Juairiah, Juairiah
Program Studi Ilmu Perpustakaan Dan Informasi Islam, Fakultas Tarbiyah Dan Keguruan, Universitas Islam Negeri Antasari Banjarmasin

Published : 11 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 11 Documents
Search

Analisis ontologi, epistemologi, dan aksiologi ilmu perpustakaan dan informasi (sebuah kajian filsafat ilmu dan keislaman) Juairiah Juairiah
Pustaka Karya : Jurnal Ilmiah Ilmu Perpustakaan dan Informasi Vol 8, No 1: Juni 2020
Publisher : S1 Ilmu Perpustakaan dan Informasi Islam FTK UIN Antasari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (877.813 KB) | DOI: 10.18592/pk.v7i15.3758

Abstract

Ilmu Perpustakaan dan Informasi dalam perspektif Filsafat Ilmu merupakan sebuah disiplin ilmu yang mengkaji proses penggalian Ilmu Perpustakaan dan Informasi bertujuan untuk melihat hakikat dari Ilmu Perpustakaan dan Informasi tersebut. Untuk mencari tahu tentang Filsafat Ilmu Perpustakaan dan Informasi maka dapat digali dari tiga aspek yaitu: Apa yang dikaji oleh pengetahuan Ilmu Perpustakaan dan Informasi itu (ontologi)? Apakah Ilmu Perpustakaan dan Informasi benar-benar dapat disebut ilmu (epistemologi)? Dan untuk apa Ilmu Perpustakaan dan Informasi tersebut (aksiologi)?. Ontologi Ilmu Perpustakaan dan Informasi tidak hanya mengkaji teori-teori ilmu perpustakaan, ilmu terapan yang diterapkan di perpustakaan, dan rekaman informasi; lebih jauh dari itu mempelajari bagaimana cantuman informasi dalam berbagai bentuk media dan sistem temu balik informasinya dalam kaitannya dengan penggunaan teknologi informasi dan komunikasi (ICT). Sedangkan Ilmu Perpustakaan dan Informasi jika dikaji dari segi epistemologi merupakan manajemen pengetahuan manusia, antar cabang ilmu pengetahuan yang paling banyak dibanding dari semua ilmu lain, dan karena menyangkut filsafat ilmu pengetahuan, ilmu ini berpotensi menjadi ilmu yang paling filosofis dibanding ilmu yang dikaji profesi lain. Dan aksiologi dari Ilmu Perpustakaan dan Informasi tentunya sangat urgen dan berguna untuk pencarian dan penyebarluasan informasi bagi kemaslahatan umat manusia, pada pandangan yang lebih luas ilmu ini melalui pustakawan sebagai profeional  informasi menjalankan peran perpustakaan sebagai agen perubahan, pembangunan, agen budaya serta pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi dari masa ke masa.
Kompetensi pustakawan di perpustakaan madrasah aliyah dan tsanawiyah negeri se-Kota Banjarmasin Kalimantan Selatan Laila Rahmawati; Juairiah Juairiah; Siti Wahdah
Pustaka Karya : Jurnal Ilmiah Ilmu Perpustakaan dan Informasi Vol 8, No 2: Desember 2020
Publisher : S1 Ilmu Perpustakaan dan Informasi Islam FTK UIN Antasari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (345.33 KB) | DOI: 10.18592/pk.v8i2.5135

