cover
Contact Name
Sukino
Contact Email
arfannurpascasarjana@gmail.com
Phone
+6285526302396
Journal Mail Official
arfannurpascasarjana@gmail.com
Editorial Address
Gedung Saifuddin Zuhri IAIN Pontianak Jl. Letjend. Suprapto No. 19 Pontianak 78122
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
Arfannur: Journal of Islamic Education
ISSN : -     EISSN : 27752429     DOI : https://doi.org/10.24260/arfannur.vXiX.XXXX
Core Subject : Education, Social,
ARFANNUR: Journal of Islamic Education Thought focuses on scientific articles resulting from a multidisciplinary approach in discussing issues of Islamic education in the archipelago and abroad. Scope: Islamic Education Thought of figures, Learning Curriculum, Education Management, Learning Strategy, Education Policy, Educational Technology, Manuscript of Islamic religious education, Tradition and Islamic education values
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 3 No 2 (2022)" : 5 Documents clear
Kepemimpinan Kepala Madrasah Perempuan di Kabupaten Bengkayang Uyung Yuliza; Romawati Romawati; Ajat Sudarajat; Marlina Marlina
Arfannur Vol 3 No 2 (2022)
Publisher : The Magister of Islamic Education Study Program of Postgraduate IAIN Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24260/arfannur.v3i2.615

Abstract

The purpose of this study is to describe the election and appointment of madrasa heads, acceptance of the leadership of female madrasa heads, and the leadership of female madrasa heads in Benkayang Regency. The research locations were four private madrasas led by a woman. This study uses a qualitative approach with a multisite constant comparison method. Data collection through interviews, observation and documentation and surveys. The research was conducted from 2 to 5 February 2022. The data sources for this research were madrasa supervisors, madrasa heads, madrasa teachers and administrative staff where the madrasa head was the key informant. Data analysis shows that female madrasa heads are welcomed because their appointments are in accordance with applicable regulations and their ability to lead madrasas is not inferior to the leadership of male madrasa heads and female madrasa heads in Bengkayang Regency are quite efficient although slow in responding to information and innovating. ABSTRAK Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan pemilihan dan pengangkatan kepala madrasah, penerimaan terhadap kepemimpinan kepala madrasah perempuan, dan kepemimpinan kepala madrasah perempuan di Kabupaten Benkayang. Lokasi penelitian adalah empat madrasah swasta yang dipimpin oleh seorang perempuan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode perbandingan konstanta multisite. Pengumpulan data melalui wawancara, observasi dan dokumentasi dan survei. Penelitian dilakukan pada tanggal 2 hingga 5 Februari 2022. Sumber data penelitian ini adalah pengawas madrasah, kepala madrasah, guru madrasah dan tenaga administrasi yang mana kepala madrasah merupakan informan kunci. Analisis data menunjukkan bahwa kepala madrasah perempuan disambut baik karena pengangkatannya sesuai dengan ketentuan yang berlaku dan kemampuannya dalam memimpin madrasah tidak kalah dengan kepemimpinan kepala madrasah laki-laki dan kepala madrasah perempuan di Kabupaten Bengkayangcukup efisien meskipun lambat dalam merespon informasi dan melakukan inovasi. Kata kunci: Kepemimpinan, Kepala madrasah perempuan
Bentuk Kepemimpinan Kharismatik Guru: Belajar dari SD Islam Mu’tashim Billah Pontianak Selatan Joni Iskandar; Imron Muttaqin
Arfannur Vol 3 No 2 (2022)
Publisher : The Magister of Islamic Education Study Program of Postgraduate IAIN Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24260/arfannur.v3i2.624

