Karya : Jurnal Ilmiah Ilmu Perpustakaan dan Informasi Vol 8, No 1: Juni 2020
Publisher : S1 Ilmu Perpustakaan dan Informasi Islam FTK UIN Antasari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (619.324 KB) | DOI: 10.18592/pk.v7i15.3709

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahuai kegiatan pengembangan koleksi yang meliputi tahapan analisis kebutuhan pengguna, kebijakan seleksi, seleksi bahan pustaka, pengadaan bahan pustaka, penyiangan bahan pustaka serta evaluasi pengembangan koleksi. Lokasi penelitian ini dilakukan pada delapan (8) taman bacaan masyarakat di Kabupaten Bandung Barat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan jenis penelitian fenomenologi. Teknik pengumpulan dilakukan dilakukan melalui observasi, wawancara serta melalui studi kepustakaan. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa tahapan pengembangan koleksi yang dilakukan para pengelola di taman bacaan masyarakat (TBM) Kabupaten Bandung Barat hanya pada tahapan analisis kebutuhan pengguna, seleksi dan pengadaan bahan pustaka. Sedangkan untuk tahapan kebijakan koleksi belum dilakukan secara tertulis karena sumber pendataan juga dari pengelola dan jumlahnya juga terbatas, untuk kegiatan penyiangan selama ini belum dilakukan karena jumlah koleksi serta untuk kegiatan evaluasi hanya dilakukan dengan mengajukan pertanyaan mengenai ketersediaan koleksi yang dibutuhkan para pengguna. Namun demikian dalam melakukan pengembangan koleksi pengelola TBM memberikan ruang dan akses yang terbuka bagi pengguna dalam memberikan masukan dalam penyediaan koleksi yang dibutuhkan.
Representasi perpustakaan dan pustakawan dalam film serial animasi upin ipin “aku sebuah buku”: sebuah analisis semiotik Prisca Budi Juvitasari
Pustaka Karya : Jurnal Ilmiah Ilmu Perpustakaan dan Informasi Vol 8, No 1: Juni 2020
Publisher : S1 Ilmu Perpustakaan dan Informasi Islam FTK UIN Antasari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1107.207 KB) | DOI: 10.18592/pk.v7i15.3710

Abstract

Film merupakan suatu media representasi untuk menggambarkan sesuatu termasuk perpustakaan. Representasi perpustakaan dalam media seperti film menjadi penting untuk dapat mengetahui konsep perpustakaan yang berada dalam pikiran masyarakat. Penelitian ini menjelaskan tentang representasi perpustakaan dan pustakawan dalam film serial animasi Upin dan Ipin “Aku Sebuah Buku”. Teknik penelitian yang digunakan yaitu kualitatif deskriptif dengan menggunakan analisis semiotik teori Charles Sanders Peirce yang bertujuan untuk mendeskripsikan representasi perpustakaan dan pustakawan yang ada dalam film dengan menggunakan prinsip realitas dan representasi. Kesimpulan dari penelitian ini adalah perpustakaan digambarkan sebagai tempat yang ramai dengan berbagai macam jenis pengunjung. Sedangkan pustakawan digambarkan sebagai seorang laki-laki yang memiliki sifat pemarah dan emosional ketika melihat buku diletakkan tidak pada tempatnya, namun tetap bersikap ramah saat melayani pengunjung dengan menggunakan sistem yang masih konvensional.
Pemanfaatan buku oleh mahasiswa sebagai penunjang aktivitas akademik di era generasi milenial Arin Prajawinanti
Pustaka Karya : Jurnal Ilmiah Ilmu Perpustakaan dan Informasi Vol 8, No 1: Juni 2020
Publisher : S1 Ilmu Perpustakaan dan Informasi Islam FTK UIN Antasari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (461.372 KB) | DOI: 10.18592/pk.v7i15.3757