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa jauh kompetensi pustakawan sekolah/madrasah di lingkungan Kota Banjarmasin. Jenis penelitian kualitatif menggunakan pendekatan kualitatif. Subjek penelitian adalah pustakawan sekolah kota Banjarmasin (MAN 2 Model, MTsN Pemurus Dalam, MTsN 1 Pekauman, MTsN 3 Mulawarman dan MAN 3 Mulawarman). Objek penelitian adalah kompetensi pustakawan sekolah. Teknik pengumpulan data menggunakan metode observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data, triangulasi, penarikan kesimpulan. Bahwa: 1) pada kompetensi manajerial para pustakawan masih menitikberatkan evaluasi administratif, 2) pada kompetensi pengelolaan informasi para pustakawan belum sepenuhnya mampu memenuhi ekspektasi kompetensi pengelolaan informasi, 3) pada kompetensi kependidikan harus meningkatkan kompetensi literasi, 4) pada kompetensi kepribadian belum memiliki kesadaran professional, 5) pada kompetensi sosial pustakawan masih kurang memerhatikan pembangunan karakter pribadi dalam pola hubungan dengan pemustaka, 6) kompetensi pengembangan profesi pustakawan belum bisa menggambarkan kompetensi yang memadai, terutama dalam bentuk karya ilmiah atau publikasi ilmiah. Ada 3 faktor utama yang dapat meningkatkan kompetensi pustakawan yakni faktor individu, faktor sekolah dan faktor keinginan untuk mengikuti pendidikan dan seminar.
Manajemen koleksi museum dan problematika pengelolaannya di Kalimantan Selatan pada era new normal Juairiah Juairiah
Berkala Ilmu Perpustakaan dan Informasi Vol 18 No 2 (2022): December
Publisher : Perpustakaan Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/bip.v18i2.4290

Abstract

Introduction. Museum collection management is interesting to discuss because it is one of the main activities in museum management as an information institution with problems, especially in the new normal era of famous museums in South Kalimantan (Lambung Mangkurat Museum, Wasaka Museum, and Sultan Suriansyah Museum). Research methods. This study uses a qualitative method by applying data collection techniques are: interviews, observations, and documents. Data Analysis. The data analysis process includes data reduction, data presentation, and conclusions/verification. Results and Discussion. In the new normal era, the Lambung Mangkurat Museum and Wasaka Museum have implemented the concept of museum collection management. In contrast, the Sultan Suriansyah Museum has not properly implemented the collection management concept. There were various problems in the management of museum collections and the solutions sought by each museum. Conclusions and Suggestions. Lambung Mangkurat Museum, Wasaka Museum, and the Sultan Suriansyah Museum continue to manage museum collections in the new normal era according to their capacity. Therefore, it is recommended that the government pay more attention to coaching and competency development for museum collection managers and the need for an e-catalog system in all museums.
Utilitas membaca novel rumah kertas karya Carlos Maria Dominguez sebagai model meningkatkan minat baca Muhammad Rusydi; Juairiah Juairiah; Hamidi Ilhami
Pustaka Karya : Jurnal Ilmiah Ilmu Perpustakaan dan Informasi Vol 10, No 2: Desember 2022
Publisher : S1 Ilmu Perpustakaan dan Informasi Islam FTK UIN Antasari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18592/pk.v10i2.7326

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memahami nilai guna membaca dan faktor pendorong minat baca yang terdapat dalam novel Rumah Kertas. Jenis penelitian ini adalah studi pustaka, dengan menggunakan pendekatan pragmatik. Objek penelitian ini adalah tulisan yang mengandung pesan terkait nilai guna membaca serta faktor-faktor pendorong minat baca dalam novel Rumah Kertas karya Carlos Maria Dominguez. Pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan teknik baca dan catat. Data yang diperoleh kemudian dianalilis sehingga dapat ditarik kesimpulan. Bahwa (1) Nilai guna membaca yang terdapat dalam novel Rumah Kertas, yaitu memenuhi tuntutan praktis kehidupan batin, memuaskan tuntutan intelektual, meningkatkan kecerdasan intrapersonal, meningkatkan minat terhadap sesuatu yang lebih lanjut, meningkatkan kecerdasan matematis-logis, mengurangi stres, mengisi waktu luang, dan memicu imajinasi. (2) Faktor pendorong minat baca yang terdapat dalam novel Rumah Kertas adalah, yang pertama tersedianya bahan bacaan yang menarik, berkualitas, dan beragam di lingkungan pembaca. Kedua, rasa keingintahuan yang tinggi atas fakta, prinsip, teori, pengetahuan, dan informasi yang diperlukan. Ketiga, suasana yang nyaman untuk membaca
PERAN PERPUSTAKAAN UIN ANTASARI BANJARMASIN DALAM MENGEMBANGKAN SIKAP GEMAR MEMBACA MAHASISWA Tarwilah Tarwilah; Juairiah Juairiah; Arin Prajawinanti
Pustaka Karya : Jurnal Ilmiah Ilmu Perpustakaan dan Informasi Vol 6, No 1 (2018): Januari - Juni
Publisher : S1 Ilmu Perpustakaan dan Informasi Islam FTK UIN Antasari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18592/pk.v6i11.3708

