cover
Contact Name
Lilif Muallifatul Khorida Filasofa
Contact Email
liliffilasofa@walisongo.ac.id
Phone
+6282135290705
Journal Mail Official
joecce@walisongo.ac.id
Editorial Address
Jl. Prof. Hamka Km2. Ngaliyan, Kota Semarang, Jawa Tengah, Indonesia
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Journal of Early Childhood and Character Education
ISSN : 27755444     EISSN : 27752046     DOI : 10.21580/joecce.vxxx.xxxxx
Focus. The focus is to provide readers with a better understanding of Early Childhood and Character Education through the publication of articles. Scope. This journal publishes a research article and discourses around the subject of early childhood and character education. The subject cover law, matter, development, curriculum, assessment, values in early childhood, and character education from various perspective. This journal warmly welcomes contributions from scholars of related disciplines.
Articles 2 Documents
Search results for , issue "Vol. 2 No. 2 (2022)" : 2 Documents clear
Asesmen Perkembangan Kognitif dengan Metode Eksperimen Melalui Kegiatan Pencampuran Warna Masruroh, Uci; Imam, Syafi’i
Journal of Early Childhood and Character Education Vol. 2 No. 2 (2022)
Publisher : FITK UIN Walisongo Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/joecce.v2i2.10408

Abstract

Berdasarkan seluruh aspek perkembangan anak, aspek perkembangan kognitif adalah aspek utama yang dapat mempengaruhi perkembangan aspek yang lainnya.Keterampilan kognitif mempunyai peranan penting bagi keberhasilan anak dalam belajar, karena sebagian besar aktifitas dalam belajar selalu berhubungan dengan masalah mengingat dan berpikir. Pengembangan kognitif bertujuan untuk mengembangkan kemampuan berpikir anak melalui pembelajaran kognitif, bahasa dan matematika. Kemampuan kognitif anak dapat terstimulus dengan baik maka dibutuhkan metode pembelajaran yang tepat dan sesuai dengan kebutuhan dan minat anak. Strategi yang di gunakan dalam kegiatan ini yaitu metode dan pendekatan yang dapat digunakan untuk meningkatkan kemampuan berfikir anak. Salah satunya menggunakan metode pembelajaran eksperimen. Metode ini memberikan kesempatan bagi anak untuk lebih bereksplorasi dalam kegiatan pembelajaran. Kegiatan mencampur warna adalah kegiatan yang sederhana jika diterapkan di taman kanak-kanak dan anak dapat memperoleh pengetahuan baru melalui warna-warna yang akan dicampur nantinya. anak mendapatkan pengetahuan dalam mengenal warna. Warna primer adalah warna merah, kuning, biru yang menjadi warna pokok atau warna dasar. Warna primer merupakan dasar dari terciptanya semua warna dan kita bisa membentuk banyak jenis warna dari perpaduan warna-warna primer. Kegiatan yang dilakukan adalah pencampuran warna dengan cara Air merambat dikertas tisu melalui proses yang disebut aksi kapilarisasi. Kerta tisu terbuat dari serat sehingga air dapat berpindah di sela-sela serat kertas. Celah di tisu bertindak seperti tabung kapiler dan menarik air ke atas. Itu sebabnya air dapat naik dari akar tanaman menuju ke daun-daun di atas pohon. Air dapat naik ke atas melawan gaya tarik bumi karena ada dorongan antara air dengan serat dari kertas tisu tersebut. Asesmen yang di gunakan dalam kegiatan ini menggunakan metode observasi .Observasi dilakukan pada saat pembelajaran pengembangan kognitif berlangsung dengan berpedoman kepada pedoman observasi. Dengan menggunakan tabel rubrik dan anekdot. 
Perkembangan Bahasa Anak Usia Dini sesuai dengan Standar Tingkat Pencapaian Perkembangan Anak di RA Ar-Rahman Yogyakarta Nasution, Nur Kholidah
Journal of Early Childhood and Character Education Vol. 2 No. 2 (2022)
Publisher : FITK UIN Walisongo Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/joecce.v2i2.10683

Abstract

AbstractThis article attempt to analysis accepted of language development for children in STPPA. Type of this research is qualitative research. Data optioned from observation and interviewed with teachers and student parents. The purpose of this study to describe the development of the achieving language in early childhood based on STPPA (Standard of achievement level of childhood development). And results of this research that early childhood education is varied important to note because at the Golden where child more sensitively for imitating what they behold and hears. Therefore, language development for children must be good developments according to the stage of their ages and not separated from parent’s cooperation with teachers. Then the subject of this research studied by researcher and has reached that levels of the language developmental. Because was standard by BPNS.Children who are supported by development, both from school and from the family will greatly help the development of child language. Because of mutual support for each other. And parents also often provide stimulus through storytelling, communicating to their children and children to follow many activities, such as tutoring, studying and being well-nourished. So parents who care about the education of their children will produce a smart child both in terms of cognitive and in terms of language development.Keynote: Language development AUD (STPPA Accepted)Abstrak Penelitian (artikel) ini membahas perkembangan bahasa anak (STPPA tercapai), penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Dan data yang diperoleh dari hasil observasi dan wawancara dengan guru serta orang tua murid. Dan tujuan penelitian ini mendeskripsikan pengembangan bahasa anak usia dini dalam mencapai STPPA (standar tingkat pencapaian perkembangan anak) serta yang mempengaruhi perkembangan bahasa anak dalam mencapai STPPA (standar tingkat pencapaian perkembangan anak).Dan hasil penelitian Pendidikan anak usia dini sangat penting untuk diperhatikan, karena pada masa golden ege (masa emas) anak lebih peka untuk meniru apa yang dilihat dan didengarkan. Oleh karena itu perkambangan bahasa anak harus dikembangkan dengan baik, sesuai dengan tahap usianya. Tak lepas dari kerjasama orang tua dengan guru sekolah. Kemudian subjek yang diteliti oleh penulis sudah mencapai tingkat perkembangan bahasa, karena sudah memenuhi kriteria yang dibuat oleh BPNS.Anak yang didukung perkembangannya, baik dari sekolah maupun dari keluarga akan sangat membantu perkembangan bahasa anak. Karena saling mendukung satu sama lain. Dan orang tua juga sering memberikan stimulus melalui bercerita, berkomunikasi terhadap anaknya serta anak mengikuti banyak kegiatan, seperti les, mengaji  dan dibutuhi dengan nutrisi yang baik. Maka orang tua yang peduli dengan pendidikan anaknya akan menghasilkan anak yang pintar baik dari segi kognitifnya maupun dari segi perkembangan bahasanya.

Page 1 of 1 | Total Record : 2