cover
Contact Name
Fujianor Maulana
Contact Email
fujianormaulana@stkipbjm.ac.id
Phone
+628195198730
Journal Mail Official
jph@stkipbjm.ac.id
Editorial Address
Jln.Sultan Adam Komplek H.Iyus
Location
Kota banjarmasin,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Hayati
ISSN : 28282914     EISSN : 24433608     DOI : https://doi.org/10.33654/jph.v7i4
Berisi artikel-artikel ilmiah baik yang ditulis dalam bahasa Indonesia maupun asing, yang memuat tentang kependidikan dan kajian ilmu - ilmu pengetahuan alam dan sosial dan memfasilitasi publikasi hasil-hasil penelitian maupun pemikiran konseptual serta turut mengembangkan pendidik dan dunia pendidikan.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 8 No 1" : 6 Documents clear
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR AL QUR’AN HADITS MELALUI PENDEKATAN KOOPERATIF TIPE JIGSAW MATERI AL QUR’AN DAN HADITS SEBAGAI PEDOMAN HIDUP BAGI SISWA KELAS VII A MTs NURUL HIDAYAH KECAMATAN AMUNTAI SELATAN Almuna
Jurnal Pendidikan Hayati Vol 8 No 1
Publisher : STKIP PGRI Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini untuk dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada materi Al qur’an dan Hadits sebagai pedoman hidup di MTs Nurul Hidayah tahun Pelajaran 2021/2022, melalui pendekatan kooperatif tipe Jigsaw. Subyek dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIIA MTs Nurul Hidayah berjumlah 15 orang yaitu terdiri dari 11 orang perempuan dan 4 orang laki-laki. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang terdiri dari 2 siklus yang setiap siklusnya merupakan rangkaian kegiatan yang masing-masing terdiri dari 4 tahapan yaitu perencanaan, pelaksanaan, pengamatan/ observasi dan refleksi. Penelitian Tindakan Kelas (PTK) ini menggunakan metode pengumpulan data yaitu tes tertulis. Analisis data yang dilakukan dengan cara membandingkan pencapaian nilai hasil belajar tiap siklus . Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran Jigsaw, Dengan ketuntasan hasil belajar siswa pada siklus I mencapai 75% dan meningkat pada siklus II mencapai ketuntasan yang memuaskan yaitu 100%. Berdasarkan hasil penelitian hasil belajar mengalami peningkatan disetiap pertemuannya dan cenderung meningkat baik secara individu maupun klasikal. Berdasarkan hasil temuan tersebut disarankan guru-guru di sekolah dapat menggunakan model pembelajaran Jigsaw dalam mengajar Al qur’an Hadits karena dapat memacu siswa untuk lebih aktif dan kreatif dalam proses belajar dan juga diharapkan peneliti lebih meningkatkan kualitas diri dengan menambah pengetahuan mengenai perkembangan pendidikan yang terjadi dewasa ini, serta siswa diharapkan utnuk lebih tekun dalam mengikuti proses pembelajaran yang dilakukan di sekolah.
UPAYA PENINGKATAN KOMPETENSI GURU DALAM MENGGUNAKAN METODE PEMBELAJARAN YANG VARIATIF MELALUI SUPERVISI KLINIS YANG BERKELANJUTAN DI MTsN 8 HULU SUNGAI UTARA Mujiburrahman
Jurnal Pendidikan Hayati Vol 8 No 1
Publisher : STKIP PGRI Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian tindakan sekolah ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh supervisi klinis yang berkelanjutan terhadap kompetensi guru dalam menggunakan metode pembelajaran yang variatif di MTsN 8 Hulu Sungai Utara. Pelaksanaan supervisi klinis memuat tahap awal untuk membuat kesepakatan antara supervisor dan guru, tahap observasi atau pengamatan terhadap metode pembelajaran guru di kelas, dan tahap akhir berupa diskusi hasil observasi. Kepala sekolah sebagai supervisor menilai dan memberi arahan kepada guru dalam menggunakan metode pembelajaran yang variatif. Penelitian ini dilakukan pada 13 orang guru sebagai subjek dan menggunakan model Kemmis dan McTaggart. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompetensi guru dalam menggunakan metode pembelajaran yang variatif pada siklus I baik (rata-rata skor 8,38; 9,0; dan 9,38) dan meningkat menjadi baik dan sangat baik pada siklus II (rata-rata skor 10,0; 11,0; dan 12,0). Hasil ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh supervisi klinis yang berkelanjutan terhadap peningkatan kompetensi guru dalam menggunakan metode pembelajaran yang variatif di MTsN 8 Hulu Sungai Utara.