Abstract

ABSTRAK Perpustakaan diselenggarakan oleh pemerintah sebagai lembaga yang mendukung keberhasilan instansi yang menaunginya. Keberadaan perpustakaan pada dasarnya bertujuan untuk menunjang terlaksananya fungsi dari pendidikan nasional. Dalam hubungannya dengan hal tersebut perpustakaan memiliki peran penting dalam menunjang pendidikan karakter khususnya dalam hal mengembangkan sikap gemar membaca. Gemar membaca merupakan kebiasaan menyediakan waktu untuk membaca berbagai bacaan yang memberikan kebaikan bagi dirinya. Namun seiring perkembangan teknologi akhir-akhir ini memberikan dampak yang besar terhadap peran perpustakaan dalam mengembangakan minat baca masyarakat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana peran perpustakaan UIN Antasari Banjarmasin dalam mengembangkan sikap gemar membaca mahasiswa. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Perpustakaan UIN Antasari memiliki peran aktif dalam mengembangkan sikap gemar membaca mahasiswa, terbukti dari tanggung jawab yang besar terhadap meningkatnya minat baca mahasiswa UIN Antasari. Pustakawan benar-benar menjalankan tugas sebagai pengelola informasi untuk menyediakan informasi yang menarik, bermanfaat, dan sesuai dengan kebutuhan pemustaka sehingga pemustaka menjadi gemar membaca informasi yang ada di perpustakaan. Kata Kunci: Peran, Perpustakaan Perguruan Tinggi, Gemar Membaca
Analisis pemanfaatan aplikasi iHSS oleh pemustaka pada Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Hulu Sungai Selatan Elma Ma'rifah; Laila Rahmawati; Juairiah Juairiah
Pustaka Karya : Jurnal Ilmiah Ilmu Perpustakaan dan Informasi Vol. 11 No. 1: Juni 2023
Publisher : S1 Ilmu Perpustakaan dan Informasi Islam FTK UIN Antasari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18592/pk.v11i1.8960

Abstract

This study aims to find out how much value the use of the iHSS application has at the Library and Archives Service of Hulu Sungai Selatan Regency. This type of research is descriptive with a quantitative approach. The population of this study was 985 and the samples taken were 91 samples with a tolerable error of 10%. The sampling technique uses the techniques of simple random sampling. Data collection techniques using questionnaires, interviews, observation and documentation. The questionnaire used refers to the Likert scale with a scale of 1-5. Data processing techniques using editing, scoring as well as tabulating and data analysis techniques using descriptive statistical analysis. Data validity and validity techniques used validity and reliability tests with the help of SPSS version 22 and were declared valid and reliable. The results of this study obtained indicators that have the highest average value is Simplicity (Simplicity) is 4.17 and the indicator that has the lowest average value among the others is the indicator Comprehensiveness (Completeness) is 3.80. The results of the evaluation of the iHSS Application Utilization at the Library and Archives Service of Hulu Sungai Selatan District show a total average score of 4.00 which is on a scale of 3.43 – 4.23 and in the high category, which means iHSS application utilization are considered useful.
User Responses to Interior Design (Descriptive Study at the Library and Archives Office of Tanah Laut Regency South Kalimantan Ismah Mahmudah; Juairiah Juairiah; Yokke Andini
Librarianship in Muslim Societies Vol 2, No 1 (2023): Librarianship in Muslim Societies
Publisher : Syarif Hidayatullah State Islamic University of Jakarta, INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/lims.v2i1.31467

