cover
Contact Name
Lilif Muallifatul Khorida Filasofa
Contact Email
liliffilasofa@walisongo.ac.id
Phone
+6282135290705
Journal Mail Official
joecce@walisongo.ac.id
Editorial Address
Jl. Prof. Hamka Km2. Ngaliyan, Kota Semarang, Jawa Tengah, Indonesia
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Journal of Early Childhood and Character Education
ISSN : 27755444     EISSN : 27752046     DOI : 10.21580/joecce.vxxx.xxxxx
Focus. The focus is to provide readers with a better understanding of Early Childhood and Character Education through the publication of articles. Scope. This journal publishes a research article and discourses around the subject of early childhood and character education. The subject cover law, matter, development, curriculum, assessment, values in early childhood, and character education from various perspective. This journal warmly welcomes contributions from scholars of related disciplines.
Articles 4 Documents
Search results for , issue "Vol. 1 No. 2 (2021)" : 4 Documents clear
Peningkatan Nilai Agama dan Moral Anak Usia Dini Melalui Kegiatan Latihan Manasik Haji Munawaroh, Hidayatu; Ningsih, Sri Rahayu
Journal of Early Childhood and Character Education Vol. 1 No. 2 (2021)
Publisher : FITK UIN Walisongo Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/joecce.v1i2.8728

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah; 1) untuk mengetahui perkembangan nilai agama dan moral anak-anak di TK Aisyiyah 4 Reco sebelum dilaksanakan kegiatan latihan manaik haji/umrah, 2) untuk mengetahui seberapa besar penigkatan perkembangan nilai agama dan moral anak usia dini di TK Aisyiyah 4 Reco setelah dilaksanakan kegiatan latihan manasik haji/umrah, 3) untuk mengetahui hambatan dan kendala yang ditemui saat pelaksanaan keguatan latihan manasik haji/umrah di TK Aisyiyah 4 Reco.  Penelitian ini mengunakan metode kualitatif deskriptif.  Pengumpulan data menggunakan teknik observasi partisipan, wawancara mendalam dan dokumentasi.  Subyek penelitiannya adalah pihak-pihak yang ada di TK Aisyiyah 4 Reco, diantaranya adalah: guru, siswa, dan wali murid TK Aisyiyah 4 Reco.  Pada penelitian ini menggunakan langkah-langkah penelitian naturalistic, sehingga analisis data dilakukan langsung di lapanagan dengan pengumpulan data.  Setelah melaksanakan kegiatan latihan manasik haji/umrah, anak yang mempunyai capaian perkembangan MB (Mulai Berkembang) meningkat menjadi BSH (Berkembang Sesuai Harapan), yaitu 5% menjadi 27%  Anak yang BSH (Berkembang Sesuai Harapan) meningkat menjadi BSB (Berkembang Sangat Baik, yaitu 13% menjadi 73%.  Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa kegiatan latihan manasik haji/umrah dapat meningkatkan perkembangan nilai agama dan moral anak usia dini di TK Aisyiyah 4 Reco.
Mengatasi Anak Tantrum Dengan Media Melukis Pada Masa Pandemi Aisyah, Siti; Afrianingsih, Anita
Journal of Early Childhood and Character Education Vol. 1 No. 2 (2021)
Publisher : FITK UIN Walisongo Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/joecce.v1i2.8745