KEANEKARAGAMAN INSEKTA SIANG (DIURNAL) di PERKEBUNAN RAMBUTAN (Nephelium lappaceum L) di DESA SUNGAI KUPANG PALAS KECAMATAN KANDANGAN KABUPATEN HULU SUNGAI SELATAN Nor Abidin; Lagiono; Syahbudin
Jurnal Pendidikan Hayati Vol 8 No 1
Publisher : STKIP PGRI Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia dikenal sebagai salah satu negara yang memiliki kekayaan jenis flora dan fauna yang sangat tinggi (mega biodiversity). Salah satu keanekaragaman hayati yang dapat dibanggakan Indonesia adalah insekta (serangga), dengan jumlah 250.000 jenis atau sekitar 15% dari jumlah jenis biota utama yang diketahui di Indonesia. Kurang lebih 1 juta spesies serangga telah dideskripsi (dikenal dalam ilmu pengetahuan), dan hal ini merupakan petunjuk bahwa serangga merupakan makhluk hidup yang mendominasi bumi. Diperkirakan, masih ada 10 juta spesies serangga yang belum dideskripsi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keanekaragaman insekta siang (Diurnal) dan kemelimpahannya yang ada di Perkebunan Rambutan di Desa Sungai Kupang Palas Kecamatan Kandangan Hulu Sungai Selatan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskripsif, dengan teknik observasi yaitu terjun langsung kelapangan. Pengambilan data insekta dilakukan dengan metode Garis Transek atau Line Transect, dengan berjalan disepanjang garis transek yang telah ditentukan sambil melakukan penangkapan insekta yang terdapat pada jalur transek tersebut. Mengidentifikasi insekta yang tertangkap dalam jebakan menggunakan kunci determinasi Borror, Jumar dan Lilies. Analisis data dilakukan secara deskriptif dengan menggunakan rumus keanekaragaman menurut Shannon-Winner Hi, (Odum, 1996; 68) dan kemelimpahan menurut Michael (1994:89). Hasil penelitian menunjukkan bahwa jenis insekta yang ditemukan pada Perkebunan Rambutan di Desa Sungai Kupang Palas Kecamatan Kandangan ada 14 spesies, yaitu : Appias olferna, Papilio polytes, Melanitis leda, Leptosia nina, Neurothemis terminate, Orthetrum Sabina, Agriocnermis pygmea, Catantops sylvestris, Atractomorpha crenulata, Cicindela aurulenta, Pycanum rubens, Leptocorisa acuta, Grapochepahala coccinea, Henosepilachna vigintioctopunctata. Indeks keanekaragaman sebesar 2,54 yang termasuk dalam kategori sedang. Kemelimpahan tertinggi ditempati oleh spesies Leptocorisa acuta dengan Nilai Penting sebesar 28,07%. Kemelimpahan terendah ditempati oleh spesies Appias olferna dengan Nilai penting 8.66%
PENERAPAN METODE PICTURE AND PICTURE UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPS MATERI MENGENAL NEGARA-NEGARA ASEAN PADA SISWA KELAS VIII C MTsN 1 HULU SUNGAI UTARA Linda Puspita
Jurnal Pendidikan Hayati Vol 8 No 1
Publisher : STKIP PGRI Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini yaitu mengetahui peningkatan hasil belajar IPS materi mengenal negara-negara Asean pada siswa kelas VIII C MTsN 1 Hulu Sungai Utara di semester ganjil tahun pelajaran 2021/2022 melalui penerapan metode Picture And Picture. Subyek dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII C MTsN 1 Hulu Sungai Utara yang terdiri dari 20 siswa. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang terdiri dari 2 siklus yang setiap siklusnya merupakan rangkaian kegiatan yang masing-masing terdiri dari 4 tahapan yaitu perencanaan, pelaksanaan, pengamatan/observasi dan refleksi. Penelitian Tindakan Kelas (PTK) ini menggunakan metode pengumpulan data yaitu tes tertulis. Analisis data yang dilakukan dengan cara membandingkan pencapaian nilai hasil belajar tiap siklus dengan ditandai peningkatan Kriteria Ketuntasan Minimal. Berdasarkan hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan metode picture and picture dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Hal ini dapat dibuktikan dari rata- rata hasil belajar siswa 50,00 dengan 6 yang tuntas dari 20 siswa pada pra siklus, meningkat pada siklus I 66,50 dengan 9 siswa yang tuntas, pada siklus II meningkat lagi menjadi 85,50 dengan 16 siswa yang tuntas dari 20 siswa kelas VIII C MTsN 1 Hulu Sungai Utara. Sedangkan persentase ketercapaian KKM juga meningkat dari pra siklus 30%, meningkat pada siklus I sejumlah 45%, dan meningkat lagi menjadi 80% pada siklus II dan hasil ini telah melebihi kriteria ketuntasan minimal yang ditetapkan sebesar ≥75 dan persentase ketercapaian KKM ≥75%. Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa penerapan metode picture and picture terbukti dapat meningkatkan hasil belajar IPS materi mengenal negara-negara Asean sehingga layak untuk diterapkan di MTsN 1 Hulu Sungai Utara.
PENGEMBANGAN RPP BERBASIS KNoS–KGS PADA KONSEP PERUBAHAN LINGKUNGAN IKLIM DAN DAUR ULANG LIMBAH DI KELAS X SMA NEGERI 1 SUNGAI LOBAN Ni Kadek Sri Puspita Dewi; Rezky Nefianthi Dian; Saidatun Ni’mah
Jurnal Pendidikan Hayati Vol 8 No 1
Publisher : STKIP PGRI Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berdasarkan hasil observasi yang diperoleh dari guru pengajar IPA dan di SMA Negeri 1 Sungai Loban, menyatakan bahwa guru lebih dominan pada aspek pengetahuan dan bukan pemahaman konsep berpikir. Kondisi belajar yang dikembangkan guru menunjukan kegiatan siswa aktif mencari dan mengelola dalam rangka pengembangan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran. Hasil belajar bertujuan untuk mengetahui validitas RPP, keefektifan RPP, dan kepraktisan RPP yang mereka peroleh hanya mencapai 80%, sehingga berada diatas ketuntasan klasikal yaitu 65%. Hal ini sudah mencapai kriteria ketuntasan minimal (KKM) yakni 65%. Hal ini hasil belajar IPA pada Pengembangan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) Berbasis Model KNOS-KGS pada Konsep Perubahan Lingkungan/Iklim dan Daur Ulang Limbah di Kelas X SMA Negeri I Sungai Loban. Penelitian ini adalah Mengembangkan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran yang di rancang dalam 4 Kali Pertemuan. Pada pertemuan 1 terdiri dari 2 kali pertemuan dan pada pertemuan 2 terdiri dari 2 pertemuan. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas MIA I SMA Negeri 1 Sungai Loban tahun pelajaran 2017 dengan jumlah siswa 36 orang. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui rencana pelaksanaan pembelajaran, observasi, angket respon siswa dan angket respon guru. Berdasarkan hasil pengembangan RPP yang dilaksanakan menggunakan Model KNOS-KGS untuk meningkatkan keterampilan generik sains siswa pada Konsep Perubahan Lingkungan/Iklim dan Daur Ulang Limbah. Kriteria yang diterapkan untuk menyatakan bahwa hasil validasi yang diberikan oleh validator maka diperoleh tingkat kevalidan perangkat pembelajaran yang dikembangkan adalah, RPP nilai VA=4.3 kategori Valid. Angket Respon Siswa Terhadap Penerapan Model KNOS-KGS Rata-rata yang diperoleh 95.37% siswa yang senang materi pembelajaran dan siswa yang tidak senang 4.62%, Angket respon siswa yang berminat mengikuti kegiatan belajar dengan Model KNOS-KGS adalah 94.6% dan yang tidak berminat 5.56%. Angket respon guru pada pengembangan Model KNOS-KGS telah diperoleh rata-rata pada uji coba dikelas uji coba I sebesar 91.7%. Angket respon guru pada pengembangan Model KNOS-KGS telah diperoleh rata-rata pada uji coba dikelas uji coba II sebesar 100%.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TGT UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS VIII B PADA PERSAMAAN GARIS LURUS DI MTsN 4 HULU SUNGAI UTARA Normalina
Jurnal Pendidikan Hayati Vol 8 No 1
Publisher : STKIP PGRI Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan pada pembelajaran Matematika di Sekolah, khususnya MTsN 4 Hulu Sungai Utara adalah hasil belajar siswa yang rendah, demikian juga efektifitas guru dalam pembelajaran belum optimal. Rendahnya hasil belajar siswa tersebut disebabkan karena kegiatan belajar mengajar matematika di kelas tidak melibatkan siswa, siswa hanya duduk, mendengarkan dan mencatat. Metode dan model pembelajaran yang digunakan selama ini masih kurang bervariasi dan belum melibatkan siswa untuk aktif dalam proses belajar mengajar. Model PembelajaranTGT diharapkan dapat menjadi solusi dari permasalahan di atas. Dalam Pembelajaran TGT Siswa ditempatkan dalam kelompok-kelompok belajar yang beranggotakan 5 sampai 6 orang yang memiliki kemampuan, jenis kelamin, dan suku atau ras yang berbeda. Dengan adanya perbedaan tersebut, siswa bisa saling membantu antar siswa yang berkemampuan lebih dengan siswa yang berkemampuan kurang dalam menguasai materi pelajaran. Hal ini akan menyebabkan tumbuhnya rasa kesadaran pada diri siswa bahwa belajar secara kooperatif sangat menyenangkan. Selain itu siswa memainkan permainan-permainan dengan anggota-anggota tim lain untuk memperoleh skor bagi tim mereka masing-masing dalam sebuah turnamen sehingga menjadi pembelajaran yang menarik. Penelitian ini dilaksanakan di MTsN 4 Hulu Sungai Utara dengan subyek penelitian kelas VIII B yang berjumlah 25 orang terdiri dari 12 laki- laki dan 13 perempuan dengan menggunakan metode tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Siklus I dengan dua kali pertemuan dan siklus II dengan dua kali pertemuan. Insturmen penelitian yang digunakan dalam penelitian tindakan kelas ini adalah lembar observasi kegiatan siswa, lembar observasi kegiatan guru serta tes tertulis. Teknik pengumpulan data menggunakan tes hasil belajar dan teknik observasi, sedangkan analisis data menggunakan teknik persentase. Hasil penelitian menunjukkan kegiatan mengajar guru lebih aktif dan kreatif, dan keaktifan belajar siswa semakin meningkat. Telah terjadi peningkatan hasil belajar siswa dengan penggunaan model TGT. Hasil ini diketahui dengan peningkatan nilai rata-rata hasil belajar siswa dari 73,40 pada siklus I menjadi 79,52 pada siklus II , serta ketuntasan belajar siswa meningkat dari 68 % pada siklus I menjadi 84% pada siklus II.

Page 1 of 1 | Total Record : 6