Abstract

Forms of Teacher Charismatic Leadership: Learning from Mu’tashim Billah Islamic Elementary School, South Pontianak. In the current leadership development, teachers must have innovation and creativity in creating ideal leadership. The rapid development of the times, especially in the field of education, must be adjusted to the ability of a person to replace the figure of a teacher. So learning with a charismatic figure is a solution for teachers in creating good learning. Charismatic leadership is all the qualities that become the authority of a person who is embedded in him so that he has bright ideas and has a good vision. One of them is the teacher’s charismatic leadership in educational institutions to contribute to creating maximum learning outcomes. This paper is at least to know about the concept of charismatic leadership, as well as the forms of charismatic leadership at SD Islam Mu’tashim Billah, South Pontianak. This study uses the field research method, which is to collect good writings from books, articles, and others that contain the theme of charismatic leadership in educational institutions. After looking at various data and information, the concept of charismatic leadership has been embedded in the human soul outwardly which needs to be explored and developed. 1. The teacher has a vision in terms of leading, 2. Has responsibility and is strong about the risks he will experience to provide the best for his school, 3. Is sensitive to his environment at school, 4. Ready to meet the needs of his students at school in providing service, 5. Have good role models, such as discipline, honesty, diligence, and showing extraordinary behavior. ABSTRAK Bentuk Kepemimpinan Kharismatik Guru: Belajar Dari Sd Islam Mu’tashim Billah Pontianak Selatan. Dalam perkembangan kepemimpinan saat ini menuntut guru harus memiliki inovasi dan kreasi dalam menciptakan kepemimpinan yang ideal. Pesatnya zaman terutama di bidang pendidikan harus lah diimbangi dengan kemampuan kepemimpinan seseorang sosok guru. Maka pembelajaran dengan sosok yang kharismatik menjadi solusi bagi guru dalam menciptkan belajar yang baik. Kepemimpinan kharismatik merupakan segala sifat yang menjadi kewibawaan seorang yang tertanam pada dirinya sehingga dia memiliki ide-ide yang cemerlang dan memiliki visi yang baik. Salah satunya adalah kharismatik guru dalam memipin di lembaga pendidikannya untuk memberikan kontribusi dalam menciptakan hasil belajar yang maksimal. Tulisan ini setidaknya untuk mengetahui tentang konsep kepemimpinan kharismatik, serta bentuk kempemimpinan kharismatik di SD Islam Mu’tashim Billah Pontianak Selatan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian lapangan atau field research yakni mengumpulkan hasil wawancara dan dokumentasi berupa tulisan-tulisan baik berupa buku, artikel, dan lain-lain yang serempun dengan tema tentang kepemimpinan kharismatik di lembaga pendidikan. Setelah melihat berbagai data dan informasi maka konsep kepemimpinan kharismatik ini sudah tertanam dalam jiwa manusia secara lahiriah yang mana perlunya di gali dan kembangkan. 1. Guru memiliki visi dalam hal memimpin, 2. Memiliki tanggungjawab dan kuat akan resiko yang akan dialaminya untuk memberikan hal terbaik bagi sekolahnya, 3. Peka akan terhadap lingkungannya di sekolah, 4. Siap memenuhi kebutuhan-kebutuhan bagi siswa nya di sekolah dalam memberikan pelayanan, 5. Memiliki sikap teladan yang baik seperti, disiplin, jujur, rajin, serta menunjukkan siap prilaku yang luar biasa. Kata Kunci: Guru, Kepemimpinan, Kharismatik
Penguatan Moderasi Beragama dan Sikap Demokrasi pada Santri Pondok Pesantren Edi Mancoro Desa Gedangan Kecamatan Tuntang Kabupaten Semarang Nurlaila Syahri Syarifah; Guntur Cahyono
Arfannur Vol 3 No 2 (2022)
Publisher : The Magister of Islamic Education Study Program of Postgraduate IAIN Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24260/arfannur.v3i2.745

Abstract

This study discusses the Strengthening of Religious Moderation and Attitudes of Democracy in Santri Pondok Pesantren Edi Mancoro. The purpose of this research is to find out (1) how description for religious moderation and democratic attitude? (2) how to strengthen religious moderation and democratic attitudes to students at the Edi Mancoro Islamic Boarding School? (3) what are the obstacles and support for strengthening religious moderation and democratic attitudes to students at the Edi Mancoro Islamic Boarding School? This study uses field research using a qualitative descriptive approach. Data collection is done by observation, interviews and documentation. Meanwhile, data analysis used three activities, namely data reduction, data presentation and conclusion drawing. The results showed that religious moderation is the attitude of wasath (middle) in religion. The attitude of democracy is a response attitude in implementing democracy in life, how to respect and respect different opinions in a deliberation. Strengthening religious moderation and democratic attitudes in the students of the Edi Mancoro Islamic boarding school with activities inside the boarding school, namely interfaith discussions, multicultural seminars, seloso kliwon, internal students and the election of the head of the boarding school. The existing obstacle is that the students are still passive in activities at the pesantren. Technological developments that can affect students who cannot filter information. Then for the strengthening support, the majority of the students are students who have an open mind in addressing the existing problems. ABSTRAKPenelitian ini membahas tentang Penguatan Moderasi Beragama dan Sikap Demokrasi di Pondok Pesantren Santri Edi Mancoro. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui (1) bagaimana gambaran moderasi beragama dan sikap demokratis? (2) bagaimana penguatan sikap moderat beragama dan demokratis pada santri di Pondok Pesantren Edi Mancoro? (3) apa saja kendala dan dukungan penguatan moderasi beragama dan sikap demokratis pada santri di Pondok Pesantren Edi Mancoro? Penelitian ini menggunakan penelitian lapangan dengan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara dan dokumentasi. Sedangkan analisis data menggunakan tiga kegiatan yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa moderasi beragama merupakan sikap wasath (tengah) dalam beragama. Sikap demokrasi merupakan sikap respon dalam melaksanakan demokrasi dalam kehidupan, bagaimana cara menghormati dan menghargai perbedaan pendapat dalam suatu musyawarah. Penguatan moderasi beragama dan sikap demokratis pada santri pondok pesantren Edi Mancoro dengan kegiatan di lingkungan pesantren yaitu diskusi lintas agama, seminar multikultural, seloso kliwon, internal santri dan pemilihan ketua pondok. Kendala yang ada adalah santri masih pasif dalam beraktivitas di pesantren. Perkembangan teknologi yang dapat mempengaruhi siswa yang tidak dapat menyaring informasi. Kemudian untuk dukungan penguatan, mayoritas mahasiswa adalah mahasiswa yang berpikiran terbuka dalam menyikapi permasalahan yang ada. Kata Kunci: Moderasi Beragama; Sikap; Demokrasi
Metode Pendidikan Anak dalam Surat Az-Zumar Ayat 8-9 Muftahatus Saadah; Mahmud Arif
Arfannur Vol 3 No 2 (2022)
Publisher : The Magister of Islamic Education Study Program of Postgraduate IAIN Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24260/arfannur.v3i2.772

