cover
Contact Name
Fujianor Maulana
Contact Email
fujianormaulana@stkipbjm.ac.id
Phone
+628195198730
Journal Mail Official
jph@stkipbjm.ac.id
Editorial Address
Jln.Sultan Adam Komplek H.Iyus
Location
Kota banjarmasin,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Hayati
ISSN : 28282914     EISSN : 24433608     DOI : https://doi.org/10.33654/jph.v7i4
Berisi artikel-artikel ilmiah baik yang ditulis dalam bahasa Indonesia maupun asing, yang memuat tentang kependidikan dan kajian ilmu - ilmu pengetahuan alam dan sosial dan memfasilitasi publikasi hasil-hasil penelitian maupun pemikiran konseptual serta turut mengembangkan pendidik dan dunia pendidikan.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 3 No 1" : 6 Documents clear
Keanekaragaman Terumbu Karang Dan Ikan Karang Disekitar Pulau Cinta Desa Tanjung Lalak Kecamatan Pulau Laut Kepulauan Kabupaten Kotabaru Abdul Hadi; Lagiono Lagiono
Jurnal Pendidikan Hayati Vol 3 No 1
Publisher : STKIP PGRI Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (464.611 KB) | DOI: 10.33654/jph.v3i1.450

Abstract

Terumbu karang dan ikan karang merupakan kelompok organisme yang hidup di dasar perairan laut dangkal, terutama di daerah laut tropis. Maka dari itu peneliti tertarik melakukan penelitian ini untuk mengetahui Keanekaragaman Terumbu Karang dan Keanekaragaman Ikan Karang yang terdapat di laut sekitar Pulau Cinta Desa Tanjung Lalak Kecamatan Pulau Laut Kepulauan. Metode yang dilakukan dalam penelitian ini adalah metode observasi dan deskriptif dengan teknik jelajah. Metode observasi digunakan dengan alasan peneliti melakukan pengamatan secara langsung kelapangan sehingga dapat mengetahui jenis-jenis terumbu karang dan ikan karang yang terdapat di Pulau Cinta Desa Tanjung Lalak Kecamatan Pulau Laut Kepulauan. Sedangkan metode deskriptif dilakukan dengan teknik visual sensus menggunakan garis teransek dengan panjang 50 meter ditiga bagian pulau yaitu timur, selatan, dan barat. Dan setiap 50 meter di bagi ke dalam 5 titik, masing-masing titik berukuran 10 meter. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa jenis-jenis terumbu karang yang ditemukan pada laut sekitar Pulau Cinta Desa Tanjung Lalak Kecamatan Pulau Laut Kepulauan ada 9 jenis meliputi: Lobophyllia flabelliformis, Heliopora coerulea,Acropora millepora, Cycloseris somervillei, Goniastrea sp, Acropora rosaria, Acropora acuminata, Pavona venosa, dan Acropora palifera. Indeks keanekaragamannya (H′) 2,07 termasuk dalam kategori keanekaragaman sedang. Sedangkan jenis ikan karang yang ditemukan ada 7, di antaranya: ikan badut (Amphipirion ocellaris), ikan kepe monyong (Chelmon rotratus), ikan dakocan (Dascyllus trimaculatus), ikan kepe-kepe (Chaetodon lunulatus), ikan ekor kuning (Caesionidae), ikan blue (Paraglyphidodon oxiodon), dan ikan sersan (Abudefdufsexfasciatus). Indeks keanekaragamannya (H′) 1,69 termasuk dalam kategori keanekaragaman sedang.
Keanekaragaman Ikan Sungai Lahei Berdasarkan Alat Tangkap Ikan Oleh Masyarakat Desa Lahei Kabupaten Barito Utara Mada Ellyana; Bayu Hari Mukti
Jurnal Pendidikan Hayati Vol 3 No 1
Publisher : STKIP PGRI Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (228.685 KB) | DOI: 10.33654/jph.v3i1.451