Abstract

Mahasiswa merupakan calon intelektual masa depan generasi bangsa. Mahasiswa harus bisa menjalankan perannya sebagai pencipta perubahan. Mereka membutuhkan sumber informasi untuk menunjang seluruh aktivitas akademiknya. Di era sekarang ini sumber informasi tersedia dalam berbagai bentuk, apalagi didorong dengan adanya ledakan informasi saat ini. Pemilihan sumber informasi yang dilakukan  oleh mahasiswadilakukan dengan adanya berbagai pertimbangan rasional dan juga motivasi yang dimiliki oleh mahasiswa untuk mencapai tujuan. Adanya dorongan  dari  luar seperti dukungan dari dosen atau lingkungan sekitar juga memiliki peran penting dalam mempengaruhi pilihan sumber informasi yang digunakan. Di lingkungan generasi milenial saat ini masih banyak mahasiswa yang memilih memanfaatkan buku untuk menunjang aktivitas akademiknya. Selain buku mahasiswa juga memanfaatkan sumber informasi dari jurnal.
Analisis ontologi, epistemologi, dan aksiologi ilmu perpustakaan dan informasi (sebuah kajian filsafat ilmu dan keislaman) Juairiah Juairiah
Pustaka Karya : Jurnal Ilmiah Ilmu Perpustakaan dan Informasi Vol 8, No 1: Juni 2020
Publisher : S1 Ilmu Perpustakaan dan Informasi Islam FTK UIN Antasari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (877.813 KB) | DOI: 10.18592/pk.v7i15.3758

Abstract

Ilmu Perpustakaan dan Informasi dalam perspektif Filsafat Ilmu merupakan sebuah disiplin ilmu yang mengkaji proses penggalian Ilmu Perpustakaan dan Informasi bertujuan untuk melihat hakikat dari Ilmu Perpustakaan dan Informasi tersebut. Untuk mencari tahu tentang Filsafat Ilmu Perpustakaan dan Informasi maka dapat digali dari tiga aspek yaitu: Apa yang dikaji oleh pengetahuan Ilmu Perpustakaan dan Informasi itu (ontologi)? Apakah Ilmu Perpustakaan dan Informasi benar-benar dapat disebut ilmu (epistemologi)? Dan untuk apa Ilmu Perpustakaan dan Informasi tersebut (aksiologi)?. Ontologi Ilmu Perpustakaan dan Informasi tidak hanya mengkaji teori-teori ilmu perpustakaan, ilmu terapan yang diterapkan di perpustakaan, dan rekaman informasi; lebih jauh dari itu mempelajari bagaimana cantuman informasi dalam berbagai bentuk media dan sistem temu balik informasinya dalam kaitannya dengan penggunaan teknologi informasi dan komunikasi (ICT). Sedangkan Ilmu Perpustakaan dan Informasi jika dikaji dari segi epistemologi merupakan manajemen pengetahuan manusia, antar cabang ilmu pengetahuan yang paling banyak dibanding dari semua ilmu lain, dan karena menyangkut filsafat ilmu pengetahuan, ilmu ini berpotensi menjadi ilmu yang paling filosofis dibanding ilmu yang dikaji profesi lain. Dan aksiologi dari Ilmu Perpustakaan dan Informasi tentunya sangat urgen dan berguna untuk pencarian dan penyebarluasan informasi bagi kemaslahatan umat manusia, pada pandangan yang lebih luas ilmu ini melalui pustakawan sebagai profeional  informasi menjalankan peran perpustakaan sebagai agen perubahan, pembangunan, agen budaya serta pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi dari masa ke masa.
Profesi arsiparis sebagai sumber daya manusia dalam mengelola arsip statis Wahfiuddin Rahmad Harahap
Pustaka Karya : Jurnal Ilmiah Ilmu Perpustakaan dan Informasi Vol 8, No 1: Juni 2020
Publisher : S1 Ilmu Perpustakaan dan Informasi Islam FTK UIN Antasari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (669.488 KB) | DOI: 10.18592/pk.v7i15.3759

Abstract

Tujuan penulisan artikel ilmiah ini adalah untuk memberikan deskripsi konseptual dan teoritis tentang sumber daya manusia dalam sistem manajemen arsip statis dengan menggunakan metode kajian literatur yang didapat dari berbagai sumber terpercaya. Memiliki pengetahuan dan keterampilan dalam mengelola arsip statis melalui program pendidikan dan pelatihan arsip akan meningkatkan kemampuan arsiparis sebagai sumber daya manusia pengelola arsip di lembaga arsip. Hal ini dikarenakan arsiparis adalah aset yang paling penting dalam mengelola informasi berupa arsip statis di lembaga arsip. Peningkatan profesionalitas sumber daya manusia arsip harus dilakukan melalui pelatihan dan bimbingan arsip.

Page 1 of 1 | Total Record : 5