Abstract

The design of the Tanah Laut Regency Library and Archives Service building looks attractive in terms of its artistic and modern design. However, addressing interior design problems is still necessary because they cause inconvenience to visiting users. Therefore, it is necessary to view the interior design of the Tanah Laut Regency Library and Archives Service from the perceptions or responses of users. The type of research used is descriptive research with quantitative methods. The research population is 432 users. Determination of the sample in this study using the Slovin formula with an error rate of 10% obtained sample of 82 respondents. The study's results by distributing questionnaires showed that users' responses to interior design at the Tanah Laut District Library and Archives Service could be identified based on indicators of interior design elements. The user's response to spatial planning, color, and air circulation has an average score of 3.73, 3.97, and 3.44, which are in the agreed category. The user's response to lighting and spatial planning elements averaged 2.96, and 2.91 was in the quite agree category. Even though the overall average score of 3.49 is in the agreed category for lighting and spatial planning, it needs to be improved again because it is still in the entirely agreed category, which shows that there is still some inconvenience for users to be in the library.
Mekanisme sistem temu kembali arsip (studi deskriptif di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Kalimantan Selatan) Hamsinah, Hamsinah; Juairiah, Juairiah; Asmawardah, Asmawardah
Pustaka Karya : Jurnal Ilmiah Ilmu Perpustakaan dan Informasi Vol. 12 No. 2: Desember 2024
Publisher : S1 Ilmu Perpustakaan dan Informasi Islam FTK UIN Antasari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18592/pk.v12i2.13035

Abstract

Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Kalimantan Selatan memiliki sistem temu kembali arsip yang sudah mulai menggunakan arsip elektornik dengan menggunakan aplikasi khusus untuk memudahkan pencarian arsip. Mekanisme temu kembali arsip penting diteliti untuk memahami sistem kerja dari sistem yang digunakan dalam mengakses informasi yang diperlukan oleh pengguna arsip. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dan dokumen. Analisis data terdiri dari reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan atau verifikasi. Sistem penyimpanan arsip dinamis disusun dan disimpan berdasarkan sistem subjek, sistem temu kembali arsip melalui klasifikasi arsip secara manual dan secara online menggunakan aplikasi Srikandi dengan kata kunci penelusuran subjek atau judul. Sedangkan untuk arsip statis penyimpanannya berdasarkan sistem kronologi, subyek, dan nomor, sistem temu kembali arsipnya juga melalui klasifikasi arsip secara manual menggunakan daftar arsip atau katalog arsip dan secara online melalui situs web JIKN (Jaringan Informasi Kearsipan Nasional) dengan kata kunci penelusuran melalui subjek, judul atau nama wilayah. Sistem layanan arsip dinamis maupun arsip statis adalah sistem tertutup karena pengguna meminjam arsip melalui pengelola arsip untuk nantinya jika diperlukan maka akan dicopykan. Sistem penyimpanan dan pencarian arsip dinamis dan statis pada Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Kalimantan Selatan tidak hanya secara manual tetapi juga khususnya untuk temu kembali arsipnya sudah berbantuan teknologi informasi sehingga lebih memudahkan pengguna arsip menemukan arsip yang mereka perlukan. Saran yang direkomendasikan agar lebih meningkatkan kapasitas jaringan internet untuk hasil pencarian arsip yang lebih cepat dan tepat
Sistem informasi digital dalam transformasinya sebagai upaya inovasi mewujudkan layanan prima: studi kasus di Perpustakaan Sekolah terakreditasi Kota Banjarmasin Rusdiana, Rusdiana; Juairiah, Juairiah; Al-Ayubi, M. Dede
Pustaka Karya : Jurnal Ilmiah Ilmu Perpustakaan dan Informasi Vol. 13 No. 1: Juni 2025
Publisher : S1 Ilmu Perpustakaan dan Informasi Islam FTK UIN Antasari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18592/pk.v13i1.16342