Abstract

Al-Quran as a guide for the instructions of life in order to get to the right path and obtain happiness in this world and the hereafter. As is the case in the letter Az-Zumar verses 8 and 9 in educating children. This study aims to understand and know the Method of Children’s Education in Surah Az-Zumar Verses 8-9. This type of research is a study of literature or literature, namely this research is obtained from various sources that contain theories. With the results of the research, Surah Az-zumar verses 8-9 describes several methods of children’s education, namely First, the tarhib and targhib methods, the Ibrah and mau’iẓah methods, the qudwah method or example, the habituation method, the method with attention, the Amtsal method or parables. The method of the story of the Qur’an-nabawi and the method of role-playing sociodrama. ABSTRAKAl-Quran sebagai pedoman atas petunjuk-petunjuk hidup agar dapat menuju jalan yang benar dan memperoleh kebahagiaan dunia dan akhirat. Seperti halnya yang terdapat pada surat Az-Zumar ayat ke-8 dan 9 dalam mendidik anak. Penelitian ini bertujuan untuk memahami dan mengetahui Metode Pendidikan Anak Dalam Surat Az-Zumar Ayat 8-9. Jenis penelitian ini adalah studi literatur atau pustaka yakni penelitian ini didapatkan dari berbagai macam sumber yang memuat tentang teori-teori. Dengan hasil penelitian Surat Az-zumar ayat 8-9 menjelaskan tentang beberapa metode pendidikan anak, yaitu Pertama, Metode tarhib dan targhib, , Metode Ibrah dan mau’iẓah, metode qudwah atau keteladanan, Metode pembiasaan, Metode dengan perhatian, Metode Amtsal atau perumpamaan, Metode kisah qurani-nabawi dan metode sosiodrama bermain peran. Kata Kunci: Metode, Pendidikan, Az-Zumar ayat 8-9
Kepemimpinan Demokratis Kepala Madrasah Ibtidaiyah Swasta (MIS) MIS Nurul Muslimin Sungai Raya Kuburaya Hamidah Hamidah
Arfannur Vol 3 No 2 (2022)
Publisher : The Magister of Islamic Education Study Program of Postgraduate IAIN Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24260/arfannur.v3i2.619

Abstract

The purpose of this study is to find out and explain about democratic leadership that is appropriate to be implemented in the Nurul Muslimin Private Madrasah Ibidaiyah (MIS). The urgent problem at MIS Nurul Muslimin is that the leadership has not demonstrated a democratic one yet. This research is a qualitative descriptive research, namely data analysis that emphasizes meaning, reasoning, defining certain situations (in certain contexts) and describing what is about the behavior of the object under study. Data collection tools used are interviews, observation, and documentation. While the results of the research can be concluded that democratic leadership is needed and important to overcome and realize quality MIS Nurul Muslimin Sungai Raya in the future. Democratic leadership that exists at MIS Nurul Muslimin, such as receiving opinions, suggestions and criticism from subordinates, prioritizing cooperation and teamwork, coordinating with subordinates, providing stimulation to subordinates to be productive, involving subordinates in solving problems, providing information about duties and responsibilities subordinate. ABSTRAK Tujuan penelitian ini untuk mengetahui dan menjelaskan tentang kepemimpinan demokratis yang tepat untuk diterapkan di Madrasah Ibidaiyah Swasta(MIS) Nurul Muslimin. Masalah yang ada di MIS Nurul Muslimin saat ini kepemimpinan belum menunjukkan yang demokratis. Penelitian ini termasuk penelitian deskriptif kualitatif, yaitu analisis data yang menekankan pada makna, penalaran, pendefinisian situasi tertentu (dalam konteks tertentu) dan mendeskripsikan apa adanya tentang perilaku objek yang diteliti. Alat pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi, dan dokumentasi. Sedangkan hasil penelituan dapat disimpulkan bahwa kepemimpinan demokratis sangat dibutuhkan dan penting untuk mengatasi serta mewujudkan MIS Nurul Muslimin Sungai Raya bermutu di masa depan. Kepemimpinan yang demokratis yang ada di MIS Nurul Muslimin, seperti menerima pendapat, saran dan kritik dari bawahan, mengutamakan kerjasama dan kerjasama tim, berkoordinasi dengan bawahan, memberikan rangsangan kepada bawahan untuk produktif, melibatkan bawahan dalam memecahkan masalah, memberikan informasi tentang tugas dan tanggung jawab bawahan. Kata kunci: kepemimpinan, demokratis

Page 1 of 1 | Total Record : 5