cover
Contact Name
Rahmadani
Contact Email
jurnalilmiahwidyaborneo@gmail.com
Phone
+628115193061
Journal Mail Official
jurnalilmiahwidyaborneo@gmail.com
Editorial Address
Jl. A. Yani, KM.22, Landasan Ulin, Banjarbaru, Kalimantan Selatan. 70723
Location
Kota banjarbaru,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Widya Borneo
ISSN : 26542676     EISSN : 28302710     DOI : https://doi.org/10.56266/widyaborneo
Core Subject : Religion, Education,
This journal aims to disseminate the results of research / studies on approaches, models, strategies, methods, media, learning innovations and the development of teaching material that imprive the quality of training for educational and religious technical personnel. Widyaborneo was first published in print in 2018. It is published regularly twice a year, in June and December. Jurnal Ilmiah Widya Borneo accepts all research and scientific papers from researcher, academics, practitioners who work in the management, human resource, administrative training issues which may include to these issues: - Management and Governance; - Religious; - Education; and - Human Resources Training and Development.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 5 No 1: June 2022" : 5 Documents clear
PENGGUNAAN SISTEM COMPUTER BASED TEST (CBT) UNTUK OPTIMALISASI PELAKSANAAN PENILAIAN AKHIR SEMESTER (PAS) GANJIL TAHUN PELAJARAN 2021-2022 Rizal Maulana
WIDYABORNEO Vol 5 No 1: June 2022
Publisher : Balai Diklat Keagamaan Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56266/widyaborneo.v5i1.89

Abstract

Di era modern pendidikan berkembang pesat dan pemanfaatan teknologi semakin canggih, Sehingga dalam pembelajaran terkadang menggunakan smartphone, laptop maupun komputer dalam menyelesaikan tugas-tugas diberikan. masalah yang ditemukan di madrasah selama ujian atau istilah sekarang adalah Penilaian Akhir Semester (PAS) adalah biaya yang sangat besar dan tingginya kecurangan siswa dalam menjawab soal ketika penilaian berlangsung. Adanya masalah ini peneliti melaksanakan penelitian tindakan kelas untuk menyelesaikan masalah yang dialami di MAN 3 Banjarmasin. Solusi didapatkan dari aspirasi salah satu pendidik yang memahami tentang CBT serta perangkat-perangkat keras lainnya yang mendukung lancarnya pelaksanaan PAS. Pada uji coba pertama dilakukan pemasangan perangkat lunak serta perangkat keras sampai ke ruang-ruang yang digunakan ketika penilaian berlangsung. setelah pemasangan dilakukan maka dilaksanakannya uji coba dengan melibatkan siswa-siswi untuk mengukur kemampuan perangkat yang digunakan, hasil uji coba tersebut adanya kendala dalam kontrol ruang yang mengakibatkan siswa mendapatkan kendalam dalam mengerjakan soal. Uji coba kedua dilakukan untuk menyelesaikan masalah di uji coba pertama dengan cara menunjuk guru-guru sebagai proktor ruang untuk membantu siswa-siswi ketika mendapatkan kendala dalam pelaksanaan PAS. Adanya proktor ruang mampu membantu menyelesaikan kendala yang dialami siswa sehingga uji coba kedua berjalan lancar. Maka adanya penelitian ini berdampak pada biaya yang murah selama pelaksanaan PAS dan menurunkan tingkat kecurangan selama menjawab soal.
MENINGKATKAN PEMBUATAN SOAL HIGHER ORDER THINKING SKILLS (HOTS) MELALUI PELATIHAN IN HOUSE TRAINING (IHT) Nana Mairi
WIDYABORNEO Vol 5 No 1: June 2022
Publisher : Balai Diklat Keagamaan Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56266/widyaborneo.v5i1.90

Abstract

Observasi awal yang ditemukan pendidik membuat soal hanya sebatas menanyakan nama tokoh, tempat kejadian, pengertian dari kata atau kalimat yang masuk pada klasifikasi berpikir level Low Order Thinking Skills (LOTS). Selain itu, melalui wawancara Rizki Rosida Hayati, S.Pd. adalah pendidik mengetahui informasi terkait soal HOTS tetapi bingung dalam menyusun soal dengan standar HOTS. Adanya masalah tersebut peneliti menindaklanjuti dengan cara diselenggarakannya In House Training (IHT) untuk meningkatkan kompetensi pendidik MAN 3 Banjarmasin dalam menyusun soal Higher Order Thinking Skills (HOTS). Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan mutu pendidikan sesuai misi MAN 3 Banjarmasin yaitu mengembangkan nilai-nilai demokratis dan meningkatkan kemandirian serta tanggap terhadap lingkungan, karena melalui metode penelitian tindakan sekolah dengan tahapan perencanaan, implementasi tindakan, observasi dan interprestasi serta analisis dan releksi pada kegiatan IHT dalam peningkatan kompetensi pendidik dalam menyusun soal HOTS akan berpengaruh pada kepedulian peserta didik terhadap lingkungannya. Hasil penelitian diperoleh adalah adanya peningkatan kompetensi pendidik dalam menyusun soal HOTS melalui kegiatan IHT yang diselenggarakan selama 3 hari dan ditambah dengan kegiatan lanjutan selama 2 hari untuk pendidik yang kurang memahami dalam menyusun soal HOTS.
ANALISIS TERHADAP PERILAKU SUPERVISI PENDIDIKAN BERDASARKAN PROTOTIPE DAN MASALAH YANG DIHADAPI GURU DI MADRASAH ALIYAH Hamdani Hamdani
WIDYABORNEO Vol 5 No 1: June 2022
Publisher : Balai Diklat Keagamaan Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56266/widyaborneo.v5i1.91