Abstract

Perpustakaan sekolah di Banjarmasin hanya beberapa saja yang terkareditasi A dan melakukan proses perubahan sistem layanan ke sistem berbasis digital. Layanan yang optimal bisa diwujudkan dengan merubah sistem informasi yang digunakan ke sistem yang lebih baik. Dalam hal ini Kota Banjarmasin memiliki tiga perpustakaan sekolah bersertifikat dan sudah melakukan perubahan penggunaan sistem informasi menjadi sistem digital. Metode penelitian studi kasus kualitatif. Data penelitian yang dikumpulkan selain menggunakan teknik wawancara juga diperkuat hasil observasi dan dokumen. Dalam proses analisis, data penelitian dikondensasi, disajikan, dan disimpulkan. Perubahan kepada sistem teknologi informasi yang berbasis digital dari hasil dan analisis pada tiga perpustakaan sekolah yang sudah diakreditasi di lingkungan Banjarmasin meliputi perpustakaan SDIT Ukhuwah Banjarmasin, SMKN 4 Banjarmasin, dan MAN 2 Kota Banjarmasin dapat diketahui secara bertahap mengalami perubahan. Transformasi tersebut dimulai dari sistem berbasis konvensional atau manual, kemudian seiring berjalannya waktu melakukan inovasi ke sistem teknologi informasi berbasis online atau berbasis web dan ke sistem digital (digital library). Pada proses digitalisasi koleksi dilakukan dengan melakukan kerjasama dengan beberapa penerbit yaitu Penerbit Kubuku dan Gramedia. Aplikasi e-Library dan Smart Library memudahkan akses ke koleksi digital untuk dibaca secara online. Dengan adanya hasil penelitian ini perlu ditingkatkan lagi pemeliharaan database koleksi digital dan jaringan untuk mengakses koleksi digital tersebut agar akses layanan digital perpustakaan selalu berjalan dengan baik.
Impelemtasi Gerakan Literasi Sekolah (GLS) untuk Menumbuhkan Minat Baca Siswa di SMA Negeri 7 Banjarmasin Diana, Diana; Juairiah, Juairiah
Jurnal El-Pustaka Vol. 3 No. 1 (2022): Jurnal El-Pustaka
Publisher : UIN Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/el-pustaka.v3i1.12060

Abstract

Low reading skills will affect the quality of student learning which will have an impact on student achievement in school. To overcome these problems, SMA Negeri 7 Banjarmasin implement School Literacy Movement has been running from 2016 to the present. This is field research using a qualitative descriptive approach. Data collection techniques in this study used the methods of observation, interview, and documentation. The subjects in this study were the headmaster, Indonesian Subject teacher, homeroom teachers, and the librarian of SMA Negeri 7 Banjarmasin. The object of this research is the implementation of the School Literacy Movement to foster reading interest at SMA Negeri 7 Banjarmasin as well as the supporting and inhibiting factors for the implementation of the School Literacy Movement to foster reading interest in SMA Negeri 7 Banjarmasin. The data analysis process includes data reduction, data presentation, and drawing conclusions.The results of this study are as follows: 1. Implementation of School Literacy Movement at SMA Negeri 7 Banjarmasin is realized by implementing a socialization program for implementation of School Literacy Movement, reading literacy 15 minutes before starting the classes, library utilization, reading corner, literacy competition, writing Scientific Papers, as well as socialization and assistance to other schools. The implementation of the School Literacy Movement at SMA Negeri 7 Banjarmasin has been carried out all stages, but at the stage of development and learning does not hold follow-up literacy activities consistently and sustainably, so that the implementation is still in the habituation/interest growth stage. 2. Supporting factors: Adequate Human Resources, complete facilities and infrastructure, and funds. Inhibiting factors include low parental attention, low awareness, and willingness of students, and lack of coordination between teachers and the school management team.Keywords: School Literacy Movement, Reading Interest, Literacy, Library