Abstract

Temper trantum merupakan suatu bentuk luapan emosi yang tidak terkontrol pada anak. Masih Banyak di Indonesia orangtua belum  mengenal istilah ini, namun sangat akrab dengan perilaku yang ditunjukkan anak saat mengalami temper tantrum seperti menangis keras-keras, berteriak, menjerit, memukul, menggigit, mencubit, menendang, serta melempar badan ke lantai. Covid-19 telah resmi menjadi pandemi di Dunia. Sejak di tetapkannya pandemi ini banyak sekali aktivitas yang berubah mulai dari pekerjaan,  sekolah bahkan kehidupan sehari-hari pun berubah. Kegiatan yang dilakukan di rumah saja berdampak cukup besar kepada siswa, diantaranya adalah mereka harus belajar dari rumah. Belajar dari rumah secara Daring membuat siswa harus beradaptasi secara ekstrim perubahan gaya belajar mereka. Hal ini menimbulkan kecemasan pada siswa, karena mereka tidak bisa bersosialiasai dan bermain bersama teman seperti biasa, berkurangnya bimbingan dari guru, orang tua yang kurang mampu memberikan bimbingan belajar, membuat siswa panik karena takut tidak dapat pencapai target belajar mereka sebelumnya. Anak usia dini merupakan anak yang baru belajar mengenal dirinya sendiri, termasuk sosial emosionalnya. Pada masa ini pula anak-anak baru mengenal perasaan senang, sedih, marah, kecewa dan sebagainya.  anak usia dini masih belum mampu mengelola dan mengekspresikan emosinya secara wajar. Konselor dalam sesi konseling harus memiliki berbagai cara keterampilan untuk membantu mengungkap permasalahan ataupun keinginan konseli, salah satu cara mengungkap permasalahan konseli dapat dilakukan menggunakan lukisan. Lukisan sangat tepat untuk mengepresikan berbagai hal yang sulit diungkapkan konseli secara verbal maupun tulisan Konseling yang baik adalah dengan seni, karena lebih selaras dengan humaniora dibandingkan dengan ilmu pengetahuan (Hansen, 2012). Pendekatan penelitian ini menggunakan metode Observasi dan tindakan orang tua. Pada penelitian ini subyek menangis karena tidak ingin mengerjakan PR BDRnya daningin bermain dengan memandikan ayamnya, akan tetapi orangtuanya mencegahnya sehingga ia menangis dan melempar-lempar barang yang ada di sekitarnya. Dalam penelitian ini konseling memberikan terapi Melukis Pada subyek dan subyek merespon dengan baik.
Upaya Meningkatkan Kecerdasan Matematis Logis Anak Di RA Bani Utsman Darma Wahyudin, Erik; Suhartini, Nani
Journal of Early Childhood and Character Education Vol. 1 No. 2 (2021)
Publisher : FITK UIN Walisongo Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/joecce.v1i2.8805

Abstract

Upaya meningkatkan Kecerdasan matematis Logis pada Anak melalui permainan ular tangga di kelompok B RA Bani Utsman Dama , Program Studi Pendidikan Guru Anak Usia Dini (PGPAUD). Kecerdasan Matematis Logis pelu ditingkatkan, oleh karena itu pembelajaran harus menarik dan menyenangkan. Salah satu cara untuk meningkatkan Kecerdasan Matematis logis anak yaitu melalui permainan ular tangga. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kecerdasan Matematis anak melalui permainan ular tangga. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas. Subyek dalam penelitian ini adalah anak didik kelompok B RA Bani Utsman Desa Darma Kecamatan Darma Kabupaten Kuningan, semester II tahun pelajaran 2021/2022, sejumlah 24 anak. Penelitian ini bersifat kolaboratif anatara kepala sekolah, peneliti dan guru kelas. Data dikumpulkan melalui observasi, dokumentasi dan tes. Data dianalisis dengan data kulitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa ada peningkatan kemampuan matematika pra tindaka sebesar 20,84%, peingkatan kemampuan matematika siklus I sebesar 31,94%, peningkatan kemampuan matematika siklus II sebesar 55<55% dan kemampuan siklus III sebesar 84,72%. Upaya meningkatkan kemampuan matematika melalui permainan ular tangga juga di dukung oleh beberapa indicator yaitu membilang 1-20, membuat urutan bilangan 1-20 dengan gambar benda, dan menghubungkan lambang bilangan dengan gaambar benda sampai 20. Kesimpulan dari penelitian ini adalah penggunaan permainan ular tangga dapat meningkatkan kecerdasan matematis logis.
Manajemen Pendidikan Anak Usia Dini Berbasis Masyarakat Di Era Revolusi Industri 4.0 Hastuti, Windi; Ainuri, Ahmad Fahri Yahya; Muthohar, Sofa
Journal of Early Childhood and Character Education Vol. 1 No. 2 (2021)
Publisher : FITK UIN Walisongo Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/joecce.v1i2.9018

Abstract

Kemajuan teknologi dari masa ke masa secara akumulatif telah mendorong terjadinya revolusi industry. Hal ini menuntut dunia pendidikan untuk memperbaiki sistem mutu secara dinamis. Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) sebagai muara awal era Revolusi Industri 4.0, harus mempersiapkan diri dengan strategi-strategi baru. Artikel ini bertujuan untuk menelaah lebih lanjut tentang PAUD di era Reformasi Industri 4.0. Metode penelitian menggunakan library research. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat strategi pengembangan PAUD berbasis masyarakat yaitu: Pertama, hal yang dilakukan adalah menyatukan pemahaman masyarakat tentang Anak Usia Dini. Kedua, masyarakat dan pemerintah menyiapkan tenaga pendidikan (guru) dan kependidikan yang ideal-profesional serta mengupayakan serta mendorong (dari segi moril dan materiil) tenaga pendidikan untuk meng-upgrade kompetensi—khususnya dalam mengahadapi era revolusi industri 4.0. Ketiga adalah masyarakat ikut serta dalam mendesain kurikulum yang akan diberikan kepada para siswa. Strategi keempat adalah supervisi dan evaluasi. 

Page 1 of 1 | Total Record : 4