Abstract

Keanekaragaman ikan di Indonesia sangat banyak di seluruh perairan Indonesia. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui jenis-jenis ikan dan apa saja alat tangkap ikan serta keanekaragaman ikan yang ada di Sungai Lahei Desa Lahei Kabupaten Barito Utara. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif dengan pengambilan sampel secara observasi. Proses observasi dilakukan melalui teknik wawancara dengan masyarakat untuk mengetahui alat tangkap ikan serta metode acak sistematik untuk mengetahui jenis ikan. Daerah pengamatan terdiri dari tiga stasiun, yaitu stasiun A (wilayah muara sungai), stasiun B (wilayah penduduk) dan stasiun C (wilayah hutan). Hasil penelitian menunjukkan bahwa jenis-jenis ikan air tawar yang ditemukan di Sungai Lahei Desa Lahei Kabupaten Barito Utara berjumlah 10 jenis. Indeks keanekaragaman ikan sungai ini ternyata sedang yaitu pada stasiun A dengan H’ = 1,82, pada stasiun B dengan H’ = 1,53 dan pada stasiun C dengan H’ = 1,97. Hal ini menandakan untuk jenis ikan di sungai Lahei tersebut jenisnya beranekaragam dengan alat tangkap yang digunakan oleh masyarakat setempat yaitu lunta/jala, haup hantai dan kalang.
Meningkatkan Keterampilan Proses Sains Siswa Kelas VII E Dengan Model Pembelajaran Berbasis Masalah Pada Konsep Memahami Saling Ketergantungan Dalam Ekosistem Di SMP Negeri 1 Kusan Hilir Elli Diana
Jurnal Pendidikan Hayati Vol 3 No 1
Publisher : STKIP PGRI Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (207.271 KB) | DOI: 10.33654/jph.v3i1.452

Abstract

Berdasarkan observasi dan wawancara kepada guru IPA kelas VII E SMP Negeri 1 Kusan Hilir diidentifikasi bahwa selama ini guru jarang sekali menggunakan keterampilan proses sains secara maksimal. Guru hanya melakukan pembelajaran dengan metode ceramah sehingga pembelajaran hanya berpusat pada guru. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan proses sains dengan menggunakan model pembelajaran berbasis masalah. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang terdiri dari 2 siklus dengan 4 kali pertemuan. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VII E SMP Negeri 1 Kusan Hilir dengan jumlah siswa 33 orang. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan lembar kerja siswa untuk mendapatkan hasil keterampilan proses sains, tes tertulis bentuk uraian untuk hasil belajar dan observasi untuk aktivitas guru. Teknik analisis data yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterampilan proses sains siswa mengalami peningkatan dengan menggunakan model pembelajaran berbasis masalah yaitu dari kategori kurang pada siklus I menjadi baik pada siklus II.
Pengaruh Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) Terhadap Keterampilan Berpikir Kritis Siswa Kelas XI IPA SMA Negeri 13 Banjarmasin Dickna Aprilia Damayanti Saraya; Ria Mayasari
Jurnal Pendidikan Hayati Vol 3 No 1
Publisher : STKIP PGRI Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (342.042 KB) | DOI: 10.33654/jph.v3i1.453

Abstract

Pendidikan yang mampu mendukung manusia dalam perubahan adalah pendidikan yang mengembangkan potensi siswa. Pengembangan potensi siswa tidak terlepas dari proses pembelajaran yang dapat mengembangkan keterampilan atau kemampuan berpikir siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) terhadap kemampuan berpikir kritis Siswa Kelas XI IPA di SMA Negeri 13 di kota Banjarmasin. Penelitian ini adalah Penelitian Quasi Eksperimen semu (quasi eksperiment) dengan model rancangan yang dikenal dengan “nonequivalent prates-post test control group design,” penentuan sampel menggunakan random sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan tes essay. Data penelitian ini dianalisis secara statistik menggunakan program SPSS Anava for windows. Hasil analisis penelitian menunjukkan bahwa ada pengaruh model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) terhadap kemampuan berpikir kritis siswa kelas XI IPA SMA Negeri 13 Kota Banjarmasin.
Meningkatkan Keterampilan Proses Sains Dan Hasil Belajar Kelas VII C SMP Negeri 1 Kusan Hilir Dengan Pendekatan Saintifik Pada Konsep Ekosistem Yun Kurnia Andriani
Jurnal Pendidikan Hayati Vol 3 No 1
Publisher : STKIP PGRI Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (350.204 KB) | DOI: 10.33654/jph.v3i1.472