Abstract

Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui dan menganalisis perilaku supervisor berdasarkan prototipe dan masalah yang dihadapi guru Madrasah Aliyah. Metode penelitian menggunakan metode kualitatif, instrumen penelitian adalah interview dan dokumentasi. Hasil penelitian (1) pada pendekatan nondirective supervisor menggunakan perilaku Listening, Encouraging, Clarifying, Presenting, Problem Solving; (2) pada pendekatan directive supervisor menggunakan perilaku Clarifying, Presenting, Directing, Demonstrating, Reinforcing; (3) pada pendekatan collaborative supervisor menggunakan perilaku Presenting, Clarifying, Listening, Problem solving, Negotiating. Pendekatan directive adalah pendekatan terhadap masalah dengan cara langsung, pendekatan collaborative adalah gabungan dari pendekatan nondirective, dan pendekatan directive sehingga menghasilkan pendekatan baru. Simpulan dari penelitian adalah (1) Pendekatan yang diterapkan kepada kategori guru kuadran I (teacher dropouts) adalah pendekatan directive dengan perilaku clarifying, presenting, directing, demonstrating, reinforcing; (2) Pendekatan yang diterapkan kepada kategori guru kuadran II (unfocused workers) dan kuadran III (analytical observers ) adalah pendekatan collaborative dengan perilaku presenting, clarifying, listening, problem solving, negotiating; (3) Pendekatan yang diterapkan kepada kategori guru kuadran IV (professionals) adalah pendekatan nondirective dengan perilaku listening, encouraging, clarifying, presenting, problem solving.
Kinerja Pembelajaran Guru Madrasah di Masa Pandemi Covid-19 Salafudin Fitri
WIDYABORNEO Vol 5 No 1: June 2022
Publisher : Balai Diklat Keagamaan Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56266/widyaborneo.v5i1.116

Abstract

Di masa pandemi covid-19, pembelajaran tidak bisa dilakukan melalui tatap muka langsung, pembelajaran secara daring atau dalam jaringan adalah sebuah pilihan. Madrasah Ibtidaiyah Swasta (MIS) Noor Aini Kota Banjarmasin telah melaksanakan pembelajaran dengan cara daring. Kondisi seperti ini menuntut kinerja yang tinggi dari guru. Tulisan ini disajikan untuk menggambarkan kinerja guru MIS Noor Aini dalam pembelajaran. Berdasarkan hasil observasi, wawancara dan studi dokumenter penulis, banyak cara yang dilakukan mereka agar pembelajaran tidak membosankan anak. Mereka memiliki kinerja yang sangat baik. Meski di tengah keterbatasan pasilitas yang dimiliki, guru-guru mereka sangat kreatif. Banyak variasi yang digunakan. Mereka bukan guru Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan hanya ada 1 orang guru yang mendapat tunjangan profesi. Dalam kondisi seperti ini mereka mampu menginspirasi madrasah lain untuk terus berkarya di masa pandemi. Pengawas madrasah pembina mereka terus menpublikasikan karya-karya mereka. Publikasi yang dilakukan pengawas menjadi bentuk pembinaan untuk madrasah lain. Hasil penelitian ini diharapkan mampu menginspirasi madrasah lain untuk ikutĀ  berkarya di tengah keterbatasan masa pandemi.
Peran Orang Tua dalam Pembelajaran Online dari Rumah di MIN 1 OKU Miskiah Miskiah; Wasitoh Wasitoh
WIDYABORNEO Vol 5 No 1: June 2022
Publisher : Balai Diklat Keagamaan Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56266/widyaborneo.v5i1.119

Abstract

Peran orang tua saat ini sangat dibutuhkan dalam pembelajaran online. Orang tua disarankan untuk memberikan perhatian lebih kepada anak-anaknya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan peran orang tua dalam pembelajaran online di rumah dan hambatan-hambatan yang mereka hadapi di MIN 1 OKU. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif kualitatif dengan subjek 5 orang guru serta 2 orang wali siswa. Teknik pengumpulan datanya adalah wawancara, observasi dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan analisis kualitatif model interaktif Miles dan Huberman dengan cara reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan/verifikasi. Temuan hasil penelitian yang pertama pada orang tua berperan sebagai guru, orang tua melakukan bimbingan dengan menemani, membantu dan menjelaskan materi yang belum dipahami, memberikan tempat belajar yang bersih, rapi dan nyaman. Kedua, orang tua sebagai fasilitator memfasilitasi anak-anaknya dengan laptop, gawai, kuota internet, buku, LKS dan tempat belajar yang bersih, rapi dan nyaman. Ketiga pemberian motivasi yang diberikan orang tua berupa pemberian reward dan kepercayaan. Keempat, kurangnya kesiapan dalam menghadapi pembelajaran online, sedikitnya pengetahuan tentang pelajaran anak, dan adanya ketidakmampuan dibidang teknologi menjadi hambatan utama dalam pembelajaran online.

Page 1 of 1 | Total Record : 5