Abstract

Berdasarkan hasil wawancara dengan salah seorang guru IPA di SMP Negeri 1 Kusan Hilir, dalam proses pembelajaran khususnya tentang Ekosistem, peserta didik jarang melakukan kegiatan eksperimen, tidak melakukan pembelajaran secara berkelompok sehingga pembelajaran masih berpusat pada guru. Pembelajaran seperti ini menyebabkan kurangnya kreativitas dan keterlibatan peserta didik dalam proses pembelajaran yang berdampak pada ketuntasan klasikal yang hanya mencapai 60% dari kriteria ketuntasan minimal (KKM) sebesar 70. Hal ini menunjukkan bahwa hasil belajar belum mencapai ketuntasan klasikal yang ditetapkan yaitu 85%.. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan keterampilan proses sains peserta didik dengan menggunakan pendekatan saintifik. Penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas yang terdiri dari 2 siklus. Subjek dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas VII C SMP Negeri 1 Kusan Hilir yang berjumlah 27 peserta didik yang terdiri dari 14 perempuan dan 13 laki-laki. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan tes tertulis, observasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah kuantitatif.
Penerapan Model Pembelajaran Inkuiri Terbimbing Dalam Meningkatkan Keterampilan Proses Sains (KPS) Dan Hasil Belajar Peserta Didik Pada Konsep Saling Ketergantungan Dalam Ekosistem Di Kelas VII B SMP Negeri 2 Batang Alai Utara Lamhani Rusdi; Siti Ramdiah
Jurnal Pendidikan Hayati Vol 3 No 1
Publisher : STKIP PGRI Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (229.919 KB) | DOI: 10.33654/jph.v3i1.474

Abstract

Proses pembelajaran di SMP Negeri 2 Batang Alai Utara hanya menggunakan metode ceramah, hal ini menyeebabkan siswa kurang aktif dalam kegiatan pembelajaran serta kurang termotivasi untuk belajar lebih giat dan keterampilan proses sains peserta tidak muncul. Penerapan model pembelajaran Inkuiri terbimbing ini memicu keterampilan proses sains peserta didik dalam kektifan belajar dan memiliki keterampilan , merumuskan masalah, merumuskan hipotesis, mengumpulkan data, menganalisis data dan menyimpulkan data. Penelitian bertujuan untuk meningkatkan keterampilan proses sains, meningkatkan hasil belajar siswa, aktivitas guru dalam proses pembelajaran, aktivitas siswa, dan respon siswa. jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian Tindakan Kelas (PTK). Menggunakan 2 siklus dengan 4 kali pertemuan Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah tes untuk hasil belajar, lembar observasi untuk keterampilan proses sains,, aktivitas guru dalam proses pembelajaran, aktivitas siswa, dan angket untuk respon siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran inkuiri terbimbing ini berjalan dengan baik dan dapat meningkatkan keterampilan proses sains peserta didik, Hasil keterampilan proses sains peserta didik meningkat dari rata-rata 48,86 (tidak tuntas) pada siklus I menjadi rata-rata 81,82 (tuntas) pada siklus II. Hasil belajar siswa meningkat dari 68,18 % pada siklus I menjadi 90,9% pada siklus II, Aktivitas siswa mengalami peningkatan dari 60,48% (cukup aktif) pada siklus I menjadi 81,76 % (aktif) pada siklus II.Aktivitas guru juga meningkat dari 88,33 % pada siklus I menjadi 98,33 % (amat baik) pada siklus II. Respon siswa terhadap proses pembelajaran amat baik.

Page 1 of 1 | Total Record : 6